Tales of Wu Family

Tittle : Mistery Man

Pairing: Krisyeol

Character: Wu Yifan, Park Chanyeol, and EXO Members

warning (s) : Mpreg, fluff yang sangat berlebihan, alur sedikit membingungkan (entahlah), typo(s)

disclaimer: Author abal ini hanya punya plot yang pasaran (mungkin) ini XDD


Tales of Wu Family - Mistery Man

Chanyeol mendengus kesal karena ia tak kunjung menemukan siapa pelaku teror yang tiap hari terjadi pada loker malangnya.

Sebenarnya tak bisa dikatakan sebagai sebuah teror, karena yang tiap hari ia dapatkan adalah berbagai macam hadiah mulai dari sederhana hingga mewah, normal hingga hadiah paling aneh yang pernah ia temukan.

Modusnya adalah di letakkan pada bagian atas tempat pertemuan antara badan loker dengan pintu loker sehingga saat Chanyeol membuka lokernya ia akan mendapati hadiah dari secret admirer-nya itu jatuh tepat di tangannya.

Sebenarnya, tidak hanya lokernya saja yang menjadi sasaran teror manis dan misterius itu, meja kerjanya di ruang Badan Murid juga beberapa kali menjadi korban dari kejahilan yang membuat Chanyeol bingung antara senang atau sebal dengannya.

Semua orang yang melihatnya akan terpekik ketika Chanyeol menjadi korban dari keromantisan seseorang yang hingga kini masih dipertanyakan identitasnya. Pekikan itu selalu saja terjadi setiap harinya. Bahkan kini ia menjadi sasaran gosip seantero sekolah karenanya.

Yaps, seluruh warga sekolah, guru, si kepala sekolah, penjaga sekolah, hingga dinding sekolah pun menggungjingkan Chanyeol dan limpahan hadiah-hadiah dari secret admirer setianya.

Mereka menebak-nebak siapa di balik pengiriman hadiah manis itu. Bahkan selentingan kabar memberi tahu bahwa si pengirim hadiah misterius tersebut menjadi arena pertaruhan yang ramai di kalangan murid.

Sebagian menebak hadiah-hadiah itu berasal dari fans klub si sekretaris badan murid yang manis dan sebagian lagi berpendapat hadiah itu hanya dikirim oleh salah satu penggemar sahabat sang diva sekolah.

Tidak jarang beberapa murid yang merasa populer iri dengan hadiah yang setiap hari di kirimkan sang penggemar rahasia untuk Chanyeol tersayang kita ini.

Setiap hari? Yap, kalian tak salah dengar, setiap harinya sepanjang hari sekolah dalam tiga bulan terakhir semenjak berakhirnya masa liburan musim panas, Chanyeol selalu mendapatkan kejutan berupa hadiah-hadiah yang menurut banyak orang sangat romantis sekalipun misterius.

Dalam beberapa hal, Chanyeol juga sependapat dengan orang-orang yang bergosip di belakangnya, tetapi, ada satu hal yang membuat Chanyeol sangat-sangat-sangat jengkel pada siapapun yang mengiriminya hadiah romantis itu.

Bukan hadiah yang ia sebalkan tetapi pesan yang menyertainya di beberapa hadiah yang ia terima. Sebagian berisi kode kode yang Chanyeol anggap sebagai sampah, karena ia tidak bisa membacanya tentu saja, dan sebagian lainnya berupa pesan-pesan singkat yang membuat Chanyeol mendengus dengan pipi memerah.

" Sebuket mawar merah yang masih segar, huh? Dan kita lihat, pesannya... masih berupa kode angka seperti sebelum-sebelumnya," goda Baekhyun sang sahabat pada Chanyeol yang terlihat sebal karena tak kunjung menemukan siapa di balik hadiah-hadiah romantis itu.

" Jangan menggodaku, Byun. Aku kesal karena tak kunjung menemukan orang itu! Dan mana mungkin aku bisa menemukannya jika pesan yang ia sampaikan seperti kode ini! Lama-lama aku bisa gila jika memikirkan pesan ini terus menerus," sembur Chanyeol.

" Tenanglah, Yeol-ah. Dia pasti akan muncul dengan sendirinya. Kau hanya perlu menunggunya," terang Baekhyun untuk menenangkan sahabatnya yang tengah kesal kuadrat karena pesan misterius yang telah menghantuinya sejak hadiah itu mulai bergulir.

Tepat setelah libur musim panas berakhir.

" Oke aku tenang sekarang, tapi bagaimana jika selamanya ia tak akan pernah muncul di hadapanku?!" seru Chanyeol histeris. Byun Baekhyun, sang diva, hanya bisa memutar bola matanya malas melihat sikap dramatis teman popoknya ini.

' Oh ayolah, kau tak akan mati hanya karena si stalker ini tak muncul di kehidupanmu. Kau pikir mempunyai stalker itu menyenangkan?,' gerutu Baekhyun dalam hati.

Beberapa orang yang lewat di depan kelas pun mau tak mau terkejut mendengar seruan dengan suara bass itu.

Bahkan Kris sang ketua badan murid, yang entah kenapa berada di tkp, juga tampak sedikit terlonjak kaget mendengar suara Chanyeol yang menggema keras di lorong kelas tingkat 2.

" Astaga, Chanyeol-ah. Kau membuatku kaget saja," kata Kris yang mampu menghentikan kegalauan Chanyeol dalam sekejap. Dan merubahnya menjadi sosok manis dengan mata bulat yang bersinar.

Lagi-lagi Baekhyun yang melihatnya dengan mata kepalanya sendiri hanya bisa memutar matanya malas.

' Dasar little devil,' batin Baekhyun sambil menatap sahabatnya itu dengan malas.

" Annyeonghaseyo, Kris sunbae," sapa Baekhyun menyadarkan kedua tiang itu bahwa masih ada satu orang lain di sana. Kris hanya bisa menimpali salam Baekhyun dengan sebuah senyum kikuk, " Ada Baekhyun-sshi rupanya, mianhae aku tak melihatmu."

' Tentu saja aku tak terlihat, matamu tak bisa melihat apapun dengan jelas jika ada raksasa sebesar Chanyeol menutupi pandanganmu, huh?!' hampir saja mengucapkan kata itu keras-keras pada sang ketua badan murid jika saja ia tak mengunci rapat-rapat mulutnya.

" Secret admirer lagi huh? Nampaknya kau sangat populer sampai-sampai banyak hadiah membanjiri lokermu setiap harinya," kata Kris dengan senyum menggodanya. Senyum yang biasa ia pasang ketika ia berada dalam mood untuk mengerjai seseorang, seperti saat ini.

Juniornya di badan murid itu memang sangatlah menggemaskan dengan kedua pipi bulatnya serta tatapan mata memohon seperti anak anjing yang polos dengan kedua mata bulatnya itu.

Saking asyiknya ia memperhatikan manisnya sang hoobae, ia baru tersadar dari kegiatannya itu setelah mendengar deheman keras dari midget berkelakuan diva di sebelah Chanyeol. Chanyeol pun juga ikut terkejut mendengar deheman keras itu.

" Err... kalau aku boleh bertanya ada apa sunbae datang ke gedung tigkat 2? Siapa yang sunbae cari? Benar-benar suatu pemandangan langka melihat Kris sunbae berada di sini," tanya Baekhyun tepat pada sasarannya tak lupa dengan senyum seringai kemenangannya.

' Silahkan mengaku dengan jelas tuan ketua badan murid, rubah licik berkedok pangeran,' dengus Baekhyun dalam hati.

Memang dasarnya Byun Baekhyun adalah orang yang tak mengenal basa-basi maka langsunglah ia bertanya tanpa peduli reaksi kedua orang yang kaget dengan pertanyaannya.

Chanyeol dengan ekspresi kagetnya dan Kris yang kaget sekaligus kikuk.

" Apa-apaan pertanyaaanmu itu, Byun Baek?"

" Kenapa jadi kau yang sensi, Yeola? Aku kan penasaran makanya aku bertanya seperti itu. Memang aku salah bertanya seperti itu?" balas Baekhyun sewot. Jika dipikir-pikir kata-kata Baekhyun memang tidak ada yang aneh.

" Sejak kapan penasaran dilarang di dalam undang-undang negara, huh?!" sambung Baekhyun dengan sedikit emosi. Chanyeol hanya membalas omelan sang diva Byun itu dengan sebuah cengiran bersalah.

" Tak apa-apa, tidak ada yang salah kau menanyakan itu padaku. Aku hanya sedang berjalan-jalan, berlama-lama di ruangan badan murid akan membuatku gila," balas Kris dengan menunjukkan pesona kakak kelas yang easy going pada kedua hoobae-nya itu.

Baekhyun mendecih dalam hati melihat acara tebar pesona yang dilakukan oleh sang sunbae pada Chanyeol yang jelas-jelas memandangnya dengan pandangan terpesona.

' Dasar rubah licik tukang tebar pesona,' umpat Baekhyun dalam hati.

Ia mendecih dalam hati melihat kelakuan sahabatnya yang makin lama makin terbuka dengan perasaan yang ia rasakan untuk si ketua badan siswa itu.

Byun Baekhyun harus rela meracuni matanya dengan tingkah menyebalkan sahabatnya yang semakin terang-terangan terlebih setelah ia mendengar cerita lengkap dari si tiang listrik sahabatnya itu bahwa "pangeran" yang telah menolongnya adalah Kris.

Setelah Chanyeol mengenali bau parfum yang ditinggalkan oleh pangerannya serta parfum Kris ketika mereka berdekatan. Demi tuhan! Hanya dari parfum yang digunakan oleh Kris!

Memang siapa Chanyeol sampai ia bisa mengenali 100 persen bau parfum orang. Bahkan kemampuan anjing pelacak belum tentu sehebat itu. Walaupun Byun Baekhyun dan jaringannya telah berhasil menemukan pelaku teror itu.

Berkali-kali Baekhyun meyakinkan itu dan berkali-kali pula mereka berakhir dengan perdebatan. Meskipun akhirnya berbaikan kembali dengan masing-masing dari mereka mengalahkan egonya.

" Kau dan pengagum rahasiamu itu sudah menjadi legenda sekolah ini, Chanyeollie. Bahkan kau dan pengagummu itu sudah tercatat dalam buku rekor sekolah," canda Kris pada Chanyeol yang kini nyaris menyerupai kepiting rebus saking merahnya kedua pipi bulat itu.

" Benarkah itu, Kris-sunbae? Tapi geu saekki mungkin pantas mendapatkan gelar rubah paling licik yang pernah ada dengan semua kesabarannya untuk memancing rasa penasaran Chanyeol," canda Baekhyun sarkastik.

Kris tampak menggaruk tengkuknya yang mungkin tak benar-benar gatal mendengar kata-kata tajam sang diva queen sekolah mereka.

Sungguh Byun Baekhyun dan diva attitude nya adalah salah satu daftar diva legenda di sekolah ini. Waja cantik dan mulut tajam tak kenal ampun itulah yang membuatnya sejajar dengan 2 diva lainnya yang menjadi legenda diva lainnya.

" Jangan bercanda, hyung. Aku hampir gila dengan semua perhatian ini terlebih dengan kode-kode aneh ini. Dan kau Byun Baekhyun, tidak ada kata-kata umpatan di dekatku, okay?" kata Chanyeol.

" Yes, mom," balas Baekhyun malas.

Kedua titisan jerapah itupun akhirnya asik tengglam dalam dunia mereka sendiri sampai Baekhyun jengah mendengarnya dan memilih untuk menyibukkan dirinya dengan game di ponselnya.

" Ah, sebentar lagi bel masuk kelas berbunyi. Aku pergi dulu Chanyeol-ah, sampai jumpa di meeting nanti siang," kata Kris sambil melangkahkan kakinya meninggalkan gaya keren yang sanggup membuat para penggemarnya terpana, termasuk Chanyeol yang nyaris meneteskan air liurnya.

' Dasar sok keren,' batin Baekhyun kesal. Dengan segera Baekhyun menyeret Chanyeol pergi dari tempat itu sebelum ia kehilangan mukanya karena memiliki sahabat yang memalukan seperti Chanyeol.

" Baek, apakah menurutmu penggemar rahasia itu Kris-hyung?" kata Chanyeol tiba-tiba.

" Kau memanggilnya hyung? Sudah sejauh apa hubungan kalian memangnya?" tanya Baekhyun dengan wajah yang mengeras.

Chanyeol yang terlalu sibuk dengan lalaland di dalam pikirannya, tentu saja tidak menyadari perubahan raut wajah sahabatnya itu.

" Tidak ada apa-apa di antara kami, hanya dekat sebagai atasan dan bawahan di badan murid. Dia dengan baiknya mengajarkanku beberapa pekerjaan badan murid. Dia juga tidak pernah menyalahkan pekerjaanku meskipun berkali-kali aku melihatnya mengamuk pada pengurus lain," kata Chanyeol setengah mengawang.

Baekhyun hanya terdiam dan mendengarkan dengan seksama semua kata-kata sahabat kecil yang kini berubah menjadi jerapah itu.

" Entahlah, otak gilaku mengatakan kalau Kris-hyung adalah pelaku di balik semua ini," tambah Chanyeol.

' Kau menginginkan permainan? Baiklah akan kubuat permainan ini menjadi seru mistery man.'

T to the B to the Ceh


A/N: perpisahan itu nggak kenal siapa aja yahhhhh... ehehe mian untuk kali ini Kim nggak bisa balesin satu-satu review kalian soalnya Kim mendadak dibuat galau wkwkwkwkw

untuk chapter selanjutnyaa mungkin belum ada Krisyeol momentnya tapi bakalan update cepet kok udah separuh jalan bahkan chapter lanjutan lagi udah mulai di kerjain mwehehehhee

Btw pada bingung soal kode yahhh tenang aja bakalan dijelasin kok nanti~~~ ehehehehe *sukanya Kim mah gituuu*

Seperti biasa, saatnya ucapan terima kasih buat reviewer-nim~~~

Super Duper Big Thanks To

imah99 | hyena lee | Fienyeol | keripik balado | yousee | Lulu Auren | oh ana7 | apple27 | han soon hee | mun-chang | nandha0627 | KrisyeolBeliever | Rachellia park |

Makasih banyak ya buat kalian reviewers nimmm cintahh deh sama kaliaannn wkwkwkkw

Mian nggak bisa bales review huhuhuhuuu... otaknya Kim ketinggalan di hati si pilot buahaha

makasih sebanyak-banyaknya untuk yang sudah mem-follow, favorite dan bahkan sekedar membaca cerita ini...

yuk lah revie... kalau reviewnya jadi 100 atau lebih dalam sehari besok tengah malem langsung cuss update selanjutnyaaa

ditunggu juga saran, kritik, ataupun yang mau berbagi ide... bisa lewat PM juga wkwkwkw

Peluk Cium Kim :* *ditabok sendal*