"Noonaaa... bangun!"
"..."
"noonanya kookie banguuuun!"
"..." srak tangan seseorang yang baru saja berteriak itu langsung menyibakkan gundukan selimut hitam bermotif kumamon dari atas ranjang yang entah kenapa sejak tadi tidak ada pergeakan.
DEG... DEG... DEG...
"Noonaa bang – AAAAAA!"
Kookie pov
Hari ini kookie ingin membangunkan noona... noona itu pemalas, karena kookie baik dan hari ini hari pertama kookie masuk sekolah jadi kookie ingin membangunkan noona.
"Noonaaa... bangun!" ish.. maaf ya reders, noona memang pemalas, btw di ceritanya noona author yang imut #kookiedipaksa kalo enggak gak bakal dimasukin tae noona ke ceritanya, kan kookie bosen kalo Cuma ketemu sama buntelan salju yang dari tadi gak bangun bangun
"..."
"noonanya kookie banguuuun!" iiih... kookie ini punya hati juga ya... kookie udah capek bangunnin noona, kookie tarik aja kali selimutnya?
"Noonaa bang – AAAAAA!" kok Noonanya kookie berubah? Noonya berubah jadi boneka? Kok bisa ya? Eomma mengutuk noona mungkin ya? Iya sih noona kan kan mulutnya tidak ada penyaring yang biasa eomma gunakan untuk menyaring jus wortel kookie, tapi kookie nggak mau punya noona hitam kayak gini, cukup temen kookie yang namanya mingyu aja sama noona jongin sepupu kookie aja yang item, kookie nggak kuat kalau punya noonie macem ni... eomma tega banget... hiks... kookie marah sama eomma...
"eommaa... hiks... hwaaa... eommaa!"
"Kenapa kenapa?! Kenapa kookienya appa menangis?" itu appa kookie, gantengkan? Tapi masih gantengan kookie. Sebenarnya kookie benci appa tapi mau bagaimana lagi kan kookie lagi marah sama eomma gengsi dong... kookie tu SWAG kayak noona, kookie harus lapor kalau noonanya kookie yang manis sudah dikutuk jadi kumamon, eomma jahat sekali...
"Appaaaa! Nooona... hwaaa... noonaa cidak bergerak! Eomma jahac" maaf ya para readers disini ceritanya kookie cadel t karna ini pov jadi kookie nggak cadel, gak tau tu kenapa cadel... terserah sih yang penting kookie ganteng udah itu aja...
Kookie pov end
Langkah Kepala keluarga kim semakin dekat dengan dapur dimana disana sudah ada nyonya kim yang menatapnya dengan tatapan bingung, yaiyalah bingung tumben tumbenan buntelan lemak kelinci itu mau di gendong appanya, jarak 3 meter saja dia sudah berteriak sambil melempar ironman,. Eh sekarang malah nemplok kyak lem kan inces jadi heran.
"Kookie... ayo makan!" sahut nyonya kim yang saat ini mulai menyodorkan sendok merah ironman ke depan mulut kookie
"ANDWEE!"
"Kookie... ayo makan, eomma membuatkan makanan kesukaan kookie." Sahut appanya yang masih tidak peka dengan kengambekan anaknya "aniiiyaaa... eomma jahac! Kookie benci eomma!"
"Kim Namjoon! Apa saja yang kau katakan pada anakku?!" aura hitam mulai keluar dai tubuh istrinya Kim Seokjin, berbagai kecurigaan mulai menghantui pikiran nyonya kim muda ini, ya iya lah... orang hampir tiap hari kookienya nempel sama eommanya kok tiba tiba bisa benci kayak gini
"Apa? Aku tidak mengatakan apa apa! Kookie... kenapa kookie benci eomma? Lihat eomma jadi sedih kan? Padahal eomma sudah buat sup wortel kesukaan kookie, bagaimana kalau supnya eooma berikan pada noona saja, bukannya kookie benci eomma?" entah memang berniat melembekkan hati kelinci ini tapi salah dalam penggunaan caranya ato memang Kim namjoon terlalu bodoh untuk memahami situasi dan menmpatkan kata kata yang sesuai... mari kita lupakan,
Sesaat mendengar kata "noona" matanya yang merah tadi semakin menggenang, dan semakin mengeratkan pelukannya pada sang apa, entah kena sekarang perasaan namjoon semakin gundah dan sesak setelah menyadari tatapan istrinya semakin tajam dan cekikan pada lehernya semakin kencang... jangan lupakan teriakan dasyat yang berasal dari mulut anaknya
"Hweee... nooonaaa... noonanya kookiee... hiks.. hwaaa!"
"Kenapa noonanya kookie? Kenapa kookie tidak cerita? Noona memukul kookie? Ato noona menendang kookie?" pertanyaan kurang masuk akal namun nyata keluar begitu saja dari mulut Namjoon yang dihadiahi dengan pandangan lebih benusuk dari istrinya
"eomma jahac.. eomma cidak cayang noona... hwee apaa... noonanya kookie tidak bergerak!"
"Ha? Eomma tidak memukul noonanya kookie, kenapa kookie bilang eomma jahat?" kali ini hgiliran Seokjin bertanya, namun bukannya diam kookie atau Jungkook malah menangis sejadi jadinya
"Hweee... noona cidak bergerak appa... hweee... noonanya kookie berubah...!" dalam kondisi hiteris seperti ini sesosok putih pucat datang tiba tiba tanpa pemberitahuan dan tanpa jemputan dengan santai duduk tepat disamping seokjin menatap eommanya seakan bertanya "kenapa eomma?" seokjin hanya mengedikan bahun karena memang dia yang saat ini sebagai tersangka masih tidak mengerti apa yang membuat anaknya menangis histeris seperti ini
"Cup... cup.. sekarang ceritakan pada appa... eomma jahat pada noonanya seperti apa? Nanti biar appa cubit eomma," bukannya tambah tenang tangisannya semakin keras
"HWAAAA... APPAA JAHAC! APA MAU CUBIC EOMMAAA... HWAAA... KOOKIE CIDAK MAU SAMA APPAA...!" helaan nafas muncul dari relung hidung Kim Namjoon, reputasinya sebagai CEO dan sebagai orang jenius jatuh sudah didepan keluarganya
"Biklah... baiklah... appa tidak akan mencubit eomma" "janji?"
"Appa janji,"
"Kalau begitu kookie cerita ke eomma" bujuk seokjin "Anniyaaaa... KOOKIE CIDAK MAU SAMA EOMMA... kookie mau noonaa... eomma sudah mengucuk (mengutuk) noonanya kookie jadi kumamon!"
"Eomma mengutuk noona?" sahut Namjoon sekali lagi, entah seseorang yang sebelumnya datang tadi mulai tertarik dengan perdebatan absurt ini atau memang karena makanannya sudah habis, itu masih menjadi misteri yang berjudul "kepedulian noona pada kookie"
"kalau eomma dan appa jahat, kookie mau denganku tidak," sahut anak itu yang ternyata adalah anak sulung keluarga Kim atau disebut noonanya kookie, atau suga atau yoongi, atau kumamon atau swag. Tanpa banyak bicara kookie langsung turun dan memeluk orang berkulit pucat tadi tetap dengan tangisan kerasnya
"Memang noonanya kookie kenapa?" sahut sosok pucat itu sambil memeluk kookie
"Hwaaa... eomma mengucuk noonanya kookie jadi kumamon, tadi saac kookie ingin membangunkan noona dan membuka selimuc nya, bukan noona di dalam selimut capi boneka kumamon... padahalkan noonanya kookie manis," senyum kecil terkembang dari sosok pucat itu
"Noonanya kookie baik," senyuman bertambah beberapa milimeter
"Noonanya kookie suka membagi makanannya dengan kookie," senyuman mulai menampakkan gigi dan gusinya
"Noonanya kookie cantik," senyuman lebar menghiasi wajah manisnya, tidak menyangka adiknya ini sangat mengkhawatirkannya
"Noonanya kookie kan cidak jahac, iyasih noona sering marah marah, capi noonanya kookie selalu membela kookie saat bermain di caman, mekipun noona sering bicara menusuk, cidak pakai penyaring jus eomma, wajahnya seperci orang jahat, katanya swag capi cidak swag, kalo ngomong suka nyebelin... capi eomma cidak perlu mengucuk noonanya kookie jadi kumamonkan" senyuman yang sebelumnya selebar senyuman pepsoden telah hilang dengan terganti oleh wajah datar andalan sang pemilik nama Kim Yoongi "pokoknya noonanya kookie itu baik, iyakan noon – eh?"
"Apa?"
"Nooonaaa! Eomma... noona sudah berubah jadi manusia yey! Yey...!" seru kookie memeluk kakaknya, lah yang dipeluk harusnya seneng tapoi gara gara nila setitik rusak susu sebelanga, begitupun senyuman yoongi, katakata tajam kookie setitik rusak mood yoongin pagi ini, keinginan terpendamnya kembali muncul
Tangannya mencubit pipi gempil adiknya sambil menatap eommanya dan appanya "eomma appa... apa yoongi bisa pindah keluarga saja? Atau kalau tidak bisa pindahklan saja bayi kelinci ini kembali kehutan,"
"Andweee.. eommaa... kucuk saja... kucuk noona jadi boneka kumamon! Ayoo eomma kucuk sekarang! Kookie ikhlas! Appa kucuk noonaaa!"
Jadi ceritanya itu gini : kookie pagi pagi udah niat banget bangunin kakaknya, dia sendiri udah bangun pagi pagi katanya takut telat kesekolah kan gak keren kalo hari pertama udah telat, meskipun dia masih playgroup sih sedangkan noonanya udah kelas 1 SD, nah waktu si buntelan lemak kelinci inibangunuin kakaknya si Suga pake cara tarik ulur paksa selimut si noona, tiba tiba kookie kaget kok yang didalem selimut itu kumamon bukan noonanya, kookie sih pengin mikir positif, tapi entah kenapa tiap mikir otaknya itu udah melalang buana ke negeri seberang, dari berbagai spekulasi nyata hingga fantasi, normal hingga absurd memenuhi kepalanya, jai dengan bijaksananya profesor Kim kecil ini mengambil kesimpulan setelah melakukan analisa pada noonanya "noona kookie dikutuk eomma jadi kumamon" dan alhasil kookie nemplok deh sama appanya pagi ini
Noona...!
Apa?
Kok... kookie sodaraan sama monscer sih?
Yaudah coret aja d kartu keluarga nama lu kook
Iih... kok noona jahac sih
Lu crewet ya kook... pabter yoongi pengen buang lu k hutan
Noona berani sama kookie?
Eh buntelan lemak kelinci, gw ganti namalu d chaper depan sama yugyeom mau, ngomong gomong yugyeom lebih imut dari lu
Andweee... jangan! Klo kookie di ganti ugom berarti nnt tae noona sama ugom dong... NOO! Kookie g terima titik... yaudah noona author imut kookie mau minum susu dulu bhay!
Chap selanjutnya tunggu kemunculan para pemain lain bisa taetae bisa encim bisa yang lain... comment ya...
