WE ARE SHINOBI

Disclaimer : Bukan Punya Saya

Storie by : Otak Eror milik Saya

WARNING : Cerita Gaje, OOC, EYD tidak pada tempatnya, Typo berserakan dan segala kesalahan. Tidak Suka Klik Back.!

RINNEGAN NARUSASU / SHARINGAN NARUSASU / ASHURA & INDRA MODE NARUSASU

SUMMARY :

Perang Dunia Shinobi Ke 4 telah usai dimenangkan oleh Aliansi Shinobi, Madara mengakui kekalahannya dan memberikan Rinnegannya kepada Naruto karena takut akan ada orang yang menyalah gunakan kekuatannya lagi. 2 Tahun setelah perang dunia shinobi ke 4 usai, 2 Pahlawan Dunia Shinobi harus rela meninggalkan keluarga serta orang-orang yang dicintai demi mengemban sebuah misi dari Rikudou Sennin untuk membantu mendamaikan dunia tersebut.

KETERANGAN DALAM BICARA

-Dobe - = Jutsu

'Dobe' = Human Thinking

"Dobe" = Human Talking

"Gaki" = Bijuu / Monster / Sacred Gear Talking

'Gaki' = Bijuu / Monster Thinking

BALASN REVIEW :

ashuraindra64 : Ngak parah-parah amat kok, amat aja ngak parah /plak. Vali disini agak baikan :)

Razor04 : ini sudah lanjut Om :v

Ryan69 : Tidak ada pair disini :), itu hanya sebatas suka yang berubah menjadi cinta /plak. umpama cinta bertepuk sebelah tangan. yang menyukai Sasuke nanti banyak. :) termasuk Akeno dan Tsubaki tapi tidak dengan Rias-Sona yang sudah tertarik dengan Naruto terdahulu.

Loserfool : tergantung sih dengan tekat mereka, bisa saja nanti saya membuat Naru-Sasu mati disini XD.

Uzumaki Namikaze Tara 453 : Thanks ya sudah mau memperingati :)

aaaku : jangan lebar-lebar Om, ntar masuk lebah keluar tawon loh (Plak).

Grand560 : Tidak ada pair sob disini :)

OK, reader tidak sabar menunggu kelanjutannya, saya juga jadi tidak sabar untuk mengupdatenya hehehehe. sekali lagi yang telah mereviews, terima kasih banyak atas waktunya yang mau membaca dan memberikan masukan ke fic berantakan milik saya ini.

langsung saja, tidak memperpanjang mukadimah, author persembahkan chapter 6.

'

'

'

'

'

'

'

'

Chapter 6 : UCHIHA SASUKE VS VALI LUCIFER

swussh.!

Angin menghembuskan debu disekitar Naruto, Sasuke dan Azazel serta Vali. Terlihat Azazel dan Naruto yang tengah duduk santai di melihat Sasuke dan Vali yang tengah saling berhadapan.

"Hati-hati Vali" teriak Azazel

"Hn, jangan meremehkanku Azazel" jawab Vali sinis.

Battss.!

Vali mengeluarkan sepasang sayap mekaniknya yang berwarna biru langit transparan, sayap yang berbentuk seperti sayap naga, Valipun mulai berjalan lambat kearah Sasuke yang hanya diam ditempatnya.

"Apa kau tidak mengkhawatirkan temanmu, Naruto?" tanya Azazel menoleh kepada Naruto.

"Sasuke itu sangat kuat, aku sendiri sangsi dapat mengalahkannya" Ucap Naruto merendah diri, juga teringat pertarungan mereka saat kecil di Lembah Kematian.

"Gaki, Aku merasakan bocah silver itu seperti seorang Jinchuriki" Interupsi Seekor rubah berbulu orange dan memiliki ekor 9 buah yang melambai-lambai dibelakangnya.

"Apa kau yakin Kurama?" Tanya Naruto kembali.

"Aku juga kurang yakin Gaki, tapi samar-samar aku merasakan ada suatu makhluk yang berada ditubuhnya" jawab Kurama.

"Biarkan saja nanti Teme itu memeriksa dengan Sharingannya" Ucap Naruto serius.

"To... Ruto... Narutoo." panggil Azazel.

Mendengar panggilan Azazel tersebut, membuat Naruto tersentak.

"Ah, i... i..ya gomen gomen, sepertinya aku melamun" ucap Naruto nervous sambil menggaruk-garuk pipinya yang tidak ada panuan (plak).

"Pertarungannya sudah dimulai" Ucap Azazel tidak peduli dengan kenervousan Naruto.

'Aku harus tau gaya bertarung mereka, ini bagus untuk info jika-jika mereka berada dipihak musuh' pikir Azazel sambil melirik Naruto dari sudut matanya dan kembali melihat Sasuke.

"Huum." Jawab Naruto ikut menyaksikan pertarungan Sasuke vs Vali yang sudah mulai beberapa detik yang lalu.

WE ARE SHINOBI

Kembali ketempat Sasuke vs Vali. Vali mulai berjalan kearah Sasuke dengan lambat sedangkan Sasuke hanya berdiri santai melihat Vali. Terus terus terus ah ah ah ah (abaikan itu). Vali terus menghampiri Sasuke dan mulai menambahkan kecepatannya yang terlihat seperti sekelabat bayangan berwarna biru langit, Vali sampai didepan Sasuke dan mencoba memukul wajah Sasuke dengan tinju kanannya, tapi Sasuke hanya memiringkan kepalanya. Kemudian Vali mencoba memberikan Upper Cut kepada Sasuke, Sasukepun hanya mundur 2 langkah. Lalu Sasuke pun membalas menyerang Vali dengan Tendangan memutar 360 derajat.

- Konoha Senpu -

Ucap Sasuke menggumamkan nama Jutsu original dari Guy Sensei yang sempat ia copy dari Rock Lee saat ujian Chuninn dulu di Konoha.

Bugh.!

Tendangan Sasuke tersebut mengenai pipi kanan Vali hingga membuat Vali terlempar sejauh 10 meter.

Srreeet.!

Vali pun menahan tubuhnya dengan menjajakkan kakinya ditanah.

"Kau lambat" Ucap Sasuke dengan nada datar.

Mendengar ucapan Sasuke tersebut yang bagi Vali seperti sedang meremehkan. Valipun kembali menyerang Sasuke dengan cepat, pukulan dan tendangan yang diberikan Vali untuk Sasuke tidak ada yang mengenai Sasuke sekalipun, Sasuke terus menghindar dari pukulan dan tendangan Vali. Semua gerakan Vali dapat diobservasi oleh Sasuke dengan Sharingan dan Rinnegannya.

"lambat, lambat" disela-sela serangan taijutsu yang dilakukan Vali, Sasuke terus menggumamkan kata-kata yang sama terus menerus, tentu saja itu didengar oleh Vali hingga membuat Vali semakin emosi merasa diremehkan.

Bugh.!

Vali harus merelakan wajahnya mencium tanah setelah mendapat tendangan dari atas kebawah dengan gaya Salto tepat mengenai ubun-ubun Vali. Sasukepun sedikit menjauh dari Vali yang sedang tengkurep.

"Ught.!" Gumam Vali sambil meringis menahan rasa sakit ditubuhnya. Valipun mencoba untuk berdiri. Terlihat disudut bibir Vali sudah mengeluarkan darah.

"Hebat, kau bisa menghindari seluruh seranganku" Ucap Vali kepada Sasuke sambil menyeringai.

"Kau membuatku semakin tertarik" Sambungnya. Tapi seringaian Vali harus berganti memasang raut kekesalan setelah mendengar ucapan pedas Sasuke.

"Dasar maho"

Twwwittch.!

Perempatan muncul didahi Vali

"Aku masih normal sialan, maksudku tertarik, bukan tertarik layaknya cinta, tapi tertarik untuk bertarung". Teriak Vali menyanggah pemikiran Sasuke yang nisat menurut Vali.

Sedangkan dua makhluk Berbeda Ras yang menonton Pertarungan Vali vs Sasuke tertawa terpingkal-pingkal melihat reaksi Vali.

"tidak ada pencuri yang mengaku" sindir Sasuke.

Itu makin menambah perempatan didahi Vali.

"Aku aku aku normal baka, itu membuktikan aku sering mengintip Kuroka mandi, apalagi melihat pantatnya yang indah tersebut" Ucap Vali mengakui kenormalannya. Tapi sayangnya jawaban Sasuke malah menatapnya dengan pandangan jijik.

"Baka" Jawab Sasuke.

Azazel yang mendengar pengakuan Vali langsung berhenti tertawa digantikan dengan raut shock rahang yang jatuh dan pupil yang memutih bulat.

"woi Vali, kau tidak bercandakan?" Tanya Azazel berteriak.

Mendengar pertanyaan Azazel tersebut Vali langsung merona menyadari kecerobohannya yang telah mengakui perbuatan nistanya yang sangat jauh dari image seorang keValian.

"u.. urusai Azazel no Ero" teriak Vali kearah Azazel dengan rona merah dipipinya.

"Arrgh, lupakan perkataanku tadi, ayo kembali bertarung pantat ayam" ucap Vali kembali kemode seriusnya.

Azazel dan Naruto kembali tertawa terpingkal-pingkal melihat Vali yang jadi salah tingkah.

"Hn" Jawab Sasuke.

"Aku akan serius sekarang" ucap Vali. Valipun mulai menembakkan energi-energi dari sacred gearnya sebesar bola basket kearah Sasuke. Sasuke yang melihat itupun langsung merapal Handseal lalu menapakkan kedua tangannya ketanah.

- Doton : Doryuheki -

brraak braaakk,! Dinding tanahpun tercipta didepan Sasuke guna menahan serangan yang dilancarkan Vali.

Bumm Buum Bummm.!

Serangan-serangan Vali tersebut menghasilkan ledakan-ledakan kecil disekitar dinding tanah yang dibuat oleh Sasuke.

Seketika Sasuke harus melirikkan matanya kearah kanan karena melihat ada sesuatu yang bergerak dari kepulan debu dari serangan Vali tersebut. Sasuke harus membulatkan matanya karena yang bergerak itu adalah sebuah bongkahan batu sebagai pengalihan, cepat-cepat Sasuke membalikkan badannya, insting ninjanya berteriak bahwa Vali sebenarnya berada disisi kirinya.

Bught.! Buuum..!

Vali sukses memberikan tendangan nya ke wajah Sasuke hingga Sasuke menabrak dinding tanah ciptaannya sendiri, membuat dinding tanah tersebut hancur terkena tubuh Sasuke yang melayang terkena tinju yang sudah dilapisi dengan energy Albion ditangan Vali.

Srreeett.!

Sasuke mengerem laju tubuhnya menggunakan kakinya. Sasuke melihat Vali yang sudah masuk memakai armor naga berwarna putih.

'Jadi itu balance breaknya' pikir Sasuke meneliti penampilan Vali.

Vali pun terbang menggunakan sayap dari Balance Breakernya, Vali menatap Sasuke dari udara.

"Ayo serius pantat ayam" ucap Vali sambil mnyeringai dibalik helm Balance Breakernya.

Valipun mengarahkan jari-jari tangannya kearah Sasuke. Terlihat dari jari-jarinya tersebut mulai mengeluarkan cahaya berwarna putih, Valipun menembakkan laser berwarna putih kearah Sasuke yang berada dibawahnya.

Buumm buuum bummm..!

Tanah berguncang karena efek tembakan Vali kearah Sasuke.
Debu pun mengepul disekitar Sasuke berdiri tadi. Vali menyeringai senang dibalik helmnya, ia sangat yakin lawannya telah terkena telak dari serangan yang dilancarkannya. Tapi itu tidak bertahan lama karena ia harus memiringkan kepalanya setelah melihat sebuah kunai melesat kekepalanya.

'kunai' pikir Vali, 'apa mereka Shinobi?' tanyanya kepada diri sendiri.

Srrriinnggg..!

Kunai yang melewati Vali barusan berubah menjadi Sasuke. Sasuke yang sudah berada dibelakang Vali pun langsung memukul punggung Vali dengan tangan yang sudah dilapisi cakranya. Tubuh valipun meluncurkan dengan cepat kebawah.

Buuummmm..!

"Kought." Vali harus memuntahkan darah dari mulutnya mengotori dalaman helm balance breakernya. Vali mencoba berdiri kembali.

'bagaimana bisa?' pikir Vali dan Azazel melihat Sasuke sudah berada di belakang Vali.

Tap.!

Sasukepun mendarat dengan sempurna ditanah setelah melancarkan pukulannya kepunggung Vali. Sasukepun menatap Vali dengan santai.

Melihat expresi yang ditunjukkan Azazel dan melihat gestur tubuh Vali yang terlihat jelas sedang kebingungan, Narutopun membuka suaranya.

"Susano'o" jawab Naruto singkat.

"Sasano'o?" beo Azazel dan Vali yang juga mendengar perkataan Naruto barusan.

"Ya, saat Vali melancarkan serangan Lasernya, Sasuke melindungi tubuhnya dengan Susano'o, itu adalah pertahanan absolute miliknya, itu sebabnya tubuh Sasuke terlihat baik-baik saja." Jawab Naruto.

"Lalu, bagaimana dia bisa berada dibelakang Vali? Aku bahkan tidak melihat pergerakannya" Tanya Azazel kembali.

"Rinnegan teleportasinya, kau melihat Kunai yang dilemparkannya tadi?" tanya Naruto kepada Azazel.

"Hum, aku melihatnya" jawab Azazel.

"Kunai itu adalah media perpindahan Sasuke tadi, dengan mata kirinya itu yaitu Rinnegan, Sasuke bisa berteleportasi kemana saja jika ada benda yang apa saja dijadikan media pertukaran tempat. Lihat kunai yang dilempar Sasuke tadi" Jelas dan tunjuk Naruto kekunai yang tetancap ditempat Sasuke diserang oleh Vali.

Azazel yang mendengar penjelasan Naruto mulai menciut nyalinya.

"Jika begitu, bisa dikatakan setiap arena pertarungan adalah miliknya?" tanya Azazel memastikan kemampuan teleportasi Sasuke.

"Yeapst, U right dan itu masih lah beberapa % dari 100% kekuatan Sasuke" Jawab Naruto Enteng.

'Gila, benar-benar gila' pikir Azazel mulai pucat pasi.

Vali yang mendengar penjelasan Naruto barusanpun mulai merasakan apa itu yang dinamakan takut.

"Jadi, apa kau mau melanjutkannya?" Tanya Sasuke.

Mendengar pertanyaan Sasuke tersebut membuat Vali berdesir, darah Lucifernya bergejolak hebat merasa senang menemukan lawan yang benar-benar sangat kuat.

"Albion, kita hajar dia" ucap Vali menyeringai.

"Baiklah Vali, tapi jangan salahkan aku jika kau mati" balas Seekor Naga putih didalam tubuh Vali.

Vali mulai kembali terbang dengan sayap sacred gearnya melesat cepat kearah Sasuke. Sasuke yang melihat itu langsung merapal handseal lalu membusungkan dadanya.

- Katon : Gouka Mekkakyu -

Ucap Sasuke menyemburkan gelombang api setinggi 15 meter dan lebarnya 70 meter kearah Vali. Vali yang gelombang api yang siap membakarnya tersebut hanya menyeringai.

"Divide Divide Divide" terdengar suara mekanik dari sayap Vali sebanyak 3x. Membuat - Katon : Gouka Mekkakyu - yang dilancarkan Sasuke menghilang. Sasukepun melebarkan matanya melihat serangannya menghilang. Dengan insting seorang Ninja yang sudah terlatih bertahun-tahun, Sasuke harus melompat jauh kebelakang karena melihat Vali hendak memukulnya.

Blaaaarrrr.!

Tanah yang dipukul Vali hancur berkeping-keping menciptakan kawah sebesar 10 diameter dengan Vali sebagai pusatnya.
"ck, dia dapat menghindar, tapi, apa-apaan jurusnya tadi itu sampai aku harus menggunakan Divide sebanyak 3x" ucap Vali tidak senang karena Sasuke dapat menghindari tinjunya yang sudah dilapisi energy dari sacred gearnya.

"Tapi tak apalah." sambung Vali sambil menyeringai.

"Divide Divide Divide Divide Divide Divide Divide Divide" Ucap Suara mekanik dari sayap Vali kembali.

Deg.!

Sasuke langsung tertuduk lemas.

"Apa yang terjadi, aku merasakan chakraku seperti ditarik paksa" gumam Sasuke pelan yang tentu saja terdengar oleh Vali.

Vali yang mendengar itu membuka helmnya, dan menampilkan seringai maniac bertarungnya kearah Sasuke.

"Divide Divinding, adalah jurus pembagi kekuatan yang dimiliki oleh Albion, Naga Surgawi yang bersemayam didalam tubuhku, aku berterima kasih kepadamu yang telah menyentuhku secara langsung Sasuke-san, dengan begitu, aku bisa dengan mudah mengalahkanmu" Ucap Vali menjelaskan jurusnya.

"Souka." tanggap Sasuke mencoba kembali berdiri.

Deg Deg..!

Vali harus terkejut dan memasang posisi siaga setelah merasakan energy Sasuke meningkat drastis, bahkan melebihi dari sebelum dia membagi energynya tadi. Terutama dimata kiri Sasuke, Vali merasakan energy yang sangat kuat dari mata kirinya.

"kau pikir, cuma kau saja yang memiliki kemampuan seperti itu eh.!" Ucap Sasuke dengan seringaian yang terpampang sangat mengerikan diwajahnya. Seringaian yang menjanjikan sebuah kesakitan.

"KI yang mengerikan" gumam Azazel berkeringat dingin merasakan KI yang dikeluarkan Sasuke.

"Itu masih 20% ttebayo" Ucap Naruto santai sambil menyeruput Ramen Cup. Azazel yang melihat Naruto sudah memakan Ramen yang entah didapatnya dari mana langsung sweatdrop.

Swuusssh.!

Seketika Sasuke langsung menghilang dari tempatnya dan telah berdiri didepan Vali, Sasuke langsung memukul perut Vali hingga Vali meluncur cepat dan menghancurkan batu-batu besar yang dilewatinya.

Bllarr,, blaaar,,!

"Kought" Vali terbatuk berdarah merasakan sakitnya pukulan Sasuke. Tidak sampai disitu, Vali harus merasakan lagi sakit ditubuhnya mendapati Sasuke tidak berhenti menyerangnya.

Bugh bugh bugh bugh.!

Sasuke bertubi-tubi memberikan Vali pukulan dan tendangan dikepala, rahang, pipi dan perutnya hingga membuat kawah besar dan kecil karena efek pukulan Sasuke.

Terlihat gelombang-gelombang energy yang membuat keadaan disekitar bergetar karena sangking kuatnya pukulan Sasuke.

Bughh... ! Pyaarrrr.

Armor Vali harus hancur berkeping-keping terkena pukulan terakhir Sasuke hingga membuat Vali terbang menghancurkan batu-batu besar yang dilewatinya.

"Koughtt" Vali lagi-lagi mengeluarkan darah dari mulutnya. Vali menatap Sasuke dengan mata yang terpicing sebelah karena merasakan sakitnya pukulan dan tendangan dari Sasuke. Vali dapat merasakan beberapa tulang rusuknya ada yang patah. Vali kembali mencoba berdiri.

"Divide, Divide, Divide" kembali suara mekanik dari sayap Vali menarik paksa energy Sasuke, Sasuke yang kembali energynya dicuri, kembali melesat kearah Vali dengan cepat.

Tap.!

Sasuke tepat berdiri dibelakang Vali, tentu saja itu membuat Vali sangat terkejut.

"dasar pencuri, akan kuambil kembali apa yang telah kau curi sialan". Teriak Sasuke. Sasuke yang berada tepat dibelakang Vali langsung saja menapakkan telapak tangganya kepunggung Vali. Sasuke memfocuskan chakra ke mata kirinya.

-Ningendo- gumam Sasuke.

Sasukepun menarik paksa energy Vali dengan cara kasar membuat Vali berteriak kesakitan.

"UAAAARRRGGGHHH"

Bruk.!

Vali terjatuh lemah setelah energynya ditarik paksa oleh Sasuke. Vali menopang tubuhnya dengan kedua tangan yang bertumpu diatas tanah.

"Aku tidak akan kalah" gumam Vali

"Vali, cukup..!" teriak Albion dari dalam tubuh Vali yang mulai mengkhawatirkan keadaan Vali. Tapi Vali hanya menghiraukannya saja.

"Menyerahlah Vali". Ucap Sasuke datar.

"Menyerah eh? Hah hah hah, lebih baik kita bertarung sampai akhir hah hah hah" Ucap Vali sambil ngos-ngosan. Sasuke yang mendengar penuturan Vali tersebut hanya memutar kedua bola matanya dengan bosan.

"kau harus sadar dimana levelmu". Ucap Sasuke lagi dengan nada Sarkastik.

Deg.!

Mendengar itu membuat Vali menatap kosong kearah tanah yang dijadikannya tempat bertumpu.

"harus sadar level katanya" gumam Vali, dia teringat saat dimana dia masih kecil mencoba melawan kakeknya Rizevim Livan Lucifer yang memberikan kata-kata yang sama, saat dimana Vali mencoba melawan kakeknya itu yang telah membunuh ibu dan ayahnya tidak lain adalah anak dan menantunya sendiri. Tentu saja Vali kecil hanya menjadi bulan-bulanan dari Rizevim saat itu.

"Kau harus tau levelmu berada dimana" ucap Rizevim menatap hina Vali kecil.

Kembali kealam nyata tempat Sasuke vs Vali. Vali yang mendengar kata-kata Sasuke barusan meledakkan energy yang sangat besar.

"Uuaaaarggghh, akan kubunuh kau Sialan" teriak Vali dengan energy yang membubung tinggi menjulang kelangit.

"Gawat, Vali sudah tak terkendali" gumam Azazel menatap khawatir keledakan energy yang membubung tinggi kelangit tersebut.

Sasuke hanya mengeluarkan lengan susano'onya untuk melindungi dirinya dari ledakan energy yang dilancarkan Vali.

"Yare, yare.. Sepertinya dia mulai marah ttebayou, Hoaaahm" ucap Naruto santai sambil menguap lebar-lebar. "Aku mengantuk, kau tonton saja pertarungan mereka ttebayou." sambung Naruto mulai merebahkan tubuhnya.

Azazel yang melihat Naruto kelewat santai itu pun hanya sweatdrop.

"apa kau tidak khawatir melihat temanmu?" tanya Azazel melihat Sasuke yang hanya berdiri santai dilindungi sebuah kepalan tangan transaparan berwarna ungu.

"itukah Susano'o yang kau maksud Naruto?" tanya Azazel kembali.

"itu hanya lengannya saja Azazel-san, soal khawatir, aku justru khawatirnya kepada pria yang bernama Vali itu ttebayo" ucap Naruto santai tanpa melihat kearah Azazel, matanya saja terpejam.

'seberapa kuat kalian sebenarnya?' pikir Azazel melihat punggung Naruto, kemudian Sasuke, Azazel kembali melihat kearah energy yang mulai menyurut masuk kedalam tubuh Vali, kini terlihat Vali dengan 4 pasang sayap kelelawar yang dilapisi cahaya biru transaparan, juga helmnya kini telah berganti menjadi wajah naga albion dengan mata merah menyala, armor yang dikenakan Vali pun telah berubah warna menjadi putih cerah dengan banyak ukiran-ukiran Naga berwarna emas disetiap armornya. Berbeda dengan armor Balance Breaker biasanya.

"Balance Break : Divide Divinding Evolution - Scail Mail" Ucap sebuah suara mekanik dari sayap Vali.

Terlihat kini Sasuke telah menghilangkan lengan Susano'onya. Sasuke menatap datar kearah Vali. Lalu Sasuke mulai menyeringai.

"Come to Papa, son" ucap sasuke dengan OOCnya sambil menyeringai.

Naruto yang mendengar itu langsung muntah-muntah ditempatnya.

"Hoeek Hoeeegg. Kau terlihat seperti om-om haus belaian, Teme. Teriak Naruto.

Azazel hanya sweatdrop mendengar penuturan Naruto, Sasuke pun hanya mengindahkan perkataan Naruto yang dianggapnya tidak penting sama sekali.

Mindscape Vali.

"Ah, syukurlah aku pikir kau kehilangan kendali Vali" Ucap seekor Naga raksasa yang berdiri dihadapan Vali.

Vali yang mendengar penuturan Albion yang jelas tersirat nada kekhawatiranpun hanya tersenyum simpul.

"Terima kasih Albion, jika aku bisa selamat nanti, aku akan berterima kasih kepada Sasuke-san yang telah memancing amarahku, kau benar mereka sangat kuat, andai saja aku tadi melawan mereka berdua, mungkin aku sudah mati konyol, hehehehehe" ucap Vali.
"dan aku yakin Sasuke-san masih menahan dirinya" sambung Vali sambil menunduk lalu dia mengepalkan tangannya.

"kau benar Vali, sekarang keluarlah, kalahkan pantat ayam itu, atau setidaknya buat dia sekarat." support Albion kepada partnertnya. 'Walau keyakinanku mengatakan itu sangat mustahil' lanjut Albion didalam hatinya.

"Arigatou Partnert" ucap Vali sambil memberikan senyum terbaiknya kepada Albion sang Naga Surgawi yang numpang tinggal didalam tubuhnya itu.

Kembali kedunia nyata.

Vali menatap Sasuke. Lebih tepatnya kemata Sasuke. Tapi itulah kesalahan Vali karena menatap mata EMS sasuke.

Srring.!

Sasuke melebarkan Eien Mangekyou Sharingannya

-Tsukuyomi-

Gumam Sasuke menyebutkan nama jutsu dari mata saktinya. Membuat Vali hanya dapat berdiam diri menatap Sasuke kosong dari balik helmnya.

Dikejauhan, Azazel yang melihat Vali hanya diam mematungpun menjadi bingung.

'apa yang terjadi dengan Vali' pikir Azazel.

Tsukuyomi world, terlihat Vali kini tengah dirantai kaki dan tangannya, rantai yang mengeluarkan aura keunguan mengikat kedua kaki dan tangan kaki Vali hingga terlihat Vali jadi seperti huruf X. Vali melihat bingung ke sekitarnya, langit yang menjadi warna merah, dan awan berwarna hitam.

"Selamat datang di Tsukuyomi World, Aku disini adalah Dewa, kau akan mengalami siksaan selama 71 jam 59 menit 59 detik dimulai dari sekarang." Ucap Sasuke sambil mengambil sebuah obor, lalu membakar Vali.

"Arrrghhh, lepaskan aku" teriak Vali meronta-ronta mencoba melepaskan diri dari jeratan Rantai yang menguarkan energy ungu.

"Hah, hah hah" Vali menjadi berkeringat dingin, dia heran, dia sangat jelas tadi merasakan dirinya sedang dibakar hidup-hidup oleh pemuda didepannya saat ini.

Deg.!

Vali harus membulatkan kedua matanya setelah melihat sekelilingnya sudah banyak Vali dan Sasuke. Vali bisa melihat disana dia sedang disiksa dengan berbagai siksaan, ada yang kepalanya dipenggal, tangan dan kakinya dipotong, kemaluannya yang dimakan anjing, lidahnya yang dipotong, anusnya yang ditusuk hingga tembus kemulutnya, wajahnya yang disetrika oleh Sasuke, dan berbagai siksaan linnya. Vali dapat merasakan kesakitan yang dialami oleh dirinya yang lain yang tengah disiksa oleh Sasuke.
Vali mulai merasakan apa itu rasanya takut dan sakit melihat mata EMS Sasuke. Vali tidak akan melupakan mata merah itu, mata merah yang telah membuatnya seperti saat ini. Membuat nyalinya menciut serendah mungkin, mata yang memberikan teror terbesar dalam hidupnya.

Sasukepun mulai mengangkat tangannya kembali, Sasuke menancapkan Kunai ke kedua mata Vali. Hingga membuat Vali berteriak Histeris kesakitan.

"Huaaaaarrrghhh".

Didunia nyata 3 detik setelah menjalani penyiksaan panjang di Tsukuyomi milik Sasuke.

"Huaaaarrrggghhh" Teriak Vali seperti orang kesakitan.

Brugh..! Pyaarrr...!

Tubuh Vali langsung ambruk setelah armor dari sacred gearnya yang sudah berevolusi juga hancur berkeping-keping seperti kaca pecah, lalu menguar menjadi cahaya perak dan hilang.

Vali terbaring lemah dengan wajah pucat dan keringat dingin. Vali pingsan tidak kuat menahan siksa an mental yang dialaminya.

Azazel dan Naruto segera menghampiri Vali yang pingsan.

"Apa yang terjadi dengan Vali"? Tanya Azazel entah kepada siapa.

"Kau memberikannya Tsukuyomimu, Teme.?" bukannya menjawab pertanyaan Azazel. Naruto malah bertanya sebuah kepastian kepada Sasuke.

"hn" jawab Sasuke.

Azazel yang mendengar percakapan singkat Naru-Sasu. Kembali dibuat ingin bertanya apa itu Tsukoyomi. Azazel bingung kenapa nama-nama jutsu sipria emo ini namanya dengan nama-nama dewa-dewi mitholgy Shinto. Pertama, Susono'o, kedua Tsukoyomi. Apa hubungan mereka dengan dewa-dewi tersebut? Itulah yang dipikirkan Azazel.

"Aku hanya menanamkan sedikit teror kepadanya" ucap Sasuke "agar dia tidak terlalu arogan dengan kekuataannya itu" sambungnya.

Naruto hanya menghela nafas berat, dan Azazel mendukung perbuatan Sasuke itu. Bagaimanapun, sikap maniac bertarungnya Vali itu harus dikurangi bisa saja suatu saat dia terbunuh. Seperti saat ini, bisa saja Sasuke membunuhnya dengan mudah. Pikir kembali Azazel menyayangkan sikap Vali. Bagaimanapun Azazel sangat khawatir kepada Vali, Vali sudah dianggap seperti anaknya sendiri walau Vali berasal dari ras Iblis clan Lucifer, itu tidak mengubah pandangan Azazel. Karena bagi Azazel kebaikan seseorang itu tergantung dari individunya bukan dari marga, clan atau darah serta daerah mana dia berasal.

Dan Azazel sangat yakin bahwa Vali tidak akan mengikuti jejak kakeknya yang sudah memberikan teror bagi dunia ini, itu sebabnya Azazel mau melatih Vali dan memberikan wejangan-wejangan serta petuah untuk Vali agar Vali tidak larut dengan rasa dendamnya, kepercayaan itu juga membuat Azazel yakin kepada Vali bisa menjadi mata-mata di organisasi teroris terbesar dunia ini yaitu Chaos Brigade yang dipimpin oleh Sang Tiada Batas Ophis no Oroubous Doragon.

"Sebaiknya kita kembali". Intrupsi Naruto kepada Azazel yang tengah berkecamuk dengan pikirannya.

"Ha'i" Jawab Azazel, Azazel mulai menggendong Vali dengan Bridal Style. Lalu mereka semua masuk kesebuah portal yang telah diciptakan Sasuke melalui Rinnegannya.

WE ARE SHINOBI.

Tap.! Tap.! Tap.!
Brak.!

"Cao Cao-sama" teriak seseorang yang setelah mendobrak paksa sebuah pintu ruangan. Didalam ruangan tersebut terlihat seorang pria dengan memakai zirah ala kstaria china era dulu tengah duduk santai disebuah kursi besar dengan memegang tongkat kebesarannya yaitu sacred gear True Longinius, Sacred Gear yang digadang-gadangkan sebagai Sacred Gear terkuat dibandingkan dengan Sacred Gear - Sacred Gear lainnya.

"Ada apa Kyo.?" tanya Caocao kepada pemuda bersurai merah darah panjang dihadapannya.

"Sebelumnya, maaf telah menganggu anda Caocao-sama, aku melihat dua orang manusia yang berkekuatan unik di Kuoh" ucap Kyo kepada atasannya. Mendengar itu sontak membuat Caocao menyeringai.

"Ajak mereka keHero Fraction, Kyo.! Apapun caranya" perintah Caocao kepada tangan kanannya tersebut.

"Ha'i, hamba pamit Caocao-sama" Ucap Kyo meninggalkan ruangan tersebut.

Caocao menyeringai kembali melihat kepergian Kyo dari hadapannya. Dia mengingat bagaimana dia menemukan Kyo di Pohon Lautan, tempat tubuh Kyo disegel oleh dirinya yang lain yaitu Mibu Kyoshiro. Mibu Kyoshiro adalah jiwa asli dari Kyo, Mibu Kyoshiro membuang jiwa bertarungnya hanya demi cinta. Bagi Caocao itu adalah tindakan bodoh, kenapa bisa begitu? Lihatlah efeknya Jiwa bertarungnya yang telah ia buang menjadi sesosok yang menyebabkan teror di era Keshogunan Tokugawa dengan julukan Onime No Kyo yang artinya Kyo si Mata Iblis.

Kyo membantai 1000 nyawa di perang Sekihagara sebelum tubuhnya disegel oleh Mibu Kyoshiro dengan Ice Abadi di Lautan Pohon dan Jiwa Kyo ditarik kembali oleh pemilik aslinya. Sampai bertahun-tahun jiwa Onime no Kyo terbangun kembali didalam tubuh Mibu Kyoshiro yang telah berubah profesi menjadi seorang penjual obat-obatan tradisional.

Onime no Kyo kembali bertarung melawan Youkai yang menganggu kehidupan manusia sampai ia kembali harus bertarung dengan Mibu Kyoshiro dan kembali disegel oleh Kyoshiro di Lautan pohon dengan Ice Abadi. Kesalahan fatal Mibu Kyoshiro yang menyegel tubuh Onime no Kyo beserta dengan jiwanya, juga dengan pedang legendaris Murasama yang dipakai Mibu Kyoshiro sendiri.

Mibu Kyoshiro ingin hidup damai tanpa adanya pembunuhan yang dilakukannya lagi. Hidup damai dengan wanita pirang yang dicintainya, wanita yang awalnya berniat membalaskan dendam kepada Mibu Kyoshiro karena telah membunuh kakaknya. Tapi dendam itu diurungkan karena setelah mengetahui fakta sebenarnya. Itulah yang diketahui Caocao tentang sejarah Mibu Kyoshiro yang membuang jiwa bertarungnya dan menciptakan manusia lainnya yang bernama Onime no Kyo. Hingga 3 tahun yang lalu Caocao menemukan tempat Kyo disegel dan melepaskannya.

WE ARE SHINOBI

"Hoaahm, akhirnya sampai juga kerumah ttebayou" ucap Naruto dengan mata sayunya yang sangat jelas bahwa dia sangat mengantuk.

"Sebaiknya kita istirahat Dobe" respon Sasuke. "Kita sudah menemukan 2 pemimpin dari 3 pemimpin fraksi dunia ini," sambung Sasuke.

"dan Sepertinya mereka benar-benar bersahabat sangat kontras dengan apa yang dibicarakan oleh 2 gadis iblis tadi pagi"ucap Sasuke lagi.

"Kau benar Teme, ini akan memudahkan misi kita, apalagi aku sudah tidak sabar ingin menjilati vagina Hinata-chan lagi hingga membuat dia mengerang kenikmatan" ucap Naruto menyetujui pemikiran Sasuke dengan wajah Mesum nya.

"khukhukhu, walau dada Sakura tidak sebohai istrimu, tapi permainan ranjangnya sangat hebat loh, Dobe" seringai mesum Sasuke tidak mau kalah.

TBC.

Scene terakhir jadi scene nista :v

Mohon kritik dan Sarannya minna :)

SEE YOU NEXT CHAPTER.

JAA NE. Fatan Lucifer OUT..!