Happy To Have You.
Main Cast : KAISOO-CHANSOO slight KRISTAO
Supporting : Another EXO member.
Genre : 1) HighSchool. 2) Friendship. 3)Romance
Note : Yaoi, Typo bertebaran L
Please be an active readers chingu-ya.. hehe
" kau selalu mengatakan, dia bukan tipe ku, dia bukan tipeku. Kau tahu, jika kau terus seperti itu tak akan ada yang mau menikah denganmu yeollie-ya" jawab kyungsoo mengejek
"wae ? bukan kah ada kau chagi-ya" lanjut chanyeol dengan senyum sembari merangkul sahabatnya itu.
" aku ? yha forget it.. NEVER" jawab kyungsoo
" never say never chagi-ya" lanjut chanyeol dengan senyumnya.
" yhaa… diamlah !" jawab kyungsoo dengan nada yang meninggi.
" lagi pula aku sudah menyukai seseorang, dan dia orang yang sempurna bagiku" sahut chanyeol dengan senyum aneh nya.
" nugu yeollie-ya ?" lanjut kyungsoo dengan penuh ingin tahu dan mendekatkan wajahnya ke wajah chanyeol.
" haruskah kau tau atau haruskah aku memberitahu mu ?" jawab chanyeol dan dengan cepat mencium pipi kanan kyungsoo. Sedangkan kyungsoo hanya terdiam dengan apa yang baru saja dilakukan oleh chanyeol.
Chapter 8.
Krinngg….
Bel istirahat sekolah membawa kyungsoo menepati janjinya pada jongin untuk membawakannya bekal makan siang. Sesampainya kyungsoo di kantin ia mencari orang dengan kulit tan sexy tersebut, hingga ia melihat namja tan tersebut sedang duduk di meja tengah dengan melambaikan tangannya pada kyungsoo.
" ah sunbae… maaf membuatmu menunggu sunbae" sapa kyungsoo dengan nafas memburunya karena terengah engah.
"gwenchana kyungsoo-ya.." sahut jongin.
" sunbae b-bekal yang kemarin aku janjikan s-sunbae." Lanjut kyungsoo dengan gugp sembari memberikan bekal makanan yang iya bawa.
" woaahh…. Gomawoo kyungsoo-ya …" jawab jongin " ini benar kau yang memasaknya ? " lanjut jongin dengan kedua tangannya membuka tutup kotak bekal makannya.
" ne sunbae.. mungkin tak seenak makanan yang biasa kau makan sunbae." Ucap kyungsoo lirih tak percaya diri dengan masakannya.
" kau tahu… ini enak kyungsoo.. aku sudah lama tak makan masakan rumahan seperti ini.. ini benar benar enak kyungsoo-ya." Jawab jongin sembari memulai melahap makanan pemberian kyungsoo itu.
" jinjja sunbae ? ahhh… untunglah…" jawab kyungsoo lega karena jongin menyukai masakannya.
" ohh ? kau tak makan kyungsoo-ya ?" Tanya jongin melihat namja mungil nan imut didepannya itu tersenyum sendiri melihat dirinya yang melahap bekal makann siangnya dengan semangat.
" aku melihatmu saja sudah kenyang sunbae" jawab kyungsoo asal dengan polosnya.
" ohoh… tidak bisa kemari lah kyungsoo." Lanjut jongin dengan menyuapi kyungsoo.
Kyungsoo dan jongin menikmati makan siangnya dengan canda tawa bersama dimana banyak yeoja maupun namja uke yang ada dikantin merasa cemburu kepada kyungsoo karena bisa berdekatan dengan jongin yang notabennya merupakan idola disekolah karena kelihaiannya dalam dance.
Begitu pula dengan Chanyeol yang melihat kyungsoo sangat bahagia dan tertawa lepas menikmati makan siang bersama jongin dan bahkan membuat chanyeol cemburu dan kesal karena harus melihat sahabat yang mengisi hatinya makan berdua dengan namja yang dikagumi sahabatnya dan saling menyuapi satu sama lainnya.
•••
•••
Chanyeol's POV
" chanyeol-ah" sapa seorang teman namja membangunkan tidur ku. Sebenarnya aku bukan tidur melainkan hanya menenggelamkan kepala ku pada lipatan tangan ku yang kuletakkan dibangku karena kesal mengingat kedekatan kyungsoo dan jongin.
" kau baik baik saja ?" tanyanya lanjut.
Aku pun menolehkan wajahku kepadanya dan ternyata itu temanku yang berkulit tan yang sedari tadi saat jam istirahat menghabiskan waktunya dengan sahabat,, ani,, tapi orang yang ku cintai. Memang saat ini kelas ku kosong dari mata pelajaran matematika karena guru kami berhalangan hadir sehingga kelas ku riuh akan suara teman teman sekelasku.
" hmm ? ada apa jongin-ah ?" jawabku menahan rasa kesalku padanya.
" boleh aku bertanya sesuatu padamu ?" lanjutnya. Dialihat dari raut wajahnya aku mengerti sepertinya ia akan bertanya tentang kyungsoo.
" tentang ? jika itu hanya hal yang kurang penting, tak bisakah kau bertanya nanti saja, aku dalam mood yang kurang bagus hari ini." Jawabku dengan nada datar dan kembali menenggelamkan kepala ku.
" kyungsoo… sepertinya aku menyukainya. Bisakah kau membatuku mendapatkannya. Kau pasti tahu semua tentang nya. Kau kan sahabatnya chanyeol-ah." Lanjut nya. Dan kata kata yang terucap dari mulut jongin berhasil membuat ku menatap nya dengan wajah yang mungkin saat ini tak bisa diartikan. Aku marah, ya aku ingin marah atau bahkan saat ini aku ingin sekali memukulnya dan memintanya untuk menjauhi kyungsoo.
" bagaimana bisa kau menyukainya ?" jawabku dengan mengatur emosi ku agar tak meledak.
" entah.. tapi yang aku tahu aku sudah memperhatikannya sejak dulu dan ia berbeda dari yang lainnya." Jawabnya dengan santai.
Aku hanya terdiam karena aku tak tau apa yang harus aku katakan. Jujur aku tak ingin mengikuti omongan jongin saat ini karena aku tak ingin membantunya untuk mendapatkan kyungsoo. Egois, benar memang egois. Karena aku hanya tak mau kyungsoo menjadi milik orang lain.
" kau,,,,, kau tak menyukainya kan ?" pertanyan itu terlontar dari mulut jongin dan berhasil membuat ku terdiam dan kebingungan.
" t-tidak.. sudahlah lain kali saja kita bicarakan ini. Aku akan ke ruang kesehatan. Aku ingin istirahat jongin-ah" jawabku dengan gugup dan pergi dari kelas untuk menghindari pertanyaan jongin selanjutnya.
•••
•••
Author's POV
" yeollie-ya !" teriak seorang namja memanggil chanyeol dan tentu chanyeol tau betul suara itu dan ia tau betul siapa namja itu karena hanya sahabat mungilnya itulah yang memanggil namanya seperti itu.
" hmm " jawab chanyeol cuek dan menunggu sahabatnya yang sedang berlari kearahnya.
" yha…. Kau mau pulang ? kenapa tak menungguku eoh ? " Tanya kyungsoo dengan ketus pada chanyeol.
" ahh … miann chagi-ya… aku lupa, mungkin efek dari kelaparan ?"jawab chanyeol dengan senyum yang tercetak di wajahnya.
" kau meninggalkan ku hanya karena kau kelaparan ? asshh.. sungguh tak dapat dipercaya.!" Jawab kyungsoo dengan mempoutkan bibirnya dan saat ini ia terlihat begitu menggemaskan bagi chanyeol, meskipun chanyeol sedikit kecewa padanya.
" kajja, aku sudah lapar" lanjut chanyeol.
Mereka pulang sekolah bersama namun suasana serta atmosfir diantara mereka berbeda dari kebiasaan mereka setiap harinya jika pulang sekolah. Biasanya mereka pulang dengan candaan dari chanyeol yang berakhir dengan kesal dari kyungsoo, hari ini berbeda, sepanjang jalan mereka pulang mereka hanya terdiam tanpa ada pembicaraan walau hanya sebuah guyonan.
Chanyeol pun berhenti karena sudah sampai didepan rumahnya sedangkan kyungsoo masih terus berjalan karena rumahnya memang terpaut 4 rumah dari rumah chanyeol.
Kyungsoo's POV
" do kyungsoo !" panggil chanyeol menghentikan langkah ku dank u balikkan badan ku melihatnya .
" ohh ?" jawab ku yang terlihat sedikit canggung , dan sebenarnya aku pun sedikit bingung pada chanyeol karena chanyeol hanya akan memanggil nama asli ku jika chanyeol itu sedang kecewa atau sedang marah padaku.
" apa kau menyukai jongin ?" itulah pertanyan yang dilempar chanyeol padaku dan seperti nya aku mulai memahami mengapa ia sedari tadi mendiamkan ku selama perjalanan pulang dan mengapa ia memanggil nama ku lengkap.
" aku hanya mengaguminya, kau tahu itu chanyeol-ah. Wae ?" tanyaku menyangkal pertanyaan chanyeol. Tapi itu memang jawaban jujur dari ku karena aku hanya mengagumi nya dan tak pernah terbesit di benakku untuk menyukai ataupun mencintai jongin sunbae.
" tapi sepertinya jongin menyukaimu. Seperti nya kau akan semakin dekat dengannya dan tak lama lahi hingga akhirnya kau menjadi kekasihnya. " lanjut chanyeol padaku dengan nada yang datar. Aku tak percaya mendengar apa yang dikatakan oleh sahabatku itu. Entah mengapa aku merasa sakit dibagian dada kiriku mendengar chanyeol mengatakan hal itu begitu mudahnya, sakitnya berbeda dari menyebalkannya sikap chanyeol kepaaku setiap harinya dan ini benar benar nyeri. Dan aku pun memutuskan kembali dan berjalan menuju arahnya.
" yha… apa kau sakit ?" sahutku dan mencoba meraih kening chanyeol untuk mengecek suhunya namun ia memalingkan wajahnya seolah olah tak ingin ku sentuh.
" jongin sunbae,,, orang yang baik, cerdas, kaya, ahh dia juga tampan" lanjutku menggoda chanyeol dengan mencolek colek perutnya untuk mengajaknya bercanda.
" nanti malam tak usah membawakan ku makanan… aku akan makan diluar bersama omma." Iyulah yang dikatakan chanyeol sembari meninggalkanku tak menggubris ajakan ku untuk bercanda dan lanjut melangkahkan kakinya masuk kedalam rumahnya.
" YHAA… AKUU BERCANDA… " aku pun berteriak padanya karena ia sudah terlihat mulai memasuki rumahnya namun ia tak membalas ku. Hingga aku pun memutuskan untuk pulang dan berfikir mungkin dia butuh menenangkan dirinya.
•••
•••
Author's POV
Malam hari nenek kyungsoo tetap meminta nya untuk mengantar makanan pada chanyeol walau kyungsoo sudah menjelaskan pada neneknya kalau chanyeol akan makan malam bersama dengan ibunya diluar. Namun neneknya tak percaya pada kyungsoo karena tadi pagi ibunya menitipkan chanyeol pada nenek kyungsoo karena ibu chanyeol harus mengurus bisnis nya diluar kota selama 3 hari.
To : Giant Chanyeol
Yha… keluar lah … aku ada didepan rumahmu. Nenek menyuruhku memberikan mu makanan untuk makan malam.
•••
From : Giant Chanyeol
Bukankah sudah ku bilang aku akan makan malam bersama omma diluar.
•••
To : Giant Chanyeol
Yha… apa kau membohongiku.. ibumu mengurus bisnis nya diluar kota. Keluarlah cepat diluar mulai membeku.
Itulah adalah message terakhir yang tak mendapat balasan lagi dari chanyeol. Kyungsoo yang masih diluar rumah chanyeol dengan berteriak agar chanyeol keluar walau cuaca malam itu benar benar dingin karena mulai memasuki winter season.
Kyungsoo yang telah lama menunggu chanyeol akhirnya mengeluarkan handphone nya dan melihat ternyata sudah pukul 8 KST. Akhirnya kyungsoo pun menyerah menunggu chanyeol keluar dan perlahan meninggalkan rumah kyungsoo dengan kepala tertunduk. Sedangkan chanyeol hanya melihat miris dari lantai dua rumahnya pada kyungsoo yang terlihat sangat kedinginan meningggalkan rumahnya dengan kepala tertunduk.
•••
•••
Chanyeol yang sedari tadi terlihat gusar dan merasa sudah sangat keterlaluan pada sahabat mungil itu mengambil jaket nya dan keluar rumah menuju rumah kyungsoo.
Bingggg ….
" chanyeol-ah… kau datang ,,, masuklah diluar dingin." Ucap nenek kyungsoo setelah membuka pintu rumahnya dan mempersilahkan chanyeol masuk.
" anio nek.. kyungsoo dimana nek,,, aku ta—"
" bukankah dia sedang ke rumahmu untuk mengantarkan makanan untuk mu.. ia belum kembali chanyeol-ah" sahut nenek kyungsoo memotong omongan chanyeol yang belum diselesaikan.
" mwo ? jinjja nek ?" jawab chanyeol kaget dan meninggalkan nenek chanyeol yang masih bingung apa yang terjadi sebenarnya. Chanyeol mencari kyungsoo panik akrena ia merasa ini salahnya. Chanyeol berusaha untuk mengirimi kyungsoo pesan singkat berkali kali namun tak ada balasan dari kyungsoo. Chanyeol telah menelpon nya namun juga tak ada jawaban.
Hingga akhirnya chanyeol mencoba mencari kyungsoo ke tempat dimana kyungsoo biasa menghabiskan waktu ketika ia sedih mengingat kedua orang tua nya yaitu taman kompleks rumahnya. Dan benar ia melihat kyungsoo disana tengah duduk bersama dengan seseorang yang chanyeol kenal yaitu jongin dan chanyeol pun memutuskan untuk mengawasi mereka berdua. Chanyeol hanya melihat kyungsoo sedikit berbicara dan beberapa kali mengangguk. Hingga akhirnya ia melihat kyungsoo mengangguk ragu dan diikuti dengan jongin mendekatkan wajahnya ke wajah kyungsoo dan mengecup bibir kyungsoo untuk beberapa saat dimana tak ada penolakan dari sahabatnya itu..
•••
•••
•••
•••
TBC
WKCS-hyun : silahkan jedotin saja mereka … apa butuh bantuan chingu-ya ? hehe chap 8 is up .. keep review ya chingu.
kaisooyy : oke terima kasih chingu… chap 8 is up chingu …. Keep review ya.. :D
alexa : chap 8 is up chingu-ya… happy reading…
#maaf chingu ya jika masih banyak kekurangan.
#mohon review chingu-ya please be an active readers chingu-ya
#mohon masukannya juga chingu-ya
#terima kasih sudah mengikuti ff ini. J
