WRONG OR RIGHT COUPLE ?

Author : HanDik

Main Cast : Byun Baek Hyun (Exo), Jung Dae Hyun (BAP), Kim Tae Hyung (BTS), Jeon Jeong Guk (BTS)

Special Cast for this Chapter : Jeon Jeong Guk (BTS) & Kim Tae Hyung (BTS)

-,

-,

-88888-

-,

Sungha Senior High School

Jungkook kini tengah takjub dengan sekolah hyung-nya, Baekhyun. Walaupun sekolah Baekhyun yang sekerang lebih kecil dari pada sekolahnya yang dulu tapi bagi Jungkook sekolah ini lebih terlihat bersahabat. Namun, Jungkook buru-buru menepis pikirannya dari kata 'Bersahabat', buat apa terlihat bersahabat bila sekolah ini menindas yang miskin.

"Belum tahu aja kalian kalau ini bukan Baekhie hyung tapi Kookie yang tampan ini, lagi pula kalian selama ini tidak tahu seberapa kaya nya kami kan ? Kalian hanya melihat dari penampilan dan kata 'Beasiswa'. Ckckc. Dasar otak cetek" Gerutu Jungkook.

Sebelumnya, Jungkook tengah bercermin dirumah dan membayangkan dirinya benar-benar menjadi seorang siswa di Senior High School ditempat Baekhyun bersekolah walaupun hari ini ia harus berdandan nerd demi sang hyung dan tentunya sedikit membalas perbuatan siswa-siswi disekolah tersebut.

"Lihat saja pembalasan dari Byun Jeong Guk ini. Karena hari ini Byun Baek Hyun versi Byun Jeong Guk" Ucap Jungkook yang kemudian masuk kedalam sekolah.

"Ckckck.. Dasar namja miskin" Ucap Seorang siswa yang akan menyelengkat Jungkook namun ternyata gagal.

"Maaf, kalau kakimu seperti itu nanti bisa membuat jatuh orang lain bagaimana kalau yang jatuh itu songsaenim yang ada nanti hyung kena hukum loh" Ujar Jungkook polos yang menirukan gaya bicara Baekhyun.

"Jangan sok mengajari ku Byun miskin" Ucap siswa tersebut yang bersiap-siap untuk menghajarnya

"Ah tali sepatuku lepas"

Namun, Jungkook yang menyadari hal itu berpura-pura membungkuk untuk membetulkan tali sepatu miliknya dan hasilnya siswa tersebut terkungkal kedepan dan terlihat sangat geram. Jungkook yang melihat itu pun dengan sekuat tenaga berlari untuk menghindari siswa tersebut menuju kelasnya yang sudah diberitahukan sebelumnya oleh Baekhyun.

"Bagaimana bisa si miskin itu kabur, biasanya dia tinggal diam dan menerima bully-an kita ?"

"Apa dia sudah berani melawan ? Kalau berani kita mesti melaporkannya pada Daehyun"

"Kau benar harus segera kita laporkan"

Sementara itu, Taehyung yang melihat kejadian tersebut hanya bisa melongo atas apa yang ia lihat. Bagaimana bisa Baekhyun menghindari hal tersebut, baginya ia bukan seperti Baekhyun yang biasanya.;

"Bagaimana bisa ? Baekhie hyung kan biasanya terima aja kalau di bully, apa dia memikirkan kembali perkataan ku yang kemarin ya untuk bisa melawan ?" Batin Taehyung.

Beralih kembali ke Jungkook yang tengah berlari menuju kelasnya yang berada di lantai tiga paling ujung. Suasana kelas terlihat sepi karena tidak ada satupun yang berada di kelas hanya ada tas-tas milik penghuni ruang kelasnya. Jungkook pun memilih berjalan menuju bangkunya yang tepat berada didepan meja guru. Sebelum itu, Jungkook menge-check nya bangkunya dan memastikan akan sesuatu yang akan terjadi menimpa dirinya.

"Ckckck.. Kalian mau pakai cara licik ya ? Dengan menempelkan lem ini pada bangku hyung-ku. Kita lihat ada apa aja ? Hmmm.. Ternyata kalian meletakan bangkai tikus juga dilaci ini. Baiklah, hari ini kita akan sedikit bermain-main para hyung dan noona" Ucap Jungkook dengan nada licik dan mulai menukar bangkunya dengan siswa lain dan meletakan bakai tikus itu di salah satu laci milik salah satu siswi yang memiliki tas sedikit heboh.

"Okay, bangku ini kutaruh disini karena memiliki ciri yang sama dengan bangku hyung-ku. Dan bangkai tikus ini cocok dengan tas yang agak iyuuuh banget saking terlalu ngejreng dan tentunya kalau dilihat-lihat sih ini termasuk siswi yang sombong" Ucap Jungkook yang kemudian duduk manis dan melanjutkan belajar untuk presentasi nya.

Sesaat kemudian, para siswa-siswi teman sekelasnya ah bukan musuhnya kini masuk satu per satu dan tentunya Jungkook dapat melihat dengan jelas smirk mereka tapi Jungkook sama sekali tidak peduli karena acara sesungguhnya baru akan dimulai.

"Walau hari ini aku duduk sendiri tapi akan ada acara meriah pagi-pagi, mari kita lihat pertunjukkan ini hyung noona. Kalian yang melakukan maka kalian yang menanggung risiko tersebut" Batin Jungkook.

Sesaaat kemudian, songsaenim datang dan suasana kelas yang awalnya sedikit ricuh kini kembali tenang. Pelajaran pertama kali ini ialah biologi, dan ini membuat perasaan Jungkook berdebar-debar karena ia sama sekali tidak menyukai pelajaran ini dan tentunya bila ia tidak mendapat nilai sempurna maka dirumah ia akan bernasib seperti sapi panggang.

"Kookie, ingat ya k au harus mendapat nilai sempurna jangan buat hyung malu. Bila tidak dapat maka siap-siap dirumah ada hadiah dari hyung mu yang paling tampan nan manis ini" Suara Baekhyun yang mengancam mulai mengalir dipikiran Jungkook.

"Byun Baek Hyun, Kenapa anda terlihat begitu tegang dan berkeringat dingin seperti itu ?" Tanya Songsaenim,

"Tidak ada apa-apa kok songsaenim" Ucap Jungkook.

"Baiklah Kookie, kau harus bisa ingat semua yang kau pelajari dan tentunya ini sangat detail dan janagn buat malu Baekhie hyung" Batin Jungkook menyemagati dirinya.

"Baiklah anak-anak sekarang siapkan perlengkapan presentasi kalian dan jangan lupa bahan-bahan kalian semuanya. Untuk Baekhyun, saem mau kau yang terakhir seperti biasa".

Jungkook yang mendengar itu pun terlihat bahagia karena masih diberi kesempatan untuk mempelajari materi hyung nya yang benar-benar detail ini. Dirinya saja sampai bingung bagaimana hyung nya bisa mempunyai bahan sedetail ini.

"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA! Bagaimana ini bisa ada disini ? Tolong siapa saja singkirkan bangkai tikus ini" Ucap seorans siswi yang kaget akan bangkai tikus yang ada dilaci mejanya dan itu membuat seluruh siswi pada ketakutan dan lari kebelakang kelas atau kedepan kelas.

Songsaenim yang melihat itu pun langsung menyuruh para siswa untuk mengambil bangkai itu dan segera membuangnya.

"Kau ini bagaimana sih ? Kenapa bisa ada disana ?"

"Aku juga tidak tahu. Padahal sudah kutaruh ditempatnya"

Sementara siswi yang duduk dibangku tersebut meminta pindah bersama teman sebangkunya dan songsaenim mengizinkannya bertukar tempat duduk dengan dua orang namja yang duduknya dua meja dibelakang siswi tersebut.

"Eh, kok aku tidak bisa bangun ya ?"

"Cepat sedikit jangan lama"

"Tapi saem, ini aku tidak bisa berdiri. Bangkunya menempel pada celana ku"

Songsaenim yang melihat itupun segera menyuruhnya untuk pindah beserta bangkunya. Ia tahu betul bahwa semua ini harusnya ditujukan untuk Baekhyun, namun ntah bagaimana senjata ini menjadi senjata makan tuan untuk para siswa dan sisiwinya itu. Dan bagi songsaenim sendiri dia sangat puas bagi siapa saja yang melakukan ini dan semoga saja dapat membuat mereka semua jera.

"Bagaimana bisa semuanya berpindah begitu saja ?"

"Aku tidak yakin kalau si Byun miskin itu yang melakukannya, apa dia sudah lupa dengan ancaman kita ?"

Jungkook yang duduk pun puas tersenyum dalam hatinya dan tak luput ia mendengar bisikan dari mereka semua. Ada rasa puas membalas apa yang mereka lakukan kepada hyung-nya, Baekhyun.

"Tunggu saja, hari ini pasti akan terjadi sesautu yang seru. Hahaha" Batin Jungkook.

-,

-,

-88888-

-,

Siang ini Jungkook lebih memilih makan siang di kantin sekolah, karena seharusnya ia pulang saat istirahat pertama namun karena ia memilih tetap lanjut untuk membalas siswa dan siswi yang melukai hyung-nya. Oleh karena itu, waktu Baekhyun mengirimkan message kepadanya, ia pun langsung membalasnya dan meminta izin sampai pulang sekolah.

"Hmmm.. Kantin sekolah dimana ya, kok tidak ketemu. Padahal kata hyung lewat sini benar"

"Baekhie hyung"

/DEG/

"Suara ini kan suara Taehyung" Batin Jungkook dengan perasaan dag dig dug.

"Kau kemana hyung ? Ini kan jalan kekantin, kita kan biasa makan bekal kita ditaman belakang" Tanya Taehyung yang penasaran.

"Jadi Baekhie hyung dan Taehyung selalu makan berdua ditaman belakang ? Kau ini kenapa Kookie, ingat Taehyung itu sangat menyeyangi hyung-mu. Buktinya ia rela membawa bekal setiap hari hanya untuk makan bersama Baekhie hyung" Batin Jungkook lesuh.

"A.. Anu Taetae, hari ini hyung lupa bawa makan. Jadi hyung mau membeli makan dikantin"

"Ah kalau begitu biar Taetae aja yang beliin dari pada Baekhie hyung kesana pasti jadi kacau"

"Tidak usah Taetae, Hyung bisa sendiri atau Taetae temani hyung kekantin ?" Ucap Jungkook dan dijawab oleh anggukan Taehyung.

Sesampainya dikantin Jungkook maupun Taehyung mendapat tatapan membunuh dari seisi kantin yang melihat mereka berdua. Seakan mereka semua yang ada dikantin saling bisa membaca pikiran satu sama lain akan rencana para siswa dan siswi terhadap mereka berdua terutama untuk Jungkook yang sedang menyamar.

Jungkook dan Taehyung kini mulai berjalan menuju stan kare karena Jungkook mau membeli nasi kare. Jungkook selalu waspada dengan melirik kekiri dan kenan karena ia takut bila ada yang berani memulai melukainya ataupun Taehyung.

"Sepertinya itu namja yang tadi pagi, tangannya itu ? O o oow Bahaya ini" Batin Jungkook.

"Rasakan ini Byun miskin pembalasanku tadi pagi" Batin siswa yang dibuat malu oleh Jungkook dengan cepat melempar sayur yang ia makan kearah Jungkook maupun Taehyung.

Jungkook dengan sigap menarik kerah baju Taehyung dan hasilnya mangkuk kecil yang berisi sayur itu tidak mengenainya namun mengenai siswa lain yang sedang makan dan alhasil terjadilah perang lempar makanan karena kericuhan tersebut. Sementara Jungkook dan Taehyung kini tengah dalam perjalanan menuju halaman belakang untuk makan siang mereka bersama.

"Untung hari ini si Daehyun itu pulang cepat jadi tidak ikut campur" Ucap Taehyung diseling makannya.

"Apa Daehyun pulang cepat ? Argh aku jadi tidak bisa balas dendam deh. Eh dia aka nada janji makan malam ya ? Paling juga dia sedang dandan buat ketemu Baekhie hyung yang sedang menyamar" Batin Jungkook.

"Tapi hyung bersyukur dia tidak ada kalau ada hyung bisa habis sama dia"

"Kau Benar hyung. Ah sudah janagan bahas dia yang ada nafsu makanku hilang hyung. Lebih baik kita lanjutkan makan siang kita" Ucap Taehyung yang dijawab anggukan dan seyum dari Jungkook.

/Deg/

"Entah mengapa semenjak melihat senyum Baekhie hyung sejak pertama kali kerumahnya, perasaanku selalu tidak karuan. Padahal sebelumnya aku selalu melihat senyumnya namun tidak sampai begini. Terkadang saat melihat senyumnya aku biasa saja. Ada apa ini kenapa terasa aneh ya ?" Batin Taehyung.

-,

-,

-88888-

-,

Kediaman Keluarga Kim (Taehyung)

Taehyung ntah malam iini sangat senang karena bisa bertelponan dengan Baekhie hyung. Sampai waktunya menjelang sore hari pun mereka masih bertelponan tapi sekarang sudah berganti dengan saling memberi message.

"Ah ntah mengapa aku tiba-tiba merindukan Baekhie hyung padahal kami sedang saling memberi message seperti ini. Apa aku ajak dia ketemuan ditaman dekat komplek saja ya ? Kucoba saja lah" Ucap Taehyung yang kemudian mengetik message yang akan ia kirimkan.

/Drrrtt Ddrrrt/

From : Baekhie Hyung 3

Baiklah Taetae, kita ketemuan empat puluh menit lagi ya.

Hyung siap-siap dahulu.

"Yeaaaay! Baiklah aku harus bersiap dan memilih pakaian yang cocok agar aku terlihat tampan! Sebaiknya aku mandi dulu ah!" Ujar Taehyung segera menuju kamar mandinya.

-,

-,

-88888-

-,

Taman Komplek Perumahan (BaekTae aka TaeKook)

Jungkook kini sedang menahan rasa gugupnya karena ini pertama kalinya ia mendapatkan ajakan kencan dari orang yang ia suka walau ia harus menggantikan posisi Baekhyun. Ia kini sedang duduk menunggu Taehyung. Lima belas menit ia telah menunggu namun Taehyung belum kunjung datang juga, sebenarnya bukan Taehyung yang telat namun Jungkook lah yang datang terlalu cepat saking semangatnya.

"Kalau Baekhie hyung tengah makan malam dengan Daehyun itu, nah kalau Kookie diajak kencan sama Taehyung. Ya walaupun aslinya ketuker sih, tapi seenggaknya aku bisa lebih dekat dengan Taehyung" Ucap Jungkook dengan semburat merah dipipinya.

"Tapi kasian Baekhie hyung harus berurusan dengan Daehyun itu. Lihat saja kalau berani menyakiti Baekhie hyung akan kuberi pembalasan kau" Lanjut Jungkook dalam bermonolognya sambil mengepalkan tangannya.

Dari kejauhan terlihat sosok namja tampan yang tengah berjalan menghampiri Jungkook, Kim Tae Hyung. Taehyung yang hanya menggunakan kemeja dan celana panjang dan tentunya sepatu snekers nya yang membuatnya menjadi semakin tampan dan itu sukses membuat Jungkook diam mematung.

"Astaga, kenapa dia terlihat semakin tampan seperti ini" Batin Jungkook.

"Hyung.. Baekhie hyung ? Apa aku telat ?"

"Baekhie hyung. Hello hyung" Panggil Taehyung lagi yang sebelumnya tidak ada jawaban dari Jungkook dan dengan sigap tangan Taehyung sudah berada didepan Jungkook mulai menggerakan tangganya.

"Yak kau hyu Taetae mengagetkan saja" Ucap Jungkook kesal yang hampir saja keceplosan menyebut Taehyung dengan sebutan hyung.

"Mian hyung. Jadi hyung sudah siap kita jalan ? Sesuai janji ku hyung kita hanya satu jam saja hehe" Ucap Taehyung yang dijawab anggukan oleh Jungkook dan sesaat kemudian dengan sigap Taehyung meraih tangan Jungkook dan menautkannya dengan tangannya sendiri.

Dan sekarang mereka tengah berjalan bersama dipinggiran kota, walaupun hanya berjalan kaki namun mereka sama-sama dapat merasakan degupan jantung mereka yang tidak dapat mereka kontrol. Walau sedikit canggung namun mereka dapat mengantisipasi dengan saling bercanda dan tentunya Taehyung yang mulai membuka suara.

"Bandul kelincinya lucu sekali" Ucap Jungkook yang berhenti tepat didepan estalase sebuah toko aksesoris.

"Hyung mau bandul kelinci ini ? Baiklah tunggu sebentar"

"Eh Taetae tidak usah"

Taehyung yang melihat mata Baekhyun (Jungkook) berbinar saat melihat bandul kelinci sebuah kalung bertengger manis di estalase sebuah kios aksesoris langsung masuk tanpa menghiraukan Baekhyun (Jungkook) yang mencoba mencegahnya. Sementara, Jungkook menunggu didepan kios tersebut memperhatikan Taehyung yang tengah mengantri. Karena lama akhirnya Jungkook duduk dipinggiran toko.

"Eh, ini ?"

"Kau suka hyung? Ini kuberikan padamu hyung.. Hehe.. Kajja sudah waktunya pulang"

Jungkook yang masih termenung karena dengan tiba-tiba Taehyung memasangkan sebuah kalung tepat dilehernya kini, kalung dengan bandul kelinci yang sangat lucu kini menambah keiimutan dari seorang Byun Jeong Guk. Setelah memasangkan kalung tersebut, Taehyung langsung menarik tanggan Jungkook untuk pulang karena ia harus menempati janjinya yaitu hanya satu jam untuk menemaninya berjalan-jalan.

-,

-,

-88888-

-,

Sungha Senior High School

Sedari istirahat Taehyung terus berkeliling mencari sosok Baekhyun yang tak kunjung ketemu, ia takut bila Baekhyun sedang disiksa oleh Daehyun karena sedari tadi dirinya tidak bertemu dengan Daehyun maupun Baekhyun. Tas Baekhyun pun tidak ada dikelas dan ini membuatnya sangat khawatir. Terlebih lagi saat ia bertemu dengan Baekhyun pagi ini, ia tidak melihat kalung kelinci yang ia beli dan pasangkan dileher Baekhyun.

"Kemana sih Baekhie hyung, sedari tadi tidak ketemu. Dan terlebih lagi kalung yang kubelikan kemarin tidak dipakainya. Padahal ia sudah berjanji saat aku mengantarnya sampai dirumah akan memakai kalung itu dan tidak akan melepaskannya. Tapi kenapa ia tidak pakai ?" Umpat Taehyung.

"Kemana sih Byun Miskin itu, kucari kemana pun tidak ketemu ? Apa dia kabur ? Padahal aku ingin membalasnya"

Taehyung yang mendengar seseorang menyebut marga Baekhyun mencoba menghampirinya dan tentunya ia mengenal suara itu, siapa lagi kalau bukan Jung Dae Hyun musuh dan dalang dari semua pem-bully-an Baekhyun. Namun niatnya ia hentikan karena ia harus mencari sosok Baekhyun.

"Nomornya sama sekali tidak aktif. Lebih baik aku kerumah Baekhie hyung saja. Siapa tahu ia pulang dari jam pertama dan lupa mencharger smartphone-nya" Ucap Taehyung yang segera menuju parkiran mengambil sepeda motornya.

Taehyung yang sedang mengendarai sepeda motornya tanpa sengaja melihat sosok yang menggunakan pakaian yang sama seperti Baekhyun, pakaian yang Baekhyun gunakan saat ia pertama kali datang kerumah keluarga Byun. Sosok yang mirip Baekhyun itu tengah berbincang dengan seseorang dan terlihat sangat akrab, dan saat itu juga Taehyung melihat seutas tali yang melingkar di leher tersebut dan ia sangat mengenali tali itu.

"Ah itu Baekhie hyung, ternyata memang benar dugaanku, Hyuu.. "

"Bye Jungkook, sampai ketemu besok lusa disekolah" Ucap seseorang tersebut yang menyebutkan nama yang tidak asing bagi Taehyung dan membuatnya dia tidak bergeming.

Deg Deg

"Jungkook…. ?"

Bersambung….

Finnaly, lanjut juga walau sebenarnya agak kurang namun saya memang membuatnya untuk chap ini isinya TaeKook, karena di chap sebelumnya sudah full DaeBaek sekarang TaeKook. agak kurang dapat soal TaeKook aslinya jadi maaf kalau chap ini banyak kurangnya :(

melihat dari chap 3 dan 4 sepertinya bakal ketahuan ini lama kelamaan.

Selanjutnya seperti biasa saya mebgucapkan terima kasih kembali untuk para revie : kyumin pu, darkhyuners shining, kimyori95, Fabminmin, reny . boice, azerolee, RealDe, rachel suliss, nurhasanah . putri . 146, Taekai

dan tentunya para Guest : Wolf12 dan Enjieee

dan para favorite, follow dan silent reader :)

sekian dan terima kasih, mohon maaf bila ada kurang di chap ini :)

semoga chap selanjutnya lebih baik :)