sasusaku IS irresistable.
can you believe I already updated it??
:p
Naruto bukan punya Yvne..
Back at One juga bukan..
WARNING
OOCness, still..
Sasuke's POV
It's undeniable;
That we should be together
Ada bagian dari diriku sendiri yang merasa konyol karena terus merasa harus berbicara dengannya.
It's unbelievable;
How I used to say that I fall never
Ada sebagian lagi yang mengejek diriku sendiri karena pembicaraan dengannya akan membuatku menarik semua penolakan yang pernah aku lakukan.
The basis is need to know,
If you don't know just how I feel...
Dan ada bagian yang sibuk memikirkan bagaimana cara meyakinkannya bahwa aku-lah yang melakukan semua yang akan aku lakukan ini.
Then let me show you now
That I'm for real..
If all the things in time;
Time will reveal...
Ketika aku mengatakannya, aku tidak bisa mencerna yang aku dengar. Aku memincingkan mata untuk memastikan pada diriku sendiri kalau memang itu yang dia tanyakan. 'Kenapa'.
"Beri aku 3 alasan, kenapa aku harus memaafkanmu.."
One
You're like a dream come true
Two
Just wanna be with you
Three
Girl it's plain to see that you're the only one for me
Four
Repeat steps one through three
Five
Make you fall in love with me
If ever I believe my work is done,
Then I start back at one...
"Satu, aku baru sadar kalau aku sangat membutuhkanmu. Dua, aku benar-benar menyesal atas semuanya. Dan tiga...", aku menatapnya serius, "..kau adalah orang yang mencintaiku..."
Aku tidak mengerti kenapa 3 hal itu yang keluar dari mulutku. Setelah aku memikirkannya ulang, seluruh bagian diriku menyalahkan ketidakbisaan aku dalam memilih alasan. Aku hanya bisa terdiam memandangnya tersenyum; senyum ramah yang ia berikan ke semua orang. Senyum yang tidak berbeda dengan yang ia berikan pada Kakashi, Naruto, dan siapapun itu pengganti tempatku. Aku hanya mendengar ia menggumamkan sesuatu sampai aku terhenyak dan berkata, "Sakura, aku...-"
"Aku tidak mencintaimu lagi, Sasuke."
So incredible
The way things work themselves out
And all emotional
once you know what its all about
Saat itu juga, aku yakin dia benar-benar bukan Sakura yang dulu. Waktu telah mengubahnya. Kejadian-kejadian telah merubahnya. Dan yang aku tahu pasti, perubahan itu sangat tidak baik, untukku. Sakura mengatakan ia harus kembali ke rumah sakit. Aku bahkan tidak tahu harus bicara apa. Sampai aku memandangi sosoknya yang berjalan menjauh.
Sekarang atau tidak sama sekali...
"Sakura..!", aku berjalan ke arahnya.
Ia berbalik dengan punggung tangan menghapus apa yang aku yakini sebagai air mata.
And undesirable
For us to be apart
Never would have made it very far
Cause you know that you got the keys to my heart...
"Aku mohon..., bisakah kita mulai dari awal...??"
One
You're like a dream come true
Two
Just wanna be with you
Three
Girl it's plain to see that you're the only one for me
"Hah..?", Sakura mengeluarkan senyum yang menahan.
Four
Repeat steps one through three
Five
Make you fall in love with me
If ever I believe my work is done,
Then I start back at one...
"Iya, kita mulai dari awal..", aku mengulurkan tangan dengan kaku, "Aku Uchiha Sasuke. Kau...?"
Ia sedikit tersenyum dan menjabat tanganku, "Haruno Sakura..."
Aku tidak tahu kenapa, saat itu aku merasa ada sayap yang mengepak di perutku.
Say farewell to the dark of night
I see the coming of the sun
I feel like a little child
Whose life has just begun
"Er..-aku tahu ini sedikit aneh, tapi... Aku ingin mengajakmu pergi, kalau... kau tidak sibuk...", aku bahkan tidak tahu kenapa hal itu keluar begitu saja.
Sakura mengangkat alis. Aku merasa itu bukan pertanda baik.
"Maaf, Uchiha-san.. Tapi aku tidak menerima ajakan dari orang yang baru aku kenal..."
Apa...? Dia memanggilku apa..??
"Kita harus saling mengenal lebih dekat, baru aku akan menerima ajakanmu..."
Aku terdiam, dan aku merasa telah ditampar - dengan cara tertentu.
You came and breathed new life
Into this lonely heart of mine...
You threw out the life line
just in the nick of time...
"Aku harap kau tidak keberatan, aku harus kembali bekerja. Sampai nanti..."
Aku masih terdiam. Bahkan pikiranku tidak bekerja. Dan yang aku setengah teriakan ketika ia sudah agak menjauh adalah;
"Sakura-chan!"
Ia berbalik cepat dengan mata setengah terbelalak.
Aku tersenyum, untuk tamparan balik yang aku berikan.
"Aku akan mengenalmu lebih jauh...!", Sakura terlihat kaget. Heh, aku tahu aku akan memenangkan ini. Ketika ia membuka mulutnya untuk berbicara, aku dengan cepat memotong, "Sampai nanti!", dan menghilang dengan cepat.
Siapa bilang mulai dari awal berati menggunakan cara baik...?
--to be continue...
nyeheh.
nyeheheh.
nyeheheheheh!
X3
I don't know with you,
but I think this fic will be a loooong one.
cha!
XD
share your mind in review...
xo xo,
Yvne-Devolnueht
