WRONG OR RIGHT COUPLE ?

Author : HanDik

Main Cast : Byun Baek Hyun (Exo), Jung Dae Hyun (BAP), Kim Tae Hyung (BTS), Joen Joeng Guk (BTS)

-.

-.

-88888888-

-,

Kediaman Keluarga Byun (Baekhyun & Jungkook)

Dimalam yang penuh bintang ini, Baekhyun hanya berdiri sambil memandang bintang yang bertamburan dilangit malam yang indah. Antara pandangan dan pikiran Baekhyun kini bisa dibilang tidak seimbang, karena saat dirinya memandang banyak bintang tanpa sengaja bayangan seorang Daehyun kini terlintas di pikirannya. Bayangan wajah seorang Daehyun tertidur dengan damai disiang tadi memperlihatkan sosok Daehyun yang berbeda untuk kedua kalinya, wajah yang terlihat tegas dan sangat tampan baginya.

Entah mengapa, Baekhyun tanpa sadar kembali ketempat tidurnya dan mengambil sebuah foto saat dirinya sedang menyamar menjadi Jungkook dengan pose 'V' dan Daehyun yang merangkul pundaknya. Ingin sekali dirinya mengulang moment tersebut. Tanpa ia sadari dalam dirinya ingin sekali bisa selalu bersama Daehyun.

"Tapi, kapan ya dia berubah tidak mem-bully ku lagi ? Aku ingin sekali melihat senyumnya kembali tidak seperti senyum licik yang selalu berpapasan denganku"

"ARRGHH! Apa yang aku pikirkan. Ingat Baek, kau tidak boleh menyukainya. Ingat itu, Ingat!" Ucap Baekhyun dengan memukuli kepalanya sendiri.

/Tok tok tok/

"Hyung.. Bolehkah Kookie masuk ?"

"Masuk saja Kookie"

/Ceklek/

Setelah diizinkan masuk, Jungkook pun masuk kedalam kamar Baekhyun dan sesaat kemudian pandangannya melihat Baekhyun yang tengah memegang foto saat dia dan Daehyun bersenang-senang kemarin. Ada hal yang Jungkook takutkan, ia takut bila suatu saat hyung ini akan memiliki perasaan kepada Daehyun dan yang pasti Jungkook tidak akan menyetujuinya setelah mengetahui apa yang dilakukan Daehyun pada Baekhyun.

"Begini hyung. Si Daehyun itu mau mengajakku makan malam lusa nanti saat pulang sekolah apa kau bisa menggantikanku ?" Ucap Jungkook yang duduk diranjang Baekhyun dan tentunya manik matanya melihat foto itu dengan jelas.

"hyung tahu maksudmu Kookie, tapi bagaimana ? Apa kita harus bertukar saat disekolah ?" Ucap Baekhyun dengan dijawab anggukan oleh dongsaeng-nya itu.

"Aigooo Kookie, hyung tidak akan bisa karena hyung ada ulangan harian. Untuk kali ini hyung tidak bisa melakukan hal itu" Jelas Baekhyun.

"Arraseo hyung. Tapi bagaimana kalau aku ubah jadi besoknya ? Karena kau tahu Daehyun itu akan tetap memaksa. Jadi besoknya hyung bisa izin sakit dan hyung menyamar menjadiku. Gimana hyung ?" Ujar Jungkook tanpa menyerah.

"Haish! Punya dongsaeng seperti mu itu menyusahkan Kookie. Tapi hyung tidak mungkin izin sakit. Karena pada hari itu ada presentasi tugas biologi mengenai itu" Ucap Baekhyun yang menunjuk sebuah kotak serangga yang berisi kepompong.

"Terus Bagaimana hyung ? Apa kau tega hyung membiarkan dongsaeng mu yang lucu ini ternodai oleh si Daehyun itu ?" Ucap Jungkook dengan tekhnik aegyo andalannya dan jangan lupakan bibir yang dipoutkannya.

"Haish Kookie. Tidak usah bimoli seperti itu"

"Bimoli ? Apa itu hyung ?"

"Kau tidak tahu bimoli ? Bimoli itu Bibir Monyong Lima Senti.. Hahahaha.." Jelas Baekhyun dengan tawanya yang terlihat bahagia karena menggoda Jungkook, dongsaeng-nya.

"Ah Baekhie hyuuuuung! Seenaknya saja ih, ini bukan bimoli ya hyung tapi ini namanya pout ok pout" Jelas Jungkook sambil memperagakan bibirnya yang agak sedikit maju.

"Udah itu mah bimoli ya bimoli aja tidak usah berlagak pout segala.. Hahahahaha..Iya iya hyung berhenti. Jadi mau bagaimana ?" Ucap Baekhyun yang menghentikan tawanya karena mendapatkan deathglare dari Jungkook

"Masa iya aku harus menggantikan hyung presentasi yang benar aja. Lagi pula pelajaran hyung kan beda dengan ku, terlebih lagi yang ada saat seluruh siswa dan siswi membullyku yang ada aku melawannya hyung"

"Ah iya juga ya. yang ada kau malah melawan Kookie. Ya udah begini saja deh. Hyung akan tetap menyamar dan kau Kookie, kau juga harus menyamar menjadi hyung tetapi saat selesai presentasi sudah kelar hyung akan menelpon pihak sekolah memberitahu kalau kau harus menjemput hyung yang pura-pura sakit. Gimana ?" Jelas Baekhyun yang kemudian dijawab oleh anggukan Jungkook.

"Ok kalau begitu, nah kalau begitu ini semua bahan-bahan presentasi nya dan Kookie tolong dipelajari ya. INGAT JANGAN SAMPAI ADA CACAT SEKALIPUN SAAT PRESENTASI KARENA BILA TIDAK MENDAPAT NILAI SEMPURNA ITU MEMBUAT HYUNG MALU" Jelas Baekhyun dengan penenakannya yang sangat panjang dan membuat bulu kuduk Jungkook merinding mendengar penuturan hyung nya terserbut.

"Sial. Aku jadi kena batunya juga. Mana aku kurang paham mengenai biologi lagi. Ah aku lebih suka fisika kenapa tidak fisika saja!" Runtuk Jungkook.

"Ingat loh Kookie, hyung tahu kalau kau tidak suka biologi. Tapi sebagai adik dari Byun Baek Hyun yang tampan ini kau harus bisa semua pelajaran"

"Haish! Memang deh Baekhie hyung tahu segalanya. Huuuft" Batin Jungkook.

"Ah ne hyung. Kookie akan pelajari ini semua hyung. Kalau begitu Kookie pamit tidur dulu ya hyung. Selamat malam Baekhie hyung" Ucap Jungkook yang kemudian meninggalkan kamar Baekhyun.

"Huft. Kuatkan lah Baekhie, Tuhan. Agar apa yang Baekhie takutkan tidak terjadi. Amin" Ucap Baekhyun dalam doanya sebelum menuju ke pulau kapuknya.

-.

-.

-88888888-

-,

FLASHBACK

/Braak/

Baekhyun yang tengah menikmati angin siang yang sejuk kini harus terbangun dan memasang kembali kacamatanya. Setelah selesai ia mencoba menengok kesana kemari melihat siapa yang menggangu aktifitasnya. Sorot matanya menangkap kaki manusia yang sepertinya terselonjor dengan lurus dan mulai menghampirinya.

/Deg/

"Jung Dae Hyun"

Baekhyun yang kaget sosok namja yangsedang tertidur itu ternyata Jung Dae Hyun, namja yang selama ini menyiksanya dan namja yang menyukai Jungkook adiknya. Sesaat kemudian dirinya terpesona akan wajah tampan seorang Daehyun yang terngah tertidur dengan damainya. Ia kini tidak hanya melihat wajah Daehyun yang tampan saat tersenyum tetapi dirinya juga melihat wajah Daehyun yang tertidur pun terlihat sangat tampan.

"Byun.. Byun.. Jeon.. Guk.. Kapan kau akan melihat ku sedikit saja"

Saat Baekhyun mendengar Daehyun menyebut nama adiknya, entah mengapa dirinya merasa sedikit sakit. Ia takut, sangat takut bila Daehyun maupun Taehyung mengetahui hal ini dan dia sangat takut bila memiliki perasaan lebih pada Daehyun akibat rencana Jungkook tapi karena ia sangat menyayangi adik kecilnya itu mau tidak mau ia menurutinya.

/Sreet/ /Sreeek/

"Eh.."

/Puk/ /Deg/

Baekhyun yang sedang berjongkok tepat disamping Daehyun kini posisinya sudah berubah sedang tertidur disamping Daehyun karena saat Daehyun sedang tertidur tiba-tiba bergerak dan tangannya mengenai pinggangnya sesaat itu Baekhyun mendengar Daehyun berucap 'Jungkook'. Dan seketika tanpa ia sadari kacamatanya terjatuh dan sesaat itu mata Daehyun sedikit terbuka dan dengan paniknya Baekhyun berusaha bangun dan berlari meninggalkan Daehyun.

"Aku seperti melihat Jungkook disini ? Apa aku kangen dengannya ya ? Padahal baru kemarin aku kencan dengannya dan sekarang aku membayangkan dia ada disini. Kalau begitu aku akan mengajaknya dinner lusa malam. Ya dinner"

Sementara itu, Baekhyun yang berlari masuk kedalam sadar bahwa kacamatanya hilang dan sementara cadangan kacamatanya ada didalam tas. Ia bingung harus bagaimana tanpa kacamatanya karena bila ia menuju kelas maka seisi sekolah akan melihat wajah aslinya.

"Aku harus bagaimana ini. Baiklah aku akan berlari dengan menutupi wajahku kalau seperti itu"

Baekhyun pun mulai berlari menuju kelasnya dengan menutupi wajahnya, ia terus berlari dan tentunya karena menutupi wajahnya sendiri, ia terus menabrak para siswa lain dan tentunya tidak lepas dari umpatan-umpatan meeka. Baginya mendapatkan umpatan seperti itu sudah biasa, dirinya sudah mendapatkan yang lebih parah jadi bagi Baekhyun itu hanyalah sebuah angin lewat baginya.

-.

-.

-88888888-

-,

Sungha Junior High School

Baekhyun yang kini tengah menyamar menjadi Jungkook sang dongsaeng nya kini merasakan sebuah hal yang ia rindukan semenjak masuk ke Senior High School. Rasa memiliki sebuah pertemanan yang hangat, suasana kelas yang tidak membeda-bedakan, suasana kelas yang bersahabat dan sebagainya. Ia sangat bersyukur Jungkook tidak merasakan hal yang selama ini ia alami disekolah, walau pada dasarnya ini memang keputusan dirinya sendiri.

Hal yang paling tidak bisa ia lupakan ialah saat pertama kalinya ia menjawab pertanyaan biologi dengan benar dan cepat saat adanya ulangan dadakan dan mebuat kagum seluruh kelas dan juga songsaenim, padahal ia tahu mereka kagum karena bagi mereka Jungkook itu tidak menyukai Biologi dan setiap harinya Baekhyun selalu memberi pelajaran tambahan mengenai Biologi pada Jungkook.

Setalah seluruh teman Jungkook berpamitan untuk pulang kepada Baekhyun yang sedang menyamar. Sedari tadi, Baekhyun hanya memperhatikan smartphone nya yang tidak ada tanda-tanda pesan atau telepon masuk dari orang yang ia tunggui.

"Kemana coba si Jung Dae Hyun itu. Tidak tahukah kalau aku menunggunya sudah sangat lama" Gerutu Baekhyun

"Lihat saja apa yang akan kulakukan kepadamu Jung Dae Hyun"

Someone call the doctor…

From : Daehyun's Demon

'Sore Kookie, maaf ya aku telat.

Tadi aku baru saja service mobilku. Dan sekarang aku sudah ada didepan sekolahmu Kookie'

Setelah Baekhyun membaca pesan tersebut, dirinya langsung bangkit dari duduknya dan menuju kedepan sekolah dan melihat seorang Daehyun yang tengah tersenyum sambil melambaikan tangannya.

"Ya Tuhan, kenapa dia selalu tampan saat tersenyum seperti itu" Batin Baekhyun.

"Baekhie ingat Baekhie, kau tidak boleh jatuh dalam pesonanya itu" Lanjut Baekhyun dalam batinnya diikuti gelengan kepalnya.

"Ekheem.. Selamat sore Kookie, maaf ya aku telat" Ucap Daehyun yang tidak direspon oleh Jungkook (Baekhyun).

"Jangan marah dong Kookie, kalau kau marah yang ada makin jelek" Canda Daehyun yang tetap saja didiamkan oleh lawan bicaranya itu.

"Apa banget sih ini manusia satu, memang enak aku diemin. Mangkanya jangan suka bully orang disekolah" Batin Baekhyun.

"Ini kita jadi makan atau tidak ? Kalau tidak aku mau nelpon supir ku aja Dae.. eh hyung"

"Ah iya aku lupa, mari masuk Kookie" Ucap Daehyun yang tersadar kemudian membukakan pintu mobilnya dan ikut masuk disisi satunya. Dan kondisi selama perjalanan hanya ada Daehyun yang terus saja bercerita tetapi tidak ditanggapi oleh Baekhyun

-.

-.

-88888888-

-,

Kediaman Keluarga Kim (Taehyung)

Sedari tadi Taehyung hanya berjalan mondar-mandiri mengelilingi kamarnya tanpa henti. Ia sangat bingung karena tingkah Baekhyun yang menurutnya aneh hari ini. Contohnya seorang Baekhyun tidak akan bisa menghindari segala macam bully an yang bisa dibilang sangat mudah dihindari tapi hari ini Baekhyun dengan mudahnya menghindar dari kaki seorang siswa yang akan menyengkatnya saat jalan. Dan jangan lupakan Baekhyun tidak mungkin pergi kekantin dan hari ini seorang Baekhyun yang menurutnya belum pernah kekantin hari ini kekantin tapi dalam kondisi rapih dan bersih.

"Hari ini Baekhie hyung terlihat sangat aneh dan tentunya tidak seperti dirinya yang biasa" Monolog Taehyung.

"Kalau begitu lebih baik aku telpon saja deh sekalian menanyakan kabar dongsaengnya sudah sembuh atau belum kan tadi pas sebelum jam makan siang ia pamit pulang" Lanjut Taehyung yang kemudian meraih smartphone nya dan mulai memencet nomor yang sudah ia hafal.

"Yeoboseyo"

"Ah ne, Yeoboseyo Baekhie hyung"

'"Ah hyu eh Taetae. Ada apa ?"

"Aku hanya ingin bertanya hyung. Boleh kah ?"

"Boleh kok, sepertinya ada sesuatu yang penting"

"Begini Baekhie hyung. Aku merasa hyung hari ini sedikit aneh tidak seperiti biasanya"

"Ah aku tahu, pasti perihal aku tidak dikerjai hari ini ya ? Kalau iya aku memang sedikit melawan hari ini. Ya mencoba sedikit berubah. Hehehe.."

"Ah seperti itu toh hyung. Kupikir kau menyewa seseorang yang mirip denganmu atau meminta bantuan seseorang"

"Ti.. Tidak mungkin lah Taetae, aku kan bisa melawan walau sedikit. Hehehe.."

"Ne ne hyung. Yah kalau begitu aku tidak bisa melindungimu lagi dong hyung"

"Ma.. masih kok. Hehehe.."

"Tenang saja hyung. Jangan merasa takut akan kehilangan Taehyung yang tampan ini. Aku akan selalu menjagamu sampai kapan pun hyung"

Percakapan mereka terus berlanjut tanpa Taehyung sadari bahwa yang diajak mengobrol adalah Jungkook yang sedang menyamar sebagai Hyung-nya, Baekhyun.

-.

-.

-88888888-

-,

Sky Walk Restaurant (Daehyun & Baekhyun)

Daehyun dan Baekhyun yang tengah menyamar menjadi Jungkook kini tengah menyantap makanan mereka dengan nikmat. Baekhyun sendiri sudah bisa menenangkan dirinya agar bisa bersifat baik pada Daehyun.

Daehyun yang sebelumnya telah memesan tempat ini dengan makanan yang berhubungan dengan strawberry tentunya untuk membuat sang pujaan hati merasa senang. Sesekali mereka saling bercanda dan tertawa satu sama lain.

"Hari ini aku sangat senang bisa melihat tawa Jungkook yang begitu bahagia dan membuat dirinya semakin manis saja" Batin Daehyun.

"Kenapa ini ? Lagi dan lagi aku merasa jantungku berdebar dengan kencang saat melihat tawa dan senyumnya yang membuatnya semakin tampan ini" Batin Baekhyun.

"Daehyuniee hyung, terima kasih untuk makan malamnya"

"Eh tadi apa kau bilang Kookie ?"

"Daehyuniee hyung"

"Dae.. Daehyuniee ?"

"Iya Daehyuniee hyung. Kenapa hyung ? Kau tidak suka ya hyung?"

"Aniya. Aku menyukainya kok Kookie"

"Bagus sekali Baekie kau pintar bersandiwara dan lihat betapa bahagia Daehyun yang senang akan panggilanmu yang kauciptakan itu" Batin Baekhyun.

"Kau tahu Kookie, pertama kali aku melihatmu adalah saat aku sedang berada di toko buku dan melihatmu yang sedang bersama teman-temanmu saat kau menggunakan seragam Junior High School mu itu" Jelas Daehyun.

"Dan tentunya itu membuatku langsung menyukainya karena kau begitu manis Kookie. Oleh karena itu kemarin aku memesan ini untukmu, sebuah gelang strawberry dengan ukiran namaku yang mengartikan kau ini miliku Kookie" Lanjut Daehyun yang kemudian melangkah menuju Baekhyun sambil mengeluarkan sebuah kotak yang berisi gelang dengan ornament strawberry dan memasangkan pada pergelangan tangannya Baekhyun.

"Te..rima kasih Daehyuniee hyung"

"Kok kenapa aku deg-deg kan begini saat Daehyun memasangkan gelang ini. Ingat Baek ini punya Jungkook bukan milikmu" Batin Baekhyun

"Sama-sama Kookie, jadi kita resmi berpacaran ya ?"

"Eh eh.. Belum hyung. Kau harus meminta izin pada hyung ku dulu"

"Ah baiklah. Aku akan meminta izin pada hyung mu tapi kapan ?"

"Nanti aku akan memberi tahumu hyung"

"Tidak akan kubiarkan kau memiliki dongsaeng ku Daehyun. Kau harus menjadi milik.. eh apa yang aku -tidak. Hadeuh Baek Baekhie" Batin Baekhyun.

"Baiklah kalau begitu Jungkook"

Daehyun dan Baekhyun pun melanjutkan makan mereka dan tentunya kali ini sedikit dengan canda tawa karena Baekhyun yang sedang bertengkar dengan dirinya sendiri dengah perasaan yang sulit diartikan. Baekhyun terus berdoa dalam hati bahwa ia tidak boleh memiliki perasaan pada Daehyun karena jantungnya yang terus berdegup dengan kencang saat melihat senyum dan tawa Daehyun.

-.

-.

-88888888-

-,

Sungha Senior High School

Baekhyun kini tengah kembali kesekolah aslinya setelah kemarin menyamar menjadi Jungkook. Kali ini ia kesiangan dan tentunya membuatnya harus datang saat para siswa dan siswi sedang ramainya disekolah tapi untungnya saat ia berjalan menuju sekolah bertemu dengan Taehyung.

"Pagi Taetae"

"Pagi Baekhie hyung. Tumben sekali kau telat ?"

"Ah iya, aku semalaman mengurus dongsaeng ku yang sakit dan untungnya pagi ini ia sudah sehat walau aku masih melarangnya untuk sekolah" Bohong Baekhyun.

"Wah syukurlah kalau begitu hyung"

Tanpa disadari oleh mereka berdua, kini mereka sudah berada dikoridor sekolah dan tentunya banyak mata yang menatap mereka dan tentunya tidak lupa dengan seseoran yang mendorongnya begitu saja hingga ia terjungkal kedepan.

"Hei kau namja nerd dan miskin masih berani sekolah disini ?"

Deg

"Suara ini Jung Dae Hyun" Batin Baekhyun yang masih terduduk dengan kepalanya yang menunduk.

"Lihat lawan bicaramu ByunBaek!" Ujar Daehyun dengan kesal.

/Sreeek/Greep/

Dengan kasarnya Daehyun membalik tubuh Baekhyun untuk menghadapnya dan langsung menarik pergelangan tangan Baekhyun semantara yang Baekhyun hanya bisa menatap manik mata Daehyun dengan perasaan tidak karuan antara rasa takut atau khawatir. Sementara Taehyung tidak bisa berbuat apa-apa, karena kini kondisinya sudah ditahan oleh teman-teman Daehyun yang membuatnya tidak bisa berkutik

'Lepaskan dia bodoh!"

"DIAM KAU ANAK KELAS SATU! INI URUSANKU DENGAN SI NAMJA NERD DAN MISKIN INI" Ucap Daehyun dengan kesal dan menarik kerah Baekhyun dengan diikuti tangan Baekhyun yang meraih pergelangan tangannya dan melihat sebuah benda yang melingarkar yang menampakan sebuah ukiran yang tidak asing dibalik jam tangan Baekhyun.

"Mati aku,apa ia melihat sedikit gelang yang ia berikan ? Ini semua karena Jungkook yang tidak mau aku berikan dan memaksaku untuk memakainya" Batin Baekhyun.

"Gelang ini…."

Bersambung...

Akhirnya bisa melanjutkan cerita ini juga.

seperti akan sedikit aneh huaaaah..

dan seperti biasa saya menyucapkan terima kasih kepada para review : FabMinMin, Enjieee, Kimyori95, RealDe,rachel . sulis, SHINeexo, azerolee dan reny . boice

mohon maaf saya tidak bisa mambalas review kalian seperti biasa lagi banyak kegiatan :(

dan tentunya saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada sider, dan yang sudah memfollow dan terlebih lagi memfavorite kan cerita saya ini :)

sekian dari saya, semoga memuaskan :)