CHANBAEK
BOYSLOVE
Gajelas
Baca sok ga juga ga masalah. Sebelumnya makasih kalo ada niatan buat review. Hehe *bow
Malam ini Chanyeol sengaja berkunjung ke rumah Baekhyun untuk sekedar melepas penat setelah 3 hari lembur bekerja.
"Aku harap kau tidak marah karena pesan itu." Chanyeol menatap Baekhyun yang tengah merajuk didepannya.
Lihat saja, bibir cherry yang sengaja di pout kan, tangan di lipat di dada, mata yang seakan akan menusuk bola mata Chanyeol. Bagi Chanyeolitu tidak terlihat menyeramkan sama sekali.
"Bagaimana bisa kau tidak membalas pesanku dalam 3 hari ini?"
"Sudah aku bilang itu lembur, sayang." jawaban Chanyeol membuat Baekhyun semakin memajukan bibirnya. Uh Chanyeol jadi gemas sendiri.
"Uangnya bahkan sudah ditransfer oleh bosku." bujuk Chanyeol. Tapi maaf, Baekhyun bukan cowok murahan.
"Aku akan membelikan apapun yang kau mau malam ini juga." Chanyeol masih berusaha. Baekhyun tak bergeming.
"Kau mau apa? Es krim? Baju? Atau mungkin console game terbaru?" Baekhyun sedikit melirik pria berkuping Yoda itu. Sedikit terkejut saat prianya mengatakan console.
"Bukan itu yang aku mau."
Akhirnya si cantik mau membuka mulutnya.
"Lalu apa? Katakan saja?" Chanyeol menggenggam tangan Baekhyun. Ia masih menahan agar tidak melumat bibir yang masih merajuk itu.
"Aku tidak butuh uangmu." Chanyeol terdiam mendengar ucapan kekasihnya.
"Lalu?"
"Aku hanya ingin ditemani. Oleh kekasihku. Hanya berdua." jawaban malu malu Baekhyun sukses membuat pipi Chanyeol sedikit bersemu.
"Benarkah?"
Baekhyun mengangguk manja.
"Tapi aku kan sudah disini bersamamu sekarang."
"Kau tidak peka sekali sih!" jawab Baekhyun kesal. Oh tidak, ia kembali merajuk.
"Lalu kau- ah.." Chanyeol menyunggingkan senyum menyeramkannya. Ia mencolek dagu Baekhyun.
"Kau mau aku membeli itu kan?" tanya Chanyeol. Baekhyun belum merespon.
"Kau ingin warna apa?" tanya Chanyeol. "Yang aku tahu hanya ada warna biru." lanjutnya.
"Terserahmu." jawab Baekhyun singkat.
"Hm baiklah.. kau ingin rasa apa? Buah? Permen karet? Atau.. glow in the dark?" tawa renyah Chanyeol terdengar diakhir kalimatnya.
"Jangan. Untuk malam ini jangan gunakan itu." si Malu Baekhyun kembali beraksi.
"Huh? Serius?" rona bahagia tergambar di wajah Chanyeol. Baekhyun mengangguk.
"Baiklah! Aku akan segera kembali!" segera Chanyeol mengecup sekilas bibir Baekhyun sebelum akhirnya menghilang dibalik pintu apartemen Baekhyun.
Baekhyun yang wajahnya sudah semerah tomat hanya tertawa kecil melihat kelakuan kekasihnya.
"Aku harap dia hanya beli satu botol lube."
-FIN-
Mbhi
