Warning: OOCness, Gajeness, abalness, bashing chara, non AU fic
Summary: Disaat jutsu-jutsu andalan para chara di anime Naruto dipergunakan untuk hal-hal yang tidak penting dan menjadi jutsu yang tidak berguna…
Disclaimer
Naruto © Masashi Kishimoto
Useless Jutsu © Kue
Chapter 2 : Kugutsu
"Sasori-nii, sudah lama juga ya kita tidak ber-JJS ria seperti ini." kata Kankurou yang berjalan di sebelah Sasori.
"Hn," yang diajak bicara hanya menjawab singkat. Ga niat ngomong emang.
Mereka berdua berjalan beriringan. Kankurou sedang asik menikmati pemandangan bunga sakura yang serba pink di Konoha. Saat ini mereka memang sedang ada di Konoha. Alasannya karena Konoha sedang musim semi, jadi mereka ingin melihat bunga sakura dalam jarak dekat. Lebay ga sih? Bilang aja Suna lagi panas-panasnya, jadi mereka bisa mengungsi sementara ke Konoha. =.=
Saat sedang enak berjalan, tiba-tiba ada seorang anak kecil yang menabrak Kankurou sampai terjatuh. Dan anak itu menangis.
"O.. oi! Sasori-nii, bagaimana ini?" tanya Kankurou panic. Mana di sekitar situ tidak ada tanda-tanda keberadaan orang tua dari bocah yang menabrak Kankurou tadi. Sementara si bocah tetep nangis.
"Kenapa tanya aku?" Sasori malah balik nanya. Gimana sih?
Kankurou yang kehabisan akal akhirnya mengeluarkan Kugutsunya dan memainkannya di depan bocah itu. Niatnya sih biar tangisan si bocah berhenti, tapi kok malah tambah kenceng?
"Bodoh! Dimana-mana, anak kecil kalau lihat boneka menyeramkan seperti itu yang ada malah tambah nangis, baka!" semprot Sasori. "Kugutsu-mu itu sama sekali ga ada lucunya tau," tambah Sasori yang dengan sukses membuat Kankurou pundung di punggung Kugutsunya. Muka kugutsunya aja aneh gitu, apalagi muka tuannya.
Akhirnya Sasori turun tangan. Dia mengeluarkan sebuah kugutsu yang bentuknya ga jauh sama Barbie. Mengingat koleksi Kugutsu Sasori segudang. Dan tanpa disangka saudara-saudara, tangisan si bocah berhenti seketika. Sasori kemudian memainkan Kugutsunya, bak dalang yang memainkan wayangnya.
Kankurou yang melihatnya langsung terpukau. Kemudian sebuah ide terbesit di kepalanya.
-
-
Dua hari berikutnya, Kankurou dan Sasori melakukan kegiatan yang sama. Berjalan-jalan di sekitar taman di Konoha yang masih banyak Saukra yang bermekaran. Kankurou berjalan dengan wajah tenang. Sementara Sasori, dia melihat-lihat 'pemandangan' para gadis-gadis Konoha.
Dan tidak disangka-sangka, anak yang kemarin menabrak Kankurou sampai menangis, kali ini menabraknya lagi. Dan tentu saja sampai menangis.
Kini Kankurou tidak lagi gelagapan menghadapi anak itu, dia senyum-senyum gaje pada Sasori yang ditanggapi dengan death glare Sasori yang seakan mengatakan 'lo naksir gue, gue jadiin kugutsu lo!' Kankurou yang sadar, langsung memalingkan mukanya. Dia mnegeluarkan Kuroarinya. Dan jeng jeng jeng jeeng! Sasori dengan sukses dibuat cengok oleh metamorfosa baru Kuroari milik Kankurou.
Dan dapat dipastikan anak yang menangis itu berhenti juga nangisnya. Pendapat saya, mungkin dia berhenti nangis karena lihat Sasori, bukan Kuroari milik Kankurou. Kankurou yang tidak tahu, merasa bangga karena bisa menghentikan tangisan sang bocah.
Sasori masih begidik ngeri lihat Kuroari 'baru.' Dengan wig tebal berwarna ngejreng, PINK! Oh My Gosh! Lalu dandanan menor, belum lagi bajunya. Sasori benar-benar kepingin muntah untuk saat ini.
-
Saatnya mereka pulang ke Suna. Tanpa disangka-sangka, di tengah perjalanan mereka dihadang oleh gerombolan perampok. Yah, mereka pun santai saja. Mana mungkin mereka bisa kalah sama perampok?
"Kankurou, kau tangani ini. Kami duluan," perintah Gaara. Dia langsung melesat meninggalkan Kankurou sendiri, sementara Sasori dan Temari pergi menyusul Gaara. 'Tega banget tuh anak. Gue jadi ga bisa ngebantah kan perintah Kazekage. Cih!' batin Kankurou. Dan dengan amat sangat terpaksa, ia meladeni sekawanan perampok itu.
Ia mengeluarkan Kuroarinya untuk menyerang. Namun tanpa disangka, penampilan Kuroari berubah, begitu pula dengan senjatanya. Kankurou cengok, perampok sweatdrop. Niatnya si ngeluarin pisau dari tangan kirinya Kuroari, tapi kenapa yang keluar malah SISIR? Terus, niat ngeluarin kunai dari tangan kanannya Kuroari, kenapa yang keluar malah BEDAK?
Ternyata bukan hanya penampilan luarnya saja yang dipermak oleh Kankurou. Tapi bagian senjata pun ia ganti. Dan langsung saja Kankurou dikeroyok oleh sekawanan perampok itu. Malang sekali.
Kesimpulan: Janganlah kau mengubah Kugutsumu menjadi 'Barbie,' kecuali kau memang maniak seperti Sasori.
OWARI
Fufufufu. Ternyata lumayan asik menistai Kankurou seperti ini. Muahahahaha!
Terima kasih banyak buat yang sudah menyempatkan diri mereview, buat yang Cuma baca tapi ga review *ngacungin parang*. Buat yang nge-fave juga makasih *peluk-peluk readers*
REVIEW? *ngejilat pisau berlumuran darah*
