Be Man Jaejoongie!
.
.
.
.
.
.
Chapter 8
.
.
.
.
.
Hening… tidak ada satu orangpun dari mereka yang akan memulai pembicaraan. Junsu mungkin gugup dan bingung harus memulai pembicaraan sedangkan Yoochun pun tak tau bagaimana harus memulai pembicaraan walaupun memang ya mereka teman sekelas tapi mereka tidak pernah berbicara satu sama lain.
Walaupun terlihat ceria dan mudah dekat dengan semua orang tapi dengan laki-laki pujaan hatinya itu Junsu seakan seperti dikutuk jadi batu seketika karna jika sudah berhadapan dengan Yoochun bahkan dengan jarak sedekat ini bibirnya jadi terasa kelu dan mendadak dirinya tidak bisa berfikir harus berbuat apa.
"Aku tidak menyangka, kau akan menjengukku!" ucap Yoochun seketika memecah kesunyian yang sedari tadi mereka ciptakan.
"Ya… Itu… Kita… Maksudku kita kan teman sekelas, jadi… Sudah seharusnya aku menjengukmu!" balas Junsu menjelaskan walau dengan rangkaian kata yang sangat abstrak.
"Ohh… Geure~ aku fikir kau tidak menyukaiku." Ucap Yoochun pelan, Junsu membulatkan matanya. Tidak mengerti maksud perkataan Yoochun, terdengar sangat ambigu.
"Ah~ maksudku, aku fikir kau tidak menyukaiku karna aku satu-satunya orang yang tidak pernah kau sapa bahkan berbicara singkat pun tak pernah. Baru kali ini kita bicara sebanyak ini!" ucap Yoochun lagi menjelaskan perkataannya.
Junsu menganggukkan kepalanya, terlihat imut sekali dimata Yoochun. Jujur saja sebenarnya Yoochun selalu memperhatikan Junsu karna pria ini terlihat sangat imut, mungkin bukan perasaan lebih dari itu. Yah karna Yoochun senang melihat pria-pria imut seperti hal nya Junsu ataupun Jaejoong dan pria imut lainnya, membuat gemas!
"Aku tidak membencimu sungguh! Aku hanya… Hanya~" Junsu terdiam sebentar ditengah perkataannya, dirinya bingung harus memakai kata apa yang tepat untuk Yoochun.
"Hanya apa?" Tanya Yoochun membuat Junsu tersadar dari lamunannya.
"Eum~ aku hanya tidak enak dengan yeoja-yeoja yang selalu mengelilingimu." Yoochun mengerutkan keningnya.
"Kalau tidak enak kau kasih kucing saja!" sahut Yoochun bergurau.
"Kriuk~" respon Junsu cepat. "Kau itu garing sekali, tidak punya selera humor yang bagus!" ucap Junsu lagi, dirinya terkekeh pelan.
"Tapi kau tertawa!" Yoochun berkata seolah dirinya tidak terima Junsu menganggapnya tidak lucu.
"Kau tau? Wajah dan gurauanmu itu lebih lucu wajahmu. Dengan melihat wajahmu saja aku bisa saja tertawa, wajahmu lucu!" kali ini Junsu bukan hanya terkekeh melainkan tertawa dan mengeluarkan tawa khasnya yang seperti lumba-lumba itu, Junsu! Control yourself.
Yoochun mendengus pelan. "Kau itu tidak sopan yah! Padahal baru hari ini kita saling mengobrol tapi kau sudah mentertawakanku seperti itu." Ucapan Yoochun membuat tawa Junsu terhenti seketika dan juga membuat raut wajah Junsu berubah khawatir, Aigo paboya! Padahal baru saja Junsu bisa berdekatan bahkan berbicara panjang dengan Yoochun. Lalu sekarang? Pasti Yoochun marah karna sikapnya yang tidak sopan ini dan Yoochun tidak akan bicara dengannya lagi. Aigo bagaimana ini? Aigo paboya!
Junsu yang tengah berkutat dengan pikirannya itupun tidak menyadari bahwa Yoochun sedari tadi tengah memperhatikan semua tingkahnya itu. Yoochun ingin sekali tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah Junsu, sangat lucu menurutnya.
Padahal Yoochun hanya bercanda tapi Junsu merespon dengan serius! Aigo. Yoochun yang tidak tahan melihat tingkah Junsu yang lucu itu pun akhirnya melepaskan tawanya.
"Kau lucu sekali! Harusnya kau lihat wajahmu tadi." Ucap Yoochun masih terkekeh, Junsu yang mendengarnya pun menjadi kesal.
"Menyebalkan!" dengus Junsu.
"Jangan marah. Kita impas kan sekarang?" ucap Yoochun, sedikit mengerlingkan mata nya kearah Junsu. Junsu yang melihatnya pun masih mendengus kesal tapi beberapa detik kemudian dia pun tertawa bersama Yoochun.
Bukankah ini hari yang paling indah buat seorang Kim Junsu? Dalam hati Junsu sangat-sangat berterima kasih kepada Jaejoong. Walau memang Jaejoong agak lemot untuk urusan asmara tapi kali ini. Ya tuhan! Bahkan dirinya bisa tertawa bergurau bersama Yoochun sang pujaan hati.
Ok kalian harus mengingatkan Junsu untuk memberikan boneka Hello Kitty super besar kepada Jaejoong. Jangan sampai lupa yah!
.
.
.
Dilain tempat seorang gadis bernama Han Hyojoo masih tetap dalam posisi mengintipnya, entah apa yang ada didalam isi pikirannya itu. Sedari tadi dirinya hanya memperhatikan Yunho dan Jaejoong yang tampak bergurau, aksi Yunho menggoda Jaejoong dan terkadang Jaejoong yang bersikap manja kepada Yunho karna tidak berhenti menggodanya.
Jika Hyojoo adalah seorang Fujoshi bisa dipastikan sekarang mungkin ia sudah pingsan karna terlalu banyak melihat adegan-adegan yang rasanya ingin membuat bibirmu mengeluarkan sebuah lengkingan keras. Ok ini cukup berlebihan.
Sekali lagi Hyojoo memperhatikan Yunho dan Jaejoong yang sekarang terlihat begitu err…. Mesra? Lihat saja Jaejoong yang sekarang tengah menyandarkan kepalanya dibahu Yunho dengan sangat imutnya.
"Mereka seperti sepasang kekasih." Gumam Hyojoo pelan. Seketika itu juga semangat nya mulai mengendur, apa dia sudah tidak punya kesempatan lagi untuk mendapatkan Jaejoong ? tapi bukankah Ajhussi Han bilang apakah Jaejoong menyimpang atau tidak. Yossh mungkin disini dirinya harus berjuang mendapatkan hati seorang Kim Jaejoong!
Biar bagaimanapun walau terlihat Jaejoong seperti seorang yang tengah jatuh cinta dengan laki-laki yang berada disebelahnya tapi hati bisa saja berubah kan? Dan mungkin itu akan terjadi kepada Jaejoong untuk dirinya.
Walaupun dalam hati kecilnya ia enggan memisahkan dua manusia (?) yang sekarang seperti tengah dimabuk cinta itu.
Hyojoo seorang otaku! Sebenarnya dia sudah lumrah dengan hubungan seperti ini, walaupun dirinya bukan seorang Fujoshi. Apalagi pasangan seperti Yunho dan Jaejoong, tampan dan cantik. Terlihat sangat serasi.
Tapi sayangnya Hyojoo sudah terlanjur jatuh hati kepada Jaejoong pada pandangan pertama, dia terpesona melihat wajah Jaejoong yang seperti tokoh anime dan tingkah imutnya yang menggemaskan! Benar-benar typenya.
Ya… menurut Hyojoo laki-laki imut dan menggemaskan itu tidak akan membuatnya bosan. Maka dari itu dia lebih memilih laki-laki imut daripada tampan.
Dilihatnya lagi Yunho dan Jaejoong yang tengah bercanda ria (?) Hyojoo tidak bisa membiarkan semua ini! Dia harus bisa mengambil hati Jaejoongie Oppanya. Harus!
"Joongie Oppa!" teriak Hyojoo membuat Jaejoong mengurungkan niatnya yang hendak menjatuhkan kepalanya dibahu Yunho. Yunho menatap tajam gadis yang kini tengah berjalan kearahnya sambil memamerkan senyum polosnya.
Yunho mendesah pelan, merusak suasana batin Yunho.
"Aku mencarimu dari tadi karna sewaktu aku keruang rawat temanmu itu kau tidak ada! Ternyata kau sedang disini." ucap Hyojoo.
"Eoh… Mian~ Joongie sedang ingin mencari udara segar tadi, makanya Joongie kesini!"
"Jaejoongie~ " teriak sebuah suara melengking tiba-tiba, membuat ketiga orang itu menengok keasal suara. Dan ternyata dia adalah Kim Junsu.
"Suie~ kenapa teriak-teriak seperti itu eoh?! Kau membuat semua orang menatap kita!" ucap Jaejoong kesal.
"Hehe~ aku hanya terlalu senang saja!" sahut Junsu sambil tersenyum sendiri, dan OMO mukanya memerah!
"Pasti sesuatu terjadi antara kau dan Yoochun!" sahut Yunho tiba-tiba. Jaejoong memiringkan kepalanya kearah Yunho dan membuat Yunho harus menggeram karna tingkah imutnya yang membuat Yunho…
Ah sudahlah lupakan saja!
"Maksud Yunnie apa?" Tanya Jaejoong.
"Jangan Tanya padaku! Tanya saja sama pantat bebek itu!" balas Yunho cuek lalu mendapat tatapan tajam dari Junsu. Dan tidak ditanggapi serius oleh Yunho.
"Suie~ ceritakan." Ucap Jaejoong dengan imutnya.
"Hmm~ besok saja yah? Eomma menelpon ku tadi dan aku harus segera pulang. Gwenchana?" Jaejoong mengangguk-ngangguk imut, dan Junsu pun tersenyum melihatnya.
"Baiklah! Kalau begitu aku pulang ne. Sampai jumpa besok Jaejoongie~" Junsu pun memeluk Jaejoong sebentar dan sedikit berbisik padanya. "Kau juga harus menceritakan sesuatu padaku!" bisik Junsu tepat ditelinga Jaejoong dan membuat Jaejoong mengerutkan dahinya tidak mengerti. Melihat Jaejoong yang bingung Junsu memberi isyarat kepada Jaejoong dengan matanya yang mengarah kepada Yunho lalu Jaejoong pun menatap kearah Yunho yang berada disebelahnya dan saat itu juga wajahnya tiba-tiba memerah. Oh tuhan!
"Sebaiknya kita juga pulang!" ucap Yunho tiba-tiba. Jaejoong tidak menatap kearah Yunho hanya menganggukkan kepalanya.
.
.
.
Setelah mereka pamit terlebih dahulu kepada Yoochun mereka pun pulang dengan menaiki Bus. Mereka duduk dibangku belakang Yunho dekat jendela Jaejoong ditengah dan Hyojoo berada disebelah Jaejoong dan dengan nyamannya memeluk lengan Jaejoong dan bersandar dibahunya dan tertidur. Membuat Yunho iritasi melihatnya.
"Yunnie~" ucap Jaejoong pelan.
"Ne~" sahut Yunho.
"Joongie mengantuk~" ucap Jaejoong sambil mengucek (?) matanya, aigo mana ada orang yang sedang mengantuk masih tetap terlihat imut?
"Kau tidur saja seperti ini." Sahut Yunho sambil menaruh kepala Jaejoong bersandar di bangku bus.
"Nanti leher Joongie appo. Joongie mau tidur disini!" ucap Jaejoong sambil menepuk bahu kokoh Yunho. Yunho terhenyak (?) mendengar penuturan Jaejoong itu, tidak bohong kalau sekarang Yunho sangat senang. Jika ini adalah sebuah drama mungkin wajah Yunho tengah dikelilingi bunga sakura yang berguguran. Aigo~
Yunho diam tak menjawab hanya mengangguk dengan penuh kecanggungan. Jaejoong pun mulai menyandarkan kepalanya dibahu Yunho menghiraukan Hyojoo yang masih asik dengan dunia mimpinya.
Dan lihatlah sekarang bagaimana wajah Yunho saat ini! Dia tengah tersenyum seperti seorang idiot! Tubuhnya tegang seperti batu tapi bibirnya tersenyum konyol.
Saat asik-asiknya Yunho menikmati adegan romantisnya tiba-tiba saja.
Bruk~
Hyojoo gadis itu jatuh tersungkur karna sang supir memberhentikan busnya.
"Appo~ " keluh Hyojoo sambil mengusap kepalanya yang menyentuh lantai bus tadi.
"Baguslah kau sudah bangun, kita sudah sampai!" ucap Yunho dingin.
"Jaejoongie Oppa tertidur!" ucap Hyojoo lagi.
"Biarkan saja, aku akan menggendongnya sampai rumah!" balas Yunho.
Lalu mereka pun turun dari Bus dengan Yunho menggendong Jaejoong dibelakang. Mereka berdua jalan saling terdiam, tidak tau mau memulai pembicaraan dari mana dan seperti apa.
"Yunho Oppa, kalau tidak salah dengar benar itu namamu?" ucap Hyojoo memulai pembicaraan.
"Ne." sahut Yunho pelan.
"Hmm~ Kau menyukai Joongie Oppa?" Tanya Hyojoo dan membuat Yunho berhenti melangkah.
"Kenapa kau bertanya seperti itu?" sahut Yunho yang malah membalasnya dengan sebuah pertanyaan.
"Hanya memastikan saja! Aku mempunyai saingan atau tidak." Ucap Hyojoo kalem.
"Maksudmu?" balas Yunho tak mengerti.
"Aku menyukai Joongie Oppa saat pertama kali aku melihatnya, aku hanya ingin memastikan tidak ada yang menghalangiku untuk mendapatkan Joongie Oppa! Kalau kau juga menyukai Joongie Oppa kita bisa bersaing dengan sehat!" Hyojoo berbicara seperti itu dengan sangat mantap.
Yunho mendecih pelan. "Kau mau bersaing denganku? Kau menghadapi lawan yang salah gadis kecil!" Yunho berkata dengan sombongnya.
"Jangan meremehkanku Oppa!" sahut Hyojoo tidak terima.
"Baiklah! Mari kita bersaing secara sehat!"
Baiklah! Dan mari kita lihat orang yang tengah dibicarakan itu masih tidur nyenyak di bahu Yunho. Aigo~
.
.
.
.
.
Taman
Bermain
yooChun
Hallo saya balik lagi nih #soasik
Chap awal Full of YooSu moment yak? gak papa lah yah buat bumbu (?) aja kan bosen kalo YunJae mulu yang asoy geboy #digetokYunjae
Saya mau ngasih tau kalo Han Hyojoo disini itu adalah Aktris yang pernah main film sama Jaejoong Heaven's Postman kalian pernah nonton kan? aduh mereka Sweet banget tau xD dan yah saya itu ngefans juga sama cewenya #dikeplak
saya tidak punya rencana mau update cepet tidak karna tergantung otak saya mau nya gimana? kalo nulis ff tapi gak ada mood nulis jadinya malah aneh. dan akhir-akhir ini saya punya semangat buat nulis dan menamatkan FF ini jadi mohon doanya yah semoga Mood nulis saya gak kabur-kaburan. (?)
Sekian dan saya selalu berterima kasih buat kalian yang mau Review, Follow sama FAV banyak-banyak cinta dan kasih ini buat kalian #digetok
Selamat bobo~
Jakarta, 19/04/2015 21:40 PM
