WRONG OR RIGHT COUPLE ?
Author : HanDik
Main Cast : Byun Baek Hyun (Exo), Jung Dae Hyun (BAP), Kim Tae Hyung (BTS), Joen Joeng Guk (BTS)
-,
Sebelumnya saya akan menjawab kenapa bukan Taehyung yang menjadi adiknya Baekhyun. hal ini sudah saya pikirkan sebelumnya dan bila Taehyung menjadi adeknya Baekhyun agak sedikit ribet soalnya nanti harus ada ubah posisi dari seme menjadiuke dan sebalikanya.. dan takut nggak nyambung mangkanya saya membuat Jungkook menjadi adiknya Baekhyun. Seperti itu lah penjelasan saya, semoga kalian pada paham ya :)
-,
-88888888888-
-,
Kediaman Keluarga Byun (Baekhyun & Jungkook) 'TaeKook aka BaekTae'
Jungkook kini sedang mondar-mandir dikamarnya menunggu sang pujaan hati eh maksudnya Kim Tae Hyung yang akan datang kerumah. Sebenarnya, Taehyung kerumah hanya untuk bertemu dengan Baekhyun tetapi karena Baekhyun tengah menyamar menjadi Jungkook yang sedang berkencan dengan Daehyun atas permintaan Jungkook. Dan sekarang dirinya kini tengah menggantikan Baekhyun untuk menyamar menjadi Baekhyun.
Sebenarnya Jungkook kasian melihat hyung yang tengah ditarik paksa oleh Daehyun menuju rumahnya, dari pandang seorang Jungkook itu terlihat Daehyun tengah memaksa Baekhyun untuk jalan dengan menggandeng tangannya. Dan dia bersumpah bila terjadi sesuatu dengan Baekhyun walau hanya lecet sekali saja dia tidak segan-segan untuk membunuh Jung Dae Hyun itu.
/Kriiing Kriiiing/
Jungkook yang tengah mondar-mandir kini merasa gugup karena sepertinya orang yang ditunggunya kini telah sampai dirumahnya. Ia terus mengingat perkataan hyung nya untuk memanggil Taehyung dengan sebutan 'Taetae' bukan hyung, karena Baekhyun dan Jungkook sudah diajarkan sejak kecil oleh orang tua nya untuk selalu memanggil hyung dan nunna kepada siapa saja yang lebih tua termasuk dengan cara memanggil para maid mereka.
/Ceklek/
Jungkook yang tengah membuka pintu kini terasa mematung dengan sosok namja yang keren nan tampan itu dengan setelan kemeja yang tidak dikancing dan setelan celana jins serta sepatunya dan jangan lupakan rambutnya yang sedikit berantakan menambahkan kesan cool nya, serta jangan lupakan degupan jantung yang kini tengah dia rasakan.
"Selamat siang, bisa dengan Baekhyun hyung" Ucap Taehyung.
"Ah ne, sa.. saya sendiri eh maksudnya ini aku Tae hyu eh Taetae" Ucap Jungkook dengan gugupnya.
"Kenapa kau begitu gugup sekali hyung ? Apa karena aku terlalu tampan sehingga kau terpesona ?" Goda Taehyung.
Jeder, omongan Taehyung kini membenarkan apa yang dirasakan oleh Jungkook. Tepat sasaran sekali, sekarang Jungkook mau tidak mau harus menolak godaan ini tapi dirinya bingung bagaimana dan apa yang harus dirinya lakukan.
"Eh tidak baik hyung membiarkanmu diluar ayo masuk Taetae" Ucap Jungkook dengan lancar untuk menutupi degupannya.
"Silakan duduk dulu Taetae, biarkan aku ambil minuman terlebih dahulu" Lanjut Jungkook yang kini tengah menuju dapur untuk mengambil minuman untuk Taehyung.
Para maid hari ini diperintahkan oleh Baekhyun dan Jungkook untuk tidak muncul atau lebih tepatnya untuk bersembunyi agar tidak menggagalkan rencana ini.
Taehyung kini hanya bisa melihat sekeliling rumah yang bia dibilang cukup megah dan tertata dengan rapih walau rumah ini besar tapi tidak disangka rumah ini tampak luas dibanding rumahnya sendiri. Rumah Taehyung sendiri lebih besar dari Rumah Baekhyun tapi dalam rumahnya tidak seluas rumah Baekhyun, hal ini dikarenakan banyak barang yang tertata dirumahnya.
"Maaf membuatmu menunggu ini cemilan dan Jus Jeruk"
"Tidak usah repot-repot hyung. By The Way hyung, kok rumah ini begitu sepi ?"
"Iya hari ini aku hanya sendiri, para maid sedang kuliburkan dan mereka kini tengah jalan-jalan keluar dan adikku hari ini sedang kencan dengan kekasihnya" Ucap Jungkook dengan sedikit berbohong walau sebenarnya 95% bohong.
"Oh begitu, pantas saja rumah sebesar ini kok begitu sepi. Oh iya hyung, aku baru tahu kau memiliki seorang adik"
"Aku lupa memberi tahumu berarti, aku mempunyai seorang adik namanya Byun Jeong Guk"
"Jeong Guk ? Nama yang agak sedikit ribet.. Hehehe.. Oh iya, hyung ceritakan kenapa hyung berpenampilan nerd disekolah dan bila dirumah berpenampilan seperti ini terlihat errr imut dan manis"
Jungkook yang kini tengah merona dan merasakan degup jantung kembali padahal dia sudah tidak gugup lagi, tapi kenapa dia merona merasakan degup jantungnya lagi setelah Taehyung mengatakan manis dan imut.
"Eh tunggu, yang dibilang manis dan imut kan Baekhie hyung bukan aku ? eh tapi kan dia memuji diriku secara langsung jadi sebenarnya siapa yang dia puji ah sudahlah" Batin Jungkook.
"Oh iya baiklah aku ceritakan. Sebenarnya kalau boleh jujur aku berpenampilan nerd karena merasa takut bila berpenampilan seperti ini disekolah akan terulang kedian saat aku di Junior High School"
"Terulang apanya hyung ? Malah kuyakin semua orang akan memujamu dan tidak akan ada yang menindasmu lagi, serta kuyakin pangeran sekolah yang bernama Daehyun itu tidak akan menindasmu lagi dan pastinya dia akan bertekuk lutut didepanmu" Jelas Taehyung.
"Jadi selama ini Baekhie hyung selalu ditindas disekolah oleh seluruh murid disana dan terlebih lagi si Daehyun itu berani-beraninya menganggu hyungku awas saja kau Jung Dae Hyun. Ku sumpahin kau jatuh hati oleh keimutan dan kemanisan Baekhie hyung setelah kencanmu " Batin Jungkook
"Tapi tunggu, kalau Daehyun itu bertekuk lutut dan banyak yang memujamu saingannku semakin banyak dong.. Tidak.. Tidak.. kau berpenampilan nerdi saja hyung biar hanya aku yang ada disisimu dan menjagamu" Lanjut Taehyung.
"Jleeeb lah kau Jungkook, lihat Taehyung itu menyukai hyungmu bukan dirimu, kau bukan apa-apa ,kau hanya seorang Byun Jeong Guk yang menyamar atau menggantikan posisi hyungmu" Batin Jungkook.
"Eh iya hyung jadi ganti topik deh, lanjutkan hyung. Kenapa memangnya ? kejadian apa yang menimpamu ?" Tanya Taehyung.
"Jujur saja Taetae, dahulu saat di Seoul Junior High School International aku dijadikan primadona oleh para siswa dan siswi sekolah dan tentunya aku merasa senang sampai setiap hari mereka selalu menjadi pelindungku dan tidak lupa surat-surat dari penggemarku dan hadiah dari mereka"
"Nah itu malah bagus hyung kau selalu mendapatkan perhatian terlebih lagi, mereka selalu menjagamu beda sekali dengan sekarang yang selalu menindasmu"
"Tapi kau tidak mengerti Taetae, lama kelamaan aku merasa risih terlebih lagi semenjak kelas dua mereka semua seperti menjadi Sesaeng fans yang tiap waktu mengirimkan ku surat dengan tinta merah dan terlebih mereka semua bergerombol mengikutiku sampai rumah"
"Tidak hanya itu merekapun baru akan pulang bila appa dan eomma ku menyuruh bodyguard keluarga kami untuk mengusir mereka"
"Astaga hyung kenapa jadi semakin parah seperti itu, aku jadi merasa tidak tega. Tapi aku lebih tidak tega melihat mu dibullyhyung"
"Dan kau tahu Taetae, yang membuatku berpenampilan seperti ini ialah aku selalu dikejar-kejar mereka dan mau tidak mau aku bercerita kepada appa dan eomma ku dan mereka memutuskan ku untuk selalu diawadi oleh bodyguard tapi gagal dan sebagai gantinya pihak sekolah memberi kelas khusus kepadaku"
"Kau tahu kenapa aku bisa bertahan seorang diri sampai saat ini, karena aku sudah terbiasa tidak memiliki teman semenjak aku mulai belajar di ruang guru" Jelas Jungkook dengan detail dan berakting dengan baik sebagai Baekhyun.
"Ya ampun hyung perjuanganmu begitu berat. Bagaimana kalau kau ubah sedikit penampilanmu agar tidak terlalu nerd"
"Tidak bisa Taetae, aku sudah terbiasa dengan ini"
"Baiklah kalau begitu aku akan selalu menjagamu. Eh by the way hyung, kenapa suaramu agak berbeda hyung ?"
"Oh i.. ini.. Ka.. karena ini suara asliku kalau dirumah, aku juga merubah nada suara ku walau awalnya berat tapi aku sudah terbiasa" Ucap Jungkook meyakinkan dan dijawab anggukan oleh Taehyung.
Jungkook yang menyamar menjadi Baekhyun kini melanjutkan perbincangannya dengan Taehyung. Sekarang perbincangan mereka sudah tidak menyangkut perihal hal tersebut lagi.
-,
-,
-88888888888-
-,
Lotte World 'DaeBaek aka DaeKook'
Kini Baekhyun tengah berada di Lotte World bersama dengan Daehyun, orang yang menjadi dalang pembully-an dirinya. Namun, saat ini dirinya merasakan pergelangan tangannya dipegang dengan hangat oleh seorang Daehyun, tangan yang selalu menyiksa dirinya kini tengah merengkuh tangannya dengan hangat dan seperti menandakan akan menjaga dirinya selalu.
Daehyun dan Jungkook (Baekhyun) kini sedang menaiki sebuah komedi putar, hanya mereka berdua lah orang dewasa yang naik wahana ini sedangkan yang lain hanya lah anak kecil yang naik wahana tersebut. Baekhyun sedari tadi hanya menunduk malu dan ntah mengapa pergelangan tangannya terus dipegang erat oleh Daehyun, sekilas Baekhyun melihat wajah Daehyun yang tersenyum senang. Pertama kalinya Baekhyun melihat senyum Daehyun yang begitu indah dan membuat Daehyun semakin tampan.
"Ehm.. Jungkook, sehabis ini kita mau naik apa ?" Tanya Daehyun yang membuyarkan lamunan Baekhyun aka Jungkook.
"Apa ya, aku bingung hyung. Gimana kalau kita naik istana boneka aja"
"Istana Boneka ? Baiklah kalau itu maumu. Sebenarnya aku malu sih naik itu tapi aku buang rasa malu ini hanya untukmu" Ujar Daehyun yang kemudian menarik pergelangan tangan Baekhyun.
"Hyung itu lihat-lihat boneka strawberry nya lucu sekali bergerak-gerak"
"Kau terlihat senang sekali Jungkook. Apa kau begitu menyukai boneka strawberry itu ?"
"Yap, aku sangat suka itu dan apalagi aku menyukai semua yang berhawa strawberryhyung"
Setalah usai menaiki wahana tersebut, Baekhyun diminta untuk menunggu disini karena Daehyun harus kekamar mandi sebentar, tetapi sudah satu jam berlalu Daehyun tidak juga kembali.
"Kemana sih Daehyun itu, tidak tahu panas apa ?" Gerutu Baekhyun.
"Atau jangan-jangan dia tahu kalau aku bukan Jungkook dan berniat mengerjai aku dengan meninggalkan ku sendirian disini.
"Hey! Jungkook! Maaf membuatmu menunggu. Hosh.. Hosh.."
"Kau ini kemana saja dan kenapa belari begitu hyung ?"
"Ini tadi aku melihat ini di mesin boneka sehingga aku tadi kesana dan mencoba mengambil boneka strawberry ini. Maaf ya kalau ukurannya hanya segitu" Ucap Daehyun sambil menyerahkan boneka berbentuk strawberry yang bisa dibilang cukup lumayan ukurannya.
"Jleeeb! Dia sampai melakukan ini ? Begitu besarkah rasa sayang dia pada Jungkook ? Sampai melakukan hal ini. Pasti sudah banyak uang yang ia habiskan" Batin Baekhyun.
"Eh tunggu ini kan buah kesukaanku berarti dia melakukan untukku ? eh tapi tidak.. tidak.. Ada apa denganku" Batin Baekhyun.
"Eh iya aku sampai lupa hyung, ini minumlah aku membawa minum dari rumah"
"Ah terima kasih Jungkook"
"Eh sepertinya akan hujan. Ini sudah mulai gerimis ayo Jungkook kita cari tempat berteduh" Ucap Daehyun yang kemudian menarik Baekhyun.
Hujan mulai semakin deras mau tidak mau Daehyun dan Jungkook (Baekhyun) berlarian di tengah hujan. Semua tempat berteduh kini sudah penuh dan mau tidak mau, mereka berdua berteduh dibawah pohon besar yang lumayan besar dan tidak terkena hujan. Daehyun yang melihat Jungkook (Baekhyun) menggigil kini memeluknya dengan erat.
"Kau pasti kedinginankan" Ucap Daehyun yang dijawab dengan anggukan.
"Astaga perasaan apa ini ? kenapa tubuh Daehyun begitu hangat aku rasakan dan aku dapat merasakan bau tubuh Daehyun yang khas" Batin Baekhyun.
"Tuhan, tolong berhentikan hujan ini. Aku tidak kuat dengan posisi seperti ini" Lanjut Baekhyun dalam batinnya.
"Ehmm.. Benar-benar Jungkook itu suka strawberry, wanginya saja wangi strawberry. Ah aku akan merindukan pelukannya ini" Batin Daehyun.
Daehyun dan Jungkook (Baekhyun) kini tengah berpelukan ditengah hujan untuk saling menghangatkan satu sama lain. Terkadang Jungkook (Baekhyun) berteriak dengan kencanng karena suara sambaran petir dan dengan sigap Daehyun akan mengeratkan pelukannya dan mengusap punggunggnya beserta memberikan kecupan pada pucuk kepalanya.
-,
-,
-88888888888-
-,
Kediaman Keluarga Byun (Baekhyun & Jungkook)
Baekhyun yang baru saja pulang dan masuk dikamarnya kini terasa kaget karena dongsaeng-nya yaitu Jungkook tengah berbaring ditempat tidur.
"Bagaimana hyung lancarkah ?"
"Lancar sekali kookie, dia percaya kalau hyung adalah kau" Ucap Baekhyun yang kemudian melepas tasnya dan mengerluarkan sesuatu dari tasnya.
"Ini untukmu dari Daehyun-mu itu"
"Apaan ini ? Boneka strawberry ? Ini mah untukmu hyung"
"Tapi dia berusaha untukmu!"
"Kau ambil saja hyung aku tak sudi menerima hadiahnya, apa lagi dari orang yang telah mem bully mu hyung"
"hah ? Bagaimana kau bisa tahu Kookie ? Jangan-jangan Taehyung berbicara lagi"
"Ya Taehyung memberi tahu ku. Dan aku memiliki sebuah rencana hyung untuk membalas perbuatannya"
"Apa ? Jangan bilang aku harus berpenampilan seperti dulu dan jawabanku NO!" Tolak Baekhyun
"Tidak kok hyung. Kita tetap bertukar saat dia mengajak ku kencan dan aku akan menggantikanmu saat Taehyung kerumah. Aku mau dia jatuh cinta bukan karena ku, tapi karena hyung dan segala sesuatu yang berhubungan denganmu. Contohnya seperti ini" Jelas Jungkook sambil menunjuk boneka strawberry tersebut.
"Jangan gila kau Jungkook!"
"Aku tidak gila kok hyung. Ya ya ya ya" Ucap Jungkook sembari mengeluarkan aegyo nya.
"Huft! Baiklah kau menang dongsaengku yang paling pintar merajuk. Sudah sana kembali kekamarmu hyung mau tidur" Ujar Baekhyun pasrah kemudian mengusir Jungkook.
Kini Baekhyun yang telah selesai membersihkan dirinya sudah siap untuk tidur tetapi bayang-bayang mengenai acaranya dengan Daehyun terus terbayang. Dimana saat dirinya tengah dipeluk oleh Daehyun dengan hangat saat berteduh, genggaman tangannya yang begitu hangat, wangi tubuhnya yang khas serta senyum yang tergambar dengan jelas dimukanya itu membuat seorang Byun Baek Hyun luluh.
"Astaga apa yang aku pikirkan! Aku tidak menyukainya, tidak menyukainya.. Tidak boleh!" Ucap Baekhyun berusaha tidur dan tanpa sengaja memegang erat boneka strawberry tersebut.
-,
-,
-88888888888-
-,
Sungha Senior High School
Seperti biasa Baekhyun selalu mendapat bully an oleh teman-teman sekolahnya dan tentu saja Taehyung akan selalu berada disampingnya. Tapi untuk siang ini, tidak ada Taehyung yang membantunya dikarenakan Taehyung sedang dipanggil oleh guru untuk mengikuti audisi Basket.
Baekhyun kini hanya berjalan seperti biasa dan tidak luput dari tatapan membunuh dari semua siswa-siswi yang berlalu-lalang. Baekhyun memang tidak pernah menuju kantin sekolah karena dirinya sudah tahu pasti akan di bully seperti biasa. Oleh karena itu, Baekhyun lebih memilih membawa bekalnya keatap sekolah untuk hari ini, biasanya dia akan makan bersama dengan Taehyung dihalaman belakang tapi karena Taehyung tidak ada maka dia memutuskan makan di atap sekolah.
"Segar sekali udara hari ini. Kalau disini aku bisa membuka kacamata ku ini. Sejujurnya capek juga memakai kacamata seperti ini tapi mau tidak mau sih"
"Ck. Capek juga di buly seperti ini. Tidak di sana sama disini sama saja tapi setidaknya lebih baik disini"
Baekhyun mulai memakan bekal makan siangnya dan tidak luput dia bermonolog sendiri sambil memandang kelangit serta melihat pemandangan kota. Setelah usah memakan bekalnya yang ternyata tidak habis kini dia mencoba tiduran sambil menatap langit yang begitu indah dan merasakan hembusan angin yang menerpa wajahnya.
/Braak/
Baekhyun yang tengah menikmati angin siang yang sejuk kini harus terbangun dan memasang kembali kacamatanya. Setelah selesai ia mencoba menengok kesana kemari melihat siapa yang menggangu aktifitasnya. Sorot matanya menangkap kaki manusia yang sepertinya terselonjor dengan lurus dan mulai menghampirinya.
/Deg/
"Jung Dae Hyun…."
Bersambung...
Maaf bila chapter ini terlalu lama, soalnya saya harus menyelesaikan My Hero terlebih dahulu hehehe..
untuk ini terima kasih untuk reviewnya : RealDe, azerolee, rachel suliss, reny boice, darkhyuners shining, aulshaf dan TaeKai
dan untul Guest :Kim Eun Bom dan Enjieeeee
dan untuk yang follow dan favorite terima kasih..
semoga tidak mengecewakan cerita ini
