TITLE:"WEEPING THE SUN"
AUTHOR:SANDYKUM..
GENRE:TRAGEDI,ROMANCE,ACTION,FANTASY..DLLL
LENGTH:LONG CHAPTER
RATING:M/T(kayaknya sih..)
DISCLAIMER: OM..MASSASHI KISHIMOTO..
AUTHOR NOTE:semoga fic ini banyak yang suka..karena saya author baru disini..
Jauh di hutan belantara atau bisa kita sebut hutan siluman
Flash back
Biar saya ceritakan bagaimana asal usul bisa disebut hutan siluman
Oleh para penduduk sekitar dan ditambah lagi tempat tinggal mereka yang begitu dekat dengan hutan tersebut.. banyak orang yang juga menyebut desa itu dengan sebutan desa siluman. asal usul disebut hutan siluman karena dahulu saat malam menjelang desa disekitar hutan itu diserang makhluk mirip dengan ular tetapi kepala dan tubuhnya ada seperti sisik berbentuk duri.
jika dilihat lebih teliti siluman tersebut mirip seekor naga dibandingkan ular ,yang ingin mengambil jiwa banyak nyawa melayang di karenakan perbuatan ular tersebut namun tak semua nyawa melayang karenanya kini masih kita lihat beberapa penduduk berlari menyelamatkan diri .
mereka hampir tertangkap tiba tiba seorang gadis berambut kuning memakai baju putih mirip pakaian seorang miko berada di depan ular itu ,sedangkan sang ular hanya terdiam melihat gadis itu tubuhnya seperti kaku bagaikan patung .
gadis bermata saphire tersebut mendekat kearah ular kemudian tubuhnya terangkat keudara ,ia mengangkat tangannya untuk menyentuh kepala sang dari tangan gadis itu mengeluarkan cahaya putih,karena sesuatu yang dilakukannya hewan melata tersebut menutup mata dan siluet tubuhnya memudar seiring waktu berlalu kemudian menghilang dikegelapan malam,semua terperangah atas semua yang dilakukan gadis itu.
dengan perlahan gadis berambut bonde itu turun menapakan kakinya di tanah ,merasa diperhatikan begitu ia hanya tersenyum hangat. Tak lama kemudian tubuh sang gadis jatuh terduduk ditambah dari mulutnya mengeluarkan darah,melihat keadaan gadis itu para penduduk yang ada disana berlari kearah sang kawatir kemudian salah satu dari mereka bertanya
"nona apa kau tidak apa apa..",orang yang ditanya hanya tersenyum seraya menjawab
"uhuk..aku tidak apa apa"
"tapi keadaan..nona.."
melihat gadis itu mengambil sesuatu dari dalam bajunya, terlihat seekor rubah kecil berbulu putih bersih bermata merah berpupil hitam kemudian meletakkanya di tanah dan sepertinya rubah itu hanya mau berdekatan dengan salah seorang warga tersebut.
melihat rubah kecil yg berada didepanya ia hanya bingung dan hendak bertanya kepada gadis tersebut tetapi sebelum mengeluarkan sepatah kata pun gadis bermata saphire itu sudah menyela terlebih dahulu
"aku mohon rawat lah rubah ini,ia hanya menurut kepada mu dan keturunan mu kelak jika ada orang selain kamu yang membuat rubah ini selalu dekat pada orang itu tolong biarkan karena dia ada hubungannya dengan ku...kumohon.".
.orang yang diajak bicara hanya menganggukkan gadis kemudian tersenyum karena jawaban dari orang tersebut. Sambil memejamkan mata blue saphire yang dimilikinya tiba tiba tubuh gadis itu sedikit demi sedikit terkikis menjadi debu diterbangkan oleh hembusan orang yang melihat kejadian itu hanya tersenyum dan mengucapkan terimakasih.
"terimakasih telah membantu kami, jasamu akan kami kenang selamanya "
Gadis blode POV
Karena perjanjian dengan dewa jyokai *note:dewa kematian" aku harus mengorbankan jiwaku dan tidak akan bertemu ibu dan ayahku kembali .karena ini demi kehidupan umat hati serta jiwaku percaya bahwa segala sesuatu yang telah dikorbankan tidak akan pernah sia sia.
Kulihat para penduduk yg tersisa kemudian aku tersenyum
"aku percayakan rubah itu pada kalian..kelak pemilik rubah akan datang untuk mebawa kemakmuran bagi desa kalian..ku ucapkan terimakasih..dan selamat tinggal"
Kututup mata kemudian kurasakan tubuh ku begitu ringan dan seketika itu juga berubah
menjadi debu,setelah itu menghilang diterpa angin
Gadis blode END.
FLASH BACK END
Sementara itu disebuah ruangan gelap yang hanya diterangi lilin terlihat sosok pria bertubuh tegap,kulit putih porselen dan berambut hitam legam. sedang berbicara dengan beberapa orang yang memakai ubah hitam bermotif awan merah .
"cari dan bawa dia padaku dalam keadaan hidup,tanpa tergores sedikitpun"
ucap sesosok pria dengan rambut melawan gravitasi kepada orang orang yang berada di sampingnya.
" HAI"
kata mereka serempak,kemudian dengan sekejap mereka menghilang.
Setelah kepergian mereka,pria dengan mata onix tersebut menunjukkan seringai myang begitu menyeramkan
"sebentar lagi kau akan menjadi milikku malaikat blonde"
TBC
Arigatou gozaimasu yang sudah mereview fic san yang gaje ini..
Review dari minna akan san buat motivasi untuk membuat fic ini jadi lebih bagus.
..dan mohon direview..
REVIEW\^_^/
