Be Man Jaejoongie!
.
.
.
.
Chapter 12
.
.
.
.
Hyojoo menggeram kesal sedari tadi, Oh ayolah bagaimana tidak?! Didepan matanya saat ini dirinya tengah menyaksikan 'Kemesraan' Jaejoongie Oppa nya dengan Rivalnya itu, siapa lagi kalau bukan Jung Yunho! Kesal bukan main rasanya, karna semenjak dirinya menginjakkan kaki di dalam Café ini pun Jaejoong sudah pergi meninggalkan dirinya dan mencari Yunho.
Dan belum lagi teman-teman Jaejoong yang seakan tidak membiarkan dirinya untuk pergi menemui Jaejoong Oppanya. Aigo apa mereka semua sudah dibayar oleh Jung Yunho untuk menahannya tetap berada jauh dari Jaejoongie Oppanya?
Tidak.. tidak.. lebih tepatnya semua orang yang berada diCafe dan sudah mengenal bagaimana YunJae mereka akan dengan sukarela menyingkirkan siapapun yang akan mengganggu kebersamaan Yunho dan Jaejoong! Dan mari kita berdoa agar Hyojoo bisa mengerti dengan semua keadaan ini. Amin!
"Kenapa kau mengikutiku terus?" Tanya Yunho, pasalnya sedari ia bertemu Jaejoong di belakang Café tersebut Jaejoong sampai detik ini terus mengikutinya kemanapun ia pergi. Entah sedang menerima pesanan, mengantarkan pesanan, dan bahkan sedang membersihkan meja sehabis dipakai pelanggan.
"Hmm~ Molla, Joongie hanya ingin mengikuti Yunnie saja!" sahut Jaejoong dengan nada polosnya. Aigo Yunho mencintai Jaejoong tapi dirinya masih tetap saja merasa kesal dengan sikap Jaejoong yang terlalu polos.
"Bukankah hari ini kau diberi libur? Kenapa kau kemari?" Tanya Yunho lagi, dan yah walaupun dirinya senang melihat Jaejoong berada disini tapi tidak dengan wanita yang bersamanya itu.
"Yunnie tidak suka Joongie kemari?" sahut Jaejoong dengan raut wajah sedih, Yunho dibuat gelagapan olehnya.
"Aniya~ bukan itu maksudku! Bukankah seharusnya kau mengajaknya berkeliling?" sambar Yunho menjelaskan. Jaejoong mengerjapkan matanya polos.
"Joongie sudah mengajak Jojo-ie berkeliling, sampai kaki Joongie lelah! Makanya Joongie mengajak Jojo-ie kesini~" ucap Jaejoong dengan suaranya yang imut dan penuh dengan keceriaan. "Lagi pula Joongie ingin bertemu dengan Yunnie~" sahutnya lagi pelan, tapi masih dapat didengar oleh Yunho. Yunho membalikkan wajahnya menatap Jaejoong saat ini tengah menggembungkan pipinya imut.
"Kau….. ingin bertemu denganku?" Tanya Yunho hati-hati takut kupingnya baru saja salah dengan. Dan detik itu Yunho tersenyum aneh saat Jaejoong menganggukkan kepalanya.
"Kenapa?" sahut Yunho, kali ini wajahnya menatap serius kearah Jaejoong. Berharap Pemuda Cantik ini menjawab bahwa dia merindukan dirinya.
"Molayo~" jawab Jaejoong sekenanya sambil menggendikkan bahunya pelan. Ish! Merusak mood saja, Yunho membatin. Wajah Yunho langsung berubah menjadi datar tidak seceria beberapa menit yang lalu.
"Kenapa wajah Yunnie seperti itu?" Tanya Jaejoong heran. Yunho terdiam menghela nafas sebentar.
"Molayo~" sahut Yunho meniru gaya Jaejoong tadi, Jaejoong yang melihatnya memberenggut kesal.
"Jangan meniruku!" ucap Jaejoong sebal. Yunho menyeringai dibuatnya, tidak ada salahnya kan menggoda Jaejoong sedikit saja. Dirinya sangat sangat menyukai ekspresi Jaejoong yang tengah kesal, tampak sangat imut.
"Jangan meniruku!" tiru Yunho lagi, dan Jaejoong semakin memajukan bibirnya. Membuat Yunho semakin gemas ingin menc…. Ok lupakan Yunho!
"Ish…" sahut Jaejoong kesal sambil menghentak-hentakkan kakinya. Yunho tertawa dibuatnya karna telah berhasil membuat Jaejoong kesal, dan karna sangking kesalnya Jaejoong mulai memukuli Yunho dengan sangat teganya.
"Yak! Jaejoongie Appo~" sahut Yunho berusaha menghindar, Jaejoong semakin brutal memukuli Yunho. Dan berakhir dengan YunJae saling kejar-kejaran di dalam Café. Teman-teman mereka yang sudah biasa melihat 'kemesraan' YunJae yang aneh hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Mereka memang seperti itu yah?" sahut Hyojoo yang sedari tadi melihat bagaimana interaksi YunJae dengan 'keintiman' yang aneh, jujur saja Hyojoo cemburu melihatnya. Daesung menatap Hyojoo sekilas lalu melihat kearah pandang Hyojoo yang mengarah kepada Yunho dan Jaejoong "Ya memang seperti itu, bukankah mereka terlihat cute?" ucapan Daesung membuat Hyojoo semakin cemberut.
"Cute bagaimana? Mereka bahkan tengah bertengkar!" Hyojoo mencoba mengelak, Daesung tertawa meremehkan. Lalu melirik kearah Yoochun seakan meminta namja berjidat lebar tersebut yang menjelaskannya.
"Kau lihat mereka baik-baik! Walau memang terlihat sering bertengkar tapi kau bisa melihat dari mata mereka yang bisa dikatakan bahwa keduanya menikmati waktu bertengkar mereka! Karna pada saat seperti itu kita yang melihatnya bisa tau bagaimana perasaan mereka sesungguhnya!" Yoochun menjelaskannya panjang lebar, Hyojoo menatap aneh kearah Yoochun.
"Kau pikir kau ini siapa? Sok tau tentang perasaan mereka?!" sahut Hyojoo sinis.
"Gadis kecil! Kau harus melihat kenyataannya, Jaejoong tidak membutuhkan seorang gadis sepertimu! Bahkan jika dibandingkan dengan Jaejoong kau kalah cantik dengannya." Sahut Yoochun kejam, oh ayolah dalam 'Perkumpulan pendukung YunJae' dirinya bisa dikatakan sebagai ketuanya. Jadi saat sang pengganggu kecil mulai masuk maka dirinya adalah orang pertama yang akan membasmi. Hidup Presiden Park!
Yoochun melihat kearah Hyojoo dan menyadari akan perkataan nya yang mungkin cukup keterlaluan untuk gadis polos seperti Hyojoo. Dan kini dirinya merasa bersalah. Tapi sudahlah, toh kalau tidak begitu gadis ini tidak akan sadar bagaimana usahanya selama ini hanyalah sia-sia.
Hyojoo menatap kearah Yoochun dengan pandangan yang serius, Yoochun membalas menatapnya dengan pandangan tak mengerti.
"Kau harus tau, Aku adalah orang yang pantang menyerah! Jadi sebelum aku mendengar dengan telingaku sendiri kalau Jaejoong Oppa mencintai Yunho-ssi maka tidak ada salahnya kan kalau aku tetap berusaha?!" sahut Hyojoo tetap keas kepala, Yoochun mendecak pelan mendengar penuturan Hyojoo yang sangat bersemangat itu. Gadis ini benar-benar keras kepala! Batin Yoochun.
"Arraseo~ terserah kau saja Han Hyojoo-ssi!" sahut Yoochun malas. Hyojoo mengendikkan bahunya tak perduli. Lalu dirinya berjalan kearah Yunho dan Jaejoong yang saat ini masih terlihat tengah saling kejar-kejaran seperti kucing dan tikus.
"Oppa~" panggil Hyojoo kepada Jaejoong yang saat ini masih mengejar Yunho. Jaejoong yang kenal dengan suara Hyojoo tersebut menghentikan aksi mengejarnya dan berbalik sampai dirinya melihat Hyojoo yang tengah berdiri dibelakangnya.
"Jojo-ya kau berada disini?" Tanya Jaejoong amnesia (?) aish Kim Jaejoong! Bukankah kau sendiri yang mengajaknya kemari bersamamu? Lupa eoh!
"Akukan kemari bersamamu Oppa!" sahut Hyojoo kesal, aigo secepat itukah dirinya dilupakan hanya karna Jaejoong bertemu dengan Yunho?
"Eoh~ benar juga!" ucap Jaejoong tersenyum bodoh. "Aku lupa kalau aku kesini bersamamu, hehe!" lanjut Jaejoong polos. Membuat Hyojoo mempoutkan bibirnya imut.
"Oppa melupakan aku!" sahut Hyojoo dengan wajah sedihnya. Sakit rasanya jika diimu dianggap tak ada oleh orang yang kau cintai. Jaejoong yang melihat Hyojoo menekuk wajahnya jadi merasa bersalah, seharusnya dirinya tidak mengacuhkan Hyojoo tapi entah mengapa setelah sampai di Café Jaejoong dengan reflek mencari Jung Yunho dan melupakan Hyojoo yang datang bersamanya.
Yunho lagi Yunho lagi, mengapa akhir-akhir ini seolah-olah Yunho selalu berputar-putar di otak Jaejoong? Ahh Molla!
Jaejoong menggeleng-gelengkan kepalanya membuat Yunho yang sedari tadi melihat interaksi lebay (?) Hyojoo dan Jaejoong mengguncang bahu Jaejoong pelan.
"Kau tidak apa-apa? Joongie pusing?" Tanya Yunho penuh perhatian. Membuat Jaejoong menatap aneh keaah Yunho. Pasalnya jarang sekali Yunho bersikap seolah dirinya mempunyai perhatian lebih kepada Jaejoong. Apa mungkin Yunho sempat terbentur sesuatu ketika sedang bekerja tadi? Pikir Jaejoong, membuat saya (?) facepalm.
"Aniyo…. Joongie gwenchana!" sahut Jaejoong dengan tatapan polosnya mengarah kearah Yunho. Yunho memalingkan wajahnya, melihat apapun asal jangan kearah Kim Jaejoong yang memberikan tatapan anak kucing yang minta dipungut, jangan!
"Oppa~ aku ingin pulang." Sahut Hyojoo manja membuat Yunho yang mendengarnya memutar bola matanya malas. Jaejoong melihat kearah Hyojoo sebentar dilihatnya muka Hyojoo yang kelelahan. Kalau begini Jaejoong mau tidak mau harus menuruti permintaan Hyojoo. Hahh padahal dirinya berniat untuk berada di Café sampai malam bahkan mungkin sampai Café tutup. Entahlah apa yang dipikirkan Jaejoong, mungkin dirinya ingin pulang bersama Yunnie~ Ups.
"Baiklah kita pulang sekarang! Kajja." Sahut Jaejoong lalu dengan reflek menggandeng tangan Hyojoo pergi. Hyojoo jangan ditanya dirinya tengah menyengir lebar saat ini, tidak bisa dibayangkan betapa senang dirinya digandeng oleh Oppa tercintanya.
Jangan terlalu senang, kebiasaan Jaejoong memang senang sekali menggandeng lengan seseorang bila sedang berjalan. Jaejoong takut hilang, makanya dia selalu bergandengan tangan. Tapi tidak jika dia berjalan disebelah Yunho. Hahh wajah Yunho selalu membuat Jaejoong takut.
.
.
Yunho terus saja menatap kearah dimana Jaejoong dan Hyojoo pergi, Yoochun yang melihat sahabatnya yang tidak begerak dari semenjak Jaejoong dan Hyojoo pergi pun mengampirinya, mengibaskan tangannya didepan wajah Yunho tapi tidak ada respon sedikitpun. Sepetinya sahabatnya ini tengah memikirkan atau melamunkan sesuatu? Entahlah.
"Kau menatap seolah-olah Jaejoong akan kembali menghampirimu saja!" ucap Yoochun membuat Yunho tersentak mendengar perkataannya.
"Huh!" respon Yunho seperti orang linglung. Yoochun menatapnya aneh.
"Ternyata cinta bisa membuatmu menjadi bodoh yah? Bahkan sangat bodoh! Ckck" sahut Yoochun sambil mengeleng-geleng kan kepalanya.
"Aku juga bingung dengan diriku sendiri! Kenapa aku seperti ini? Padahal aku sama sekali tidak menyukainya karna tingkahnya yang menyebalkan!" sahut Yunho bingung, iya dia bingung kenapa sekarang dirinya malah terpikat dengan namja menyebalkan yang diakuinya sangat manis dan cantik itu.
"Cinta dan benci itu tipis kawan, makanya kalau kau tidak menyukai sesuatu jangan berlebihan! Lihat sekarang kau malah menyukainya kan? Nikmatilah karmamu!" ucap Yoochun sambil menepuk-nepuk bahu Yunho.
"Tsk! Kau mungkin benar, aku harus menikmati karmaku ini!" Yunho tertawa meledek, bukan meledek orang tapi meledeki dirinya sendiri. Hah bisa-bisanya dirinya dibodohi oleh cinta.
.
.
.
.
.
Taman
Bermain
yooChun
Annyeonghaseyoooooooo~~~~
Akhirnya saya update :"""")))))) hamdalah banget ini komputer sudah waras sehat sentosa. makasih banyak buat kalian mau bersedia baca fic ini... thanks a lot /kiss atu atu/
oh iya BDW.. sekarang aku punya wattpad.. sebenernyasih udah lama cuma baru 8 mei kemarin aku baru berani upload satu FF hehe... tapi kemungkinan sih disana aku nggak naruh FF YunJae... mungkin cpouple yang baru-baru ini aku gilai BTS Couple or SVT Couple. So kalo berkenan boleh di tengok-tengok #Promosi
user/A_Cheonsa
tapi yah sebenenya ada niatan mau pindahin semua FFku kesana.. okelah kalo gitu see you next time ya guys.. I Love You
Kamis, 12/05/2016 10:50 am
with Love Nyun :*
