SOVIETIC COPS 3
Tokoh : Rusia, Ukraina, Belarus, Lithuania, Latvia, Estonia, Polandia, Hongaria, Romania, Moldova, Bulgaria, Prusia, Ceko, Slovakia
Disc : Hetalia punya Oom Hidekaz Himaruya
Perhatian : TERLALU BANYAK MENCERITAKAN TENTANG EROPA TIMUR, SUPER DUPER JAYUS DAN LEBAY SEKALI, PEMAKAIAN NAMA MANUSIA DI BEBERAPA BAGIAN DAN ADA UNSUR-UNSUR YANG SEDIKIT EKSTRIM #jayus #lebay #diseretkepengadilan #bilanginperdanamenteri
Note : Rusia, Prusia, Lithuania, Latvia, Estonia, Polandia, Slovakia, Moldova dan Bulgaria adalah LAKI-LAKI; Ukraina, Belarus, Ceko, Hongaria dan Romania adalah PEREMPUAN
Part 7
Rusia diundang Inggris untuk pergi makan siang di rumahnya. Saudari-saudari dan pembantu Rusia juga diundang oleh Inggris. Mereka masih ragu karena masakan Inggris biasanya tidak enak dan membuat sakit perut. Mereka tidak mau kalau harus sakit perut dan minum obat karena masakan yang tidak enak. Mereka telah bersiap sejak undangan diberikan.
Di dalam undangan tersebut, makan siang diadakan pada hari Jumat. Tempatnya ya di rumah Inggris dan Britania Raya. Rusia pernah mendengar ada 2 negara yang akan masuk Hetalia, yaitu Ceko dan Slovakia. Mereka adalah kembar identik dan bersaudara. Mereka adalah negara Eropa Tengah yang juga pernah menganut ajaran komunis.
Semua personifikasi negara pecahan Uni Soviet pun bingung saat membaca di bagian pakaian. Mereka tidak tahu mau memakai pakaian apa, karena mereka telah terbiasa memakai seragam militer di kesehariannya. Menurut Inggris, pakaian yang akan dikenakan saat acara makan siang nanti adalah pakaian yang mengandung unsur kasual dan bisa dipadukan dengan unsur lainnya jika mau.
Personifikasi negara pecahan Uni Soviet, termasuk Rusia menyiapkan pakaian yang akan dipakai untuk acara makan siang besok. Mereka akan memikirkan pakaian dan juga riasan (khusus perempuan). Mereka juga harus tampil sebaik mungkin, karena saat acara-acara besar memang harus tampil bagus dalam berpakaian dan berias.
"Kita diundang Inggris makan siang, da." kata Rusia.
"Kapan?" tanya Belarus heran.
"Besok, da. Hari Jumat lagi!" seru Rusia.
"Makan siang? Di rumah aja!" pekik Ukraina.
"Hore, makan siang!" seru Moldova.
"Eits, jangan senang dulu!" seru Lithuania.
"Emangnya kenapa?" tanya Moldova.
"Soalnya makanan yang dimasak Inggris nggak enak." papar Lithuania.
"Wah, bisa sakit dong?" tanya Latvia di depan Lithuania dan Moldova.
"Iya. Banyak korban dari makanannya Inggris." kata Lithuania.
"Dulu kamu pernah sakit perut gara-gara scone." kata Moldova.
"Oh, iya. Pas acara rame-rame sama negara Asia." kata Latvia.
"Makanya, kamu jangan coba-coba ya." kata Moldova memperingatkan.
"Sebaiknya Inggris masak makanan yang lebih enak." kata Lithuania.
"Bener! Supaya nggak makan korban lagi!" seru Moldova yakin.
"Huuu... Huuu... Huuu..." tangis Latvia saat mendengar ceramah Lithuania.
"Kalo mau makan, cari yang udah terjamin kebersihannya dan pastiin bernutrisi. Makanan yang sehat dan bernutrisi membuat kita sehat dan kuat. Milih tempat beli makanan juga harus bersih, karena makanan yang bersih dibuat di tempat yang bersih. Kalo kamu makan makanan yang kotor dan tempat belinya kotor, kamu bisa sakit perut atau penyakit lainnya yang ada hubungannya dengan sistem pencernaan." Lithuania menceramahi Latvia dan Moldova.
"Dengerin tuh ceramahnya si gondrong, kalo milih makanan musti yang sehat dan bersih!" seru Moldova di depan Latvia.
"Iya. Aku akan makan makanan yang bersih." kata Latvia cengegesan.
"Nanti kamu nepatin janji nggak?" tanya Moldova tegas.
"Iya dan pasti." kata Latvia.
"Kalian lagi ngapain?" tanya Ukraina.
"Ngobrol, trus diceramahin Lithuania." kata Moldova.
"Kenapa diceramahin?" tanya Ukraina lagi.
"Soalnya makanan Inggris bikin sakit." jawab Latvia cuek.
"Dia ngasih tau makanan yang bersih dan sehat." kata Moldova.
"Oh, jadi dia ceramah gara-gara itu..." kata Ukraina.
"Katanya makanan yang bersih dibikin di tempat yang bersih." kata Latvia.
"Iya. Karena kebersihan membuat kita sehat." kata Ukraina.
"Mulai sekarang, beli makanan di tempat yang bersih, ya!" seru Lithuania.
"Ya. Kita akan berjanji beli makanan yang bersih!" seru semuanya.
Setelah ceramahan Lithuania, Latvia dan Moldova berjanji tidak akan mencoba makanan yang kotor dan tidak enak seperti makanan yang dibuat oleh Inggris. Ceramahan Lithuania sangat penting bagi yang hobi jajan di luar. Mereka pun akan mengikuti saran-saran Lithuania saat membeli makanan di luar seperti di restoran.
Moldova sedang melihat Estonia membuka Facebook dan Youtube. Estonia juga bekerja untuk dikirimkan ke email. Ukraina dan Latvia sedang bermain game The Sims 3. Latvia membuat istri sang sims hamil. Perut istrinya membuncit dan akan memiliki anak. Saat bermain game, Ukraina mendapat SMS dari sepupu Rusia, Chechnya. Isinya adalah lagi-lagi soal makanan. Chechnya ingin tahu tips untuk menghindari penyakit akibat makanan. Ukraina membalasnya dengan hasil ceramahan Lithuania. Personifikasi dari salah satu Republik Rusia tersebut akan mengetahui cara memilih makanan di restoran.
Saat ini, Estonia tidak berbicara sama sekali karena dia tengah sibuk bekerja untuk dikirim ke email. Ia bekerja cukup keras untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Setelah dikirim ke email, Estonia menonton videoklip lagu-lagu Eurovision 2011 bersama Moldova. Mereka sangat menyukai videoklip lagu-lagu Europop yang dilombakan di Eurovision. Katanya, Moldova memiliki video tersebut di flashdisk miliknya yang berwarna kuning lemon. Ia kerap menonton video tersebut di komputer saat bosan dan galau.
Part 8
Saat Ukraina menyudahi bermain game The Sims 3, gantian Moldova yang bermain. Ia bermain selama sejam dengan Latvia, lalu dengan Lithuania. Mereka bermainnya dengan tukaran sims. Moldova berperan sebagai istri, sedangkan Lithuania berperan sebagai suami. Saat perut istri sang sims membesar, sims yang dimainkan oleh Lithuania terus-terusan mengusap perut sang istri hingga saat melahirkan tiba. Sims yang dimainkan oleh Moldova memilih melahirkan di rumah, karena dia tidak mau ke rumah sakit menggunakan cheat, atau biasa disebut tipuan.
"Aku udah kelar mainnya." kata Ukraina.
"Sekarang aku yang main." kata Lithuania.
"Daag." kata Ukraina.
"Aku jadi suami." kata Lithuania.
"Aku jadi istri." kata Moldova.
"Kita main!" seru Lithuania tegas.
Lalu, Lithuania dan Moldova benar-benar fokus dengan permainan mereka di The Sims 3. Mereka bermain dengan percepatan waktu, tetapi Lithuania menolak diberi percepatan waktu, karena tokoh yang dimainkan oleh dia harus terus mengusap perut istrinya. Tokoh tersebut ingin memiliki anak, karena anak adalah aset yang tak ternilai. Setelah mengusap, Moldova mempercepat waktu agar bisa melihat adegan melahirkan.
Saat trimester ketiga, tokoh yang dimainkan oleh Lithuania sudah tidak sabar untuk memiliki anak, karena masa gestasi manusia adalah 9 bulan. Saat melahirkan tiba, Moldova menyalakan tipuan agar melahirkan di rumah. Tetapi, Lithuania merasa jijik dengan suara-suara saat melahirkan. Lithuania berusaha untuk menutup telinganya dengan tisu. Ia menutup kupingnya dan menyipitkan matanya.
"Tiba waktu melahirkan, aku pasang tipuan." kata Moldova.
"Ish, kamu sih!" seru Lithuania.
"Kalo melahirkan pasti jerit-jerit." kata Moldova.
"Iya. Aku jijik dengernya." kata Lithuania.
Kemudian Lithuania memasang tisu di kedua telinganya untuk menutup telinga saat ada adegan melahirkan di The Sims 3. Di saat yang bersamaan, Anzela datang lagi setelah uji coba teater untuk di-upload di Youtube. Kali ini, Anzela memanggil anggota Hetalia dengan nama manusia. Ia datang kembali untuk bertemu dengan Lithuania dan Moldova.
"Ding dong." suara bel yang dibunyikan oleh Anzela.
"Siang Anzela." kata Lithuania.
"Siang juga." kata Anzela.
"Apa nama manusiamu?" tanya Anzela.
"Namaku Toris." jawab Lithuania.
"Kamu Toris?" tanya Anzela heran.
"Iya. Panggil aku Toris." jawab Lithuania.
Sekarang pakai nama manusia, ya! (pesan author)
"Kamu pake apa di kupingmu?" tanya Anzela.
"Aku pake tisu di lubang telinga." jawab Toris.
"Kenapa?" tanya Anzela enteng.
"Karena aku jijik denger suara orang melahirkan." jawab Toris.
"Oh, pantesan kamu tutup kuping." kata Anzela.
"Aku emang takut sama suara melahirkan." kata Toris.
"Eh, Latvia." kata Anzela.
"Siapa nama manusia kamu?" tanya Anzela.
"Namaku Raivis." jawab Latvia.
"Tumben pake nama manusia." kata Anzela.
"Iya. Itu pesan dari author." kata Latvia (Raivis).
"Masak Toris takut sama melahirkan?" tanya Anzela.
"Karena dia merasa jijik." kata Raivis.
Setelah bertemu dengan Anzela, Latvia dan Lithuania memakai nama manusia. Jika berbicara dengan Anzela, maka mereka memakai nama manusia. Saat Toris takut terhadap suara orang melahirkan, ada teman yang mau membicarakan tentang ketakutan yang dialami Toris. Ia mau membagi ketakutan Toris dengan yang lainnya. Penyebab ketakutan Toris dengan suara orang melahirkan karena ia merasa jijik dengan suara tersebut.
"Siapa yang ngelahirin?" tanya Anzela.
"Sims punya Moldova." jawab Toris.
"Bayinya udah lahir belum?" tanya Anzela lagi.
"Udah lahir. Bayinya laki-laki." jawab Toris.
"Nama manusia Moldova?" tanya Anzela penasaran.
"Dimitri. Panjangnya Dimitri Todiras." jawab Toris.
"Kalo kamu?" tanya Anzela.
"Toris Lorinaitis." jawab Toris.
"Makasih." kata Anzela.
"Sama-sama." kata Toris.
Setelah itu, mereka makan siang bareng dengan Rusia dan saudari-saudarinya. Yang memasak adalah Belarus dan Ukraina. Mereka pun makan dengan santai dan tidak terburu-buru. Masakan yang dimasak oleh Ukraina terlihat enak dan bentuknya bagus-bagus. Semuanya suka dengan makanan yang dimasak oleh Ukraina, karena takaran pas dan rasanya seimbang. Porsi makanan mereka juga seimbang, tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu sedikit.
Setelah menghabiskan makanan, mereka pun minum air putih dan jus apel. Mereka minum banyak air putih karena kita membutuhkan 2 liter air sehari. Setelah itu, ada yang minum jus apel seperti Lithuania dan Moldova. Mereka sangat menyukai jus apel dan Rusia selalu membeli bergalon-galon jus apel hanya untuk mereka berdua. Kadang-kadang Latvia dan Estonia juga minum jus apel, tetapi tidak terlalu sering. Anzela juga diberi setenga liter jus apel untuk dibawa pulang.
Keesokan harinya, mereka sudah sarapan pagi dan mandi. Para personifikasi negara pecahan Uni Soviet tersebut sudah siap dengan pakaian terbaik mereka untuk acara makan siang di rumah Britania Raya. Mereka memakai pakaian gaya kasual yang rapi dan bersih agar enak dilihat. Mereka pun langsung menaiki mobil milik Rusia, yaitu Toyota Fortuner warna hitam. Mobil tersebut dipakai untuk berangkat ke rumah Britania Raya yang berjarak 10 km.
Sampai di rumah Britania Raya, mereka bertemu dengan negara-negara Britania Raya. Mereka pun menikmati acara tersebut. Blok Poros dan Blok Sekutu (termasuk Kanada) juga datang ke situ. Sebelum makan siang, mereka menonton acara gosip seperti biasa. Saat makan siang, banyak sekali hidangan ala Barat yang tersaji di ruang makan. Yang memasak hidangan tersebut adalah Inggris dibantu dengan Skotlandia agar rasanya lebih enak dan tidak memakan korban.
Makanan yang tersaji ada kategorinya, yaitu hidangan pembuka, hidangan utama dan hidangan penutup. Hampir semua tamu di rumah Britania Raya makan sesuai dengan aturan. Mereka mengawali makan dengan hidangan pembuka atau disebut appetizer. Lalu, mereka makan hidangan utama yang disebut main course. Mereka mengakhiri makan mereka dengan hidangan penutup yang disebut dessert. Ada yang makan sambil duduk dan ada juga yang makan sambil berdiri. Mereka semua makan dengan garpu dan sendok.
Setelah makan, mereka berkumpul dan mengobrol. Obrolan yang hangat dibicarakan adalah rumor tewasnya pemimpin Libya, Muammar Khadafi. Mereka tidak tahu apakah Khadafi masih hidup atau sudah wafat. Obrolan tidak ditulis karena author sudah kecapekan menulis banyak-banyak. Setelah itu, mereka langsung pulang ke rumah masing-masing.
Part 9
Saat ada pameran barang-barang furnitur di sebuah mal, semua personifikasi negara yang tergabung dalam Blok Soviet ikut menyaksikan pameran tersebut. Mereka ingin memperbarui barang-barang furnitur mereka yang sudah ketinggaana zaman, seperti rumah Rusia misalnya, ia ingin sekali rumahnya diberi sentuhan modern. Yang lainnya hanya membeli perabot-perabot kecil seperti bed cover dan lainnya.
Rusia, Ukraina, Belarus dan Trio Baltik berangkat dengan mobil Toyota Fortuner, sedangkan Polandia, Hongaria, Bulgaria, Romania, Moldova, Ceko dan Slovakia naik bus kota. Saat Ceko dan Slovakia telah sampai, Rusia dan kelima personifikasi negara pecahannya sampai di parkiran mobil di luar, karena hari ini cuaca sedang panas-panasnya. Setelah itu, Polandia dan Hongaria datang setelah menuruni bus besar warna merah. Lalu, Bulgaria, Romania dan Moldova dengan bus yang sama dengan Polandia dan Hongaria, tetapi beda kode.
Saat itu, jam baru menunjukkan pukul 11.00 WIB. Mereka ingin melihat-lihat dulu, karena kalau mau membeli sesuatu harus dilihat dulu baru dibeli. Semua persinifikasi negara Blok Soviet, termasuk Trio Baltik sangat terpesona dengan pameran tersebut. Mereka melihat berbagai merk furnitur, dari yang murah sampai yang paling mahal sekalipun ada di pameran ini. Satu jam pertama dibuka, pameran masih sepi pengunjung, tapi jika setelah makan siang, maka pameran akan semakin sesak dipadati pengunjung.
Saat ingin memilih, Rusia tampak bingung karena cukup banyak desain furnitur yang ada di pasaran. Ia dan Belarus mengambil banyak sekali brosur untuk memilih desain yang bagus dan bermutu. Ia ingin sekali furnitur yang bermutu bagus dan dapat dipakai sampai bertahun-tahun. Ukraina juga membantu Rusia untuk mencarikan furnitur yang pas bagi rumah mereka. Sementara, Trio Baltik hanya bengong dan galau saat Rusia dan Ukraina mencari pilihan.
Para personifikasi negara Eropa Timur tersebut semakin mencar-mencar keberadaannya karena setiap orang melihat stan yang berbeda seperti Ceko dan Slovakia. Mereka melihat stan yang berbeda karena pilihan mereka bebeda walaupun mereka kembar. Tentunya setiap orang memiliki selera yang berbeda misalnya anggota Hetalia di Soviet Cops ini.
Latvia melihat vas bunga dengan bentuk yang lucu-lucu dan Estonia melihat tempat tidur yang berukuran besar. Lithuania bingung saat ingin mencari teman-temannya saat di pameran, karena banyak di antara mereka yang mencar-mencar. Akhirnya, Lithuania berhasil menemukan Polandia, Ukraina, Bulgaria dan Slovakia. Mereka berhasil diselamatkan oleh Lithuania.
Rusia pun bangga dengan keberhasilan Lithuania atas penemuan kembali teman-temannya. Mereka bertemu dengan Lithuania saat melihat wajahnya. Mereka tahu kalau Lithuania berambut coklat dan bermata hijau. Ia (Lithuania) juga memiliki rambut bi bawah kerah atau gondrong. Mereka ada yang memanggil 'si gondrong' saat mereka menemukannya. Sedangkan Latvia dan Estonia pergi bersama dan berada jauh dari Lithuania.
Kemudian, Ukraina berusaha mencari Latvia dan Estonia. Semoga saja keberhasilan Lithuania dalam menemukan seseorang terulang oleh Ukraina. Ia terus berusaha untuk mencari mereka dan ia telah berkeliling selama 10 menit. Akhirnya, ia melihat 2 orang pemuda yang berkata 'Katyusha' saat bertemu dengannya. Dan Ukraina telah bernafas lega saat mereka telah ketemu. Lalu, Ukraina mengajak mereka untuk ke stan My Love untuk melihat-lihat bed cover.
Saat melihat-lihat bed cover dengan motif yang menarik, Ukraina tak sengaja bertemu Malta, personifikasi negara pulau yang juga merupakan tetangga dari Italia. Ia bertemu dengan Malta saat melihat-lihat selimut dengan 2 motif. Ia pun merayu Malta untuk membeli, tetapi mereka tidak tahu masih ada uang atau tidak. Malah, Ukraina membayar semua belanjaan milik dia sendiri dan Malta. Katanya, Ukraina masih punya banyak uang, jadi dia yang membayar.
Setelah Ukraina membayar, Latvia dan Estonia baru mengambil bed cover motif kotak-kotak. Mereka membelinya untuk Latgale, abangnya Latvia dan juga sepupu Rusia, Tatar. Baik sekali ya mereka, membelikan barang untuk saudara mereka yang tercinta. Namun, Ukraina juga konsumtif dan selalu berbelanja jika memiliki uang yang banyak.
"Latviaaa... Estoniaaa..."
"Polandiaaa sayang... Aku di sini..."
"Cekooo... Slovakiaaa..."
"Bulgariaaa... Kamu di mana?"
"Romaniaaa...Moldovaaa..."
"Eh, Po. Kamu ada di sini rupanya."
"Selamat, aku ketemu Bulgaria."
"Oh, ini Czechslovakia, ya?"
"Latviaaa... Estonia..."
"Katyusha!"
"Selamat! Aku bisa ketemu sama kalian semua!"
Setelah puas berbelanja, mereka baru tahu kalau jam sudah menunjukkan pukul 2 siang dan mereka belum juga makan. Mereka tidak sempat makan siang karena keasyikan berbelanja. Rusia telah memboyong satu set furnitur untuk ruang keluarga, Ukraina telah memboyong bed cover dengan Latvia dan Estonia, Lithuania dan Polandia memboyong bantal dengan bentuk yang lucu-lucu, Bulgaria memboyong piring dan gelas dengan motif modern, Ceko dan Slovakia memborong snack dengan rasa buah-buahan dan Romania dan Moldova memboyong selimut dengan motif retro.
Mereka akan makan siang di restoran steak, karena sebagian besar anggota Hetalia lebih suka makan makanan Barat. Mereka kelelahan dan juga kelaparan saat setelah berbelanja di pameran furnitur. Mereka menaiki lantai demi lantai dengan menggunakan eskalator. Di eskalator, mereka sempat berdesakan karena barang bawaan mereka berukuran cukup besar untuk muat di eskalator. Lalu, mereka mencari tempat yang kosong di food court. Saat mereka datang, food court telah sepi karena jam makan siang bagi orang pada umumnya telah usai.
"Kita udah selesai belanja." kata Rusia.
"Yah, aku bawa bantal!" seru Polandia.
"Gimana mau muat di eskalator?" tanya Ukraina heran.
"Aku bawa barang yang gede." gumam Latvia.
"Heh, kalian ribut, ya?" tanya Lithuania.
"Itu, yang pada ngeributin pas mau naik." kata Polandia.
"Aku bawa barang pecah belah." kata Bulgaria.
"Makanya hati-hati ya." kata Lithuania.
"Sebenernya masih muat di eskalator." kata Belarus.
"Iya kali." kata Ceko.
"Ayo kita naik!" seru Romania.
Kemudian mereka naik eskalator dan berdesakan karena ada yang membawa barang yang cukup besar seperti Ukraina dan Rusia. Mereka dirundung rasa khawatir saat naik eskalator dan akhirnya sampai di food court dengan selamat. Mereka langsung menuju tempat duduk karena banyak yang kosong. Ada yang buru-buru menuju tempat duduk karena bernafsu ingin makan seperti Polandia dan Bulgaria. Mereka sudah sangat lapar dan ingin sekali makan.
"Kita udah sampe di sini!" seru Polandia.
"Serbu! Kita udah laper berat!" seru Bulgaria.
"Kamu kenapa?" tanya Lithuania.
"Laper berat, pengen makan." jawab Bulgaria.
"Ya udah, kita cari tempat duduk dulu ya." kata Lithuania.
Kemudian, mereka semua menuju tempat duduk yang kosong. Semuanya mendapat tempat duduk yang berada di kiri yang merupakan pilihan Lithuania. Ia telah sepakat untuk duduk di kiri. Nomor tempat duduk yang dipakai oleh anggota Hetalia adalah 18 dan 19 karena Rusia ingin menggabungkan meja untuk semua.
Saat sudah duduk semua, mereka sepakat untuk memilih restoran steak yang bernama DJ's Steak, bukan dewa Jashin. Saat pelayan menyodorkan daftar menu, mereka mendapat masing-masing satu agar tidak berebut. Mereka pun melihat-lihat menu yang ada dan memilih salah satu yang akan dijadikan hidangan untuk mereka.
"Anda mau apa?" tanya pelayan.
Berikut tulisan Rusia tentang makanan yang akan dipesan oleh mereka semua
Rusia : Tenderloin Steak
Ukraina : Terderloin Steak
Belarus : Sirloin Steak
Ceko : T Bone Steak
Slovakia : T Bone Steak
Polandia : Beef Steak with Mushroom Sauce
Hongaria : Ribeye Steak
Estonia : Gindara Steak
Latvia : Salmon Steak
Lithuania : Beef Steak with Blackpepper Sauce
Bulgaria : Chicken Steak with Honey Mustard
Romania : Chicken Steak with Blackpepper Sauce
Moldova : Chicken Steak
"Saya sudah ada catatannya, yang nulis teman-teman saya." kata Rusia.
"Mau minum apa?" tanya pelayan lagi.
"Dua pitcher lemon tea buat semua." kata Rusia tegas.
Setiap personifikasi negara Eropa Timur memiliki pilihan sendiri dalam makanan steak. Mereka memiliki pilihan sendiri seperti Estonia, ia sangat menyukai ikan, jadi ia memilih Gindara Steak dan Romania yang gemar makan ayam memilih Chicken Steak. Yang memilih minuman adalah Rusia, ia memilih lemon tea untuk semua karena ia yakin bahwa semua orang pasti suka lemon tea. Lemon tea adalah minuman kegemaran semua anggota Hetalia termasuk Rusia.
Setelah menu datang, mereka pun langsung makan. Mereka makan dengan santai karena steak harus dikunyah secara perlahan-lahan. Steak adalah makanan dengan porsi yang cukup besar, jadi harus dimakan dengan santai karena daging butuh pengunyahan berpuluh-puluh kali. Daging membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna dan cara memakannya tidak boleh terburu-buru. Mereka semua mengunyah daging dengan perlahan tetapi pasti.
(memotong steak menjadi potongan kecil)
(makan steak dengan santai)
(mengunyah daging dengan perlahan)
"Udah habis belum?" tanya Rusia.
"Belum." kata Lithuania dan Polandia.
"Belum." kata Latvia, Estonia dan Ukraina.
"Ngunyahnya susah payah." kata Bulgaria.
"Eneg nelennya." kata Hongaria.
"Habisin ya!" seru Rusia kepada semuanya.
Selama makan steak, Rusia mengaktifkan stopwatch di ponselnya untuk mencatat siapa yang duluan menghabiskan seporsi steak. Seperti di pertandingan lari saja makan steak di Hetalia. Ia menghitung berapa lama seseorang menghabiskan steak untuk mengetahui saja. Ia akan mencatat siapa yang tercepat dalam menghabiskan seporsi steak.
1 jam kemudian
"Polandia."
"Rusia."
"Romania."
"Lithuania."
"Latvia."
"Ukraina."
"Moldova."
"Slovakia."
"Estonia."
"Ceko."
"Bulgaria."
"Belarus."
"Hongaria."
"Berhitung selesai."
"Yang paling cepat adalah Polandia."
"Perempuan tercepat adalah Romania."
Setelah penghitungan lewat stopwatch selesai, Rusia telah mencatat siapa yang tercepat, ia sendiri tercepat ke-2. Yang tercepat adalah Polandia, ia sanggup makan steak dengan waktu kurang dari sejam dan Romania adalah perempuan yang paling cepat dalam makan steak. Ketigabelas personifikasi negara Eropa Timur tersebut menghabiskan steak dalam waktu rata-rata sejaman. Setelah makan, barulah mereka minum.
Saat minum, mereka minum dengan perlahan tetapi pasti. Tidak ada yang meminumnya dengan terburu-buru. Mereka minum dengan santai karena mereka makan makanan berat seperti steak. Setelah menghabiskan minuman, Rusia membayarnya di kasir dan yang lainnya menunggu Rusia hingga selesai. Setelah itu, mereka membawa barang belanjaan mereka dari pameran furnitur dan langsung pulang. Tak ada barang yang tertinggal saat setelah meninggalkan mal.
~TBC~
