[Chapter 2-A: Souji and Lucifer Call]

Belum ada seorangpun yang tahu kalau Chloe mendarat di kamar Souji. Hanya Nanako dan Souji sendiri yang menyimpan rahasia itu rapat-rapat. Karena umur Chloe lebih muda daripada Souji, ia duduk di kelas 2. Sementara Souji menjadi senior di kelas 3, duduk di kelas 3-2 dengan wali kelas Kashiwagi dan berada di dekat Yosuke, Chie dan Yukiko.

Souji kadang cemas juga, dan sering melihat HP kalo kalo ada SMS dari Chloe. Mungkin Chloe belum terbiasa ada di Inaba, pikir Souji.

Sekarang sudah waktunya pulang sekolah…

Yang ajaibnya, Chloe punya HP darimana yah? *Author dikutuk Chloe*

Yosuke: Yo, bro! Met dateng di Inaba lagi yo!

Souji: Yoy, Yosuke~

Yosuke: Kenapa wali kelas kita Kashiwagi lagi sih?

Chie: Mang lu mau kalo wali kelas kita Kunti Reaper?

Yosuke: Sapa tuh?

Chie: King Moron Bangkit Dari Kubur…

Yosuke: …Ogah, ntar di Inaba ada kasus "King Moron dan para pengikut memerintah Inaba". Itu gak lucu, Satonaka-san.

Yukiko: Snrk…hahahahahahahahaha…

Yosuke: Se—Sejak kapan kau ada disitu, Amagi-san?!

Yukiko: Kunti Reaper…hihihi…King Moron jadi Presiden Inaba…hahahaha

Souji: Hnggg… btw, katanya guru kelasnya Kanji guru baru ya?

Yosuke: Yup, guru math. Cewek sih, umurnya juga ga jauh-jauh amat ama kita. Katanya sih dia magang sementara, umurnya sekitar 20-21 tahunan…

Chie: Kalo soal cewek lu lengkap ya, Hanamura…

Yosuke: Ah, ahahahah…itu hanya catatan pribadi…

*GRAAAAKKK*

Pintu kelas tergeser terbuka, Naoto, Kanji, Rise dan Chloe masuk ke dalam kelas 3-2.

Rise: Senpai!! Aku kangeeen~ *meluk tangan Souji*

Naoto: Ng, selamat sore…

Kanji: Yo, senpai! ^^

Chloe: …Hai.

Yosuke: Itu siapa, Naoto-kun?

Naoto: Oh, ini teman sebangku-ku. Anak pindahan baru, namanya Chloe Hartzog.

Yukiko: Chloe? Dia dari luar negeri?

Chloe: …Aku datang dari Al-Revis…

Chie: Al-Revis? Tempat yang pernah dipakai untuk shooting film Kung-Fu?

Chloe: Entahlah…*death grins*

Yosuke: Namamu…Kuro-chan?

Chloe: Chloe, dan tolong jangan panggil aku dengan sebutan "Kuro"…

Souji: …

Naoto: Ini Yosuke-senpai, Satonaka-senpai, Yukiko-senpai dan Souji-senpai.

Chloe: *bow*

Yukiko: …Gimana guru barumu, Kanji-kun?

Kanji: Hmmm…kalo dalam bahasa Hanamura-senpai mungkin bisa dibilang…seksi.

Yosuke: WTF?! APA KATAMU?!

Kanji: Yaah…, banyak yang bilang dia ramping, gaya jalannya elegan dan…to hell about that shit…

Yosuke: Tukeran sama Kashiwagi dong!! *mata berkaca-kaca* T_T

Kanji: *sigh* Dasar senpai…

All: *laugh*

Rise: Oh iya, Chloe-chan. Gimana kalo kita semua jalan bareng ke Junes?

Chloe: Junes?

Rise: Supermarket dekat sini, traktir yah, Yosuke-senpai?

Yosuke: Oh, umm, oke…

Chie: STEAK!!! ^0^

Yosuke: Argh…cukup soal steak-mu!!

Souji tetap diam saja mengenai Chloe, mereka semua pun menuju Junes…

Junes Foodcourt, at usual place.

Ada Teddie dengan kostum-nya disana, sedang membagikan balon untuk anak-anak.

Teddie: Yo-ho~ ada Sensei!!

Souji: Hai, Teddie ^^

Yosuke: Chloe-chan, ini Teddie, mascot Junes.

Chloe: …Animal Suit Man…

Teddie: Hai hai hai gadis manis~ aku Teddie!

Chloe: Kau mengingatkanku pada seseorang…, yah, temanku—bukan, tepatnya hanya orang buangan di Workshop-ku.

Souji: Hm? Siapa?

Chloe: Namanya Goto, dia memakai kostum beruang (?) juga.

Teddie: Hooo~ Apa dia se-charming aku?? O.O

Chloe: …Lebih tepatnya, sama-sama menjijikkan…

Teddie: *down*

Yukiko: *chuckle* Kasihan Teddie…

Chie: Nah, Hanamura! Steak~ S-T-E-A-K!!

Yosuke: I, iya iya! Kanji, temani aku untuk bawa minuman!!

Kanji: Eh?? Kok aku?!

Yosuke: Sudahlah, ayo cepat!

Yosuke dan Kanji meninggalkan Souji cs, Teddie menuju rombongan anak-anak, Chie melihat-lihat mesin minuman. Tinggal Rise, Naoto, Yukiko, Souji dan Chloe di atas meja.

Yukiko: Kacamata-mu bening banget yah.

Chloe: Masa' sih? Padahal aku biasanya ada didepan kuali berasap berjam-jam…

Naoto: Kuali? Kau jualan soto kuali??? O_O

Chloe: Ng-nggak, aku seorang Alchemist…

Rise: Alchemist?

Chloe: Yah, ahli alkimia. Tapi aku masih belajar…

Yukiko: Berarti dia jago di pelajaran Kimia!

Rise: Wooow…ntar kalo ada PR, aku nyontek ya…

Yukiko: *chuckle* Dasar.

Naoto: Umurmu berapa?

Chloe: Umm…15?

All: HAAAAAAAAH?!

Souji: 15 kan baru…tamat SMP?!

Naoto: Kok bisa langsung kelas 2 SMU?!?

Chloe: Kupikir cuma beruntung…

Rise: Woaah~ ada kouhai baru sekarang _

Souji: He, hebaaat…Ga nyangka gw…

Yukiko: Chloe-chan hebat~ *thumbs up*

Chloe: Ma, maaf. Aku mau ke toilet, disebelah mana ya…?

Naoto: Lurus, belok kanan.

Chloe: Ah, umm, permisi…

Yukiko: Dia imut juga yah, dengan seragam sailor hitam itu ^_^

Rise: Entah kenapa, ia terlalu cocok dengan warna hitam…

Naoto: Yah, mungkin aja dia Dark Magician… o.o

Sementara itu, Chloe yang baru dari toilet.

Di depan persimpangan toilet pria dan wanita, ia bertemu dengan seorang perempuan berambut biru yang tampak kebingungan.

???: Ah…

Chloe: ? Ada apa?

???: Ti, tidak apa-apa. Aku cuma sedang mencari seseorang…

Chloe: Oh…

???: Tapi…bisa tolong kau simpan pistol ini baik-baik?

Chloe: …Kok aku?

???: Mungkin saja nanti akan berguna…, nah, aku permisi dulu. Aku mau cari ke dalam Supermarket…

Orang itu berlari ke dalam supermarket, sementara ia diam dan melihat pistol yang baru saja diberikan orang itu padanya. Warnanya agak keperakan, tapi berkilau seperti sebuah cermin, memantulkan wajah Chloe yang berekspresi gelap.

Ia menyimpan pistol tersebut di tasnya dan kembali ke Foodcourt.

Kanji: Hm? Mana Chloe tadi?

Rise: Sedang di toilet, kamu mau ngintip ya? Dasar lolicon…

Kanji: HAH?! LOLI?! DIA KAN SATU ANGKATAN SAMA KITA?

Chie: Jadi kamu benar2 mau ngintipin dia?

Kanji: Ya nggak lah!! Aku masih suci (?), tau! o.O

Naoto: Umur Chloe-chan baru 15 tahun, Kanji-kun.

Kanji: Kan cuma beda setahun!

Chie: Tetep aja kamu itu KETAUAN MAU NGINTIP!!

Yosuke: Wah, wah…ternyata preman kita ini selain suka jahit, juga lolicon…

Yukiko: Benarkah itu, Kanji-kun…?

Kanji: Hoi, hoi!! Aku kan ga maksud apa-apa sama gadis hitam itu!

Chloe: Apa maksudmu hitam, Tatsumi-san?

Kanji: WHOA!! SE—SEJAK KAPAN KAU…?!

Chloe: Dari dialog "Kanji-kun lolicon"

Souji: Tidak ada yang mengucapkan dialog itu, Chloe…

Chie: Anyway, kembali ke Steak!

Yosuke: Bisakah kau diam soal Steak?!

Sore itu berlalu, dengan kenangan seperti remaja umumnya. Makan bareng, hangout, bercanda gaje, dsb. Malam pun hampir tiba di Inaba, Chloe, Souji, Kanji dan Yukiko pulang bareng melewati jalan yang sama.

Souji: Tumben nggak pulang bareng Satonaka, Amagi.

Yukiko: Dia kan udah pacaran sama Hanamura…

Souji: EEEEEEH?!

Kanji: …

Yukiko: Dan aku udah jadian sama Kanji-kun *meluk lengan kanji*

Kanji: A—Amagi-senpai! *blush*

Souji dan Chloe: ………………………………………Haah..? Kok bisa…?

Souji: Rise pulang sama Naoto yah tadi, mereka aja yang ngejomblo berarti...

Kanji: Nah, senpai. Kita pisah jalan disini, sampai besok! *still blushing*

Souji pun pulang…, dengan Chloe berjalan disampingnya.

Chloe: Menurutku, sekolah begini cukup menyenangkan...

Souji: O, oh ya? Baguslah kalau kamu suka.

Chloe: Walaupun aku belum terbiasa dengan seragam aneh ini…*sigh*

Souji: *smiled* Tenang aja, ntar juga kebiasa.

Chloe: Apa aku tidak punya jalan kembali ke dunia-ku…?

Souji: Aku sendiri tidak tau itu dimana… =_____=

Chloe: …Ya sudahlah…

Ada yang aneh disini, entah kenapa warna langit yang jingga berubah menjadi hijau gelap nan kelam, jalan-jalan dipenuhi bercak darah dan kehadiran orang-orang tergantikan oleh peti mati hitam yang tengah ada disana-sini kota.

Souji: …What the…?!

Chloe: Souji-san, apa kita masuk ke dunia lain lagi…?

Souji: I, ini masih Inaba, kok! Kita ada di depan Chinese Restaurant Aiya…

Chloe: Tapi kok suasananya keren begini?

Souji: Keren? Gelap gini??

Chloe: …Disana ada orang… *nunjuk Yomenaido Bookstore*

Souji: Ayo kesana! *megang tangan Chloe terus lari kabur*

Chloe: Ulri—maksudku, Souji-san…jangan tarik aku…

Yomenaido Bookstore, outskirt.

Ada orang disana, berdiri tegak seperti biasa dan membaca majalah yang ada di etalase.

???: Ternyata kalian berdua Persona-user ya?

Souji: Kau kan…Arisato-san!

Minato: Yup…, dan kau, Seta Souji, Persona-user…

Souji: Kok bisa tau?

Minato: Karena dalam waktu ini…, hanya Persona-user yang bisa bergerak bebas dari peti mati mereka.

Souji: Jadi…Chloe juga?!

Chloe: …?

Minato: Tapi sayangnya, Persona milikku hilang. Jadi bila kalian bertemu shadows, kalian harus bertarung sendiri, oke? ^^ *pergi meninggalkan mereka*

Souji: TUNGGU, ARISATO-SAN! Sebenarnya apa yang terjadi?!

Minato: …Dimensi di tempat bernama Magatsu Inaba terhubung dengan dunia lain bernama Akarana Corridor, koridor waktu. Karena itu, waktu di tempat ini menjadi tidak stabil dan kadang menimbulkan Dark Hour seperti ini. Itu saja jawaban dariku… *pergi meninggalkan mereka*

Souji: Ah—HEI!!

Minato: Oh iya, gadis hitam dibelakang…, pakailah pistol tadi kalau perlu…

Souji: …?

Chloe: Souji-san…, dibelakang kita ada… *narik kerah baju Souji*

Tepat dibelakang mereka ada 2 Shadows bersiap memakan mereka!

Souji: tch…, minggir Chloe!

Chloe: …

Souji: …Persona!! *summoned Izanagi Ookami*

*BATTLE BEGIN!*

BGM: Reach Out to The Truth

Dungeon: Dark Hour [Central Shopping District]

Souji: Izanagi, Megidolaon!!

*missed*

Souji: Hah…?

*shadow slash Souji*

*Souji knocked down*

Souji: UAAAAAAGH!!

Chloe: …*diam aja, buku sihirnya ketinggalan dirumah Dojima*

Shadows: Grrr…

Souji: Si—sial…! Kok bisa 'missed'?!

Shadows: …I seek…Lucifer power!!...

Souji: Gh…menjauh dariku, shadows!! *cast Megidolaon*

Shadows: …Percuma…yang kucari…cuma Lucifer…

"Gadis hitam, pakailah pistol itu…"

Alih-alih mendengar ucapan Minato barusan, Chloe mengeluarkan pistol yang diserahkan gadis itu dari tasnya, dan mengarahkan moncong pistol itu ke pelipisnya sendiri. Souji pun hanya speechless.

Souji: Kau bawa pistol?! O_O

Chloe: …Hei shadows bodoh, yang kau cari itu Lucifer kan?

Shadows: …Yes…

Chloe: *evil chuckle* Hehehe…AHAHAHAHAHA!!

Souji: *merinding* C-Chloe! Nggak usah gitu deh! Lu udah serem, jangan tambah serem lagi!! T_T

Dark Aura Chloe pun keluar…

Tampaknya terlalu mengerikan untuk dibayangkan o.o

Chloe: Ini hari burukmu, karena aku akan memanggil Lucifer!!

Souji: …HEEE?!

Chloe: Persona!!!

Chloe menembak pistol tersebut, dibalik selubung aura gelapnya, muncul sosok lain dalam bentuk raksasa. Auranya juga lumayan sama dengan Chloe, penuh dendam dan amarah.

Chloe: *evil laugh* HYAHAHAHAHA…AKHIRNYA SUKSES MANGGIL LUCIFER!!! HAHHAHAHAHA!

Souji: What the F—F—Fruit?! I—Itu Lucifer?! Gede banget dah…

Shadows: *masang ekspresi cute biar gak diserang*

Chloe: Tamatlah riwayatmu! HAHHAHAHAHAHA!

Souji: Chloe, jangan ketawa mulu, kayak mak lampir yang baru nyantet tau…

Chloe: *ngambil buku seadanya di Yomenaido* Let the battle begin…!

*BATTLE BEGIN* [again?]

BGM: My Silly Days instrumental

Turn 1: Shadows, Turn 2: Chloe Hartzog.

Shadows: *Full Guard*

Chloe: Ternyata kau menyerah ya…kufufufufufufu…

Shadows: Mamiii~ eike takuuuut~

Chloe: …Lucifer, Mamudoon.

Shadows: NOOOOOOOOOOO!!!

Di waktu yang sama, Rise dan Naoto yang merasakan keanehan kota pun ngumpul dengan Kanji dan Yukiko di depan Tatsumi Textile.

Rise: *gasp*

Naoto: Kenapa lagi, Rise-chan?

Rise: Aku merasakan aura kegelapan dari arah Yomenaido Bookstore, tepat di depan Marukyu juga ada Senpai…

Kanji: Ayo kesana!! *lari bareng Naoto dan Rise*

Yukiko: *sigh* Kenapa tiap mo kencan ama Kanji ada masalah ya? Kemaren pipa air Inaba bocor, 2 minggu lalu tiba-tiba hujan badai…*sigh*

Rise dkk tiba di Marukyu, tapi apa yang mereka lihat?

Souji hanya berlutut disana dan jawsdrop, sementara Chloe lagi asyik mencabik-cabik shadows yang tadi.

Rise: Anoo…, senpai?

Souji: Ah, halo…

Naoto: Chloe-chan Persona-user juga?!

Souji: Bahkan dia lebih kuat dari aku… T_T

Kanji: Wow…seblok shadows dibantai…

[SFX: BAGH, BUGH, KROMPYANG, JDUEER, KLONTANG, DUGH]

Yukiko: …Ini aura serem yang tadi kau deteksi, Rise-chan?

Rise: Yup, nggak salah lagi.

Yukiko: Lebih serem dari Suster Keramas…

Naoto: …

Kanji: …

Chloe: *evil grins* Hmhmhm…kembalilah, Lucifer…

All: *keep silent*

Chloe kembali ke hadapan mereka semua dengan senyum lebar yang jauh menyeramkan daripada ngeliat muka Sadako 100 kali…

Chloe: *smiles* Hai semua ^^

All: *lesu* Haaaiii…

Chloe: Ayo kembali ke rumah masing-masing.

All: Iya…

Tiba-tiba langit kembali seperti semula pada saat itu, Souji dan Chloe pulang ke kediaman Dojima bareng, walaupun Souji masih speechless akibat sikap Chloe yang lebih gila dari iblis dan dewa kematian barusan.

Nanako: Ah, selamat datang~

Souji dan Chloe: Kami pulaaaang!!

Nanako: Ada apa nii-san? Kok lesu?

Souji: Ng, nggak apa-apa kok.

Chloe: Kalau begitu, hari ini biar aku yang masak setelah ganti baju…

Souji: Eh?

Chloe: Ada lauk apa saja, Dojima-chan?

Nanako: Lihat aja di kulkas, nee-san.

Chloe: …Nah, nah. Souji-san mandi aja gih, Nanako nonton TV aja yah?

All: Oke~

Dinner time, Dojima Residence.

Souji yang habis mandi mencium wangi masakan di ruang tamu.

Nanako: Masakan apa ini, nee-san?

Chloe: Ini? Spicy Pepper Pasta.

Souji: Entah kenapa, beda sama yang tadi gw bayangin…

Chloe: Silahkan dicoba…

Souji: …Nanako, aku aja yang coba duluan!

Nanako: ? Ya udah deh.

Souji: *ngambil sesendok* …?!

Chloe: Gimana? Cocok dilidahmu kan, Souji-san?

Souji: I, iya, aku suka yang rasa begini…Manis, tapi agak asin.

Chloe: Bagusalah kalo gitu *smiled*

Nanako: Enak banget, nee-san ^^

Chloe: Ehehe, aku udah biasa masak untuk sahabat baikku. ^^

Souji: Oh, siapa? Goto yang kau ceritakan tadi sore?

Chloe: Enak aja kau! Namanya Ulrika Myberg.

Souji: Ulrika…Myberg?

Chloe: Dia emang penggangguku dari kecil, tapi ia tak tergantikan…

Nanako: Sepertinya sahabat nee-san baik.

Chloe: …Tapi jangan bilang2 ini kalo ketemu dia, ya! -_- Ntar dia ge-er.

Souji: Iya deh, boleh aku minta tambah lagi?

Chloe: Boleh, masih ada ½ panci…

Souji: Thanks… ^_^

Dan, hari itu pun berlalu dengan ketakutan besar Souji terhadap Chloe. Walaupun di dalam hatinya ia kagum pada Chloe. *Author ditabok Souji*

Tapi jauh di otak Souji, cowok itu terus memikirkan soal Minato Arisato, persona-user aneh yang menjejakkan kakinya di Inaba…