Disclaimer: Always our mom 'J.K. Rowling', author just own this plot.
Pairing: Draco Malfoy x Hermione Granger.
This fict originally by me. If you like it, you can give me review, follow and fave, if you don't like it, please don't read.
Maaf karena Roes lama update, bukan tanpa alasan yaa.. Berhubung Roes lupa password jadi Roes gak dapat mengakses akun fanfic hampir setahun ini. Untung saja akun ini masih bisa diselamatkan.. Well, Maafkan, Roes :')
.
Thanks for , clato-chan, dwida2, , AdrianaaAdalson, aprilia. 5, Luluk Minam Cullen, DraconisSun yang sudah mereview fict ini, memberikan saran dan komentar nya. Thanks,guys! Dan juga yang sudah memfollow dan memfave fict ini. Thank you so much. I really appreciate it :')x
.
WARNING: Typo(s), EYD berantakan, Gaje, beserta kroni-kroninya.
SETTING: Non-Magic World.
CHAPTER 2: The Accident
by
Roes Lima
Tinggal menghitung menit aku akan menaiki pesawat yang sudah ku pesan sedari beberapa hari yang lalu. Sebagai seorang fantasi aku tentu berharap ada keajaiban menanti. Berharap pangeranku tak jadi melangsungkan pernikahannya. Tapi tiada daya aku tak bisa berbuat apapun, yang bisa kubuat hanya lari sejauh-jauhnya, berpikir bahwa semuanya hanya bunga tidur dan tugasku adalah tak boleh terlelap dengan semua khayalan itu. Taxi melaju begitu lajunya, detik demi detik kuhitung. Inikah saatku pergi?
Kucoba menenangkan hatiku yang tak enak sedari tadi. Menghela napas dan merapikan posisi dudukku lalu kuambil mp3 playerku dan kuputar music didalamnya. Lagu Thinking Out Loud dari Ed Sheeran terngiang ditelingaku. Lagu yang selalu mengingatkan kenanganku bersamannya.
I'm thinkin' bout how
Aku sedang berpikir tentang bagaimana
People fall in love in mysterious ways
Orang-orang jatuh cinta dengan cara misterius
Maybe just a touch of a hand
Mungkin hanya sentuhan tangan
Me I fall in love with you every single day
Aku jatuh cinta padamu setiap hari
I just wanna tell you I am
Aku hanya ingin memberitahumu begitulah adanya
Tanpa sadar kumasuki gelombang alpha, gelombang masuk alam mimpi. Dan… tiba-tiba saja aku merasakan guncangan hebat lalu lama-lama aku melayang menjauhi alam sadarku.
xxx
BREAKING NEWS: Tabrakan Beruntun di jalur Whiltsire, 6 Orang Tewas, Puluhan Luka-luka
Kamis, 30 Juli 2000 10:04 WIB
.
London - Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus, dua minibus dan mobil sedan terjadi di Jalan Raya London Raya, Whiltsire, Kamis (30/7/2000) dinihari.
Enam orang dikabarkan tewas, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Saat ini petugas kepolisian dibantu regu penyelamat masih melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian.
Informasi dari Komandan SAR Mr X, tabrakan beruntun tersebut melibatkan Truk, sebuah minibus L 300 Super, sebuah minibus L 300 Tyson, sebuah sedan Toyota Corolla dan sebuah Taxi minicorps.
"Kejadiannya jam 07:21 WIB. Dilihat dari posisi kendaraan, perkiraan saya Truk dari arah kanan menuju bandara menabrak mobil hingga menabrak tiang jalan. Bus kemudian masih melaju dan dari arah berlawanan ada sedan Corolla disusul Taxi dari belakang yang berkecepatan tinggi," kata Mr. X melalui sambungan telepon, Kamis (16/7/2015).
Korban tewas sementara dilaporkan ada enam orang, tiga di antaranya dari penumpang sedan Corolla yang diperkirakan satu keluarga, yang terdiri ibu, bapak dan anak lalu tiga lainnya merupakan supir bus dan supir Taxi. Sementara itu, penumpang bus dikabarkan mengalami luka berat, begitu juga dengan penumpang Taxi yang didalamnya yaitu seorang gadis yang lukanya begitu berat diakibatkan benturan yang mendadak.
Mobil ambulans dilaporkan sudah beberapa kali mengangkut korban dari lokasi kejadian.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di jalur Whiltsire menuju bandara macet dan jalan dialihkan ke jalur Brontos.
xxx
Hitam dan kelam menghiasi ruangan yang ku jelajahi, bertanya-tanya dalam hati, dimanakah aku sekarang? Aku merasa diriku seperti diruang hampa. Tanpa udara, tanpa kehidupan. Ngomong-ngomong kenapa aku tak bernafas? Apa karena aku tidur terlalu lelap? Ah, sudahlah. Aku harus kembali ke alam sadarku. Mungkin saja sebentar lagi aku sampai ke bandara. Aku harus bersiap-siap…
Memfokuskan diri ke dunia nyata dan kembali, aku terheran-heran dengan orang-orang yang berlalulalang dijalan raya. Diikuti rasa penasaran aku mendekat dan alangkah terkejutnya diriku ketika melihat sosok yang mirip denganku—oh, tidak! Itu aku.. memasuki mobil ambulans dengan berlumuran darah sana-sini dan terluka parah di bagian kepala. Lalu siapakah aku? Apa jangan-jangan aku sudah mati? Tidak…tidak..mungkin.
Ku langkahkan kakiku lebih mendekat dan tanpa sengaja aku mendorong seseorang dan tanganku menembus orang itu, oh tidak.. Kumasuki ambulans secepat kilat ketika petugas ambulans ingin menutup pintu. Di dalam ambulans, petugas berusaha menyadarkanku—maksudku ragaku. Aku melihat itu lalu bulir air mataku turun, untuk kesekian kalinya aku menangis, Ibu.. bagaimana ini? Aku takut.. Napasku tercekat, kenapa ini bisa terjadi? Berdo'a sambil mengepal tangan berharap malaikat tak mengambil nyawaku sekarang.
Selang beberapa jam kemudian ayahku dan ibuku bergegas datang dan mencari ku. "Namanya Hermione", ucapnya kepada salah satu perawat rumah sakit.
Aku melihat ayah dan langsung memanggilnya "Ayah! Keduanya seperti melihatku tetapi nyatanya mereka lari menembus tubuhku. Aku teriak dan jatuh ke lantai. Ayah dan ibu tampak terpukul dengan keadaanku yang terbaring tidak sadar. Lalu orang yang kuhindari datang dengan wajah datarnya disusul dengan keluarga Greengrass. Tunggu, kenapa keluarga Greengrass dan Draco datang? Bukankah mereka sedang sibuk dengan acara pernikahan? Pemandangan mengejutkan pun dihidangkan dimataku ketika aku melihat ibuku dan Mrs. Greengrass berpelukan erat dan Mr Greengrass merangkul bahu ayahku.
Ketika aku sedang terkejut pintu ruangan terbuka dan secepat kilat tubuhku dilarikan ke ruang operasi. Mereka semua berlari ke ruang operasi. Ayah dan ibu menunggu dengan tegang. Aku berusaha teriak agar mereka mendengar, tapi tetap saja mereka membisu. Aku mengangkat tangan dan berusaha memegang ibu, tetapi tubuh ibu tak dapat kusentuh. Begitupun dengan ayah.
Orang-orang menungguku dengan cemas sambil berdoa. Aku menjadi semakin tegang, bagaimana jika aku tak dapat diselamatkan? Tidak! Aku harus berpikiran positif. Aku pasti hidup kembali. Kulihat Mr dan Mrs Greengrass menangis sedari tadi. Mengapa mereka begitu sedih melihatku kecelakaan? Lalu kulirik anaknya, Astoria dan Daphne pun ikut bersedih. Apa dunia mau kiamat? Lalu kulihat pangeranku—Oh, maksudku mantan pangeraku—Draco Malfoy menjauhkan diri dari ruangan. Kudekati dia perlahan lalu duduk didekatnya. Walaupun aku hanyalah jiwa saja, entah kenapa aku merasa jantungku berdetak lebih cepat. Dia masih seperti dulu, seseorang yang dapat membuatku hidup.
"Kalaupun aku tak diizinkan buat ketemu lagi sama kamu, sebagai manusia yang percaya bahwa Tuhan selalu punya rencana indah, aku pasti akan menurut. Kurasa tak apa-apa kalo kita tak ketemu lagi, cukup semua menjadi kenangan tetapi kalo Tuhan mengizinkan, aku ingin bisa bersama kamu. Tapi sekali lagi, aku tak punya kuasa buat melawan takdirnya. Aku…".
Entah berapa lama aku melantur disampingnya, Draco beranjak dan melangkahkan kakinya ke ruangan operasi. Ruangan operasi pun terbuka dan keluarlah dokter beserta perawat. "Puji Tuhan operasi dikepalanya berhasil". Perkataan dokter yang singkat membuat semuanya lega. Namun dokter kembali berbicara "Tapi dia kehilangan banyak darah dan dia membutuhkan donor darah secepatnya. Golongan darahnya B+, adakah yang mempunyai golongan darah yang sama dengannya?". Lalu perkataan Astoria membuat aku membisu.
"Ambil saja darah saya, Dok. Golongan darah kami sama".
Apa? Astoria menyumbangkan darah bangsawannya? Mengapa ayah dan ibu tak melarangnya? Bukankah ayah dan ibu tak menyukai para bangsawan? Tetapi mereka kelihatannya akrab dengan keluarga Greengrass. Apa yang sebenarnya terjadi?
-To be Continue-
.
Hallohaaa! Give me Review, please.. Don't be a silent reader. Because your review is mean for me :')xx
With Love,
Roes.
