Happy To Have You.
Main Cast : KAISOO-CHANSOO slight KRISTAO
Supporting : Another EXO member.
Genre : 1) HighSchool. 2) Friendship. 3)Romance
Note : Yaoi, Typo bertebaran L
Please be an active readers chingu-ya.. hehe
" baekkhyun-ah kau salah paham baek.. k-kamii benar benar tak ada hubungan apa apa. Kami hanya mengobrol saja" jawab kyungsoo
"ternyata aku bukan apa apa bagimu kyungsoo-ya" batin jongin
"YHA.. kau diamlah pendek, mata burung hantu. Kembalilah ke kelasmu!" pekik baekkhyun.
Chapter 5.
Melihat baekhyun yang sedang emosi kyungsoo pun member hormat dengan membungkukkan badannya 90 derajat kemudian pergi meninggalkan jongin dan baekhyun agar masalah tak tambah runyam.
"yha.. sebenarnya apa masalahmu baekkie-ya?" Tanya jongin dengan nada biasa saja.
" hyung.. apa kau membela si mata burung hantu sekarang ini." Jawab baekhyun kesal.
" bukannya aku membela kamu saja yang berlebihan baekkie-ya. Sebenarnya kenapa kau terlihat membeci nya. Menurutku dia anak baik, lucu, dan umm…imut." Lanjut jongin dengan senyum yang tercetak indah diraut mukanya.
"HYUNGG! Apa kau menyukainya hyung… andwe hyung aku membencinya dia merebut perhatian seseorang dariku dan sekarang si mata burung hantu itu merebut perhatianmu padaku. Andwe, shireo hyung." Teriak baekhyun pada jongin menyadarkan jongin dari senyum tak jelasnya.
" ashhh.. kau bisa bisa membuatku mengalami kerusakan pendengaran baekkie-ya. Sudahlah lupakan. Ngomong ngomong kau mau hadiah apa dari hyung mu ini untuk ulang tahunmu besok ?" jawab jongin seraya mengubah topik pembicaraan.
" aku mau kau menjauhi si mata burung hantu mungil itu hyung." Jawab baekhyun ketus.
" eee.. apa kau tak kasian pada hyung mu yang tampan ini sampai saat ini masih single." Balas jongin.
"MWO…. Kau benar benar menyukainya hyung. Hyung kau gila. Carilah yang lain. Kau terkenal disekolah, kau pintar, kau kaya dan banyak sekali yang menginginkan mu menjadi kekasih nya. Pilihlah dari salah satu fans mu." Lanjut baekhyun seraya berbicara tanpa jeda.
•••
•••
Jam istirahat tiba seperti biasa kyungsoo selalu pergi ke kantin bersama sahabatnya Tao yang selalu bersama kekasihnya Kris. Seperti biasa pula mereka selalu duduk di kursi paling pojok sehingga mereka bisa melihat pemandangan diluar dengan lebih leluasa.
" kyungsoo-ya akhir akhir ini aku sering sekali melihatmu bersama dengan jongin sunbae." Ucap tao memulai pembicaraan
" wae tao-ya ?" jawab kyungsoo.
" aku tahu seharusnya dari dulu aku mempertimbangkanmu sebagai rival. Kau tau kan aku penggemar jongin sunbae." Sahut tao sambil membisikkan nama jongin karena ada kekasihnya disamping nya. Namun apa daya ternyata kris mendengarnya sehingga melirik dan mengerutkan dahinya.
" hehe Cuma ngefans kok kris gege. Jinjja ya." Ucap tao sambil tersenyum.
" haha lagi pula kao sudah memiliki kris hyung masih saja mencari yang lain" jawab kyungsoo sambil mempoutkan bibirnya.
"chagi-ya. Kenapa kau tak menungguku, aku bahkan ke kelasmu dank au sudah tak ada. Kau sungguh jahat chagi." Sahut chanyeol dalam canda tawa kyungsoo.
PLAKK
"yha sudah kubilang berhentilah memanggilku seperti itu." Pukulan kyungsoo berhasil mendarat dikepala bagian belakang chanyeol. Sedangkan chanyeol hanya mengusap usap kepala nya yang terkena pukulan lemah kyungsoo.
" yha chanyeol. Kau sungguh menjijikkan." ucap tao sinis sambil melanjutkan makannya.
" MWO… kau yang menjijikkan tao-ya. Yha meskipun kau seteam basket dengan aku tetaplah senior mu. Kenapa kau tak memanggilku sunbae eoh !" balas chanyeol geram.
" wae ? bahkan kyungsoo berani memukul kepala mu. Untuk apa aku memanggil mu sunbae." Lanjut tao cuek.
" kris.. aku heran bagaimana bisa kau jatuh cinta pada spesies panda yang satu ini." Lanjut chanyeol menyindir tao.
" karena dia langka hanya ada satu dan aku bahagia karena akulah pemiliknya. Wae kau cemburu karena tak punya kekasih chanyeol-ah ?" balas kris dengan santai dan mencubit pipi si panda tao kekasihnya.
Chanyeol yang hanya diam tak membalas apa yang dikatakan kris hanya menyantap makanannya dengan geram, alhasil menciptakan tawa puas dari kyungsoo, tao dan kris.
•••
•••
Malam nan indah dengan ribuan bintang yang tersebar dilangit dan dibawah sinar bulan nan menawan aktivitas kyungsoo masih sama yaitu selalu menemani chanyeol sahabatnya untuk menyantap makan malam nya yang ia bawa dari rumahnya. Kyungsoo menemani chanyeol makan ditaman kecil milik chanyeol dibelakang rumah sahabatnya tersebut.
" yollie-ya. Kau tau bintang selalu ada di malam hari setiap harinya untuk menemani bulan memancarkan keindahannya. Begitu pula sebaliknya." Ucap kyungsoo sambil memandangi awan yang penuh dengan bintang disekitar bulan.
" hmm arra." Sahut chanyeol masih menyantap makan malamnya.
" yeollie-ya, begitu pula kita. Semakin hari kita bertambah dewasa, pasti suatu hari kita akan menjalani hidup kita masing masing. Pada saat itu apakah kau akan tetap ada disampingku chanyeol-ah?" lanjut kyungsoo dengan senyum yang indah di wajahnya. Chanyeol pun menghentikan aktivitas makannya dan menatap kearah kyungsoo yang duduk tepat disebelahnya.
"hmm… aku akan tetap ada disana, dimanapun kyungsoo berada. Aku akan selalu ada disampingnya, menemaninya, karena dia tak bisa lari dari park chanyeol". Sahut chanyeol sembari mengikuti arah pandang kyungsoo menatap langit malam nan indah.
" benarkah ? kau tahu aku lega mendengar jawabanmu yeolie-ya. Mendengar kau tak akan pergi jauh dariku. Mendengar mu akan selalu ada disampingku. Nan chua" jawab kyungsoo. Dan tak dipungkiri kyungsoo benar benar lega dan merasa sangat nyaman mendengar jawaban dari chanyeol sahabatnya.
"kyungie-ya" panggil chanyeol.
" hmm"
" kyungie-ya, s-sebenarnya a-aku…." Chanyeol menggantung ucapannya dan berpikir apakah ia akan menyatakan perasaannya selama ini.
" wae chanyeol-ah ?" sahut kyungsoo dan menoleh kearah chanyeol yang masih memandangi langit.
"a-aku…. Lapar kyungie-ya" lanjut chanyeol
" Yha…. Kupikir kau akan mengatakan hal penting." Jawab kyungsoo.
Tak bisa dipungkiri bahwa kyungsoo ternyata merasakan sedikit kecewa dengan apa yang dikatakan chanyeol terakhir. Namun ia tak tau mengapa ia merasa se kecewa ini karena baginya ini merupakan pertama kalinya ia merasa kecewa dengan perkataan chanyeol.
" kyungie-ya… kau tahu …. Aku sangat menyayangimu lebih dari sekedar rasa sayang kepada sahabat. Kyungi-ya harus kau tahu.. aku mencintaimu, Namun aku tak berani menyatakan rasa cinta ini karena aku takut kau tak bisa menerimanya dan kau menjauh dari ku. Kyungie-ya apa kau tak memiliki perasaan yang sama dengan perasan milikku. kyungie-ya,,, saranghae." Batin chanyeol menyatakan apa yang ingin sekali ia nyatakan pada orang disampingnya yang menjadi sahabatnya dan bahkan mengisi ruang kosong dihatinya.
•••
•••
Pagi nan cerah datang dan menandai dimulainya aktivitas kyungsoo. seperti biasa pula kyungsoo memulai hari nya dengan semangat serta senyum yang menempel di raut muka imutnya dan menjadi ciri khas dari dirinya.
From : Giant Chanyeol
Kyungie chagi.. maaf hari ini aku tak bisa berangkat bersama mu. Aku harus datang lebih pagi untuk menyiapkan segala sesuatu untuk pertandingan basket sekolah kita. Jangan lupa sarapan kyungie baby. Dan tonton aku nanti jam 7.30 :*
•••
To : Giant Chanyeol
Arrasseo. Kau juga jangan lupa sarapan chanyeol-ah. Kau harus menang mengerti.! Jangan permalukan sekolah kita!
Kyungsoo's POV
Hari ini aku akan pergi kesekolah sendirian tanpa si tiang listrik karena dia harus berlatih mempersiapkan tim nya untuk pertandingan basket. Bahagia, Tentu aku bahagia karena aku akan berangkat sendiri tanpa ada gangguan darinya. Kupasang headset ku dan ku nikmati setiap alunan musik dari handphone ku. Tak jauh lagi aku akan sampai disekolah ku. Aku begitu senang karena aku tahu hari ini pelajaran akan dimulai dari jam 9 karena pertandingan basket, namun tetap saja gerbang sekolah akan tetap ditutup pada jam 7 tepat. Dan apabila terlambat pasti akan berurusan dengan guru yoon yang seram itu.
Tak jauh dari sekolah tiba tiba terjadi sebuah kecelakaan kecil dan beberapa murid pun mulai berkerumun. Aku pun berlari mendekat dan untungnya tubuhku kecil sehingga bisa mencari celah untuk maju dibarisan kerumunnan paling depan. Aku pun terkejut dan segera membantu orang tersebut.
" jongin sunbae, baekhyun-ah gwenchana" ucapku melihat jongin sunbae mencoba untuk membopong baekhyun dan sepertinya baekhyunlah yang mengalami kecelakaan kecil itu.
" ah kyungsoo-ya… bisakah kau bantu aku membopong baekhyun, aku akan memanggil supir ku untuk mengantar ke rumah sakit. Seperti nya kaki baekhyun cidera yang lumayan" jawab jongin sunbae cemas
" oke jongin sunbae. Kajja baekhyun-ah, perlahan saja baekhyun-ah." Ucap ku pada baekhyun yang sepertinya menahan sakit.
•••
•••
•••
TBC
anaknya chansoo : terima kasih review nya. Chapter 5 is up chingu-ya. Keep review and give advice.
kaisooyy : udah update chingu.. keep review ya dan minta masukannya chingu. Terima kasih.
#maaf chingu ya jika masih banyak kekurangan.
#mohon review chingu-ya please be an active readers chingu-ya
#mohon masukannya juga chingu-ya
#terima kasih sudah mengikuti ff ini. J
