WARNING!

- Mulai chapter ini bakal banyak OC (yg sebagian besar temen2 gw yg namanya diplesetin).. Soalnya klo ga ada OC pemerannya kurang! Hehehehe...

- Still, OOC ALERT!

- Chapter ini terinspirasi dari skul gw yg ngadain classmetting ga jelas. Jadi harap maklum klo ceritanya aneh bin ancur ga jelas gitu deh kabur

xXxXxXx

As always, pagi2 di rumahnya Naruto...

Naruto : "BABEEEE!! KUNCI GEMBOK SEPEDA GW MANA???" -teriak dari garasi-

Minato : "GA TAUU!!! CARI DULU NAPA SIH???" -teriak dari ruang keluarga-

Naruto : "BABE GA NYEMBUNYIIN KAN??"

Minato : "KAGA!! LU CURIGAAN BENER SAMA BABE LU INI!!"

Naruto : "YA UDAH!! GW CARI DULU KUNCINYA!!"

Minato : "SANA!!"

Inner Naruto : "Lah, bukannya bantuin anaknya malah ngusir... payah bener..."

Naruto keliling2 rumahnya nyari2 kunci gembok sepedanya. Mulai dari tempat gantungan kunci, meja kamarnya, lemari ortunya, bawah karpet, kamar mandi, lemari dapur, kulkas, kardus tempat buku, kardus tempat tidur si Kuning (kucingnya Naruto), bahkan dia mpe nyari di bawah kaki bokap n nyokapnya. Tapi tetep ga ketemu.

Naruto : "Babe... ga ketemu..."

Minato : "Ya udah, Ga usah naik sepeda. Naik motor gih." -menyerahkan kunci motor-

Naruto : "OGAH! Kapok gw bawa moge-nya babe, diliatin 1 sekolah! Malu bener dah..."

Minato : "Klo gitu naik limo."

Naruto : "TAMBAH GA MAU!"

Kushina : -muncul tiba2 dari dapur- "Oi, masi pagi uda ribut aja... Ada apa sih?"

Naruto : "Eh, emak... Gw lagi nyari kunci gembok sepeda tp ga ketemu2. Bakal telat ke skul deh..."

Kushina : "Hmmm... Perasaan kemaren aku liat ada di atas meja kerjanya babe-mu." -lirik minato-

Minato : -OMG-

Naruto : "Tuh kan, babe sembunyiin! Mana kuncinya?"

Minato : "Iya2... Nih." -ngambil kunci dari kantong celana-

Naruto : "Sip deh!! Berangkat sekolah dulu ya!!" -langsung ngibrit ke garasi-

Minato : "Naru-chan, ati2 di jalan! Liat depan! Ga usah ngebut2! Ati2 banyak kendaraan! Trus jangan... Umph!" -dibekep Kushina-

Naruto : "Iya babe! Tenang aja, gw bakal ati2!" -langsung ngeloyor ke sekolah-

Kushina : "Dadah Naruto "

Minato : "Humphh... Humph!!" -masi dibekep Kushina-

Kushina : "Iya ni aku lepas..."

Minato : "Hoekk... Nyaris mati aku... Kamu kenapa sih??"

Kushina : "Aku sebel sama kamu! Abisnya kamu itu overprotektif sama anak kita! Kan kasian dia! Umur2 segitu harusnya merasakan kebebasan, bukannya ditahan kek gitu!"

Minato : "Iya sih.. Tapi kan..."

Kushina : "ADA KOMENTAR?" -devil face-

Minato : -swt- "Eh... Ga kok... Ya uda deh aku siap2 kerja dulu ya..." -kabur ke kamar-

Di Konoha High School...

"Fuh, naik sepeda emang menyenangkan! Bebas polusi pula!" gumam Naruto.

"Pagi Naruto-kun!" sapa beberapa anak cwe.

"Pagi juga semua!" balas Naruto sambil tersenyum.

"KYAAA!! MANIS BGT!!!" teriak cwe2 itu histeris.

Kelas X - 3 ...

Greekk. Pintu kelas terbuka, Naruto masuk.

"Pagi semua!" sapa Naruto begitu masuk kelas sambil tersenyum lebar.

cwe2 : -pada mimisan liat naruto senyum-

cwo2 : -memandang dengan mata sinis-

"Wah, tumben pagi2 udah ceria. Biasanya dateng2 bibir bawahnya uda maju 5 senti." goda Sai setelah Naruto meletakkan tasnya di atas meja.

"Heheh, gw ceria gara2 inget muka babe gw yg dimarahin sama emak gw. Lucu bgt sumpah!" kata Naruto sambil cekikikan sendiri.

"Babe lu takut istri?"

"Ya gitu deh. Heheheheheh..."

ting tong ting tong (bel interkom interkom)

"Ehm... Perhatian2, kepada seluruh ketua kelas dari kelas X sampai kelas XII diharap berkumpul diruang OSIS sekarang juga coz mau ada pengumuman. Bentar aja kok! Paling cuma 5 menit! Buruan ya!" suara yang nge-bass nan cempreng (?) terdengar dari interkom kecil dan berdebu di sudut kelas.

"Oi, Gaara! Dipanggil tuh!" (Sai)

"Iya... Aku gak budeg kok." kata Gaara sambil ngeloyor ke ruang OSIS.

"Mau ada apa sih?" tanya Naruto.

"Gak tau." jawab Kiba "Ngomong2 Sasuke, yg ngomong tadi aniki lu kan? Kok suaranya cempreng banget?"

"Biasanya juga gitu kok." jawab Sasuke.

5 menit kemudian... Gaara balik ke kelas. Dia langsung ngambil kapur dan nulis2 di papan tulis.

"Gaara, ada apa sih?" tanya Ino.

"Ya ini baru mau ku jelasin..." jawab Gaara sambil menghentikan aksi tulis-menulisnya (halah)

"Ehm! Guys, 2 minggu lagi sekolah kita mau mengadakan berbagai perlombaan antar kelas alias classmetting. Yang kutulis di papan tulis ini lomba2nya." semua langsung membaca tulisan Gaara di papan tulis dengan teliti.

Lomba2nya antara lain :

- Futsal (tanggal 5-7 Januari 200x jam 8 pagi - selesai)

- Makan (tanggal 5 Januari 200x jam 9 pagi - selesai)

- Karaoke (tanggal 6 Januari 200x jam 9 pagi - selesai)

- Tangkap Ayam (tanggal 6 Januari jam 11 siang - selesai)

- Fashion Show (tanggal 7 Januari jam 8 pagi - selesai)

- Seni Rupa (tanggal 7 Januari jam 11 siang - selesai)

"AKU IKUT LOMBA MAKAN!!!" teriak Chouji. Gara2 suaranya nyaris mecahin kaca dengan terpaksa Chouji diamankan dengan cara diikat dan diplester mulutnya.

"Akan kujelaskan satu persatu." Gaara mulai pidato lagi.

"Untuk futsal per kelas mengirim 1 kelompok yang terdiri dari 5 orang cwo untuk bertanding. Kira2 sapa yg mau?" seketika kelas X - 3 menjadi hening, bingung mau calonin sapa.

"Buset, masa ga ada yg mau?" tanya Gaara. Tiba2 Naruto mengacungkan tangannya.

"Ano sa... Aku ikut futsal deh..." kata Naruto. Gaara manggut2 dan menulis nama Naruto di papan tulis.

"Ada yg mau direkomendasikan?"

"Ngg... Kiba sama Shino. Trus Daito sama Nezu..." Naruto menunjuk satu per satu yg lumayan berbakat dalam olahraga. Yang ditunjuk biasa2 aja. 'Masi lebih baik ikut futsal daripada lomba2 yg lain yg ga jelas itu' pikir mereka2 yg ditunjuk.

"Ok, ok..." Gaara menulis nama yg mau ikut futsal di papan tulis.

"Baiklah, selanjutnya lomba makan... perwakilan kelas : Chouji." semua manggut2 tanda setuju. Gaara menulis nama Chouji di papan tulis.

"Lomba karaoke. Tiap kelas mengirimkan 1 orang wakilnya boleh cwe/cwo. Tiap peserta menyiapkan sendiri lagu yang akan dibawakan. Siapa yang mau?" tanya Gaara.

"Yang suaranya paling bagus di sini sapa?" tanya Sai.

"Yang pasti bukan gw, Sakura apalagi!" jawab Ino. Sakura langsung manyun denger perkataan Ino. Tiba2 wajah Sakura kembali cerah.

"Aku tau sapa yg cocok!" seru Sakura.

"Sapa??"

"Tak lain dan tak bukan adalah cwe yg memiliki suara paling tinggi di kelas ini, yaitu... jreng jreng jreng ... HINATA!!" Sakura menunjuk Hinata yg kaget setengah mati.

"A... Aku..." 1 detik kemudian Hinata pingsan dan langsung digotong sama Shino dan Kiba ke UKS.

"Huuuuu... Sakura jahat... Sakura kejam..." koor anak2 cwo.

"Lah, mana aku tau klo dia bakal pingsan pas ditunjuk!! Jadi jangan salahkan aku!!" teriak Sakura sambil mengepalkan tinjunya. Semua langsung diem, ketakutan.

"Udah2, lebih baik kita lanjutin bahas classmetting ini." kata Gaara begitu Shino sama Kiba udah balik ke kelas. (kelasnya deket sama UKS, jadi cepet)

"Nah, lomba selanjutnya tangkap ayam. Perwakilan kelas kita..."

"SASUKEEE!!!" belom selesai Gaara ngomong uda dipotong sama teriakan anak2 cwo. Yang cwe2 langsung memandang mereka dengan dingin.

"APA MAKSUDNYA MENGAJUKAN SASUKE DALAM LOMBA GA JELAS ITU??" tanya anak2 cwe.

"Liat aja rambutnya yang mirip pantat ayam! itu kan bukti dia sodaranya ayam! Jadi dia pasti menang dalam lomba itu!" celetuk Daito. Kontan aja dia digebuki anak2 cwe kemudian dilempar keluar kelas lewat jendela (sadis amat cwe2nya)

"Sasuke, kamu mau ikut lomba itu?" tanya Gaara.

"Hn." jawab Sasuke pendek.

"Kuanggap itu sebagai iya." kata Gaara sambil menuliskan nama Sasuke di papan tulis.

Gaara menarik napas dalam2 dan mengeluarkannya perlahan sebelum mulai bicara lagi.

"Lomba selanjutnya, Fashion Show..."

"AKU MAU!!!!!!!!" teriak Ino sama Sakura hampir bareng.

"Eh, elu ga usah ikut2an gw deh. Cuma gw yg cocok ikut lomba Fasion Show ini!" bentak Ino tepat di depan wajah Sakura.

"APA?! Eh, kayanya yg ngomong duluan itu gw deh! Jadinya gw yg bakal ikutan!" bales Sakura.

"APA LU BILANG?!"

"MAU LU APA?!"

"DIAAAMMMMM!!!" bentakan Gaara sang ketua kelas ternyata bisa juga membuat 2 cwe itu diam.

"Dengerin mpe aku selese ngomong donk!" bentak Gaara lagi.

"Hai, Gaara-Sama..." kata Ino sama Sakura sambil membungkuk dalam2 ke arah Gaara.

"Lomba Fashion Show. Tiap kelas mengirimkan 1 orang wakil kelas. Peserta lomba diharapkan dandan secantik dan seimut mungkin untuk menarik perhatian juri. LOMBA INI HANYA UNTUK LAKI - LAKI." Gaara menekankan kalimat terakhir agar jelas. Semua pada bengong.

"SERIUS LU?! CUMA BUAT CWO?!" teriak cwe2 histeris. Gaara hanya mengangguk pelan.

"Masalahnya sekarang, sapa yg mau didandanin jadi cantik dan imut?" tanya Chouji-yg udah ga diamankan lagi-

"Shikamaru aja." kata Sai. Shikamaru yg dari tadi tidur (pantes ga ada suaranya) langsung bangun denger namanya disebut2.

"Shikamaru klo kuncir rambutnya dilepas dijamin jadi cantik tuh."

"Hah? Apaan sih?" Shikamaru celingukan, bingung.

"Kamu ditunjuk ikut fashion show." jawab Chouji.

"Eeee, cape deh... Males ah..." kata Shikamaru yg langsung tidur lagi. Sekelas swt.

"Klo diliat emang ga mungkin klo Shikamaru." kata Gaara

'Seandainya saja Shikamaru ikut, gimana reaksi kak Temari ya??'

"Ya udah, Naruto ato Sasuke aja!" kata Sai lagi. Anak2 cwe langsung tenggelam dalam pikirannya masing2, membayangkan Naruto dan Sasuke memakai Gothic Lolita yg sangat imut sambil tersenyum manis kepada mereka.

"Hmmm... Naruto ato Sasuke ya..." gumam Gaara sambil memandang 2 orang itu bergantian, dan membayangkan keduanya memakai Ero Lolita yg sangat seksi sambil tersenyum nakal kepadanya. Gaara langsung panik, berusaha menghilangkan pikirannya yang ga banget itu. (ternyata Gaara juga bisa mikir kayak gitu ya..)

"Gaara? Kenapa mukamu merah?" tanya Sakura.

"Eh? Ah, nggak kok, ga ada apa2... Ehm! Lebih baik jangan Naruto ato Sasuke, coz mereka udah ikut lomba yg lain." Gaara sok tenang, padahal dipikirannya masi terbayang2 Naruto sama Sasuke pake Ero Lolita. (ngakak guling2 dulu ah... XDD)

"Ya udah! Kandidat terakhir, ga bisa di ganti lagi coz ga ada yang cocok! Perwakilan kelas : SAI!" teriak Ino. Gaara mengangguk kemudian menliskan nama Sai di papan tulis.

"Lah?! Kok aku????" Sai mulai panik.

"Abisnya mukamu itu masih lebih baik daripada yg lainnya, tapi tetep aja masi di bawah Sasuke sama Naruto!" jawab Ino. Sai cuma bisa bengong tanpa bisa berkata apa2 lagi.

"OKE! Lomba terakhir, Seni rupa! Sapa yang..." kalimat Gaara terputus begitu melihat semua menunjuknya. Gaara terbelalak.

"Aku?"

"Iya!"

"Kenapa??"

"Soalnya nilai seni rupa-mu paling tinggi 1 angkatan!" jawab sekelas bareng. Gaara cuma bisa diem dan mulai menulis namanya sendiri di papan tulis.

Inilah perwakilan kelas X - 3 yang bakal ikut lomba :

- Futsal : Naruto, Kiba, Shino, Daito, Nezu

- Makan : Chouji

- Karaoke : Hinata

- Tangkap Ayam : Sasuke

- Fashion Show : Sai

- Seni Rupa : Gaara

Semua tampak puas melihat nama2 yg menjadi perwakilan kelas mereka, kecuali seseorang yg diam2 mengumpat2 di pojokan (Sai XD). Akhirnya dimulailah persiapan mereka untuk classmetting itu...

xXxXxXx