SOVIETIC COPS

Tokoh : Rusia, Ukraina, Belarus, Lithuania, Latvia, Estonia, Polandia, Hongaria, Romania, Moldova, Bulgaria, Prusia, Ceko, Slovakia, Azerbaijan, Armenia, Georgia

Disc : Hetalia punya Oom Hidekaz Himaruya; Romania, Moldova, Ceko, Slovakia, Azerbaijan, Armenia dan Georgia bikinan A. Widhi

Perhatian : TERLALU BANYAK MENCERITAKAN TENTANG EROPA TIMUR, SUPER DUPER JAYUS DAN LEBAY SEKALI, PEMAKAIAN NAMA NEGARA DAN ADA UNSUR-UNSUR YANG SEDIKIT EKSTRIM #jayus #lebay #diseretkepengadilan #bilanginperdanamenteri

Note : Rusia, Prusia, Lithuania, Latvia, Estonia, Polandia, Slovakia, Moldova dan Bulgaria adalah LAKI-LAKI; Ukraina, Belarus, Hongaria, Ceko, Romania, Azerbaijan, Armenia dan Georgia adalah PEREMPUAN

Part 16

Rusia membaca koran di bagian olahraga saat setelah sarapan. Ia membaca di bagian olahraga otomotif. Ia melihat adanya jadwal balap reli dunia. Trio Baltik langsung melihat koran yang sedang dibaca oleh majikan mereka. Mereka ingin menonton pertandingan reli dunia. Tetapi, balap reli hanya diselenggarakan setiap bulan atau 2 minggu sekali, berbeda dengan balap formula yang diadakan setiap minggu. FYI, balap reli biasanya diadakan di jalan yang berkerikil atau beraspal. Setiap tim reli terdiri atas seorang pengemudi dan seorang navigator. Ada juga tim reli yang terdiri atas 2 pengemudi dan 2 navigator.

"Om, ada kolom reli di koran." kata Estonia.

"Ya. Om lagi baca, da." kata Rusia.

"Ada ngga sih yang dari negara aku?" tanya Latvia.

"Kayanya ngga ada tuh, Latvi." kata Lithuania.

"Wah, kita cemen dong." kata Latvia.

"Iya kali." kata Lithuania sangat cuek.

Setelah itu, mereka mencari informasi tentang reli di majalah, koran dan internet. Lithuania mengusulkan agar meminjam majalah otomotif dari Polandia untuk mencari informasi tentang reli yang akan datang. Mereka melihat pada tabel reli dan tertuju ke Reli Argentina yang dilaksanakan pada akhir Mei. Mereka ingin sekali menonton tetapi mereka masih takut karena reli cukup berbahaya. Setahu mereka, reli diadakan di jalan berkerikil di perkampungan dan medannya berbahaya. Trio Baltik masih saja takut dengan balaclava atau sarung kepala.

Kemudian, Polandia dan Armenia datang ke rumah Rusia. Mereka ingin mengembalikan majalah otomotif milik Polandia dan dia (Polandia) pikir bahwa Rusia juga memiliki majalah otomotif karena dia juga suka dengan otomotif, tetapi tidak terlalu sering. Setelah mengembalikan majalah, Polandia dan Armenia langsung ke rumah Trio Kaukasus.

"Ding dong." bunyi bel yang dibunyikan oleh Armenia.

"Permisi." kata Polandia dan Armenia.

"Sini, da." kata Rusia.

"Mau ngapain?" tanya Ukraina.

"Mau ngembaliin majalah." jawab Polandia.

"Majalah apa?" tanya Ukraina.

"Majalah otomotif." jawab Polandia.

"Latvia, mana majalahnya?" tanya Ukraina.

"Ini, ada 5 biji." jawab Latvia.

"Makasih ya majalahnya." kata Lithuania.

"Sama-sama." kata Polandia dan Armenia.

Setelah itu, mereka membantu Rusia untuk merawat kebun bunga matahari milik Rusia. Rusia menyiram dan memupuki sebagian bunga matahari, sedangkan Trio Baltik menyiram dan memotong rumput di taman bunga. Mereka telah bekerja selama sekitar 1 jam dan merasa capek saat bekerja. Saat memotong rumput selesai, Rusia dan Trio Baltik minum air putih dingin untuk melepas dahaga. Sementara Belarus sedang merawat koleksi pisaunya dibantu oleh Ukraina. Mereka merendam dan membersihkan pisau-pisau tersebut.

Saat sebelum makan siang, Trio Baltik menyiapkan dan memasak makanan untuk makan siang. Mereka akan memasak aneka macam pasta dan menyiapkan kue kering dalam kemasan. Saat makanan sudah siap, semuanya langsung makan. Setelah makan, mereka beristirahat menunggu makanan turun dari perut. Memangnya dari perut ke kepala seperti di iklan susu balita? Bukan, ini adalah proses turunnya makanan dari keronkongan menuju lambung.

Setelah makanan turun ke perut, mereka langsung tidur siang. Mereka mulai tidur siang pada pukul 12.30 WIB. Mereka bangun pukul 15.00. Berarti sudah 2,5 jam mereka tidur. Jam tidur siang lebuh setengah jam karena mereka memang bingung mau apa setelah makan siang. Saat bangun, Rusia memutuskan akan berangkat ke Taman Kota. Ia ingin negara-negara pecahannya merasakan susasna hijau di sore hari. Lalu, mereka langsung berangkat.

Saat di taman kota, mereka melihat semua pohon yang ada di taman tersebut. Mereka berkeliling untuk melihat pohon-pohon yang tinggi dan ramping. Ada juga pohon yang memiliki daun yang sangat lebat. Pohon-pohon tersebut memikat kedua bola mata mereka. Setelah itu, mereka duduk-duduk sambil merasakan suasana alam di taman kota. Saat menjelang malam, mereka pulang dan makan malam. Makan malam pesan dari restoran mi oleh Ukraina. Setelah itu, mereka menonton TV dan tidur.

Part 17

Saat libur nasional, para personifikasi negara pecahan Uni Soviet dan negara-negara satelit bertamasya ke Kebun Binatang Ragunan. Mereka diajak oleh Rusia untuk ke sana, karena Rusia memiliki voucher khusus wisata ke Jakarta. Ia membayar tiket masuk Kebun Binatang Ragunan dengan voucher tersebut. Ia membelinya saat berbelanja di supermarket. Saat membayar belanjaannya, tiba-tiba seorang kasir memberi dia tiket untuk ke kebun binatang. Akhirnya ia putuskan untuk mengajak personfikasi negara pecahan Uni Soviet untuk ke kebun binatang. Lagipula, Kebun Binatang Ragunan adalah kebun binatang yang paling dekat dengan rumah mereka yang berada di kawasan BSD.

Sehari sebelum liburan, Rusia telah membagikan tiket kepada personifikasi negara pecahan Uni Soviet beserta negara-negara satelit seperti pembantunya, Trio Baltik. Mereka senang dengan adanya ajakan ke kebun binatang, karena mereka ingin sekali melihat hewan liar secara langsung. Selama ini, mereka melihat hewan liar lewat buku, majalah, koran dan TV. Yang lainnya pun juga senang saat diajak Rusia ke kebun binatang seperti Polandia dan Romania. Mereka ingin melihat dan narsis dengan hewan liar seperti harimau dan gajah.

Pagi hari sebelum berangkat, mereka telah bersiap untuk menuju kebun binatang Ragunan, Mereka telah menyiapkan segala sesuatu yang akan dibawa ke sana. Ukraina telah menyiapkan makanan, minuman, topi, payung, uang dan kamera. Rusia mengendarai mobil hitam dan Ukraina mengendarai mobil merah. Mobil hitam ditumpangi oleh Belarus, Polandia, Prusia, Trio Baltik dan Moldova. Mobil merah ditumpangi oleh Hongaria, Romania, Bulgaria, Ceko, Slovakia dan Trio Kaukasus. Mereka janjian di kosan Bulgaria dan berangkat pukul 06.00 WIB.

Saat berangkat menuju Kebun Binatang Ragunan, jalanan terlihat sepi karena orang-orang masih tidur karena hari libur. Mereka bangun lebih awal untuk ke sana karena kalau sudah siang jalanan Jakarta makin macet. Saat perjalanan, mereka sarapan dengan roti selai dan air dalam botol. Mereka tak sempat sarapan karena bangun sangat pagi dan harus janjian ke kosan Bulgaria. Waktu tempuh perjalanan di pagi hari adalah kurang lebih 1 jam, karena belum begitu macet. Sampai di sana, pintu gerbang kebun binatang baru saja dibuka dan masih sepi.

"Kita udah nyampe." kata Polandia.

"Ini kebun binatang Ragunan." kata Latvia.

"Ya. Kita di sini untuk liat hewan." kata Lithuania.

"Kita akan tamasya, da." kata Rusia.

"Kamu lagi ngapain?" tanya Latvia.

"Lagi ngambil bekal." jawab Ukraina.

"Bawa pisau nggak?" tanya Lithuania.

"Bawa. Buat motong makanan." jawab Belarus.

"Aku bawain minuman, ya." kata Estonia.

Setelah itu, mereka berjalan untuk melihat hewan-hewan yang ada. Hewan yang ada di Kebun Binatang Ragunan meliputi harimau, monyet, jerapah, gajah, badak dan lain-lain. Mereka sempat berfoto dengan hewan-hewan yang ada di kandang. Mereka tampil sangat narsis saat berfoto dengan hewan liar. Ada yang berfoto sendirian dan ada pula yang berfoto bersama seperti Lithuania-Polandia, Estonia-Latvia, Hongaria-Prusia, Romania-Bulgaria dan Rusia-Belarus. Rusia membuat tabel yang berisi jadwal foto sendiri dan foto bareng. Giliran foto dengan hewan dibuat seperti ujian praktek di sekolah.

Berikut urutan foto yang dibuat oleh Rusia

Urutan Foto bersama Hewan Liar

-Rusia

-Ukraina

-Belarus

-Polandia

-Lithuania

-Latvia

-Estonia

-Prusia

-Hongaria

-Ceko

-Slovakia

-Romania

-Bulgaria

-Azerbaijan

-Armenia

-Georgia

Setelah foto sendirian selesai, foto berdua dimulai. Saat foto berdua, boleh memilih pasangan sendiri sesuai dengan hati nurani. Variasi pasangan di foto bersama hewan liar cukup banyak dan termasuk pasangan resmi di Hetalia. Mereka pun berfoto dengan yang lainnya dengan gaya yang beragam. Mereka terlihat narsis saat berfoto berdua dengan hewan liar. Ada juga yang menggendong hewan yang kecil atau anakan seperti Lithuania dan Latvia. Betapa senangnya personifikasi negara pecahan Uni Soviet saat berfoto dengan hewan liar. Lalu dilanjutkan dengan foto bareng lebih dari 2 orang.

Saat sesi pemotretan, Rusia mengusahakan agar mereka berfoto dengan seluruh hewan yang ada di Kebun Binatang Ragunan. Ternyata, semua personifikasi negara pecahan Uni Soviet mendapat bagian yang sama rata saat berfoto. Mereka berfoto dengan seluruh hewan yang ada. Bahkan, saat foto berdua, hampir sebagian besar hewan menjadi objek dalam pemotretan. Rusia juga membuat file khusus untuk foto selama bertamasya ke Kebun Binatang Ragunan, termasuk foto sendiri dan berdua. Setelah berkeliling kebun binatang, mereka beralih ke Pusat Primata Scmutzer. Mereka membayar tiket lagi dengan voucher yang dimiliki oleh Rusia.

Saat sampai di Pusat Primata Scmutzer, mereka terpesona dengan hewan jenis primata yang ada di kandang. Mereka ingin sekali melihat hewan primata yang sudah langka seperti orangutan. Rusia mengadakan pemotretan lagi di tempat ini. Urutan foto sendirian sama dengan urutan yang dipakai saat berfoto di kebun binatang. Setelah foto sendirian, foto berdua dimulai dengan pose dan pasangan yang berbeda. Pasangannya pun campursari seperti saat foto di kebun binatang tadi. Mereka semua berwajah ceria saat difoto oleh Rusia. Rusia menggunakan kamera DSLR merk Canon yang merupakan pemberian dari Amerika saat rapat konferensi dunia. Ada juga yang memakai kamera saku dan kamera ponsel. Walaupun kualitas gambar dari kamera ponsel tidak sebagus kamera biasa, mereka menyimpannya sebagai kenangan.

Setelah capek mengelilingi kebun binatang, mereka pun makan. Ukraina sudah membawa makanan dan minuman dari rumah, jadi tidak usah membeli makanan lagi dari luar. Lagipula, mereka juga ingin berpiknik di Kebun Binatang Ragunan. Berpiknik di kebun binatang memang mengasyikan dan seru bagi mereka. Akan tetapi, Rusia dan Belarus harus ke parkiran karena lupa membawa karpet, sedangkan Ukraina dan Trio Baltik sudah membawa makanan dan minuman. Setelah itu, piknik baru diadakan. Rusia membawa sekitar 5 karpet untuk piknik. Belarus membantu untuk mengangkat karpet yang dibawa oleh Rusia.

"Kita ke parkiran dulu ya, da." kata Rusia.

"Mau ambil karpet." kata Belarus.

"Daag..." sapa semuanya.

(Rusia dan Belarus ke parkiran untuk mengambil karpet)

"Ini karpetnya, da."kata Rusia.

"Kita udah siap buat piknik." kata Belarus.

"Ya udah, gelar karpetnya." kata Ukraina.

Setelah itu, mereka makan makanan yang telah disiapkan oleh Ukraina. Semua perabot makanan dan minuman milik Ukraina bermerek Tupperware. Ia juga fanatik dengan Tupperware sejak lama. Ia memiliki cukup banyak koleksi dan pernah menjadi anggota selama 2 tahun. Selama ia menjadi anggota Tupperware, ia selalu membeli produk-produk Tupperware. Namun, sebagian dari koleksinya diberikan kepada sepupu-sepupu Rusia karena sudah kebanyakan. Saat makan, mereka memakai alat makan dan minum dengan model sama dan warna yang berbeda. Warna piring, gelas, garpu, sendok dan pisau diusahakan sama. Setiap orang memakai warna yang berbeda pada alat makan dan minum mereka.

Makanan yang disajikan saat piknik adalah ayam goreng tepung, fillet ayam dan ikan dipanggang dengan saus lada hitam, sup krim jagung, sup krim jamur, salad hijau, buah-buahan, kentang goreng, sayur campur, saos botol, mustar, kue kering, biskuit, wafer dan bola-bola keju. Sedangkan minuman yang disajikan adalah air putih, teh rasa buah-buahan, minuman soda rasa buah-buahan dan granita. Cukup lengkap menu yang disiapkan Ukraina untuk piknik di kebun binatang.

Setelah berpiknik dengan makan dan minum bersama, mereka menunggu makanan turun dan menuju Taman Bunga Ragunan. Lumayan kalau sudah melihat hewan liar, giliran tumbuhan langka yang dilihat oleh personifikasi negara Eropa Timur (terutama pecahan Uni Soviet). FYI, Taman Bunga Ragunan memiliki 250 jenis tumbuhan dan ada 30.000 tumbuhan yang ada di sana. Mereka langsung terpesona dengan tumbuhan langka yang indah dan segar.

Saat melihat tumbuhan, lagi-lagi Rusia menyuruh semuanya untuk berfoto dengan tumbuhan. Mereka masih mempertahankan pose narsis saat foto sendirian dan bersama. Rusia telah mengambil puluhan foto dirinya dengan yang lainnya. Memori dalam kamera milik Rusia sudah semakin sesak sejak dipenuhi dengan foto personifikasi negara Eropa Timur dengan hewan langka yang ada di kebun binatang. Saat foto berdua, campursari pasangan masih ada dan juga menghasilkan puluhan foto. Betapa banyaknya jumlah foto yang dihasilkan oleh Rusia. Berarti, ia adalah mesin pembuat foto tamasya.

Setelah puas berkeliling Kebun Binatang Ragunan, mereka berkemas-kemas dan pulang. Saat pulang, perjalanan agak tersendat karena ada lampu merah. Waktu tempuh pada sore hari adalah 1 jam lebih. Saat sampai di rumah, mereka pun senang dengan perjalanan mereka ke Kebun Binatang Ragunan. Setelah itu, mereka pulang ke rumah masing-masing dan bersantai sebelum tidur.

Part 18

Trio Baltik berjalan-jalan ke sekitar sungai dekat rumah mereka. Mereka ingin melepas penat setelah seharian bekerja. Mereka pergi ke sekitar sungai pada sore hari, saat selesai mengelap koleksi patung milik Rusia. Saat itu, cuaca sore sedang cerah-cerahnya, jadi mereka bisa ke luar rumah tanpa rasa takut. Lithuanialah yang merencanakan ke sekitar sungai.

"Latvia! Latvia! Ke sungai yuk!" seru Lithuania.

"Kerjaan kita udah selesai." kata Latvia.

"Kita akan liat sungai yang mengalir." kata Lithuania.

"Iya deh." kata Latvia.

Setelah itu, Lithuania mengajak Estonia untuk pergi ke sekitar sungai. Mereka bertiga jalan kaki dari rumah menuju sungai untuk 3 menit. Lalu, mereka naik kano untuk 30 menit untuk mengelilingi sungai dengan jarak dekat. Setelah itu, mereka jalan-jalan sore. Saat jalan-jalan sore, mereka bertemu lagi dengan Anzela, teman lama mereka yang sering datang ke rumah mereka. Anzela pergi dengan sepupunya yang kebetulan menginap di rumahnya dalam rangka ujian masuk universitas. Sepupunya akan menginap selama sepekan di rumahnya. Ia akan mengenalkan sepupunya kepada Trio Baltik.

"Halo." sapa Trio Baltik.

"Halo juga." sapa Anzela.

"Kemarin kita ke kebun binatang." kata Lithuania.

"Oh, kalian tamasya, ya?" tanya Anzela.

"Ya. Kita ke Ragunan." jawab Lithuania dan Latvia.

"Kamu sama siapa aja?" tanya Anzela lagi.

"Sama teman-teman dari Soviet." jawab Latvia.

"Rame-rame dong?" tanya Anzela.

"Iyalah." jawab Estonia.

Setelah obrolan singkat tersebut, Anzela ingin mengenalkan sepupunya dengan Trio Baltik. Mereka bertiga sudah gemetaran duluan saat sebelum perkenalan dengan orang yang belum pernah mereka kenal. Mereka sudah sering gemetaran saat diintimidasi oleh Rusia, majikan mereka. Kadangkala mereka gemetaran saat melihat keluarga teman karena tidak/belum kenal.

"Aku kenalin sepupu aku ya." kata Anzela.

"Halo." sapa sepupu Anzela.

"Halo juga." sapa ketiga personifikasi negara Baltik.

"Aku sepupunya Anzela." kata sepupu Anzela lagi.

"Nama kamu siapa?" tanya Lithuania.

"Aku Laura." jawab sepupu Anzela.

"Jadi kamu Laura ya?" tanya Latvia.

"Ya. Panggil aku Laura." jawab Laura.

"Makasih udah dikenalin." kata Trio Baltik.

"Sama-sama." kata Laura.

Setelah Anzela mengenalkan sepupunya, Laura, mereka langsung mengajak Laura untuk melihat matahari terbenam di sekitar sungai. Mereka ingin Laura melihat pemandangan saat matahari terbenam. Mereka terpesona dengan langit saat matahari terbenam. Mereka melihatnya langsung dengan duduk di bangku yang terbuat dari batu. Setelah matahari terbenam, Trio Baltik langsung pulang ke rumah karena mereka harus menyiapkan makan malam.

~TBC~