TITLE:WEEPING OF SUN"

AUTHOR:SANDYKUM..

GENRE:TRAGEDI,fantasy,ROMANCE,ACTION..DLLL

LENGTH:LONG CHAPTER

RATING:M/T(kayaknya sih..)

DISCLAIMER: OM..MASSASHI KISHIMOTO..

AUTHOR NOTE:semoga fic ini banyak yang suka..karena saya author baru disini..

sambil merogoh sakunya dan memberikan saputangan itu kepada naruto "nah ..usap airmatamu..lalu kita segera pulang keasrama,pasti teman –teman kawatir ",naruto mengambil sapu tangan itu kemudian

mengusap air matanya."hhmmm..baiklah ayo kita pulang ,perasaan ku juga sedikit membaik kok.."kata naruto sambil menatap kiba lurus menyelam kedalam mata hitam itu,yang di temani oleh senyuman senyuman itu pria pecinta anjing melebarkan matanya,karena seingat dia semenjak kematian kedua orang tua naruto, ia tak pernah melihat senyuman tulus yang terpancar dari wajah manisnya jika pun ia tersenyum itu hanya senyuman kosong ,kiba tau naruto tersenyum agar sahabat yang tulus menyayanginya tidak merasa kasihan melihat keadaanya.

sadar dari dunianya pemuda berambut coklat itu langsung meraih tangan gadis berambut blonde itu dan membawanya barlari."ayo lekas pergi .."kata kiba kepada ashiya yang membalasnya dengan lari sambil diiringi terpaan angin dan guguran bunga sakura,sungguh pemandangan yang sungguh indah..tanpa mereka sadari begitu banyak orang yang lalu lalang menetap mereka kagum.

Sementara di asrama putri,terlihat sakura,hinata,shino,chouji,lee,ino dan jangan lupakan juga shikamaru duduk dibangku yang dibelakangnya ada pohon willow .dari wajah mereka kelihatan bingung karena seseorang yang sedari tadi dicari belum ketemu juga.

"hah..."

"hey sakura jangan menghela nafas terus,nanti keberuntunganmu berkurang lho.."ejek ino sambil menyikut perut sakura yang ada di sebelahnya,sementara yang menjadi korban hanya tersenyum kecut."hmmm...benar ini sudah ke-40 kau menghela nafas tau,sungguh merepotkan!"sanggah shikamaru dan tak lupa trendmarknya yang setia keluar dari bibir shikamaru."heh shikamaru sempat sempatnya kau menghitung."

ucap chouji sembari memakan kripik kentangnya."sudah sudahlah...sekarang yang terpenting bukan itu,tetapi naru chan yang sedari pagi menghilang.."

semua menunduk ,benar yang diucapkan yumi yang paling penting adalah menemukan naruto chan . "kau benar hinata.."

tak lama kemudian,terdengar suara teriakan yang lumayan memekakan telinga jika mendengarnya.

Semua orang yang sedang duduk di bangku tersebut kaget, mendengar itu menengok kearah suara tersebut kekagetan mereka bertambah karena orang itu membawa seseorang yang dicarinya sedari tadi.

tanpa babibu mereka langsung berlari kearah orang tersebut dan langsung memeluknya erat,tanpa memperdulikan orang yang di sampingnya yang misuh misuh sendiri.

"heeeeiii...kenapa aku dicueki sih..

"ambek kiba sambil membuang muka.

"hiks hiks...naruto kemana saja kamu pergi sih..aku mengkhawatirkan mu tau.."tangis sakura.

"benar..kami sangat menkhawatirkan mu..naruto"kata mereka bebarengan sambil memeluk naruto satu persatu,tanpa mereka sadari aura tak mengenakan di sebrangnya.

Setelah melepaskan pelukanya naruto menatap mereka dengan pandangan dinggin disertai senyuman kosong"aku tak apa apa teman teman..",mendengar jawaban itu semuanya bersyukur tidak terjadi apa apa dengan wanita bererambut pink itu menatap naruto dengan tatapan nanar ,ia tahu bahwa senyuman yang diberikan itu hanya palsu untuk menutupi kesedihanya.

"sudah sudah..sekarang kita sudah tenang karena ashiya sudah kembali..tapi tunggu dulu kenapa bulu romaku berdiri semua ya " kata lee sambil memegangi perpotongan perkataan lee tadi serempak mereka semua menengok kebelakang dan kekagetan melanda mereka kaget ,,karena di belakang mereka terlihat kiba yang mengeluarkan hawa membunuh..yang begitu mengerikan..cukup untuk membuat burung burung yang lewat di atasnya mati dengan tidak elite.

"k k kib ba...keke nannapa kau berwajah begitu mengerikan.."ucap ino sembari meneguk ludah dengan susah yang ditanya malah semakin mengeluarkan aura kegelapan ditambah lagi dengan background petir yang menyambar,

"kau bilang KENAPA?,,HMMM..kalian semua..mengacangi ku sedari tadi asal kalian tahuuuu...itu.."jelas kiba dengan aura yang menguar dari tubuhnya,sementara sang tersangka hanya tersenyum innoncent."ya..itu bukan salah kami kok fuijin..sedari tadi kamu Cuma diam saja .."ucap lee yang disertai dengan cengiran lebarnya,"huum..benar itu "tambah shino.

"heh..kau tahu sedari tadi aku sampai berteriak teriak tak jelas..hmm"sungut kiba sambil memanyunkan sana terjadi keheningan sedetik kemudian semua tertawa terbahak bahak ,karena tak biasanya kiba menunjukan wajah bodohnya dan karena tingkah kibalah naruto melengkungkan senyum walau pun tak terlihat oleh teman temannya . "HAHA..ha..lihatlah kiba yang terkenal pendiam dan sadis ini bisa bersikap konyol juga ternyata Cuma gara gara dikacangi naruto"tawa lee sambil memegangi perutnya yang sakit karena menahan tawanya,

"huh..sudah hentikan kalian ini seperti anak kecil saja.."ejek sakura kemudian berbicara kepada naruto."hey naruto.."mendengar namanya dipanggil ia pun menengok kearah orang yang memanggilnya.

" Bagaimana kalau setelah kejadian ini kita pergi ke caffe yukk..sekalian kan makan siang laper nih..ya "rengek sakura sambil memasang wajah super memelasnya agar keinginannya terpenuhi, sedangkan yang diajak hanya menatapnya tanpa mengeluarkan suara...

"hmmm..boleh juga itu aku juga sudah lapar sedari tadi,,,

karena seharian mencari naruto.." sanggah ino

"hnn..iya.."(hinata)

"benar..aku setuju"(kiba)

"ke cafee ya..aku ikut sekalian aku makan ice cream"(chouji)

"hoooam..sebenarnya aku mengantuk karena pencarian tadi tapi aku ikut deh,disanakan sekalian bisa tidur "

"heh shikamaru ..kau ini ya..kerjaan mu hanya tidur ,tidur dimana mana kamu pasti tidur.."sungut ino seraya menarik sebelah kuping shikamaru ,sedangkan sang empunya hanya meringis.

"aw..udah dong jangan main tarik ..ini kuping ino !bukan panci!''teriak shiamaru

"heh..siapa bilang kalau ini kuping panci..tapi.."

"tapi apa ..?"ucap shikamaru

"kuping gajah.."ledek ino

"hah..?"

shikamaru malah cengok ,ia yang biasa dibilang jenius malah jadi blo'on sementara ino berusaha mati matian menahan tawanya

"aishh..padahalkan Cuma mau istirahat sebentar"gumam shikamaru,tetapi suara gumamanitu masih terdengar oleh ino.

mendengar ocehan dari shikamaru wanita berambut kuning pucat itu hanya memutar kedua bola matanya"yeahh..istirahat disetiap waktu dan disetiap tempat.."sedangkan teman teman mereka hanya bisa mengeleng nggelengkan kepala pasrah karena memang sedari dulu mereka tak pernah akur.

Mereka yng sedang asyik beradu argumentasi tak menyadari perubahan raut wajah naruto, ia kini menundukkan kepalanya .ya... walaupun tak terlalu nampak dan ditambah lagi rambut panjangnya yang menutupi sebagian wajah tetapi begitu tampak pada pancaran matanya sedikit meredup.

"maaf..maafkan aku"terdengar bisikan naruto sayup sayup terbawa terbang oleh angin dan begitu lirihnya sampai orang yang berada didekatnyapun tak suara menyadarkan lamunan naruto,"hey..sudah sekarang kita segera pergi sebelum mataharinya terlalu tinggi dan udara jadi panas.."seraya menggangguk mereka segera melangkahkan kaki mereka menuju caffee..

TBC-TBC—TBC

GOMEN...ceritanya kurang pas sma :P

Karena saya author baru mohon maklum..

Yakkk..

Mohon direview..SENPAI SEMUA..\^o^/