Happy To Have You.

Main Cast : KAISOO-CHANSOO slight KRISTAO

Supporting : Another EXO member.

Genre : 1) HighSchool. 2) Friendship. 3)Romance

Note : Yaoi, Typo bertebaran L

Please be an active readers chingu-ya.. hehe

" apa kau mencintainya ?" ucap baekhyun menghentikan langkah ku. Dan aku pun berbalik dan kembali mendekatinya.

" umm.. aku mencintainya… karena dia satu satunya bulan bagiku dan aku satu satunya bintang yang akan selalu ada disampingnya." Ucap ku dengan penekanan yang tegas dan kembali melanjutkan langkahku meuju kelas.

" apa kau yakin hanya kau satu satunya bintang yang ada disisinya sedangkan faktanya jika kita melihat dimalam hari di sekitar bulan bukan hanya ada satu bintang?" sahutnya dengan nada yang datar namun apa yang ia katakan tak kudengarkan dan kembali melanjutkan langkahku menuju kelas.

•••

•••

Chapter 10

Chanyeol's POV

Kringggg…

Mendengar bel istirahat berbunyi, aku pun bangkit dan pergi menuju ruang kelas kyungsoo untuk meminta maaf padanya, karena aku menyadari bahwa pagi ini aku sudah benar benar keterlaluan padanya bahkan membuatnya menangis. Kyungsoo adalah orang yang tidak akan menangis didepan umum jika itu bukan karena masalah yang benar benar membuatnya sakit ketika memikirkannya, dan membuatnya menangis jujur saja benar benar membuatku merasa sangat bersalah.

Aku tengah berdiri didepan kelas kyungsoo namun didalm kelas kyungsoo sudah tak ada orang satupun. kantin, ya hanya itu yang aku pikirkan karena sudah pasti ia akan pergi kesana untuk makan siang. Sesampainya di kantin, benar aku melihat nya tengah duduk menikmati makan siang nya dengan terburu buru dan makan siang tersebut dalam porsi yang sungguh banyak. Ya, itulah yang akan dilakukan oleh kyungsoo ketika ia benar benar merasa sedih maupun tertekan. Ia menghilangkan kesedihannya dan meluapkannya dengan makan dalam porsi yang begitu banyak dengan ritme kunyahan yang begitu cepat. Tepat didepan tao aku bisa melihat kris, sedangkan tao ada disamping kyungsoo dengan mengelus lembut rambut kyungsoo.

Baru kumajukan langkahku menemuinya untuk meminta maaf, langkahku terhenti ketika melihat jongin datang dan duduk tepat didepan kyungsoo. Dapat terlihat oleh pupil mataku jongin berbicara pada kyungsoo sedang kyungsoo terus saja menunduk sembari melahap makan siangnya. Hingga akhirnya niat ku untuk menemuinya dan meminta maaf ku urungkan dan kembali kelasku ketika aku melihat kyungsoo menatap jongin dengan senyum indahnya serta menghapus air mata yang mengalir dipipinya sedang jongin mengacak acak rambut kyungsoo.

Author's POV

Kyungsoo bersama dengan couple yang tak pernah lepas kris dan tao tengah duduk menikmati makan siangnya di kantin, dan terlihat tao sedang mengelus lembut rambut kyungsoo yang sedari tadi melahap makanan nya dengan menangis walau tangisan tersebut tak berisak.

" kyungsoo-ya… berhentilah menangis makanlah dulu." Ucap tao menenangkan kyungsoo sembari mengelus rambutnya

" yha kyungsoo,, apa ini benar kau ? apa tubuh mungilmu mampu menampung makanan sebanyak ini ?" sahut kris dengan menganggukan kepala nya tak percaya dan mendapat balasan berupa injakan pada kakinya oleh sang kekasih tao..

" tentu …. Ini adalah cara terbaik jika aku sedang dalam mood yang tidak bagus seperti ini.. dan SUNBAE,,, diam saja" jawab kyungsoo sembari menunjuk nunjuk kris yang duduk didepan tao dengan sendok nya.

"arasseo arasseo …. Tak ku sangka kau mengerikan juga ketika marah." Lanjut kris dengan kekehannya, dan langsung saja ia mendapatkan deathglare baik dari kyungsoo dan juga tao.

Tak lama berselang jongin datang dengan nampan makanannya dan langsung duduk disamping kris dan itu tepat didepan kyungsoo.

" apa kau sedang proses menggemukkan badan kyungsoo-ya ? " Tanya jongin memulai pembicaraan pada mereka, kyungsoo tak membalas apa yang dikatakan jongin sedangkan tao hanya menggelengkan kepalanya pada ucapan jongin.

" kyungsoo-ya,,, maaf semalam aku menc—"

" sunbae…. Aku tak tau harus menjawab seperti apa,,,, bisakah tidak membahas hal yang terjadi semalam." Sahut kyungsoo memotong pembicaraan jongin dengan menatap nya sehingga jongin melihat jelas bahwa ia sedang menangis.

" L-lalu,, mengapa kau menangis k-kyungsoo ?" Tanya jongin lagi.

" ini karena mood nya sedang buruk,, chanyeol mengabaikannya dan kata tao tadi pagi mereka bertengkar" bisik kris pada jongin namun terdengar oleh tao dan juga kyungsoo, sehingga tao menghadiahkan pukulan kecil pada dahi kris.

" ah,, jadi benar kau mencintainya kyungsoo-ya." Lanjut jongin, yang sontak membuat tao dan kris melebarkan matanya kearah tao karena tak mengerti arah pembicaraan jongin.

" a-apa maksudnya sunbae " Tanya tao yang terdengar shock pada jongin. Namun jongin tak mengindahkannya dan tetap memandang ke arah kyungsoo.

" bukankah aku sudah mengatakan nya padamu agar kau mengungkapkan nya pada chanyeol kyungsoo-ya." Lanjut jongin.

" apa yang harus ku ungkapkan padanya, bahkan aku tak paham dengan perasaanku sendiri." Jawab kyungsoo dengan mulut penuh makanan.

" katakan padanya bahwa kau mencintai nya, mencintai nya sebagai seseorang yang akan membangun sebuah ikatan keluarga, bukan mencintai nya sebagai sahabat kyungsoo-ya. Dan aku percaya bahwa chanyeol pun merasakan hal yang sama sepertimu kyungsoo-ya." Lanjut jongin, dengan nada yang lebih santai dan bahkan sekarang lebih menenangkan.

" ahh.. kalau itu masalahnya, aku setuju dengan jongin. Karena terlihat dari cara chanyeol memeperlakukanmu seperti seorang kekasih bukan seorang sahabat." Celetuk kris dengan cuek nya dan perkataan kris berhasil membuat kyungsoo menghentikan acara makannya, karena kyungsoo tau jika kris adalah orang yang bisa memperkirakan sikap orang lain dengan baik.

" kris hyung…. Apa maksudmu ?" Tanya kyungsoo dalam tundukknya sambil menelan makanan yang ada dimulutnya.

" chanyeol mencintaimu,, itu maksudku." Jawab kris

" bagaimana hyung bisa tau ?" lanjut kyungsoo

Kris menghela nafas panjang dan melanjutkan penjelasannya.

" tentu aku tau ia mencintaimu, bagaimana mungkin ia diam diam memotret mu tanpa kau ketahui, dia selalu mengantar serta menjemputmu ke sekolah, selalu menulis namamu dalam buku tulisnya dan banyak lagi hal gila yang ia lakukan berhubungan denganmu yang akan membuatku mati kekeringan jika harus menjelaskan semuanya kyungsoo." Jelas kris dengan penuh perhatian pada kyungsoo.

Kyungsoo yang mendengar hal tersebut kyungsoo membulatkan matanya yang sudah bulat dalam tundukknya tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh kris. Kyungsoo juga tau kris bukanlah tipe orang yang suka berbohong dan selalu mengatakan sesuatu sesuai dengan apa yang ia lihat serta ia ketahui, karena itulah tao sahabatnya mencintai kris.

" coba kau ungkapkan semua perasaan mu pada nya kyungsoo-ya, perasaan yang selalu membuatmu sedih jika ia mengacuhkan mu, perasaan kesepian jika ia tak disampingmu, perasaan marah jika ia memberi kabar, jangan menyangkal perasaanmu sendiri kyungsoo-ya." Lanjut kris menasehati kyungsoo, karena bagi kris kyungsoo sudah seperti adiknya sendiri.

" dan maaf jika chanyeol menjauhi mu karena aku kyungsoo-ya" sahut jongin

" aniya,,, aniya sunbae…. Aku yang seharusnya meminta maaf padamu karena aku tak bisa membalas perasaan mu sunbae." Jawab kyungsoo dan memandang jongin.

Tao yang sedari tadi masih mencerna serta memahami arah omongan ketiga orang didepannya semakin frustasi dan mengacak rambutnya mendengar ucapan kyungsoo bahwa ia menolak jongin.

"MWO…. Apa jongin sunbae menyatakan cinta padamu kyungie-ya ? wae ? kapan ? bagaimana bisa ? sejak kapan kalian memiliki kedekatan ?" Tanya tao membombardir kyungsoo.

" semalam, tao " jawab kyungsoo singkat.

"dae-daebak.. lalu apa benar kau meno—"

" mianhe jongin sunbae." Lanjut kyungsoo memotong omongan tao karena ia tau pasti akan sangat panjang jika menuruti omongan sahabatnya itu.

" gwenchana kyungsoo-ya… jadi katakana pada chanyeol perasaan mu yang sebenarnya, ne !" lanjut jongin dengan memberikan kyungsoo senyum yang ia paksakan.

"a-arasseo, aku akan mencobanya sunbae." Jawab kyungsoo.

"dan katakan padanya, jika ia menolak mu maupun menyia-nyiakan mu, aku tak akan segan untuk mengambil mu dari nya dan merebut semua perhatianmu dari nya." Lanjut jongin sembari mengacak-acak rambut kyungsoo sedang kyungsoo membalas nya dengan sebuah senyuman indah yang menunjukkan heartshape lips nya sembar mengusap air mata yang berada di pipinya.

Mereka pun tertawa bersama kecuali tao yang masih mengacak – acak rambutnya sendiri karena ia merasa bahwa hanya dirinya yang tak tau apa apa tentang masalah sahabat nya itu.

Serasa mendapatkan dukungan serta masukan dari orang orang yang ia sayangi kyungsoo memutuskan untuk mencoba menyatakan apa yang ia rasakan pada chanyeol.

•••

•••

Malam tiba dengan keindahan yang berhias bulan dan ribuan bintang dilangit, kyungsoo tengah berada dirumah chanyeol seperti biasa mengantar makanan untuknya. Namun chanyeol tak kunjung menemuinya walau omma nya sudah mengatakan padanya bahwa kyungsoo mencarinya.

" kyungsoo-ya,,, apa kalian bertengkar ?" Tanya ibu chanyeol yang saat itu sudah pulang dari bisnisnya diluar kota.

" ne, ahjumma" jawab kyungsoo menunduk.

" benar saja anak itu bertingkah kekanakan. apa masalah nya kyungsoo-ya ?" Tanya ibu chanyeol kembali.

" a-aku pun tak tau ahjumma. Maka dari itu aku hendak bertanya padanya ahjumma." Jawab kyungsoo bohong

"ia bilang ia sedang belajar dikamarnya. Pergilah ke kamarnya kyungsoo-ya" ucap ibu chanyeol sembari mengelus rambut kyungsoo.

" ne ahjumma, terima kasih ahjumma."

Kyungsoo pun beranjak dari duduknya menaikki tangga menuju lantai dua rumah chanyeol hendak menemui chanyeol dikamarnya. Ternyata kamar chanyeol dalam keadaan terkunci sehingga kyungsoo tak bisa masuk.

Tokk.. tokk.. tokk..

" chanyeol-ah… bisakah kau membuka pintu nya ?" ucap kyungsoo bertanya.

" aku sibuk, kau tahu kan 3 bulan lagi ujian akhir, aku sudah tingkat terakhir, aku harus belajar." Sahut chanyeol dari dalam kamarnya sedikit berteriak.

" sebentar saja chanyeol-ah. Aku berjanji jika kau tak suka aku tak akan mengganggumu lagi." Lanjut kyungsoo memelas.

" sudah ku katakana aku tak punya waktu.. aku harus belajar.. pulanglah kau mengganggu belajar ku." Jawab chanyeol yang sekarang suaranya lebih ke berteriak.

Kyungsoo yang geram karena chanyeol tak kunjung membuka pintu kamarnya pun tersulut emosi nya dan menggedor pintu kamar chanyeol membabi buta.

" YHAA… PARK CHANYEOL…. Cepat buka pintu nya atau ku dobrak pintu kamarmu." Teriak kyungsoo. Tak ada jawaban dari chanyeol kyungsoo pun semakin geram dan terus berteriak mengancam akan mendobrak pintu kamar chanyeol.

" YHAAA…. CEPATT BUKA" lanjut kyungsoo sambil mendobrak pada pintu kamar chanyeol.

" silahkan kau dobrak …. Kau tak akan bisa mendobrak pintu itu dengan badan mu—"

BRAKKKK….

Belum selesai chanyeol berucap pintu kamar chanyeol telah berhasil terbuka dengan cara didobrak oleh kyungsoo. Chanyeol yang tak percaya bahwa sahabat mungilnya ternyata memilliki kekuatan yang cukup besar untuk mendobrak pintu kamarnya lalu melirik kyungsoo yang tengah berjalan menuju arahnya dengan tampang marahnya.

" MWOO… kau belajar …. Ini yang kau sebut belajar… bermain game komputer, wahh dengan komik ditangan mu dan berbagai cemilan di dekat mu,,, kurasa ujian mu akan berjalan dengan sangat baik park chanyeol " marah kyungsoo sambil menunjuk nunjuk sesuatu yang disebut oleh kyungsoo.

" aku menghentikan belajar ku karena suaramu sangat mengganggu, arra." Tambah chanyeol dengan nada yang serupa. Kyungsoo yang berasa disentak oleh chanyeol menahan air matanya agar tak mengalir begitu mudahnya.

" MWO…. Aku mengganggumu … kau gila … sedari tadi aku berteriak dan kau malah ber—" belum selesai kyungsoo marah, kyungsoo kaget melihat di sepanjang dinding dinding kamar chanyeol tertempel begitu banyak foto dirinya yang tengah terfoto sendiri dan bahkan ketika berfoto bersama dengan chanyeol. Menyadari hal itu , air mata kyungsoo berhasil mengalahka pertahanan nya dan mengalir di pipi nya.

" aishh bagaimana aku lupa dengan foto foto ini." Batin chanyeol melihat kyungsoo yang sudah menangis dan menunduk setelah melihat semua foto foto nya yang tertempel rapi di setiap dinding kamarnya.

" jahat,,,, hikkss ,,, kau jahatt chanyeol-ah.. jahat…hiks" itulah yang terus dikatakan oleh kyungsoo berulang ulang dalam tangisnya sembari memukul pelan dada chanyeol yang tengah berdiri di hadapannya.

" a-apa kau hikss …. mencintaiku ? Tanya kyungsoo dengan tangisnya mencoba mendongakkan kepala nya menatap mata chanyeol.

" a-apa kau hikss ,,, mencintaiku ? Tanya kyungsoo kembali karena tak ada jawaban dari chanyeol.

Tetap tak ada jawaban dari chanyeol kyungsoo kembali memukul mukul dada chanyeol pelan tetap dengan tangisnya, hingga akhirnya kedua tangan kyungsoo tertangkap oleh tangan besar chanyeol dan menarik nya kedalam pelukan.

" mianhe… mianhe kyungsoo-ya" ucap chanyeol lirih dengan memluk kyungsoo

" mengapa kau tak mengatakannya ?" terus kyungsoo yang tetap menangis..

" mianhe… aku akan mencoba membuang perasaan ini kyungsoo-ya,, kau tak perlu khawatir untuk ini." Jawab chanyeol, dimana kini ia telah meneteskan air mata nya dan melepas pelukannya dengan kyungsoo dan membelakangi kyungsoo.

Kyungsoo yang mendengar itu terdiam dan takut apabila chanyeol benar benar akan melupakan rasa cintanya pada kyungsoo.

"chanyeol-ah,,, aku men—"

" sudah saat nya aku melepas mu kyungsoo-ya,, kau,,, bulan yang selalu menemaniku selama ini. Aku akan melepasmu." Lanjut chanyeol memotong omongan kyungsoo.

" dan kau bintang yang selalu ada untukku chanyeol-ah… bukankah kau pernah berkata akan selalu ada di sampingku, bersamaku –"

" coba kau lihat keluar,,,, disekitar bulan begitu banyak bintang yang menemaninya bukan hanya satu." Jawab chanyeol mencopy apa yang baekhyun katakana padanya pagi tadi.

" dan kau sekarang sud—"

" setidaknya jadilah bintang yang paling bersinar disisi bulan itu park chanyeol" kali ini kyungsoo yang memotong omongan chanyeol. Dan chanyeol tersentak kaget dengan apa yang kyungsoo katakan dan membalikkan badannya menghadap kyungsoo yang menunduk perlahan mengangkat kepalanya.

" aku mencintai mu park chanyeol,, mencintaimu bukan sebagai sahabat,,, aku mencintaimu sebag—"

Chuu…. :*

Chanyeol memotong omongan kyungsoo dengan memberi kecupan hangat dibibir kyungsoo dalam tangisnya. Melihat hal tersebut dari pintu yang sedikit terbuka ibu chanyeol tersenyum kecil, karena memang ibunya sudah dari dulu berharap bahwa kelak kyungsoo akan selalu menemani chanyeol dalam hidupnya.

" saranghae,,,,, saranghae do kyungsoo…. " itulah yang diucapkan chanyeol setelah ia menyudahi kecupannya dibibir kyungsoo. Kyungsoo memluk badan tegap chanyeol dan chanyeol pun membalasnya dengan mengeratkan pelukan tersebut.

" nado,,, nado saranghae,, park chanyeol… " sahut kyungsoo.

Malam itu menjadi malam paling membahagiakan bagi chanyeol serta kyungsoo karena mereka resmi menjadi sepasang kekasih….

Keesokan harinya pada sabtu malam kyungsoo meminta chanyeol untuk berjalan jalan sebagai kencan pertama mereka.

From : my baby soo

Chanyeol-ah,, bisakah kau datang ke planetarium dekat sekolah. Aku menunggu mu, 15 menit apakah cukup untukmu datang kesini. Hehe.

•••

To : my baby soo

Arraseo chagi-ah… tunggulah sebentar, ne.. :*

Chanyeol pun bergegas mengganti pakaian nya dan mengambil jaket tebal nya untuk segera pergi ke planetarium dekat sekolah mengingat sekarang telah memasuki winter season. Tak lama kemudian ia memasuki planetarium dan benar ia menemukan kyungsoo disana tengah memandangi langit malam yang indah dimusim dingin ini.

Greepp…

" apa aku lama chagi-ya ?" Tanya chanyeol sembari memeluk kekasihnya tersebut dari belakang.

" anii…" jawab kyungsoo singkat

" kenapa kau mengajakku kesini,, apakah ini akan menjadi kencan pertama kita chagi-ya ?" Tanya chanyeol menggoda kyungsoo.

" hmm… bisa dibilang seperti itu chanyeol-ah" jawab kyungsoo.

" chanyeol-ah…. Menurutmu berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi bintang yang jatuh menyentuh bumi ?" Tanya kyungsoo yang masih dipeluk oleh chanyeol dari belakang sembari menatap barisan bintang dilangit malam.

" umm ? entahlah …. 100 tahun,, atau mungkin seribu tahun.." jawab chanyeol yang masih mengikuti arah pandang kyungsoo.

" begitu pula dengan rasa cintaku untukmu chanyeol-ah… aku akan mencintaimu sama seperti bintang yang jatuh ke bumi" lanjut kyungsoo.

" benarkah … kau akan mncintaiku selama 100 tahun atau bahkan 1000 tahun ?" Tanya chanyeol yang saat ini seperti akan meleleh mendengar perkataan kyungsoo.

" ne.. bahkan jika lebih dari itu aku akan tetap mencintaimu." Jawab kyungsoo. Mendengar jawaban kyungsoo chanyeol tersenyum dan membalikkan badan kyungsoo menghadap nya.

" waahhh …. Seperti ini kah cara seorang kyungsoo menyatakan cintanya" goda chanyeol yang menimbulkan rona merah di wajah kyungsoo.

" aku tidak sedang menyatakan cinta… aku hanya,,, eemmm… yha sudahlah lupakan." Lanjut kyungsoo bingung.

" chagi-ya… dengarkan aku baik baik." Ucap chanyeol dan kyungsoo pun menatap dalam mata chanyeol

" kyungsoo-ya,, kau hanya akan mendengar ini setelah 40 atau bahkan 50 tahun lagi." Ucap chanyeol

" saranghae do kyung soo" lanjut chanyeol

Setelah mengatakan hal itu chanyeol pun memberikan sebuah ciuman pada kyungsoo melihat kyungsoo telah memejamkan matanya, chanyeol pun melakukan hal sama dan member lumatan lumatan halus yang juga dibalas oleh kyungsoo.

" nado saranghae park chanyeol " ucap kyungsoo disela sela ciuman hangat mereka.

•••

•••

•••

•••

FIN

This is the end of the story… thanks to everyone who had follow this story … see you in the next FF… maaf kalo endingnya terlalu cepet dan juga memaksa.. :D

# kaisooyy : chap 10 (end) is up chingu .. hehe … oke chingu … kaisoo ff nya masih proses… :D

#anaknya chansoo : chap end sudah update chingu … ini chansoo nya .. terima kasihh

#WKCS-hyun : chap 10 (end)is up chingu … hehe terima kasih … ini happy ending kok … :D

#kyungiesoo : terima kasihh …. Ini udah update maaf kemarin tak update … :D

#masistamoza : hehe terima kasih masukannya chingu.. kedepannya akan dibuat lebih panjang lagi chigu-ya… :D

#kyungie : hehe chap end is up ,,, thanks chingu-ya

#chansoo : siap chingu paham … terima kasih masukannya…

#kyungsooxeveryone : terima kasih chingu-ya… di ff selanjutnya akan dibuat lebih panjang.. tunggu di ff selanjutnya ya chingu… :D