Happy To Have You.
Main Cast : KAISOO-CHANSOO slight KRISTAO
Supporting : Another EXO member.
Genre : 1) HighSchool. 2) Friendship. 3)Romance
Note : Yaoi, Typo bertebaran L
Please be an active readers chingu-ya.. hehe
" bukankah dia sedang ke rumahmu untuk mengantarkan makanan untuk mu.. ia belum kembali chanyeol-ah" sahut nenek kyungsoo memotong omongan chanyeol yang belum diselesaikan.
" mwo ? jinjja nek ?" jawab chanyeol kaget dan meninggalkan nenek chanyeol yang masih bingung apa yang terjadi sebenarnya. Chanyeol mencari kyungsoo panik karena ia merasa ini salahnya. Chanyeol berusaha untuk mengirimi kyungsoo pesan singkat berkali kali namun tak ada balasan dari kyungsoo. Chanyeol telah menelpon nya namun juga tak ada jawaban.
Hingga akhirnya chanyeol mencoba mencari kyungsoo ke tempat dimana kyungsoo biasa menghabiskan waktu ketika ia sedih mengingat kedua orang tua nya yaitu taman kompleks rumahnya. Dan benar ia melihat kyungsoo disana tengah duduk bersama dengan seseorang yang chanyeol kenal yaitu jongin dan chanyeol pun memutuskan untuk mengawasi mereka berdua. Chanyeol hanya melihat kyungsoo sedikit berbicara dan beberapa kali mengangguk. Hingga akhirnya ia melihat kyungsoo mengangguk ragu dan diikuti dengan jongin mendekatkan wajahnya ke wajah kyungsoo dan mengecup bibir kyungsoo untuk beberapa saat dimana tak ada penolakan dari sahabatnya itu..
Chapter 9
Flashback on
Kyungsoo's POV
Sudah satu jam lebih aku menunggu chanyeol keluar membukakan pintu rumahnya untukku, namun aku merasa percuma menunggu chanyeol karena sampai pukul 8 KST chanyeol tak kunjung keluar hingga akhirnya ku pustuskan untuk kembali pulang. Kecewa, ya aku kecewa padanya, aku tak tau apa yang sebenarnya telah kulakukan sehingga membuatnya begitu marah padaku. Bahkan ini kali pertamanya mengacuhkan ku sampai seperti ini.
" kyungsoo." Sapa seseorang didepan ku seolah bertanya apakah ini benar diriku.
Aku pun yang awalnya hanya tertunduk mencoba untuk melihat siapa namja yang memanggilku keheranan tersebut.
" j-jongin sunbae" sahutku sembari melihat ke arah lantai dua rumah chanyeol tepatnya kamar chanyeol karena aku takut ia melihat jongin sunbae yang aku pastikan sebagai alas an mengapa ia marah padaku, dan lalu aku menyeret tangan jongin sunbae menjauh dari pekarangan rumah chanyeol, aku pun tak menyadarinya jika aku menyeret tangan besar jongin sunbae ke taman komplek daerah rumah ku sehingga aku tersadar dengan apa yang ku lakukan aku pun melepas tangan jongin sunbae.
" mengapa kau lepas,,terus saja tarik tanganku kyungsoo-ya" ucap nya dengan nada menggoda sembari menjulurkan tangannya ke hadapanku.
" mianhe sunbae." Jawabku pelan dan duduk di kursi taman.
" apa kau ada masalah kyungsoo-ya ?" sahutnya lalu mendudukkan dirinya disamping ku. Aku hanya menggelengkan kepalaku sebagai balasan ucapannya.
"mengapa kau menggunakan baju setipis ini padahal cuaca sangat dingin malam ini." Lanjutnya sembari menempatkan jaket tebalnya ke punggung ku dan lalu membenarkannya.
" apa kau ada masalah dengan chanyeol ?" lanjutnya.
Aku hanya menganggukkan kepala ku sebagai jawaban ucapannya.
"apa kau mau bercerita padaku" ucap jongin sunbae
" anii" jawabku singkat
Setelah itu suasana diantara kami berdua benar benar sepi tak ada kata yang keluar mulut kami berdua, hingga akhirnya jongin sunbae lah yang memulai pembicaraan terlebih dahulu.
"Kyungsoo ya" ucap jongin sunbae memecah keheningan diantara kami.
" ne sunbae." Sahutku
" aku akan bertanya hal p-penting padamu. Namun kau harus berjanji akan menjawabnya dengan jujur" lanjutnya membuatku sedikit takut, aku takut jika ia bertanya tentang mengapa chanyeol marah padaku, karena aku sendiri tak mau mengatakan jika aku mengira bahwa dialah yang menjadi alasan chanyeol marah padaku.
" j-jika itu memang penting, aku akan menjawabnya dengan jujur sunbae." Jawabku dengan gugup.
" a-aku,,, mencintaimu kyungsoo-ya. Apakah kau mau menjadi namjachingu ku ?" itulah pertanyaan jngin sunbae yang sama sekali tak pernah terlintas dipikiranku. Aku pun menolehkan wajahku yang kaget padanya yang sekarang ini sedang menatapku begitu dalam. Keheningan pun terjadi sekali lagi diantara kami.
"apa kau tak mau menja—"
" mianhe sunbae." Ucapku memotong omongan jongin sunbae sembari menjadi jawabanku atas pertanyannya.
" ahh,, tak apa kyungsoo-ya" sahutnya sembari member ku senyuman yang terlihat sangat terpaksa, dan aku melihat raut muka sedih tercetak diwajahnya.
" bolehkah aku tau alasan mengapa kau menolakku ? apa kau mencintai orang lain" lanjut jongin sunbae bertanya.
" emm.." itulah kata singkat yang tanpa ku sadari dan aku kontrol terucap dari mulutku.
" jadi seperti itu… siapa dia kyungsoo-ya ? apakah dia…. Chanyeol ?" lanjutnya lagi sedikit tercekat. Aku pun tak member jawaban apapun atas pertanyaan tersebut.
" sepertinya benar. Kau mencintai chanyeol" lanjut jongin sunbae. Aku pun kembali menolehkan wajahku ke wajahnya.
" bagaimana mungkin itu chanyeol, sunbae. Bahkan aku bingung dengan perasaan ku" tanpa kusadari air mata lolos mengalir dari mataku.
" aku tak tau perasaan apa yang kurasakan padanya, diacuhkan dalam beberapa jam olehnya membuatku cemas dan khawatir padanya,, hikss … menatap wajahnya sedekat aku menatap sunbae saat ini membuat detak jantungku berdetak lebih cepat,,, hikss… mengetahui ia belum makan malam ini membuatku takut kalau dia akan jatuh sakit. Aku tak tau perasaan apa ini sunbae." Isakan tangis dari mulutku dan air mata yang mengalir deras dari mataku menghiasi setiap ucapan ku menjelaskan perasaanku saat ini.
" itu cinta kyungsoo-ya.. kau mencintainya kyungsoo-ya ." jawab jongin sunbae dengan nada yang menenangkan.
" dia sahabatku sunbae. Bagaimana jika ia memiliki perasaan yang berbanding terbalik dengan perasaan ku terhadap nya, hikss,, hikss" lanjutku menjawab ucapan jongin sunbae.
" anii.. terlihat jelas bahwa chanyeol juga mencintaimu bahkan dilihat hanya dari tingkah lakunya" sanggah jongin sunbae.
" aku tahu benar chanyeol orang seperti apa sunbae dan itu tid—"
Chuu ~
Belum sempat aku menyelesaikan ucapanku, jongin sunbae menempelkan bibirnya tepat pada bibirku dan berhasil membuatku membelalakkan mataku sedang jongin sunbae menutup matanya.
" tenanglah kyungsoo-ya, coba katakan perasaanmu padanya, aga—" ucapan belum selesai tersebut langsung mendapat jawaban dariku berupa dorongan untuk menjauhkan tubuh kami berdua, aku pun bangkit dari dudukku dan berlari meninggalkan jongin sunbae sendiri ditaman tersebut.
Flashback off
•••
•••
Author's POV
Pagi datang dengan hawa yang tak sedingin malam hari, sosok mungil tengah berdiri didepan pintu sebuah rumah menunggu seseorang yang ingin ditemuinya, sosok mungil tersebut menanti sang pemilik rumah dengan menunduk sambil membawa sekotak bekal makanan.
Chanyeol's POV
Ceklekk…..
" apa yang kau lakukan ?" Tanya ku dalam kaget seketika melihat kyungsoo telah berdiri didepan rumahku dan tanpa memandangnya lagi aku melanjutkan langkahku ke sekolah.
" chanyeol-ah… aku membawakan mu bekal karena tadi kau tak datang kerumah untuk sarapan." Itulah perkataan yang keluar dari mulut manis nya sembari memberikan sekotak bekal makanan padaku.
" sudahlah,, aku kenyang. Lagipula disekolah ada kantin, aku bisa membeli makanan disana" jawabku dingin kepadanya dan tetap berjalan.
Sepanjang perjalanan ke sekolah dia tetap mengikuti ku dibelakang bahkan tak bosannya ia menarik serta memainkan bajuku seperti anak kecil yang menggemaskan. Ingin sekali aku menoleh kearahnya dan membalas canda nya tapi memori semalam kembali datang dalam pikiranku dimana ia dengan mudahnya membiarkan seseorang mencium bibir manisnya itu.
" apa mereka sudah berpacaran." Itulah yang selalu terlintas dibenakku sepanjang perjalanan menuju sekolah. Hingga akhirnya kami tiba didepan gerbang sekolah dan ia menarik baju belakang ku dengan keras. Aku pun mendengus dan membalikkan badan ku untuk melihatnya.
" Mwo ? " Tanya ku datar.
" kenapa kau terus mendiamkan ku ? apa salahku ? katakan agar ak—"
" chukkae." Itulah kata yang ku ucapkan padanya untuk memotong ucapannya yang belum sempat ia selesaikan.
" ohh ?" jawabnya dengan raut muka yang bingung.
" kau berpacaran dengan jongin kan…. Chukka do kyungsoo" lanjutku
" chanyeol-ah… aku tak berpacaran dengan jongin sunbae. Apa maksudmu ?" jawabnya dengan raut muka yang tambah membingung
" melihatmu berciuman ditaman dimalam yang dingin, pasti semua orang yang melihat nya pasti akan mengira hal yang sama dengan ku." Jawabku sembari memandang nya yang tengah membulatkan matanya mungkin karena tak percaya aku mengetahui apa yang ia lakukan semalam dengan jongin.
" chanyeol-ah kau salah pah—"
" chanyeol sunbae…." Panggil seseorang dari belakang dengan memegang tanganku erat dan hal itu berhasil membuat kyungsoo menghentikan ucapannya.
" kenapa kau tak kembali menjenguk ku ? padahal kau sudah berjanji padakau waktu itu sunbae." Lanjut namja yang kuketahui bernama baekhyun sepupu jongin, dan ia masih memegang tangku dengan manja.
" mianhe baekkie-ya… aku sibuk dengan tugasku sehingga tak punya waktu menjenguk mu." Jawabku namun masih dengan menatap kyungsoo yang ada di depan ku yang saat ini terlihat terkejut mungkin karena kedekatanku dengan baekhyun.
" ahh,, pantas saja kau tak menjengukku.. kau tahu aku kangen pada mu sunbae,, ayo masuk sebelum bel berbunyi" Lanjut baekhyun sembari beraegyo padaku dan menarik paksa tanganku. Sedangkan aku masih terpaku pada kyungsoo yang saat ini matanya terlihat berkaca-kaca dan terlihat jelas ia menahan tangisnya.
" YHAA,,, PARK CHANYEOL" teriak kyungsoo yang saat ini posisinya agak jauh dari ku karena aku telah melewati gerbang sekolah ditarik oleh baekhyun. Terlihat ia menghapus air mata yang mengalir di pipi chubby nya dan perlahan berjalan menuju kearah ku dan baekhyun.
" maaf jika aku mengganggumu pagi ini, tapi aku hanya ingin memberikanmu bekal ini. Aku tahu sekolah memiliki kantin, setidaknya kau bisa menghemat uangmu hari ini. Dan jika kau tak mau menerima nya karena aku sebagai alasan. Maka terima lah bekal ini dengan nenek yang bangun pagi untuk membuatnya sebagai alasan mu memakan bekal ini." Ucapnya dengan penuh penakanan dan jelas terlihat air mata kembali mengalir di pipi nya dan dengan cepat ia menghapusnya dan berbalik meninggalkan ku dan baekhyun yang memegang tanganku dengan manja.
Marah, ya aku marah pada diriku sendiri karena telah membuatnya menangis hanya karena sikap egois ku yang tak mau mendengarkan alasannya.
" dia benar benar aneh… mata burung hantu yang aneh" kata kata baekhyun itu terdengar jelas melewati telingaku dan jujur aku benci jika ada orang yang menghina kyungsoo.
" jangan pernah katakan hal seperti itu didepan ku… dan berhentilah sok akrab denganku. Karena aku tak mau berada didekatmu." Jawabku pada baekhyun dan melepaskan tangan ku darinya dan berjalan mendahuluinya.
" apa kau mencintainya ?" ucap baekhyun menghentikan langkah ku. Dan aku pun berbalik dan kembali mendekatinya.
" umm.. aku mencintainya… karena dia satu satunya bulan bagiku dan aku satu satunya bintang yang akan selalu ada disampingnya." Ucap ku dengan penekanan yang tegas dan kembali melanjutkan langkahku meuju kelas.
" apa kau yakin hanya kau satu satunya bintang yang ada disisinya sedangkan faktanya jika kita melihat dimalam hari di sekitar bulan bukan hanya ada satu bintang?" sahutnya dengan nada yang datar namun apa yang ia katakan tak kudengarkan dan kembali melanjutkan langkahku menuju kelas.
•••
•••
•••
•••
TBC
#kaisooyy : aku pun kaisoo shipper, dan disini aku juga lebih suka chansoo.. haha seperti nya harus rela kyungsoo untuk chanyeol disini.. :D … chap 9 is up … keep review ya chingu.
#kyungiesoo123 : terima kasih chingu-ya… chap 9 is up semoga menghibur.. hehe keep review ya..
#WKCS-hyun : haha semoga mereka bahagia … dikehidupan nyata juga tak apa,, heehe.. chap 9 is up … keep review chingu-ya.
#anaknya chansoo : iya chingu-ya… terima kasih … chap 9 is up happy reading and give review ya..
#maaf chingu ya jika masih banyak kekurangan.
#mohon review chingu-ya please be an active readers chingu-ya
#mohon masukannya juga chingu-ya
#terima kasih sudah mengikuti ff ini. J
