[Chapter 2-B: Souji and Mirror Wall]
Kehidupan Seta Souji kembali berubah 180 derajat setelah Chloe Hartzog, Alchemist yang datang dari suatu dimensi, hadir di hadapannya. Chloe memang tampak sebagai kutu buku yang memakai kacamata jadul bulat, tetapi ia tak tertandingi kegilaannya kalau sudah tentang 'kegelapan'.
Chloe hidup sebagai anggota tambahan keluarga Dojima saat ini, ia tak tahu jalan pulang menuju dunianya. Tetapi, menurut persona-user misterius, Minato Arisato, ada sebuah dimensi di dekat Magatsu Inaba yang terhubung ke tempat bernama Akarana Corridor.
Souji: Aku harus memberi tahu yang lain soal Akarana Corridor…
Nanako: Nii-san? Ini roti bagianmu.
Souji: Oh, thx…Mana Chloe?
Nanako: Nee-san sudah berangkat pagi duluan. Katanya ia mau ke perpustakaan.
Souji: Oh, gitu. Aku berangkat juga ya, Nanako~
Nanako: Hati-hati dijalan, nii-san!!
Samegawa River…
Ada Yukiko dan seseorang berjas hitam disana.
Yukiko: Ah…, Souji-kun.
Souji: Itu siapa, Amagi?
Yukiko: Ngg…namanya Akihiko Sanada-san. Ia menanyaiku arah ke Amagi Inn…
Aki: …Maaf, kau mau ke sekolah dengan pacarmu yah? Aku permisi…
Yukiko: *blush* Ng—NGGAK KOK!!
Souji: …Amagi, aku duluan yah. Kau antar aja dulu Sanada-san. ^^ *kabur*
Yukiko: *sigh* Ayo ke Amagi Inn, Sanada-san…
Aki: …Ada hal lain yang mau kutanyakan…
Yukiko: Eh…?
Yasogami High School, 2nd Floor Library.
[BGM: Your Affection]
Chloe ada disana, bersama dengan Naoto.
Naoto: Oh, pagi, senpai…
Souji: Iya, pagi~
Chloe: …selamat pagi…
Souji: Lagi pada apa disini?
Naoto: Chloe-chan mencari buku tentang kimia. Kau mau ikut carikan?
Souji: Baiklah~ toh ga ada kerjaan…
Chloe mencari ke rak tengah, sementara Naoto dan Souji berada di rak ujung belakang.
Naoto: …"To be close with Incantation" Menurut senpai ini cocok?
Souji: Ambil aja…hmmm? "Demonic Incantation: Death Guaranteed"
Naoto: Se—Sebaiknya itu jangan diambil untuk Chloe-chan…
Souji: Ah, soal kemarin juga yah, hahahaha… *tawa maksa*
Naoto: Yup…, kalo ini… "Cute Incantation by Pamela-sama"?
Souji: Oke, 2 buku aja deh. Chloe~ gimana denganmu?
Chloe: Di atas rak buku ini, Souji-san…
Naoto dan Souji melihat arah atas, Chloe duduk disana, pakaian sailor hitamnya tertutup karena ditumpuk banyak sekali buku-buku yang tergolong aneh dan unik. Ia tampak membuka kacamata bulatnya yang jadul *author dikutuk Chloe*
Chloe tampak manis tanpa kacamatanya…itu menurut bayangan Souji.
Chloe: Sebaiknya kalian juga ikut baca-baca, sedikit membuang waktu lah…
Chloe mendapati sebuah buku bersampul kulit yang sudah lusuh dimakan usia diantara tumpukan buku-buku yang diambilnya. Sampul tersebut sudah agak mengelupas, di dalamnya terdapat sebuah sampul biru. Chloe pun membuka buku tersebut, dan mulai membacanya.
Igor: Welcome…to the Velvet Room…
Suasana tengah berganti, sekarang tampak hamparan buku lain dihadapannya, ada seorang pria berhidung bengkok yang tampak bungkuk, duduk di atas hamparan buku tersebut. Semua penggemar Persona series pasti mengenalnya. Ialah Igor, pemilik mutlak dan pemberi 'kontrak' di Velvet Room bersama satu asisten yang pasti selalu ada di sampingnya. Kini, Igor memakai jas hitam biasa, serta sebuah kacamata baca. (WTF?! Igor pake kacamata???)
Chloe: …Eh?
Igor: Hmhm…tamu yang aneh…, bisa kubilang. Kau datang dari negeri yang sangat jauh dan melintasi berbagai dimensi yang tak terhitung jumlahnya…
Chloe: Kenapa aku ada disini…? Apa ini perpustakaan milikmu?
Igor: *chuckle* Yah, selamat datang di perpustakaan Velvet Room. Kau kesini karena kau telah menandatangani kontrak yang ada…
Chloe: …Yang kulakukan hanya menyentuh buku ini…
Igor: Aah…itu adalah Raden Bookmark milik kakak dari asistenku yang akan membimbingmu sekarang…, benar, Theodore?
Theodore: Ada apa, master? *muncul dari suatu tempat(?)*
Igor: Ini adalah tamu baru disini, Chloe Hartzog-san.
Theodore: Oh…okee…? Jadi dia dipanggil oleh Lucifer? Hmhm… *meneliti*
Chloe: ??????
Igor: Sebaiknya aku permisi dulu… *menghilang*
Theodore: Nah, maaf sudah memanggilmu dengan cara yang mengagetkan. Aku sangat tertarik dengan kau yang dapat mengendalikan Lucifer dengan sangat…menawan.
Chloe: Begitukah…?
Theodore: Maaf kalau aku terlalu aneh. Aku baru saja kehilangan guest-ku…
Chloe: …Kalau begitu, bisa aku permisi? Aku masih ada kelas di dunia sana…
Theodore: Ah—umm—baiklah…, coba tutup matamu sebentar dan…
Naoto: Chloe-chan?
Chloe: …Hmmm?
Souji: Kau terlalu serius yah? Btw bentar lagi kelas mulai loh. Balik yu—
*GRAAAAAAAAAAAAAK*
Pintu perpus dibanting keras ke arah kanan, Yosuke dan Chie masuk kedalam, tergesa-gesa.
Yosuke: Souji ada disini?!
Souji: I, iya hadir buuu!!!
Yosuke: Siapa yang ibu-mu hah?! =_=
Chie: Yukiko…Yukiko menghilang!!
All: WHAT THE?!
Chie: Telponnya nggak diangkat…terus tidak ada dia di tempat biasa…
Naoto: Ini bahaya..tapi bentar lagi kan bel masuk…
Yosuke: Oh iya! Aku minta tolong Kanji aja!! *ngambil SE Aino miliknya*
Souji: Sejak kapan hp lu Sony Ericsson Aino?!
Yosuke: Ah elah bacot, ntar aja dulu dah soal itu. Gw telpon si Kanji dulu…
Kelas 2-3…, Kanji lagi duduk di meja-nya.
Kanji: *Blackberry Bold-nya bunyi* Hmm…? Ada apa, Senpai?
Author: Lah?! Sejak kapan anak tukang jait itu punya BB?? *ditampol*
Yosuke: Oh…umm…Amagi menghilang. Bisa tolong kamu bolos terus kamu cari dia bareng Teddie?
Kanji: Lah? Kenapa gak senpai aja sendiri?
Yosuke: NO WAY! Aku mau ketemu sensei seksi yang akan mengajar di pelajaran MTK hari ini di kelas!!!
Kanji: …Ya, ya…aku akan mencari Amagi-senpai…
Yosuke: Tolong yah, Kan-chan! Sampai nanti!! *pembicaraan terputus*
Kanji: …*sigh* Kemana si Amagi-senpai ya…? Sebaiknya kuhubungi Teddie untuk standby di depan Junes. *nelpon Teddie*
Junes Foodcourt…
Nokia E63 milik Teddie berbunyi keras. Teddie pun mengangkat telpon tersebut.
Teddie: Hmm? Ada apa Kanji?
Kanji: Amagi-senpai hilang, kita harus cari dia. Begitu kata Yosuke-senpai.
Teddie: *shriek* Yuki-chan hilang?! Aku akan berada di depan Junes, cepatlah kesini!!
Kanji: Okelah kalo begitu…
Kanji Tatsumi, dengan pose ala premannya, cabut dari Yasogami High dengan cara lompat jendela lantai 2 dan mengambil jalan belakang sekolah menuju ke arah Junes. Rise yang sempat melihat Kanji dari jendela hanya bisa jawsdrop dan teriak-teriak gaje. Naoto dan Chloe yang melihat Kanji hanya mengira itu kucing lewat.
Sebenarnya kemana Yukiko Amagi menghilang? Itu adalah sebuah misteri.
Sementara itu di kelas 3-2, tepat pada pelajaran Matematika, sang guru belum memasuki kelas, tapi Yosuke sudah antusias dengan guru tersebut, sementara Chie masih khawatir soal Yukiko. Souji hanya bisa tertawa melihat kelakuan Yosuke yang udah kayak kelakuan si kucing garong (?)
Yosuke: Mana tuh guru? Buku MTK, penggaris, jangka sama busur udah siap nih…
Souji: Emang kita mau belajar bangun ruang lagi apa???
Chie: …Eh, itu dia datang!
Pintu kelas 3-2 menggeser terbuka, muncul seorang wanita elegan dari balik pintu itu. Ia berjalan mantap dan tegap ke arah meja guru. Yosuke spontan pun langsung jatuh cinta pada guru tersebut. Wanita tersebut memang tampak…seksi, cantik, manis dan pintar. Tapi tampaknya semua penggemar Persona-series sudah mengenal dirinya…
Math Teacher: Selamat pagi, aku adalah guru Matematika baru kalian selama semester 5 kalian disini…
Yosuke: …Cantik, soft-spoken, wah…tipe gw banget nih… [Love-Love mode: ON]
Chie: *Ehhem* Hanamura!!
Math Teacher: Apa kalian sudah tahu namaku dari Bulletin Board di lantai paling bawah? Atau aku perlu mengenalkan diri lagi?
Student A: Nama sensei siapa?
Math Teacher: …Mitsuru Kirijo.
Yosuke: O—oke Kirijo-sensei! Mulai saja pelajarannya!!
Souji dan Chie: Si Yosuke kerasukan apaan si nih???
Mitsuru: Nah… mari kita mulai dengan kembali me-review soal Logaritma…
Di waktu yang sama, Kanji dan Teddie tengah berkeliling kota mencari Yukiko. Yang lain tetap belajar seperti biasanya di kelas masing-masing.
Samegawa Riverbank.
Kanji dan Teddie memeriksa sudut-sudut areal sungai tsb.
Kanji: Disini juga tampaknya tidak ada…hmmmm…
Teddie: Ooh!! Kanji! Aku menemukan sesuatu di dasar sungai ini!!
Kanji: …Eh?
Teddie: *ngambil I-Pod Touch*
Kanji: I—Itu punya Amagi-senpai!!
Teddie: Jadi? Tapi Yuki-chan tidak ada disini…
Kanji: Ayo beralih tempat!
Mereka mencari ke Marukyu Tofu Shop di Central Shopping District, tapi tetap hasilnya nihil.
Kanji dan Teddie terus muter-muter Inaba hingga jam 12 siang, akhirnya mereka berdua tepar dan kembali ke Junes Foodcourt.
Junes Foodcourt.
[BGM: Junes Theme]
Kanji menraktir Teddie Topsickle saat di Shopping District, mereka berdua memakan Topsickle tersebut di Junes foodcourt bersama dengan Melon Soda dingin.
Kanji: *siiiiiiiiiiiiiiigh*
Teddie: Yuki-chan lenyap lagi *sob*
Kanji: Musim semi yang melelahkan… *minum Melon Soda*
Teddie: Huff…, apa ada tempat lain yang belum kita kunjungi, Kanji-kun?
Kanji: Hrrmmm…Shopping District nihil, Samegawa…kita nemu I-Pod Touchnya dia, Junes…ga ada, Residential houses ga ada…, Amagi Inn… nihil…, Mayonaka TV…
Teddie: …
Kanji: …
Teddie: ITU DIA! KITA BELUM NYARI DI MAYONAKA TEREBI!
Kanji: Bukannya dunia itu sudah damai seperti sediakala?
Teddie: Tapi apa salahnya kalo kita cari? Ayo kesana, TV besar di bagian elektronik Junes!
Kembali ke Yasogami High, jam makan siang.
Naoto, Rise dan Chloe makan bareng di atap…
Naoto: Mana Kanji-kun?
Rise: …Tadi pagi kuliat dia lompat dari jendela dan entahlah…
Chloe: …Mungkin ia mencari Amagi-san yang hilang.
Naoto: Yah, mungkin aja sih… *makan roti melon*
Chloe: …Ng, aku permisi dulu, aku mau beli minum di bawah…
Rise: Okidoki~ cepat kembali ya, Chloe-chan!
Chloe: *smiles* Baik…
Midnight TV aka Mayonaka Terebi.
[BGM: Backside of the TV]
Teddie dan Kanji ada disana, dunia sana memang sudah sedia kala seperti dulu, tapi muncul pintu aneh di tengah-tengah danau. Kanji seperti biasa mengenakan kacamata hitamnya, dan Teddie juga mengenakan kacamata bening dalam sosok manusia-nya.
Kanji: …Ada pintu aneh disana.
Teddie: Itu samasekali tidak ada dulu, mau periksa?
???: Tunggu, aku ikut.
Kanji:…WHOA?! C—C—Chloe?!
Chloe: …Hai.
Teddie: Ah, Lady in Black?! Kok bisa ada disini?!
Chloe: AKu bisa melakukan teleport dari Yasogami kemari, dan kupikir Souji-san akan memberitahu soal Akarana Corridor pada kalian juga…
Kanji: Akarana…Corridor?
Chloe: Sepertinya kalian belum diberitahu, ya? Souji-san diberitahu seseorang saat melawan shadows kemarin… Mungkin pintu di depan itu adalah tempat bernama Akarana Corridor, menurut orang itu juga Akarana Corridor tersambung dengan Magatsu Inaba…
Teddie: Berarti pintu ini Magatsu Inaba!
Kanji: …Mungkin ada senpai disana juga, ayo kita kesana secepatnya.
Teddie: Tunggu!! Ng, Lady In Black…, kau butuh kacamata untuk melihat di kabut-kabut nanti?
Chloe: Boleh-boleh aja…
Teddie: *ngeluarin kacamata kotak bening dengan frame berwarna hitam* Nih, pakailah. Minus-nya udah kucocokin dengan kacamata bulat-mu.
Chloe: …Makasih.
Kanji: …Ayo.
Magatsu Inaba.
[BGM: P3 Heaven Remix]
Magatsu Inaba yang ini hanya ada satu lantai, dan cuma ada lubang hitam besar di tengah-tengah dungeon tersebut.
Teddie: Dari penciumanku, Yuki-chan ada di dalam lubang itu.
Kanji: Jadi benar dia ada didalam sini…
Chloe: Tunggu apa lagi? Lekas masuk kedalam sana…
???: …Tidak semudah itu.
Muncul Minato lagi, kali ini ia memegang sebuah pistol di tangan kanan-nya, Minato juga mengenakan armband S.E.E.S seperti biasa, tetapi ia memakai Winter Outfit-nya, bukan seragam Gekkoukan High.
Chloe: Kau…orang yang memberi tahu soal Akarana Corridor, Arisato Minato-san?
Kanji: Oh, dia orangnya?
Minato: *chuckle* Jadi kau pilihan Lucifer yah, gadis hitam?
Chloe: Yah, begitulah…
Minato: Kalau begitu, kalian adalah tumbal berikutnya untuk menutup pintu dimensi itu!!
Teddie: HAH?!
Kanji: Dimensi apa?! What shit are you telling us?!
Minato: Dimensi itu…dimensi yang menghubungkan umat manusia kedalam tempat dimana tidak ada kehidupan…Nyx' Heart.
Kanji: Apa maksudmu?! Stop blabbering thing, son of a bitch!
Minato: Kami butuh tumbal Persona-user dari Izanami Ookami untuk menutup Nyx' Heart dan Gate to Al-Revis yang menjadi kunci dimensi pembuka Nyx' Heart sebelum Dark Hour ikut merombak kembali dunia manusia!
Chloe: …Al-Revis? Sekolahku?
Minato: Menurutku, kaulah pembawa masalah di kehidupan hari ini, gadis hitam…Aku akan membunuh kalian disini… *nembak Evoker* Messiah!
Kanji: Tampaknya kita tak punya pilihan lain selain keluar dengan selamat dari pertarungan bajingan ini…, Rokuten Maoh!!
Chloe: …Lucifer…
Teddie: Sementara biar aku yang jadi Analyze.
Minato: MATILAH KALIAAAAAAAAAAN!!
|To Be Continued|
Reviews? O_O
