MERMAID IN LOVE

[ CHAPTER 3 ]

AUTHOR : HADI EKO SISWANTO PUTRO (Prince Hadhi ESP)

CAST : OFFICIAL EXO COUPLE dan Bertambah Sesuai alur cerita ...

PAIRING :CHANBAEK, HUNHAN, KAISOO, TAORIS, SULAY, CHENMIN

GENRE : SCHOOL-LIFE, ROMANCE, LITTLE BIT COMEDY, YAOI.

RATE : M (NC 18+)

LENGTH : CHAPTERED

DISCLAIMER :

Member EXO milik keluarga mereka masing-masing, SM entertainment dan tuhan, Fanfiction ini murni milik saya pribadi dari hasil pemikiran otak saya yang terbatas dan imajinasi liar saya ini, CERITA INI PUNYAKU BUKAN PUNYAMU. SO, DIHARAMKAN UNTUK COPAS atau PLAGIAT MILIKKU...

maaf ya kalo alur ceritanya kecepetan.

Oiya, banyak banget TYPO disini... harap maklum ya, Karena saya bukanlah manusia yang sempurna. Jadi maaf, jika kalian membacanya tidak begitu nyaman !

#

#

#

WARNING : Mohon Jangan jadi SILENT READERS !

NC 18+

Disini Banyak DIRTY TALK !

YANG DIBAWAH UMUR DIMOHON JANGAN BACA !

I TOLD YOU

IF YOU DON'T LIKE THIS FANFIC, PLEASE DON'T READ

AND GET OUT!

#

#

#

*** HAPPY READING ***

#

#

"Oke kita mulai, Kris, Suho, Kai, Baekhyun, Kyungsoo, Luhan. Kalian terlebih dahulu"

"Bagaimana ini? Bisik Kris takut

"Aku juga tidak tahu" bisik Suho juga.

Semua anak yang disebut namanya sudah berdiri sesuai nomor yang tertera disana.

"Kalian siap?" tanya Song Saem

Kyungsoo, Luhan dan Baekhyun mengangguk mantap lain lagi Kris, Suho dan Kai yang mengangguk ragu.

"Oke, Siap, Bersedia PRIIIIITTTT!"

Mereka bersiap dan mulai menjeburkan diri

BYURRRRR

ZLASH ! ZLASH ! ZLASH !

#

#

Ooo MERMAID IN LOVE ooO

#
#

Ke enam murid itu terjun kedalam air, Chen, Sehun dan Chanyeol membulatkan mata dengan mulut membuka lebar secara tidak habis pikir dengan apa yang ketiga sahabatnya pikir, menyelam? Oh tidak.

Kai, Suho dan Kris didasar air tentu saja sudah berubah wujud dengan ekor kaki mereka masing-masing, mereka bertiga saling berpandang bingung. Mereka tidak mungkin muncul diperukaan dengan wujud seperti saat ini.

"Bagaimana ini?" tanya Kris panik

"Entahlah, Kris. Aku juga bingung harus bagaimana" jawab Suho yang sama paniknya dengan Kris, ditepuknya keningnya sendiri saking pusingnya.

Tanpa disadari terbentuk gelombang ombak yang cukup besar, yang mampu menggoyangkan isi air didalam kolam renang itu. Kris dan Kai memandang bingung pada Suho.

"YA! Apa yang baru saja kau lakukan, Ho?"

"A-aku juga tidak tahu, Kai"

"Coba lagi"

"Maksudmu/"

"Ayo dicoba lagi"

"Menepuk keningku, begitu?"

"Tepuk tangan saja mungkin" Kris memberi saran.

Suho mengikuti saran dari Kris, dia menepukkan tangannya. Dan dalam sekejap ombak mulai terjadi dlam kolam renang. Baekhyun, Kyungsoo dan Luhan yang sedang melakukan perlombaan kini terombang-ambing kesana-kemari karena ombak yang diciptakan Suho didasar kolam.

Semua orang yang melihat kolam renang yang awalnya tenang berubah menjadi gulungan-gulungan ombak sangat terkejut tentunya.

"Ada apa ini?" Pekik Song Saem yang juga terkejut bukan kepalang.

DENGGGGG

Lampu di arena aquatic itu padam, semua murid yang ada disana makin panik dibuatnya.

"Semuanya, kita keluar dulu dari sini. Hati-hati" Song saem memekik kembali, kali ini memberikan perintah agar semua murid keluar dari ruangan itu. Kyungsoo, Baekhyun dan Luhan bersusah payah naik kepermukaan dan berlari keluar ruangan tersebut.

"Sudah aman, Ho. Hentikan ombaknya" Seru Chen tak berapa lama dari atas sana, lampu ruangan kembali menyala. Ternyata itu ulah dari Chanyeol yang memang sengaja mematikan saklar arena aquatic itu. "Ayo kalian naik"

"Yang benar saja, Chen. Kaki kami masih menjadi ekor, bagaimana kami naik keatas" Gumam Kris kesal.

"Kami bantu" Sehun memberi saran.

Chanyeol, Chen dan Sehun pun membantu Suho, Kris dan Kai naik keatas.

"Disini sangat basah, kalian tidak akan cepat kering nanti" keluh Chanyeol.

"Ruang ganti agak jauh dari sini, Tidak mungkin kami menyeret kalian atau kalian berjalan mengesot" tambah Sehun.

"Benar juga kata kalian, lalu kita harus bagaimana?" nada khawatir Suho.

"YA! Chanyeol tanganmu terbakar" Teriak Kai, saat dirinya melihat api kecil muncul dari jemari tangannya.

"Aduhhh .. aduh ... bagaimana ini? Bagaimana ini?" Reaksi Chanyeol panik, dimasukannya dengan cepat tangannya kedalam kolam dan api pun padam.

"Kenapa tanganmu bisa mengeluarkan api seperti itu, Yeol?" Tanya Chen ingin tahu.

Chanyeol mengendikkan bahunya, "Entahlah aku juga tidak tau, Chen"

"Mungkin kau sama seperti Suho, Yeol. Suho bisa menciptakan Ombak dari tepukan tangannya, mungkin kau juga sama" Jelas Kris.

"Oh ya? Aku coba" Chanyeol pun mencoba, ditepukkannya kedua tangannya, semua pasang mata melihat kearah Chanyeol. Namun, tidak terjadi apa pun. Chanyeol mencoba sekali lagi, namun hasilnya tetap saja tidak ada api keluar dari jemarinya. "Aneh"

"Iya, kau bisa mengeluarkan api begitu bagaimana awalnya, Yeol?" Tanya Suho penasaran.

"Emmm, aku hanya menjentikan jariku seperti ini" Chanyeol pun menjentikkan jemarinya dan Woila percikan-percikan api pun menguar dari hasil jentikan jemarinya. "Woahhhh"

"Suho bisa membuat ombak, Chanyeol bisa membuat api. Jadi, kita semua mempunyai kekuatan begitu?" Tanya Kris antusias.

"Mungkin Kris, aku jadi penasaran apa kekuatan yang aku punya" Chen pun mulai menjentikkan jemarinya, namun tidak terjadi apa pun di arena Aquatic itu hanya terdengar suara petir yang menyambar diluar sana. "Aneh"

"Aku juga ingin coba" Kai juga menjentikan jarinya, seketika itu juga dia pun menghilang. Para sahabatnya begitu takjub sat Kai tiba-tiba menghilang dari hadapan mereka.

"Kai, kau dimana?" Pekik Chanyeol.

"YAA! Aku ada disini" Kai membalas teriakan Chanyeol sambil melambai-lambaikan tangannya. Dia kini ada di ujung pintu keluar Arena. Kai pun menjentikkan jemarinya lagi dan dia pun kembali ketempatnya semula. "Ini keren, aku bisa berpindah tempat sesukaku"

"Aku juga ingin mencoba" Sehun pun tak mau kalah, kali ini dia pun menjentik-jentikkan jarinya namun tidak ada reaksi apa pun.

"Sepertinya kau sama denganku, Hun. Sama-sama tidak beruntung." Chen pun tertawa kecut.

"Padahal aku ingin tahu aku punya kekuatan apa, Huuffttt" sebuah angin agak besar menggulung keluar dari mulut sehun yang menghempaskan tubuh Kris yang ada didepannya. Kris terpental kebelakang dan kembali terjebur kedalam kolam.

"Huwaahhhhh, kau bisa mengeluarkan angin yang besar dari mulutmu, Hun" Ucap kai takjub.

"Iya.. Iya ... Horeeee ... " Sehun menup-nepuk tangannya senang sambil meloncat-loncat kecil seperti anak kecil yang senang ketika diberi permen.

"YA! Tolong aku" Kris berseru dari dalam kolam.

"Keluar sendiri, Kris" Ledek Suho yang disusul dengan tawa sahabatnya yang lain.

"Isshhh, bagaimana caranya?" Kris mencak mencak sendiri, Ekornya mendayung kedepan kebelakang sendiri. Tanpa sadar tubuhnya terangkat keatas perlahan-lahan, "Eh aku bisa terbang.. aku bisa terbang ... " Kris benar-benar terkejut, begitu pun para sahabatnya yang melihat dirinya yang kini melayang-layang.

"Jadi hanya aku saja nih yang belum tau apa kekuatanku?" Chen kembali menjentikkan jemarinya, Suara petir pun diluar sana kembali menyambar-nyambar. Chen berpikir hari ini akan turun hujan jadi wajar jika ada petir.

"Sabar, mungkin lain waktu kau akan mengetahuinya." Chanyeol mencoba menghibur Chen.

"Ah, aku punya ide. Bagaimana kalau kekuatan Chanyeol dengan Sehun digabung untuk membantu mengeringkan tubuh kami" Saran Kai.

"Ahh, benar, bagaimana jika kita coba." Suho mengiyakan ide dari Kai. "Chanyeol, Sehun coba gabung kekuatan kalian berdua"

Sehun dan Chanyeol pun mulai mengeluarkan kekuatan mereka, sebuah gabungan kekuatan angin dan api menjadi satu. Diarahkan pada ekor Kai. Dan Kai kembali menjadi manusia kembali.

"Huwaaahhhh, aku juga.. aku juga ... " Kris antusias, tak berapa lama dia pun berubah kembali menjadi manusia begitu pun pada Suho.

"Huwaahhh terima kasih ya kawan" Respon Suho, Kai dan Kris serempak. Chanyeol dan Sehun mengengguk sambil tersenyum.

"Kita kembali bergabung dengan yang lain, aku takut nanti ada yang curiga" saran Chen. Keenam sahabat itu pun keluar dari arena aquatic itu.

.

.

.

.

"Kepalaku pusing sekali" Gumam Baekhyun yang sedang memijat-mijat pelipisnya. Saat ini dia tengah berkumpul dengan teman-temannya dikantin.

"Iya, Baek. aku juga" Tambah Luhan.

"Sama" Kyungsoo pun ikut menimpali.

"Sebenarnya apa sih yang terjadi dikolam tadi?" Tanya Xiumin penasaran.

"Iya, kok bisa ada gelombang besar seperti itu?" Tao menambahkan.

"Coba dong kalian bercerita" gumam Lay ingin tahu.

"Bukan hanya aku, Aku yakin Kyungsoo dan Baekhyun juga tidak tahu apa yang tadi terjadi saat kami berenang" Jelas Luhan yang diangguki oleh Kyungsoo dan Baekhyun.

"Aneh" komen Lay, Xiumin dan Tao bersamaan.

"Iya, memang aneh" Ucap Kyungsoo, Baekhyun dan Luhan pun bersamaan.

"Ahh, aku ketoilet dulu ya, Guys" Luhan pamit pada sahabatnya itu untuk pergi kekamar mandi, dia pun beranjak meninggalkan kantin.

"Aduhh... aduhhhh kebelet kebelet." Cerocos Sehun yang masuk kedalam kamar mandi secara terburu-buru. "Ahhh ... Lega... "

Luhan sudah sampai didepan kamar mandi dan mulai memasuki kamar mandi, "Kyaaaaa... Eh, kalo mau buang air keci ditutup pintunya dong"

"YA! Seharusnya kau itu ketuk pintu dulu, jangan asal nyelonong masuk begitu, dong" protes Sehu saat Luhan yang tiba-tiba membuka pintu toilet dan melihat dia sedang membuang air kecil.

"Btw, itu.. emm ... itu ... punyamu masukin dulu" Seru Luhan terbata-bata dengan pandangannya yang tak lepas dari penis milik Sehun yang masih dipegang oleh pemiliknya.

"Ya nanti, aku belum selesai pipis. Sudah kau keluar sana, mengganggu saja."

"Aku sudah kebelet, kau cepetan pipisnya, dong"

"Sudah sana keluar" Sehun mendorong-dorong tubuh Luhan.

"Enak saja, kau yang keluar" Luhan pun tak mau kalah mendorong-dorong tubuh Sehun.

Mereka berdua pun saling mendorong satu sama lainnya, mungkin kekuatan Luhan yang terlalu besar atau Sehun yang kehilangan kendali. Tubuh Sehun terhuyung kebelakang sampai tubuhnya terjebur masuk kedalam bak mandi toilet.

Zlash

"Astaga, Kau ... "

"Mati aku"

#

#

#

*** TO BE CONTINUED ***

*** © Prince Hadhi ESP ***

#

#

#

HAI READERSSSS ...

Doohhh maaf ya saya Update-nya lama ...

Jadi sekali lagi maaf ya kalau membuat kalian menunggu ... #BOW

OKEHHH,,

Bagaimana dengan Chapter ini ?

Apakah kurang memuaskan?

Maaf ya kalo kurang memuaskan para Readers semua ...

Okehh..

Semoga kalian puas dengan Chapter ini ...

Ditunggu Komenan dari kalian semua ...

Itu membuat saya semangat loh ngelanjutin FF ini ...

Tunggu kelanjutannya ya ...

Annyeong