-:-Mad Gamer : Way Of Undead Knight-:-

-:-Mad Gamer-:-

-:-By-:-

-:-Author Lang0874-:-

-:-Inspirasi cerita dari sosok - sosok hebat dibawah ini-:-

-:-Naruto ; Masashi Kishimoto-:-

-:-Legendary Moonlight Sculptor ; Nam Hee-Sung-:-

-:-Hight School DxD ; Ichie Ishibumi-:-

-:-Guardian Land ; Author Enyong-:-

.

.

-:-Doom Knight-:-

Nama : Kamikaze

Ras : Undead

Rank : E

Level : 78/600

Hp : 85.765

Mp : 28.895

Power : 12.260(12)

Defense : 9.188(9)

Stamina : Takterbatas

Agility : 6.479(6)

Intelegent : 5.779(5)

Control : 1.801(2)

Skill Khusus

-[Death Aura Lvl 5] [Will Of Revenge Lvl -] [Undead Call Lvl 1] [Undead Creation Lvl -] [Perfect Eye Lvl 4] [Aura Manipulation Lvl-] [Human Body Lvl-] [Evening Bell Lvl-] [Knight Owner`s Lvl-]

Skill

-[Seal Of Pain Lvl 5] [BloodLust Lvl 5] [Dark Strike Lvl 5] [Will Of Undead Lvl -] [Undead General`s Lvl 6] [Magic Resistence Lvl 3] [Fire Resistence Lvl 5] [Thunder Resistence Lvl 2] [Undead Charge Lvl -] [Undead Eye Lvl -] [Phantom Horse Lvl -] [Rider Lvl 9] [Cooking Lvl 5] [Sword Mastery Lvl 7] [Spear Mastery Lvl 5] [Archer Mastery Lvl 3] [Glory Of War Lvl 3] [Cursed Resistence LvlMax] [Dark Resistence Lvl 6][Fire Element : Hell Fire Wall Lvl 1] [Astral Monster Lvl-] [Dragon Soul Lvl 1]...,

Gelar

[Steel Knight] [Legend Doom Knight] [Symbol Of Revenge] [Strongest Knight] [Dragon Slayer] [Heroic Spirit] [Enemy Of All Order]

"Huh tak aku sangka akan mendapatkan semua ini."

Gumam Naruto sambil menatam tangannya yang sudah bukan lagi tulang. Tulangnya sekarang telah dilapisi olah daging akibat skill khusus yang dia dapat dari Orb DeathWings. Dia juga mendapatkan jiwa Chromatic Dragon berbagai jenis dari memakan satu jantung saja.

Daannn~ yang paling menakjubkan adalah dia mendapatkan pilihan kenaikan tingkat satu skill setiap dia memakan jantung naga! Dia sudah memilih aura dan membuat sebuah skill khusus baru tercipta. Dia sekarang bisa memanipulasi aura sesuka hati!

Ini bahkan lebih hebat dari pada yang dibayangkan oleh Naruto. Naruto menarik nafasnya dan menghembuskannya kembali, tidak ada nafas beracun yang keluar dan aroma busuk yang menguar dari tubuh khas Undead.

Skill khusus Human Body berguna untuk menyamarkan tubuhnya hingga seperti manusia, tapi ada bagian yang masih menunjukan dia adalah Undead. Bagian itu adalah statusnya, dia tidak bisa membohongi siapa saja yang memiliki skill melihat status.

Tapi dengan begini, Naruto bisa memasuki kota tanpa dicurigai dan dia juga mendapat akses kembali pada skill Knight miliknya dan tidak hanya itu saja. Dia juga mendapatkan skill Khusus kegelapan dari membunuh King DeathWings.

"Hufttt!"

Naruto menghela nafasnya dan menatap kearah depan. Melihat kolam yang bersinar emas cerah menerangi kegelapan diruangan ini. Wajahnya terlihat tertekuk karena saat ini dia sedang tidak bisa memikirkan apapun.

Ding

"Hm!"

Naruto menaikan alisnya ketika mendapatkan notifikasi Voice Chat. Naruto melihat foto sosok berambut hitam panjang dengan wajah cantik bermata hitam cerah. Jika kau melihatnya, kau akan salah mengira foto itu adalah Grand Waifu disebuah anime jepang.

-Halo, Naruto – Kun!

"Hmm ada apa, EvilEye? Apakah ada masalah?"

-Sebenarnya ada masalah sedikit. Aku saat ini sedang berada ditempat benteng Vergo bersama dengan FriedChiken. Kami membutuhkan bantuanmu.

"Bantuan? Bantuan apa?"

-Ada Event parade 1.000 iblis yang akan menyerang benteng Vergo. Jika mereka tidak dihentikan, benteng akan runtuh dan player ras monster akan menderita kerugian besar.

Naruto terdiam mendengarnya, benteng Vergo merupakan benteng yang kokoh dan melindungi sebuah kota besar ras monster. Disana terdapat berbagai monster ras yang bebas berjalan dan menjalankan aktifitas layaknya kota manusia.

Ini bisa dibilang adalah surganya ras monster, jika kota ini runtuh. Kekuatan player ras monster akan runtuh dan itu tidak akan baik untuk kedepannya. Tapi sepertinya itu layak karena kemunculan ras naga yang kuat.

"Kau tahu disini jauh dari tempatmu. Lebih baik jika kau memanggil Berserker yang dekat dengan benteng Vergo."

-Tidak bisa! Dia saat ini tidak bisa dihubungi karena sedang masuk kedalam dungeon khusus. Pesan suara diblokir saat dia masuk. Hanya kau yang memiliki `Perang Besar` dalam tubuhmu selain Berserker dan Alexander.

"Haissttt baiklah – baiklah..., aku akan kesana. Tapi itu akan terlambat karena jaraknya yang lumayan jauh."

-Tak masalah. Aku sudah menandai tempat tebing saat itu. Aku akan menggambar teleportasi dan kau boleh membawa satu makhluk untuk ikut. Apakah kau setuju?

"Memangnya aku punya pilihan? Hahh aku akan membawa makhluk sepanjang 60 m, apakah kau bisa melakukan teleportasi dengan makhluk sebesar itu?"

-Hah! En – enam puluh meter! Aku tidak bisa melakukan itu. Aku juga tidak mempunyai seseorang yang memiliki kemampuan teleportasi sepertiku. Apakah kau tidak bisa membawa makhluk yang lebih `Normal`?

Naruto diam sebentar, dari perkataan EvilEye Naruto mendapatkan fakta yang bisa dia gunakan. Faktanya adalah EvilEye bisa melakukan teleportasi jika ada seseorang lagi yang mempunyai kemampuan teleportasi yang sama dengan EvilEye.

"Aku tidak akan merubah apa yang akan aku bawa! Aku akan memanggil seseorang untuk membantu memindahkan makhluk ini."

-Eh ada yang bisa melakukan teleportasi selain aku?!

"Hooo jangan terlalu sembong seperti itu Ice Sage. Aku punya teman yang bisa melakukan teleportasi sebaik dengan dirimu."

-Menarik! 1 jam lagi aku akan menjemputmu, pastikan kau sudah menjemputnya.

"Hmm."

Naruto menutup Voice Chat dan bangkit dari duduknya, sontak Barkhan dan Guts langsung menoleh kearah tuan mereka untuk menunggu perintah. Naruto memejamkan matanya dan membukanya kembali dengan raut wajah yang berubah menjadi datar.

"Bawakan aku King DeathWings! Aku akan pergi untuk mengurus sesuatu. Aku harap kalian akan mengurus Dungeon ini walau aku dan Kirin tidak ada."

"Seperti yang ada titahkan Yang Mulia."

"PERINTAH ANDA AKAN SEGERA TERLAKSANA!"

Stap Stap Stap

Segera 2 Undead itu menjalankan tugasnya masing – masing untuk mengawasi dungeon dan memanggil DeathWings. Naga yang telah bangkit sempurna akibat penggunaan mana luar biasa dalam penggunaan skill Art Of Death.

"Aku harus cepat meminta bantuan Jeanne."

Srink

Cahaya merah berhembus melewati tubuh Naruto dan seketika perlengkapan legendaris miliknya berubah menjadi pakaian kaos putih polos dan celana hitam panjang. Pakaian khusus pemula pada saat baru saja Log In didalam game.

Naruto segera melangkahkan kakinya kearah sebuah pintu kuno yang berada disisi gelap ruangan utama ini. Pintu yang menghabiskan uang 1 juta Gold untuk membangunnya dan bisa dioperasikan dengan syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

"Hmm Gerbang Teleport Number 1 : Kallamore City."

Swushhh

Lubang hitam yang merupakan portal muncul didepan Naruto, ini hanya bisa digunakan pada saat tempat teleportasi sudah ditandai. Kebetulan Barkhan sudah menandai bukit tempat dia nongkrong saat perang, jadi Naruto bisa langsung kesana.

Tapi gerbang teleportasi ini menggunakan biaya yang Naruto sangat benci! Sebuah Gold setiap 1 makhluk berteleportasi. Entah jauh atau dekat, tapi ini juga memiliki kelemahan karena hanya bisa memuat kapasitas kecil saja.

Swush

Naruto melangkahkan kakinya masuk kedalam dan seketika portal menghilang bersamaan dengan datangnya kesunyian mengerikan yang terjadi didalam ruangan.

.

.

Swush

Portal hitam muncul disebuah bukit hijau yang merupakan tempat Barkhan Nongkrong saat perang terjadi. Dari sana sosok pemuda keluar mengenakan pakaian pemula dan sebuah pedang biasa dipunggungnya.

"Guhh! Sudah lama aku tidak santai melihat pemandangan kerajaan Kallamore. Semakin aku dekat, semakin aku ingin menghancurkan kerajaan Nilfheim. Sepertinya ini pengaruh kalung putri Lyme."

Naruto memandang kalung berbandul unik yang tidak bisa dia lepas yang bersembunyi dibalik kaos putih polosnya. Setiap melihatnya entah kenapa dadanya mendidih dalam kemarahan dan kebencian yang kuat.

"Aku harus segera menyelesaikan ini dan menuju benteng Vergo."

Naruto mengenyahkkan pikirannya dan berjalan menuju kearah kota yang berada tak jauh didepannya. Kota yang hampir jatuh dalam kobaran api akibat serangan DeathWings, sekarang perang sudah berakhir diwilayah ini.

'Aku penasaran bagaimana perang kedua berakhir.'

Naruto penasaran dengan perang yang terjadi kembali diantara kerajaan Kallamore dan Nilfheim ralat berbagai kerajaan dengan kerajaan Nilfheim. Setelah kabar bahwa kerajaan Nilfheim menggunakan DeathWings menyebar.

Kerajaan Nilfheim mulai dibenci oleh negara – negara tetangga, mereka mulai mengerahkan pasukan mereka untuk menyerang dan membentuk aliansi. Sepertinya kemunculan King DeathWings membawa dampak yang besar bagi dunia.

Srettt

"Hyaahhh!"

Bang Bang

Suara penuh semangat menggema didalam telinga Naruto ketika masuk kedalam hutan. Dia memutar jalan untuk masuk tanpa dicurigai, jika tadi dia berada digerbang barat maka dia sekarang berada digerbang utara.

Srek

Naruto menyingkirkan semak yang menghalangi pandangannya dan berjalan menembusnya. Sebuah pemandangan dinding kokoh dan para pemula yang berburu kelinci dan rubah muncul dihadapan dan membuat Naruto bernostalgia.

'Seperti mesa lalu.'

Naruto melewati mereka dengan mulus tanpa masalah. Wajahnya saat ini sudah berubah beberapa bagian karena ketentuan skill. Ketentuan yang berbunyi bahwa dia tidak boleh menggunakan wajah aslinya sama seperti wajah avatarnya dulu.

Jadi Naruto dengan enggan mengeluarkan 100 Gold hanya untuk merubah warna rambutnya menjadi pirang dan 1.000 Gold untuk merubah gaya rambutnya menjadi anti mainstream! Ught Naruto ingin menangis mengingatnya.

Rambut pirang miliknya terlihat berdiri tegak layaknya ilalang dipadang rumput. Sebuah model yang anti mainstream, tapi sudah bisa membuat orang tidak berpikir jika dia sebenarnya adalah Kamikaze. Naruto juga menyembunyikan namanya agar tidak diketahui secara mata telanjang.

Stap

Naruto menginjakkan kakinya kedalam gerbang tanpa masalah apapun. Matanya menatap kearah sekitar yang tidak berubah sama sekali. Dia pernah kesini beberapa kali untuk menjalankan perintah saat menjadi Knight dan itu masih segar diingatannya.

Naruto berjalan dengan tenang menuju kearah alun – alun. Dia bisa melihat disepanjang jalan para pedagang sedang berjualan dan para player malee yang sedang mencari anggota Party atau meminta dijadikan anggota Party.

Pemandangan yang biasa dalam dunia game terjadi didalam kota dan semakin Naruto mendekati alun – alun dia mendengar nyanyian para Bard. Suara mereka yang merdu mengundang perhatian banyak orang dan mereka membuat lagu tentang Kamikaze!

Tapi Naruto tidak memperdulikannya dan memilih menuju kearah Kuil megah berwarna putih. Naruto dapat melihat sosok perempuan cantik yang sedang menjadi pusat perhatian karena sedang berbicara dengan Hight Priest.

'Ada apa ini?'

Naruto menerobos dinding manusia didepannya dengan mudah akibat kekuatannya yang luar biasa. Bahkan ada orang yang terdorong jauh hanya karena terkena senggolannya, tapi Naruto segera kabur agar tidak menimbulkan keributan.

Pada saat dia sudah berada dibagian paling depan, Naruto dapat dengan jelas mendengar percakapan mereka.

"Aku ingin kamu untuk mengambil tugas berbahaya ini. Kau harus menuju kearah benteng Vergo dan membunuh para iblis disana. Aku tidak bisa memberikan bantuan paladin kepadamu karena krisis kerajaan Nilfheim. Apakah kau mau menerimanya?"

Suara serak yang bijaksana terdengar dari mulut keriput Hight Priest. Jeanne yang berhadapan dengannya terlihat diam sebentar sebelum dengan mantap menganggukan kepalanya.

"Sebagai seorang Ruler, ini adalah tugasku untuk melenyapkan kejahatan. Aku akan menerima tugas ini walau dengan nyawa taruhannya."

"Kau sangat mulia! Semoga dewi Freya selalu bersamamu. Mengingat ini adalah perjalanan yang sangat berbahaya, aku akan menunjuk seseorang disini sebagai teman perjalananmu."

Sontak perkataan itu membuat orang yang berkumpul menjadi terkejud dan heboh! Mereka berteriak satu – persatu untuk mengajukan diri, tapi Hight Priest tak memperdulikannya dan menatap keras kearah Naruto.

Jeanne yang melihat arah tatapan Hight Priest langsung terkejud setangah mati. Itu adalah Naruto! Tapi bagaimana bisa dia memiliki penampilan sebagai manusia? Apakah dia sudah melakukan evolusi sebagai manusia kembali?

Hight Priest mengetukkan tongkatnya dengan keras hingga menimbulkan bunyi nyaring dan membuat kerumunan langsung kehilangan suara mereka.

Hight Priest berjalan dengan pelan namun pasti kearah yang dia tuju dan segera mata para Player melihat seseorang yang dituju oleh Hight Priest. Mereka sangat terkejud melihat bahwa yang dituju merupakan sosok player berpakaian pemula.

"Apa yang dipikirkan Hight Priest hingga memilih seorang pemula?"

"Sepertinya terjadi bug disini. Cepat hubungi GM!"

Bisikan terdengar dibelakang Naruto, tapi sang empu tak mendengarkannya karena punggungnya sedang berkeringat. Dia tak menyangka jika ternyata akan ketahuan seperti ini, sepertinya Hight Priest bukan hanya pajangan saja.

Stap

"Wahai Ksatria! Aku tahu siapa dirimu yang sebenarnya. Aku tidak tahu apa yang kau lakukan dengan berpakaian seperti itu, tapi apakah kau bisa memenuhi permintaanku ini? Heroic Spirit, Kamikaze."

'Shit!'

.

.

"Gila! Aku tidak menyangka akan ketahuan seperti tadi."

Naruto menoleh kearah belakang untuk memastikan bahwa tidak ada lagi yang mengejarnya. Tepat pada saat dia ketahuan, para perempuan terlihat ganas dan seketika menyerbunya! Tapi untungnya dia sudah menarik Jeanne dan menerima Quest itu.

"Um! Aku tak menyangka Naruto – Kun akan merubah penampilannya seperti ini. Apalagi aku tidak mendeteksi aroma busuk dari tubuh Undead. Berapa uang yang dihabiskan untuk ini?"

"Ini bukan uang. Aku menggunakan skill Khusus dari mengalahkan King DeathWings. Hahhh lebih dari itu, aku datang untuk menjemputmu."

"Eh! Men – menjemputku. Untuk apa?"

Wajah Jeanne merah mendengar ucapan dari Naruto. Naruto tidak memperdulikannya dan menarik nafasnya perlahan, sungguh! Walau dia tidak bisa lelah dalam tubuh Undead, pikirannya sudah cukup lelah memikirkan ini.

"Aku ingin meminta bantuanmu dengan membuka portal menuju benteng Vergo. Kebetulan kita juga mendapatkan Quest berhubungan."

Jeanne yang mendengar ucapan Naruto sedikit kecewa, dia kira dia akan diemmm yah itulah. Tapi ternyata Naruto hanya ingin meminta bantuannya membuka portal. Jeanne menenangkan dirinya dan bersikap normal.

"Hmm mengingat Event itu akan berlangsung sebentar lagi. Maka sudah wajar jika kita lebih baik memakai teleportasi. Baiklah! Kita akan berangkat."

Jeanne memutar benderanya untuk memulai menggunakan teleportasi, Tapi Naruto menggenggam tangan Jeanne dan menggelengkan kepalanya. Jeanne yang mendapati tingkah Naruto memiringkan kepalanya polos.

"Kita tidak akan kesana sendiri. Ikut aku, aku akan membawa 1 makhluk bersama menuju benteng Vergo."

"Umm baiklah."

Jeanne kemudian berjalan mengikuti Naruto dari belakang, meninggalkan hutan yang sepi dan bahkan tidak ada kehidupan selain dengan tumbuhan hijau yang segar.

.

.

"Woahh! Jadi ini Dungeonmu."

Jeanne menatap takjub kearah ruangan yang merupakan inti dari dungeon milik Naruto. Jeanne mengelilingi setiap pilar yang ada dan tertawa senang, menurutnya pilar bercorak unik ini akan hebat jika berada diluar dan terkena cahaya matahari.

Naruto yang melihat tingkahnya menggelengkan kepalanya, dia terlihat imut juga saat seperti itu. Naruto duduk disinggasananya dan memasang wajah tersenyum melihat Jeanne yang berlari kearahnya dengan senang.

"Jadi dimana makhluk yang kau bawa, Naruto – Kun?"

"Hehehehe tunggu saja. Kau kemarilah!"

Naruto menyuruh Jeanne kemari dan segera Jeanne naik tangga dan berada di depan Naruto dengan wajah bingung.

"Ada ap- wwhhhhaahhh!"

Jeanne menjerit ketika Naruto menarik tangannya dan saat dia akan terjatuh menabrak tubuh Naruto..., mereka berdua menghilang dalam serpihan aura merah.

.

Depan Dungeon

.

Swush

"Huh! Sudah aku duga cincin ini akan berguna suatu saat."

Bruk

"Aduh!"

Naruto menatap kearah belakang dan melihat Jeanne yang terjatuh akibat saat pertama kali dia berteleportasi menggunakan Dungeon Ring ditarik oleh Naruto. Jeanne bangkit dan menatap sebal kearah Naruto dan dibalas oleh tawa garing.

"Ught! Dasar, Naruto – kun No Baka! Aku memasang rasa sakit 50% tahu."

"hehehehehe maafkan aku. Aku hanya tidak sabar menggunakan cincin ini."

Naruto menunjukan cincin merah yang ada ditangan kanannya. Cincing seharga 100 Gold yang bisa digunakan untuk berpindah didalam dungeon secara instan. Selama tempat yang dituju dan tempat pertama adalah dungeon teleportasi dapat digunakan dengan cincin ini.

"Hmp!"

Jeanne memalingkan wajahnya dan marah kepada Naruto dan sukses membuat Naruto menjadi keringat jatuh. Sifatnya sama seperti adiknya saat masuk mode penurut, maa itu lebih baik dari pada dihajar sih.

"Ught, ayolah jangan marah seperti itu. Kita akan berperang nanti."

"Hmp!"

Jeanne kembali memalingkan wajahnya dan membuat Naruto frustasi. Ini sudah saatnya dia menuju tebing dan pasti EvilEye sudah menunggunya, jika terlambat maka dia akan dihukum oleh gadis M itu dengan sadis.

"Ck! Maafkan aku. Tapi aku harus melakukan ini."

Naruto berjalan menuju Jeanne dan dengan segera menggendongnya dibahu seperti beras. Tak memperdulikan teriakan dari Jeanne, Naruto melompat diudara menggunakan aura dan melesat menuju tebing besar.

"Ught."

Jeanne menghentikan aksi berontaknya dan hanya pasrah saja digendong seperti ini. Jeanne bersedekap dada dan menggembungkan pipinya dengan imut karena ngambek. Entah kenapa saat bersama dengan Naruto, Jeanne selalu bersikap seperti ini saat kesal.

"Hup! Sudah sampai. Hahahaha maafkan aku Evileye. Aku ada sedikit masalah."

"Huh! Kau berpisah denganku baru beberapa hari dan sudah mendapatkan perempuan baru."

"Woy! Jaga ucapanmu itu. Kau bisa membuat kesalah pahaman disini, dia adalah orang yang akan membantumu melakukan teleportasi. Namanya adalah jeanne, kau sudah tahu kalau dia bergabung dengan Guild."

Jeanne yang mendengar percakapan Naruto dengen seseorang mengeryitkan dahinya, dia merasakan perasaan tidak nyaman ketika mendengar percakapan mereka. Apakah mereka berpacarah? Ught itu sangat tidak bagus.

Naruto segera menurunkan Jeanne dari bahunya dan ketika itu juga, jeanne membalikkan badannya dan hanya bisa membeku ditempat. Pada saat itu, hanya sebuah kata yang terlintas di ddalam pikirannya yang blank.

'Angel!'

Sosok perempuan cantik yang mengenakan jubah sihir berwarna putih yang menutup tubuhnya menimpa pekaian penyihir yang tertutup yang didominasi warna putih dengan garis – garis biru yang indah. Ditangan kanannya terlihat Staff sepanjang 160 cm dengan ujungnya adalah kepingan es berkilau.

Dengan wajah yang cantik dan mata yang bersinar polos penuh dengan keingin tahuan dan senyum yang menawan. Sosok didepan Jeanne benar – benar bisa disebut dengan sosok malaikat yang turun kebumi.

Sesaat Jeanne menjadi teringat dengan sosok temannya yang sudah meninggal. Wajahnya terlihat tak kalah dengan sosok perempuan didepannya, jika mereka berdua berdampingan mungkin tidak ada yang bisa menilai siapa yang tercantik diantara mereka.

"Hai, Namaku EvilEye. Kau sudah mengenalku sebagai Wakil Guild Master dari Supreme Warrior. Senang berkenalan denganmu!"

EvilEye mengulurkan tangan kanannya kearah Jeanne dan membuat lamunan Jeanne hancur. Segera Jeanne menerima uluran tangan EvilEye dan merasakan tangan yang sangat lembut layaknya kain sutra terbaik dan terlembut didunia.

"Se – senang berkenalan denganmu."

"Hihihihi kau sangat imut! Kita akan segera akrab jika seperti ini."

Naruto yang melihat sikap EvilEye yang berubah terlihat tersenyum maklum, EvilEye memang memiliki sikap yang unik. Dia terkadang akan bersikap seperti gadis galak saat bertemu dengan Naruto(Tsudere) dan akan menjadi seperti gadis normal saat bertemu dengan gadis lain yang dia anggap imut dan baik.

Tapi EvilEye akan bersikap datar selain dengan 2 kondisi itu, wajahnya akan berubah menjadi tembok cina yang tidak bisa dihancurkan. Ngomong – ngomong, Naruto jadi ingat tentang Ramessum yang dia pesan untuk menjadi senjata Guild keHerman dan Alexander.

'Hmm semoga saat Guild War sudah bisa digunakan. Itu akan berguna pada saat tertentu.'

.

Guardian Heaven City, daerah terlarang bagian barat.

.

Tang Tang Tang Tang

Suara dentangan dan seretan batu terdengar dari bagian bawah tanah yang berada diarea barat yang dilarang dikunjungi ataupun ditempati dikota Guardian Heaven. Jika kalian melihatnya maka kalian akan sangat terkejud.

Dibagian bawah tanah terdapat ribuan pekerja yang terdiri dari para bandit NPC yang diseret untuk menjalani kerja paksa! Tubuh mereka yang hanya dibalut kain seadanya terlihat kotor dan dengan wajah tersiksa terus melanjutkan kerja.

Mereka memecah mineral, menyeret mineral, menata mineral, dan menuangkan perekat khusus untuk merekatkan bagian – bagian mineral berwarna emas yang membentuk puluhan Kompleks kuil kuno ala mesir.

Pilar – pilar tinggi yang berukiran relief aksara sihir terlihat dipoles dengan hati – hati oleh orang – orang berjubah hitam yang memegang sebuah kertas kuno. Mereka terlihat begitu serius mengerjakan pekerjaan dan fokus dengan apa yang mereka lakukan.

"Kheh! Sekarang kita tinggal membangun sistem benteng sihir dan Aula intinya saja. Dengan begitu Ramssum atas petunjuk yang diberikan Naruto akan segera selesai dan akan menadi benteng berjalan."

"Huh! Aku tak menyangka bahwa Kinpika dan Little Ice akan menemukan harta karun selayak ini."

"Kau tak tahu berapa banyak petualangan yang dia hadapi untuk mencapai tahap ini. Dia sangat kuat saat ini, dan aku bahkan ragu ada orang yang bisa melawannya satu – lawan satu."

"Itu karena perlengkapan yang dia miliki dan teknik bertarungnya bukan? Dia adalah orang paling mengerikan yang pernah aku kenal. Untung aku ikut dengannya, jadi saat Guild War tidak perlu bertarung melawannya."

2 orang dengan tinggi berbeda dan sedang menatap rekontruksi gila didepan, tertawa dengan keras. Dua makhluk yang merupakan manusia berotot tebal dan Dwarf pendek berjenggot panjang itu menghentikan tawa mereka sejenak.

"Apakah kau pikir ini akan menjadi sesuatu yang bisa menjadi tandingan [Hanging Garden Of Babylon] milik wanita racun itu?"

Sosok berotot terlihat terdiam sebentar, wajahnya menerawang saat Guild War yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Dimana sosok pemenang utama Guild War adalah Guild [Apocrypha]. Guild gila yang memiliki senjata benteng berjalan.

Mereka dengan gila menggempur setiap musuh dalam setiap babak peperangan dan memenangkannya dengan mudah, ada suatu ketika musuh bisa masuk kedalam tapi langsung dihabisi oleh pasukan Undead.

"Hmp! Jika meriam [Dendera Electric Bulb] berhasil dibangun, benteng mereka hanya akan menjadi rongsokan terbang. Kita hanya harus membuat efisiensi mekanime benteng, Nikola Tesla dan Thomas Alva Edison akan mengurusnya dan aku pastikan apapun itu tak akan mampu menembus benteng."

"Hmmm aku hanya ingin memikirkan seandainya benteng ditembus saja. Tapi sepertinya itu juga akan sia – sia. [Legend Alchemist : Archimedes] akan mengurus pembentukan [The Spinx Of Abu el-Hol] dalam jumlah besar."

"Wahahahahaha kau benar sekali! Apalagi yang [Spinx Wehem-Mesut]. Archimedes memang tidak setengah – setangah melakukan sesuatu saat diberikan bahan – bahan bagus dari Little Ice."

TBC