Happy To Have You.

Main Cast : KAISOO-CHANSOO slight KRISTAO

Supporting : Another EXO member.

Genre : 1) HighSchool. 2) Friendship. 3)Romance

Note : Yaoi, Typo bertebaran L

Please be an active readers chingu-ya.. hehe

" mwo? Apa aku melakukan hal salah ?" ucap chanyeol.

" hanya aneh saja. Bukankah kau orang yang sangat cuek" lirih kris

" kyungie ku ikut, jadi aku ikut." Jawab chanyeol santai dan melanjutkan makannya.

" benar… dimana ada kyungsoo pasti ia membawa bodyguardnya" jawab tao dengan nada mengejek.

"YHAA" teriak chanyeol.

Chapter 7.

Sepulang sekolah kyungsoo, jongin dan chanyeol langsung menuju rumah sakit untuk menjenguk sepupu jongin, baekhyun. Chanyeol sebenarnya malas untuk melakukan hal seperti ini terlebih kepada orang yang sama seklai belum ia kenal. Bukan hanya itu, jongin teman sekelasnya yang selalu menempel pada kyungsoo dan bahkan terkadang mencuri pandang pada kyungsoo membuat chanyeol ingin sekali menarik tangan kyungsoo dan membawanya pulang.

" chanyeol-ah… ruang baekhyun ada di ruang nomer 121, kau duluan tak apa kan? Jongin sunbae bisakah sunbae mengantarkan ku ke kantin rumah sakit aku ingin membelikan baekhyun makanan kecil." Ucap kyungsoo dengan nada yang antusias.

"biar aku yang mengantarmu kyungie-ya?" Sahut chanyeol.

" ah tak apa chanyeol-ah. Biar aku yang mengantar kyungoo. Lagi pula aku juga mau membeli minuman untuk kita. Kau duluan saja ok" jawab jongin sembari merengkuh badan mungil kyungsoo dan berjalan meninggalkan chanyeol.

Sementara chanyeol hanya menunjukkan muka kesalnya dan berjalan menuju ruangan dimana baekhyun dirawat. Awalnya ia hendak menunggu mereka berdua untuk masuk ke ruangan baekhyun namun akhirnya ia memberanikan diri untuk masuk terlebih dahulu.

Ceklekk….

Baekhyun's POV

Ceklekk… aku mendengar suara pintu terbuka dan langkah kaki yang semakin dekat menuju arahku, aku tetap tak bergeming dari tidurku karena aku yakin itu pasti dokter yang datang untuk mengecek kondisiku. Aku bingung apa tak ada orang yang peduli padaku sehingga tak ada yang ingin berniat untuk menjengukku. Bahkan orang tua ku yang selalu sibuk dengan urusan bisnis mereka.

" baekhyun-sshi… gwenchanayo " panggil orang tersebut dengan suara bass nya yang aku yakini pasti bukan seorang dokter dan akhirnya aku pun menolehkan tubuhku kearahnya.

" haii baekhyun-sshi" ucapnya lagi menyapaku dengan tangan yang melambai sedada.

" P-park chanyeol sunbae" ujar ku gugup melihat sosok namja yang tengah berdiri didepan ku. Dia merupakan salah satu dari dua namja disekolahku yang tak tertarik pada ku bahkan ketika aku menggunakan raut muka beraegyo imut sekalipun. Namja pertama adalah jongin sunbae yang merupakan sepupu ku sendiri. Dan yang kedua adalah dia, yang aku yakini tak tertarik padaku karena sosok mungil bermata bulat yang selalu ada disekitarnya.

"kau mengenalku baekhyun-sshi?" tanyanya lagi "

" ahh,, sunbae… jongin hyung banyak cerita padaku" sahut ku bohong karena sebenarnya memang aku lah yang banyak bertanya tentang namja jangkung dan tampan ini pada pada jongin hyung.

"bagaimana sunbae tahu aku disini ? apa sunbae datang sendirian?" lanjutku bertanya seraya menengok keseluruh arah dan meyakinkan diriku bahwa ia memang datang sendirian.

" sebenarnya baekhy—"

" ah sunbae…. Bisakah kau mengupas kan jeruk itu untukku sedari tadi pagi aku menginginkannya" lanjut ku memotong pembicaraannya.

Dia hanyak mengangguk dan segera mengupas jeruk tersebut dan aku terus memandanginya melihat secara teliti lekuk wajahnya yang indah tersebut. Jujur dia adalah siswa pertama yang mengacuhkanku selain jongin hyung karena dia sepupu ku. Pada saat itu aku bersumpah pada diriku sendiri bahwa suatu saat aku akan mendapatkan hatinya, walaupun pertemuan pertama ku dengannya tak bisa dikatakan baik karena dia lebih memilih si namja mata burung hantu itu.

"apa kau mau aku suapi ?" sahutnya membuyarkan lamunanku memandangi tubuh indahnya, dan aku pun kaget dengan apa yang ia katakana.

"ne.. boleh sunbae" jawabku antusias karena menurutku ini merupakan kesempatan yang bagus.

Author's POV.

Chanyeol pun membantu baekhyun untuk memakan jeruk nya dan bahkan beberapa kali chanyeol menangkap basah tangan baekhyun yang memegang lengannya erat dan bahkan memintanya duduk disamping nya untuk dipeluk. Namun ia membiarkan hal tersebut walaupun itu membuatnya risih.

"kyungie-ya… kau kemana….. cepatlah… apa kau mau membuatku gila bersama orang mesum ini. Jika tahu seperti ini aku akan menunggu mereka datang untuk masuk bersama sama." Batin chanyeol yang diikuti oleh senyum yang sangat terlihat terpaksa.

Ceklekk….

Setelah membuka pintu, jongin dan kyungsoo kaget dan bahkan kyungsoo membulatkan matanya yang sudah bulat melihat adegan baekhyun yang memeluk erat chanyeol. Mengetahui hal itu chanyeol dengan segera menjauhkan tubuhnya yang sedang dipeluk oleh baekhyun dan terlihat salah tingkah melihat kyungsoo dan jongin yang semakin mendekat kearah chanyeol dan baekhyun.

" apa aku menggangu kegiatan kalian ?" ucap jongin dengan nada yang menggoda.

" hyung….. ! apa kau tak mengenal apa itu mengetuk pintu eoh!" ketus baekhyun

" dan kau,,,, apa yang kau lakukan disini. Aku tak menginginkanmu disini." Lanjut baekhyun sseraya menunjuk nunjuk kyungsoo.

"yha… tak bisakah—"

" annyeong baekhyun-ah… aku datang menjenguk mu dan aku bawa beberapa makanan ringan untuk mu." Jawab kyungsoo memotong omongan jongin yang belum diselesaikan dengan senyum indahnya.

" aku dan kyungsoo datang kemari untuk menjengukmu baekhyun-sshi" lanjut chanyeol

" ah benarkah sunbae… gomawoo…" sahut baekhyun kembali memegang lengan chanyeol.

" wahh kalian terlihat sudah sangat akrab rupanya" lanjut jongin.

Sedang kyungsoo menaikkan sebelah alisnya dan merasakan sedikit sesak didada bagian kirinya melihat kedekatan chanyeol dan baekhyun. Sedang chanyeol menatap kyungsoo yang raut mukanya kini terlihat sedikit sedih.

•••

Dua jam mereka telah mengobrol dan menemani baekhyun yang sedang sakit dan selama itu pula kyungsoo harus melihat kedekatan chanyeol dan baekhyun yang membuatnya merasa sedih dan terabaikan oleh sahabatnya tersebut.

" jongin-ah.. sudah sore, aku izin pulang dulu tak apa kan… aku masih ada beberapa urusan" ucap chanyeol sembari melepaskan lengannya yang sedari tadi dipegang erat oleh baekhyun.

" eh ? diamlah disini untuk beberapa saat lagi saja sunbae… buiingg buiinng." Jawab baekhyun dengan aegyo nya.

" mianhe baekhyun-ah. Aku harus pergi sekarang.. kalau ada waktu aku akan menjengukmu lagi." Jawab chanyeol.

" jinjja jinjja ? oke sunbae. Hati hati dijalan." Lanjut baekhyun.

" gomawo chanyeol-ah sudah meluangkan waktumu untuk menjenguk sepupuku ini." Sahut jongin santai.

Chanyeol hanya mengangguk dan kemudian berjalan menuju kyungsoo dan menggenggam tangan sahabat mungil tersebut yang sedari tadi terlihat murung, dan berjalan keluar.

"kyungsoo-ya" panggil jongin menghentikan langkah chanyeol dan kyungsoo untuk pulang, dan kyungsoo hanya membalikkan badannya.

" hati hati… dan,,, b-besok kutunggu dikantin sekolah ne." lanjut jongin yang balas dengan anggukan kyungsoo sedang chanyeol yang menggenggam tangan kyungsoo dan membelakangi jongin menari satu alisnya heran, serta kembali menarik kyungsoo pulang.

•••

•••

Malam pun tiba dan masih seperti biasa kyungsoo pergi kerumah chanyeol untuk membawakannya makan malam yang telah ia dan neneknya masak dan menemani sahabtnya itu untuk makan malam.

" kyungie-ya… jangan pernah lagi menjenguknya" ucap chanyeol memecah keheningan antara mereka.

" wae?" jawab kyungsoo singkat.

"aku tak suka melihatnya selalu merendahkanmu." Jawab chanyeol

" dan juga.. aku tak suka kau sangat dekat dengan jongin. Apa kau memiliki janji padanya besok siang dikantin ?" lanjut chanyeol dengan nada menginterogasi.

" ahh ituu…"

Flashback on.

"kyungsoo-ya…. Apa hubunganmu dengan chanyeol?" Tanya jongin pada namja imut disampingnya

" kami sahabat,, ani,, kami keluarga" jawab kyungsoo dengan polos.

" tapi aku sering melihatmu selalu membawakan chanyeol makanan kerumahnya" lanjut jongin.

" ahh.. nenek ku selalu memintaku untuk melakukan itu karena ibu chanyeol sangat sibuk dan jarang sekali memasak sunbae." Terang kyungsoo sambil memiilih makanan ringan yang akan dibawanya untuk baekhyun.

" kyungsoo-ya… kau tahu.. ibuku juga jarang memasak bahkan aku sering melewatkan sarapanku." Lanjut jongin namun hanya mendapat balasan berupa kebingungan di raut muka kyungsoo.

"kyungsoo-ya… b-bisakah kau membawakan ku m-makanan juga ?" pinta jongin dengan gugup.

Kyungsoo pun membulatkan matanya mendengar apa yang jongin katakan. Ia tak percaya orang yang selama ini ia kagumi mengatakan hal seperti itu. Dan kyungsoo pun hanya bisa mengangguk dengan wajah polos dan kebingungan tersebut.

"benarkah ? yakso ?" balas jongin dengan senyum yang mengembang dengan indah di bibirnya.

" ne sunbae.. besok jam istirahat datanglah ke kantin sekolah.. aku akan membawakan bekal untukmu sunbae." Jawab kyungsoo dengan polos disertai dengan senyum heart shape indahnya.

"kau benar benar indah kyungsoo" batin jongin.

Flashback off

" yha kyungsoo !" ucap chanyeol menyadarkan lamunan kyungsoo.

" yha… aku bertanya apa kau ada janji dengan jongin besok siang dikantin sekolah eoh ?" lanjut chanyeol dengan nada yang meninggi.

" umm.. aku berjanji membawakan jongin sunbae bekal makanan besok" jawab kyungsoo dengan polos dan kembali berkutat dengan remote televise mencari acara yang bagus.

" MWOO ? andwee… ! kau tak bo—"

"yha chanyeol…. Apa hubunganmu dengan baekhyun ?. Apa kalian pacaran ?" Tanya kyungsoo dengan nada kesal memotong omongan chanyeol. Dan chanyeol mendengar ucapan kyungsoo tersedak makanannya dan membelalakkan matanya.

" no, never ! dia bukan tipeku." Jawab chanyeol dengan nada yang cukup tegas.

" dia bukan tipe mu ? tapi kelihatannya kau sangat menikmatinya ketika ia memeluk mu mesra" jawab kyungsoo dengan sinis.

" yha sudah ku bilang.. dia bu—…. Tunggu…. Apa kau cemburu chagi-ya?" Tanya chanyeol menggoda.

Mendengar perkataan chanyeol seketika wajah kyungsoo berubah merah dan ia pun kembali membulatkan matanya.

"a-anio… aku tak cemburu." Jawab kyungsoo gugup.

Chanyeol yang melihat kyungsoo yang gugup dengan muka memerah nya tersenyum bahagia dan berharap kalau namja mungil yang sedang bersamanya tersebut benar benar cemburu.

" kyungie-ya… dia bukan tipeku… aku sama seklai tak menyukainya kyungie-ya" lanjut chanyeol menjelaskan dengan santai.

" kau selalu mengatakan, dia bukan tipe ku, dia bukan tipeku. Kau tahu, jika kau terus seperti itu tak akan ada yang mau menikah denganmu yeollie-ya" jawab kyungsoo mengejek

"wae ? bukan kah ada kau chagi-ya" lanjut chanyeol dengan senyum sembari merangkul sahabatnya itu.

" aku ? yha forget it.. NEVER" jawab kyungsoo

" never say never chagi-ya" lanjut chanyeol dengan senyumnya.

" yhaa… diamlah !" jawab kyungsoo dengan nada yang meninggi.

" lagi pula aku sudah menyukai seseorang, dan dia orang yang sempurna bagiku" sahut chanyeol dengan senyum aneh nya.

" nugu yeollie-ya ?" lanjut kyungsoo dengan penuh ingin tahu dan mendekatkan wajahnya ke wajah chanyeol.

" haruskah kau tau atau haruskah aku memberitahu mu ?" jawab chanyeol dan dengan cepat mencium pipi kanan kyungsoo. Sedangkan kyungsoo hanya terdiam dengan apa yang baru saja dilakukan oleh chanyeol.

•••

•••

•••

TBC.

kaisooyy : terima kasih chingu… chap 7 is up.. keep reading and give response ching-ya.

nara : terima kasih… mereka Cuma sepupu kok.. maaf kalo banyak typo :D

chansoo : iya ini terinspirasi chingu-ya.. hehe maaf kalo banyak kekurangan.

kyungie : kita lihat nanti akhirnya oke .. kyungsoo jadinya sama siapa .. hehe terima kasih..

WKCS-hyun : gomawo chingu ya.. chap 7 is up.. minta masukannya ya .. :D

kyungiesoo123 : gomawo…. Chap 7 is up… mohon review dan sarannya ya,, untuk alhir nya kita lihat nanti ya chingu… :D

#maaf chingu ya jika masih banyak kekurangan.

#mohon review chingu-ya please be an active readers chingu-ya

#mohon masukannya juga chingu-ya

#terima kasih sudah mengikuti ff ini. J