SOVIETIC COPS 2
Tokoh : Rusia, Ukraina, Belarus, Lithuania, Latvia, Estonia, Polandia, Hongaria, Romania, Moldova, Bulgaria, Prusia
Disc : Hetalia punya Oom Hidekaz Himaruya
Perhatian : TERLALU BANYAK MENCERITAKAN TENTANG EROPA TIMUR, SUPER DUPER JAYUS DAN LEBAY SEKALI, PEMAKAIAN NAMA NEGARA DAN ADA UNSUR-UNSUR YANG SEDIKIT EKSTRIM #jayus #lebay #diseretkepengadilan #bilanginperdanamenteri
Note : Rusia, Prusia, Lithuania, Latvia, Estonia, Polandia, Moldova dan Bulgaria adalah LAKI-LAKI; Ukraina, Belarus, Hongaria dan Romania adalah PEREMPUAN; COUPLE INSIDE (CUMA BERTEMAN)
Part 4
Rusia mengajak seluruh anggota Hetalia yang tergabung di Blok Soviet untuk menonton balap Formula 1. Mereka merasa terpaksa karena ada yang belum terbiasa menonton balap mobil dan takut jika ada suara 'nguing' dari mobil balap. Yang takut kepada balap mobil adalah Estonia, Latvia, Lithuania, Romania, Moldova, Belarus dan Bulgaria. Hanya sedikit yang suka kepada balap mobil, seperti Rusia dan Polandia.
Pertamanya, sebagian besar anggota Blok Soviet merasa takut untuk menonton balap mobil karena berisik dan belum terbiasa. Di negara yang personifikasinya takut kepada balap mobil jarang ada hal-hal yang berbau Formula 1 di sana #ngarep #jayus -_-v dan Rusia pun geram dengan yang takut. Tetapi, bagi yang sudah terbiasa seperti Rusia dan Polandia, itu tidak masalah. Lalu, mereka pun nonton bersama di rumah Rusia.
"Hari ini ada Formula 1, da." kata Rusia.
"Hah? Balap?" tanya Ukraina heran.
"Yah, olahraga mobil." kata Belarus.
"Ki…ta… ta…kut…" pekik Latvia dan Lithuania.
"A…ku… ju…ga…" pekik Estonia.
"Kenapa kalian?" tanya Ukraina.
"Kita… takut…" jawab Latvia dan Lithuania.
"Aku takut sama…" kata Estonia.
"Apa hayo?" tanya Belarus.
"Sama balap." jawab Ukraina.
"Emangnya kenapa babunya Rusia?" tanya Moldova.
"Katanya mereka takut sama balap." jawab Ukraina.
"Iya. Aku juga." kata Moldova.
"Sama dong." kata Ukraina.
"Yang lain juga takut." kata Romania.
'Emangnya kamu takut?" tanya Ukraina.
"Iya." jawab Romania enteng.
"Latvia takut nggak?"tanya Romania.
"Takut. Wong Lithuania sama Estonia juga takut." jawab Ukraina.
"Wah, takut semua, dong!" seru Romania.
"Ya. Karena balap Formula jarang yang suka di negara saya dan mereka." papar Ukraina.
"Mending nyanyi aja, di semua negara ada yang bisa nyanyi." kata Moldova cuek.
"Bukan itu, Moldova! Tapi ini olahraga otomotif." kata Ukraina.
"UH! DASAR! BILANGIN PERDANA MENTERI YA!" seru Moldova keras.
"INI ORANG KAYAK DEMO AJA!" seru Ukraina.
"INI OLAHRAGA TAU!" seru Ukraina.
"GUA CORET DAN GANTI KE NYANYI!" seru Moldova.
Ukraina dan Moldova pun berkelahi gara-gara masalah balap Formula 1. Karena negara mereka belum ada balap-balapannya, maka mereka berkelahi dan berteriak. Mereka pun adu jotos dan smekdown karena itu. Mereka pun menjadi tontonan yang lain saat sebelum menonton balap Formula 1 di rumah Rusia.
Trio Baltik, Hongaria dan Romania malah menyemangati perkelahian antara Ukraina dan Moldova. Perkelahian mereka lebih mirip Tom and Jerry dan Thailand dan Kamboja. Bedanya perkelahian Ukraina-Moldova dengan Thailand-Kamboja adalah masalahnya. Kalau Thailand-Kamboja berkelahi karena mamperebutkan candi Preah Vihear, maka Ukraina-Moldova berkelahi gara-gara masalah olahraga otomotif yang digemari oleh Rusia dan Polandia.
"UKRAINA! UKRAINA!" teriak Trio Baltik.
"AYO DONK TEMANKU!" seru Romania.
"Kayak Thailand-Kamboja aja nih." kata Polandia.
"Wah, bahaya nih, da." kata Rusia.
"Ya abis sih berantem terus." kata Polandia.
"Udahan ya." kata Prusia lembut.
Setelah itu, Ukraina dan Moldova meminta maaf dengan sopan dan Rusia berusaha menenangkan kedua personifikasi negara pecahan Uni Soviet tersebut. Mereka menjadi rukun setelah pertengkaran terkait dengan balap Formula 1. Maklum, karena mereka 'belum punya', jadi wajar kalau mereka berkelahi karenanya. Sedangkan Rusia yang 'sudah punya' saja tidak berkelahi dengan yang 'belum punya' seperti Trio Baltik.
Kemudian, Trio Baltik pun diberi penjelasan tentang Formula 1 dari Rusia. Mereka kan belum tahu, jadi harus dijelaskan yang penting-penting seputar Formula 1. Mereka harus dijelaskan karena mereka belum pernah menonton olahraga otomotif seperti Formula 1. Orang Eropa Timur memang jarang yang suka balap mobil, itu menurut author. Yang takut juga dijelaskan agar tahu dan berani.
"Aku mau jelasin F1 ke kalian ya, da." kata Rusia.
"Hah, F1?" pekik Latvia.
"Jangan takut, ya, da!" seru Rusia.
"Ummm…' gumam Estonia.
Penjelasan Rusia dimulai
"Formula 1 adalah balap mobil yang paling bergengsi di dunia, da."
"Formula 1 adalah tingkatan yang paling tinggi dalam balap formula, da."
"Formula 1 disingkat menjadi F1, da."
"Balap F1 sangat dgemari oleh masyarakat dunia, da."
"Beberapa negara ikut serta di F1 seperti Inggris dan Jerman, da."
"Tetapi, untuk Eropa Timur baru 2 atau 3 negara, da."
"Balap F1 memakai mobil yang disebut open wheel car, da."
"Yang mengendarai mobil F1 hanya seorang, da."
"Tim yang mengikuti balap F1 disebut konstruktor, da."
"Satu tim terdiri atas 2 pebalap dan beberapa pebalap tes, da."
"Jumlah tim yang ikut balap F1 ada 12 tim, da."
"Pebalap yang ikut dalam balap F1 adalah 24 orang, da."
"Sebelum F1, ada beberapa tingkatan di bawahnya untuk menuju F1..."
"Yaitu F2 dan F3000 kalau nggak salah, da."
"Di dunia, ada beberapa jenis balap formula yang tersebar di berbagai belahan dunia, da."
"Balap formula yang ada sekitar 20an di dunia, da."
"Pebalap yang menempati 3 teratas akan diberi trofi, da."
"Balap F1 pertama kali diselenggarakan pada tahun 1950, da."
"Balap F1 diselenggarakan setiap hari Minggu, saat libur, da."
"Sudah selesai dan kolkolkol."
"Ada yang mau nanya, da?" tanya Rusia.
"Ada!" seru Belarus.
"Siapa?" tanya Rusia lagi.
"Moldova." jawab Belarus.
"Apa singkatan dari Formula One?" tanya Moldova.
"F1, da." jawab Rusia.
"Apa aja tingkatan di bawah F1?" tanya Latvia.
"F2 dan F3000, da." jawab Rusia.
"Apa sih nama mobil yang dipake di F1?" tanya Romania.
"Open wheel car, da." jawab Rusia.
"Berapa orang yang mengendarai mobil F1?" tanya Moldova.
"Cuma satu yang nyopir, da." jawab Rusia.
"Tahun berapa balap F1 pertama diadakan?" tanya Lithuania.
"Tahun 1950, udah puluhan tahun yang lalu, da." jawab Rusia.
"Hari apa balap F1 diadakan?" tanya Lithuania.
"Tiap hari Minggu, pas akhir pekan, da." jawab Rusia.
"Ada berapa tim yang ada di F1 sekarang?" tanya Estonia.
"Ada 12 tim, da." jawab Rusia.
"Berapa pebalap yang ikut F1?" tanya Romania.
"Ada 24 orang, da." jawab Rusia.
"Terima kasih bagi yang udah nanya, da." kata Rusia.
"Sama-sama." kata semuanya.
"Kenapa Polandia nggak nanya?" tanya Latvia.
"Soalnya dia udah tahu tentang F1." jawab Moldova.
"Hebat dong dia?" tanya Lithuania.
"Iya. Soalnya dia udah biasa nonton begituan." jawab Moldova.
"Kekkon kekkon..." kata Belarus.
"Aku jadi tahu tentang F1 abis dijelasin sama Rusia." kata Estonia.
"Aku juga, tahu F1 dari Rusia." kata Romania.
"Ntar lagi udah mulai tuh, da!" seru Rusia.
Setelah itu, mereka langsung ke ruang keluarga untuk menonton pertandingan balap formula terakbar di dunia tersebut dengan Rusia. Semua personifikasi negara Eropa Timur duduk manis dengan Rusia untuk menonton F1. Mereka masih saja takut dengan balap mobil walaupun telah dijelaskan oleh Rusia dan tahu bagaimana balap F1 itu. Ada saja alasan ketakutan terhadap balap F1 seperti suara yang dikeluarkan dari mesin mobil dan penutup kepala para pebalap.
Seperti Ukraina, Belarus, Latvia dan Romania misalnya, mereka pura-pura buta saat balapan dimulai. Alasannya karena mereka takut kepada balaclava (penutup kepala mirip jilbab) yang berwarna putih. Yang lain juga takut kepada balaclava seperti Lithuania, Estonia, Moldova dan Bulgaria. Mereka menganggap memakai benda seperti itu seperti mumi, jadinya ya menakutkan bagi yang belum pernah menonton balap mobil seperti F1. Mereka berempat tidak sebuta Latvia dan Romania, tetapi membuka mata sedikit-sedikit saat belum ada adegan memakai balaclava. Sebagian besar personifikasi negara Eropa Timur memang takut kepada balaclava karena belum terbiasa dengan benda tersebut.
Tetapi tidak bagi Rusia, Polandia, Hongaria dan Prusia yang telah terbiasa menyaksikan balap mobil seperti F1 dan reli. Mereka tidak takut kepada balaclava dan suara berisik dari mesin mobil. Mereka sudah terbiasa menghadapi 2 hal yang paling ditakuti oleh sebagian besar personifikasi negara Eropa Timur. Menurut author, balaclava adalah hal yang biasa di balap mobil dan tidak usah pura-pura buta kalau sudah biasa. Saat ada adegan tersebut, Rusia melihat banyak sekali yang menutup mata dengan tangan, buku, majalah, koran dan sapu tangan.
"Hey, kenapa kalian, da?" tanya Rusia.
"Takut sama yang pasang-pasang." jawab Romania dan Latvia.
"Sama apa?" tanya Polandia.
"Sama sarung kepala putih." jawab Latvia sambil menutup matanya.
"Emangnya kenapa, da?" tanya Rusia.
"Kayak mumi sih..." kata Latvia dan Lithuania dengan mata tertutup.
"Ih, jijik ah ngeliatnya!" seru Bulgaria sambil menyipitkan mata.
"Hiii...ada sarung kepala." kata Estonia sambil menutup matanya dengan buku.
Setelah memasang balaclava dan helm selesai, memasang sarung tangan dimulai. Mereka sudah mulai membuka mata mereka dan sudah berani menghadapi persiapan balap F1. Memasang sarung tangan sudah banyak dilihat oleh banyak orang, jadi mereka tidah usah takut dan sudah biasa melihat adegan tersebut. Rusia pun bangga dengan keberanian para personifikasi negara Eropa Timur dengan persiapan balap F1.
Setelah itu, pebalap menaiki mobil dan memasang kemudi. Hampir semua personifikasi negara Eropa Timur terlihat biasa saja saat melihat para pebalap naik ke kokpit mobil. Mereka didampingi oleh para gadis yang disebut umbrella girl. FYI, umbrella girl adalah perempuan yang membawa payung yang bertugas mendampingi pebalap naik ke kokpit mobil. Mereka pun terpesona dengan gadis-gadis tersebut, namun pakaian mereka cukup minim.
Saat balap dimulai, ada mobil yang mengiringi balapan. Mobil tersebut adalah safety car. FYI, safety car adalah mobil yang memiliki kecepatan tinggi dan mengiringi mobil balap F1 saat terjadi kecelakaan dan hujan deras. Pengemudi safety car haruslah pembalap profesional yang pernah mengikuti laga internasional dan diakui oleh FIA, organisasi balap mobil terbesar di dunia. Teknologi safety car harus mengikuti teknologi yang dipakai dalam mobil F1. Safety car berfungsi agar hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan tidak terjadi.
Setelah balap usai, pengumuman pemenang dimulai. Pemenangnya tidak disebutkan namanya karena sebagian besar anggota Hetalia tidak hafal nama pebalap F1. Yang hafal hanya Rusia dan Polandia karena mereka sudah akrab dengan balap F1. Yang lainnya malah cuek saat menonton dan tidak tahu nama pebalap sama sekali seperti Ukraina dan Romania. Mereka bilang 'Mene eke tehe' saat ditanya nama pebalap. Trio Baltik hanya tahu sedikit saja nama pebalap karena mereka tidak begitu melihat nama pebalap saat balapan.
Part 5
Bouncing Ball, band yang beranggotakan Trio Baltik dan Polandia akan pentas di salah satu restoran khusus makanan Barat di sebuah kota. Kedatangan mereka dikecam oleh beberapa orang karena tokoh komik membentuk band dan pentas di restoran. Mereka akan menyanyikan singel pertama mereka, Ayo Lakukan! dan lagu-lagu jadul yang sudah dimodifikasi.
Sebelum kedatangan Bouncing Ball, pihak restoran telah menyiapkan tempat khusus pentas untuk Bouncing Ball. Panggung tersebut berukuran 5 m x 3 m, ukuran tersebut cukup untuk pentas musik di sebuah restoran. Selain panggung, dekorasi pun disiapkan oleh pihak restoran. Dekorasi dibuat warna-warni agar orang senang dengan pementasan band Bouncing Ball.
Persiapan untuk penampilan Bouncing Ball berlangsung sekitar 10 hari. Mereka telah menyiapkan panggung, dekorasi dan sejumlah undangan untuk yang mau berkunjung ke sana. Di situs resmi, Facebook, Twitter, Myspace dan blog juga ada undangan untuk penggemar restoran tersebut. Di situ tertulis 'Bouncing Ball Show' dan 'Coming soon' karena tanggalnya masih dirahasiakan. Tanggal akan ditentukan oleh pihak restoran dan dilaksanakan saat akhir pekan karena itu adalah saat bebas bagi sebagian besar orang.
Kecaman atas penampilan band yang terdiri atas tokoh komik terjadi di blog dan situs jejaring sosial seperti Facebook. Saat persiapan, makin jarang kecaman di dunia maya.
Setelah undangan siap, banyak sekali pengguna situs jejaring sosial yang ingin menonton pentas band Bouncing Ball di restoran khusus makanan Barat yang bernama 'Percy's Place' di sebuah kota yang tidak diketahui namanya. Calon penonton pun ingin melihat aksi band yang terdiri dari personifikasi negara pecahan Uni Soviet tersebut. Undangan yang ada telah habis dibagikan mengingat minat untuk menonton pentas band di restoran meningkat. Jumlah orang yang akan menonton pentas Bouncing Ball ada 378 orang. Jumlah ini cukup banyak untuk ukuran restoran.
Saat band Bouncing Ball berlatih, ada berita bahwa ada sebuah band yang akan pentas di restoran. Band tersebut adalah band milik Trio Baltik dan Polandia. Biasanya, pentas di restoran diadakan seminggu sekali, yaitu saat malam Minggu. Akhir pekan adalah saat yang pas untuk pementasan band di restoran, maka restoran selalu penuh dengan pengunjung yang ingin menyaksikan band di restoran.
"Ada band yang mau tampil di resto." kata Ukraina.
"Oh, ya?" gumam Polandia.
"Pasti kita!" kata Latvia yakin.
"Kita mau latihan dulu." kata Polandia.
"Daag..." kata Ukraina.
Setelah latihan, mereka pun merasa galau karena mau pentas di restoran. Restoran yang akan dipakai untuk pentas mereka adalah restoran khusus makanan Barat yang bernama Percy's. Restoran makanan Barat sangat potensial untuk pentas band seperti Bouncing Ball. Makanya itu mereka ingin tampil di restoran makanan Barat. Makanan Barat adalah makanan yang sangat cocok di lidah mereka.
"Latihan selesai." kata Rusia.
"Mau ngapain?" tanya Latvia.
"Nonton acara gosip." jawab Estonia.
"Ya udah." kata Latvia cuek.
Setelah itu, anggota Bouncing Balls menonton acara gosip bersama Ukraina, kecuali Lithuania. Lithuania membenci acara gosip karena tidak semua berita di acara gosip benar. Cukup banyak berita buruk yang ada. Ia sudah muak dengan acara gosip dan beralih ke berita hiburan yang lebih jujur. Ukraina menginginkan berita hiburan yang lebih jujur dibanding gosip, karena gosip itu haram hukumnya. Makanya itu anggota Hetalia mengadu ke salah satu stasiun televisi untuk membuat berita hiburan dikemas secara jujur.
"Ding dong." bunyi bel yang dibunyikan oleh seseorang.
"Selamat sore." kata Lithuania sopan.
"Sore juga." kata seorang perempuan di depan Lithuania.
"Ini siapa?" tanya Latvia, drummer Bouncing Ball.
"Ini Anzela, teman kita." kata Lithuania, gitaris Bouncing Ball.
"Masak kamu nggak tau?" tanya Lithuania.
"Soalnya aku nggak perhatiin dia sih." kata Latvia.
"Yah kamu!" seru Polandia cuek.
"Kenapa sayang?" tanya Lithuania halus.
"Latvia lupa sama cewek yang ada di depan." jawab Polandia, vokalis Bouncing Ball.
"Dia lupa karena nggak perhatiin." kata Lithuania.
"Dia teman kita?" tanya Polandia.
"Iya. Dia itu teman kita dari dulu." jawab Lithuania.
"Dia ketemu kita pas jalan-jalan ke pasar raya." kata Polandia.
"Oh, aku tau kalo dia ketemuan di pasar." kata Latvia.
"Seingat aku, dia lagi beli sesuatu." kata Estonia, keyboardis Bouncing Ball.
"Dulu aku dan kamu sering main sama dia." kata Lithuania.
"Trus aku suka ngerjain dia." kata Latvia.
"Waktu ketemu, dia lagi beli buku tulis." kata Estonia.
"Kamu tau dari mana?" tanya Lithuania.
"Liat gerak gerik dia di pasar." jawab Estonia.
"Kenapa kamu lupa?" tanya Polandia.
"Soalnya aku jarang ngobrol sama dia, soalnya dia sering ada acara." jawab Latvia.
"Aku tahu, soalnya dia ikut acara ini-itu." kata Lithuania.
"Apa sih kamu?" tanya Estonia.
"Akhir-akhir ini aku banyak ikut acara, jadi aku jarang ketemuan sama kalian." kata Anzela.
"Oh, rupanya kamu aktif, ya?" tanya Estonia lagi.
"Iya. Aku ini ikut kampanye hidup sehat dan kegiatan teatrikal." jawab Anzela.
"Kamu ikut berapa?" tanya Latvia.
"Ada 3 kali. Yang nggak disebutin itu olahraga musim dingin." jawab Anzela.
"Katanya kamu ikut kampanye sama perusahaan farmasi." kata Lithuania.
"Iya. Aku dikontrak sama Bayer, Beiersdorf, Johnson and Johnson dan Novartis." kata Anzela.
"Wah, banyak dong yang ngontrak kamu." kata Lithuania.
"Itu udah cukup banyak buat aku. Kalo kebanyakan, nanti aku capek." kata Anzela.
"Apa aja kegiatan kamu di teater?" tanya Lithuania.
"Akting. Aku sering berperan sebagai peri dan dayang-dayang." kata Anzela.
"Kamu pernah pentas di depan umum?" tanya Lithuania lagi.
"Pernah. Di gedung pertemuan di salah satu hotel." jawab Anzela.
"Emangnya ada pentas teater di hotel?" tanya Latvia.
"Ada. Tapi nggak sering banget." jawab Anzela di depan Latvia.
"Kamu pernah ikut kampanye sama perusahaan obat lainnya, da?" tanya Rusia.
"Pernah, ama Wyeth dan Pfizer, trus diputus karena kebanyakan." kata Anzela.
"Kenapa, da?' tanya Rusia lagi.
"Soalnya aku ikut sama banyak perusahaan, jadinya diputus." kata Anzela lagi.
"Berapa maksimalnya, da?" tanya Rusia tepat di depan wajah Anzela.
"Sekitar 5. Itu bener kalo 5 perusahaan." jawab Anzela seperti pengamat.
"Makasih ya, da." kata Rusia.
"Sama-sama, tapi aku masih ngobrol lagi." kata Anzela.
"Kamu pernah dikontrak sama perusahaan makanan?" tanya Estonia.
"Pernah. Sama Nestle, Kraft, General Foods, McCain dan H.J. Heinz." jawab Anzela.
"Berapa lama?" tanya Estonia penasaran.
"Rata-rata 3 bulan. Ada juga yang lebih dari 6 bulan, trus kontrakku diputus karena terlalu banyak sponsor." jawab Anzela.
"Mau nggak dikontrak sama Danone atau Abbott?" tanya Estonia merayu.
"Mau. Tapi nggak boleh sama dosen soalnya terlalu banyak." jawab Anzela.
"Kalo kebanyakan emangnya kenapa?" tanya Estonia mirip iklan susu.
"Nanti aku kecapekan dan aku bisa sakit gara-gara acara yang banyak." jawab Anzela.
"Kalo gitu udahan ya." kata Estonia.
Alasan Latvia lupa dengan Anzela karena Anzela aktif dalam kegiatan menggalakan hidup sehat yang disponsori oleh perusahaan farmasi dan makanan multinasional dan juga ikut kegiatan teatrikal yang menghabiskan waktu dan tenaga. Jika ia terlalu banyak ikut kegiatan, ia bisa sakit karena kelelahan mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada. Jumlah maksimal sponsor yang boleh diikuti di setiap bidang ada 5, jika lebih dari itu, maka kontrak dari salah satu sponsor akan dicabut.
Tiba-tiba, di saat persiapan mereka untuk tampil di restoran Percy's, Trio Baltik teringat dengan kejadian-kejadian yang pernah mereka alami bersama Anzela. Cukup banyak kenangan tentang Anzela yang diingat oleh mereka. Salah satu kenangan yang mereka ingat adalah mengerjainya di mal. Saat Trio Baltik ke mal dengan Rusia dan saudari-saudarinya, mereka bertemu dengan Anzela di depan pintu masuk sebuah supermarket. Lithuania mengajak Latvia untuk mengerjai Anzela saat di supermarket. Mereka sama-sama berbelanja di supermarket tersebut. Saat di bagian daging ayam, Latvia mengerjai Anzela habis-habisan dan dihardik oleh petugas di bagian daging ayam.
FLASHBACK
"Latvia, Latvia. Kamu sama Anzela ya." kata Lithuania.
"Apa sih?" tanya Latvia.
"Kamu sama dia pas belanja." kata Lithuania.
"Hah! Anzela sama Latvia? Argh!" seru Estonia.
"AAAAA!" seru Anzela keras.
Kemudian
"Babu babu!" seru Latvia sambil menggelitiki Anzela.
"Hahahaha." tawa Anzela.
"Ngapain sih?" tanya seseorang.
"Lagi ngerjain teman." jawab Latvia.
Latvia tidak tahu siapa, namun yang tepat adalah keluarga Anzela.
"Astaga! Nanti kamu ditangkap!" seru seseorang di depan Latvia.
"Siapa yang nyuruh ngerjain aku?" tanya Anzela.
"Lithuania, si gondrong itu." jawab Latvia cuek.
"Dia sih nyuruh-nyuruh!" seru Latvia geram.
"Ah, aku mau ngambil daging dulu!" seru Anzela.
"Bye!" seru Trio Baltik.
Setelah itu, mereka tidak melakukan apapun setelah Latvia mengerjai Anzela.
Setelah meningat, mereka dan Polandia pun melanjutkan latihan sebentar untuk lagu Ayo Lakukan! selama beberapa menit. Sedangkan Anzela dan saudari-saudari Rusia membaca majalah wanita dan menonton film di TV kabel. Selama latihan, para perempuan sibuk membaca sambil menonton di ruang keluarga. Saat berlatih, Bouncing Balls tidak boleh diganggu oleh siapa pun. Para perempuan fokus dengan bacaan sekaligus film.
Setelah itu, Ukraina dan Belarus baru sadar dengan ciri-ciri fisik Anzela. Anzela memiliki kulit putih seperti susu, rambut ash blonde (pirang kotor) dan agak keriting, mata hijau cerah, tubuh langsing seperti model tetapi tidak terlalu tinggi untuk ukuran model. Tingginya sekitar 4 cm lebih tinggi dari Belarus. Usianya tidak diketahui, kemungkinan dia masih muda. Ia berasal dari Eropa Timur, kemungkinan besar negara pecahan Uni Soviet. Saudari-saudari Rusia sudah mengenalnya dengan baik.
Kini, misteri penampilan fisik Anzela sudah terungkap lewat pengelihatan Ukraina dan Belarus. Mereka mengetahui warna rambut dan mata Anzela dengan melihatnya lalu mencocokannya ke dalam tabel warna rambut dan mata. Ukraina membawa tabel yang berisi warna rambut dan mata dari tempat majalah di lantai atas. Tabel tersebut sangat lengkap dan ditambah penjelasan. Ia meneliti warna rambut dan mata seseorang dengan menggunakan tabel tersebut. Tabel dapat membantu mengidentifikasi warna rambut dan mata seseorang.
Dari hasil penelitian Ukraina, warna rambut Anzela adalah ash blonde, rambut pirang kotor seperti abu, sedangkan warna mata Anzela adalah green, artinya hijau. Berarti dugaan Ukraina sudah benar dan kriteria Anzela sebagai 'bule' juga terpenuhi. Ternyata, orang yang berambut pirang dan bermata terang tidak harus selalu bagus. Tidak semua orang yang tinggal di kawasan Laut Baltik berambut terang. Contohnya adalah Lithuania dari Hetalia yang rambutnya gelap tetapi menarik di mata author.
Beberapa hari kemudian, Bouncing Ball tampil di Percy's. Banyak sekali orang yang berkunjung ke sana. Saat makan malam, mereka disuguhi dengan lagu-lagu yang disuguhkan oleh band yang terdiri atas personifikasi negara Eropa Timur tersebut. Mereka tampil cukup bagus di depan pengunjung restoran Percy's. Mereka sangat terpesona dengan suara Polandia yang jernih dan tidak dibuat-buat. Bouncing Balls menyanyikan sekitar 8 lagu untuk pengunjung restoran yang menyajikan makanan Barat tersebut. Teman-teman mereka juga hadir di pentas mereka seperti Anzela. Ia sudah lama menginginkan Trio Baltik dan Polandia untuk pentas di restoran.
Part 6
Latvia menulis buku harian tentang dia dan Anzela di blog Baltic Trio. Ia menulis buku harian sebanyak 1 paragraf. Ia menulis pengalamannya bersama Anzela selama 2 hari, dengan judul 'My Experience with Anzela'. Nanti akan dijelaskan ringkasan buku harian tentang Anzela.
Senin, 9 Mei 2011
Aku bertemu dengan seorang perempuan di rumah. Aku lupa karena sesuatu. Ternyata dia adalah Anzela. Ia adalah teman bagi Trio Baltik dan juga Polandia. Ia telah lama bersama kami sejak tidak sengaja bertemu di pasar raya. Aku juga pernah mengerjainya di supermarket di bagian daging ayam saat ia akan membeli daging ayam.
Selasa, 10 Mei 2011
Aku mendengar bahwa ia juga aktif dalam kampanye hidup sehat yang disponsori oleh beberapa perusahaan farmasi dan makanan multinasional. Ia juga bermain di beberapa pementasan teatrikal. Ia sering kebagian peran sebagai peri dan dayang-dayang. Aku pernah melihat dia sebagai dayang-dayang raja di Youtube. Betapa senangnya aku dengan kehadirannya di dunia maya. Ia juga dikenal oleh banyak orang karena menggalakan hidup sehat untuk semua.
~TBC~
