DISCLAIMER : MASHASI KISHIMOTO

Berisik!

By : Bella UchiHaruno

Hola mina! Gomen update'a lama. Harap maklum, bentar lagi mau UKK.. -.-

Ganbatte!

Ya udah lah, langsung aja

Chapter 9

"Aku datang untuk melamarmu Sakura." kata Gaara sambil tersenyum. Sakura memiringkan kepalanya ke sebelah kiri.

'ini gila!' batinnya

"Kau bercanda Gaara?" Tanya Sakura

"Tidak sakura, dia sudah berbicara pada Kaa-san, dia serius mencintaimu dan ingin melamarmu . tanggal dan harinya pun sudah di atur" ucap Rin.

"Tapi Kaa-san, aku.."

"Sudah Sakura, kau masih lelah. Pesta lamaran kalian hari minggu ini, kau harus jaga kesehatanmu. Istirahatlah" kata Tou-san Sakura

Sakura mencibirkan bibirnya. Sambil menduduk Ia berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.

.

.

.

Malam itu, Sakura duduk disudut kamarnya. Sakura menatap sebuah foto yang terpajang di dinding kamarnya. Foto Gaara dan Sakura yang sedang berangkulan. Mereka adalah sahabat, dulunya. Sekarang Gaara telah menjadi calon tunangan Sakura. Sakura mengambil foto tersebut dan menatapnya sebentar,

PRAANG!

Sakura menghempaskan foto tersebut kelantai, dan kaca dari figura tersebut pecah.

Sakura menghempaskan tubuhnya ke atas kasur empuknya. Ia mengambil ponselnya dan menatap penuh arti pada foto yang terpampang di LCD ponselnya, terlihat disana foto Ia bersama kekasih barunya yang sangat dicintainya, Sasuke.

"Sasuke-kun.. aku harus bagaimana?" ucap Sakura lirih, air matanya semakin deras ketika Ia menerima pesan dari Sasuke.

From: Sasuke-kun Ayam

Selamat malam, istirahat yang banyak ya. Aku mencintaimu selalu :*

Tok Tok Tok

"sakura, kau didalam?"

Sakura mengusap air matanya, dengan punggung tangannya.

Cklek

"Ada apa Kaa-san, Tou-san?" ucap Sakura

"sakura, Kaa-san harap kau menerima pertunangan ini. Tolong bantu Tou-sanmu. Ia terancam dipecat dari perusahaannya. Kau tau bukan perusahaan itu milik orang tua Gaara. Kalau ia dipecat, kau tak bisa melanjutkan kuliahmu! Kita tak punya banyak uang" ucap Rin

Sakura menunduk

"Apa harus Kaa-san?" Tanya Sakura menatap mata emerald ibunya.

"Kau akan bahagia bersamanya Sakura" kata Rin kemudian

"Aku mencintai orang lain Kaa-san" ucap sakura lirih

"Tinggalkan dia." Tou-san Sakura angkat bicara

"Aku tak bisa hidup tanpa dia"

"Omong kosong!" Tou-san Sakura meninggalkan kamar Sakura.

Rin menatap mata sayu anaknya.

"Izinkan aku, malam ini untuk bersamanya Kaa-san." Kata Sakura

Rin menganggukan kepalanya.

.

.

.

Sakura berlari menembus hujan menuju rumah Sasuke yang hanya beberapa blok dari rumahnya.

Ia memasuki halaman luas milik keluarga Uchiha.

Ting Tong

Sakura mencengkram dadanya untuk menahan air matanya yang akan jatuh.

Cklek

"Sakura. Ini jam 10 malam. Ada apa kau kesini, sampai hujan-hujanan. Nanti kau bisa sakit" kata Sasuke menarik Sakura masuk kedalam rumahnya.

"Ada apa Sakura?" Tanya Sasuke sambil membantu Sakura mengeringkan badannya. Dilapnya kepala sampai leher Sakura.

"Kau sendiri dirumah?" Tanya sakura

"Ya, Itcahi sedang pergi ke Suna. Ada apa Sakura?"

"Aku ingin, malam ini, hanya milik kita.. berdua" Sakura menatap mata Sasuke yang membesar

"Kau sedang ada masalah?" Tanya Sasuke

"Tidak. Aku, hanya rindu padamu Sasuke-kun dan aku butuh kau" kata Sakura sambil memeluk Sasuke

Sasuke membalas pelukan hangat Sakura.

Ia melepaskan pelukannya, dan mencium bibir ranum Sakura. Pelan dan lembut. Mereka saling berbagi, menyalurkan kehangatan mereka. Sasuke membuka jaket pink Sakura dan membuangnya entah kemana. Ia meremas payudara Sakura yang masih tertutupi tank top putihnya.

Suara-suara desahan dari bibir Sakura mulai terdengar.

"emm.. ahh.."

Sasuke menghentikan kegiatannya. Ia mengangkat tubuh mungil Sakura ke dalam kamarnya. Ia merebahkan Sakura ke atas kasur berukuran king size miliknya.

Sasuke mulai melucuti satu persatu pakaiannya, setelah Ia melucuti seluruh pakaian Sakura.

"Cepat Sasuke-kun~" kata Sakura dengan manja.

"Sabar Sakura sayang" kata Sasuke yang masih membuka celana dalam miliknya.

Terlihat adik Sasuke yang telah menegang. Sakura memalingkan wajahnya saat melihat 'adik' Sasuke.

Sasuke segera menindih Sakura. Sasuke menatap Sakura dengan penuh kasih sayang dan cinta.

"Aku mencintaimu" kata Sasuke

"Aku juga" kata Sakura

Bibir mereka kembali bertautan, Sasuke meremas payudara Sakura dengan menggunakan tangan kanannya. Dan tangan kirinya bergliriya di selangkangan Sakura.

Sasuke memasukan jari tengahnya kedalam lubang kewanitaan Sakura.

"Ahh.. enng..ahh" desah Sakura disela-sela ciuman panas mereka.

Sasuke memaju mundurkan jari tengahnya pada kewanitaan Sakura.

Srrr…

Cairan dari liang Sakura muncrat ke jari-jari Sasuke.

Sasuke menghentikan ciuman mereka. Ditatapnya wajah Sakura. Berbeda. Kekasihnya ini berbeda dri biasanya.

Sasuke memasukan 'adik'nya kedalam liang Sakura.

"Akh.." Sakura merasakan sesuatu tertancapkan didalam sana.

Sasuke memaju mundurkan 'adik'nya, kedua tanganny meremas kedua payudara Sakura, sedangkan bibirnya menciumi leher Sakura.

"Ah..ahh..Sas..Sashh" desah Sakura saat Sasuke menggoyangkan pinggulnya.

"Ahh..aku mau keluar" kata Sakura

Sasuke segera mencabut 'adik'nya dari liang Sakura, sehingg spermanya muncrat di selangkan Sakura.

"Hah hah hah" Sasuke dan Sakura bertatapan.

"Aishiteru Sasuke-kun"

"Aishiteru mo Sakura"

Mereka berdua terlelap. Sasuke tidur disebelah Sakura sambil memegang payudara Sakura. Setelah yakin kalau Sasuke sudah tertidur lelap, Sakura mencari pakaian miliknya dan memakainya kembali. Ditatapnya sebentar wajah kekasihnya saat tidur. Tampan, polos.

"Arigatou Sasuke-kun" ucap Sakura pelan

CUP

Sakura mencium bibir Sasuke singkat.

Sakura pergi meninggalkan rumah Sasuke dengan air mata yang telah membasahi wajahnya.

.

.

.

"Ohayou Jidat!" ucap Ino

Sakura hanya diam, Ia sedang melamun

"Dia kenapa?, berantem lagi sama Sasuke?" Tanya Ino pada Hinata

"A..aku ti..tidak tau" jawab Hinata

"Kau kenapa Sakura?" Tanya Tenten

Sakura masih tak bergeming.

Temari yang melihat itu hanya menatap sahabatnya sedih. Ia tau permasalahan Sakura. Sakura akan ditunangkan dengan saudaranya, Gaara.

Sakura berjalan lunglai meninggalkan teman-temannya.

"Sudahlah, dia mungkin perlu sendiri dulu" kata Temari saat teman-temannya ingin mengejar Sakura.

.

.

.

Sakura dan Sasuke berada di atas atap sekolah sekarang

"Sakura" kata Sasuke yang berada didepan Sakura

Sakura mendongakkan kepalanya.

"Kau semalam tidak pamit pulang padaku. Aku khawatir tau!" kata Sasuke

Sakura menatap mata onyx kekasihnya tersebut, semakin jauh Ia terperosok dalam pesona Uchiha bungsu ini. Ia memejamkan matanya, ia tak mau semakin menyakiti hatinya.

"Sasuke.. kita harus mengakhiri semua ini"

Haruskah kita berakhir cukup sampai disini?

Bagai disambar petir. Sasuke merasakan sesuatu di dalam dadanya. Sakura membalikkan badannya dan berjalan pelan. Air matanya membanjiri wajah pucatnya.

Meski hati berkata tak mampu

"Sakura!" teriak Sasuke

Sakura berhenti

"Kau bilang kau mencintaiku. Kau bohong!" teriak Sasuke

Sakura menarik nafasnya,

Berat Ia mengatakan ini,

"Ya, aku bohong."

Sasuke mencengkram dadanya.

'aku sangat amat mencintaimu Sasuke-kun' batin Sakura

"Kau bilang kau membutuhkanku"

"Aku berbohong"

'aku sangat butuh kau Sasuke-kun' batin Sakura lagi

Tak ingin terlambat menyudahi keadaan ini

"Kita tak cocok. Tak bisa dilanjutkan lagi" kata Sakura

Mungkin ini jalan kita

"Aarrrrggh!" Sasuke berteriak dan mencengkram rambutnya.

DUAAG

BUAAG

Dinding menjadi pelampiasannya sekarang.

Sakura berlari, Ia tak sanggup.

Sakura duduk di bawah pohon tempat Ia sering duduk bersama Sasuke.

Ditatapnya LCD ponselnya yang memperlihatkan foto mesrra dirinya bersama Sasuke.

Kenanglah aku kapanpun engkau mau

Simpan diriku bila masih dihatimu

Andaikan api cinta, datang kembali

Akan ku sanjung engkau didalam hatiku

"Jangan lupakan aku Sasuke-kun. Kenanglah aku dalam ingatanmu." Ucap Sakura pelan

Tap Tap Tap

Suara langkah kaki tersebut berjalan mendekati Sakura

"Hai sayang, kau sudah siap acara lusa nanti?" Tanya lelaki berambut merah berdiri di depan Sakura

Sakura mendongakkan kepalanya,

"Aku…"

TBC

Gimana gimana? Maaf banyak kekurangan ya? -.-

R n R dong *kedip kedip mata* :D