Chapter 4
Ff my idol
Pagi hari di taman sekolah SM senior high school terlhat kibum sedang duduk termenung, dia masih memikirkan kejadian semalam. Berapakalipun kibum berpirir tetap saja dia masih tidak mampu mengartikan tindakan Andrew semalam.
"Andrew melarangku untuk pergi dengan kyu. Aku bisa memaklumi itu, mungkin karena dia tidak ingin kesepian sendiri di rumah. Lagipula karena aku pergi dengan kyuhyun dia harus masak sendiri. Jadi aku bisa memakluminya. Tapi, dia menciumku? Aaahh ada apa dengannya. Dan bodohnya lagi kenapa aku malah membiarkannya. Ahh kim kibum kau sangat bodoh. Membiarkan orang asing yang bahkan wajahnya pun belum kau dilihat mengambil first kissmu. Seharusnya kau marah bukannya membiatkannya. Aku ini kenapa? Berapakalipun aku berpikir rasanya aku tidak bisa marah atas perbuatannya. Apa mungkin aku menyukainya? Hahaha mana mungkin. Aku hanya menyukai siwon oppa. Tapi, kenapa dia melakukannya? Apa mungkin dia menyukaiku? Bisa jadi, tapi mana mungkin. Diakan selalu mengatakan aku bodoh. Mana ada namja yang mengatakan bodoh pada yeoja yang disukainya. Lalu atas dasar apa dia melakukan itu? Dan atas dasar apa aku tidak menolak ciumannya itu? Aiissshh aku benar-benar bisa gila" rutuk kibum pada dirinya sendiri.
"Kim Kibum!" panggil Kyuhyun yang tiba-tiba datang ketaman mengejutkan kibum.
"yack kau cho kyuhyun, masih pagi-pagi sudah mengagetkanku"
"hahaha mian. Tapi masih pagi-pagi begini kenapa kau sudah duduk disini bukannya masuk ke kelas eoh? Aku dari tadi mencarimu"
",ani, hanya ingin menghirup udara segar sebelum masuk kelas dan belajar berjam-jam di dalam. Tapi ada hal apa kau mencariku?" balas kibum tenpa semangat
"begini, aku punya seorang kerabat yang baru saja membuka cabang restoran makanan jepang di seoul, jadi aku diudang untuk datang kesana. Kau mau menemaniku pergi?" tanya Kyu dengan antusias.
Mendengar tawaran Kyu rasanya dia ingin ikut, kapan lagi bisa makan makanan jepeng yang terkenal mahal dengan gratis. Kalau dulu sih, sebelum uang sakunya dipotong seperti ini yah dia mampu beli makanan jepang kapan saja dia inginkan. Tapi saat sakunya dibatasi. Untuk membeli photobook saja mau tak mau harus menyewakan kamar pada orang asing. Tapi setelah berpikir kembali, dia jadi ragu untuk pergi. Kibum terpikir oleh perkataan orang asing yang menyewa kamarnya(andrew) semalam dan teringat apa yang sudah dilakukan Andrew karena dia tidak mendengarkan apa yang dikatakan Andrew.
"mianhae Kyu, aku ingin ikut tapi aku tak bisa. Ada yang harus aku kerjakan". Bohongnya.
"ah baiklah aku tak bisa memaksa". Balas Kyu. Terlihat dari wajahnya sepertinya dia sedikit kecewa karna kibum menolak ajakannya.
"mian" sesal hati iya merasa bersalah menolak ajakan teman baiknya. Tapi apa boleh buat dia tidak ingin membuat Andrew marah karena tidak mendengarkan perkataan Andrew. Tapi kenapa kibum harus menuruti perkataan andrew?
"hahaha tak apa. tak usah merasa bersalah, kaja kita msauk ke kelas sepertinya bel sudah mau berbunyi."
"nee" balas kibum sambil tersenyum. Senyuman yang membuat kyuhyun jatuh cinta padanya bahkan seorang choi siwonpun bisa jatuh karena senyumannya itu. Ahh kibum tak heran dia emiliki julukan killer smile di sekolahnya.
"aku pulang" ucap kibum ketika sampai di apartemenya berjalan masuk kedalam. Didapatnya siwon atau yang lebih dikenalnya dengan Andrew sedang menonton sambil tiduran di sofa menopang kepalanya dengan tangannya.
"oh kau sudah pulang, aku lapar tong buatkan makanan" kata siwon tanpa memalingkan wajahnya dari layar TV.
Bukanya siwon terlalu sibuk atau focus dengan acara yang ditontonnya, tapi iya terlalu gugup untuk menatap kibum. Dia tak mampu menatap kibum karena perbuatanya semalam yang seenaknya mencium kibum tanpa alasan. Siwon sendiripun masih tak habis pikir kenapa dia melakukan itu. Mengapa ia bisa semarah itu melihat kibum dengan orang lain. Tinggal dengan kibum memang sudah membuatnya jadi gila. Siwon pikir dia benar-benar sudah gila. Oh ayolah siwon, anak kecilpun tau bahwa kau munyukai kibum, dan kau cemburu melihatnya bersama namja lain. Tapi sepertinya siwon terlalu bodoh untuk mengethui perasaanya sendiri.
"baiklah, tapi aku ganti baju dulu" jawab kibum dengan malassambil melangkahkan kakinya ke kamar untuk ganti baju.
Mereka berdua makan tanpa bicara sepatah katapun di ruang. Tak ada satupun dari mereka berdua yang ingin memulai percakapan. Keduanya terlalu gugup untuk memulai percakapa. Siwon terlalu gugup untuk menjelasnya kejadian semalam dan kibum pun terlalu gugup untuk mennyakanya. Yah beginilah kalau terlalu bodoh memahami perasaan sendiri. Akhirnya mereka menyelesaikan makan malm mereka tanpa ada pembicaran sedikitpun.
Beberapa hari setelah makan malam tanpa suara tersebut terlihat keadaan mulai kembali normal. Siwon dan kibum sudah melupakan kejadian siwon marah lalu mencium kibum. bukanya lupa sih, tapi pura-pura lupa. Mereka berdua akhirnya bosan juga tak saling bicara padahal tinggal di apertemen yang sama. Setelah memastiken pura-pura tidak ada apa-apa akhirnya mereka berdua kembali seperti biasa. Walupun terkadang merasa gugup kalau ak sengaja berpandangan terlalu dekat. Aduh mereka ini. Sudah saling suka, tapi masih juga tidak dapat memahami perasaan sendiri.
Terlihat kibum sedang siap-siap pergi ke supermarket untuk membeli persediaan makan yang telah habis.
"aku mau pergi ke supermarket dulu. Jaga apartemenku dengan baik sampai aku kembali"
"aku ikut. Ada yang ingin aku beli. Sekalian ingin menghirup udara segar. Sudah berhari-hari aku terkurung disini"
"kau terkurung bukan karena aku yang mengurungmu, tapi karna kebodohanmu sendiri yang tidak mau keluar"
"yayaya aku tau, jangan mulai perdebatan lagi kibum sshi."
'"ya baiklah. Cepat sana anti baju"
Supermarket
Sepertinya kibum melakukan kesalahan mengizinkan siwon ikut dengannya. Apa mungkin dia lupa ya dengan cara berpakaian siwon yang jauh dari kata normal. Atau mungkin dia sudah terbiasa dengan penampilan siwon yang selalu memakai apa saja untuk menutupi wajahnya. Lihatlah dari pertama mereka sampai semua orang memperhatikan mereka. Bahkan ada salah satu pegawai supermarket yang selalu mengikutu kemana mereka pergi. Seperti mengawasi mereka berdua. Ah kayaknya si pegawai supermarket berpikir kalau siwon adalah pencuri atau orang yang memiliki niat jahat. Oh ayolah, dia itu seorang choi siwon. Kalau sampai si pegawai tau itu choi siwon sepertinya dia tidak akan mengikuti siwon karena curiga, tapi akan mengikuti siwon karena ingin minta tanda tangan dan foto. Tapi dengan penampilan siwon seperti ini, siapapun yang melihtanya pasti berfikr siwon orang jahat.
"spertinya aku salh membawamu kesini"
"wae? Apa ada yang salah?"
"oh ayolah, kau tidak merasa kita diikuti oleh pegawai itu" kata kibum sambil berbisik pada siwon dan menunjuk pegawai supermarket yang sedang mengawasi mereka.
"ah hanya perasaanmu saja. Memangnya kita orang jahat apa sampai harus diikuti segala."
"ahh kau ini bodoh atau apa sih? Coba lihat penampilanmu, siapa saja yang lihat pasti berfikir kalau kau itu orang jahat tau. Aku malu belanja denganmu. Aku mau belanja dibagian sana sendiri, dan kau terserah mau kemana. Yang penting jangan mengikutiku. Nanti satu jam kemudian kita bertemu didepan ya." Kata kibum lalu berlalu meninggalkan siwon.
"apa-apan dia, melu belanja denganku. Ah masa bodoh, mending aku belanja keperluaanku."
Ketika sedang asik memilih-milih sabun apa yang ingin di beli nya, tiba-tiba terlihat seorang wanita dengan paras yang bisa dibilang cantik, sedang memperhatikan siwon. Dia berjalan mendekati siwon.
"Simba?" panggilnya dari belakang.
Siwon berbalik lalu, betapa terejutnya dia kini di hadapanya sedang berdiri seorang wanita dengan rambut pirang yang panjang, sedang tersenyum memperlihatkan gigi kelincinya yang selalu diingat dengan jelas oleh siwon.
"noona? Kau benar noona…
TBC
MIAN jeongmal MIANHE..
Updatenya benar-benar telaaaaat..
Sudah hamper setahun ngegantung ni ff..
Sebenarnya dari dulu sudah pengen update cepat, tapi saying baru ada waktunya ekarang. Fey sibuk. Gimana mo ada waktu kemarin tuh selama 3 bulan fey sibuk banget, pagi harus ke sekolah buat PPL(magang jadi guru) lalu siang sampe sore harus kuliah lagi. Malamnya sudah harus kerja tugas kuliah sambil persiapkan materi untuk ngajar besoknya.. eh kira habis PPL bakalan bisa lanjutin ni ff, eh malah taunya tambah sibuk ngurus laporan habis PPL. Bener-bener gak ada waktu lowong. Setelah itu malah dihadapin sama ujian, haduh tambah pusing dah. Habis ujian gak ada libur malah harus KKN (kkn disini maksudnya Kuliah kerja nyata loh bukannya korupsi kolusi dan napotisme yaa). Dan hasil dari semua kesibukan yang pada ma tidak mau harus kehilangan berat badan sebanyak 8 kg.. dan kini pada akhirnya baru sekarang ada waktu luang buat ngelanjutin ketik ni ff..
hahaha mian, fey malah curhat nihh..
mian sekali lagi kali ini certanya agak pendek yaa..
dan jeongmal gomawo buat yang udah ngerivew.. gak bisa disebutin satu-satu
untuk yang terakhir,, mind to review?
