Tolong siapkan tisu untuk chapter akhir…, kalo perlu siapin juga makanan buat authornya *ditabok*

[Chapter 5: Souji and Her Farewell]

Pintu Nyx' Chamber terbuka, Souji dan yang lain pun terfokus ke arah pintu.

Apakah itu Nyx?

Apakah itu Minato?

Atau…itu Chloe?

Souji: ……itu…!!

Mir: Chloe Hartzog…

Yukari: Bersama Minato juga…

Minato datang, ia membopong Chloe ala tuan putri. Chloe nampaknya pingsan, tapi entah kenapa ekspresi Minato tampak lebih sedih daripada biasanya. Ia membawa Chloe dan meletakkannya ditengah-tengah kerumunan Souji dkk dan S.E.E.S.

Roze: …Chloe…bangun!!

Whim: Chloe-san…

Souji: Minato…jangan bilang kalau dia…!

Minato: ……………Aku… gak tau.

Yukiko: …

Naoto: …Chloe-san

Kanji: Tch…sialan kau Nyx…!

Rise: *stare*

Yosuke: Bener…detak jantungnya udah kagak ada…

Mir: ………satu orang sudah pergi…

Chie: Chloe…chan *hiks*

Semua yang ada disana menangis, termasuk Mir dan Aigis…

Apa yang terjadi sebenarnya?

Chloe…benar-benar mati?

[Insert song: Mistic – P3]

Chloe berada di Velvet Room sekarang, ia sedang tertidur pulas di pangkuan Theodore. Theodore membelai rambut coklat Chloe dengan lembut.

Chloe: …Ng…umm…dimana ini? Neraka?

Theodore: Ini di Velvet Room, kau belum mati kok…

Chloe: …Eh?

Theodore: Kau memilih jawaban yang tepat. Selamat yah, Chloe-san…

Theodore tersenyum, sementara Chloe tampak sedih.

Chloe: Kupikir…aku akan bernasib sama seperti Minato-san…

Theodore: Kurasa tidak, ia dan tamuku yang menjadi segel Nyx...sudah kau selamatkan dari penjara abadi itu.

Chloe: Jadi…aku memilih jawaban yang tepat? Bukankah harusnya aku yang melindungimu saja?

Theodore: Kalau kau melindungiku, kau harus membunuh Souji-san, kan? Ini kurasa jalan yang lebih baik. Melalui jawabanmu, kau telah menghentikan aku dan kakakku Elizabeth yang sama-sama ingin melepas segel Nyx…

Chloe: Jadi tamu Theodore-san juga ada disana ya?

Theodore: Iya, dia orang yang kusayangi…sama seperti Elizabeth-san menyukai Minato-san.

Chloe terdiam sejenak, ia membuang nafas panjangnya. Theodore pun ikut diam, seraya membuang mukanya.

Theodore: Aku senang…ada tamu sepertimu disini. Aku jadi merasa tersadar akan kehadiranmu. Terima kasih…

Chloe: …Begitu…kah? *blush*

Theodore: Tapi…ini juga kali akhir kita berjumpa di Velvet Room…

Chloe: ……

Chloe dengan tidak sadar, ia menitikkan air matanya dipangkuan Theodore.

Theodore: Kenapa kau menangis? Ini adalah takdir setiap tamu disini…

Chloe: …Entah kenapa aku sedih…

Theodore: …?

Chloe: Karena aku nyasar disini…semua kehidupanku agak lebih cerah…

Theodore: *smiled* aku juga senang untukmu, Chloe-san.

Chloe: …Terimakasih.

Theodore: Oh ya…ini dariku, untukmu.

Theodore menyerahkan sebuah liontin biru gelap ke tangan Chloe, seraya mencium dahi Chloe pelan.

Chloe: *blushing*

Theodore: Anggap saja yang tadi hadiah ya? *smiled*

Chloe: *still blushing*

Theodore: Maaf, sepertinya waktumu disini sudah habis, Chloe-san…

Chloe berdiri dari pangkuan Theodore, walaupun ia masih sedikit menangis. Theodore mengalungkan liontin yang tadi ia berikan dan menghapus air mata Chloe yang mengalir di pipi-nya.

Theodore: Sayangnya, kau sudah memilih Souji-san. Tapi aku akan bahagia juga untukmu di dunia yang berbeda ini. Nah…

…Until we meet again…

Theodore melepas tangannya dari Chloe, Chloe pun terlepas dari Theodore. Senyum cowok asisten Igor itu memudar di hadapan Chloe…

Chloe pun kembali, hidup—yah bisa dibilang begitu.

Chloe: Err…Umm… *buka mata* Loh, kok…semua pada nangis? O_o

Mir: …

Chie: …

Souji: …

Yosuke: …Ch…

Minato: CHLOE-SAN?!?!?!?

Mir: …Cih, orang bodoh! Kau membuatku menangis!!

Kanji: …Keajaiban… O_O

Souji: …Chloe?

Souji spontan langsung memeluk Chloe yang setengan duduk.

Chloe: Aduh…Souji-san…sakit…

Souji: Syukurlah kau selamat *sob*

Chloe: …Iya *smiled*

Semuanya kembali berakhir dengan senyuman, Minato-san pun kembali pada teman2 S.E.E.S-nya, anggota S.E.E.S pun sementara tinggal di Amagi Inn. Roze dan Whim mendapat nginap gratis di Amagi Inn, karena mereka berdua menyelamatkan Yukiko. Mir tetap dirumah Kanji, ia belum ingin pulang ke Ar Ciel—ia masih betah disana.

Chloe?

Chloe juga masih tinggal dirumah Souji, tapi ia tetap harus kembali sebulan lagi ke Al-Revis karena pintu Nyx yang menghalangi dimensi Al-Revis sudah dimusnahkan dan Nyx dikabarkan tidak akan muncul lagi dalam beberapa tahun mendatang.

Hari-hari berlalu dengan cepat karena kedamaian yang ada…

Sebulan kemudian…

Souji: Nanako, tolong jaga rumah. Nii-san mau antar Chloe-san pulang~

Nanako: *sob* Chloe-neesan *sob*

Chloe: Tenang Nanako-chan, aku janji akan kembali lagi kesini ^^

Nanako: Janji ya nee-san? *meluk Chloe*

Chloe: Iya *smiled*

Souji dan Chloe keluar dari Dojima Residence, diluar sana ada Kanji, Mir, Naoto serta Minato. Tak lupa juga Roze dan Whim, mereka bertiga akan pulang ke Al-Revis.

Naoto: Yang lain ga mau ikut, mereka ga mau nangis juga.

Minato: Aku mewakili S.E.E.S, soalnya yang lain lagi pada sibuk ^^

Souji: Ya udah, kalo gitu ayo ke Akarana Corridor…

Junes, Electronica side.

Ada Yosuke dan Teddie disana, lagi ngelap-ngelap TV.

Souji: Oh…itu Yosu.

Teddie: Hoa… ada sensei!!

Yosuke: Bener-bener mau pada pulang hari ini ya? T_T

Mir: aku sih belom…kalau sepi, dateng aja ke Tatsumi Tailor, aku sekarang kerja disana…

Teddie: Sip! Aku pasti datang!!

Souji: Kalian mau ikut juga, ke Akarana Corridor?

Teddie: Aku boleh ikut kan, Yosuke?

Yosuke: Ya…oke.

Akarana Corridor, 2000s

Hito-Shura Hotspot.

Hito-Shura: Wah, wah, banyak tamu hari ini ya, Raido?

Raido: Kudengar Hartzog-san ingin kembali ke dimensi-nya.

Chloe: Memang…umm, makasih atas pertolongan kalian selama ini *bows*

Hito-Shura: Iyup, no problem!

Teddie: Oh, ada Lucifer doll…

Chloe: …MANA? MANA?!

Raido: Oh, itu trade gift dari temen gw di Tsukudo-Cho (baca: Victor). Kalo mau bawa aja, toh gua ga suka boneka.

Chloe: Imutnya…

Mir: Iya ya..imut

Minato: Ya ampun, Luci lover mode ON =_=

Roze: Selera kalian berdua aneh O_o

Mir: Uhm, btw, ayo ke Al-Revis Gate.

Akarana Corridor, 210s

Al-Revis Gate

[Insert Song – Watashi ga Mamoru Kara (yang pas ending P3)]

Souji berdiri di dekat pintu, Roze, Whim dan Chloe masuk ke dalam pintu tersebut.

Whim dan Roze sudah masuk, Chloe masih menahan dirinya di dekat pintu.

Minato: Ada hal lain yang akan kau sampaikan, Chloe-san?

Chloe: …

Souji: …Chloe?

Chloe: Maaf aku sudah merepotkanmu, Souji-san, Minato-san…

Chloe memegang tangan Souji dan Minato. Erat sekali.

Chloe: Aku…sering berharap tidak akan lepas dari kalian…terutama kau, Souji-san.

Souji: …Ya?

Chloe: Aku benar-benar senang, walaupun harus nyasar kesini…

Souji: …*smiled* Aku juga senang.

Minato: Datanglah lagi ke Inaba, akan kami tunggu ^^

Chloe tersenyum, walaupun senyumnya terlihat pelik dan penuh haru. Ia melihat bayangan Theodore, meliputi Minato dan Souji, melambainya dengan pelan…

Chloe, hanya bisa menatap mereka melambai, dalam hati ia menahan diri…

Ia ingin mencium Souji…

--

Al Revis Gakuen

Sekolah masih separuh hancur, banyak juga murid-murid terluka parah. Maklum, selama Chloe pergi, anggota S.E.E.S yang di control Nyx mencoba menghancurkan Al-Revis.

Lily dan Ulrika termasuk dua dari banyak korban terparah *slapped*

Mereka belum sadar dan masih terbaring lemah di Infirmary…

Roze's workshop

Ada Et, Goto dan Puniyo sedang menatap jendela. Roze, Whim dan Chloe masuk…

Puniyo: Puninini! (Raze-san datang!)

Et: Roze?

Roze: Iya?

Goto: Akhirnya kau kembali *siiiiiiiigh* Disini hidup sangatlah sulit…, seperti perang.

Whim: Ma—maaf, umm, tapi bagaimana keadaan ojou-sama?

Et: Lily masih belum siuman, ia ditemani Enna di Infirmary *sigh*

Chloe: Bagaimana dengan Ulrika?

Goto: *ekspresi serius* Sebaiknya kalian semua harus ke infirmary, cepat!

Infirmary…

Chloe datang sendirian kesana, Roze dan Whim mencoba mencari paduan obat di perpustakaan.

Ulrika dan Lily masih tertidur, dengan banyak luka disekujur tubuh mereka. Di dekat meja ada dua buah evoker yang patah. Enna juga ada disana, duduk dengan ekspresi kaku.

Chloe: Enna-chan, Enna-chan…

Enna: Oh, Chloe-neesan!

Chloe: A—apa yang terjadi?

Enna: Waktu itu ada dua persona-user datang kemari bersama seseorang bernama Minato, mereka ingin menghancurkan Al-Revis sebagai tukaran, mereka bilang ia menyanderamu disuatu tempat…

Chloe: …*sigh* Gara-gara aku, ya?

Enna: Kami nggak bisa terima itu, jadi kami menyerang mereka. Ulrika dan Lily-san punya Persona juga, mereka punya duluan daripada yang lain, jadi mereka yang menyerang di bagian depan.

[Cat: Persona Ulrika – Metatron, Persona Lily – Sandalphon]

Chloe hanya bisa diam saja mendengar pernyataan Enna.

Enna: Tapi yah, seperti yang nee-san lihat, inilah yang terjadi… Mereka terluka dan belum terbangun lagi… *sigh*

Chloe: ………

Tempat itu kembali pilu.

"Chloe…kau dengar suaraku, kan?"

Suara itu… Souji-san?

"…Iya…, dengan kekuatan Lucifer, kau pasti bisa membangunkan mereka…"

Maksudmu apa?

"…Coba saja. Aku tidak tahu apa maksudnya, tetapi aku mendapat sugesti seperti itu dari Minato-san."

Oh…baiklah, akan kucoba.

Ulrika…Lily, bangunlah dengan selamat…

Setelah mendengar percakapan aneh di pikirannya, Chloe mengambil salah satu evoker patah yang ada di meja.

Enna: Hmm? Untuk apa evoker itu, nee-san? Kalau ingin memakainya, pakailah punyaku—

Chloe: LUCIFER!!!

Enna: EEH?!

Chloe menjatuhkan evoker barusan, Lucifer besar ter-summon di belakangnya.

Chloe: …Pinjamkan persona-mu juga, Enna…

Enna: …Eh? O—oke, Raphael!! *summon Raphael*

Di Inaba juga, terjadi hal yang sama…

Minato: …Oh.

Yukari: Kenapa, Minato-kun?

Minato: Coba kalian summon Persona kalian juga…, untuk Chloe-san ^_^

Aigis: Athena!!—

Minato: Messiah!

Souji: Summon persona kalian!!

Kanji: Buat apa, senpai?

Souji: Chloe butuh kekuatan kalian untuk mengembalikan keadaan dimensinya…!

Mir: …Satan, come…

Yosuke: SUSANO-O!!

Chloe: …Lucifer-purity…

"Chloe…?"

"…Chloe-san?! Sadarlah…Chloe-san!!"

"Nee-san! Nee-san…!"

"…CHLOE!!"

Banyak suara ribut terdengar, entah kenapa setelah Chloe menyebutkan spell "Lucifer Purity" semua menjadi putih…

Ulrika: …Chloe, sadarlah! Aku tak mau kehilangan kamu,…Chloe!!

Chloe: …Hrrm…? Oh, Kalian…sudah sadar?

Lily: *mukul pake harisen* Kami khawatir, BODOH!

Ulrika: …Dasar Chloe—BODOOOOOOOOH!!!

Chloe: Aduh…ma-maaf! _

Enna: *sigh* nee-san =_=

Ulrika: Selamat datang kembali ya Chloe!! Maaf aku lagi luka-luka gini _

Lily: Kemana aja sih? Sampe Roze-ku nyariin kamu =_=

Ulrika: Ahahaha~ ayo kita keluar dan main!!! *narik*

Chloe: *ketarik Ulrika* He—heiii~~

Lily: *ikut ketarik* HOI! COUNTRY BUMPKIN JELEK!!!

Pada akhirnya, Chloe kembali ke Al-Revis dan menjalani kehidupan alchemist seperti biasanya…

Shopping District, deket Marukyu Tofu Shop.

Souji kebetulan ketemu Minato yang mau beli silken tofu buat Mitsuru, mereka juga melihat Rise yang jaga toko dan Naoto yang beli topsicle di toko sebelah.

Minato: …Bagaimana kabar Chloe yah, udah 2 bulan nih…

Souji: Ane sering SMS-an loh…, walopun balesnya jarang…

Minato: OI! LU KOK KAGAK BAGI2 NOMORNYA KE GUA!?

Souji: Huahahaha, makanya stay connected dong :P

Minato: AH SIAL! SINI HAPE LO! MINTA NOMORNYA DIA!

Souji: GAK BOLEH :P

Minato: KEMARI KAU!!! *ngejar Souji*

Naoto: Hahahaha, mereka kayak anak kecil yah, Rise-chi :D

Rise: Iya, tapi tetep aja aku kangen ama Chloe-san =_=

Naoto: …Mungkin ia akan main kemari, tapi tampaknya ia lagi sibuk, nggak bakal bisa kemari.

Rise: Iya yah… *jilat es krim* Hari-hari bahagia itu berlalu dengan cepat…

Naoto: …*jilat es krim*

Kupu-kupu biru lewat melintasi kota Inaba, sekali lagi. Kupu-kupu itu bersinar terang, melewati berbagai tempat. Hingga akhirnya kupu-kupu itu datang ke kamar Chloe, kamar itu sepi dengan banyak buku-buku diatas meja.

Chloe tampaknya sedang pergi dengan Ulrika kesuatu tempat.

Tapi kupu-kupu itu tetap hinggap di kamar itu, menunggu.

Akankah semua yang datang akan kembali?

Cepatlah kau kembali ke sini Chloe

Aku menunggumu, disini…

Aku, Minato-san

Dan juga Theodore-san…

Apa kau bisa mendengar suaraku darisana, Chloe?

Biarkan kupu-kupu biru menemani jalanmu…

***THE END***

--

***Author Room***

Author: Howai, seperti biasa, endingnya gaje =_=

Chloe: huahahaha, aku senang bisa jadi bagian utama cerita ini =))

Author: Bagitukah? Bagus deh, silahkan kembali ke alammu!

Chloe: Wokeh, wokeh ^^

Author: Any comment after closing?

SPECIAL THANKS TO:

-All the review-ers

-GUST and SMT chara series

-All BGM name

-Readers ^^

----Souji Silly Days True Ending----