-:-Mad Gamer : Way Of Undead Knight-:-
-:-Mad Gamer-:-
-:-By-:-
-:-Author Lang0874-:-
-:-Inspirasi cerita dari sosok - sosok hebat dibawah ini-:-
-:-Naruto ; Masashi Kishimoto-:-
-:-Legendary Moonlight Sculptor ; Nam Hee-Sung-:-
-:-Hight School DxD ; Ichie Ishibumi-:-
-:-Guardian Land ; Author Enyong-:-
.
.
Blar Duar
"Fire Ball!" "Golden Sword!" "Immortal Pain!" "Heal!"
"Kezekli Bey!"
Tsiu Tsiu Tsiu
Benda hitam runcing merambat dengan cepat diatas tanah dan dengan telak mengenai puluhan Undead. Sosok berjubah yang mengeluarkan skill tipe penusuk itu dengan lincah bergerak menggunakan Fly sebagai ciri khas Vampire.
Slash
Tebasan pedang dari Demon Warrior Rank F melesat dari samping mengincar leher, tapi batang hitam runcing muncul menghentikan laju pedang. Vampire berambut putih itu segera menusukkan tombaknya kearah demon Warrior hingga puluhan batang hitam runcing keluar dari tubuh Demon Warrior.
Bruk
"ini tidak ada habis – habisnya!"
Vampire itu terlihat menggerutu sesekali walau saat ini dia sedang dikepung dari berbagai arah oleh para sebagian tubuhnya dengan jubah, Vampire itu mengeluarkan skill dan membuka kembali jubahnya.
Cit Cit Cit
Suara ratusan kelelawar Vampire meledak dari jubah yang tersingkap dan mengaburkan pandangan para demon sejenak. Tapi itu semua sudah cukup untuk membuat mereka terbunuh akibat puluhan tombak hitam runcing keluar dari tanah menembus tubuh mereka.
Vampire yang baru saja mengalahkan puluhan demon dengan santai segera mengalihkan pandangan kearah sekitar dan melihat bagaimana sengitnya pertempuran antara Manusia, Monster Vs Demon.
Total ada 1 juta lebih demon menyerang benteng Vergo dengan dipimpin oleh 10 Demon Lord. Seharusnya itu cukup untuk meratakan benteng Vergo, tapi ras monster sangat gigih dan bantuan dari berbagai Guild manusia menambah kekuatan untuk meratakan para demon.
Tapi tetap saja, jika seperti ini terus maka ras monster akan kehilangan kekuatannya secara signifikan. Ras monster memiliki pinalti terbesar saat terbunuh yang berupa kembali keRank terendah. Ini lebih berat dari ras manusia yang hanya penurunan level dan kemampuan.
Ras monster bisa kehilangan seluruh level dan skillnya jika mereka mati sekali saja, tapi jelas kekuatan ras monster jauh berada diatas ras manusia. Daannn~ setiap ada kekuatan pasti ada esiko atau syaratnya.
Jrash
Kepala seorang demon segera terlepas dari tempatnya berada karena tebasan tombak hitam kebanggaannya. Vampire itu segera melompat-melayang kebelakang dan menuju keatas benteng. Tangannya dengan cekatan membuka Guild Chat.
Mata Vampire itu membaca setiap bait kata yang ada didepannya dan tersenyum tipis. Tampaknya sekarang para demon itu akan mati, Guild Master gila itu telah tiba bersama 2 orang berkekuatan besar yang tidak bisa diragukan lagi.
Dzing
Pilar cahaya biru meledak diarea tangah pertempuran yang dipenuhi demon. Segera tanah sekitar berubah menjadi es dan para demon yang terkena cahaya lenyap tak berbekas! Dari pilar cahaya itu, 4 sosok makhluk keluar dengan gagah dan mengguncang medan perang.
-Grooaarrr!
"Death Wings!"
Suara pekikan terdengar dari penjuru medan perang, mereka panik karena menganggap Death Wings akan membantu para demon. Tapi Death Wings malah melesat kearah pemimpin demon dan bertarung dengan mereka.
Para pengguna terkejud melihat Death Wings ternyata membantu mereka, tapi dengan segera keterkejutan mereka langsung pulih akibat sihir es yang terbang kesegala arah dan membekukan apa saja.
EvilEye yang melihat hasil karyanya mendengus sembong, sihir barusan yang mampu membinasakan puluhan pasukan hanyalah sihir tingkat menengah miliknya. Bisa dibayangkan jika dia mengeluarkan sihir tingkat tinggi sebarapa banyak korbannya.
Naruto terlihat berubah menjadi Undead kembali dan dengan gila menerobos kearah para demon. 2 pedang merah besar dikedua tangannya bergerak dengan lincah membelah musuh dengan ayunan secepat kilat dan setenang air mengalir.
Kecepatan dan komposisi gerak beserta kekuatan itu menghasilkan tarian warna merah emas yang tercipta akibat balutan aura dari skill milik Naruto. Jeanne tidak melesat dengan sembrono dan lebih kepada perlindungan terhadap EvilEye.
Bagaimanapun juga EvilEye adalah seorang Magic Caster, jika sampai dia dipukul beberapa kali oleh demon, habislah riwayatnya. Jadi Jeanne akan menjaganya dengan sekuat tenaga, lagi pula kelas miliknya adalah Holy Guardian.
Kelas pahlawan yang membuatnya bisa mengaluarkan beragam teknik bertahan dalam segala hal. Bahkan dia dapat melihat bagaimana cara menyerang lawan dan menghindari serangan lawan dari setiap garis yang muncul dipandangannya.
Bisa dibilang kalas ini membuat Jeanne dapat memprediksi jalur serangan dan cara menyerang titik lemah lawan secara akurat. Bahkan dia dengan skill miliknya dapat kebal terhadap segala jenis serangan tipe magic!
Swush
Bendera berlambang pahlawan yang dijahit dengan benang berwarna emas berkibar dengan megah dalam cahaya emas menghalau lesatan sihir dari Demon Lord yang lolos dari kejaran Death Wings.
"Cheh! Dasar demon jelek. Matilah! [Frost Magic : Ice Lance]!"
10 tombak es muncul disekeliling EvilEye dan melesat kearah demon Lord. Mencoba menghindar dengan terbang kesegala arah, demon lord harus pasrah terkena serangan karena setiap tombak itu mengikutinya terus layaknya peluru kendali.
Tepat pada saat demon lord itu akan jatuh ketanah, tangan tulang yang terbuat dari aura muncul membawa pedang energi yang lebih seperti tongkat pendek lancip. Senjata dari Aura itu segera menghantam demon lord dan menjadikannya bubur daging.
Walau jelas demon lord kuat, nyatanya nyawa miliknya sudah dikondisi kurang baik akibat beberapa serangan Death Wings. Jadi dengan 2 serangan `sederhana` seperti itu, sudah cukup untuk demon lord terbaring pada istirahat abadi.
Naruto yang melihat sasaran besar berhasil didapatkan menyeringai senang. Apalagi saat melihat notifikasi tentang Poin yang dia kumpulkan beserta jumlah dia naik level, membuat Naruto semakin bersemangat.
Pedang besar dikedua tangannya terus menari dan menerobos kedepan tanpa mengalami masalah. Ini karena Naruto tak memperdulikan berbagai damage yang dia terima dan hanya tahu cara memukul lawan.
Ini adalah teknik sembrono dan sangat bodoh, tapi saat dilihat dalam – dalam. Bayangan keindahan kekuatan dan teknik tempurnya membuat kagum siapa saja. Bahkan para demon yang memiliki semangat bertarung tinggi mulai menjaga jarak.
Para pemain yang melihat Naruto ikut terjun dalam peperangan bersorak gembira seolah mereka telah mendapatkan sebotol garam gratis saat pulang kerumah. Walau beberapa dari mereka bingung bagaimana Naruto bisa sampai disini.
Tapi ada juga yang mengerti jika Naruto pasti muncul dari cahaya biru yang merupakan sihir teleportasi itu.
Peperangan mulai terbalik dengan cepat, apalagi setelah Naruto mensummon pasukan undeadnnya. Mereka-pasukan Undead dengan ganas menerjang kedepan bersama kuda hantu dan membinasakan apapun yang bisa mereka jangkau dengan pedang.
Tatapan kebencian pada kehidupan dari para Undead Knight menambah kengerian dalam hati para demon. Walau mereka terbiasa dengan para undead dineraka, mereka tak pernah melihat tatapan membunuh sekuat itu dalam tubuh Undead.
Ini semua berkat skill milik Naruto yang dapat membuka potensi penuh pasukan Knight yang dia pimpin. Membuat para Undead Knight dapat dengan mudah mengeluarkan setiap kemampuan mereka tanpa ragu sedikitpun.
Death Wings yang dengan telak menghabisi puluhan ribu demon dengan nafas miliknya meraung dengan keras menyebarkan teror. Aura kematian bocor layaknya longsor salju, membuat intimidasi kepada setiap makhluk hidup lawannya.
Bahkan demon tingkat rendah langsung kejang – kejang sebelum akhirnya mati merasakan kematian yang bocor dari tubuh Death Wings. Untung para ras monster dan manusia dikategorikan sebagai sekutu. Membuat mereka tidak terkena dampak Instant Kill.
Tapi pemberitahuan bahwa mereka ketakutan menggantung didepan layar pemberitahuan dengan jelas. Vampire yang bertarung discane awal tadi segera menurunkan pasukan Vampire berjumlah 100.000 dan membanjiri para Demon.
Menghisap kering darah mereka dan membuat kekuatan para Vampire meningkat selama durasi waktu tertentu. Mantra gelap yang merupakan keahlian Vampire diledakkan bersamaan membuat para demon semakin hancur.
Beberapa demon berusaha kabur tapi, anak panak merah menghujam dari udara menembus tubuh mereka layaknya pisau terkenal membelah sepotong tipis keju. Naruto yang merupakan pelaku penyerangan itu berdiri diatas Death Wings bersama dengan EvilEye dan Jeanne.
"Situasinya akan berbalik kepada para demon jika kita tidak segera menuju bukit itu."
Naruto yang mendengar peringatan Jeanne mengerutkan dahinya yang hanya tengkorak saja.
"Apa maksudmu? Bukankah para demon Lord sudah binasa. Atau jangan bilang..,"
Narut o langsung memasang wajah malas ketika sesuatu dikepalanya terpikirkan. Sumpah! Dia sangat benci jika apa yang ada dikepalanya benar – benar terjadi saat ini. Tapi untungnya EvilEye yang mengetahui apa isi pikiran Naruto menggeleng.
Ini tentu saja membuat Naruto sangat lega. Bagaimana mungkin kau tak lega ketika firasatmu tentang jatuhnya meteor sihir dimedan perang ini salah? Hanya orang tidak waras yang bersyukur meteor sihir disummon kesini.
"Bukan Flame Meteor. Ini lebih terasa gelap, seperti sebuah jurang dalam dan kalau buku yang dulu aku baca dari sensei tidak salah maka ini adalah teknik Summon Undead tingkat atas."
Dush
"Undead Summon : Abbsy Knight!"
Gumam EvilEye sambil menatap pilar energi gelap yang menguar dahsyat. Naruto terlihat diam sejenak mengamati pilar energi gelap itu dan merasakan hawa tidak menyenangkan datang.
-Kau seharusnya tahu apa ini, Azi Dahaka.
-Benar, Tuanku! Ini adalah teknik pemanggilan Undead tingkat atas yang mampu memanggil ksatria jurang Neraka dalam pertempuran. Kekuatan satu dari mereka setara dengan naga dewasa, saya bisa mengalahkan mereka tapi kerusakannya akan parah mengingat banyaknya nyawa yang bisa dia hidupkan disini.
-Hmm jadi begitu! Apakah ini tidak bisa dihentikan?
Azi Dahaka atau bisa dipanggil Death Wings diam sejenak sebelum akhirnya menggelengkan kepala naganya. Pilar pemanggil telah terlihat, mustahil membatalkan mantranya. Dan dilihat dari besarnya energi ini seharusnya akan ada 2 Ksatria jurang akan muncul.
"Sialan! Ini benar – benar Event yang menyenangkan!"
Naruto berteriak dengan girang hingga membuat Jeanne dan EvilEye terkejud. Mengabaikan pertanyaan yang dikeluarkan oleh Jeanne dan EvilEye, Naruto segera mengganti senjatanya dengan Sword Of Rupture.
"Satte Ikuzo!"
Mendengar intruksi tuannya, Azi Dahaka menerjang kedepan dengan ganas. Raungan perang khas naga mengaum bersamaan dengan aura teror naga yang mengguncang makhluk hidup lemah menuju kematian Instant.
Pilar cahaya gelap itu segera mengecil dengan cepat dan menampakkan pemandangan 2 buah makhluk Undead setinggi 3 meter tanpa mengenakan pakaian apapun. Ditangan kanan mereka terlihat jelas sebuah tombak hitam panjang.
Naruto memasang wajah beringas dikepala tengkoraknya dan segera aura emas menguar dari tubuhnya seperti gejolak api. EvilEye yang melihatnya dengan cekatan mengeluarkan serangan bola es super dingin sebagai pembuka.
Dash
Mata EvilEye melebar ketika sihir tingkat atas miliknya dihempaskan hanya dengan ayunan tongkat ringan. Naruto semakin melebarkan seringainya ketika melihat papan pemberitahuan yang memberitahukan bahwa sosok didepannya bukanlah lawannya.
Kekuatan 2 makhluk itu berada diranah yang belum bisa dijangkau oleh Naruto. Tapi ini adalah sebuah tantangan yang selama ini dicari oleh Naruto! Sebuah duel antara makhluk kuat. Bukannya melawan pasukan lemah dan mati kehabisan tenaga.
"Horyaaa!"
Blar
Bukit terbelah ketika leser hitam melesat dari moncong Azi Dahaka menuju 2 ksatria jurang. Naruto segera melompat kearah kiri bersama dengan Jeanne dan EvilEye meninggalkan Azi Dahaka yang menghadapi 1 ksatria jurang sendirian.
Blar
Brak
Tendangan keras yang hanya menghasilkan damage menyedihkan diluncurkan oleh Naruto ketika tebasannya berhasil ditahan dengan mudah layaknya menahan serangan anak kecil.
"Wahai ibu pelindung alam semesta! Lindungilah aku melawan kegelapan dunia!"
Sring
Cahaya menyilaukan keluar dari tubuh Jeanne yang masih melayang diudara dan jatuh keatas tanah. Skill pertahanan yang empuh melawan damage Undead! Sekarang segala jenis serangan yang menembus pertahanannya akan berkurang 50%.
"Kau berjaga saja dibelakang!"
Tak memperdulikan protes dari Jeanne, Naruto melesat kebelakang dibantu dengan lesatan sihir es EvilEye. Ksatria Jurang segera menghempaskan setiap sihir yang dilontarkan EvilEye dengan mudah, tapi itu membuat pandangannya tertutup sesaat.
Slash
Dash
Serangan telak bersarang dikepala tengkorak tak berarmor-menembus pertahanan ulet miliknya dan meledakkan kepalanya dengan mudah. Sword Of Rupture segera meledakkan kemampuannya dalam menembus 100% pertahanan lawan.
Tak berhenti, Naruto segera melakukan serangkaian kombo yang meledakkan tulang tangan kanan -pergelangan tangan atas- hingga membuat senjatanya terjatuh. Tapi Naruto segera terpental kebelakang membentuk lintasan parabola dan jatuh menghancurkan tanah.
Ini adalah tendangan tunggal dari Ksatria Jurang!
Blar
{Kamu kehilangan 10% Hp!}
"Khuahahahahaha! beberapa pukulan lagi dan aku akan tamat. Benar benar hebat!"
Naruto tertawa dengan gila dan mencoba bangkit walau beberapa tulangnya hancur. Ksatria Jurang segera menghilang dari tampatnya dan muncul dihadapan Naruto yang sedang berusaha berdiri. EvilEye dan Jeanne terlihat panik berusaha membantu tapi gerakan mereka terlalu lamban.
-Matilah!
"Kheh! Kau lengah."
Brak
Lengan berarmor yang terbuat dari Aura menghantam Ksatria Jurang hingga membuat Ksatria Jurang terpental dan menabrak batu besar hingga hancur lebur. Naruto berdiri dengan tegak dan aura miliknya mulai meninggi.
Aura miliknya berubah menjadi manusia berarmor setengah badan yang membawa Cross Bow besar.
"Bekukan area ini!"
"Frost Divine Magic : Land Of Nilfheim!"
Swoshh
Aura dingin menyebar dengan cepat hingga membuat tanah menjadi beku. Bahkan udara dalam jarak 10 cm diatas tanah berubah menjadi balok es. Naruto yang melihatnya segera menarik Cress Bow dan membidik Ksatria Jurang yang badannya menjadi es karena tertimbun reruntuhan batu.
Dsiu Blar Dsiu Blar Dsiu Blar
Lesatan panah rakasasa dalam jumlah mencengangkan keluar dari senjata aura hingga menembus udara dan meledakkan tempat Ksatria Jurang berada.
"Tak ada hasil yang memuaskan! Benar – benar kelas boss yang kuat."
Gumam Naruto pelan ketika melihat serangannya hanya menimbulkan damage kecil kepada ksatria jurang. Pedang tidak akan bisa ofektir terhadap Undead, hanya benda timpul yang efektif terhadapn Undead sekelas ini.
Kalau bukan senjata tumpul, sihir suci juga bisa digunakan untuk menorehkan luka parah terhadap Ksatria Jurang.
Blar
Ksatria jurang menggeram pelan merasakan berbagai Damage yang terkumpul dari serangan anak panah dan juga sihir es. Jeanne tidak mengeluarkan serangan karena dia hanya bisa menyerang menggunakan serangan jarak dekat.
Serangan jarak jauhnya hanyalah skill khususnya, tapi jika dia menggunakannya sekarang. Damage kekuatan tempur akan berkurang, lebih baik menyimpannya sebagai kartu as atau menemukan Priest dilautan peperangan saat ini.
Naruto dengan cekatan melakukan Guild Chat dan menghubungi FriedChiken agar mencari Priest atau Paladin kuat agar bisa membantu mengalahkan monster kelas bos yang memiliki kekuatan tak terbayangkan didepannya.
Blar
"Sial! Dia menuju medan perang."
Naruto berteriak marah ketika melihat Ksatria Jurang menuju medan perang. Rencananya adalah menahan Ksatria jurang agar tidak mengeluarkan kekuatan khusus miliknya. Kemampuan super bernama Dark Rule!
Kemampuan yang mampu membuat tanah tercemar kegelapan dan kebangkitan Undead tanpa batas dari tanah penuh darah peperangan. Sudah tak terhitung kematian akibat perebutan benteng Vergo. Jika semua itu dibangkitkan, tak ada yang tahu apa yang akan terjadi.
"Developer Bajingan!"
Naruto mengumpat dan segera berlari kearah Jeanne dan EvilEye. Menarik mereka keatas bahunya, Naruto melompat keatas dengan keras meninggalkan tanah beku dengan radius 5 Km lebih. Mantra super yang mampu mengubah medan dalam sekejap dan dengan efek permanent.
.
Medan perang terlihat mulai stabil ketika para demon mulai lenyap setelah adanya pilar gelap. Sorak sorai memenuhi medan perang didepan benteng Vergo, tapi sosok Vampire berambut putih membuat kehebohan dengan berteriak keras diatas benteng.
"Para Priest! Jika ada Priest segera berlindung diatas benteng. Abbsy Knight akan segera datang akibat pilar hitam tadi. Cepat buat posisi tempur!"
Medan perang menjadi heboh sesaat sebelum akhirnya mulai stabil dan membentuk posisi bertahan didepan benteng. Para Priest segera mendaki benteng dan memasang posisi siaga. Tak ada yang mempertanyakan kebenaran teriakannya.
Hal ini karena yang meneriakkannya adalah Dracul! Sosok pendiri kota monster yang ada dibalik tembok hitam kokoh yang disebut Benteng Vergo.
-Grooaaarrr!
Blar
Teriakan mengerikan menggema dari langit dan segera sosok beraura hitam kelam menabrak tanah hingga menimbulkan cekungan besar. Para pengguna yang melihat kejadian mengerikan itu langsung menjadi horor.
Hei! Makhluk itu baru saja jatuh dari langit dan saat mendarat membuat kawah selebar 20 meter! Itu sama sekali tidak lucu. Bahkan ini pertama kalinya mereka melihat kekuatan segila itu, tak pernah terbayangkan ada kekuatan sebesar itu.
-Grrr Dark Ru-Immortal Prison!
Cekrak
Abbsy Knight tidak bisa meneruskan skillnya ketika seluruh tubuhnya ditutup oleh es berbentuk segi enam sempurna. Pelaku penyerangan itu terlihat bersorak sejenak diatas bahu Naruto yang masih melompat menuju barisan para pengguna.
Brak
"Yang Benar saja!"
Naruto yang baru saja mendarat tak terlalu jauh didepan barisan para pengguna mengumpat dengan kasar dan melemparkan 2 beban dibahunya kearah barisan pengguna. Memutar tubuhnya, Naruto mengeluarkan perisai emas menahan tusukan tombak hitam.
Blarr
"Khuah!"
"Owooohhh!"
'Owoohhh gundulmu! Ini sangat berat bangsat!'
Naruto menggertakan giginya menahan tusukan tombak Abssy Knight. Bukan hanya satu tusukan, tapi puluhan tusukan! Walau serangannya lebih lemah dari yang pertama, kuantitas tusukannya sangat gila!
"Bajingan keparat! Makan ini."
Swush
Naruto melakukan gerakan super! Menggeser titik pusat grafitasinya, Naruto dengan waktu yang tepat memutar tubuhnya kesamping kanan Ksatria Jurang dan menghantamkan perisai emasnya tepat ditubuh Ksatria Jurang.
Bang
Suara dentang layaknya hacurnya baja saat 2 baja bertumbukan dengan keras terdengar ketika perisai emas yang menghantam tubuh Abssy Knight menghempaskan aura yang menumbuk Ksatria Jurang hingga menerbangkannya kesamping beberapa meter.
Para Priest yang awalnya ragu menyerang akibat adanya Naruto segera mengeluarkan serangan suci terkonsestrasi. Para pengguna Malee masih disiagakan karena meawan individu seperti itu tanpa komando akan menghasilkan kekalahan telak.
Lihat saja tanah yang terangkat dari bekas pijakan Naruto saat menahan terjangan tombak Ksatria Jurang. Ini membuktikan serangan Ksatria Jurang berada dilevel yang sangat tinggi, Naruto mencoba menghubungi Azi Dahaka dan dibalas bahwa saat ini Azi Dahaka sedang melawan para Undead ciptaan Dark Rule.
Naruto melompat kearah Ksatria jurang dan menghantamkan perisainya sekali lagi saat para Priest menyembuhkan mana mereka. Para Paladin kuat segera menerjang dengan skill mereka dan membuat Naruto melompat menghindar karena dia juga Undead.
Skill berbagai atribut memotong udara dan meremukkan tanah disekitar Ksatria Jurang. Tapi damage yang ditimbulkan masih tidak bisa digunakan hanya untuk mengurangi ¼ Hp Ksatria Jurang. Ini adalah kekuatan Rank C+ kelas Boss.
Hp Undead yang tinggi dikali 10 karena menjadi monster boss. Membuat penderitaan semakin bertambah bagi lawannya. Walaupun Naruto juga bisa dikategorikan sebagai Boss akibat dia menguasai dungeon.
Tapi efek itu hanya ada didalam Dungeon saja, jadi saat ini Hp miliknya tidak melebihi dari batas normal yang dikali 3 akibat efek kalung yang dipakainya.
"Graaaaa!"
Blar
Tanah hancur berkeping – keping saat pedang aura raksasa saling bersilangan ditahan oleh sebuah tombak hitam pekat. Naruto menggertakkan giginya dan segera membuat sebuah tangan kanan yang menyapu tubuh Ksatria Jurang.
Blar
Tapi sayangnya Ksatria Jurang menyentakkan 2 pedang aura yang dia blokir dan membuat lompatan besar menuju atas benteng. EvilEye segera menembakkan suar es hingga meledakkan ksatria jurang dilangit sebelum menaiki benteng.
Sosok paladin perempuan yang mengenakan armor putih melompat menuju pusat ledakkan Ksatria Jurang dan mengeluarkan skill super Nine Blue Dragon. Membuat 9 aura naga menerjang Ksatria Jurang dan menyeretnya puluhan meter kebelakang-menjauhi benteng.
Naruto tertegun melihat skill yang kuat itu. Tapi ekspresinya kembali normal ketika melihat lambang mawar biru diarmor bagian dada perempuan tersebut. Namanya adalah Light Princess dan pemimpin dari Guild Top Blue Rose.
-Dark Ru-Blar!
Entah harus kasian atau senang, Ksatria Jurang yang akan mengeluarkan skill spesialnya harus kembali batal akibat ditindih oleh Azi Dahaka. Naruto menghela nafasnya karena kesal, kesenangan akan ketegangan dan bayangan kekalahan sirna seketika.
'Entah harus berterimakash atau sedih dengan situasi saat ini.'
TBC
