FINALLY…..
by : Lian's Daddy
Cats : YEsung, ryeoWOOK
dan beberapa rekan-rekan senasib
Disclaimer :
Mereka adalah mahluk Tuhan yang lagi popular.
Warning : Typos dimana-mana.
yah maklum, namanya juga manusia.
Summary : hmm… read it by yourself. Just unshaped story
Maaf story nya gga menarik, iseng doang. *bow*
Don't Like Don't Read
.
.
.
"yeobseo….." kata wookie sedikit galak.
"yah, kim ryeowook…. Galak sekali kau….." balas seseorang diujung telepon
"kau hyung….. waeyo….?" Kata wookie setelah tau ternyata yesunglah sipenelpon.
"aiiisshh galak sekali sih….? Kau sedang dimana…? Kenapa ramai sekali….?" Tanya yesung yang merasa suasana ditempat wookie begitu ramai.
"aku sedang di klub dance hyung….." jawab wookie dengan sedikit keras agar yesung mendengarnya.
"owh…. Kau sedang disana….. jangan habiskan waktumu hanya untuk melihatnya…." Kata yesung pelan, suaranya menjadi sedikit lirih, yah, yesung tau jika wookie sedang di klub dance maka dia sedang menatap orang yang selama ini dicintai wookie, thunder. Namja yang membuat wookie tak bisa membuka hatinya untuk yesung.
"ahhh…. kau ini berisik sekali hyung….. mau apa menelponku….?" Tanya wookie ketus.
"ne…ne miandhe….. aku hanya mau bilang pulang sekolah nanti teman-teman akan mengerjakan tugas dirumah kita….. apa tidak apa-apa….?" Tanya yesung menyampaikan maksudnya
"hmm….." wookie menautkan alisnya "kenapa bertanya padaku…..? tentu saja itu terserah hyung…. rumah itu kan juga rumahmu hyung…" kata wookie sedikit heran.
"aku hanya takut kalau kau merasa terganggu….."
"anniya…. Anniya…. Silahkan saja ajak teman-temanmu kerumah….." jawab wookie lagi.
"ne…gomawo…. Ya sudah hanya ingin menanyakan itu….."
"ne….."
"jangan lupa masuk kelas…."
"hhmmm….." gumam wookie sebagai jawaban.
'tuuutt….ttuuuttt…..'
"kim jong woon….. kim jong woon…." Wookie bergumam dan menatap ponselnya sambil tersenyum.
Setelahnya wookie kembali melanjutkan acaranya, menatap thunder, namja yang disukainya sejak dulu yang masih saja meliuk membuat gerakan keren.
"waaa….." teriak wookie tiba-tiba saat dirasa tubuhnya ditubruk dengan tidak etis saat sedang asyik memandang namja dihadapannya. "yak, kalian….. apa yang kalian lakukan…? Eoh…?" kesal wookie saat tau ternyata sahabat-sahabatnya yang menubruknya.
"sudah kuduga kau pasti disini… "kata sungmin duduk menyebelahi wookie.
"tak ada tempat yang lebih nyaman selain disini hyung…." jawab wookie mengendikan bahu.
"wookie…. apa kau tak bosan selalu menatapnya seperti itu….? bahkan dia tak pernah menyadari kehadiranmu…." Hardik kyu sedikit dengan nada sinis.
"cho kkyuhyun…. Kau juga tak pernah bosan menanyakan hal itu padaku….. tentu saja kau sudah tau jawabanku kan…..?" dengus wookie kesal pada kyu.
Dan seperti yang sudah-sudah, setiap sahabat wookie datang menghampiri sudah pasti pekerjaan memandang wookie jadi berantakan. Konsentrasinya pasti akan hilang karena diganggu sahabat-sahabatnya itu, dulu wookie akan sangat sebal, tapi sekarang entah kenapa wookie merasa kadang dia juga bosan menatap namja yang disukainya itu. dan pikirannya terkadang justru memikirkan yesung, namja yang kini sebagai suaminya, entah kenapa tapi wookie memang merasakannya.
"ayo keluar….. aku bosan disini….." rengek hyukie pada teman-temannya. "ayolah….." hyukie menarik tangan wookie dan sungmin.
"yah, hyung….. kalau kau mau keluar kenapa tadi harus kemari…..?" kata wookie tak terima.
"wookie ayolah….. selama apapun kau disini, Thunder tak akan peduli….." kata hyukie menarik tangan wookie dan karena wookie kecil maka dengan mudah tubuhnya tertarik.
"yah…. Hyung….." wookie berontak dan menoleh kebelakang.
"ayo keluar…" kata kyu memutar kepala wookie menatap kedepan.
"ayo wookie….." henry dan sungmin ikut mendorong tubuh wookie keluar dari ruang klub.
"aissshhh…. Kalian ini kenapa suka sekali mengusikku…?" berontak wookie pada teman-temannya yang terus saja menariknya keluar klub dance.
"wookie….wookie…. sudahlah, menyerah saja pada thunder….. kau itu bukanlah tipenya….." kata hyukie sambil merangkul wookie membuat wookie merengut kesal.
"Ne wookie….. hyukie-ah benar….." sungmin ikut menyambar tubuh dongsaengnya yang paling kecil itu.
"yah….. lee sungmin…. Lee hyukjae…. Cho kyuhyun dank au henry lau… bisakah kalian mendukungku…..? kalian ini temanku atau bukan…? Hah….?" Bentak wookie-imut-pada para sahabatnya yang justru membuat mereka tertawa.
satu hal yang Wookie tak pernah tau, sahabatnya selalu saja mengganggunya karena mereka hanya tak ingin Wookie terus menatap dan berharap pada namja itu. mereka menginginkan Wookie mulai memikirkan Yesung, karena bagaimanapun Yesung adalah suaminya dan mereka tau Yesung mencintainya, mereka tau Yesunglah orang yang paling tepat untuk Wookie.
!
!
_RyeoWook PoV_
Aku melangkah masuk kedalam rumah, kulirik jam dinding di tembok ruang depan, jam 2.20 siang. Kulangkahkan lagi kakiku masuk keruang tengah, kakiku terhenti didepan sebuah foto. Fotoku bersama suamiku, kim jong woon. Tanpa sadar aku tersenyum melihat foto itu.
"miandhe hyung… aku belum bisa jadi pendamping yang baik untukmu….." gumamku pelan lalu terus melangkah menuju kamarku.
Dan sekali lagi aku berhenti didepan sebuah kamar, itu kamar yesung hyung, namja yang kini menyandang status sebagai suamiku. Setiap aku melihat sesuatu yang berhubungan dengan yesung hyung hatiku menjadi aneh, ketika aku melihatnya tersenyum padaku hatiku berdesir pelan. Aneh rasanya, aku seperti sedang jatuh cinta saja. Setelah beberapa menit aku berdiri menatap kamar yesung hyung aku beranjak menuju kamarku. Dan setelah berganti baju aku kembali turun kelantai 1.
"ahhhh…." Desahku membanting tubuh kesofa diruang tengah sambil menyalakan TV mencari acara yang bagus.
'Kriiinnggg….Krriiinnnngg….'
"omona….!" Aku terlonjak saat mendengar telepon rumah yang ada disampingku berdering.
Aiiisshhh….. apa telepon ini tak punya kerjaan lain …? Kenapa mengagetkan saja kerjaannya…. Dasar telepon pengangguran…!
"yeobseo….." kataku berusaha lembut walau terdengar sedikit membentak. aku kesal karena kaget.
"yeobseo….. wookie chagi….." kudengar suara seorang yeoja diujung sambungan.
"Ne… nuguya….?" Tanyaku kini melembut karena yang kuajak bicara sepertinya lebih dewasa dari aku.
"ini jung soo umma…" katanya lagi.
"ahh…. Umma…. Waeyo….?" Tanyaku padanya, pada ummaku, tepatnya umma mertuaku.
Yah, jung soo atau kim jung soo adalah umma dari yesung hyung, suamiku, ayah mertuaku kim young woon. Mereka berdua sangatlah baik, tak heran yesung hyung juga menjadi namja yang sangat baik karena pendidikan yang dia dapatkan sungguh sangat baik.
"Chagiya apa nampyeonmu ada disitu…..?" Tanya jung soo umma padaku, "umma menelpon ponselnya tapi tak diangkat….." katanya lagi menjelaskan, tanpa sadar aku sedikit tersipu mendengar umma menyebut Yesung hyung sebagai nampyeonku.
"ahh anniya umma…. Yesung hyung belum pulang dari kampus….. hyung biasanya sampai dirumah setelah jam 3 umma…" jawabku menerangkan.
"kenapa telepon umma tak dijawab…?" gumam jung soo umma.
"mungkin hyung sedang pelajaran, jadi tidak bisa menjawab panggilan telepon…"
"Ne…Ne… kau benar juga… kalau begitu katakan pada nampyeonmu jika dia pulang nanti suruhlah menelpon umma…" katanya lagi berpesan, kurasakan aku semakin tersipu dan tanpa sadar tersenyum.
"Ne umma…. Arraso…." Jawabku, setelahnya umma memutuskan sambungan telepon.
!
!
"aku pulang…." Aku mendengar suara seseorang dari pintu depan, itu suara yesung hyung.
Segera aku melangkah menghampiri ruang depan, kulihat yesung hyung datang bersama beberapa namja. Yah, bukankah tadi yesung hyung sudah mengatakanya dia akan mengajak teman-temannya kemari. Mereka sahabat yesung hyung, dan aku juga sudah mengenal mereka. Zhou mi hyung, dia sepupuku dari china, hyungnya henry juga, lalu donghae hyung yang sedang pendekatan dengan hyukie hyung sahabatku, hae hyung ini hyungnya sungmin hyung, jung yunho, dia kekasihnya jaejoong noona, dan yang terakhir choi siwon, namja paling tampan disekolahku, semua menyukainya tapi dia sudah punya kekasih, dan kekasihnya ada diluar negeri. Sebenarnya mereka ber 5 adalah namja yang paling popular di kampus. Siapa yang tak mengenal mereka….? Terutama choi siwon dan kim jong woon, suamiku. Diantara mereka ber 5 siwon hyung dan yesung hyunglah yang paling popular.
"anneyong…." Kataku menunduk sopan pada sunbae-sunbaeku dikampus.
"anneyong wookie-ah….." kata yunho hyung dan hae hyung bersamaan.
"haii wookie…" kata zhou hyung merangkulku. "masih kecil saja kau….." katanya menggodaku. Menyebalkan.
"aiiisshhh…. Bukan aku yang kecil tapi kau yang terlalu jangkung….." kataku sebal membuatnya terkekeh.
"anneyong wookie ah…" kali ini siwon hyung menyapaku dan tersenyum. Dan benar saja, dia memang sangat tampan apalagi jika tersenyum.
"hyung….. tadi jung soo umma menelpon….. umma meminta kau menelponnya…." Kataku beralih pada yesung hyung yang sedang melepas jaketnya.
"jjinjaro…..? kenapa umma tak menelpon hp ku saja sih….." katanya menatapku.
"bisakah kau cek dulu ponselmu sebelum protes….." balasku, dengan cepat dia merogoh tasnya.
"Omona….! Banyak sekali panggilan masuk…." Katanya kaget melihat layar ponselnya sendiri.
"semoga jung soo umma diberi kesabaran menghadapimu…" dengusku pada yesung hyung lalu meninggalkannya bersama sahabat-sahabatnya. Kudengar teman-temannya tertawa.
_RyeoWook PoV end_
!
!
_Normal PoV_
"anneyong….." sapaan seorang namja membuat wookie cs yang sedang ada dikantin segera menoleh melihat siapa yang bicara.
Seketika jantung wookie seakan berloncatan keluar, tubuhnya membeku, bukan hanya wookie tapi sungmin, hyukie, henry bahkan kyu juga terpaku melihat siapa yang bicara pada mereka.
"ann….nneyong….." jawab semuanya bersamaan, kecuali wookie. pasalnya wookie masih saja diam menatap namja didepannya itu dengan tatapan tak percaya.
'DEG….'
"Di…dia…" batin wookie tak percaya.
"hhmmm….. kau kim ryeowook kan…..?" Tanya sang namja menatap wookie yang masih saja dengan exspresi bengongnya.
"wookie…. wookie…." sungmin menyenggol bahu wookie membuat namja manis itu tersentak sadar dari lamunannya.
"ehh….. wae….?" Tanya wookie dengan pabonya.
"apa benar kau kim ryeowook…?" Tanya sang namja lagi tersenyum pada wookie membuat wookie semakin berdebar.
"Ne… kim ryeowook imnida….." jawab wookie gugup.
"park choendung imnida…..hmm, panggil saja thunder.. " kata sang manja kembali tersenyum.
Yah, itulah kenapa wookie berdebar, karena namja yang kini berdiri dihadapannya adalah namja yang disukainya sejak lama. Park cheondung atau thunder, namja yang membuat wookie belum bisa menerima pernikahannya dengan yesung.
"sun…bae…." Kata wookie gugup.
"panggil saja hyung, tak perlu formal begitu…" kata thunder tersenyum.
"Ne…. hyung boleh memanggiku wookie….." balas wookie.
Disamping wookie teman-temanya terdengar bisik-bisik, heran mengapa seorang thunder sampai berkomunikasi dengan wookie, padahal selama ini mereka bahkan tak pernah bersinggungan.
"boleh aku bicara denganmu….?" Tanya thunder pada wookie yang terlihat sudah bisa mengatur exspresinya
"ne hyung….." jawab wookie mengangguk
"ayo ikut aku….." kata thunder menarik tangan wookie yang hanya menurut. "anneyong…." Pamit thunder pada teman wookie yang lain lalu menarik wookie menjauh.
!
!
Beberapa minggu belakangan wookie mulai terlihat dekat dengan thunder, namja yang disukainya sejak dulu. Bagaimana bisa….? Itu juga yang membuat wookie dan sahabat-sahabatnya heran. Beberapa minggu yang lalu tiba-tiba thunder muncul didepan wookie cs saat dia sedang dikantin, lalu sejak saat itu thunder mulai menunjukan sikap seolah-olah dia tertarik pada wookie, padahal selama ini thunder tau wookie mnyukainya tapi bukankah selama ini dia mangabaikan wookie…..? sedikit aneh memang.
"wookie…. kau yakin thunder hyung tak punya maksud buruk…..?" Tanya kyu sambil memainkan PSPnya saat sedang berada didepan kelas wookie.
"maksud buruk apa maksudmu kyu…..?" Tanya wookie tak mengerti.
"yah, apa tak aneh, tiba-tiba dia mendekatimu seperti ini….? Kenapa tak dari dulu….? Bukankah dia tau kau menyukainya sejak lama….?" Kata kyu menaikan alisnya seakan menganalisis sesuatu.
"hmmm…. Molla…. Tapi jangan berfikir atau menuduhnya seperti itu…" hardik wookie, meski jujur dalam hatinya juga sedikit curiga pada sikap thunder padanya.
"aku juga merasa aneh dengannya wookie-ah….." kata sungmin menyandar manja dibahu kyu, sang kekasih.
"ahh…. Entahlah hyung….. " desah wookie.
"anneyong…" kata seorang namja diantara wookie dan teman-temannya.
"thunder hyung….." kata wookie menatap thunder. Panjang umur sekali dia, baru saja dibahas sudah muncul.
"nanti siang pergi denganku Ne….?" Tanya thunder pada wookie.
"eh…." Kaget wookie "mau kemana hyung….?"
"kejutan….." kata thunder mengusap kepala wookie pelan, sungguh tak pernah terbayangkan sebelumya.
Tapi entah kenapa tak ada rasa nyaman dari sentuhan thunder. Tak seperti sentuhan yesung terhadapnya. Tunggu….! Kenapa wookie jadi membandingkan thunder dengan yesung….? Bukankah itu tak baik….?
"Ne hyung…." jawab wookie mengangguk, tak pernah dibayangkan jika suatu hari thunder akan dekat dengannya.
"wookie….." tiba-tiba suara baritone seorang namja terdengar, membuat wookie dan yang lain menoleh melihat siapa yang memanggil wookie.
"ye….yesung sunbae…." kata hyukie sedikit terkejut begitu juga dengan teman-teman wookie.
"hy….hyung…." kaget wookie manatap yesung. Tapi yesung hanya diam menatap namja disamping wookie yang masih saja tersenyum, thunder.
"anneyong yesung sunbae…." kata thunder tersenyum lalu menunduk sopan pada yesung yang dibalas anggukan malas.
"wae hyung….?" Tanya wookie sedikit ragu.
"ehmm…. Kalau begitu aku kembali kekelas dulu ne…..?" kata thunder pada wookie disampingnya "jangan lupa nanti siang….. aku akan menjemputmu kesini….." kata tunder lagi lalu membelai kepala wookie.
"ne hyung…." balas wookie juga tersenyum.
"anneyong…." Pamit thunder pada yang lain dan langsung bergegas pergi dari kelas wookie.
"hyung…." wookie mengguncangkan lengan yesung pelan.
"ehh…." Kaget yesung "jadi nanti siang kau akan pergi dengannya…? Ne…?" Tanya yesung tersenyum tapi terlihat gurat kekecewaan diwajahnya.
"Ne…." wookie mengangguk.
"ya sudah, tadinya hyung mau mengajakmu pulang bersama….. tapi karena kau ada acara berarti hyung pulang dulu… Ne….?" kata yesung lembut.
"miandhe hyung….." kata wookie sedikit menyesal.
"gwenchana… ya sudah hyung kembali kekelas….. hati-hatilah, jaga diri… ne….?" yesung mengusap kepala wookie lalu meninggalkan wookie yang hanya meamndang yesung yang semakin menjauh.
!
!
"wookie ah….. saranghae…." Kata thunder pada Wookie saat mereka sedang makan ice cream ditaman.
"hmmm….?" Gumam wookie menatapnya, tampan, thunder memang tampan dimata Wookie.
"waeyo….? Ada yang salah….? Aku mencintaimu, maukah kau menjadi kekasihku…..?" tanyanya lagi menggenggam tangan wookie yang hanya terdiam.
"an..anniyo.. aku han..nya" Wookie terbata, tak tau apa yang harus merespon.
"Waeyo Wookie..?" tanya Thunder lembut seraya membelai kepala Wookie.
"tapi...kita..."
"baru saja dekat maksudmu...?" tanya Thunder menatap Wookie seakan tau apa yang dipikirkan Wookie
"..." hanya anggukan kecil sebagai jawaban dari Wookie.
"baru dekat bukan berarti aku benar-benar baru mengenalmu kan...?" Thunder tersenyum membuat Wookie sedikit merona.
"maksud hyung...?"
"apa kau ingin selalu secara diam-diam memperhatikanku...? secara diam-diam mendukungku saat kompetisi dance..? apa kau tak ingin menyemangatiku sebagai kekasihmu..? hmm..?" tanya Thunder mengusap kepala Wookie dengan lembut
"hyung...kau.." kaget Wookie mendengar ucapan Thunder.
"kau kira aku tak tau, euhm...? melihatku diclub dance hampir setiap hari.." Thunder mencolek hidung Wookie membuat Wookie benar-benar merona
"aku..." Wookie menunduk, entah apa yang harus dia jawab.
"heyy..." Thunder mengangkat dagu Wookie untuk menatapnya "tak perlu memaksakan diri jika kau masih ragu.." katanya tersenyum
"aku..aku bingung hyung.." kata Wookie begitu saja, seharusnya saat ini Wookie bahagia karena akhirnya namja yang dia cintai mengatakan cinta padanya, tapi entah kenapa Wookie merasa ragu.
"sudah hyung bilang, tak perlu memaksakan dirimu... hyung menyukaimu, ingin kau menjadi kekasih hyung, tapi bukan berarti hyung memaksamu..."
"hyu..."
"tapi jangan salahkan hyung jika banyak yang mendekatiku..." kata Thunder menggoda.
"YAH... playboy.. !" Wookie memukul lengan Thunder membuat thunder tertawa
"bukan salahku jika mereka mendekatiku, tak salah jika mereka menyukai namja single kan..." Thunder menahan tawanya dan menatap Wookie yang semakin cemberut. "bu...hmmff"
Thunder membelalakan matanya saat merasa Wookie menciumnya, mengalungkan tangan kecil kelehernya. Thunder menarik pinggang Wookie semakin mendekat.
"tak ada yang boleh mendekatimu, karena kau milikku...hanya milik kim ryeowook.." kata Wookie menatap Thunder dan tersipu.
"aku tak akan mau didekati siapapun...kecuali kekasihku, kim ryeowook" Thunder tersenyum menatap Wookie sebelum kembali mencium bibir sang kekasih. "gomawo"
!
"Hyung..." seorang manja menepuk namja yang tengah berdiri dibalik sebuah pohon
"kita pulang yesung hyung..." Donghae merangkul Yesung yang hanya diam.
tatapan mata Yesung tak pernah berpaling sejak beberapa jam yang lalu, dia menatap 2 sosok yang kini sedang bercanda jauh dihadapannya.
"aku hanya memastikan dia baik baik saja hae..." jawab Yesung pelan.
"dia akan..."
"Hae..aku tak mau namja itu menyakiti istriku.." potong Yesung sedikit membentak membuat Donghae menghela nafas.
Donghae hanya menatap prihatin sahabatnya, tak tau apa yang harus dia lakukan atau dia katakan. sahabatnya seperti seseorang tanpa harapan. menatap namja yang hingga beberapa detik lalu masih dia sebut sebagai istrinya bermesraan dengan namja lain. saat tau Wookie akan pergi dengan Thunder, Yesung memutuskan mengikuti Wookie. bukan ingin mencari tau atau mengganggu, Donghae yakin dan tau Yesung bukan namja seperti itu. Yesung hanya ingin memastikan jika Wookie, istrinya baik-baik saja bersama namja itu, meski pada akhirnya Yesung yang merasa hancur, yang terpenting baginya Wookie baik-baik saja.
"Hyung..." kembali Donghae menepuk pundak Yesung ragu.
"..."
"Hyung...lihat aku" dengan kasar Donghae memutar kepala Yesung untuk menatapnya, jelas terlihat oleh donghae air mata Yesung mulai mengalir.
tatapan geram Donghae melembut seketika melihat sang sahabat menangis dalam diam, dia tau hati yesung lebih dari sekedar hancur saat ini. Yesung begitu peduli pada namja yang dia cintai tanpa peduli hatinya hancur melihat namja yang dia cintai bermesraan dengan namja lain. dan ...berciuman.
"dia baik-baik saja hae.." ucap Yesung berbisik.
"kita Pulang Hyung..." Donghae menarik lengan Yesung dari tempat persembunyian mereka.
"saranghae Wookie.." bisik Yesung saat melangkah meninggalkan taman.
"hyung..." panggil donghae membuat Yesung berhenti dan menoleh.
"nan gwencana.." jawab Yesung masih dengan air mata lalu kembali berjalan.
"aku harap begitu..." Donhae tak punya banyak pilihan selain diam dan mengikuti langkah Yesung
!
!
TBC
!
!
Mian ceritanya kacau…
Cuma mengisi waktu luang.
*bow*
