SOVIETIC COPS
Tokoh : Rusia, Ukraina, Belarus, Lithuania, Latvia, Estonia, Polandia, Hongaria, Romania, Moldova, Bulgaria, Prusia, Ceko, Slovakia, Azerbaijan, Armenia, Georgia
Disc : Hetalia punya Oom Hidekaz Himaruya; Romania, Moldova, Ceko, Slovakia, Azerbaijan, Armenia dan Georgia bikinan A. Widhi
Perhatian : TERLALU BANYAK MENCERITAKAN TENTANG EROPA TIMUR, SUPER DUPER JAYUS DAN LEBAY SEKALI, PEMAKAIAN NAMA NEGARA DAN ADA UNSUR-UNSUR YANG SEDIKIT EKSTRIM #jayus #lebay #diseretkepengadilan #bilanginperdanamenteri
Note : Rusia, Prusia, Lithuania, Latvia, Estonia, Polandia, Slovakia, Moldova dan Bulgaria adalah LAKI-LAKI; Ukraina, Belarus, Hongaria, Ceko, Romania, Azerbaijan, Armenia dan Georgia adalah PEREMPUAN
Part 22
Lithuania dan Polandia sedang bekerja untuk mengisi dan merapikan kertas. Mereka sedang bekerja di Markas Hetalia dengan Blok Poros dan Blok Sekutu. Merekalah yang bekerja untuk mengumpulkan kertas untuk diserahkan kepada personifikasi negara yang mengikuti Perang Dunia 2. Saat bekerja, Polandia malah mengambil sebuah album berwarna biru dengan sampul kulit di laci meja. Ia menunjukkannya kepada Lithuania untuk melihat isi album tersebut. Bukannya melanjutkan pekerjaan, ia malah membuka album bersama temannya.
"Wow, ada album!" ucap Polandia saat menemukan album bersampul biru di laci.
"Emangnya kenapa?" tanya Lithuania penasaran.
"Aku baru aja nemuin album." jawab Polandia.
"Oh, itu album foto?" tanya Lithuania.
"Ya. Kamu benar bahwa ini adalah album foto." kata Polandia.
"Nanti kita buka ya." kata Lithuania.
Setelah itu mereka mencoba untuk membuka album foto tersebut. Mereka ingin melihat isi dan peristiwa apa saja yang ada di foto tersebut. Setahu Polandia, foto yang ada di album tersebut adalah foto saat liburan. Menurut dugaan Lithuania, foto tersebut kebanyakan foto bersama teman dan keluarga. Saat mereka menduga, ada tokoh Hetalia yang dipotret di foto tersebut. Salah satunya adalah Rusia, ia sering muncul di foto di album tersebut. Kemudian mereka berdua terdiam saat membuka halaman pertama album tersebut.
Saat membuka halaman demi halaman, mereka melihat cukup banyak tokoh Hetalia dari Blok Sekutu yang tampil dalam foto di album. Saat mereka melihat foto Inggris dan Amerika, mereka tertawa sinis. Tawaan selalu terlihat setiap kali melihat gambar 2 orang yang tampil dalam foto. Mereka juga melihat adanya foto-foto saudara Inggris, seperti Irlandia dan Skotlandia. Mereka berdua juga berfoto dengan Inggris saat berlibur di taman kota.
Setelah 20 menit membuka album foto, mereka memberi album tersebut kepada Rusia. Mereka juga melihat foto-foto Rusia yang jumlahnya puluhan buah. Rusia sering terlihat berfoto dengan pohon, patung, hewan dan mobil. Mereka terpesona dengan pose Rusia yang sederhana dan menarik dalam berfoto. Saat difoto, Rusia mengenakan pakaian tangan pendek dan celana panjang biasa, ia mengenakan sepatu keds saat berfoto, bukan pakaian militer, mantel dan syal yang ikonik tersebut. Foto tersebut dibuat pada tahun 2006, berarti sudah 5 tahun usia foto yang ada di album tersebut. Waktu itu, Blok Sekutu berlibur ke kota bareng Blok Poros.
Saat pekerjaan selesai, mereka pergi ke rumah Rusia untuk melihat-lihat album foto yang dimiliki oleh Lithuania. Mereka bergegas ke kamar Trio Baltik untuk menemukan album milik Lithuania. Di lemari buku, ada 6 buah album foto. Sebagian besar milik Lithuania, karena ia senang mengoleksi foto sebagai kenang-kenangan. Sementara, Latvia dan Estonia hanya memiliki masing-masing satu buah. Album foto terbagus yang pernah ia miliki adalah album warna perak dengan dekorasi gliter yang berkemilau. Album tersebut merupakan pemberian dari Rusia saat musim gugur tahun 2008. Rusia membelinya di sebuah mal dengan harga yang sangat mahal. Album tersebut berisi peristiwa-peristiwa selama musim gugur dan dingin tahun 2008-2009. Foto-foto yang ada dalam album tersebut tampillah personifikasi negara pecahan Uni Soviet.
Album lainnya yaitu album dengan gambar kelinci yang membawa keranjang telur Paskah dengan warna hijau cerah dan album warna putih dengan bola-bola warna biru muda. Kedua album tersebut berisi foto-foto yang diambil dari ponsel milik Lithuania. Sebagian besar foto di album tersebut adalah foto Trio Baltik. Foto-foto tersebut dicetak melalui kartu memori milik Lithuania di studio foto terdekat. Ia mencetaknya untuk kenang-kenangan dan mengingat kejadian yang telah terjadi. Jumlah foto di setiap album ada 40 buah dan ada juga yang sampai 60 buah.
Sementara, album milik Latvia dan Estonia terlihat biasa saja dalam segi desain sampul. Sampul album foto mereka terbuat dari denim dan polos. Ukuran album sama dan warnanya berbeda-beda. Album milik Latvia berwarna merah, sedangkan Estonia berwarna biru. Sebenarnya Lithuania memiliki album yang serupa dengan Latvia dan Estonia, namun berwarna hijau. Album milik mereka bertiga memiliki desain yang serupa, tetapi warnanya berbeda sesuai dengan warna bendera negara Baltik. Isi album tersebut adalah mereka dengan pasangan mereka yang resmi di Hetalia. Foto mereka dengan pasangan resmi juga banyak, ada 40 buah foto yang ada di situ.
Setelah melihat album foto milik Lithuania, mereka juga berpikir adanya tokoh-tokoh OC yang ada di foto milik Lithuania. salah satunya adalah Anzela. Anzela juga tampil dalam foto di album bergambar kelinci dan album motif polkadot. Lithuania pernah menjadi sarang penyamun saat berfoto dengan banyak perempuan yang merupakan OC buatan A. Widhi. Ia pernah berfoto dengan Anzela dan para gadis asal Eropa Timur lainnya saat menjadi sarang penyamun. Foto-foto tersebut masih ia simpan untuk mengingat para perempuan yang merupakan OC. Ia juga pernah berfoto dengan Latvia saat berhadapan dengan para gadis seperti Anzela.
Saat merapikan album foto, Polandia mendadak minta pulang karena sudah kelamaan di kamar Trio Baltik. Akhirnya Lithuania mengizinkan Polandia untuk pulang, ia mengantar temannya sampai ke halte bus depan gerbang masuk kompleks perumahan. Latvia dan Estonia khawatir karena hari ini mereka belum bertemu dengan Lithuania karena Lithuania sibuk dengan pekerjaannya dan mengajak Polandia untuk melihat koleksi foto miliknya. Ia sangat senang dengan koleksi fotonya yang dilihat oleh Polandia.
Beberapa hari setelah kejadian album foto, Prusia mengajak Trio Baltik dan Trio Kaukasus untuk berfoto di studio foto ternama. Awalnya mereka tidak mau karena foto di studio hanya untuk kalangan menengah ke atas. Lalu, Prusia membujuk mereka lewat chatting di Facebook agar mereka mau berfoto di studio. Akhirnya, Trio Baltik mau juga berfoto di studio setelah dibujuk oleh Prusia sebelum pemotretan. Mereka ingin berfoto di studio foto, karena selama ini mereka selalu berfoto ketika pergi bertamasya. Itu adalah mimpi mereka sejak lama, tetapi dipendam karena masalah waktu dan biaya. Akhirnya kesampaian juga impian mereka untuk berfoto studio foto ternama bersama.
Sehari setelah bujukan oleh Prusia, mereka berangkat ke studio foto dengan mobil milik Prusia ynag berwarna biru tua. Mereka akan berfoto dengan Trio Kaukasus di studio foto. Saat perjalanan, mereka membayangkan foto model dan studio foto yang megah. Setelah sampai di studio, mereka terpesona dengan megahnya studio foto. Latvia malah meraung-raung saat masuk ke studio karena dia masih takut dengan tempat yang mewah. Armenia malah marah-marah di depan Latvia saat ingin mendaftar ke studio.
Saat berfoto mereka terlihat sangat riang dan gembira. Prusia sangat bangga dengan mereka yang berwajah cerah saat berfoto untuk koleksi foto Trio Baltik dan Trio Kaukasus. Mereka telah dipotret sebanyak 10 kali. Setiap pose memiliki 3 latar yang berbeda dan posenya pun sangat beragam. Setelah pemotretan selesai, mereka menunggu foto mereka dicetak dan mengobrol tentang film terbaru. Author sendiri tidak tahu apa film yang dibicarakan oleh keenam personifikasi negara pecahan Uni Soviet tersebut.
Setelah foto mereka jadi, mereka langsung pulang ke rumah masing-masing diantar oleh Prusia. Mereka senang dengan foto-foto yang diambil dari studio. Trio Baltik memperlihatkan foto-foto studio mereka dengan Rusia, Ukraina dan Belarus. Mereka juga senang dengan foto-foto studio ketiga personifikasi negara Baltik tersebut. Lithuania menyimpan album foto studio di kamar Trio Baltik. Ia jadi ingat dengan foto-foto yang ada di album bergambar kelinci. Fotonya sangat bagus dan menarik saat difoto lewat ponsel dan dicetak untuk album tersebut.
"Tadi kita abis dari studio." kata Estonia.
"Kita diantar sama Prusia." kata Latvia.
"Seru deh foto-foto di situ." kata Estonia.
"Bener kamu!" seru Latvia.
"Kita kasih albumnya ke Rusia yuk." kata Lithuania.
"Wah, bagus-bagus ya foto kalian." kata Rusia.
"Keren deh pose kalian." kata Ukraina.
"Makasih ya Kak." kata Trio Baltik.
"Sama-sama." kata Ukraina.
"Wow." desah Belarus saat melihat foto studio Trio Baltik.
Part 23
Siang yang cerah, Latvia dan Lithuania asyik membaca majalah artis. Mereka membaca hampir semua berita artis dunia termasuk Hollywood. Mereka tahu kalau ada artis Hollywood yang akan merilis parfum. Pasti ada yang suka dengan parfum artis Hollywood. Tetapi, tanggal rilisnya masih 2 bulan lagi dan masih panjang waktunya. Lithuania sudah tidak sabar untuk memberikan parfum kepada Belarus. Ia ingin memberikan parfum terbaru kepada adik perempuan Rusia. Latvia mengusulkan agar Lithuania mencoba semua sampel parfum artis Hollywood agar mendapat aroma yang cocok bagi Belarus.
Lalu, Latvia mengambil katalog parfum milik Ukraina untuk melihat apa saja parfum yang keluar musim ini. Lithuania ingin membeli parfum terbaru untuk Belarus dan juga teman-teman yang lain. Di majalah, Lithuania membaca bahwa tanggal rilis parfum sekitar awal Juli. Berarti parfum tersebut dirilis pada musim panas. Mereka ingin membeli parfum saat musim panas tiba. Akan tetapi, Latvia tidak tahu berapa uang yang ia miliki sekarang. Ia pun membuka dompetnya dan masih ada uang untuk membeli 2 botol parfum.
"Ada berita baru." kata Lithuania.
"Apa beritanya?" tanya Latvia.
"Ada artis akan merilis parfum." jawab Lithuania.
"Kapan rilisnya?" tanya Latvia.
"Bulan Juli." jawab Lithuania.
"Masih lama dong?" tanya Latvia.
"Masih, tunggu aja." kata Lithuania.
"Beli nggak?" tanya Latvia.
"Nanti aku beli." jawab Lithuania.
"Buat siapa?" tanya Latvia.
"Buat Belarus sama yang lain." jawab Lithuania.
Kemudian, tiba-tiba ada orang yang masuk ke rumah mereka. Mungkin ada Anzela di rumah mereka atau teman mereka yang lain. Mungkin mereka tidak tahu siapa yang masuk ke rumah mereka, ini bukan maling masuk rumah. Ternyata ada tokoh OC yang akan muncul di Sovietic Cops dan kemungkinan besar adalah perempuan. Mereka masih menerka siapa orang yang masuk ke rumah mereka. Setelah bunyi ding dong muncul, dia akan masuk ke rumah mereka.
"Ding dong." bunyi bel yang dibunyikan oleh seseorang.
"Ada siapa?" tanya Latvia.
"Selamat siang." sapa Latvia dan Lithuania.
"Siang juga." sapa seseorang.
"Nama kamu siapa?" tanya Lithuania.
"Aku Liga." jawab seseorang.
"Kamu Liga?" tanya Latvia.
"Ya. Kamu benar." jawab Liga.
"Kamu ke sini mau ngapain?" tanya Lithuania.
"Mau liat-liat." jawab Liga.
"Nama kalian siapa?" tanya Liga.
"Aku Toris." jawab Lithuania.
"Aku Raivis." jawab Latvia.
"Makasih udah kenalan." kata Liga.
"Sama-sama." kata Latvia dan Lithuania.
Setelah itu, mereka membujuk Liga untuk masuk ke dalam rumah. Liga masih gagap karena belum pernah ke rumah yang ditempati oleh personifikasi negara pecahan Uni Soviet tersebut. Ia masih bingung dengan ruangan-ruangan yang ada. Kemudian Lithuania memperkenalkan rumahnya kepadanya. Lithuania menjelaskan secara detail mengenai rumah yang ditempati oleh personifikasi negara pecahan Uni Soviet. Rumah milik Rusia memiliki 4 kamar tidur, 4 kamar mandi, ruang kerja, ruang makan, dapur, ruang keluarga, taman, teras, gudang, ruang tamu dan garasi mobil. Luas rumah Rusia sekitar 300 m2 dan luas tanah 500 m2. Rumah Rusia dicat krem dan berpagar coklat seperti rambut Lithuania sendiri.
Kemudian, Liga dan Lithuania duduk di teras belakang bersama anjing-anjing milik Rusia. Rusia memiliki 4 ekor anjing trah besar dengan bulu panjang. Ternyata anjing-anijng tersebut berasal dari Rusia yang notabene iklimnya dingin. Rusia juga memiliki seekor kucing Russian Blue yang tidak diketahui namanya. Nama anjing dan kucing milik Rusia masih dirahasiakan hingga kini. Liga senang dengan rumah Rusia yang besar dan lapang, sedangkan rumahnya sendiri kecil tetapi tingkat 2. Rumah Liga luasnya 120 m2 dan luas tanah 200m2. Bagian-bagian rumah Liga sama dengan rumah Rusia, namun jumlah kamar tidur dan kamar mandi hanya 2.
Sejam kemudian, Estonia datang bersama Finlandia. Mereka juga ingin berkenalan dengan Liga, perempuan yang merupakan teman dari Latvia dan Lithuania. Giliran kedua personifikasi negara Finno Ugrik yang berkenalan dengannya. Rupanya ketiga personifikasi negara Baltik sudah berkenalan dengan Liga. Kemudian, mereka meminta nomor HP, email dan situs jejaring sosial seperti Facebook. Setelah itu, mereka menonton acara gosip bersama Liga dan Liga langsung pulang tanpa diantar oleh Lithuania. Betapa senangnya mereka setelah mendapat teman baru yang merupakan OC buatan A. Widhi.
Seminggu kemudian, Lithuania dan Latvia berjalan-jalan di sebuah mal di tengah kota dekat dengan kantor dinas pertahanan dan gereja Ortodoks. Mereka ke sana dalam rangka cuci mata dan bersenang-senang. Mereka juga makan siang di situ, karena ada food court yang menyediakan berbagai macam makanan dari berbagai belahan dunia. Mereka akan berburu pernak pernik dan parfum untuk Belarus dan teman-teman mereka yang merupakan OC. Mereka pergi ke sana bersama Polandia dan Ukraina. Mereka juga bertemu dengan Romania dan Bulgaria yang akan membeli speaker untuk ponsel.
Saat jam menunjukkan pukul 13.00, Lithuania mengajak mereka semua untuk makan di food court. Banyak di antara mereka yang sudah lapar dan ingin makan. Latvia sempat meraung-raung di depan Ukraina saat ingin makan. Polandia kewalahan saat ingin mencari restoran untuk makan siang. Romania malah tidak mau tahu saat mencari restoran. Untung, Lithuania sigap dalam menghadapi hal-hal seperti itu. Akhirnya Lithuania putuskan untuk makan di restoran ayam goreng ala Jepang. Katanya, ayam goreng ala Jepang tidak mengandung banyak minyak seperti ayam goreng ala Amerika yang mendunia.
Nama restoran yang diusulkan oleh Lithuania adalah Kamikaze Fried Chicken. Restoran tersebut masih tergolong baru dan merupakan pengganti restoran Cina yang sudah bangkrut 4 bulan yang lalu. Restoran tersebut akan menjadi restoran favorit di kota ini menurut Polandia. Mereka akan makan ayam goreng di Kamikaze atas permintaan Lithuania dan Polandia. Semuanya pasti ingin makan ayam goreng dan bisa ketagihan dengannya. Dulu author senang dengan ayam goreng tepung dan kini author ingin variasi dalam ayam goreng.
"Nanti kita makan di mana?" tanya Ukraina.
"Di Kamikaze, resto baru." jawab Lithuania.
"Emangnya ada apa di sana?" tanya Latvia.
"Ada ayam goreng." jawab Lithuania.
"Hmmm... Ada ayam goreng." kata Romania.
"Nanti kita makan di situ." kata Polandia.
"Aku lapar, mau makan." desah Latvia.
"Wah, udah waktunya makan." kata Lithuania dan Bulgaria.
"Yuk kita makan." bujuk Polandia.
Kemudian Lithuania menunjuk tempat duduk yang kosong bagi mereka semua. Romania dan Polandia menunjuk tempat duduk di kiri agar bisa bersenderan. Akhirnya mereka putuskan untuk duduk di situ karena sudah merupakan pilihan dari Lithuania, Polandia dan Romania. Yang lainnya juga duduk di situ namun dengan meja yang berbeda. Saat duduk, mereka memikirkan apa makanan dan minuman yang akan mereka pesan. Semuanya bingung saat akan menentukan makanan dan minuman karena baru pertama kali mereka makan di situ. Mereka tidak begitu mengerti tentang menu-menu yang ada di Kamikaze.
2 menit kemudian
"Anda mau apa?" tanya pelayan.
"Kamikaze Invasion." jawab Lithuania.
"Berapa?" tanya pelayan.
"6 porsi." jawab Lithuania.
"Terima kasih atas pilihan Anda." kata pelayan.
Saat memilih makanan, Lithuania sengaja memilih yang paket karena lebih hemat. Selain hemat, makan dan minum dalam bentuk paket bisa disesuaikan dengan keadaan dan kesenangan. Paket yang dipesan Lithuania seragam, agar mirip asrama dan rumah sakit. Saat makan, mereka makan dengan lamban dan benar-benar santai. Saat makan, Bulgaria memikirkan Georgia yang merupakan temannya yang pernah bersamanya tetapi hanya sementara karena perbedaan kultur. Ia (Bulgaria) juga ingin membeli sesuatu untuk Georgia, tetapi ia malas untuk membelinya.
Setelah makan, mereka menunggu Lithuania membayar menu mereka. Lithuania membayar dengan uang tunai dan tidak ada kembalian karena ia membayar dengan uang pas. Setelah Lithuania membayar, mereka berangkat ke toko untuk berbelanja. Toko pertama yang mereka sambangi adalah toko parfum. Mereka akan berburu parfum untuk teman-teman mereka, tetapi hanya melihat-lihat dan menyoba parfum. Mereka tidak akan membeli karena harus menunggu hingga musim panas. Selanjutnya, mereka pergi ke toko perhiasan untuk mencari perhiasan untuk teman-teman mereka. Lithuania dan Polandia akan memilih bros untuk Belarus dan Azerbaijan. Sedangkan yang lainnya untuk teman dan sepupu.
Setelah itu, Lithuania berhasil membeli sebuah bros gambar pita warna biru dengan batu mulia untuk Belarus dan lainnya tidak membeli apa-apa. Mereka pulang dengan bus ramai-ramai. Di rumah, Latvia dan Lithuania membicarakan parfum yang cocok bagi Belarus dan teman-teman mereka. Mereka membuka katalog dan mencentang aroma yang cocok.
Part 24
Georgia pergi jalan-jalan ke alun-alun bersama Lithuania. Mereka berdua akan menikmati matahari terbenam di alun-alun. Georgia mengusulkan agar Lithuania mau pergi jalan-jalan dengannya. Selama ini, mereka jarang bersama karena Lithuania lebih dekat dengan Polandia dan Belarus. Ia ingin Lithuania mau berteman dengannya, karena mereka sama-sama negara pecahan Uni Soviet dan pernah dijajah oleh Rusia.
"Jam kerja selesai, saatnya kita jalan-jalan." kata Georgia.
"Ya, aku mau ikut." kata Lithuania.
"Mau pergi sama aku?" tanya Georgia.
"Mau pastinya." jawab Lithuania.
"Ayo kita pergi." kata Georgia.
Kemudian mereka menaiki trem untuk menuju alun-alun. Sore itu alun-alun sangat ramai karena banyak orang yang berminat untuk melihat matahari terbenam. Mereka melihat dengan banyaknya orang yang mengunjungi alun-alun, maka alun-alun makin sesak dengan lautan manusia. Ada juga yang membawa anjing ke alun-alun. Mereka mengajak peliharaan mereka untuk ke alun-alun agar bisa bergerak.
Mereka berjalan-jalan selama 10 menit menggitari alun-alun. Mereka melihat burung-burung berterbangan menjelang matahari terbenam. Orang-orang banyak yang duduk-duduk dan jalan-jalan sendirian maupun bersama. Lithuania melihat ada orang yang membawa 6 ekor anjing untuk berjalan-jalan mengelilingi alun-alun. Banyak juga anjing yang dibawa ke alun-alun. Biasanya orang membawa 1-2 anjing saat jalan-jalan bareng.
Setelah mengelilingi alun-alun, mereka pulang ke rumah Rusia untuk makan malam. Lithuania harus menyiapkan makan malam karena ia adalah pembantu dari Rusia bersama Estonia dan Latvia. Untung jarak kompleks dengan alun-alun hanya 2 km, jadi mereka bisa tiba di rumah lebih cepat. Saat itu jam menunjukkan pukul 18.30 dan Lithuania harus pulang ke rumah. Georgia juga ingin ke rumah Rusia untuk makan malam.
Saat Trio Baltik memasak makan malam, Georgia menonton film Hollywood bersama Ukraina dan Belarus. Mereka bertiga juga bergosip saat makan malam dimasak dan disiapkan. Saat itu, Rusia baru saja selesai mengajak jalan-jalan anjing miliknya keliling kompleks. Mereka berkumpul bersama sebelum makan malam dan Trio Baltik sudah selesai menyiapkan makan malam. Sesaat sebelum makan malam, mereka disuruh ke ruang makan.
Saat makan malam, mereka makan sup borscht dan makan dengan buru-buru karena ingin ngerumpi lagi. Setelah menghabiskan sup, mereka makan apel yang dipotong-potong dan stroberi. Mereka memakannya dengan dicampur dan melahapnya sampai tak bersisa. Setelah itu, Georgia pulang dan diantar oleh Lithuania dan Latvia menjadi keneknya. Saat Georgia pulang, Belarus mengacungkan pisau ke Rusia karena Lithuania menyukai perempuan lain.
Belarus marah-marah dan berkelahi kepada Rusia dan saling adu jotos karena hadirnya perempuan lain di kehidupan mereka. Rusia terus menerus memukul adiknya dengan keran air dan mengeluarkan aura kol kol kol di depan Belarus. Belarus mengancam akan menusuk Rusia kalau ada orang baru di kehidupan mereka dan akan menyiksa Lithuania sampai luka-luka kalau Lithuania sudah jatuh cinta kepada Georgia. Namun, Ukraina menghentikan aksi mereka yang mengandung kekerasan sesaat setelah Belarus mengacungkan pisau.
Beberapa hari kemudian, Belarus sakit karena Lithuania telah merebut perempuan lain. Ia sakit kepala dan tidak bisa bangun akibat ulah Lithuania dalam memperebutkan seorang perempuan. Ukraina masih setia menunggui adiknya saat sakit keras. Belarus hanya minum obat sakit kepala merk P*r*mex dan 2 hari kemudian sembuh. Setelah sembuh, Belarus tertarik lagi dengan Lithuania setelah isu memperebutkan Georgia.
~TBC~
