Chapter 11

"aku tidak pernah bermaksud menyembunyikan semua fakta ini. Aku hanya menunggu waktu yang tepat kibum ah. Kau tau, aku sudah menyiapkan semua kejutan hari ini tepat di konserku." Bela siwon

"kejutan, iya kejutan. Aku sangat terkejut mengetahui ternyata kau seorang choi siwon. Bahwa kau telah menimmmppppppppppttttthhhmmp

Belum sempat kibum melanjutkan perkataaanya, siwon telah membungkam bibir tebal kibum dengan bibir jokernya.

Kibum mencoba meloloskan diri, tetapi siwon malah semakin menekan bibir kibum agar tak bisa lepas.

Sementara itu diluar ruangan

Suara teriakan kibum ketika membentak siwon, terdengar dari luar ruang kerja yunho. Yunho yang telah selesai dengan urusannya di toilet mendengar keributan dari dalam ruang kerjanya. Dibukanya pintu tersebut.

Alangkah terkejutnya melihat siwon dan kibum sedang ciuman.

"yack apa yang kalian lakukan?" teriak yunho kaget.

Mendengar suara teriakan yunho, secara otomatis siwon melepas bibir kibum.

Setelah terlepas dari genggaman bibir siwon, kibum berusaha menetralkan napasnya.

"kau mau membunuhku oeh" kata kibum sambil menatap sinis kearah siwon.

"mana mungkin aku membunuh gadis yang aku cintai" balas siwon sambil memperlihatkan cengiran kudanya.

"yack, kalian berdua mengabaikanku. Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya yunho

Akhirnya mendengar pertanyaan yunho menyadarkan kedua makluk tersebut bahwa ada orang lain diruangan itu selain mereka, dan menyadarkan mereka bahwa orang lain tersebut yang membuat pangutan keduanya terlepas.

Gugup, itu ekspersi yang ditunjukan oleh kibum. Sedangkan siwon malah memperlihatkan ekspresi bahagia.

"hyung, sebenarnya ada yang ingin aku sampaikan" kata siwon sambil tersenyum kemudian dirangkulnya pundak kibum.

Kibum menepis tangan siwon yang berada dipundaknya.

"jangan katakan apapun Choi Siwon ssi." Kata kibum lalu melangkah keluar ruangan.

Kibum keluar ruangan dengan perasaan campur aduk.

Marah, iya dia masih marah kepada siwon. Malu, iya dia malu kerena kedapatan sedang ciuman. Senang, iya terlintas perasaan senang bahwa seorang choi siwon yang begitu di kagumi semua orang adalah lelaki yang menyatakan cinta padanya, bahkan menciumnya. Marah, dia marah kepada dirinya mengapa dia bisa merasa senang dicium oleh lelaki yang telah menipunya.

Sementara itu, yunho yang kebingungan tetap miminta penjelasan kepada siwon.

"choi siwon, cepat jelaskan mengapa kalian bisa berciuman?" Tanya yunho penuh selidik.

Sementara itu jaejong yang mendengar ribut-ribut ikut datang ke ruangan kerja yunho. Dijalan menuju keruang kerja jaejoong berpas-pasan dengan kibum. Dilihatnya kibum lari menuju kamar dengan dengan ekspresi seperti ingin menangis. Di panggilnya kibum, tapi kibum mengacuhkan jaejong.

"ciuman? Siapa yang ciuman bear?" Tanya jaejoong kepada yunho dan siwon.

Yunho tidak menjawab, malah memberikan kode pada jaejoong dengan melirik siwon

"dia?" Tanya jaejoong heran? "dia ciuman dengan siapa?" jaejoong masih merasa bingung.

"mana mungkin dengan aku" balas yunho.

"jadi . . ." tanpa meneruskan kata-katanya, jaejoong melempar pandangan mengerti pada yunho.

"yah. That's right boo" balas yunho menarik napas panjang.

Orang yang sedang dibahas hanya bisa menatap kedua pasangan tersebut dengan kikuk.

Seketika terasa aura iblis mengelilingi ruangan tersebut.

Terlihat jaejoong menatap siwon dengan pandangan menakutkan, sedangkan yunho hanya memberi pandangan kasian. Siwon malah kebingungan.

"CHOI SIWON. APA YANG SUDAH KAU PERBUAT PADA ADIK KECILKU." Tanya jaejoong dengan penuh kemarahan. Seperti gajah yang sedang mengamuk.

ruang keluarga

Kini ke empat orang tersebut sedang berhadapan.

Jaejoong masih terlihat emosi. Jaejoong seperti ingin memakan siwon sekarang juga. Yunho berusaha menenangkan jaejoong. Dan siwon sendiri menatap takut sambil meminta tolong pada yunho dan kibum. Tapi kibum tetap bungkam, dia hanya duduk sambil menundukan kepalanya.

Yunho tetap berusaha menenangkan jaejoong.

"tenang boo. Biarkan kita tanyakan masalah ini dengan jelas." Kata yunho

"tapi.. pria ini telah.."

"iya aku tau. Mari kita tanyakan pada mereka. Dan boo, coba duduk dengan tenang dulu" balas yunho dengan serius.

Jaejoong selaku kakak sepupu kibum, jelas marah mengetahui adiknya di cium oleh seorang lelaki, terlebih lagi kejadiannya terjadi di dalam rumahnya sendiri.

"choi siwon, kim kibum, tolong jelsakan apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya yunho serius sambil menatap kedua tersangka yang duduk di seberang dia dan jaejoong.

"tidak ada yang perlu dijelaskan. Tidak terjadi apa-apa diantara kami. Itu hanya kesalah pahaman. Yunho oppa hanya salah melihat. Mian,Aku capek, aku mau kembali ke kamarku." Jawab kibum datar lalu berdiri hendak lari ke kamarnya.

Belum sembat kibum melangkah, siwon telah menahan tangannya.

"tidak terjadi apa-apa? ? kata siwon sambil melihat kearah kibum dengan pandangan sendu.

"lepaskan tanganku bodoh" balas kibum berusaha melepaskan tangannya yang sedang digenggam erat oleh siwon.

Siwon tidak melepaskan genggaman tangannya. Kini siwon sudah berdiri masih dengan tangan yang menggenggam erat tangan kibum.

"bummie aku mohon jangan seperti ini."

"maaf, choi siwon ssi. Apa yang salah denganku" balas kibum datar

"bummie yah, aku tau kau masih marah. Tapi aku mohon dengarkan penjelasanku. Apa yang kau lihat waktu hari konser itu tidak seperti yang kau bayangkan. Dan aku tidak ada maksud menipumu chagya." Pinta siwon

"aku tidak mengerti apa yang anda katakana siwon ssi. Aku rasa anda salah orang." Kibum masih bersihkukuh mengabaikan siwon.

Melihat drama yang sedang terjadi di depan mereka, yunho dan jaejoong hanya menatap bingung sambil menyimak apa yang sedang terjadi.

"aku mohon kim kibum. Jangan seperti ini. Aku mencintaimu. Rasanya sesak melihat kau menangis pada hari itu karena aku. Rasanya sakit diabaikan olehmu seperti ini. Aku sangat mencintaimu kibum ah." Kata siwon sambil memohon dan menitikan air mata.

"sakit katamu? Kau tidak tau rasa sakit yang sebenarnya. Kau pikir bagaimana sakitnya perasaanku telah ditipu olehmu?" kata kibum dengan sinis.

"aku minta maaf. Aku tidak pernah bermaksud menipumu."

"tidak bermaksud? Kau berpura-pura menjadi orang lain dan tinggal di rumahku. Lalu mempermainkan perasaanku agar jatuh cinta kepadamu. Kau sungguh hebat choi siwon ssi. Kau memang pantas mendapatkan penghargaan selama ini, aktingmu sungguh hebat. Aku sampai tertipu dan karna kebodohanku bisa jatuh kedalam tipuanmu." Kata kibum sinis

"aku sudah katakan. Aku tidak bermaksud menipumu. Aku sudah berniat memberi tahumu tentang diriku. aku hanya belum mendapatkan waktu yang tepat. Aku mohon percayalah padaku bummie. Aku sudah menyiapkan semuanya untuk mu chagi. Aku berencana melamarmu dikonser terakhirku. Aku berencana mengatakan kepada dunia, bahwa aku namja yang beruntung bisa memilikimu. Aku benar-benar mencintaimu kim kibum. " Kata siwon sambil berlutut dihadapan kibum.

Siwon memohon di hadapan kibum, dia memohon dengan tulus. Kibum berusaha mencari kebohongan dimata siwon, tapi sayang, siapapun yang melihat keadaan siwon saat ini tau dengan pasti bahwa siwon tulus mengatakannya, bahwa perasaan siwon itu benar adanya.

Yunho dan jeajoong yang sedari tadi hanya bisa menonton adegan drama dihadapan mereka mulai angkat bicara.

"kibum ah, aku mengenal siwon sedari kecil. Dan aku jamin pasti. Apapun yang siwon katakan itu tulus dari hatinya. Walaupun aku tak tau pasti apa yang terjadi antara kalian berdua, tapi yang jelas siwon mencintaimu dengan tulus." Kata yunho

"bummie, mian kali ini eonni tidak bisa memihakmu. Benar kata oppamu, waluapun aku tau siwon itu mempunyai acting yang bagus, tapi kali ini sepertinya dia tidak sedang menipumu. Bicaralah baik-baik kalian berdua. Jangan hanya pakai logikamu kibumma, pakailah hatimu untuk melihat ketulussnnya." Kata jaejoong menyambung kata dari nampyonnya.

Kata-kata jaejoong dan yunho menggerakkan hati kibum. Tanpa mereka mengatakan seperti itu, kibum sendiri sudah tau siwon itu tulus mencintainya. Tapi egonya msih terlalu tinggi. Dia masih merasa malu mengatakan bahwa sebenarnya dia senang seorang yang begitu di idolakannya ternyata telah menjadi pacarnya. Dia malu bisanya dia mengeluh-eluhkan menyukain choi siwon di depan orangnya sendiri terlebih bisanya dia tidak mengenal orang yang disukainya padahal mereka telah tinggal bersama cukup lama.

Setelah itu jaejoong dan yunho memutuskan meninggakan mereka berdua agar bisa bicara dengan tenang. Mereka berjalan meninggalkan ruangan keluarga. Tapi tiba-tiba jaejoong berbalik.

"ah aku lupa kalian berdua berhutang cerita kepada kami" kata jaejoong sambil mengedipkan mata pada siwon dan kibum yang masih terdiam di tempat.

Kini tinggalah mereka berdua. Suasana seketika hening. Keduanya masih berdiri dalam diam.

Tiba-tiba kibum memecah keheningan itu, "aku akan kembali ke kamarku. Tidak ada lagi yang perlu di jelaskan" kata kibum pelan. Dia berbalik membelakangi siwon, hendak beranjak pergi. Dengan sigap, siwon langsung menggapainya dan memelukx dari belakang. Bibir joker siwon tepat berada di telinga kibum. Terdengar dengan jelas siwon terisak-isak. Kibum yang tadinya ingin melepas pelukan siwon, mengurungkan niatnya. Kibum pun sadar kalau siwon benar-benar tulus padanya saat ini. Tapi egonya tidak bisa menampik bahwa dia merasa telah dipermainkan. Selain itu, dia sudah terlanjur malu pada siwon.

"kumohon, jangan seperti ini kibummie" isak siwon

"kau tau, aku tidak pernah ada niat untuk menipumu. Aku hanya sedikit terlambat membritahumu yang sebenarnya. Aku minta maaf kibummie. Aku benar tulus mencintaimu, kumohon maafkan aku." Ucap Siwon lalu siwon mencoba membalik badan kibum mengahadap dirinya.

kibum menatap siwon, tak ada kebohongan dalam mata dan juga air mata siwon. Seketika pecah tangisan kibum melihat siwonya yang sangat dipujanya. Siwon tampak terpuruk, terlihat jelas selama beberapa hari kibum menghilan berat badan siwon menurun. Dilihatnya pipi siwon menjadi tirus, mata elangnya terlihat mendalam. Terlihat sendu tak setajam biasanya. Kibum menangkup kedua pipi siwon.

"apa yang aku lalukan padamu oppa? Kenapa kau menjadi seperti ini, aku minta maaf oppa" tangis kibum sambil meletakkan kedua telapak tangannya di pipi siwon.

Betapa bahagianya siwon, melihat kibum merespon dirinya.

"lihat perbuatanmu, aku tidak selera makan selama kau mengilang. Tidurpun aku tidak bisa memikirkan bagaimana kedaanmu" balas siwon pura-pura merajuk.

"salah kau sendiri" balas kibum sambil memukul dada bidang siwon

"auughh, sakit kibummie" balas siwon sambil pura-pura kesakitan

"biar kau tau rasa oppa" ucap kibum bersiap berlali mengejek siwon, tapi siwon lebih sigap bisa membaca pergerakan kibum. Segeralah di tariknya kibum kedalam pelukannya.

Kibum tidak bisa berlari, kini dia terlindungi dalam pelukan hangat seorang choi siwon.

Siwon memeluk kibum, dan menatap kibum dalam. Siwon mencoba memperpendek jarak mereka, semakin dekat. Kibum sudah mengerti apa yang akan terjadi, segera dipejamkan matanya. Jarak semakin dekat, kibum bisa merasakan hembusan nafas siwon diwajahnya.

Dug dug dug, itulah bunyi jantung dari kedua insane yang saling mencintai. Setelah mengalami konflik kini mereka bisa menyelesaikannya. Betapa rasa rindu dan lega bersemayam di hati keduanya.

Kini jarak semakin dekat, tingan seici lagi bibir joker bertemu dengan bibir ranum..

"ehh ehhm"

Sontak bibir yang hampir bertemu menjadi terpisah jauh.

"mian" jawab si tersangka.

"hyung" teriak siwon

"oke oke. Aku hanya haus. Silahkan lanjutkan, tapi ingat jangan macam-macam. Kau tau sendirikan eonninya bagaimana kalau adik kecilnya disentuh" balas yunho sambil membawa gelas kembali ke kamarnya."

3 tahun kemudian

"pemirsa, kami melaporkan dari tempat diselenggarakan upacara pernikahan seorang mantan actor dan CEO Choi corp yang sekarang mulai memperlebar sayapnya di dunia agensi ent yang kini termaksud salah satu agensi terbesar sekorea yang mana memiliki beberapa idol terkenal, seperti Super Junior, Exo, NCT, dan Red Velvet.

Keputusan Choi Siwon untuk berhenti didunia entertainment dan memutuskan bekerja di perusahaan sudah cukup mengejutkan, ditambah lagi ketika dirinya menggumumkan telah mengambil alih agensi yang menaunginya. Belum hilang rasa terkejut dari tindakannya tersebut, kini beliau kembali lagi mengejutkan masyarakat dengan pernikahannya dengan seorang gadis muda yang masih duduk di bangku kulia di tahun ke duanya. Wow, sejak menjadi artis sampai berhenti seorang Choi Siwon selalu berhasil mengejutkan kita semua. Kini para siwonist hanya bisa berdoa untuk b\kebahagiannya. Siwon ssi tolong berhenti membuat masyarakat terkejut, jantung kami sudah cukup lemah. Sekian saya melaporkan. Park park jongsoo

Terlihat di dalam gedung yang sudah terdekor indah, dengan nuansa putih bersih. Di altar sudah berdiri sosok yang cukup gagah menunggu mempelainya dating.

Pintu gedung terbuka, terlihat seluruh tamu undangan berdiri menyambut mempelai wanita berjalan menuju altar sambil di damping appanya.

"appa, tidak menyangka kau akan menikah secepat ini bummie." Kata sang appa

"ini semua berkat appa, yang menyita uang jajanku. Hehehe" jawabnya

"appa hanya ingin membuat kau sadar, tapi malah appa yang mengundang jodohmu dating. Liat dia pria yang kau idamkan chagya. Appa bersyukur dia yang akan menjagamu. Dan appa lega, bersamanya kebiasaan burukmu akan menghilang. Hehehe" jawab tuan kim sambil tetap berjalan dan tersenyum kea rah siwon.

"appa" jawab kibum terdengar merajuk karna ejekan dari ayahnya tersebut

Kini mereka telah sampai di altar, tuan kim menyerahkan kibum kepada siwon. Dan tuan kim kembali duduk di tempatnya.

Siwon tersenyum melihat wanita didepannya yang dalam beberapa menit akan menjadi miliknya seutuhnya..

"kau cantik kibummie" ucapnya

Kibum hanya bisa tersipu malu.