HALOOOOOOOOOO READERS SEKALIANNNNNNNNN*TERIAK PAKE TOA*
UN AKU SUDAH SELESAI NIH. DOAIN YA MUDAH MUDAHAN HASILNYA MEMUASKAN.
OH YA INFORMASI, INI ADALAH CHAPTER TERAKHIR DARI STAND BY ME TAUFAN,
TAPI JIKA KALIAN MASIH INGIN BERKOMUNIKASI DENGAN AUTHOR YANG CANTIKNYA GAK KETULUNGAN INI SAMPAI ALL ELEMENTAL MUNTAH BERJAMAAH
ALL:ITU MAH MENJIJIKAN. DASAR AUTHOR SABLENG.
ME:KALIAN NGELAWAN AKU BAKAL KU SIKSA NANTUI. MAU?*SWNYUM EVIL*
ALL*GELENG GELENG KEPALA*
ME:MAKANYA JANGAN NGELAQWAN SAMA AKU. OH YA JIKA KALIAN INGIN SEQUEL DARI CERITA INI, MAKA TULIS JUGA DI KOLOM REVIEW.
SATU LAGI, AKU JUGA MINTA NAMA FB KALIAN BIAR NANTI AKU ADD. KARENA JUJUR AKU BUTUH KALIAN SELAIN DI REVIEW UNTUK BERBAGI MASALAH SEPUTAR FFN*CEILAH BAHASANYA*. JIKA KALIAN MAU CANTUMKAN JUGA,OK. NAMA FB AKU SOFIAH N DONNA(BLAZE HILAPIOUS).*MALAH PROMOSI* JADI JANGAN HERAN, OK?
ALL:OY KAPAN MAU LANJUTIN FFN NYA?
ME:SEKARANG.
BOBOIBOY MILIK MONSTA
AKU PINJAM CHARA
WARNING:TYPO, EYD, ALUR KECEPETAN, ELEMENTAL SIBLINGS, DLL
ENJOY READERS
.
.
.
.
.
Api merasa aneh karena Taufan tak kunjung keluar dari kamarnya. Masa mau nulis, padahal kondisi kayak gitu? Terkadang Api juga meragukan kewarasan kakak keduanya itu.
"ma aku mau lihat dulu kak Taufan."ucap Api minta izin pada mamanya.
"baiklah sayang. Sa,bol bilang pada Taufan bahwa sebentar lagi makan siang."ucap sang ibu.
Api pun membuka pintu rumah sakit. Namun betapa terkejutnya ketka melihat Taufan berada di lantai. Selain itu, di wajah sang kakak tersdapat bekas air mata. Api yang syok langsung memanggil mamanya.
"mama kak Taufan pingsan!"racau sang kembaran keempat. Sang mama yang mendengar langsung masuk begitu juga yang lain. Betapa terkejutnya mereka melihat Taufan yang kondisinya cukup mengenaskan. Karena teriakan Api adik keempatnya, Taufan membuka matanya sedikit demi sedikit guna memfokuskan cahaya yang masuk keretinanya.
"a-ada apa ini?"tanya Taufan bingung. Halilintar yang melihat Taufan sudah sadar langsung memeluk tubuh adik yang paling ia sayangi itu.
"Taufan untungklah kau sudah sadar."ucap Halilintar sambil membawa Taufan kembali ke ranjangnya.
"kak Hali aku mau pergi dulu"ucap Taufan pelan.
"pergi kemana?Air mau ikut"ucap Air.
"hali juga mau ikut. Emang kamu mau kemana?"balas Halilintar tak mau kalah.
"kalian tak bisa ikut denganku."ucap Taufan.
"ke-kenapa?"
"waktuku sudah habis kak Hali."
"apa maksusdmu?"kata Halilintar menaikan oktaf suaranya.
"aku harus pergi dari dunia ini."ucap Taufan. "tersenyumlah selalu jika aku tak ada. Aku akan melihat kak Hali dan yang lainnya diatas sana"lanjut Taufan sambil menunjuk ke langit.
"kakak jangan bilang seperti itu. Masa kakak mau meninggalkan kami?"ucap Api ngambek.
Taufan memandang sedih adiknya. Tapi mau bgaimana lagi ia harus pergi.
"tersenyumlah jika aku tak ada. Jangan pernah menangisi keadaanku. Semuanya, selamat tinggal"ucap Taufan bersamaan dengan menutupnya kelopak shappire indah miliknya serta tubuhnya yang sedikit demi sedikit mendingin.
"T-taufan?"ucap Halilintar
Tak ada respon dari sang pemilik suara.
Dr. Tadashi langsung memeriksa denyut nadi sang pasien. Betapa terkejutnya ia ketika tak ada yang berdetak. Ia langsung berbalik menghadap Diana sambil terkejut tak luput dari wajahnya.
"Di-diana...dia..."ucap Tadashi terputus putus. Air yang melihat raut wajah sang dokter merasa ada kejanggalan.
"Taufan kenapa? Dia baik baik saja kan?"tanya sang mama dari kembar 5 mrndesak sang dokter sekaligus sahabatnya.
"di-dia sudah meninggal. Tak ada detak jantung lagi"ucap Tadashi ssambil menunduk. Sang ibu dari kembar 5 langsung terkejut. Ia bermimpi kan?Taufan anak kesayangannya meninggalkannya secepat ini?
"ti-tidak mungkin Tadashi. Kau pasti berbohongh padaku kan?ini tak lucu"balas sang ibu sengit. Ayah dari 5 boboiboy bersaudara langsung memeluk sang istri guna menenangkannya. Tak lama terdengar tangisan. Itu bukan berasal dari Gempa maupun Api. Tapi Halilintarlah yang menangis.
"huwaaaaaaaaaa Taufan kau jangan tinggalkan aku... kau mau...bersamaku selamanya..tapi kenapa kau meninggalkanku"racau Halilintar sambil menggoyangkan tubuh adiknya yang terasa dingin.
"HUWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" raung semua orang min pak Andy. Dia hanya menatap nanar sang murid.
"kak Taufan kenapa kau meninggalkanku?tolong kembali . aku janji akan jadi anak baik . kakak ... "ucap Air.
Api melihat surat di tangan sang kakak lalu ia membacanya. Saat membuka lembaran kedua ternya masih ada pesan.
Buka tasku. Karena disana aku sudah menyiapkan surat untuk kalian semua. Tolong bacakan saat berada di pemakaman.
Tertanda
Taufan.
Selama satu jam mereka menangisi kepergian Taufan yang sangat mendadak. Lalu Taufan di bawa oleh suster untuk dipindahkan ke kamar mayat untuk dimandikan.
Di pemakaman...
Semua menatap sedih ke arah gundukan tanah yang baru saja dibuat, di nisan tersebut terdapat nama 'TAUFAN' yang tercetak jelas yang membuat mereka semakin terluka.
"jadi siapa yang akan membacakan suratnya terlebih dahulu?"tanya Fang.
Api langsung mengacungkan tangan lalu membaca suratnya.
To;Api yang childishnya gak ketulungan
Api jika nanti kakak pergi, kamu jadi anak yang baik ya?jangan lupakan kakak. Doakan kakak supaya kakak tenang disana. Api jangan berantem terus sama Air, kalau tugas kerjakan, dan yang paling penting kamu jangan pernah menangisi kak Taufan. Ok?
Tertanda
Taufan
Api hanya tersenyum getir setelah membacanya. Lalu guiliran Halilintar yang membaca suratnya.
To kak Halilintar
Kakak jika Taufan telah pergi kakak jangan perbnah menangisi Taufan. Karena jika kakak menangis aku juga akan ikutan nangis jangan pernah duel lagi sama Fang. Jaga adik adfik. Kulimpahkan semuanya padamu. Selalu tersenyumlah pada setiap orang. Karena Taufan suka senyuman kakak.
Love,
Taufan
Halilintar hanya menangis dalam diam setelah membacanya. Lalu diikuti yang lain.
to Gempa dan Air
kalian jangan nakal ya jika aku sudah meninggal. Aku tahu kalian takkan rela jika aku tinggalkan, tapi mau bagaimana lagi?takdir berkata lain. Air kamu jangan tidur melulu nanti tubuhmu bulat lho..hehehe maaf ya Cuma iseng. Gempa kamu jangan memaksakan dirimu, jika kamu tak kuat jangan dikerjakan. Selalu tersenyumlah pada dunia karena masih ada sahabat sahabat kita yang menyayangi kalian. Takkan perbah kulupakan kenangan kita.
Love
Taufan
Air langsung mendekap Gemopa sambil menangis sesenggukan.
Sebagai perwakilan, Ying lah yang akan membacakan suratnya karena ia tak tega melihat temannya hancur.
To:Ying, Yaya, Gopal dan Fang
Kalian jika aku telah tiada jangan pernah berubah ya sikapnya. Apalagi kamu Ying. Aku tahu kamu suka aku, tapi maaf aku tak bisa membalas perasaanmu. Penyakit ini sudah menggerogoti hidupku. Sekali lagi maaf. Gopal kamu jangan makan melulu. Banyak lah belajar biar kamu pintar. Yaya dan Fang kalian jangan bertengkar terus jika aku tiada. Kalian harus akur. Mengerti?tersenyum selalu ya
Salam hangat,
Taufan
Sekarang giliran ayah dan ibunya Boboiboy
To my mom and Dad
Kalian jangan pernah menyalahkan siapapun jika aku telah tiada. Tolong jaga kak Hali dan adik adik biar mereka tak terjerumus akan perasaan yang berlarut larut. Maafkan Taufan jika taufan punya banyak salah pada kalian maupun pada yang lain. Selalu tersenyum ya
Love
Taufan
Ibu dari boboiboy bersaudara langsung menangis setelah membaca surat dari sang kembaran kedua begitu juga dengan sang ayah. Mereka menangis . setelah matahari mulai tenggelam, mereka langsung pulang kerumah masing masing disertai perasaan yang sangat hancur.
Tanpa disadari bayangan putih yang tadi ditangisi langsung menangis melihat keluarganya behitu hancur
Maafkan Taufan
Sosok itu pun langsung hilang ditelan kegelapan.
FINISH...
YOSH AKHIRNYA SELESAI JUGA
MAAF YA FEELNYA KURANG KENA.
MAKLUM MASIH BELAJAR
JIKA MAU SEKUEL TULIS DI KOLOM REVIEW, OK
JIKA TAK MAU TAK APA
OK AKU MAU PERGI DULU
RNR GUYS
SALAM HANGAT
BLAZE HILAPIOUS
