DISCLAIMER: Mashasi K

"berisik!"

By: Bella UchiHaruno

Fic ini dipersembahkan buat Harury-chan dan Silaturrahmi, makasih ucapan ultahnya

Buat yang ngereview thx ya kritik dan sarannya, yang udah ngeflame juga, makasih.

Fic ini khusus buat ulang tahun ku yang ke-16

So,,check it out

Chapter 3

"Kau akan menerima balasannya nanti" kata Sasuke ambil tersenyum mesum

Sakura merinding melihat Sasuke tersenyum seperti itu.

"Apa yang mau kau lakukan?" tanya Sakura

"Hn, lihat saja nanti" ucap Sasuke pelan

"Terserah kau saja lah, aku adalah wanita yang bertanggung jawab, aku akan mempertanggung jawabkan apa yang telah ku perbuat" kata Sakura.

Mendengar jawaban Sakura membuat Sasuke tersenyum.

"Ino, bisa kau temani aku jalan-jalan sebentar?" kata Sai sambil menggenggam tangan Ino

"Baiklah, ayo" Ino mengedipkan matanya pada Sai

Sai dan Ino pergi keluar villa,

"Hinata-chan, ada sesuatu yang ingin aku beritahu padamu, ayo ke kamarku" kata Naruto

Hinata diam dan hanya menurut,

"Hah, apa asiknya sih punya pacar, enakkan juga sendiri, bebas bergaul dengan siapa aja, ini itu ga ada yang ngatur, ga perlu cemburuan," kata Sakura sambil memakai headphone berwarna pink miliknya.

"Lagipula ap.." belum selesai Sakura berbicara, Sasuke memotongnya,

"Bisakah kau diam? Aku sudah memperingatkanmu sebelumnya agar kau tidak berisik" kata Sasuke sambil menutup buku yang sedang Ia baca.

"Bukan urusanmu, Baka!" sahut Sakura sambil mengangkat kakinya keatas sofa, sehingga paha mulusnya terbuka(Sakura memakai rok pendek dan tanktop hitam yang ditutupi dengan jaket pink-nya) celana dalamnya pun juga kelihatan.

"Duduk yang benar Sakura" kata Sasuke, wajahnya sudah memerah karena melihat pemandangan yang ada dihadapannya, Ia tak bisa mengarahkan matanya kearah lain selain paha dan selangkangan Sakura.

Namun Sakura tak mendengar ucapan Sasuke, karena Ia sedang menikmati lagu kesukaannya Wonder Woman- Touch Me(Ngarang nih) yang Ia setel dengan volume penuh.

Ia mulai bernyanyi dengan suaranya yang sexy,

Oh! Boy kiss me ah touch me ah

Make me fly to the sky

Just for tonight ah

Sasuke's Pov

Gadis yang ada dihadapanku ini lama-lama membuatku gila, su..suaranya s..sexy, Oh Kami-sama apa yang harus ku lakukan? Celanaku sudah terasa sempit.

Ku dengar Sakura menyanyi lagi,

Hey Boy! Why? Don't waste the time

Let tonight be the beautiful

Let's we kiss, just share the feeling

Without love ah

"Hei Jidat, bisakah kau diam?" ucapku

Gadis ini tidak mendengar atau memang menantangku sih?

Hah, Kami-sama, kenapa kau ciptakan wanita berjidat lebar ini sempurna dimataku?

Mata emeraldnya, hidung mancungnya, bibir pink yang sexy sama dengan suaranya.

Ku dengar lagi suara sexy-nya itu,

Ah ah Boy I can't breathe

Ah ah Boy touch me again and again

Let's we kiss, just share the feeling

Without love ah ah ah

Benar kata Naruto, aku memang tidak pernah memperhatikannya lebih, tapi kali ini, aku benar-benar..

"Arrrrrgh!" Sasuke berteriak kencang

End Sasuke's Pov

Sakura yang melihat Sasuke berekspresi kesal segera mencopot headphone-nya,

"Kau kenapa Ayam?" tanya Sakura dengan posisi masih berbaring diatas sofa

"Kau! Kau membuatku gila, Sakura Haruno" ucap Sasuke sambil menunjuk Sakura

"Hah? A..aku? aku kenapa?" tanya Sakura

"Kau harus diberi pelajaran" Kata Sasuke sambil menyeringai mesum.

Ia mengangkat Sakura ala bridal style ke kamarnya, Sakura berusaha melepaskan diri,

"Apa-apan sih kau ayam"

"Diamlah, berisik!" kata Sasuke

Sasuke menaruh Sakura diatas ranjangnya, lalu ia mengunci pintu kamarnya.

"Apa maumu ayam?" tanya Sakura sambil berusaha melepaskan diri,

"Aku hanya ingin melakukan apa yang ku mau. Bukankah kau sendiri yang bilang?"

Flashback ON

"Hei Pinky, kuperingatkan padamu untuk tidak berisik! Mengerti?" ucap Sasuke sambil berjalan kekamarnya

"Memang kau mau apa kalau aku berisik?" tanya Sakura berhenti di depan kamarnya

"Hn? Lihat saja nanti" Sasuke tersenyum kecil

"Hah, terserah kau sajalah ayam, lakukan apa yang kau mau!, aku lelah"

Flashback OFF

"Sebagai seorang wanita yang bertanggung jawab, bukankah kau harus mempertanggung jawabkan perbuatanmu? Hmmm?" Kata Sasuke sambil mengelus pipi Sakura.

"Ngg.." Sakura bingung mencari kata-kata sambil menahan geli karna belaian Sasuke,

"Hah, baiklah, kau pikir aku takut? Cepatlah" kata Sakura dengan nada menantang

Sasuke menyeringai mesum,

Sasuke segera membaringkan Sakura dan Ia berada dibawah Sakura,

Sasuke mendekatkan wajahnya ke wajah Sakura, Ia mengecupnya pelan,

"Tenang saja, aku akan pelan-pelan" kata Sasuke sambil membelai rambut Sakura.

Sasuke membuka jaket pink Sakura. Sakura kini hanya memakai tank top.

Sasuke membuka tank top Sakura, dan terlihatlah dua bukit kembar yang begitu menantang Sasuke.

"Kau tidak pakai bra Sakura?" tanya Sasuke

"Aku jarang pakai bra kalau malam" ucap Sakura sambil menoleh ke arah lain, wajahnya memerah karena tubuhnya telah dilihat oleh seorang laki-laki berambut seperti pantat ayam.

Sasuke memegang puting susu Sakura,

'kenyal' batinnya

Tangan kanan Sasuke mulai meremas payudara kanan Sakura, sementara tangannya membelai selangkangan Sakura. Mulutnya pun menghisap payudara kiri Sakura.

"Ah ah, te...terus Sasu.. ah" desah Sakura

Mereka melakukan hal yang sama selama 5 menit,

"Stop!" ucap Sakura

"Ada apa nona?" tanya Sasuke

"Kau curang! Cepat buka pakaianmu" kata Sakura

"Hn"

Sasuke membuka seluruh pakaiannya, tak ada sehelai benangpun yang menempel ditubuhnya,

Sakura yang melihat 'adik' Sasuke yang sudah tegak langsung blushing.

'punya Sasuke besar amat, bisa muat tidak ya?' tanya bantin Sakura

"Hei, kenapa diam, terpesona padaku ya?" kata Sasuke

Sasuke menarik Sakura kedalam pelukannya,

"Aku tidak suka dilihat begitu," kata Sasuke sambil membuka rok Sakura dan membuangnya entah kemana.

Ia lalu membuka celana dalam Sakura yang sudah agak basah.

"Maaf selama ini aku tidak memperhatikanmu," kata Sasuke sambil membelai rambut Sakura

"Tak apa Sasuke" ucap Sakura memegang wajah Sasuke, memegang setiap lekuk ketampanan Uchiha bungsu.

Sasuke kembali membaringkan Sakura, Ia mencium bibir ranum Sakura, Sasuke memasukkan lidahnya kedalam mulut Sakura. Tangan Sasuke pun tidak menganggur, tangan kanannya meremas payudara Sakura, sementara tangan kirinya mengelus vagina Sakura yang sudah basah. 'adik' Sasuke yang telah bebas pun terus menggesek perut Sakura.

"Sssh..ah.." desah Sakura

Sasuke menghentikan ciumannya,

"Sakura, kau sudah siap?" tanya Sasuke yang hanya dijawab anggukan oleh Sakura

Sasuke menyiapkan 'adik' kecilnya, mencari lorong untuk masuk kedalam lubang kenikmatan Sakura.

"S..sakit.." Sakura sedikit menangis, Sasuke mencium bibir Sakura kembali untuk mengurangi rasa sakit Sakura.

Beberapa detik kemudian Sakura menggoyangkan pinggulnya, menandai bahwa Ia sudah siap,

Sasuke mulai melakukan pekerajaan in-out nya.

"Ah ah..te..terus..ah Sas.. ah" desah Sakura,

"Tatap aku saat aku melakukannya sayang" kata Sasuke

Sasuke kembali dengan tugasnya, tangannya yang menggangur Ia pakai untuk meremas kedua payudara besar Sakura.

"lebih.. ce..pat.. ah ah.." desah Sakura nikmat, Ia tak bisa menatap Sasuke terus menerus, karena Ia tak bisa menghentikan matanya yang merem melek karena kenikmatan. Sasuke mempercepat temponya,

Ranjang Sasuke berdenyit dan terdengar dilantai 1.

"lebih dalam.. ah ah"

Lantai 1

Krit kret nyit nyet(kagak tau bunyi kasur berdenyit)

"Hinata-chan, ada apa sih dikamar Teme, ayo kita lihat" kata Naruto

"I..iya Naruto-kun, kok seperti bunyi ranjang berdenyit" ucap Hinata

Naruto dan Hinata naik ke lantai dua, mereka sudah di depan kamar Sasuke sekarang, dan mereka mendengar suara desahan-desahan,

"ah ah.. Sasu, biarkan aku yang diatas"

"N..Naruto-kun" wajah Hinata mulai memerah

"Teme dan Sakura" kata Naruto sambil tersenyum

Tok tok tok, Naruto mengetuk pintu kamar Sasuke

"Sasuke, apa yang sedang kau lakukan sampai ranjangmu berdenyit terdengar sampai ke bawah?" tanya Naruto dari luar pintu kamar Sasuke

"Pergilah Dobe! Aku sedang olahraga" kata Sasuke

Naruto tersenyum pada Hinata

"Hinata-chan, aku mau olahraga juga" kata Naruto sambil menggandeng tangan Hinata

.

.

.

Kembali ke Sasusaku

"ah..ah.. terus Saku"

Sakura mempercepat temponya, Ia terus menggenjot Sasuke,

"Aku.. mau keluar" kata Sakura

"Aku juga, kita keluarkan bersama" kata Sasuke

Sakura merasakan geli bercampur nimat dibawah organ kewanitaanya itu,

Ia pun ambruk di atas tubuh Sasuke,

"Arigatou Sakura, aku suka suara berisikmu yang begini" ucap Sasuke berbisik pada telinga Sakura

"Hmm," Sakura sangat kelelahan sehingga Ia tertidur.

"Aku rasa, aku mulai menyukaimu Sakura, takkan kubiarkan Garaa merebutmu dariku"

Sasuke memeluk tubuh Sakura, erat.

.

.

.

"Hei, Sakura, kau tau tidak, Garaa akan datang kesini besok" kata Ino sambil mengoleskan selai coklat pada rotinya

"Oh ya? benarkah? Asyik dong, hah, aku harus pakai baju apa ya?" kata Sakura

'tidak usah pakai baju pun kau sudah cantik' batin Sasuke

"Hoi, teman-teman, Garaa sudah datang dia ada di teras depan" teriak Naruto

Mereka pun segera keluar villa untuk menemui Garaa,

"Hai, Sakura" kata Garaa sambil memeluk Sakura. Sakura membalas pelukan Garaa.

Mereka tak tau bahwa saat itu ada dua pasang mata onyx yang telah terbakar. Ya, terbakar cemburu.

TBC

Gaje ya?

Kritik, flame, reviews?