DISCLAIMER : MASHASI KISHIMOTO

Berisik!

By: Bella UchiHaruno

Makasih buat yang udah reviews, makasih banyak. Salam kenal ya buat semua, sama risu juga . Oh iya, buat cerita dream high, sedang masa pembuatan, hehe, ditunggu ya? *siapa juga yang mau nungguin*

Okeh, this is the story. Check this out.

Chapter 6

"Ada apa Naruto?" tanya Sakura sambil membuka seperempat pintunya

"Kata Ino dan Sai, kau semalam membuat layang-layang ya? boleh ku lihat?" tanya Naruto

'Oow, mampus' batin Sakura

Sakura terdiam sejenak,

"A..Ano.. layang-layangnya sudah ku terbangkan semalam, benangnya putus dan aku tidak tau dimana layang-layangnya" ucap Sakura sambil tersenyum untuk meyakinkan Naruto

"Bukankah semalam hujan? Kau tak sakit kan?" tanya Naruto sambil memegang kening Sakura. Sakura menepis tangan Naruto,

"Aku tidak apa-apa Naruto, pergilah, aku mau mandi" kata Sakura

"Baiklah, tapi, apa kau lihat Teme? Dari kemarin malam aku tak melihatnya? Kau lihat pintu kamarnya? Pasti dia yang mendobrak itu. Dasar Teme!" kata Naruto panjang lebar

'Itu kan aku yang mendobrak' batin Sakura

"Aku tidak melihatnya Naruto, aku tidak tau tentang dia dan tidak mau tau tentang dia" ucap Sakura

"Hah, Sakura-chan, sampai kapan kalian mau berkelahi? Berbaikanlah" kata Naruto sambil menyenderkan kepalanya ke tembok

"Sampai kucing punya insang" kata Sakura sambil menutup pintu kamarnya

Naruto hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

.

.

.

"Sasuke, bangunlah, kembali ke kamarmu" kata Sakura sambil berdiri disamping tempat tidurnya.

"Nanti saja, aku masih ngantuk, kau mandilah" kata Sasuke

Pipi Sakura merona merah. Ia mencari pakaian untuk dipakainya, dan membawanya kedalam kamar mandi.

Sakura mencopot semua pakaiannya, Ia segera berendam di dalam bathtub.

Cklek

"Aaaaaaa" teriak Sakura

"Jangan berteriak, berisik tau!" kata Sasuke

"Apa yang kau lakukan disini Sasuke, kan sudah kubilang, aku mau mandi" kata Sakura sambil melempar handuk ke muka Sasuke

"Hei, aku mau buang air kecil, dan salahmu sendiri kenapa tidak mengunci pintunya" Sasuke memperhatikan Sakura yang berendam di bathtub yang penuh dengan busa, hanya terlihat bahu mulusnya saja. Sakura yang merasa diperhatikan langsung berteriak,

"Hah, pergi kau sana, otak mesum!"

Sasuke berjalan menuju ke arah Sakura

"Pergilah ayam" kata Sakura. Pipinya sudah sangat merah sekarang.

Sasuke tetap melangkah menuju ke arahnya. Ia berjongkok dan berkata,

"Kau.. milikku, seutuhnya" ucap Sasuke sambil mengecup dahi, hidung, pipi, dagu, dan bibir pink Sakura. Sakura tak menolaknya. Mereka berciuman, berbagi kehangatan untuk kesekian kalinya.

Sakura menghentikan ciuman panas Sasuke.

"Jangan mulai lagi Sasuke. Ingat kita tidak punya hubungan apa-apa" ucap Sakura sambil menunduk

"Kita punya hubungan Sakura. Tatap aku. Kau adalah calon istriku, dan aku calon suamimu. Kau adalah milikku seutuhnya. Tak ada siapapun yang bisa merebutmu dariku." kata Sasuke sambil memegang pipi Sakura. Sakura tersenyum.

"Tapi, bisakah kau pergi sekarang?" tanya Sakura

"Baiklah" kata Sasuke sambil menggantung handuk Sakura.

Sasuke berjalan keluar pintu kamar mandi Sakura dan menutupnya.

'Dia tadi melamarku? Atau hanya buaian saja?' batin Sakura

.

.

.

"Malam ini kita pergi ke acara tahun baru dekat taman, acaranya pasti seru!" kata Ino pada teman-temannya saat sedang berkumpul di gazebo yang ada di belakang villa.

"Baiklah Ino-pig, tak usah terlalu semangat begitu" ucap Sakura sambil meminum tehnya.

Ino memasang tampang cemberutnya.

"Ini kemarin ku belikan kau tusuk konde" kata Ino memberikan tusuk konde berwarna merah pada Sakura.

"Arigatou Ino-pig" Kata Sakura tersenyum

"Kau pakai baju apa Sakura?" tanya Karin

"Hmmm, kau sendiri?"

"Aku pakai apapun pasti terlihat cantik Sakura." Jawab Karin sambil bercermin pada kaca bedaknya

Semua yang mendengar itu sweatdrop bareng(reader'a juga(?))

"Lihat saja nanti malam" kata Sakura

"Jangan pakai yang terlalu sexy. Aku tidak suka." Kata Sasuke

"Aku tidak akan pakai yang sexy-sexy kok Sasu-kun" kata Karin sambil memeluk leher Sasuke

"Bukan kau. Tapi Sakura." Ucap Sasuke sambil melepaskan pelukan Karin.

Karin menatap Sakura sinis.

"Lagi pula apa pedulimu sih. Biarkan saja dia memakai pakaian apapun. Memakai bikini juga boleh" kata Karin

"Diamlah Karin! Aku juga tidak suka kalau Sakura memakai pakaian yang terlalu sexy" kata Garaa kemudian.

Sakura hanya diam melihat mereka berdebat.

"Hei, aku tidak melihat Sai dari tadi, dia kemana?" tanya Naruto

"Dia lelah, semalam suntuk membuat layang-layang bersamaku" kata Ino dengan wajah yang merona merah.

"Kalian curang, membuat layang-layang tidak mengajakku!" kata Naruto

"Hah, untuk apa mengajakmu, kau berisik dobe!" kata Sasuke

"Hah, dasar Teme! Memangnya kau juga membuat layang-layang? Aku tidak melihatmu dari kemarin malam, kau kesal, marah atau apa sampai pintu kamarmu sampai rusak seperti itu?" tanya Naruto

"Aku tidur ditempat yang empuk semalam. Dan masalah pintu kamar, itu bukan aku yang menendang. Kemarin ada seorang wanita pink marah-marah padaku" kata Sasuke sambil melirik Sakura

"Su..sudahlah, ini sudah jam 5. S..sebaiknya kita bersiap-siap. Ki..ta harus melihat-lihat pameran lagi malam ini sebelum pergi ke pesta tahun baru" kata Hinata

"Benar! Kalau begitu aku duluan ya. aku akan berdandan untuk Sasu-kun" kata Karin sambil mencium pipi kiri Sasuke dan langsung berlari. Sakura yang melihat itu mengerucutkan bibirnya.

"Ayo Hinata" kata Ino beranjak dari tempat duduknya diikuti oleh Hinata, Naruto, dan Garaa.

Tinggallah Sakura dan Sasuke,

"Aku pergi" kata Sakura sambil beranjak dari tempatnya, namun pergelangan tangannya ditahan oleh Sasuke. Sasuke menarik Sakura hingga Ia jatuh ke pangkuan Sasuke.

"Lepaskan Sasuke, aku mau ke kamar" kata Sakura mencoba melepaskan tangannya dari Sasuke.

'memang enak melakukan 'itu' dikamar bukan disini' batin Sasuke

"Kau kenapa? Cemburu?" tanya Sasuke

Sakura menatap Sasuke

"Tidak" kata Sakura sambil menggelengkan kepalanya

"Bagaimana bisa membuatmu cemburu? Apakah harus tidur bersamanya?" tanya Sasuke

Sakura melotot ke arah Sasuke

"Tidak! Kau ini jahat sekali sih!" kata Sakura sambil meninju lengan Sasuke

Sasuke tersenyum.

"Ingat. Malam ini jangan memakai pakaian sexy" kata Sasuke

"Memang kenapa? Itu kan bukan urusanmu" sahut Sakura sambil melipat kedua tangannya

"Karna aku tak mau tubuhmu terlihat oleh orang lain selain aku." Kata Sasuke berbisik ditelinga Sakura. Wajah Sakura merona merah.

"Aku pergi" kata Sakura beranjak dari pangkuan Sasuke.

.

.

.

Sakura merapikan pakaiannya. Ia memakai yukata berwarna merah bercampur putih dan bergambar bunga sakura. Rambutnya Ia sanggul memakai tusuk konde pemberian Ino. Rambutnya Ia tinggalkan sedikit di kiri dan kanan. ia melihat pantulan dirinya dicermin. Ia tersenyum kecil dan keluar dari kamar menuju lantai 1, karena semua teman-temannya telah berkumpul.

Semua yang ada diruangan tersebut melihat ke arah Sakura yang baru turun dari tangga, bak permaisuri yang baru datang dari kahyangan. Sasuke pun terpana melihat Sakura. Ia tak bisa memandangi yang lain selain Sakura.

'aku akan meminta jatah malam ini setelah pesta tahun baru' batin Sasuke

"Kau cantik Sakura" kata Garaa

Sakura tersenyum mendengar pujian Garaa,

"Arigatou Garaa. Ayo teman-teman kita pergi" kata Sakura membuyarkan lamunan teman-temannya.

Mereka pun berjalan keluar villa.

.

.

.

"Sai, temani aku ke sana, disana ada stan aksesoris" kata Ino sambil menggelayut dilengan Sai

"Baiklah, ayo" Sai dan Ino pun pergi berdua

"Hinata-chan, kita ke warung ramen yuk" kata Naruto sambil menggandeng tangan Hinata.

Hinata mengangguk dan mengikuti Naruto.

"Sakura, kau mau melihat apa? Ayo aku temani" tanya Garaa

"Aku mau ke rumah hantu" kata Sakura

"Sasu-kun, kau mau kemana?" tanya Karin

Sasuke tidak menggubris pertanyaan Karin. Ia mengikuti Garaa dan Sakura.

Sasuke menatap kedua orang didepannya yang sedang tertawa dengan mata sayu.

Sasuke berlari dan segera menangkap tangan Sakura. ia mengajak Sakura berlari sekencang-kencangnya sehingga jauh dari kerumunan.

"Hah hah hah, apa sih ayam? Kau mau membuatku mati?" kata Sakura sambil mengatur nafasnya

"Tidak. Aku hanya ingin kita berdua menghabiskan waktu bersama. Itu saja" kata Sasuke

Sakura menatap wajah Sasuke.

"Baiklah, aku sekarang mau.." Sakura menatap seluruh stan yang ada didepannya.

"A..aku, mau rujak itu Sasuke" kata Sakura sambil menggenggam baju Sasuke

"Rujak? Kau ngidam?" tanya Sasuke

Sakura diam sejenak.

'aku memang telat 2 minggu bulan ini. Jangan-jangan aku..' batin Sakura

"Sasuke..sepertinya kita harus ke dokter" kata Sakura sambil menatap wajah calon suaminya tersebut. Sedangkan Sasuke tersenyum.

"Baiklah, saat pulang ke Konoha nanti aku akan menemanimu ku dokter. Aku harap kita mendapatkan kabar bahagia" sahut Sasuke

"Kalian akan punya anak?" Teriak Karin sehingga semua mata tertuju padanya, Sakura dan Sasuke.

TBC

Gaje?*iya*, mana lemonnya?*ntar*, kenapa kamu gini?*ga knapa-knapa*

Semangat! Oh iya, buat yang mau UN, Semangat ya! keep spirit!

R n R please..