WE ARE SHINOBI
Disclaimer : 1. Naruto by Mashashi Kishimoto
2. Highschol DxD oleh Kepala Ishibumi
Storie by :
WARNING : Cerita Gaje, OOC, EYD tidak pada tempatnya, Typo berserakan dan segala kesalahan. Tidak Suka Klik Back.!
RINNEGAN NARUSASU / SHARINGAN NARUSASU / ASHURA & INDRA MODE NARUSASU
RINGKASAN :
Perang Dunia Shinobi Ke 4 telah usai dimenangkan oleh Aliansi Shinobi, Madara mengakui kekalahannya dan memberikan Rinnegannya kepada Naruto karena takut akan ada orang yang menyalah gunakan kekuatannya lagi. 2 Tahun setelah perang dunia shinobi ke 4 usai, 2 Pahlawan Dunia Shinobi harus rela meninggalkan keluarga serta orang-orang yang dicintai demi mengemban sebuah misi mendamaikan dunia yang dihuni oleh makhluk-makhluk dari Rikudou Sennin.
KETERANGAN DALAM BICARA
"Waktu" = Jutsu
'Dobe' = Berpikir Manusia
"Dobe" = Manusia Berbicara
"Gaki" = Bijuu / Monster Talking
'Bocah' = Bijuu / Monster Thinking
(Dobe) = Efek Suara
Balasan Reviews :
toro kun : Arigatou senpai, saya akui berserakan typonya, saya saja sedikit kecewa dengan keteledoran saya.
Uzumaki Haris : Sip senpai, soal Romance itu nanti saya pikirkan lagi, saya sadar mafia pun butuh cinta hehehe. apalagi NARUSASU. tapi tidak akan membuat jadi sebuah Pair, bisa dibilang seperti halnya Naruto dan Shion di Negara Iblis. :)
thiyahrama : Chapter 4 akan terjawab kenapa Sasuke sangat OOC, di Chapter ini sudah terjawab sedikit jika pernah nonton Sasuke vs Itachi :v
Untuk reader yang lain, seperti : Uzunamichisen Ootsuki, .94695459, Hi ada Ketsu, uzumaki megami, Tara475,
The KidSNo Oppai, ara dipa, Kazehaya Eito, Uchiha Pratama, Guest, ero, David997, uzuuchi007, Uzumaki, Penutup (Baca dalam bahasa Inggris), wsusanto96, Uzunamichisen Ootsuki, Seneal, azuramod, Sekarang DIPA dan Miftakhul827 Arigatou Gozaimasu telah mampir ke karya gaje saya ini, saya sangat terharu dengan respon positifnya minna. Arigatou.
Oke lanjut saja tanpa memperpanjang mukadimah (plak), inilah chap 3 author persembahkan kepada Reader tercinta, yang update bahkan belum sampai 24 jam interval waktunya dengan chapter 2. hehehehehe.
Chapter 3 : Naru-Sasu vs Riser and Peerage.
WE ARE SHINOBI.
Terlihat di sebuah stadion sepak bola yang tengah dijadikan arena tempat pertarungan antara Iblis yang berjumlah 16 orang dengan 2 orang manusia yang memakai topeng Rubah dan Elang. Sedangkan disudut lapangan terdengar gemuruh sorak dari para penonton yang akan melihat pertarungan dua orang manusia melawan 16 iblis sekaligus, tentunya para penonton ini ada yang menganggap remeh kedua manusia tersebut. Ada juga yang melihat serius dan ada pula yang melihat khawatir mereka seperti Rias dan Sona serta para Peerage mereka berdua.
Terlihat tempat berdirinya kedua belah pihak yang akan bertarung itu gawang ke gawang, NaruSasu digawang A dan Riser beserta Peeragenya di gawang B (layaknya pertandingan sepakbola).
Angin bertiup sepoi-sepoi meniup rambut Kitsune dan Taka menambah kesan keren untuk NaruSasu tapi sayang, kesan keren tersebut ada cacatnya dimata para iblis wanita yang sangat penasaran wajah dua orang manusia yang tertutup topeng.
"Hajime" Teriak Graifya memberikan aba-aba untuk memulainya pertarungan.
Tampak ke-14 peerage Riser mulai berlari menjadi dua kelompok. Setiap kelompoknya terdiri dari 7 orang Iblis wanita yang terdiri dari 1 Rook, 1 Bishop 1 Knight dan 4 Pawn di setiap kelompoknya, Sedangkan satunya wanita yang bernama Yubellina menjadi bidak Queen dari Riser Phenex tetap berdiri disamping Kingnya, Riser yang tengah duduk santai sambil menaruh sebelah kaki diatas lututnya sebelah lagi duduk santai diatas singgasanya. Tentunya dengan pandangan remeh terhadap Kitsune dan Taka.
(Author bikin Ravel tidak masuk kedalam Peerage Riser).
Flashback sebelum Graifya mengucapkan Hajime.
Disisi Riiser, tampak Riser tengah memperbincangkan strategi kepada para Peeragenya.
"Aku tidak tau apa yang dipikirkan oleh Lucifer-sama dengan menyuruhku melawan 2 orang manusia rendahan disana, karena ini ditempat terbuka, aku ingin kalian menyelesaikannya dengan cepat, aku ingin segera merobek keperawanan Rias sialan itu, terlihat pengecut memang 7 lawan 1, tapi masa bodo dengan semua ini. Kalian bagi jadi dua kelompok, setiap kelompok diisi oleh 7 orang, masing-masing 4 pawn, 1 bishop, 1 knight dan satu 1 rook. Kalian mengerti." titah Riser panjang kali lebar kepada Peerage nya.
"Ha'i / Wakatta / Siap Riser-Sama" Ucapa keseluruhan Peerage Riser secara bersamaan kecuali Yubellina yang berdiri disamping Riser. Dan Para Peerage Riserpun mulai berbalik badan membelakangi Riser dan Yubellina.
Flashback Off
Kembali kesisi dua tokoh utama kita.
"Jadi mereka berniat memisahkan kita ya" ucap Kitsune kepada temannya.
"Apa kau takut" sindir Taka kepada lawan bicaranya aka Kitsune.
"Jangan meremehkanku teme" sungut Kitsune tidak terima dengan tudingan tersebut yang mengatakan dia takut, yang benar saja Madara dan Kaguya berjuta kali lebih mengerikan ketimbang orang-orang yang tengah berlari kearah mereka. Itulah yang dipikirkan Kitsune aka Naruto.
"Baiklah jika begitu, selesaikan dengan cepat ya teme, aku sudah jenuh mendengar pria yang duduk disana mengoceh mengatakan kita manusia rendahan, seperti dia bukan manusia saja". Gerutu Naruto melihat dan mengingat hinaan Riser. Ucapan Naruto tersebut hanya mendapat anggukan pelan dari Sahabat nya yaitu Sasuke.
"Baiklah, ayo berdansa, tunjukan kepada dunia ini bagaimana cara Shinobi bertarung" ucap Naruto sambil menyeringai dibalik topeng mereka.
(SWUUSS) Dan tiba-tiba NaruSasu sudah menghilang dari tempat mereka berdiri dengan jaring gawang yang putus efek dari pergerakan cepat NaruSasu.
"Me... Me... Reka menghilang" Teriak kekagetan para penonton yang membulatkan mata mereka, 'kemana mereka' pikir semua penonton termasuk Yondai Maou Rias dan Peerage juga para Petinggi-petinggi Iblis yang kaget melihat NaruSasu sudah menghilang dari tempat mereka berdiri.
Dilain tempat kedua kelompok Riser yang berjumlah 7 iblis wanita pertiap kelompoknya tampak hendak mencapai garis tengah lapangan sepakbola, tapi tiba-tiba.
(BUGH) (BUGH) (BUGH)
(BUGH) (BUGH) (BUGH)
dalam 2 detik ke 14 iblis wanita tersebut tumbang secara bersamaan dengan kembalinya NaruSasu ketempat mereka tadi berdiri.
Para penonton yang awalnya bergemuruh bersorak-ria tiba-tiba langsung terdiam, stadion hening, para iblis tersebut sangat shock melihat apa yang terjadi dihadapan mereka, para Peerage Riser yang mereka elu-elukan tadi telah tumbang hanya kurang dari 5 detik. Itu benar-benar membuat mereka shock. Sedangkan Riser dan Quennya Yubellina diseberang gawang yang berhadpan dengan NaruSasu melototkan mata mereka shock melihat Budaknya sudah pada tumbang semua.
"A... A.. Apa yang sebenarnya terjadi?" ucap Sirzechs memecahkan keheningan setelah tersadar dari rasa shocknya. Tapi tak ada yang menjawab satupun.
Tampak Sona, dan Rias dan Peerage mereka sedang tertegun dengan wajah yang sudah pucat melihat takut kearah para Peerage Riser sudah tumbang dalam sekejap.
"Me me mereka sangat ce cepat, bahkan tidak beribu kali lebih cepat dibandingkan aku" ucap Kiba sangat shock melihat kecepatan NaruSasu.
Iklan sejenak /plak
We Are Shinobi
Stadion Hening, tak ada satupun yang menanggapi perkataan tepatnya pertanyaan dari Sirzechs, sangat tidak sopan sebenarnya pertanyaan dari Raja tertinggi di dunia bawah itu tidak ditanggapi oleh siapapun, tapi Sirzechs pun tidak menyalahkan itu, karena pikirannya saat ini sedang menganalisis bagaimana NaruSasu menumbangkan ke-14 Peerage Riser dalam hitungan tidak lebih dari 5 detik, ia sangat yakin, jika dia yang melawan 5 dari Peerage Riser itu sendiri membutuhkan waktu 5 menit untuk mengalahkan mereka. Bagaimana cara mereka mengalahkan semua Peerage Riser tersebut, pikir Sirzechs.
Begitu juga dengan para hadiri yang lainnya, mereka sibuk menganalisis bagaimana cara NaruSasu mengalahkan para Peerage Riser, tersadar dari rasa Shocknya Falbium salah satu dari Raja Iblis yang memiliki Gelar Asmodeus, Iblis yang memiliki Kejeniusan yang tinggi pun memanggil Graifya. Graifya yang juga tersadar dari kekagetannyapun karena panggilan dari Falbium segera menghampiri Falbium.
"tolong replay apa yang barusan terjadi, bikin adegan yang sangat lamban ya" perintah Falbium kepada Graifya, dan hanya mendapatkan anggukan dari Graifya.
"baiklah, tapi sebelumnya saya harus mengumumkan bahwa ke-14 bidak Phenex-sama tidak bisa bertarung lagi". Ucap Graifya kepada Falbium.
Graifyapun mulai mengumumkan.
"2 Knigt, 2 Bishop, 2 Rook serta 8 pawn Riser sama gugur, dinyatakan tidak bisa bertarung lagi" Terdengar suara Graifya yang mengumumkan bahwa ke-14 bidak Riser dikeluarkan dari Arena. Tampak ditengah-tengah lapangan stadion tubuh ke-14 bidak Riser mulai bercahaya pertanda mereka akan dikeluarkan dari Arena pertarungan. Mendengar pengumuman Graifya tersebut seluruh penonton pun kembali ke kesadaran mereka kembali. Lalu stadionpun kembali bergemuruh dengan kicauan-kicauan gaje para penonton.
"apa yang sebenarnya terjadi?" - "aku tidak melihat mereka melakukan kontak fisik" - "bagaimana para manusia itu mengalahkan budak Riser-sma dengan sekejap mata itu?" itulah ucapan-ucapan mereka semua membuat stadion kembali ribut.
"Buu buucho, sebenarnya apa yang tengah terjadi." ucap lebih tepatnya tanya Issei dengan wajah pucat ke pada gadis berambut merah darah yang duduk disampingnya.
"Entahlah Issei, Aku juga tidak tau" Ucap Rias tanpa menoleh ke arah Issei, pandangan Rias tampak memperhatikan Naruto dan Sasuke, begitu juga Sona yang terus memperhatikan NaruSasu dengan Intens."
'Siapa kalian sebenarnya Kitsune-san dan Taka-san?' batin Rias dan Sona secara bersamaan. Melihat tatapan Kingnya itu, Akenopun Bidak Queen sekaligus sahabat dari Rias membatin ria 'ufufufu, Kitusune-san dan Taka-san sangat keren, aku jadi sangat penasaran dengan wajah mereka, ufufufufu' kata akeno dalam pikirannya.
"Ara ara, buchou menatap Kitsune-san dan Taka-san dengan sangat intens, Apa kau tertarik untuk menjadikan mereka bidakmu Buchou? ufufufufu" tanya Akeno dengan tawa serta senyum anehnya kepada Rias.
Mendengar pertanyaan Quennya seketika Rias mendapatkan idea dan tersenyum manis sambil melipatkan kedua tangannya dibawah Payudara nya yang kelewat besar untuk gadis seusianya. "kau memang cerdas Akeno" ucap Rias senang.
Tapi tidak dengan Issei dan Saji dan beberapa iblis laki-laki yang melihat pose Rias, mereka sudah terjungkal kebelakang dengan darah yang merembes keluar dari hidung mereka sambil menyeringai mesum karena melihat payudara Rias yang makin membusung.
WE ARE SHINOBI
"baiklah, karena pertarungan ini sangat cepat, bagaimana jika kita lihat Replaynya saja?" terdengar kembali suara Graifya mengalihkan perhatian penonton yang terus sibuk berspekulasi damn bermonolog sendiri tentang bagaimana Kitsune-Taka mengalahkan ke-14 budak Riser dengan sangat cepat.
"Ya ya ya" teriak seluruh penonton menjawab setuju dengan perkataan Graifya.
(CLIK)
Terlihat Wajah NaruSasu yang memakai Topeng Rubah dan Elang dilayar TV besar pinggir stadion.
Flashback (adegan didalam TV Stadion).
"Kita selesaikan dengan cepat ya teme" Ucap Kitsune.
(SWWUSSSH)
NaruSasu menghilang.
(CLIK)
Adegan NaruSasu menghilang tadi pun dibikin sangat sangat Slow slow slow slllllooooooooow motion oleh Graifya, terlihat disana NaruSasu sedang berlari dengan sangat cepat diperkirakan hanya dapat ditangkap sekitar 210 Km/Jam didalam TV tersebut, itu sudah paling lambat yang ditangkap oleh Camera yang ditayangkan di TV besar stadion tersebut. Terlihat Naruto dan Sasuke mencabut pedang mereka dengan sangat cepat dan memukul tengkuk seluruh para iblis betina tersebut dengan gagang pedang tanpa perlawanan sama sekali, jika diperhatikan dengan seksama mata para iblis wanita tersebut pandangan mereka terlihat kosong. Dan NaruSasu kembali berlari dengan kecepatan yang sama kembali ketempat mereka berdiri.
Flashback dan Pertarungan dalam TV pun selesai.
"woaaaah, sugoi yeah, kau tahu teme, jika di Konoha ada seperti itu, pasti sangat keren" Ucap Naruto menatap berbinar-binar dari balik topengnya kearah TV besar stadion.
"Hn, kau benar dobe" balas Sasuke.
'Me me mereka sangat cepat' batin semua para penonton, 'apa mereka punya sacred gear?' pikir semua iblis yang melihat adegan tersebut.
'ada yang aneh dengan tatapan para budak riser' pikir Falbium dan ke-3 rekannya sesama Raja Iblis di Underworld.
WE ARE SHINOBI
Kembali ke Arena setelah melihat tayangan ulang pertarungan antara NaruSasu dengan Ke-14 bidak Riser yang berlalu dengan sangat cepat dan dimenangkan oleh team Anbu (author sebut saja begitu untuk NaruSasu, karena di DxD hanya mereka berdua Anbunya xD).
"Jadi, siapa selanjutnya?" Tanya Naruto sedikit berteriak kerah Riser.
Mendengar teriakan Naruto yang bagi Riser adalah sebuah penghinaan membuat Riser murka setelah pasca shocknya.
"Jangan menghinaku manusia rendahan, Yubellina, habisi mereka!" perintah Riser kepada Quennya yang mulai pucat pasi ketakutan melihat team Anbu, bagaimana Yubellina tidak takut, 14 orang dihabisi tepatnya dibantai dalam sekejap bagaimana dengan dirinya sendri yang hanya seorang diri. Itulah yang dipikirkan oleh Yubellina dengan rasa takut yang makin membuat tubuhnya bergetar.
"Ha... Ha'i riser-sma" ucap Yubellina dengan suara dan nada yang bergetar karena ketakutan. Yubellinapun mulai maju dengan perlahan, didalam hatinya dia berharap dikalahkan tanpa rasa sakit.
Disisi team Anbu.
"sepertinya, lawan kita seorang wanita saja teme" kata Naruto kepada temannya.
"Hn, kau saja yang melawannya Dobe" suruh Sasuke kepada Naruto untuk melawan Yubellina.
"Heh, aku tidak suka melawan perempuan teme, jadi kau saja, kau kan sadis, bahkan sakura-chan pun nyaris kau bunuh" sindir Naruto mengingat kejadian di Negara Besi Setelah Sasuke vs Danzo.
"Kau cari mati ha sialan?" tersulut emosi Sasuke menatap nyalang dengan Sharingan aktif di mata kanannya ke arah Naruto, karena diingatkan kembali dengan kejadian yang membuat dia nyaris membunuh istrinya dimasa lalu.
Sasuke menatap Naruto tajam, Naruto yang ditatap Sasuke dengan Hawa membunuh yang pekatpun tidak ingin kalah, Narutopun mengaktifkan kedua Sharingan tiga tomoenya pemberian dari Uchiha Madara menatap Sharingan Sasuke.
(TAP) (TAP)
NaruSasu melompat mundur menjauh satu sama lain dengan memasang kuda-kuda hendak bertarung, terlihat pedang ditangan mereka masing-masing.
Melihat Naruto dan Sasuke yang saling tatap menatap dengan hawa membunuh yang pekat dan ancang-ancang hendak bertarung itu pun membuat tanda tanya besar dikepala Yubellina, Riser dan seluruh para penonton.
"Apa yang akan mereka lakukan?" Tanya Issei yang telah sadar dari pingsan nistanya karena melihat NaruSasu yang seperti hendak saling bertarung satu sama lain.
"Aku juga tidak tau senpai" ucap suara imut tapi datar yang keluar dari seorang gadis bertubuh kecil berambut silver yang bernama Tojou Koneko bidak Rook dari Rias Gremory.
"ada apa dengan mereka?" gumam Riser dan Yubellina serempak melihat keanehan team Anbu yang seperti sedang bermasalah.
Sebuah stadion dilanda ketengan dan keheningan serta keheranan melihat NaruSasu.
"Hyaaaaaaaat Teme/Dobe" teriak NaruSasu secara bersamaan sambil berlari mengambil jarak saling mendekati satu sama lain dengan sebilah pedang ditangan mereka. Setelah dirasa cukup dekat, NaruSasu pun berhenti dan berteriak.
"JAN KEN PO" teriak Naru Sasu.
Dengan Naru membuat tangan terbuka artinya kertas dan Sasuke tangan yang terkepal artinya batu.
(GUBRAAAAAAAAKKKKKK)
seisi stadion terjungkal dari tempat duduk mereka masing-masing melihat apa yang dilakukan Team Anbu, terlihat Riser yang terjungkal dengan tidak elitenya.
"me me mereka memang manusia rendahan" gumam Riser terbata tidak sanggup melihat keabsurdan team Anbu.
Sedangkan Sona yang sudah sadar dari swaetdropnya tampak pertigaan didahinya yang menandakan dia sangat kesal. Dengan lantangnya Sona berteriak kearah Team Anbu.
"APA YANG KALIAN LAKUKAN BAKA?" teriak Sona dengan wajah yang sudah sangat merah karena sangat kesal kepada NaruSasu.
Kembali ketengah lapangan terlihat Naruto yang tengah goyang Cesar (plak, Di Rasengan Naru) melakukan celebrasi kemenangannya dari Sasuke.
"Yeyeye Aku menang, yeyeye aku menang" ucap dan nyanyi Naruto dengan Nista.
Dan terlihat pula Sasuke yang dengan OOC nya tengah pundung sambil bergumam. "Sharinganku tidak berfunsi, hiks hiks hiks" tangis lebay Sasuke.
Mendengar teriakan seseorang membuat NaruSasu berhenti dari acara nista mereka, dan setelahnya mereka melihat seluruh penonton dengan tampang bloon.
"Are, ada apa dengan mereka?" tanya Naruto dengan polosnya.
"Hn, mungkin mereka lapar" Jawab asal Sasuke dengan OOCnya yang sudah over.
Terlihat semua penonton yang sudah sadar dari acara terjungkal dan sweatdrop massal mereka setelah mendengar teriakan Sona.
"ha ha ha mereka pelawak" ucap Sirzechs miris dengan tampang anehnya.
Yubellina yang sudah sadar dari sweatdropnyapun segera mengepakkan sayapnya tentu saja membuat NaruSasu kaget bukan main melihat Yubellina punya sayap yang berbentuk kelelawar.
"Sa sa sayap, dia punya sayap teme". teriak Naruto jelas sekali nada terkejut disana.
"Hn, aku melihatnya dobe" ucap Sasuke datar kembali ke jati dirinya seorang Uchiha. Sasuke pun menatap intens ke arah Yubellina yang terbang ke mereka.
'makhluk apa mereka ini sebenarnya?' pikir Sasuke.
Mendengar nada keterkejutan dari si topeng Rubah, membuat Riser menyeringai sombong, pikiran Riser sangat yakin bahwa lawannya sedang ketakutan dan ngompol dalam celana.
(TAP) sasukepun berjalan 3 langkah kedepan. Ya, Sasuke yang akan melawan Yubellina setelah kalah Jan Ken Po dari Naruto tadi.
Sasukepun menutup matanya, lalu detik berikutnya kembali membuka matanya.
(SRIIIIING) Terlihat mata Sasuke yang dibalik topeng telah berubah warna menjadi Sharingan 3 tomoe berputar pelan searah jarum jam, Sasukepun menatap mata Yubellina dan dengan bodohnya Yubellina menatap Sharingan Sasuke.
"TSUKUYOMI" gumam Sasuke.
Tsukuyomi world. Terlihat Yubellina yang sedang terikat disebuah tiang yang berbentuk huruf T terlihat dari sorotan matanya menyiratkan keheranan melihat sekelilingnya langit sudah berubah warna menjadi warna merah dengan awan yang berwarna hitam.
"selamat datang diduniaku, disini aku adalah dewa, kau akan akan mengalami penyiksaan selama 72 jam 59 menit 59 detik dimulai dari sekarang" ucap datar sesosok manusia yang memakai pakaian anbu dan bertopeng elang.
Mendengar perkataan tersebut, Yubellina melihat telah berdiri didepannya seorang yang memakai topeng Taka membawa sebilah katana yang dihunuskan kearah Yubellina.
"he... He... Hentikan." ucap lebih tepatnya mohon Yubellina terbata dan ketakutan.
Seakan tuli dengan ucapan wanita yang sedang terikat tersebut. Sasukepun menusukkan pedangnya tepat kejantung Yubellina.
(JLLEEBSS).
"Kyaaaaaaaaa" jerit Yubellina.
Kembali ke stadion.
"Kyaaaaaaaaaa" teriak Yubellina lalu pingsan membuat Yubellina jatuh dari terbangnya. Tersirat diwajah pingsannya bahwa Yubellina sedang sangat ketakutan.
(TAP).
"kau berlebihan teme dengan memberikan siksaan tsukuyomi kepadanya, hah" ucap Naruto sambil menghela nafas.
"hn, aku ingin segera cepat, author sudah menyogokku jangan lama-lama, capek nulisnya" ucap Sasuke OOC.
Mendengar, itu membuat Naruto dan Seluruh penonton sewatdrop teralihkan dari pikiran mereka yang awalnya terkejut melihat tiba-tiba Yubellina terjatuh dan kalah tanpa kontak fisik sedikitpun.
'author itu siapa ya?' bathin seluruh nya.
"woi, author itu gue, orang yang rajin nabung, patuh kepada orang tua" tapi sayang, teriakan dan deklrasi author dianggap angin lalu oleh yang ada di stadion.
Reader : author numpang tenar. Huuuuuuu
Author : urursai. Yoooooo. Hiks hiks (author nangis air terjun karena dikacangi chara naruto dan dxd serta dikata-katai reader).
Ok, abaikan acara nista tadi. Kembali ke laptop.
WE ARE SHINOBI.
"queen, Riser-sama, Yubellina kalah dan dikeluarkan dari pertarungan" ucap suara graifya memecahkan keheningan dan menyadarkan massa dari sweatdrop massal mereka.
"AARGGGGHHHHHH, AKAN AKU MUSNAHKAN KALIAN MANUSIA RENDAHAN" teriak Riser murka sambil mengembangkan sayap apinya dan terbang menuju kearah team anbu.
Ditempat Naruto, Naruto yang melihat Riser punya sayap apipun tampak panik dan berlari-lari dengan absurnya mengelilingi Sasuke.
"woah, tolong, air mana air, orang itu kebakar" teriak Naruto panik sambil celingak-celinguk mencari air distadion.
(GUBRAAAAK) riser terjatuh dengan tidak elitenya mendengar perkataan Naruto tersebut.
"Demi sempak Satan yang baunya mencemari udara underwolrd" gumam Riser dengan mulut berbusa.
"Saya menyerah" Ucap Riser sambil mengangkat bendera putih yang didapatnya entah dari mana lalu melambai-lambaikannya dengan lemas.
Tik tik tik tik.
Stadion kembali hening, mereka semua (para penonton) tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Riser Phenex. Riser Phenex yang mereka kenal selalu membanggakan dirinya d engan lantang, dan meremehkan orang lain. Tapi sekarang.
'ada apa denganya' ucap para penonton. Ditengah kesibukan para penonton melihat tingkah penonton. Tiba-tiba.
(CRRRRRIINNGGGGGG JRAS)
"Uhuk te te teme" ucap sambil batuk darah Naruto. Terlihat darah merembes keluar dari sela-sela topengnya. Penonton yang melihat membulatkan mata mereka. Bagaimana tidak teman sirambut piirang tiba-tiba mengeluarkan sebuah petir biru dari tangan kirinya menghujam tepat dijantung si pria pirang dari belakang.
"sudah cukup, naruto. Aku sudah muak dengan semua ini" ucap dingin Sasuke.
"apa yang dilakukannya?" ucap sona dan rias secara bersamaan melihat Taka membunuh temannya sendiri yaitu Kitsune dengan cara keji.
Begitu juga dengan para Yondai Maou terutama Sirzechs dan Graifya yang menatap tak percaya Sasuke melakukan hal keji tersebut kepada Sahabatnya sendiri yaitu Naruto.
"Khehk" batuk Naruto berjalan menjauh berusaha mengeluarkan tusukan "CHIDORI EISO" milik Sasuke dari dadanya.
(BRUUGHT) suara debuman tubuh Naruto jatuh keatas rumput stadion.
Setelah tumbangnya Naruto, tiba-tiba semua menjadi hitam putih, kemudian terjadi retakan-retakan pecahan seperti puzzle, terlihat juga saat itu banyak para Iblis yang kebingungan juga takut.
"ada apa ini?" gumam Sirzechs dan iblis-iblis lainnya, tubuh mereka tidak bisa digerakkan hanya bola mata mereka saja yang bergerak-gerak melirik kiri kanan dan mulut yang dapat bicara ketika terjadi hal aneh tersebut.
.
.
.
TBC.
Xd
Ada Apa dengan Sasuke? :v
Ayo kita main tebak-tebakkan. Heehe.
Maaf jika chapter kali ini juga mengecewakan, author anak baik rajin menabung (plak) tidak terlalu pintar membuat fight dengan benar, jadinya malah nista.
Mohon Lagi Kritik dan Sarannya senpai sekalian. Arigatou.
Ah iya, sedikit pemberitahuan, mungkin saya akan menghilang beberapa saat sambil mengumpulkan dana buat ngisi kouta, sebab hari ini hari terakhir paket saya. Itu sebabnya saya langsung update kilat. Hehehehe.
Ah iya, coba kasih tanggapannya, author berencana ingin membuat Naruto crossover Hunter X Hunter, tentunya tidak melupakan fict ini, bagaimana Minna.?
Sekali lagi terima kasih tanggapan positifnya semua kawan. I LOVE YOU MINNA :* (Reader muntah)
See you Next Later J
Log Out.
