Declaimer : Pinjem dulu om Kishi –sok kenal-

Warning : semua yang ness – ness end gaje – gaje ada disini

Happy reading!! Miaaaaaaaaaaawwww!!

------------ Maaf ------------

Perkenalan

PERMULAAN

Keesokan harinya di KU

Sakura tengah berjalan menuju kelasnya. Namun saat dia mewati sebuah kelas, dia teringat akan sesuatu dan membuat dia berhenti untuk berfikir sejenak.

"Bukannya ini kelasnya si cowok ayam yah?" pikirnya. Sambil mencoba mengingat ngingat kejadian 'sial' yang menimpa pada dirinya kemarin.

tanpa pikir panjang lagi dia masuk ke kelas itu, dan memang orang yang dicarinya ada didalam sedang mengobrol dengan ke empat temannya. semua pandangan beralih padanya termasuk pandangan si 'cowok ayam' dan teman – temannya itu. Sakuramenggghampirinya dengan berkacak pinggang. tepat berada di depan meja dimana Sasuke duduk. suasana jadi hening

"Minta maaf!!" kata Sakuradengan nada kesal

"….."

"Ayo minta maaf!!"

"Buat apa?" Tanya Sasuke watados mengangkat sebelah alisnya

Sakuramemukulkan telapak tangannya di jidat, frustasi. Mengatur nafas dan mengelus elus dadanya mencoba bersabar untuk tidak emosi

"Begini ya! tuan muda rambut ay-?" katanya dengan nada yang berusaha dilembutkan

"UCHIHA SASUKE-KUN!!!!!!!!!!!!!" tereak para cewe di kelas itu marah karena merasa idolanya di jelek jelekkan

"Oke oke, what ever! Begini ya, tuan muda Sasuke rambut ayam! Apakah anda tidak ingat? kemarin anda telah menabrakkan pintu dengan jidat saya dengan sukses dan menyebabkan jidat saya benjol!! " jelas Sakuramasih dengan nada kesal, menunjukkan jidatnya.

"Hn…" jawab Sasuke malas

"Ggrrrr….." Sakuraudah emosi

"APANYA YANG HN~ HAH? CEPAT MINTA MAAF!!!!!!!!!!!!!" tereak Sakura

"…….." bukan cuma Sasuke aja yang diem semua anak yang ada dikelas itu juga diem, mingkem! Suasananya pun jadi sepi. Bukan karena teriakan Sakuratadi, tapi gara gara……….

"Ekhem…" suara dari belakang Sakuramengejutkan sakura, yang udah panas dingin. Dengan gaya slow motion Sakuraberbalik, dan betapa terkejut dia dengan adanya ASUMA SARUTOBI yang merupakan sensei terkiller ada tepat dibelakangnya.

'Glek' Sakuramenelan ludah

"S-se…jak k-ka… pa-n b-bapa…."

"Sejak tadi!" potong Asuma dengan nada sinis sesadis afgannya

'Glek' Sakuramenelan piso bukan ludah lagi –mati donk?-

"Sudah selesai Haruno Sakura?" Tanya Asuma -masih- dengan nada sinisnya sesadis afgannya

"S-su…d-"

"KALO BEGITU CEPAT KELUAR DARI KELAS SAYA!!!!!!!!!!!!!" teriakan Asuma menggelegar diseluruh penjuru kelas itu

"KYAAAAAAAAAAA~" Sakuralangsung lari keluar kelas tanpa pikir panjang dengan terbirit birit

"WHAHAHHAHA…HAHAHA…" Anak anak lain yang ada di kelas itu menertawakan Sakurayang lari terbirit birit saking takutnya

"BERHENTI!!!!!!!!!!!!!!!!!" tereak Asuma sensei sambil mengobralkan hujan lokalnya –ih jijay-. Anak anak spontan diam dan suasana pun kembali sepi

"Ekhem! Oke! Buka buku peket kalian halaman 71!" perintah Asuma yang udah kembali tenang dengan nada biasa.

Sakuramasih lari terbirit birit dengan tenaga yang masih dimiliki karena masih shock dengan kejadian yang menimpannya.

"Gila tuh sensei! Killer banget! Hiey~" Sakurabergidik ngeri

"Tapi kok dia kenal aku?" pikirnya narsis

"Ah~ what ever! Emang gue pikiran, eh iya jam berapa nih?" pikir saku langsung melihat jam tangannya. Dia diem sebentar. Dalam hitungan 1… 2… 3…

"WHAT!!!!!!!!!!!!!" Sakuralari lagi karena udah telat masuk kelas.

"Gawat, sekarang kan kelasnya Anko-sensei" pikirnya masih sambil berlari menuju kelasnya

Sakuramembuka pintu ruangan kelasnya. Anko-sensei yang sedang menulis dipapan tulispun berhenti dan memandang Sakurabegitu juga dengan anak anak yang lain

"Darimana kau?" Tanya anko-sensei dingin

"An…oooo.."

"Palingan abis jualan tuh! Jual diri kali! Hahaha…." Ino memotong, disambut tawa dari seluruh anak yang ada di kelas itu.

"Diam kau ino!" perintah anko-sensei yang membuat ino dan yang lain bungkam

"Haaah~ kau tau kan peraturan di dalam kelas saya?" Tanya anko sambil menambahkan helaan napas panjang sebelumnya dengan nada dingin tentunya.

"Iya sensei! Kalo begitu saya permisi!" kata Sakurasopan walaupun raut wajahnya sedih. Akhirnya Sakurapergi menuju kantin. Sakuraduduk lesu disalah satu meja kantin yang masih sepi,dengan wajahnya yang menempel di atas meja.

Kelas Sasuke sungguh sepi, tidak ada yang berbicara semua murid dikelas itu sedang mencatat. Tapi tidak dengan Sasuke, dia terlalu malas untuk itu. Lagian untuk apa dia mencatat itu, bahkan dia sudah hafal semua hal itu di luar kepala -narsisnya-.

Baru beberapa puluh menit kelas dimulai. Sasuke sudah akan mau beranjak dari tempatnya menuju keluar dengan tas dipunggungnya

"Mau kemana?" Tanya asuma

"Toilet!" jawab Sasuke singkat

"Apa ke toilet harus membawa tas?" Tanya asuma lagi. Sasuke mendelik kesal

"Kenapa kau tidak urusi urusan anda saja? sensei?" kata Sasuke tajam dan langsung pergi dari tempat itu tanpa berbicara apa apa lagi, tak memperdulikan asuma yang jengkel.

Asuma sebenarnya tidak menyukai sifat Sasuke yang seenaknya sendiri itu, namun apa boleh buat. Dia adalah anak dari salah satu pemilik yayasan universitas KU ini, tempat dimana dia bekerja sekarang. Sebenarnya juga asuma tidak takut dengan hal itu, tapi tetap saja dia tak bisa melakukan apa apa karena selain anak pemilik yayasan, Sasuke juga salah satu murid yang pintar, -setelah Shikamaru loh!-.

"Haaaaah~" asuma munghembuskan napas panjang, pasrah!

Sasuke PoV

Namaku Sasuke Uchiha, anak laki laki ke dua dari keluarga UCHIHA, mungkin kalian pikir aku ini 'sempurna'. Aku memang memiliki segalanya, wajah yang tampan, otak yang jenius, badan yang atletis, dan juga kehidupan ekonomi yang berkecukupan atau-mungkin bisa dibilang berlebihan, ingat! Aku ini anak pemilik yayasan!. Apa lagi yang tidak aku miliki? Bukankah semua hal yang diinginkan orang pada umumnya ada padaku?

Tapi satu yang harus kalian ketahui Tuhan itu adil, tak ada manusia yang 'sempurna', terutama aku ini. Aku memang mempunyai hal hal yang-mungkin tak dimiliki oleh orang lain pada umumnya, tapi aku juga tak memiliki hal yang-mungkin orang lain punya. Kebahagiaan!! itulah hal yang tak kumiliki sebagai manusia. Namun setelah gadis itu datang, entah kenapa aku merasa akan ada sesuatu! Tapi apa? …. Arghhhh!!!

Sasuke PoV end

Sasuke berjalan terus masih dengan pikiran pikirannya, sampai ujung mata onyx miliknya menangkap sesosok manusia dengan rambut pink tengah duduk disalah satu meja kantin yang masih sepi dengan wajah yang menempel pada permukaan meja.

"Anak itu… sedang apa?" pikir Sasuke menaikkan sebelah alisnya, Karena penasaran dia akhirnya menghampiri sosok itu dengan kedua tangan berada di dalam saku. berjalan santai seperti biasa.

"Ngapain loe?" Tanya Sasuke sambil duduk di kursi tepat di depan sakura

Sakuramendongakkan kepalanya sebentar, dan kembali menempelkan wajahnya di atas meja.

"Kau belum minta maaf, ayam!" kata Sakuralesu

"…." Sasuke diam

"Gue ga mau bicara ama loe, sebelum loe minta maaf!" kata Sakuralagi -masih- lesu. 'ribet' pikir Sasuke karena memang ga ada yang perlu dia tau akhirnya dia pergi, mau ditaruh dimana harga diri seorang Uchiha kalo dia minta maaf dengan gampang huh~, Sakurayang menyadari hal itu segera mencegat Sasuke

"Mau kemana loe? loe belum minta maaf!" kata Sakurasambil menghadang jalan Sasuke, semangatnya sudah mulai kembali

"Huh~ apa sih hak loe nyuruh gue?" kata Sasuke lagi, Sakuratak bergeming hanya deathglare yang ia keluarkan

"Gue gak takut ma deathglare loe!" kata Sasuke dengan santainya

Mendengar itu Sakuramembetulkan posisi duduknya dan tersenyum semangat

"Nah gitu donk! iya, gue puas! Banget! Haha…" kata Sakuracengengesan gaje

"Kenapa sih nih anak?" pikir Sasuke keningnya berkerut

"Ngapain loe disini?" Tanya Sasuke akhirnya, Sakurabalik lemes lagi

"Bukan gue yang mau tau! Gue…. ga boleh masuk kelas! Huh~" kata sakura, sekarang dagunya yang nempel sama meja

"Hn…"

"Loe sendiri ngapain disini?" Tanya Sakurasambil niup niupin poninya yang cukup panjang itu

"Bosen dikelas!" jawab Sasuke singkat

"Hah~ enak banget jadi elo, kalo gue sih sekali bolos aja, beasiswa bisa terancam!" keluh sakura, Sasuke terhenyak ngedenger hal itu "dia….".

"Eh iya! Nama loe siapa?" Tanya Sakurayang udah balik semangat lagi

"Sasuke, Uchiha Sasuke!" jawab Sasuke datar

"Oh Sasuke, kenalin! gue sakura, haruno sakura!" kata Sakuramengulurkan tangannya, disambut uluran tangan Sasuke

Mereka terus ngobrol ngalor ngidul, tapi cuma Sakurayang nyerocos sih. Sasuke cuman dengerin sambil sesekali jawab kalo ditanya itu juga cuma sama kata – kata pendek (kayak gitu disebut ngobrol?).

'Kriuuuukkk' perut Sasuke bunyi

"Bunyi apa tuh? " Tanya SakuraHERAN????

*TBC*

Cuma satu yang mau aku pinta!

Banyak juga ga apa apa deng! Hhe*

*Review*

Ya?