MERMAID IN LOVE
[ CHAPTER 2 ]
AUTHOR : HADI EKO SISWANTO PUTRO (Prince Hadhi ESP)
CAST : OFFICIAL EXO COUPLE dan Bertambah Sesuai alur cerita ...
PAIRING :CHANBAEK, HUNHAN, KAISOO, TAORIS, SULAY, CHENMIN
GENRE : SCHOOL-LIFE, ROMANCE, LITTLE BIT COMEDY, YAOI.
RATE : M (NC 18+)
LENGTH : CHAPTERED
DISCLAIMER :
Member EXO milik keluarga mereka masing-masing, SM entertainment dan tuhan, Fanfiction ini murni milik saya pribadi dari hasil pemikiran otak saya yang terbatas dan imajinasi liar saya ini, CERITA INI PUNYAKU BUKAN PUNYAMU. SO, DIHARAMKAN UNTUK COPAS atau PLAGIAT MILIKKU...
maaf ya kalo alur ceritanya kecepetan.
Oiya, banyak banget TYPO disini... harap maklum ya, Karena saya bukanlah manusia yang sempurna. Jadi maaf, jika kalian membacanya tidak begitu nyaman !
#
#
#
WARNING : Mohon Jangan jadi SILENT READERS !
NC 18+
Disini Banyak DIRTY TALK !
YANG DIBAWAH UMUR DIMOHON JANGAN BACA !
I TOLD YOU
IF YOU DON'T LIKE THIS FANFIC, PLEASE DON'T READ
AND GET OUT!
#
#
#
*** HAPPY READING ***
#
#
"Apa kutukan ini bisa hilang, Kek?"
Kakek itu tertawa sambil berjalan, "Kalian bisa berubah menjadi wujud manusia seutuhnya, hanya saja persyaratannya sangat sulit."
"Apa itu kek? Kita akan lakukan apa pun itu, asalkan kita kembali menjadi manusia kembali."
"Kalian harus melakukan sex dengan orang yang mencintai kalian dengan tulus dan tanpa paksaan."
"Hanya itu?" tanya Kai, dia tertawa, ditambah tawa ke lima temannya yang lain. " Itu mudah."
"Tapi, jika kalian melakukan sex dengan orang yang salah, kalian akan menjadi duyung untuk selamanya dan tak akan ada lagi kaki ditubuh kalian."
#
#
OOoo MERMAID in LOVE ooOO
#
#
"Jadi kita akan selamanya mempunya ekor seperti ini, Kek?" tanya Suho frustasi, yang diangguki oleh para teman-temannya.
Kakek itu tersenyum, bibirnya bergerak tanpa suara seperti sedang mengkomat-kamitkan sesuatu. Tangannya menggerakkan tongkat kayu yang sedang dipegangnya dan mengayunkannya didepan keenam anak manusia itu.
ZLASH
Dalam sekejap mata ekor itu berubah kembali menjadi sepasang kaki, tentu saja keenam anak manusia itu bersorak gembira, meloncat-loncat tak karuan saking bahagianya mereka.
"Kek, terima—"
Chen memotong perkataanya sendiri saat diketahuinya Kakek itu sudah tak ada disana, "Kemana perginya kakek itu?"
Lima sahabatnya yang lain hanya diam saja, mereka juga tidak tahu kemana perginya kakek itu, betapa cepatnya kakek itu pergi dari saja.
"Apa kita hanya sedang bermimpi, Guys?" tanya Sehun
Yang lain saling berpandangan satu sama lain, tak berapa lama kemudian mereka tertawa terbahak bersama.
"Yeah, kita memang sedang bermimpi mana mungkin kita punya ekor" seru Kris spontan yang diangguki yang lain kecuali Chen.
"Tapi kalau memang itu mimpi, bagaimana mungkin kita bisa mimpi yang sama?" tanya Chen masih tak percaya.
"Oh ayolah Chen, mimpi bisa saja sama kalau Tuhan berkehendak" jelas Chanyeol sambil merangkul sahabatnya itu, namun Chen masih ragu.
"Tapi—"
"Sudahlah, ayo kita kembali ke Villa, kalian laparkan? Mungkin paman Kim sudah menyiapkan makanan untuk kita" ajak Suho yang memotong perkataan Chen, sebenarnya Suho tak berniat begitu hanya saja dia tak ingin Chen mengingat-ingat masalah itu. Suho juga sebenarnya bimbang antara apa yang dia alami itu mimpi atau tidak.
"Benar aku juga ingin mandi, rasanya badanku lengket sekali" tutur Kris.
"Iya aku juga merasa begitu" tambah Kai
Keenam sahabat itu akhirnya kembali ke Villa milik keluarga Suho. tak berapa lama kemudian mereka sampai disana karena jarak dari pantai ke Villa tak seberapa jauhnya.
"Aku mandi duluan ya" seru Kris yang langsung melesat masuk kedalam kamar mandi.
"Dasar anak itu" celetuk Chanyeol
"Ahh, akhirnya ketemu kasur juga" gumam Kai yang merebahkan tubunya diatas kasur.
"Ganti baju dulu Kai, nanti kita gatal jika tidur disana" keluh Chen
"Biarkan saja"
"Kau ini—"
"AARRGGGHHHHHHH !"
"Kris"
Terdengar suara jeritan dari dalam kamar mandi, sontak saja membuat lima sahabat itu langsung berhamburan masuk kedalam kamar mandi.
"Kau ke—ASTAGA, APA YANG TERJADI KRIS?" Pekik Chanyeol sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
"A—aku juga tidak tau kenapa bisa seperti ini" jawab Kris frustasi.
"Aku bilang juga apa, ini bukan mimpi" seru Chen sambil berjongkok dan memegang sirip ekor berwarna biru laut milik Kris. "Bagaimana ceritanya Kris?"
"Aku baru menylakan Shower lalu tiba-tiba aku berubah menjadi duyung seperti ini, bagaimana ini?" Jelas Kris, dia makin frustasi saat ini. Kelima sahabat itu pun hanya bisa diam.
Chen bangun dia menuju Shower yang masih menyala.
"Chen apa yang ingin kau lakukan?" tanya Suho penasaran.
Chen mendekatkan tubuhnya kearah Shower
ZLASH
Dalam sekejap Chen berubah menjadi duyung, dengan ekor berwarna hijau tua. Tentu saja semua mata yang melihatnya membulat sempurna, terkejut dengan apa yang mereka lihat.
"Be—Berarti jika kita terkena air akan berubah menjadi duyung?" tanya Sehun
Chen mengangguk, "Sepertinya begitu, Hun."
"Lalu—"
"Kita harus menghindari air, supaya tidak menyentuh kita" jawab Chen yang tentu saja memotong perkataan dari Suho
"Jika kita tidak sengaja terkena air dan berubah menjadi duyung, bagaimana caranya agar kita kembali seperti semua?" tanya Kai khawatir.
"Tidak mungkin kan kita mencari kakek itu, keberadaan dia ada dimana juga kita tidak tahu." Tambah Sehun
Netra Chen menjelajah kesana kemari mencari sesuatu, ditariknya handuk yang tergantung tak jauh dari sana. Dia mulai menggosokkan ekornya yang basah itu dengan handuk ditangannya.
"Apa yang kau lakukan?" tanya Kris yang memandang heran pada apa yang dilakukan sahabatnya itu.
Chen mengangkat pundaknya, "Entahlah, hanya saja aku berpikir jika kita hanya perlu mengeringkan ekornya saja."
Chen masih setia menggosokkan handuk keekor indah miliknya.
"Kau yakin cara itu berhasil, Chen?" tanya Kris ragu
"Entahlah tapi—"
ZLASH
Tiba-tiba saja ekor hijau milik Chen berubah menjadi sepasang kaki, Chen berubah menjadi seperti semula lengkap dengan pakaian yang dia pakai.
"Huwaa, aku juga mau" Kris yang melihat Chen berubah kembali langsung menarik handuk yang Chen pegang dan mulai menggosokkan pada ekor biru laut miliknya. Tak butuh waktu lama Kris pun berubah kembali.
"Itu artinya, jika kita terkena air langsung buru buru untuk mengeringkannya." Kata Suho menyimpulkan apa yang dilihatnya. Yang diangguki oleh lima sahabatnya.
"Yasudah kau lanjutkan mandimu, Kris" Chen menepuk pundak Kris
"Tapi nanti kalau aku berubah lagi bagaimana?" tanya Kris takut
Lima anak disana tertawa mendengarnya
"Kau kan bisa mengeringkannya lagi Kris" Jawab Kai
"Tapi kan aku taku saja"
Kelima sahabat itu memutar bola matanya malas.
"Sudah sana mandi"
.
.
.
.
Tak terasa libur musim panas berakhir juga, sekolah kini mulai ramai kembali oleh anak-anak yang kembali beraktivitas belajar seperti biasanya.
"Ingat ya, Guys, hindari cipratan air ketubuh kita." Titah Suho, yang diangguki kelima sahabat itu.
"Oh iya, jangan lupa misi kita" Kai mengingatkan
"Misi? Apa?" tanya Sehun
"Untu mencari orang tulus mencintai kita dan melakukan sex dengan mereka, agar kita bisa menjadi manusia normal lagi" jelas Kai panjang lebar, yang diangguki kembali oleh lima sahabatnya itu
"Apa kita bisa?" Tanya Chen ragu
"Kita pasti bisa, kita berusaha dulu" Kris merangkul pundak Chen dan memberi semangat.
"Semoga kita bisa" tabah Chanyeol.
"Ayo kita masuk kelas" seru Suho
Kelima sahabat itu masuk kedalam kelas, kebetulan mereka berenam satu kelas jadi mereka sering berinteraksi bersama. Kemana pun mereka selalu bersama, benar-benar sahabat yang tak terpisahkan.
Kini mereka sudah berada di ruang ganti untuk mengganti seragam mereka menjadi pakaian olah raga, karena hari ini adalah jadwal olah raga. Setelah selesai mengganti pakaian mereka, mereka berkumpul di lapangan olah raga.
"Ok anak-anak sekarang kita akan melakukan olah raga, apa kalian siap?" celoteh Song Saem.
"SIAPPPPPP!" teriak seluruh murid serempak.
"Oke ikut Saem"
Semua anak mengikuti Song Saem berjalan, Song Saem membawa mereka ke arena Aquatic.
"Oke, hari ini adalah jadwal kalian untuk olahraga renang sekarang ganti pakaian kalian menjadi pakaian renang saya tunggu 10 menit lagi" Beritahu Song Saem, semua murid pun bergegas keruang ganti yang ada di arena Aquatic itu untuk mengganti kembali pakaian mereka.
"Bagaimana ini?" tanya Kris panik.
"Aku juga tidak tahu" tambah Kai.
"Mati kita jika mereka tahu kalau kita seekor duyung." Seru Sehun
"Tidak mungkin juga kita lari dari mata pelajaran ini, Song Saem bisa memotong setengah nilai kita." Beritahu Chen
"Lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya Chanyeol mulai panik
"Entahlah" jawab Suho putus asa.
10 menit pun berlalu ...
"Oke apa kalian sudah siap?"
"SIAPPPP! SAEM!" Pekik murid-murid semangat.
"Oke nilai renang ini nilainya tinggi dibanding olahraga lainnya yaitu 100, jadi kalian harus ikut dalam olahraga ini. Mengerti?" tanya Song Saem
"MENGERT! SAEM!"
"Oke kita mulai, Kris, Suho, Kai, Baekhyun, Kyungsoo, Luhan. Kalian terlebih dahulu"
"Bagaimana ini? Bisik Kris takut
"Aku juga tidak tahu" bisik Suho juga.
Semua anak yang disebut namanya sudah berdiri sesuai nomor yang tertera disana.
"Kalian siap?" tanya Song Saem
Kyungsoo, Luhan dan Baekhyun mengangguk mantap lain lagi Kris, Suho dan Kai yang mengangguk ragu.
"Oke, Siap, Bersedia PRIIIIITTTT!"
Mereka bersiap dan mulai menjeburkan diri
BYURRRRR
ZLASH ! ZLASH ! ZLASH !
#
#
#
*** TO BE CONTINUED ***
*** © Prince Hadhi ESP ***
#
#
#
HAI,, author gak jelas balik lagi,, Prince Hadhi ESP inmida ^^
Ini Chapter 2-nya..
MAAF YA LAMA ... heheheeheh
Ternyata banyak juga yang minat sama FF ini ...
Gak jadi saya Musnahin FF ini,,
Oiya, kemaren ada yang dengan baik hati mengkoreksi FF ini, baik dari segi penulisan dll
Maaf ya kalau FF ini masih jauh dari kata sempurna ...
Makasih yang selama ini udah baca semua FF saya.
Makasih yang selama ini berbaik hati komen..
Oh iya,
Berhubung sebentar lagi bulan puasa...
Jadi semua FF saya ber-Rated M (Mesum) akan saya hentikan untuk sementara selama bulan Ramadhan ...
Dosa bikin dan baca yang begituan ... hehehehehe
Gapapa ya ...
Maaf loh sebelumnya...
Tunggu Kelanjutannya ya...
Annyeong ...
