SOVIETIC COPS

Tokoh : Rusia, Ukraina, Belarus, Lithuania, Latvia, Estonia, Polandia, Hongaria, Romania, Moldova, Bulgaria, Prusia, Ceko, Slovakia, Azerbaijan, Armenia, Georgia

Disc : Hetalia punya Oom Hidekaz Himaruya; Romania, Moldova, Ceko, Slovakia, Azerbaijan, Armenia dan Georgia bikinan A. Widhi

Perhatian : TERLALU BANYAK MENCERITAKAN TENTANG EROPA TIMUR, SUPER DUPER JAYUS DAN LEBAY SEKALI, PEMAKAIAN NAMA NEGARA DAN ADA UNSUR-UNSUR YANG SEDIKIT EKSTRIM #jayus #lebay #diseretkepengadilan #bilanginperdanamenteri

Note : Rusia, Prusia, Lithuania, Latvia, Estonia, Polandia, Slovakia, Moldova dan Bulgaria adalah LAKI-LAKI; Ukraina, Belarus, Hongaria, Ceko, Romania, Azerbaijan, Armenia dan Georgia adalah PEREMPUAN

Part 13

Akhirnya kesampaian juga author mendownload lagu-lagu Eurovision Song Contest 2011. Author memiliki 24 lagu dalam memory card di HP. Anggota Hetalia ingin mendengar lagu-lagu dari negara yang mengikuti kontes Eurovision. Tetapi tidak semua negara yang author punya, ya sudahlah, mereka mendengarkan lagu-lagu yang telah ada di HP author. Mereka akan mengapresiasi lagu-lagu dari kontes Eurovision tahun ini.

Mereka mendengarkan lagu Eurovision Song Contest dari HP milik Ukraina. Ia memiliki banyak lagu dari kontes Eurovision. HP milik Ukraina disambungkan dengan speaker agar terdengar jelas di telinga anggota Hetalia. Ia menyambungnya sendirian tanpa bantuan apapun. Speaker tersebut milik Prusia yang berukuran kecil dan bisa dibawa ke mana-mana. Speaker tersebut dibeli Prusia saat ada diskon alat elektronik di Jakarta Fair 2 tahun yang lalu.

Tiba-tiba semua personifikasi negara Eropa Timur terkejut ada 3 perempuan yang datang ke ruamh mereka. Ternyata ketiga perempuan tersebut adalah negara yang juga tergabung di Uni Soviet dan belum jelas apakah di Asia atau di Eropa. Ketiga negara tersebut masih diperdebatkan masuk benua apa. Yang jelas, negara-negara tersebut juga menganut ajaran komunis dari Rusia. Pengaruh Rusia juga terasa di ketiga negara yang disebut Kaukasus.

Kemudian Rusia akan menjelaskan tentang ketiga personifikasi negara Kaukasus tersebut. Ia menjelaskannya kepada semua personifikasi negara Eropa Timur agar mereka mengetahui personifikasi negara Kaukasus (negara tetangga Rusia). Penjelasan Rusia dibuat ringan agar semuanya paham tentang mereka.

"Sekarang aku akan ngejelasin tentang mereka, da."

"Mereka ini adalah tetangga aku sekaligus saudara, da."

"Mereka tergabung dalam Kaukasus, da."

"Kaukasus adalah daerah yang terletak antara Eropa Timur dan Asia Barat, da."

"Kaukasus terdiri atas 3 negara, yaitu Azerbaijan, Armenia dan Georgia, da."

"Negara-negara tersebut menganut ajaran komunis dari Rusia, da."

"Mereka pernah bergabung dengan Uni Soviet selama berpuluh tahun, da."

"Setelah merdeka, mereka masih mengunjungi aku walaupun tidak sering, da."

"Dulu, aku sering menanggap mereka saudaraan, da."

"Aku menanggap mereka itu saudaraku karena bertetangga, da."

"Katanya Azerbaijan punya adik yang bernama Nargono dan Karabakh, da."

"Georgia juga punya saudara kandung, yaitu Abkhazia dan Ossetia Selatan, da."

"Adik-adik Azerbaijan dan Georgia juga merupakan saudara aku, da."

"Mereka bertiga adalah perempuan, da."

"Negara-negara yang ada di kawasan Kaukasus akan menjadi Trio Kaukasus, da."

"Selesai dan turut berterima kasih atas penjelasannya, da."

Setelah penjelasan, Rusia meminta agar semua personifikasi Eropa Timur mengenali Trio Kaukasus dengan baik. Ia meminta mereka agar berkenalan dengan mereka agar tahu. Semuanya ingin berkenalan dengan Trio Kaukasus. Trio Kaukasus akan menjadi eksis menurut Rusia dan saudari-saudarinya. Karena mereka belum dikenal, Rusia akan berusaha sekuat tenaga agar Trio Kaukasus bisa terkenal seperti pembantunya, Trio Baltik.

Saat berkenalan, sebagian besar personifikasi negara Eropa Timur terlihat sopan saat berkenalan. Mereka berkenalan dengan Trio Kaukasus dengan cara yang baik dan benar. Trio Kaukasus juga tersenyum saat bertemu dengan personifikasi negara Eropa Timur. Setelah berkenalan, mereka langsung meminta nomor HP, email, Facebook, Twitter dan akun lainnya. Mereka ingin sekali berkomunikasi dengan Trio Kaukasus dengan jarak jauh, jadi mereka harus menyimpan nomor HP, email dan akun jejaring sosial agar bisa bertemu kembali walaupun dalam jarak jauh.

"Minta nomor HP dong..."

"Facebook kamu apa?"

"Apa username Twitter kamu?"

"Minta email..."

"YM! YM!"

"MSN! MSN!"

"Ovimu apa?"

Setelah aksi minta-minta tersebut, mereka mendengarkan lagu-lagu dari kontes Eurovision tahun ini. Mereka mendengarkan lagu-lagu yang terdiri atas berbagai aliran seperti pop dan rock. Mereka sangat senang dengan lagu-lagu yang ada di HP Ukraina. Lagu-lagu Eurovision memang pas bagi penggemar musik Europop seperti Ukraina. Yang lainnya juga suka dengan lagu Eurovision seperti Trio Baltik. Saat bagian lagu dari negara Baltik, mereka senang luar biasa. Lagu-lagu yang lain juga memikat telinga mereka seperti lagu dengan nuansa balada. Lagu-lagu yang galau juga disukai oleh beberapa personifikasi negara Eropa Timur seperti Belarus.

Setelah mendengarkan lagu, mereka makan malam bersama Rusia. Hidangan malam ini adalah meatloaf, coleslaw, kentang bakar, sayur campur (wortel, jagung, buncis, kacang polong) dan kue dalam kemasan. Minumannya adalah air putih, sari buah murni dan teh. Meatloaf di rumah Rusia terbuat dari daging ayam,karena semua anggota Hetalia suka dengan daging ayam. Rusia, Ukraina, Belarus dan Trio Baltik makan di ruang makan, sedangkan yang lainnya makan di ruang keluarga karena keterbatasan tempat di ruang makan.

Makan malam selesai, mereka pun menonton video klip lagu-lagu Eurovision Song Contest dari negara-negara Eropa Timur. Mereka sangat terpesona dengan video klip kontes lagu sebenua Eropa tersebut. FYI, Eurovision Song Contest adalah kontes lagu tingkat benua Eropa yang diadakan setiap tahun. Kontes ini untuk menentukan lagu yang paling populer di Eropa. Hampir semua negara Eropa mengikuti kontes ini, tetapi ada juga yang pernah tidak mengikutinya karena kekurangan biaya dan hasil yang buruk. Eurovision Song Contest sangat populer di benua Eropa dan di beberapa negara yang berada di luar Eropa juga ada komunitas penggemar kontes Eurovision.

Part 14

Lagu 'Running Scared' dari Azerbaijan menjadi pemenang Eurovision Song Contest 2011. Lagu tersebut sangat bagus menurut para personifikasi negara Eropa Timur seperti Azerbaijan. Ia sangat bangga ketika lagu dari negaranya menang di kontes Eurovision tahun ini. Adik kembarnya, Nargono dan Karabakh juga senang dengan menangnya lagu dari negara mereka di Eurovision. Lagu tersebut bernuansa balada, lagu yang beritme lambat.

Inilah lirik dari 'Running Scared'

Verse 1
Come to me, come to me tonight
Oh god I need you, anyway... baby
I just wanna be, be around you all the time
Oh god I need you.. oh...

Chorus 1
I'm running I'm scared tonight
I'm running I'm scared of life
I'm running I'm scared of breathing
Coz I adore you
I'm running I'm scared tonight
I'm running I'm scared of breathing
Coz I adore you

Verse 2
Come to me, come to me a bit more
Oh god I need you, there's nothing left for me to say
So rest on me darling, stay forever more
Oh god I need you, I need you

Chorus 2
I'm running I'm scared tonight
I'm running I'm scared of life
I'm running I'm scared of breathing
Coz I adore you
I'm running I'm scared tonight
I'm running I'm scared of breathing
Coz I adore you

Break
Oh, what I wouldn't give away
To be you're shelter and keep you safe… oh… oh..

Chorus 3
I'm running I'm scared tonight
I'm running I'm scared of life
I'm running I'm scared of breathing
Coz I adore you
I'm running I'm scared tonight
I'm running I'm scared of breathing
Coz I adore you

Setelah mengetahui bahwa Azerbaijan menang di kontes Eurovision, Trio Baltik pun ingin menyanyikannya. Mereka ingin menyanyikan lagu tersebut bersama. Tetapi, alat karaoke milik Rusia masih belum dinyalakan. Lagu-lagu yang ada juga telah diperbarui dengan lagu-lagu dari kontes Eurovision tahun ini. Setelah kontes Eurovision selesai, semua personifikasi negara eks-Soviet ingin menyanyikan lagu dari negara mereka masing-masing.

Saat Rusia menyetel alat karaoke, mereka semua terdiam. Setelah itu, banyak diantara mereka yang bernafsu ingin menyanyikan lagu Eurovision Song Contest 2011. Mereka berebut untuk mendapat giliran menyanyi, tetapi Ukraina memerintahkan agar mereka tertib saat menunggu giliran untuk menyanyi. Setiap orang memiliki jatah yang sama rata, seperti Trio Baltik. Mereka bisa menyanyi sendiri atau bersama. Semuanya diserahkan kepada diri mereka sendiri atau teman mereka. Saat menunggu, semuanya terdiam.

Saat menyanyi, suara mereka memang kurang bagus, tetapi karena adanya equalizer, suara mereka bisa lebih bagus, tetapi itu adalah cara yang sangat instan. Saat bagian menyanyi solo, semuanya terpukau dengan suara yang menyanyi. Selama Belarus dan Ukraina menanyi, suara mereka berhasil menyihir semua personifikasi negara eks-Soviet. Setelah saudari-saudari Rusia, giliran Moldova. Walaupun suaranya fals, yang penting menyanyi dengan mengikuti liriknya.

Sekarang, giliran Trio Baltik. Mereka akan menyanyikan lagu 'Rockefeller Street' dari negara eks-Soviet yang termasuk dalam marga Uralik, yaitu Estonia. Mereka bernyanyi dengan kompak dan mengikuti lirik. Lagu tersebut membuat para personifikasi negara eks-Soviet berjoget sesuka hati. Walaupun telah sesuai dengan lirik, suara Trio Baltik dirasakan kurang bagus karena adanya suara jelek dari Latvia. Mereka pun kecewa dengan suara Latvia yang jelek.

Setelah menyanyi, mereka pun menonton siaran ulang Eurovision Song Contest di ruang keluarga. Yang mengusulkan menonton siaran ulang adalah Belarus, karena mereka ingin melihat penampilan langsung dari para artis yang mengikuti kontes Eurovision. Saat menonton siaran ulang, tidak ada pembicaraan dari para pembawa acara dan perkenalan dari artis. Mereka menonton sambil ditemani air putih dingin. Ada juga yang ditemani oleh buah stroberi dan bluberi, seperti Ukraina dan Moldova. Mereka makan buah saat menonton TV.

Setelah acara menonton selesai, mereka langsung ke kamar untuk tidur. Jam sudah menunjukkan pukul 22.40 WIB. Mereka seharusnya sudah tidur lelap di kamar mereka.

Part 15

Pagi hari, anggota Hetalia yang berasal dari Eropa Timur diajak Rusia untuk memetik buah di Dante's Field. Mereka sangat senang kalau bisa memetik buah langsung dari pohonnya. Sudah lama mereka mendambakan memetik buah sendiri, tetapi dambaan mereka sering tertunda karena ada sesuatu. Akhirnya, mereka bisa memetik buah sendiri langsung dari pohonnya.

Pagi hari, semuanya telah bersiap menuju Dante's Field. Mereka telah berpakaian dan berdandan dengan baik. Mereka ingin tampil menarik saat memetik buah dari pohonnya. Kemudian, Rusia memberi tahu bahwa bulan Mei adalah musim buah jeruk, leci, mangga, aprikot, stroberi dan nanas. Mereka bernafsu ingin memetiknya, tetapi harus tunggu dulu sampai buah tersebut matang dan layak konsumsi.

05.30

"Udah siap belum, da?" tanya Rusia.

"Udah dong." jawab Ukraina dan Belarus.

"Beres deh!" seru Trio Baltik.

"Semuanya OK, da." kata Rusia.

"Siap deh buat metik buah." kata Moldova.

"Ayo kita mulai!" seru Lithuania.

"Petik buahnya!" seru Latvia.

"Nanti kita metik buah dari pohon." kata Estonia.

"Ini pertama kali lho." kata Lithuania.

"Aku belum pernah..." gumam Moldova.

Setelah itu mereka berangkat ke rumah Polandia, Prusia, Hongaria, Romania dan Bulgaria. Rusia mengendarai mobil hitam, sedangkan Ukraina mengendarai mobil merah. Mobil hitam untuk Rusia, Belarus, Trio Baltik, Polandia, Prusia dan Moldova. Mobil hitam untuk Ukraina, Romania, Bulgaria, Ceko, Slovakia dan Trio Kaukasus. Rusia janjian di rumah Polandia dan Ukraina janjian di kosan Bulgaria. Setelah itu, mereka langsung berangkat ke Dante's Field.

Perjalanan dari rumah Polandia ke Dante's Field sekitar 1 jam, tetapi dari kosan Bulgaria menuju Dante's Field hanya 50 menit, karena belum ada tanda-tanda kemacatan. Selama perjalanan, mereka makan pagi dan melakukan sesuatu di mobil. Ada pula yang hanya bengong memikirkan memetik buah sendiri langsung dari pohon. Mereka makan roti dan minum jus kotak selama perjalanan menuju Dante's Field. Saat perjalanan, mereka melihat ladang yang sangat sangat luas. Pemandangan di perkebunan membuat mereka terpesona melihatnya.

Sampai di Dante's Field, mereka terpesona dengan pohon-pohon buah yang lebat dan memiliki banyak buah yang sudah matang. Saat turun dari mobil, mereka sempat berdesakan karena ukuran mobil yang cukup kecil bagi tubuh mereka yang besar. Latvia sempat berdesakan dengan Polandia dan Moldova karena tubuh Latvia sangat kecil dan dapat menenggelamkan yang lain. Ceko dan Slovakia terlihat santai saat turun dari mobil. Yang lainnya biasa saja saat turun dari mobil dan setelahnya mereka terlihat riang saat melihat pohon buah.

"Cepat turun, da!" seru Rusia dan Ukraina.

"Aku dulu ya!" seru Lithuania.

"Turun dong!" rayu Estonia.

"Aku kejepit!" seru Latvia.

"Kamu sih!" seru Polandia jengkel.

"LATVIAAA!" seru Estonia.

"Tolong!" Aku tenggelam!" seru Latvia.

"Nah, kamu bisa keluar, kan!" seru Belarus dan Lithuania.

"Aku keluar." kata Latvia enteng.

"Eh, ada kamu rupanya." kata Moldova.

"Ketemu lagi." kata Romania.

Setelah itu, mereka diberi penjelasan tentang buah yang sedang musim dan cara memetik dengan baik dan benar. Penjelasan tersebut berlangsung selama 20 menit. Kemudian, mereka mengambil keranjang untuk menyimpan buah hasil petikan. Mereka akan memetik buah sendiri langsung dari pohon. Jika ingin menaiki pohon buah yang tinggi untuk memetik buah, mereka harus memakai tangga atau alat yang disebut dengan cherry picker. Saat memetik buah, mereka bisa memakai tangan atau alat pemetik buah mekanik.

"Saatnya Anda semua memetik buah." kata pegawai Dante's Field.

"Kita akan memetik buah yang sudah matang." kata Ukraina.

"Langsung dari pohonnya." sambung Latvia.

"Kita udah dijelasin cara metik buah dengan baik dan benar." kata Belarus.

Kemudian, mereka memakai sarung tangan saat memetik buah agar kuman dari tangan tidak berpindah ke buah. Mereka juga bisa memetik buah dengan tangan atau alat pemetik buah mekanik. Semuanya terserah diri mereka sendiri. Sebagian besar personifikasi negara Eropa Timur memakai alat pemetik buah secara bergantian, seperti Latvia dan Estonia. Mereka memakai alat pemetik mekanik bergantian setelah Ukraina dan Moldova.

Saat memetik buah, ada yang menaiki cherry picker, seperti Lithuania, Polandia dan Ukraina. Mereka akan memetik buah yang pohonnya tinggi, yaitu jeruk dan aprikot. Alat yang membawa mereka berwarna kuning cerah, ada juga yang berwarna merah dan biru, tetapi sedang tidak dipakai karena sedang dalam perawatan teknis. Alat yang dipakai adalah yang berwarna kuning dan hijau. Yang kuning dipakai oleh ketiga personifikasi negara Eropa Timur, sedangkan yang hijau dipakai oleh salah seorang turis yang berkunjung bersama pacarnya.

Cherry picker tersebut digunakan oleh Lithuania, dan yang lainnya melambaikan tangan saat Lithuania naik ke alat tersebut. Latvia dan Estonia sempat berteriak histeris saat Lithuania naik sedikit demi sedikit. Polandia juga berteriak saat Lithuania hendak mengambil buah aprikot yang sudah matang. Ia meminta agar temannya mengambil buah yang bagus dan menarik. Setelah itu, Polandia memetik buah jeruk dengan alat yang sama dengan yang dipakai Lithuania.

"Aku akan petik aprikot buat kalian!" seru Lithuania.

"Hati-hati ya!" seru yang lainnya.

"Lihat, ada yang naik!" seru Latvia.

"Aku lihat kok." kata Ukraina dan Estonia.

"Hey!" seru yang lainnya.

"Pilih yang bagus ya!" seru Polandia.

"Awas kalo busuk!" seru Belarus.

"Berjuang ya, Lith." kata Bulgaria dan Romania.

"Ayo! Semangat ya!" seru Ceko dan Slovakia.

(cherry picker turun dan Lithuania turun dari alat tersebut)

"Dapet nggak?" tanya Belarus.

"Ini, hasil petikan dari 2 pohon." kata Lithuania.

"Bagi dong." kata Latvia dan Estonia.

"Nanti kita bikinin selai, ya." kata Lithuania.

"Iya deh." kata Belarus.

"Po, kamu petik jeruk ya!" seru Lithuania.

(Polandia naik ke cherry picker dan memetik jeruk)

"Aku bawa jeruk dari 5 pohon, lho." kata Polandia.

"Serbu jeruknya!" seru semuanya.

"Kalo mau antre ya!" seru Lithuania.

"Sekarang gantian metik buahnya." kata Ukraina.

Saat yang lainnya memetik buah, Ukraina terus memperhatikan mereka. Lithuania dan Polandia mengamati bagaimana yang lainnya memetik buah, apakah sudah benar atau belum. Selama mengamati, Lithuania melihat hampir semua teman-temannya, termasuk majikannya, Rusia, memetik buah yang sudah matang. Ukraina juga mengamati buah yang mereka petik, apakah bagus atau tidak. Ternyata, ada buah yang sudah matang tetapi ukurannya kecil. Buah yang kecil tersebut ternyata adalah jenis jeruk dari Cina, jeruk yang dipetik oleh Armenia dan Romania. Belarus dan Latvia juga memiliki jeruk kecil, tetapi memetiknya berdua.

Lalu, mereka mencari buah yang berbuah sepanjang tahun. Mereka bingung mau memetik buah apa yang mereka inginkan. Untungnya ada pegawai yang siap menuntun mereka untuk menentukan buah apa yang berbuah sepanjang tahun. FYI, buah yang berbuah sepanjang tahun adalah semangka, persik, plum dan anggur. Untung pohonnya kecil, mereka tinggal memetiknya dengan tangan lalu dimasukkan ke dalam keranjang.

Setelah memetik buah dengan pohon pendek, barulah mereka menimbangnya untuk dibawa pulang. Memetik buah untuk umum biasanya dibuka pada pagi hingga siang hari. Biaya masuknya cukup terjangkau, harga tidak author kasih tahu karena belum tahu berapa harganya. Setelah dipetik, mereka boleh membawa pulang atau diproses menjadi produk makanan seperti jus dan selai. Sebagian buah hasil petikan anggota Hetalia dibawa pulang dan sebagian lagi diproses menjadi selai. Mereka memilih selai karena selai bisa disimpan dalam waktu yang cukup lama. Selai dari buah hasil petikan mereka bisa untuk olesan roti dan krakers atau sebagai pemanis teh pengganti gula.

"Silakan timbang buah hasil petikan Anda." kata pegawai Dante's Field.

"Timbang dulu ya." kata Lithuania.

"Berat banget buahnya!" seru Latvia.

"Aku aja yang bawa sebagian." kata Estonia.

"Sini jeruknya." kata Ukraina.

"Uk..." gumam Polandia saat penimbangan buah.

"Tuan Ivan, ini hasil penimbangannya." kata pegawai Dante's Field.

"Total buah yang Anda petik adalah 14 kg." kata pegawai Dante's Field.

"Nanti saya akan membuat selai, da." kata Rusia.

"Anda bisa menentukan sendiri jumlah yang diperlukan." kata pegawai Dante's Field.

(Rusia menimbang buah yang akan dijadikan selai)

"Berat buah masing-masing 1 kg untuk selai, da." kata Rusia.

"Jadi ada 6 kg untuk dibuat selai, Ivan." kata pegawai Dante's Field.

"Terima kasih, da." kata Rusia.

"Buah kita yang dibawa pulang ada 8 kg." kata Rusia.

"Sip." kata Prusia.

Lalu, mereka semua melihat proses pembuatan selai dengan saksama. Saat pembuatan, mereka sangat terpesona dengan buah-buahan yang akan menjadi selai. Rusia menampakkan aura 'kolkolkol' saat melihat ada benda kental di panci. Sementara yang lainnya melihat. Saat sudah jadi, mereka memboyong 30 botol selai. Lumayan untuk diberikan kepada teman atau keluarga. Setelah itu, saatnya mereka pulang.

~TBC~