-:-Mad Gamer : Way Of Undead Knight-:-

-:-Mad Gamer-:-

-:-By-:-

-:-Author Lang0874-:-

-:-Inspirasi cerita dari sosok - sosok hebat dibawah ini-:-

-:-Naruto ; Masashi Kishimoto-:-

-:-Legendary Moonlight Sculptor ; Nam Hee-Sung-:-

-:-Hight School DxD ; Ichie Ishibumi-:-

-:-Guardian Land ; Author Enyong-:-

.

.

Ratusan ribu!

Itulah yang sekarang dilihat oleh anggota Guild Supreme Warrior, tapi itu bahkan tidak membuat mereka tergerak sama sekali. Mereka melihat adanya ratusan ribu pasukan itu layaknya menatap batu dijalan.

Mereka tidak merasakan adanya ancaman dari jumlah pasukan yang mengerikan itu. Sosok Elder Lich yang memiliki penampilan agung dan jelas perlengkapannya bisa dijual dengan harga yang bisa membuat mata semua orang keluar bersiap melakukan sihir Buff untuk Undead.

"Hmm aku tidak menyangka akan ada sebanyak ini. Apalagi jumlah absur para ArcAngel Flame itu."

Momonga yang merupakan sosok Lich yang berbicara terkekeh pelan melihat banyaknya pasukan untuk mengalahkan mereka. Jika dia diperbolehkan memanggil pasukannya sudah pasti akan membanjiri area sekitar dengan Undead dalam jumlah sangat keterlaluan.

"Bangkit dari korupsi yang kekal dan mendorong eksistensi itu sendiri membusuk! Gultan Fog."

[Anda telah menghirup kabut Gultan!

349 Life Force akan menghilang setiap detiknya.

Kemampuan pertahanan dan ketahanan sihir akan terus berkurang bersamaan dengan efektifitas sihir suci.

Daya tahan armor dan senjata akan mengalami 3 penurunan setiap 20 detik.

Stat akan berkurang 10% selama beberapa saat.]

Keributan langsung menyebar. Para Blacksmith yang membawa berbagai matrial perang langsung tak dapat membuat alat pendobrak tembok akibat barang yang mereka bawa hancur secara perlahan – lahan.

"Woaahh! Apa – apaan ini!"

"Khuahhh aku mati!"

"Omong kosong! Kutukan sekuat ini-"

"Bagaimana mungkin ada kutukan sekuat ini!"

Momonga menyeringai tanpa bisa disadari diwajah tengkorak miliknya. Itu adalah salah satu kartu as miliknya! Kabut kutukan yang mempercepat pembusukan atau korosi bagi musuh dan menyebabkan para Undead bertambah kekuatannya.

"Hmm semoga ini cukup, GuildMaster."

Gumam Momonga sambil melihat Naruto yang saat ini berdiri dengan angkuh 10 meter didepan gerbang benteng bersama dengan Arthuria. Mengenakan setelan serba hitam, aura emas menguar dengan intensitas stabil dan mengintimidasi.

.

"Huffttt~."

Naruto meghela nafasnya pelan hingga racun keluar dengan intensitas besar disekitar. Tapi Arthuria yang ada disampingnya tidak terpengaruh sama sekali. Lagi pula tidak ada sistem Friendly Fire disini, jadi tak apa mengeluarkan serangan tipe area.

Swush Dang

Sebuah anak panah berbalut energi suci melesat menabrak Naruto dan dengan lucunya terpental seperti bola basket yang memantul didinding beton. Sosok Paladin yang serangannya ditahan mendecih pelan.

Dia sudah menduga jika ini akan terjadi. Tapi tetap saja melihatnya sendiri membuatnya kesal dan takut. Lawannya adalah sosok Knight yang digadang – gadang merupakan Knight terkuat melebihi Uchiha Sasuke, jelas dia khawatir.

Tapi,, dia tak akan menyerah begitu saja! Mereka membawa banyak sekali malaikat dan tak ada satupun kata kalah didalam pikirannya. Yang harus dia lakukan hanyalah memukul kedepan dengan keras hingga mati!

"Hryaaaaaa!"

Teriakan perang menggema diseluruh medan didepan padang rumput. Para Malaikat keas rendah melaju lebih dulu menuju benteng dan hanya menjadi sampah saat terkena berbagai rentetan serangan anak panah dan sihir.

"Fire Arrow!" "Acid Blast!" "Fire Explosion!" "Shining Javelin!"

Rentetan sihir dan skill memanah terbang dari para elf diatas benteng. Kekuatan mereka yang bahkan dapat merontokkan pasukan penakluk milik Alexander membombardir pasukan ArcAngel Flame tanpa ampun.

"Charge!"

Tak menyerah, para pasukan manusia sudah sampai didepan benteng tepat 30 meter didepan Naruto. Mereka yang dekat dengan Naruto melepaskat skill jarak menengah dan jauh berharap melukainya, tapi sapuan tangan aura menerbangkan mereka menjadi abu.

"Maju!"

Dash

Arthuria dan Naruto langsung melaju kedepan setelah Naruto melakukan aba – aba. Tanpa dukungan berupa penyembuhan mereka berdua dengan gila melesat kedepan musuh dan mengobrak – abrik barisannya.

[Kamu malelakukan pukulan fatal!

Musuh telah terbunuh!

Hp bertambah 10 karena pembantaian yang berkelanjutan dan tanpa perasaan.]

Blarr

Kepala Paladin yang tadi telah menembakkan anak panah suci meledak ketika ditabrak dengan kejam oleh tangan Naruto. Tak menunjukan ekspresi atau berbicara dengan senang, Naruto melakukan serangkaian gerakan dikumpulan musuh.

[Kamu mengambil alih senjata Bom Api.]

Swush

Naruto melemparkan bola berwarna merah yang berhasil dia tangkap menuju pelemparnya sendiri hingga meledakkannya berkeping – keping. Kemampuan Aura, ketahanan, reflek, motorik, dan Skill Khusus Knight Owner diaktifkan secara terus – menerus.

-Nguoaahhhhh!

Ultra Golem Gargantua mengaum dengan keras dan berjalan kedepan hingga menimbulkan gempa lokal. Gerakannya yang lambat membuat banyak serangan terkonsentrasi padanya selalu sukses mengenainya.

Tapi itu bahkan tak membuatnya kehilangan banyak Hp! Serangan pedang secara fisik terpental seperti lelucon dan serangan para malaikat tak mempu mengenainya karena para malaikat selalu terkena hantaman 2 tangan Gargantua.

Dilihat dilayar besar penonton, gerakan mereka menyerang para malaikat terlihat menggelikan. Seperti manusia yang dengan santainya menepok nyamuk yang mengganggu saat akan tidur dikamar tidur!

Bedanya disini manusianya adalah Gargantua dan nyamuknya adalah ArcAngel Flame yang memiliki Rank G-! Ini jelas tidak akan menjadi kemenangan Eternal Fire dari berbagai sudut pandang. Tapi ada beberapa yang yakin jika Golem itu pasti akan berhasil dikalahkan dan Eternal Fire menang dengan mudah.

Tapi tiba – tiba saja aura hijau dan emas meledak ditempat yang berbeda membentuk serangan yang mengerikan. Aura emas terlihat mengambil wujud tengkorak setengah badan dan mengamuk ditengah pasukan.

Sedangkan aura hijau meledakkan serangan berupa sulur hijau yang menghisap kering energi mana. Membuat tumbuhan yang menghilang akibat kabut gultan kembali memiliki daya hidup dan menjadi lebih subur dari yang dulu.

Tapi,,

Swosshhh

[Evening Bell telah diaktifkan dan mempengaruhi makhluk hidup sekitar.

Karena kamu termasuk teman kamu tidak akan terkena efeknya.]

Rumput yang subur langsung mati kering kembali akibat suara getaran lonceng nyaring. Arthuria mengerutkan dahinya melihat Magic andalannya dilahap sekali Skill oleh lawannya. Dia tak mengira akan menjadi sekuat ini.

Naruto yang saat ini dikelilingi oleh mayat dalam jumlah besar dan hujan serangan sihir beserta panah mengamati sekitar yang sudah terkena kutukan Evening Bell. Membuat regenerasi Hp dan Mp tidak bisa berfungsi bagaimanapun caranya.

Stap

Naruto menepukkan kedua tangannya didepan dada bertepatan dengan tempatnya meledak akibat serangan 7 Holy Smite yang dikeluarkan oleh 7 Principality Of Observation. Kekuatan sihir ini lebih lemah dari milik Dominion Authority namun tetap berbahaya bagi undead .

Naruto seharusnya terluka cukup banyak, tapi dia baik – baik saja akibat pelindung aura skala besar. Mana miliknya berkurang banyak, tapi tidak akan lama setelah ini keadaan akan berbalik kepadanya.

"Tanah ini dalam kuasa kegelapan yang abadi. Tanah terkutuk yang mendominasi kegelapan tak berujung! Bangkit dan jadilah budakku yang penurut, [Dark Rule]!"

Blasss

Tanah menjadi gelap dengan cepat diikuti dengan cuaca yang berubah menjadi kegelapan. Awan mendung yang terlihat jahat mengambang diatas menandakan skill terkuat Absyy Knight telah diluncurkan dari lengan baju Naruto.

[Tanah ini telah ternoda kematian. Akibatnya sosok Ksatria Jurang mengutuk tempat ini menjadi tanah suci kematian.

Semakin banyak kematian yang menodai tanah ini akan membuat tanah ini semakin gelap dan jahat.

Efektifitas sihir suci akan menurun 5% dan terus bertambah dengan semakin banyaknya kematian.

Mayat hidup akan lebih kuat 30% dari yang biasa.]

Tak memperdulikan reaksi menggemparkan disekitarnya, Naruto memulai pembantaian didepannya dengan keindahan. Meninggalkan terror nyata bagi setiap musuhnya dan calon musuhnya, tapi apakah Naruto akan terus diatas?

Tidak! Ini barulah awalnya saja. Dia akan jatuh dan memulainya dari awal lagi, dengan perjuangan dan ketakutan dia akan mengawalinya dalam event besar yang akan dia mulai sendiri.

.

Waktunya depresi, jangan marah yak

.

Sekarang Guildnya berada dititik puncak dan akhirnya bubar juga. Naruto menghela nafasnya pelan mengingat kembali masa lalunya hingga sampai memakan 10 Chapter lebih, ohh ayolah! Naruto ingin mengingat masa lalu itu lebih banyak lagi!

Tapi mau bagaimana lagi? Itu hanyalah masa lalu tentang bermain game. Sekarang dia harus merawat anak – anaknya bersama dengan Evil-ekhm Lee Hyun. Gilirannya sudah selesai, sekarang lebih baik kalian membaca fic lainnya.

Fic dengan judul

Terserah milih sendiri.

Gzzz author lagi males lanjutin cerita ini. Arrrr sebenarnya dari awal tujuannya ini sih, sorry malah gak jelas kayak gini. Scane yang berubah itu lompat sampai Naruto dah sukses dan Guild dibubarkan akibat game gulung tikar.

Pairnya adalah Lee Hyun dalam wujud Albedo dan kenapa saya gak lanjutinn~ itu karena otak saya udah berasap mikirinnya. Udah nyarah saya buat cerita kayak gini. Jadi jangan nantikan saya buat fic lagi.

Ujung – ujungnya nanti kayak gini lagi! Jika kalian mau protes, protes aja. Mau Flame, Flame aja saya gak larang. Yang penting jangan bawa orang tua saya. Nanti saya santet Online kalau bawa nama orang tua saya(Bercanda).

Okeyy~

Saya mau pergi dulu. Ini adalah tanda – tanda pensinya author yang gak guna jadi jangan disimpan didalam hati. Jika ada yang minat lanjutin cerita ini Pm ane, yahh itu gak mungkin sih. Tapi apa salahnya nulis kayak gini.

Hahhh yaudah saya pergi.

jaaaa