Wah gak nyangka tanggapan disini, terima kasih udah sempetin baca dan Review,Oke sekarang saatnya balesan Riview dulu :
Han Eun Kyo : oke ini udah dilanjutin, udah termasuk kilat belum? Dan makasih udah baca.
eunhae25 : makasih kamu udah suka ff abal aku ini kkk~ oia soal review aku gak tau, soalnya terima jadi dari sananya. Tapi sekarang udah gak di private kok, makasih sarannya chingu .
Kamiyama kaoru : makasih udah baca ff ini, ini udah update. Termasuk kilat gak? Kkk~
Max Hyera : tanpa dibayangin juga Eunhyuk emang udah seksi kok! Kkk~ makasih udah suka dan fave ff ini.
HaEHyuk : jawaban atas pertanyaan chingu ada di chap ini. Soal Ming, aku lagi nego dulu sama Kyu hehe^^. Nanti chap selanjutnya diceritain kok Chingu.
.
.
.
A Super Junior's fanfiction
Present :
My All Is In You
Pairing : HaeHyuk/KyuMin,Hanchul,KangTeuk and many more
Warning : Genderswitch, OOC, all ukes as girl.
Summary : cinta itu gak bisa dinilai dari kekayaan, sebuah cinta yang sejati adalah dimana kedua manusia tersebut bisa saling memahami dan menjaga *summary apa ini?*
.
.
.
.Previous Chapter.
Donghae hanya mengancungkan ibu jarinya , dia memperhatikan punggung Eunhyuk dan Siwon yang makin menjauh dari pandangannya " its all, gue suka sama lo Hyukkie! pandangan pertama" gumamnya. Dia beranjak dan membersihkan dirinya sebelum kembali kerumahnya.
0o0o00o0o0o0o0o0o0
Semenjak perbincangan kemarin di hall basket antara Donghae dan Eunhyuk mereka semakin akrab. mereka terkadang terlihat makan siang bersama saat istirahat dikantin walaupun ada Siwon bersama mereka. Terkadang juga bersama pasangan HanChul.
"aku denger kamu mau ikut lomba dance akhir tahun Hyuk?" tanya Donghae sambil memasukkan makan siang nya kedalam mulut dan memperhatikan Eunhyuk yang juga sedang melahap spagetty nya.
Eunhyuk menganggukkan kepalanya "ya kan ini tahun terakhir di Avicenna jadinya mau nyumbangin sesuatu ke sekolah" jawabnya
"loh emangnya kamu gak ngelanjutin ke Universitas disini?"
"ya ngelanjutin sih, tapi kan beda dong" jawabnya. "eh si Siwon kemana sih Hae?" ucapnya sambil mengedarkan pandangannya ke pintu kantin, tadi si Siwon ijin mau keruangan osis dulu tapi sampe sekarang tuh anak gak muncul-muncul juga.
"gak tau, lagi mojok kali sama Kibum" Donghae menjawab sekenanya.
"Kibum? Kim Kibum anak 3-1 itu? Yang kapten basket tim cewek?" tanya Eunhyuk kurang yakin.
Donghae memandang Eunhyuk dan menganggukan kepalanya sambil berkata "kamu gak tau? Dia lagi pdkt sama Kibum beberapa bulan ini, yah mereka sering mojok diruangan osis juga sih"
"aish—Simba sialan kok aku gak dikasih tau sih!" gerutu Eunhyuk
"kenapa? cemburu?" tanya Donghae dengan nada mengejek—walaupun begitu di dalam nada suaranya terkesan tidak suka.
"haa?" Eunhyuk memandang Donghae horror "ish ya enggak lah, bagus malah kan jadinya bukan aku yang kena serangan penggemarnya Siwon"
Mendengar jawaban singkat Eunhyuk, Donghae menghela nafas rileks, setidaknya Eunhyuk tidak menyukai Siwon kan? Dan itu membuat hatinya tenang.
Yah kalo boleh jujur si Donghae itu naksir Eunhyuk, cuma dia belum nyatain perasaannya sama princess blonde itu. Padahal si Siwon udah ngasih banyak kesempatan buat dia berduaan sama Eunhyuk—ya kaya sekarang ini.
Dan Donghae juga masih mikir apakah dia sebanding dengan Eunhyuk nantinya? Secara Eunhyuk kan anak konglomerat, gimana tanggapan orangtua Eunhyuk kalo dia adalah pacaran anaknya? Yah walaupun keluarga Donghae cukup bisa dibilang sukses, ya itupun masih dibawah keluarga nya Eunhyuk.
"Hae! Kok ngelamun?" ucapan Eunhyuk membuyarkan lamunan Donghae.
"eh,udah selesai makannya? Balik yuk 5 menit lagi bel masuk" ajaknya sambil berdiri, Eunhyuk juga berdiri dan berjalan beriringan menuju kelas mereka masing-masing.
"Hyuk nanti pulang sekolah ada waktu?" tanya Donghae setelah beberapa lama mereka berjalan di lorong kelas.
"enggak, emangnya kenapa?"
"aku mau ngajak kamu jalan-jalan ke pantai mau?" ucapnya takut-takut, maklum walaupun punya wajah tampan, tetep aja dia minder sama Eunhyuk. Dan entah mengapa ucapan Donghae barusan tersebut membuat Eunhyuk merona.
"mau" jawabnya sambil tersenyum malu-malu. Donghae langsung tersenyum senang melihat tingkah malu-malu Eunhyuk. Mereka berpisah kelas, Eunhyuk masuk terlebih dahulu ke kelasnya kelas 3-2 sedangkan Donghae kelas 3-4 dimana dia dan Siwon berada dalam satu kelas.
Sepanjang jalan senyuman itu masih lengket di wajah Donghae, tidak dihiraukannya pekikan yeoja-yeoja yang terpesona dengannya. Dan saat masuk ke kelasnya pun Donghae masih tetap tersenyum sumringah. Siwon sampe bergidik ngeri melihat sahabatnya itu.
"Hae lo kenapa deh? Jangan bikin gue merinding" ucapnya sambil menatap Donghae, sedangkan Donghae sendiri cuma menoleh sekilas dan kembali senyam-senyum gaje lagi.
"ah gue tau! Pasti gara-gara Eunhyuk kan?" tebak Siwon dengan benar. Donghae langsung menoleh dan menganggukan kepalanya "dia mau gue ajak jalan-jalan sepulang sekolah nanti" ucapnya
Siwon tersenyum bersahabat "nah gitu dong! Eh tapi jangan sampe malem-malem, bokapnya herder tuh" candanya sambil terkekeh. Siwon soalnya pernah punya pengalaman buruk sama KangIn aka Papanya Eunhyuk,waktu dia bawa anaknya sampe pulang malem ketika masih awal masuk SMA dahulu.
"sip lah, gue gak sabar nunggu nanti" gumamnya.
0o0o0o0o0o0o0o0
Donghae sedang menunggu Eunhyuk di parkiran, dia duduk diatas motornya dan sesekali melihat jam tangan yang melingkar ditangannya. Dari kejauhan dia melihat Eunhyuk sedang berjalan pelan kearahnya dan Eunhyuk melambaikan tangannya dan tersenyum manis pada Donghae.
"maaf yah,tadi di suruh ngadep pelatih soalnya" sesalnya.
"yaudah gapapa, ayo naik! Keburu sore" ajaknya. Eunhyuk pun naik ke jok belakang motor sport Donghae, tapi dia menyerengit heran kenapa Donghae belum jalan juga?
"kenapa belum jalan Hae?" tanya nya bingung.
Sementara Donghae tersenyum canggung dan menoleh kebelakang walaupun gak langsung melihat Eunhyuk "kamu belum pegangan" ucapnya.
Blush
Ucapan Donghae barusan memang biasa aja, namun entah kenapa wajah Eunhyuk lansung merona mendengar ucapan Donghae barusan. Dengan ragu dia menggerakkan tangannya ke pinggang Donghae dan memegang jaket Donghae.
Donghae langsung tersenyum melihat wajah malu-malu Eunhyuk dari kaca spionnya, dia langsung tancap gas dan bergabung dengan pengendara lainnya di jalan raya. Sesekali Donghae memperhatikan Eunhyuk yang sedang tersenyum sembari memejamkan matanya. Menikmati kebebasan yang selama ini jarang dia dapatkan.
"kenapa senyum-senyum?" tanya Donghae dari balik helmnya.
Eunhyuk kembali tersenyum "soalnya aku gak pernah ngerasain yang namanya naik motor sih" jawabnya jujur.
Donghae tertawa mendengar ucapan Eunhyuk dan kembali berkata "kamu mau ngerasain lebih?". Eunhyuk mengerutkan dahinya "maksudnya?" tanyanya bingung.
"pegangan yang erat oke?" titah Donghae
"kenapa emangnya?"
Tanpa menjawab ucapan Eunhyuk barusan, Donghae langsung menggas motornya dengan kecepatan penuh dan membuat Eunhyuk terpekik kaget dan otomatis memeluk pinggang Donghae erat.
"Hae, mau bikin aku mati huh?" ucap Eunhyuk sambil mencubit perut Donghae. Dan Donghae cuma nyengir dan meringis pelan karena cubitan Eunhyuk tadi.
Tak lama mereka memasuki wilayah pantai dipinggiran kota yang sepi, hanya ada beberapa anak-anak yang bermain dan pasangan muda-mudi.
Setelah Donghae memarkirkan motornya di tempat yang aman, mereka berdua berjalan-jalan di pinggir pantai sambil berbicang-bincang, makan makanan laut yang sangat Donghae gemari tetapi tidak untuk Eunhyuk-dia alergi seafood-. Tak terasa mereka menghabiskan 2 jam dipantai itu. Warna jingga kemerahan menghiasi langit kala itu.
Donghae dan Eunhyuk memutuskan untuk duduk di karang yang ada di pinggir pantai, mereka berdua larut dalam pikirannya masing-masing. Hingga Donghae membuka suara
"Hyuk" panggilnya
"hmm" Eunhyuk hanya mengumam tanda dia mendengarkan panggilan Donghae tersebut,tetapi matanya masih memandangi hamparan laut yang luas didepannya.
"aku mau ngomong sesuatu ke kamu" Donghae langsung bangkit dari duduknya dan meraih tangan Eunhyuk untuk menyuruhnya berdiri.
Eunhyuk memandang Donghae bingung. "aku tau mungkin ini terlalu cepat, tapi aku gak bisa bohong lagi Eunhyuk I Love You" ucapnya sambil mendekatkan wajahnya dengan Eunhyuk dan mengecup bibir Eunhyuk lembut.
Eunhyuk melebarkan matanya mendengar ucapan Donghae barusan dan lebih terkejut lagi saat Donghae menciumnya.
"Donghae" ucap Eunhyuk pelan sambil memandang Donghae yang sedang tersenyum dan mengelus pipinya "aku suka sama kamu Eunhyuk—sejak pertama kali kita ketemu. Ah salah lebih tepatnya pertama kali aku ngeliat kamu lagi ngedance di ruang dance" terangnya.
"Hae"
"saranghae Eunhyuk-ah" ucap Donghae sekali lagi.
Wajah Eunhyuk langsung memerah mendengar ucapan Donghae tadi, dia langsung tersenyum manis dan menganggukan kepalanya seraya berkata "nado Hae, nado saranghae" ucap Eunhyuk sambil memandangi Donghae yang juga tersenyum kearahnya.
Sekali lagi bibir mereka bertemu, mereka berciuman dan matahari terbenam sebagai background mereka. Setelah itu mereka berdua melepaskan ciuman manis itu dan memandangi satu sama lain sambil tersenyum manis. "ayo pulang ini udah malem" ajak Donghae.
Eunhyuk hanya menganggukan kepalanya dan berjalan disamping Donghae yang menggenggam erat tangannya.
Sepanjang perjalanan menuju rumah Eunhyuk, senyuman manis tak pernah hilang dari wajah keduanya.
0o0o0o0o0o0o0o
Motor Donghae berhenti di depan sebuah rumah mewah dan luas—tempat kediaman keluarga Kim. Eunhyuk turun dari motor Donghae dan berdiri didepan pacarnya itu. "makasih ya kamu udah ngajak aku jalan-jalan tadi" ucapnya sambil meraih tangan Donghae dan memainkannya dengan mengayunkan kekanan dan ke kiri.
Donghae tersenyum memandang Eunhyuk yang sangat manja menggengam tangan Eunhyuk yang sedari tadi mengayunkan lengan kirinya. Dengan tangan yang bebas Donghae mengelus pucuk kepala Eunhyuk "its oke Princess"
"yaudah aku masuk dulu yah, hati-hati" ucap Eunhyuk sambil melambaikan tangannya, Donghae mengangguk dan memasang kaca helm nya dan tancap gas meninggalkan rumah Eunhyuk.
Eunhyuk masuk kedalam rumahnya sambil senyam-senyum sendiri yang membuat para pelayan maupun bodyguard yang menyapanya menatap Nona muda mereka heran.
0o0o0o0o0o0o0o0
Pagi ini Eunhyuk melangkah santai menuju kelasnya. Dia tersenyum kepada setiap orang yang ditemui nya di sepanjang koridor sekolah.
Grepp…
Eunhyuk kelabakan ketika sebuah tangan menutup matanya, dia mencoba melepasnya tetapi orang yang menutup mata Eunhyuk itu makin mempererat tangannya tersebut.
"siapa sih?" tanya Eunhyuk gusar.
sedangkan orang yang ditanya hanya tersenyum dan bergumam pelan sebagai jawaban,
"Donghae?" tebak Eunhyuk setelah mendengar gumaman tersebut.
Donghae—ya itu si ikan cucut yang pagi-pagi udah bikin para penggemarnya kelabakan dan nangis darah karena melihat pangeran ikan mereka yang pagi-pagi udah bikin drama romantic bareng Eunhyuk.
Donghae melepaskan tangannya dan Eunhyuk membalikkan badannya, dia langsung tersenyum lega. Coba kalo yang nutupin matanya bukan Donghae, dia berjanji akan memukul orang tersebut.
"kamu ngagetin banget sih" ucap Eunhyuk sambil memukul pelan lengan Donghae. Sedangkan objek kekesalan Eunhyuk cuma tersenyum dan merangkul bahu Eunhyuk disampingnya dan berjalan menuju kelas mereka dilantai 3. Tak dihiraukannya pekikan dan lenguhan kesal dan iri dari para yeoja maupun namja yang memandangi mereka. Dua orang yang dianggap sempurna di Avicenna High School.
"kamu udah sarapan Princess?" tanya Donghae sambil memandang Eunhyuk.
Eunhyuk menganggukan kepalanya, kemudian dia balik memandang Donghae. "apa jangan-jangan kamu yang belum makan yah?" tanya nya.
"ia aku belum makan, temenin aku sarapan di kantin yuk!" ajaknya. Dan mereka langsung berbelok tidak menuju escalator yang membawa mereka kelantai 3 melainkan kearah cafetaria sekolah tersebut yang ada di depan gedung utama sekolah.
.
.
"emangnya dirumah gak disediain sarapan?" tanya Eunhyuk. Saat ini mereka berdua sedang duduk di kursi dekat pintu masuk. Donghae asyik dengan nasi goreng yang sedang dimakannya, sedangkan Eunhyuk hanya memperhatikannya sesekali mengesap minuman Lemon Tea hangat yang dipesannya.
"rumah aku gak ada pembantu sayang—Mama juga lagi ada di Jepang" jelasnya
"jadi kamu di Seoul sendirian?"
Donghae hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
"udah selesai kan! Ayo kamu anterin aku ke kelas" ajak Eunhyuk sambil mengampit tangan Donghae dan berjalan ke kelasnya.
Sesampainya di depan kelas Eunhyuk, Donghae menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuh Eunhyuk untuk menghadapnya.
"selamat belajar sayang" ucapnya sambil mengelus pipi Eunhyuk dan terakhir menghadiahkan ciuman di dahi Eunhyuk. Eunhyuk langsung blushing di tempat. Donghae meninggalkan Eunhyuk yang masih mematung di depan pintu.
Setelah sadar, Eunhyuk berbalik dan duduk dikursinya. "hei! lo jadian sama Donghae?" tanya Chullie. Teman sebangkunya.
Eunhyuk menoleh dan tersenyum "iya baru kemaren kok hehe ^^"
"bisa kali nanti traktir gue sama Han" ucap Chullie sambil menyeringai .
Eunhyuk hanya menoleh sekilas "sip lah" jawabnya sambil mengacungkan jempolnya.
"ternyata Hyukkie udah besar yah" ucap Chullie dengan nada mengejek.
"apa?" tanya Eunhyuk cepat.
Chullie langsung geleng sok innocent, dan Eunhyuk hanya mendelik malas dan mengalihkan pandangannya ke buku pelajaran yang akan dibahas pada jam pertama.
0o0o0o0o0o0o0o0o0
Waktu istirahat Eunhyuk masih duduk dikursinya sedangkan Chullie udah ngeloyor ke luar kelas sama Hankyung dan gak tau entah kemana. Tak lama kemudian kepala Donghae muncul dari balik pintu kelas Eunhyuk.
"Princess?" panggilnya.
Eunhyuk yang sedang memainkan iPad nya langsung melongok siapa yang memanggilnya, setelah tau itu Donghae dia langsung bangkit dari duduknya dan menghampiri Donghae dengan iPad masih di tangannya. Dia berhenti di hadapan Donghae "ada apa?"
"kamu gak makan Princess? Gak laper emangnya?" tanya Donghae.
Eunhyuk diam sebentar lalu menganggukan kepalanya. Melihat tingkah imut pacarnya tersebut Donghae langsung mengacak-ngacak rambut blonde Eunhyuk penuh sayang.
"yaudah tapi makannya di taman aja gimana?" tawar Donghae sembari meraih tangan Eunhyuk dan menggandengnya kearah cafetaria sekolah. "ok" jawabnya
Disinilah mereka sekarang—Eunhyuk sedang makan salad yang dipesannya dan Donghae yang lagi asik main sama iPadnya Eunhyuk, sesekali Eunhyuk melirik iPadnya dan melanjutkan makannya.
"ini siapa sayang?" tanya Donghae setelah melihat foto keluarga Eunhyuk. Disana ada seorang yeoja memakai assesoris berwarna serba pink. Eunhyuk berhenti mengunyah dan menengok "itu Minnie" jawabnya.
"Minnie? siapa?"
"adik perempuan aku, sekarang dia tinggal di Amerika sama om dan tante, nerusin pendidikannya bidang keperawatan disana" jawab Eunhyuk. Donghae hanya mengganggukan kepalanya dan mengesap capucino yang dipesannya tadi.
"aku pengen liat keluarga kamu Hae" ucap Eunhyuk.
Donghae berhenti memainkan iPad Eunhyuk dan langsung menatap Eunhyuk sekilas dan berkata "kamu gak bakalan pengen tau setelah itu—aku juga berusaha ngelupain mereka" ucapnya sambil memandang air mancur yang ada dihadapan mereka dengan pandangan menerawang.
Eunhyuk langsung memeluk Donghae "maaf Hae, aku gak maksud ngingetin kamu" ucapnya menyesal.
Donghae langsung tertawa kecil dan melepaskan pelukan Eunhyuk "its ok sayang. nantinya kamu juga bakalan tau kok" ucapnya sambil tersenyum tipis.
Trrrtt… trrttt…
Getaran handphone Donghae mengalihkan sang empunya untuk melihat pesan yang masuk kedalam iPhone Apple putih miliknya
From : Siwon
text : -Hae lo dimana? gue gak liat lo! Bentar lagi masuk. Apa elo ama Eunhyuk juga?-
Setelah membalas pesan dari Siwon itu, Donghae langsung berdiri dan menarik tangan Eunhyuk untuk ikut berdiri "ayo udah mau masuk" ajaknya. Mereka berdua berjalan beriringan menuju ke kelas mereka masing-masing.
.
.
.
.To Be Continue.
Nah semuanya, ini udah aku update Chapter 2 nya. Yang udah baca pokoknya REVIEW oke? Aku Cuma pengen tau aja apa respon readers sekalian tentang ff aku ini. Dan mungkin chapter berikutnya agak lama, karena sekarang aku lagi sibuk sama bimbel dan ujian-ujian sekolah yang gak pernah putus-putus T_T. dan terima kasih udah baca ff ini.
.
.
.
.
-Tania Lee-
