My Precious Min Yoongi Extra Chapter

.

.

.

.

.

MinYoon

.

.

.

.

.

Park Jimin x Min Yoongi

.

.

.

.

Min Yoongi berjalan memasuki kantin bersama Kim Seokjin, banyak mata yang melirik kearah mereka. Ya siapa yang tidak kenal mereka, Min Yoongi, ketua osis di Seoul International High School, Min Yoongi adalah ketua osis terbaik di dalam periode ini. Walaupun dia suka sekali marah marah dan mengeluarkan aura aura yang tidak enak, tapi hasil kerjanya sangat memuaskan bagi para siswa siswi disana. Belum lagi, dia memilih Kim Namjoon, seorang siswa yang mengambil kelas akselerasi yang jadinya sekarang menjadi satu angkatannya. Lain Yoongi, lain lagi Seokjin. Seokjin menjadi ketua osis tahun lalu dan wakilnya adalah Min Hoseok, kakak Yoongi. Jika kepemimpinan Yoongi, diiringi dengan aura aura tidak menyenangkan –walau semua berjalan lancer dan menjadikan dia yang terbaik- berbeda dengan saat Seokjin yang memimpin. Karena pembawaan Seokjin yang ramah dan menenangkan, kepemimpinan Seokjin diiringi oleh aura aura menyenangkan, dan juga karena sang wakil adalah Happy Virus dari Seoul International High School.

Yoongi dan Seokjin berjalan mendekati dua orang pria yang duduk di meja di sudut kantin. Dua pria itu adalah Kim Namjoon dan juga Min Hoseok.

"Kenapa kalian lama sekali?" Tanya Hoseok

"Sibuk" kata Yoongi ketus. Hoseok cemberut mendengar sautan adiknya itu.

"aigoo aigooo, kenapa adikku yang punya rupa menggemaskan ini jutek sekali ckck, aku bingung kenapa Park Jimin itu mau denganmu? Jangan jangan dia Masokis ya? Atau jangan jangan kau berubah menjadi kucing jinak ya saat bersamanya? Atau ka mengguna gunai si Park i-" belum sempat ocehan Hosek selesai, Yoongi sudah menyumpal mulut Hoseok dengan kentang gorengnya

"Berisik Hyung!" kata Yoongi lalu dia memakan kembali makannanya. Seokjin dan Namjoon tertawa melihat kelakuan dua bersaudara ini.

"Sudah sudah, lebih baik kalian hubungi maknae maknae line itu" kata Seokjin. Hoseok dan Namjoon mengangguk.

Selain mereka ber empat, ada empat orang lainnya yang merupakan adik kelas mereka, dan kebetulan sekali sebelum Hoseok dan Namjoon menghubungi mereka, mereka sudah muncul

"Hallo semuaaaaaa" kata salah satu dari mereka, Kim Taehyung. Taehyung itu sepupu Seokjin. Dia mengambil kelas akselerasi. Awalnya Seokjin tidak percaya jika sepupunya yang suka aneh aneh itu bisa mengambil kelas akselerasi tapi setelah melihat hasil test Taehyung akhirnya Seokjin mengakui kemampuan sepupunya itu. Lalu di belakang Taehyung ada dua orang pria bermata sipit dengan postur badan berbeda, yang satu adalah Min Jihoon, adik Yoongi dan juga adik Hoseok. Jihoon juga mengambil kelas percepatan karena dia bilang sudah malas sekolah, ya sifat dan fisik Jihoon memang sebelas dua belas dengan Yoongi, namun berbeda dengan kedua kakaknya Jihoon bilang dia tidak tertarik menjadi anggota osis dan lebih tertarik menjadi ketua klub music. Di samping Jihoon, ada kekasih Jihoon, namanya Kwon Soonyoung, Soonyoung sendiri selalu menempeli Jihoon. Ketika Jihoon bilang bahwa ia akan mengambilprogram akselerasi, Soonyoug juga ikutan mendaftar, dan beruntungnya mereka berdua mendapat akselerasi untuk naik tingkat hingga dua kali, dan berakhirlah dia menjadi adik kelas di bawah Yoongi satu tahun padahal harusnya mereka berada di bawah Taehyung. Ya tidak heran sih jika semua penghuni sekolah menyukai mereka bahkan mengangumi mereka. Dan ada satu orang terakhir yang dari pertama datang sudah duduk di samping Yoongi dan mengganggu Yoongi, siapa lagi jika bukan kekasih Yoongi, Park Jimin. Jimin sendiri satu umur dengan Taehyung dan dia sudah menjadi sahabta Taehyung sejak kecil. Dan karena mereka sahabatan sejak dulu, saat taehyung mengambil kelas akselerasi, Jimin dengan soknya ikut ikutan langkah sahabatnya itu, awalnya Yoongi bilang jika Jimin tidak akan bisa mengambil kelas percepatan, namun ternyata, saat Yoongi menemani Jihoon mengambil berkas akselerasinya –waktu itu Soonyoung sedang sakit dan tidak bisa pergi mengambil berkas bersama Jihoon- Yoongi iseng melihat pengumuman di papan dan menemukan nama Jimin dan Taehyung lolos untuk test akselerasi mereka. Dan jadilah mereka disini sekarang.

Disini, selain pasangan SoonHoon, dan MinYoon, Namjoon dan juga Seokjin sudah menjadi pasangan kekasih. Jauh sebelum dua pasangan lainnya lahir, kalau Hoseok belum punya kekasih, sedangkan Taehyung, dia naksir dengan tetangga Seokjin, sekaligus sahabat Seokjin, dan juga Yoongi, namanya Jeon Jungkook. Jungkook masih kelas satu SMP saat ini, namun karena dia serba bisa dan atas bujukan kakaknya, Jeon Wonwoo Jungkook mengambil kelas akselerasi dan menjadi satu angkatan dengan kakaknya. Ya memang Jungkook itu polos polos gimana gitu dan Wonwoo takut jika adiknya itu di ganggu karena Jungkook juga cengeng. Wonwoo sendiri tidak mau mengambil kelas percepatan karena dia bilang dia masih suka membaca semua buku buku secara perlahan, ya alasan yang aneh memang, sejak menjadi kekasih Kim Mingyu, teman Jungkook , Wonwoo suka yang aneh aneh memang.

"Jimin, aku bingung denganmu kau juga Soon, kenapa kalian mau dengan kedua adikku yang tsundere ini" kata Hoseok. Jihoon dan Yoongi mendelik dan melempari Hoseok dengan sosis dan kentang. Yang lain hanya tertawa melihat kelakuan kakak beradik Min itu.

"Kalian ini tidak ada hari tanpa bertengkar" kata Seokjin yang lain hanya geleng geleng melihatnya.

Di sudut kantin, ada soerang pria dengan kacamata nya yang cukup tebal, dengan style baju yang kelihatan culun mengamati mereka, lebih tepatnya mengamati seorang pria berbadan mungil disana. Min Yoongi. Pria culun itu mengamati Yoongi dengan intens, dan tersenyum ketika Yoongi tersenyum dan tertawa. Pria culun itu adalah Lee Seong Hwa. Seonghwa sebenarnya adalah anak yang tidak culun, dia adalah anak orang kaya awalnya, namun kedua orangtuanya dibunuh dan dia hanya hidup dengan kakaknya. Kakaknya menjalani perusahaan keluarganya bersama pamannya. Di belakang kakaknya, pamannya yang seorang duda suka menyiksa SeongHwa. Dan pamannya juga menjadikan Seonghwa pelampiasan nafsunya. Selain itu pamannya juga suka menghina SeongHwa. SeongHwa yang saat itu masih kecil mengalami tekanan yang parah, kakaknya yang sibuk tidak mengetahui penderitaan sang adik, dan jadilah SeongHwa menutup diri.

Seonghwa mengenal Yoongi di awal semester ini, saat itu Yoongi sedang mencari Jihoon di ruangan music untuk kembali bersama, lebih tepatnya Yoongi menumpang pada mobil Soonyoung yang digunakan untuk mengantar Jihoon pulang. Namun bukannya bertemu dengan Jihoon ataupun Soonyoung, Yoongi malah bertemu dengan Seonghwa yang melakukan rapp di dalam ruangan music, Yoongi mengamati Seonghwa dan bertepuk tangan ketika rapp Seonghwa selesai. Seonghwa yang cukup kaget hanya menunduk malu, namun Min Yoongi yang memang tertarik dengan music, rapp dan kawan kawannya, mengajak Seonghwa berkenalan dan menekuni underground rapp bersama sang kakak dan juga Namjoon. Soenghwa awalnya malu, namun Yoongi membantu Seonghwa dengan membelikan baju yang keren, megubah penampilan Seonghwa dan yang lainnnya, dia juga berteman dengan Seonghwa. Membantu dalam pelajaran dan yang lainnya. Menjadi partner rapp Seonghwa di rapper underground dan yang lainnya. Seonghwa senang dan mulai jatuh hati dengan Yoongi. Namun suatu hari, saat dia akan mengajak Yoongi makan siang bersama, dia menemukan Yoongi makan siang berdua di taman belakang dengan seorang pria yang dia tahu bahwa pria itu adalah adik kelasnya, Park Jimin. Dia tahu jika Jimin suka mengikuti Yoongi dan dia hanya mengira jika Jimin menyukai Yoongi, namun saat itu dia tahu jika mereka adalah sepasang kekasih. Bagaimana tidak, dia melihat Yoongi dan Jimin bercanda dimana Yoongi juga tersenyum senang dan terlihat sedikit bermanja dengan Jimin, dan terakhir adalah mereka berciuman. Dari situ, Seonghwa mulai menjaga jarak dengan Yoongi di sekolah bahkan di underground, dia mengamati Yoongi dari jauh dan menjadi stalker Yoongi. Yoongi tidak tahu ini, namun Jimin tahu.

.

.

.

.

.

.

Beberapa bulan kemudian

Yoongi mengeluh pada Jimin jika dia pulang sendiri saat Jimin tidak bisa mengantar dan menjemputnya, dia merasa seperti diikuti, dan waktu itu dia melihat bayangan yang mengikuti langkahnya malam malam. Sejak Seokjin dan Hoseok lulus, Yoongi tidak bisa kembali dengan kedua kakanya itu, Jihoon pun sibuk dengan klubnya, Namjoon juga sibuk dengan magang di perusahaan milik keluarga Yoongi. Taehyung juga sibuk pendekatan dengan Jungkook sedangkan Jimin juga sedang sibuk dengan lomba dance dan beberapa lama ini dia kembali sendiri. Maka suatu hari, Yoongi mengeluh pada Jimin tentang hal ini. Jimin tentu tahu siapa yang mengikuti Yoongi, akhirnya Jimin membicarakan hal ini pada Namjoon. Namjoon bilang jika ia akan menegur Seonghwa. Seonghwa hanya iya iya saja ketika ditegu Namjoon namun tetap saja mengikuti Yoongi.

Suatu hari, Jimin sedang kembali ke Busan karena ada acara dan Yoongi harus kembali sendiri dari kelas pelajaran tambahannya karena Namjoon bolos kelas itu. Saat itu, dia dibawa ke gang sempit dan seorang pria menciumnya, memberikan tanda di sekitar lehernya dan menyentuh bahkan meremas alat kelaminnya. Beruntung saat itu ada suara anak anak sekolah menengah atau anak kuliahan yang lewat dan ramai, sehingga orang yang melecehkan Yoongi itu pergi meninggalkan Yoongi. Saat itu Yoongi menangis pulang dan satu rumah di buat kelabakan oleh Yoongi hingga mereka mengundang Seokjin –Seokjin, Yoongi dan Jungkook rumahnya berdekatan- untuk membantu menenangkan Yoongi. Dua hari kemudian setelah Jimin pulang, Jimin mendatangi Seonghwa dan bertengkar dengan Seonghwa dan hal itu membuat Seonghwa menyimpan dendam dan benci pada Jimin, namun saat itu, kakak Seonghwa memergoki sang paman menyodomi sang adik dan dengan semua pertimbangan, sang kakak dan Soenghwa sendiri pindah dari Korea untuk mengobati sang adik yang mengalami gangguan mental.

.

.

.

.

.

.

.

.

Jimin dan Yoongi mendatangi Seonghwa di penjara. Yoongi membawakan satu pack buku catatan dan satu pack pensil, pulpen, penghapus dan beberapa alat tulis lainnya. Yoongi memberikannya pada Seonghwa ketika mereka bertemu.

"Aku tahu kamu mempunyai banyak kelebihan membuat lagu" kata Yoongi saat memberikan apa yang dia bawa.

"aku harap kau tidak menyia nyiakannya" kata Yoongi. Seonghwa hanya menatap datar Yoongi, Jimin dan paket yang diberikan Yoongi

"apa kau sudah berubah mencintaiku" Kata Seonghwa menatap Yoongi. Jimin menggeram mendengarnya

"dengar Seonghwa, aku hanya menganggap kau sebagai temanku, aku membantumu mengembangkan kemampuan bermusik mu dengan memasuki underground. Membuatmu mengembangkan kemampuang bermusikmu bersama Namjoon dan Hosiki hyung" kata Yoongi dengan sedih pada Seonghwa

"aku tidak butuh belas kasihan dan bantuanmu Min Yoongi. Yang aku butuhkan adalah kau, menjadi milikku dan tinggalkan si Park bodoh ini." Kata Seonghwa sambil memandang Jimin remeh. Jimin hampir saja membalas jika saja Yoongi tidak menggenggam tangan Jimin menenangkan jimin. Yoongi tersenyum

"Mengapa kau begitu terobsesi denganku" kata Yoongi sedih

"Aku tidak terobsesi denganmu. Aku mencintaimu lebih banyak daripada si Park ini" kata Seonghwa

"Kalau kau mencintaiku berarti kau harus sennag melihatku bahagia, bukannya menyakitiku" kata Yoongi

"si park ini juga menyakitimu" kata Seonghwa. Yoongi menghela nafas

"aku pikir kita ber tiga bisa berbaikan dan melupakan masa lalu, namun sepertinya keputusanku salah" kata yoongi. Lalu dia berdiri diikuti Jimin

"Hiduplah dengan baik Seonghwa-ya" kata Yoongi lalu pergi darisana diikuti Jimin. Soenghwa hanya bisa menatapi Yoongi dengan pandangan yang sulit di artikan dan menyeringai melihat Yoongi.

.

.

.

.

.

Yoongi memang sudah sembuh, namun entah kenapa, dua hari sebelum natal ini, Yoongi tiba tiba merengek pada Jimin agar dia bisa merayakan natal hanya berdua bersama Jimin dan menginap di apartement Jimin. Yoongi mematikan handphonenya dan juga Jimin. Dia sudah membeli banyak abhan masakkan,dan menyiapkan uang cash yang cukup untuk memesan makanan. Dan seharian ini yang Yoongi lakukan adalah bangun, mandi, masak, makan, menempeli Jimin seperti Koala, memesan makanan, makan dan terus menempeli hingga malam. Jimin sih senang senang saja, tapi bingung juga kenapa kekasihnya tiba tiba begini

"kamu ini sebenarnya kenapa sayang?" Tanya Jimin. Yoongi menggeleng dan masih menempel di dada Jimin seperti koala. Jimin tersenyum dan mengusak rambut Yoongi.

"chimchim~" panggil Yoongi dengan nada menggemaskan

"kenapa sayang" kata Jimin

"chimchim lebih suka Yoongi yang seperti apa?" Tanya Yoongi, kali ini Yoongi merenggangkan pelukannya lalu mendongak menatap Jimin. Jimin menunduk dan juga menatap Yoongi

"seperti apa? Aku suka semua yang ada pada Yoongiku" kata Jimin sambil menempelkan kening mereka satu sama lain. Yoongi tersneyum manis mendengarnya

"Chimchim saranghae" kata Yoongi

"nado Saranghae Min yoongi" kata Jimin. Lalu mereka larut dalam ciuman panas dan basah yang mungkin akan di akhiri degan 'olahraga' ranjang ala pasangan ini.

END

A/N: Hallo, jadi begini. Kemarin itu di chap terakhir aku mau masukkin flashback tentang kenapa Seonghwa bisa terobsesi sama Yoongi. Dan waktu mau ngetik aku di panggil buat makan hehe, dan abis makan aku lupa masukin hehe, nah pas aku udah update, dan tadi siang aku baca review ternyata aku ga masukin ceritanya dan pas aku baca lagi ternyata iya haha.. maaf ya, jadilah aku buat cerita ini. Terima kasih buat reviewer yang review cerita ini dan ngomong bagian itu hehe.

Dan ada yang tahu siapa Lee SeongHwa? Kalo gak salah ada yang udah jawab bener siapa dia hehe. Dia itu Gray, yang pernah digosipin sama Tiffany SNSD. Habisnya aku bingung mau pakai siapa dan tiba tiba aja keingetan dia hehe.. Terima Kasih buat yang udah review, follow, fav dan baca, maaf aku ga bisa balesin satu per satu reviewnya kayak biasa *bow*