The Story of Teme and Dobe
Chapter 2
Kyaaaa, maaf chapter 1 nya, berantakan lagi semoge sekarang lebih baik lagi, TT_TT
Makasih buat kk kk senior yang udah nge review cerita ku yang berantakan,, XD XD
Sekarang update ! ^_^
Pair : Sasunaru
Rate : hmmmm,, kayak nya T lagi deh, hhe XD XD
Happy Reading ! _
"Kyaaa hentikan itu senior!" jerit Naruto.
"plak!" dengan keras naruto menampar wajah Sasuke.
"Ah, maafkan aku" dengan cepat Sasuke berdiri dan melepaskan Naruto.
'ada apa dengan diriku ini,? Seolah olah aku terhipnotis pada saat melihat wajahnya' gerutu sasuke dalam hati.
"an—u maafkan aku senior…" keluh Naruto.
"hah,,? Atas apa?" Sasuke menaikan sebelah alis nya.
"Karena telah menampar….m…u" keluh Naruto.
"Ah, sudahlah tak perlu dipikirkan" Jelas Sasuke.
"Lebih baik kau istirahat saja" jelas Sasuke.
"T…ap..i ?"
"Ah sudah istirahatlah" perintah Sasuke.
'naruto hanya mengangguk kecil, dan segera tidur kembali, Sasuke pun keluar dari kamar kesehatan'
"Aku pergi dulu, istirahatlah" seru Sasuke.
'Tak beberapa lama, setelah sasuke keluar dari ruang kesehatan'
"Kriet" Seseorang membuka pintu ruang kesehatan.
"NARUTOOOOOO!" Teriak Sakura, seraya langsung memeluk Naruto.
"Ah, Sa…kura, kenapa kau bisa kemari?" Tanya Naruto heran.
"mmm, a..nu tadi aku izin ke wc tapi kan mumpung lewat ruang kesehatan, aku mampir untuk jenguk kamu aja, aku khawatir sekali padamu" cemas Sakura
"Teri..ma Kas..ih Sakura"
"Ah, tidak apa kau kan sudah aku anggap adik ku Naru chan" seru Sakura.
'Sementara itu di ruangan Presiden Mahasiswa'
"Aku peringatkan padamu Sasori, jangan terlalu berlebihan pada Narut…" pembicaraan Deidara terpotong.
"Ketua Deidara, Naruto sudah sadar !" seru salah satu panitia.
"Ah, Naruto?"
"Maafkan aku sekali lagi ketua" mohon Sasori.
"Jika kau ingin minta maaf, jangan ka saya, minta maaf langsung ke Naruto, sekarang ayo ikut aku ! dan minta maaf lah" perintah Deidara.
'Sasori hanya mengangguk'
o.o Digi Tama o.o
"Ah, anu Sakura aku mau nanya apa kau tahu senior pria yang berambut hitam kebiruan dengan gaya rambut seperti pantat ayam ?" Tanya Naruto.
"Oh, Senior Sasuke?" Tegas Sakura.
"memang ada apa dengan nya?" Tanya Sakura.
"Hmm,, tidak apa apa, cuman nanya doang"
"Ah, kau tau Naruto?" Tanya Sakura.
"Apa itu?"
"Senior Sasuke itu sangatlah tampan!" jelas Sakura.
"I…ya I…ya Sakura" senyum Naruto pada sahabatnya.
"Ah, sudah dulu ya Naruto, aku mau kembali ke aula, dulu"
"Ah, iya iya baiklah" jawab Naruto.
"Istirahatlah" Cerewet Sakura.
'Naruto hanya mengangguk kecil'
o.o Digi Tama o.o
"Krieeeeet"
"Naruto!" teriak Deidara cemas.
"Ah, kaka!"
"Kau baik baik saja?" Tanya Deidara.
'Naruto mengangguk kecil'
"Ada apa kaka kesini?" Tanya Naruto.
"Ya, melihat mu lah, tapi ada seseorang yang mau bicara padamu." Jelas Deidara.
"Siapa?"
"Sasori ayo masuk!" perintah Deidara.
"Ah iya!" Sahut Sasori.
"Ayo" Seru Deidara mengisyaratkan sasori untuk mulai meminta maaf.
"Maafkan Aku Karena Telah Membuat Mu Menderita Seperti Ini" Teriak Sasori meminta maaf.
"Ah, itu…. Tak perlu dipikirkan senior aku sudah memaafkan mu, lagipula ini wajar, aku kan sedang di ospek, lagi pula aku kan gak boleh di istimewakan, itu kata kak…." jelas Naruto terpotong.
"Sudahlah Naruto hentikan! aku tak akan membiarkan mu menderita lagi, lebih baik kau tak perlu ikut Ospek besok" Perintah Deidara cemas.
"Maaf ka,,, tapi aku akan terus ikut ospek" jelas Naruto.
"Taa..pi Naruto.." cemas Deidara.
"Sudahlah ka, hanya 3 hari kan?" jelas Naruto.
'Deidara hanya bisa mengikuti kenginginan adik nya, memang Deidara sudah memungkiri perkataan nya tadi pagi, karena dia terlalu saying terhadap adik nya karena Naruto adik satu satu nya, maka wajar kalau dia sangat protektif'
"Baiklah, lebih baik kau pulang saja" jelas Deidara.
'Naruto menggeleng'
"Hah? kenapa Naruto?" tanya Deidara.
"Tidak ka, aku akaan terus ikut acara ospek hari ini" jelas Naruto.
"Baiklah, jika itu mau mu Naruto" seru Deidara.,
o.o Digi Tama o.o
"Ah, Naruto!" jelas Sakura.
"Hai Sakura" sapa Naruto.
"apa kau sudah sembuh Naruto?" Tanya Sakura Cemas.
'Anggota kelompok Naruto semua nya pada berkumpul mengelilingi Naruto'
"Kau sudah sembuh Naruto?"
"Syukurlah"
"Ah, Naruto kembali!"
'semua teman 1 grup Naruto mencemaskan Naruto'
"I…ya hhe" seru naruto dengan senyuman kecil.
"Kenalkan aku Choji"
"Aku Gaara"
"An…u aku Hinata"
"Aku Sai" dengan senyum khas nya.
"Aku Shino"
"Aku Neji"
"Aku Shikamaru"
"Aku Temari"
'semuanya telah mengenalkan dirinya'
"ah iya, aku Uzumaki Naruto salam kenal semua nya" sapa Naruto.
"Hei, Naruto aku puny aide gila nih" seru Choji.
"Hah? Apa itu?" tanya Naruto.
"Semuanya ayo sini!" ajak Choji.
"Bagaaimana kalau kita nanti balas dendam pada senior kita? kita kerjai mereka kita minta bantuan semua Mahasiswa Baru, kita kacaukan acara ospek ini, bagaimana?"
"Hmmmm,,, tapi itu keren Choji!" teriak Naruto.
"Anu,,, tapii,,,, kapan?"
"Kita mulai saat hari terakhir ospek, pada saat kita tidur nah waktu senior tersebut menyuruh kita bangun, kita mulai rencana kita" jelas Choji.
"Hei hei hei,,, ada apa ini?" seru salah satu mahasiswa baru dari kelompok lain, dengan nada nge reff.
"Ayo dengarkan saja" ajak Naruto.
"Waaa, jadi kau Naruto, Naruto, Naruto, yo yo yo, kau imut sekali" serunya dengan nada reff nya.
"Yo yo yo kenalkan aku Killer Bee, panggil aku tuan Bee, tapi untuk Naruto panggil saja aku Bee yo yo yo yo" seru Bee.
"Sal…am kenal Bee" sapa Naruto.
"Yo yo yo,, kalian sedang membicarakan apa?" tanya Bee.
"Baiklah bagaimana? apa kalian setuju? kita lakukan balas dendam pada senior pada hari terakhir, kita buat mereka kaget, dan kita senang senang bagaimana?"
"Yo yo yo, its so cool dude.." gerutu Bee.
"baiklah kalau begitu" jelas Choji.
o.o Digi Tama o.o
"Waaa, akhirnya pulang juga" keluh Naruto.
"Aku sudah tak sabar untuk besok,,," seru Sakura.
"Yo yo yo, Naruto!" seru Bee
"Ah, Bee?" sapa Naruto.
"Aku ikut bareng ya, mamen"
"Baiklah" Seru Naruto.
"Ah, Naruto kau imut sekali ijnkan aku melakukan ini…." Seru Bee.
"Ahhhh,,, itaiiiiii!" Naruto menjerit kecil karena Bee mencubit pipi Naruto.
"Maafkan aku naruto, tahu kah kau? kau seperti adik ku" jelas Bee
"Adik?" Tanya Naruto pada Bee.
"Ya Adik!" tegas Bee.
"Memang nya adik mu kemana?" tanya Naruto?
"Hmm,, dia sudah di surga" seru bee dengan tersenyum kecil.
"Ah, maafkan aku, ak….u tak bermaksud.." kesal Naruto.
"Ah, sudahlah tak apa apa, Naruto!" panggil Bee.
"Ha?"
"Biarkan aku menjadi kaka mu, selama aku mengenalmu, akan kujaga kau" jelas Bee.
"Ah…. Tapi…." keluh Naruto.
"Baiklah, jika itu bisa mengobati kerinduan mu terhadap adik mu," setuju Naruto seraya tersenyum kecil.
"Yo yo yo, terima kasih banyak Naruto…!" Teriak Bee senang.
"Iya iya, hha"
"Eeeeehhh?" Naruto kaget karena tiba tiba Bee mengendong nya, dan mendudukan nya di Bahu Bee..
"Ah, Bee turunkan aku, aku tak mau merepotkan mu.." keluh Naruto.
"Ah, ini bukan apa apa.." jelas Bee.
"Tap….i"
"Sudahlah Naruto." Yo yo yo" seru Bee.
"Naruto!" panggil Sakura.
"Ah, Sakura!"
-Dreeeeetttttttt- 'ponsel Naruto bergetar'
"Ah ada Sms!"
From : Ka Dei
Naruto, kaka sekarang gak bisa nganter kamu pulang kaka ada rapat, kamu bareng sama Sakura aja ya..
To : Ka Dei
Baiklah ka, ^_^ Naru udah punya temen baru kok, nama nya ka Bee dia baik sekali sama Naruto, Good Luck deh rapat nya, XD, oh ya ka nanti malem kalau kaka udah pulang Naru mau ngobrol sama kaka, ya….
From : Ka Dei
Oh, Syukurlah wah siapa itu Ka Bee ? lain kali kenalkan ke kaka ya..
Oh ya udah hati hati dijalan ya…..
Mau curhat nih ? hha :D
To : Ka Dei
Oke oke. :D
"Hei, kenapa Naruto digendong seperti itu?" Tanya Sakura.
"Hei hei hei! kau wanita yang seperti nenek sihir kenapa kau lancang sekali berbicrara pada Naruto" jelas Bee.
"Ah, dia sahabatku Bee, dia Sakura" jelas Naruto.
"maaf Bee, bisakah kau menurunkan ku?" pinta Naruto.
"Ah, baiklah.."
"Ah Sakura, redakan amarah mu" seru Naruto.
"Grrrrrrrr, Ne—ne—nek Sihir?" gumam Sakura.
"HIYA! DASAR KAU WAJAH KERBAU!" teriak Sakura seraya meninju Bee keras, sehingga Bee tersungkur.
"Ah, Sakura…." deru Naruto.
"NARUTO,! SIAPA PRIA INI? MENYEBALKAN SEKALI!" teriak Sakura.
"Di…a" kata kata Naruto terpotong.
"PACARMU? DENGAR YA NARUTO, AKU TAK AKAN PERNAH SETUJU JIKA KAU BERPACARAN DENGAN NYA" gertak Sakura.
"Bukan….. sakura dia teman baruku" jelas naruto.
"Eeehh,, teman? maafkan aku naruto, hhe" seru Sakura.
"Yo yo yo, kuat sekali pukulan mu…." kagum Bee pada sakura.
"Hei,, Bisakah kau hentikan lantunan aneh mu itu! kau membuatku muak tahu!" protes Sakura.
"Yo yo yo,, hei kau wanita, tidak mengerti seni S-E-N-I SENI!" jelas Bee.
"HENTIKAN ITU!" gerang Sakura.
"Ah Sakura sudah sudah" lerai Naruto.
"Yo yo yo, Naruto sudah bicara aku akan diam, bagaimana wanita dengan garis keriput?" Tanya Bee.
"Bee sudah jangan diteruskan!" cegah Naruto.
"hah? KERIPUT?" geram Sakura.
"Ah sudahlah ayo kita pulang, sakura, bee…." ajak Naruto seraya menarik Sakura.
"Yo yo Ayo!" jawab Bee.
o.o Digi Tama o.o
"Aku pulang…." Seru naruto.
"Kau sudah pulang Naruto, sekarang mandilah ibu sudah menyiapkan air hangat"
"Baiklah, terimakasih Ha San!" teriak Naruto bersemangat.
"Waaaa, hangat!" jerit Naruto pelan saat berendam.
'Naruto mulai memejamkan matanya, hingga teringat kejadian saat di ruang kesehatan'
'makin dekat makin dekat….'
"Kyaaaa! kenapa keinget kejadian itu?" wajah Naruto memerah.
"Aneh, kenapa jantung ku berderu tak karuan saat dia menim…."
"Aaaahhhh,, Sudah!" teriak Naruto seraya memasukan kepalanya dalam air.
"Dreeeeettt" ponsel naruto bergetar.
"Ah ada sms!" Naruto terkaget.
From : Panitia Ospek
Perelatan dan perlengkapan yang harus dibawa besok :
Perlengkapan :
Pake baju biasa yang kemarin
Co : baju putih, celana hitam, rompi se ketiak.
Ce : baju putih, rok hitam, rompi se ketiak.
Pake papan nama.
Sepatu hitam.
Peralatan :
Makanan berat, dan ringan,
Buat surat cinta, pake nama yang buat surat nya
Kado, bebas
Bawa obat pribadi,
Baju ganti, celana training, baju OR
Perlengkapan mandi.
Ya, sudah cuman segitu, gak neko neko lah,, karena besok kita nginep jadi siapin diri kalian ya,,
Salam hangat
^_^ -Ino- ^_^
"Surat Cinta!" gerutu Naruto.
"Ah nulis apa aku?"
"Kyaaaa pusing" keluh Naruto.
"Ah, iya ! hhe" Naruto tertawa kecil.
"Disuruh surat cinta aku bikin surat benci!" Naruto tertawa kecil.
"Aku pulang!"
"Ah ka Dei pulang!" dengan cepat Naruto keluar dari kamar mandi.
"Ka Dei!" panggil Naruto.
"Eh, Naruto!"
"Kenapa kau bertelanjang dada begitu? pake baju mu, nanti masuk angin!" perintah Deidara.
"Naru mau cerit….." kata kata Naruto terpotong.
"Sudah pakai dulu baju mu, nanti baru kita bicara kaka mau mandi dulu"
"Ah, ya sudah" jawab Naruto, yang langsung menuju kamar nya.
o.o Digi Tama o.o
'makin dekat, makin dekat'
'Sasuke semakin merasakan deru nafas orang dibawah nya'
'Ah,, Hentikan!'
"Ah !" keluh Sasuke tersadar dari mimpinya.
"Kejadian itu!"
"Kenapa kepikiran terus,? Mata birunya…." Gumam Sasuke.
'Hentikan itu Sasuke!' gumam Sasuke dalam hati.
'Baru kali ini Sasuke, merasa jantung nya berderu kencang saat bertatapan dengan seseorang,'
"Kenapa? rasanya aneh"
"Tuhan,,, apa yang terjadi ini? apa aku suka pada bocah itu? Ah ini mustahil dia itu cowok aku juga"
"Sungguh aneh rasanya" Sasuke terus saja bergelut dengan pikiran nya.
'Sasuke kembali tertidur'
''Ahhhh,,, Ittaiiiii…. Senpai'' jerit seorang lelaki.
'terlihat lelaki dengan rambut kuning pirang dengan 3 garis di ke 2 pipi nya, tanpa sehelai benang pun menutupi tubuh nya dan Sasuke yang sedang mencoba menyatukan diri nya pada bocah di bawah nya'
"Ittaiiii! Senpai" Jerit bocah pirang dengan 3 garis di kedua pipi nya.
'Ngghhh, Senpai' erang bocah berambut pirang.
"Ahhhh! Mimpi, hanya mimpi!" Sasuke tersadar dari mimpi nya.
"Andaikan saja dia itu perempuan…"
"Arrghhhhhh, apa apaan aku ini?" erang sasuke.
o.o Digi Tama o.o
"Baiklah Naruto apa yang mau kau bicarakan?" Tanya Deidara.
"Hmmm, anu….." seru Naruto gugup, tiba tiba saja dia ter ingat kejadian saat di ruang kesehatann.
"Ahhh,,, STOP!" tiba tiba saja Naruto berteriak di depan kaka nya.
"Ada apa Naruto? apa kau baik baik saja? kenapa tiba tiba berteriak seperti itu" Tanya Deidara.
"Ah, tidak bukan apa apa, oh ya ka antar aku ke mall yuk, sekalian nyari alat buat ospek besok sama sekalian refreshing juga" ajak Naruto pada kaka nya sekaligus mengalihkan pembicaraan tadi.
"Hei hei, kenapa kau tiba tiba saja mengalihkan pembicaraan seperti itu? sebenarnya apa yang terjadi Naru chan…." tanya Deidara sekaligus memanggil Naruto dengan embel embel chan.
"mm,, lupakanlah itu bukan apa apa ka.. dan jangan memanggil ku dengan embel embel Chan!" jelas Naruto.
"Hei, apa kau tau kaka gak suka kalau ada orang yang mengalihkan pembicaraan seperti itu, ceritalah"
"Hmmm, anu.. Naru cumin mau nanya doang kalau senior yang w..aktu itu bawa naru ke Uks siapa ya ka?" Tanya Naruto seraya jantung nya berdegup kencang, saat menanyakan pria yang menimpanya di ruang Uks.
"Oh, itu Sasuke Uchiha Sasuke memang nya ada apa dengan nya? apa dia berbuat macam macam padamu?" tanya Deidara cemas.
'Naruto menggeleng kecil'
Tidak ka, tidak ada apa apa" jelas Naruto singkat.
"Lantas ada apa?" Tanya Deidara kembali.
"Naru mau Tanya, kalau kita bersama seseorang entah siapa itu orang nya, dan jantung kita bergetar bahkan berdebar kencang, apa kaka tau apa arti dari semua itu?" Tanya Naruto pada kaka nya, dengan kepala yang menunduk.
"Itu mungkin bisa dibilang, orang tersebut menyukai orang yang bersama nya, hmm apa Naru sedang jatuh cinta pada seseorang?" Tanya Deidara dengan menaikan sebelah alis nya..
"Ah, tidak Naru gak jatuh ci..nta, temen Na..ru ada yang curhat, t…api Naru gak ta..u jawaban ny..a" jawab Naruto terbata bata, sepertinya kaka mengetaahui nya, tapi….
"Oh, kaka kira Naru sedang jatuh cinta, hha tak mungkin adik kaka yang mungil ini punya pacar" remeh Deidara sembari mengetawai adik nya.
"Ah, kaka hentikan itu" Naruto mengembungkan pipi nya karena lagi lagi kaka nya Deidara meremehkan nya seperti itu.
"Hei,, kau ini jangan marah kalau aku melakukan ini ya" Deidara yang melihat pipi adik nya yang dikembungkan seperti itu langsung mencubit nya pelan.
"Ahhh, Ittaiiiii kaka" jerit naruto kecil.
"Ah, ayo katanya mau kaka antar ke mall buat beli perlengkapan besok" ajak Deidara mengingatkan adik nya.
"Oh iya!" hampir saja Naruto lupa kalau mau pergi ke mall.
o.o Digi Tama o.o
Naruto, menggunakan baju warna hitam dan di dobel oleh kemeja warna coklat dengan lengan kemeja yang dilipat sampai siku, memakai jeans warna biru, dan memakai sepatu coklat. "Kyaaaaa, Uke banget Naruto!" *Plak author kena gampar Naruto* .
o.o
'Apa naruto suka Sasuke ya? tapi jika benar apa Sasuke menyukai nya juga? aku takut jika adik ku itu sakit, kenapa kenapa, kau menyukai dia Naruto? kenapa kau suka lelaki?' gumam Deidara dalam hati..
'Memang sih perasaan itu tak bisa dibohongi, karena bukan mata, tangan, mulut atau pun kaki, ini hati yang bicara secara langsung, fiuh… baiklah Naru jika kau menyukainya kaka hanya bisa setuju akan pilihan mu, asalkan kau bahagia' Deidara terus saja memikirkan adik nya dia sangat mencemaskan adik nya.
"Kaka! kemari!" panggil Naruto pada kaka nya dengan tersenyum lebar.
"Ah! Iya!" Deidara terkaget karena adik nya memanggil nya dengan cepat Deidara menuju Naruto.
"Ada apa Naruto? ha?"
"Apa apaan ini Naruto, kenapa kau membeli raneb instan begitu banyak?" Deidara membelalakan mata nya karena Naruto mengisi semua keranjang belanja nya penuh oleh ramen instan.
"mmmm, acara ospek besok kan nginep jadi Naru beli ramen yang banyak" seru Naruto sambil menyunggingkan senyuman khas Naruto.
"Kembalikan semua ramen nya, beli makanan yang praktis saja yang bisa langsung dimakan" perintah Deidara seraya mengembalikan semua ramen instan itu ketempat semula, dan langsung mengambilkan makanan untuk Naruto.
"Nah sudah, segini sudah cukup" seru Deidara sampil menepuk kedua tangan nya.
"Kenapa tidak ada ramen satu pun ka?" keluh Naruto kesal.
"satu saja, ya ya ya aku mohon ka,,,,," bujuk Naruto.
"Hmmm, baiklah ingat hanya satu ya!"
"Asikk ! terima kasih ka!"
"Baiklah ayo kita ke kasir!" ajak Deidara, sambil menarik pelan tangan Naruto.
"Ah, tunggu ka Naru lupa sesuatu kado sama satu amplop saja, tunggu disini sebentar ya ka" seru Naruto langsung berlari menuju tempat bagian Hadiah.
"Ah, baiklah hati hati!"
"Ah,, hadiah apa ya? Kyaa ! pusing" keluh Naruto yang dari tadi terus saja mencari hadiah.
"Whaaaa, segarnya jus ini…." Seru salah satu orang yang baru saja meminum jus dari mesin Jus.
"Ah! Jus? ah iya bagaimana kalau jus saja dan…. Ah iya ini" Naruto langsung merogoh saku nya dan mengambil uang receh untuk mengambil jus, tadinya mau ngambil jus jeruk ah, tapi betapa bodoh nya Naruto, dia salah pilih yang keluar malah Jus Tomat, setelah mengambil jus Naruto langsung membeli gantungan ponsel bergambar rubah kecil.
"Ah maaf bisa aku bungkus ini?" Naruto meminta membungkuskan jus tomat dan gantungan ponsel kecil bergambar rubah.
"Oh, iya saya minta bungkus nya yang warna Orange itu ya kaka" pinta Naruto dengan sopan.
"Oh iya sama itu, aku minta ambilkan amplop yang warna orange nya juga"
"Ya, ini sudah di bungkus dan ini amplop nya, dan ini nota nya nanti di kasir kasih aja nota nya" jelas kaka penjaga bagian gift di salah satu super market.
"Kaka! ayo kita ke kasir!" teriak Naruto.
"Ah, Naruto ayo!"
"Ini uang nya" seru Deidara memberikan uang pada penjaga kasir.
"Apa kau lapar Naruto?" Tanya kaka nya
"Tentu aku lapar, lapar sekali! ayo kita makan ramen! ka" ajak Naruto.
Naruto dan Deidara menuju tempat makan yang menyediakan ramen, akan tetapi tak di duga duga mereka bertemu Sasuke, yang kebetulan bersama Karin.
"Hei Sasuke!" panggil Deidara.
"Hmm?" jawab Sasuke singkat seraya membalikan tubuh nya ke orang yang telah menyebut nama nya.
"Ayo Naruto kita kesana!" ajak Deidara.
"Ah, t..api ka?" jawab naruto gugup dan menyumput dibalik punggung kaka nya.
"Ayo!" Deidara menarik tangan adik nya.
"Oh, senior Deidara sedang apa kau disini? bersama….." kata Karin dan bertanya pada Deidara karena asing dengan sosok pria beramput kuning pirang dibelakang nya.
"Ah, kenalkan ini Naruto adik ku, ya aku disini sedang menemani nya membeli perlengkapan buat ospek besok" jelas Deidara.
"Ah salam kenal senior semua nya.." seru Naruto menundukan kepalanya dia tak mau menatap senior nya bukan Karin sih, tapi ya Sasuke.
Sasuke, sedari tadi melihat terus kearah Naruto, tanpa di sadari kembali teringat mimpi nya.
'Aghhhh Ittaiiii Senpai!' terngiang suara rintihan Naruto dalam otak nya, mulai terbayang sosok Naruto yang tak mengenakan sehelai benang pun terkulai lemas dia atas ranjang.
'Cih apa yang ku pikirkan?' Sasuke kembali menenangkan diri nya, berusaha tak mengeluarkan ekspresi apa apa, supaya tak ada orang yang menyadari apa yang sedeng dia pikirkan.
"Oh, iya aku dan Sasuke mau makan nih, tapi memang Sasuke itu ditanya mau makan dimana, dia tak menjawab ku apa senior tau tempat yang makanan nya enak?" Tanya Karin.
"Nah, kebetulan aku dan Naruto juga mau makan, bagaimana kalau kita ke restaurant ramen Ichiraku disana" seru Deidara seraya menunjukan jari nya ke arah restaurant.
"Ah, kebetulan ayo kita makan disana saja" setuju Karin.
Naruto dari tadi hanya terdiam dan membisu karena melihat Sasuke bersama wanita.
'Apa dia pacarnya?' gumam Naruto dalam hati.
"Pelayan!" panggil Karin.
"Hmm, aku pesan ramen untuk diet ya!" seru Karin.
"hmmm, kalau aku Ebi Ramen aja" seru Deidara.
"Aku Miso Ramen!" seru Naruto dan Sasuke bersamaan.
"Ehh,, maaf" Naruto meminta maaf ke Sasuke.
"Ya sudah kalau begitu ramen untuk diet 1, ebi ramen 1, sama miso ramen 2" kata Karin member tahu apa yang diocesan pada pelayan.
"Wah, kalian berdua ternyata punya selera yang sama ya!" seru Karin berbicara pada Sasuke dan Naruto.
'Naruto hanya tersenyum kecil, sedangkan Sasuke dia hanya diam mengalihkan pandangan nya pada pemandangan diluar yang tampak di jendela restaurant'
'ini hanya kebetulan, kebetulan, kebetulan' batin naruto dalam hati, lagi lagi jantung Naruto berdetak tak karuan.
Naruto yang duduk di depan Sasuke terlihat resah, Sasuke yang merasa orang yang didepan nya tak bisa diam, pelan pelan mata nya menatap ke arah Naruto.
"Hei Naruto apa kau baik baik saja?" Tanya Deidara pada adik nya.
"Ah iya, Naru gak apa apa kok" seru Naruto seraya tersenyum pada kaka nya.
Dengan cepat Sasuke kembali pada posisi awal nya pada saat naruto menegakan kapala nya.
"Oh, iya Sasuke ngomong ngomong apa kalian berdua sudah resmi berpacaran?"
Karin yang mendengar nya langsung tersentak dan langsung menggelayutkan tangan nya di tangan Sasuke.
"Ya! senior kita berdua sudah resmi pacaran, baru saja" Karin sangat senang karena bisa mengatakan hal tersebut.
"Wah akhirnya kalian pacaran juga ya setelah 2 tahun kau menyukai Sasuke dan akhirnya sekarang jadi juga" seru Deidara memberi selamat pada Karin.
''Hentikan itu Karin apa kau tau kalau aku belum menjawab apapun padamu, jangan seenak nya memutuskan seperti itu'' bisik Sasuke pelan ke Karin seraya melepaskan gandengan Karin di tangan Sasuke dengan perlahan.
''Tapi Sasuke'' bisik Karin pelan.
''Nanti sepulang dari sini kita bicarakan'' jawab Sasuke, dengan nada berbisdik pada Karin.
"Sekali lagi selamat ya, Karin, Sasuke" sekali lagi Deidara member selamat pada Sasuke dan Karin.
"I—ya" jawab Karin terbata bata seraya tersenyum kecil.
'Cih kalau begini bisa susah' gumam Sasuke dalam hati.
'Ternyata benar mereka berdua berpacaran, ternyata mustahil, sia sia, tidak mungkin, bahkan saat pertama kali aku suka padanya saja sudah tidak mungkin bahkan mustahil karena kita berdua itu bergender sama, apa aku harus melupakan nya,?' gumam Naruto dalam hati, seraya menundukan wajah nya.
'Sakiiit, kenapa dada ini begitu sakit, sungguh Sakit sekali….. aku tidak tahan tapi apa boleh buat semua nya sudah terjadi mereka berdua berpacaran.' Seru Naruto dalam hati.
'Ah, air ? tanpa di sadari naruto mengeluarkan air mata' dengan cepat Naruto mengusap air mata nya dia tak mau kaka nya melihat kalau Naruto menangis.
-To Be Continue-
Kyaa ! Update update ! ah sekali lagi maaf yak arena banyak kata kata, penempatan tanda kutip khusus nya, yang berantakan. Makasih buat senior senior yang udah nge review pengen bales review tapi gak tau cara nya, jadi lewat sini aja deh, hhe _
Makasi buat senior senior yang udah nge review fanfict abal saya TT_TT
"Nami Asuma"
Boleh boleh, gak apa apa kok emang teman di kampus pada manggil Tama.
Wa iya cerita nya di ubah, Gomen gomen, makasih juga saran nya sama kritik nya.
"Taz"
Wah makasih udah review kk, sekarang udah di nperbaiki sesuai saran kk semua. Sekali lagi makasih udah nyempetin buat nge review TT_TT
"Promise Their Believe"
Iya nih Author baru, mohon bantuan nya senior,,,, makasih udah ngasih saran nya, makasih juga udah nyempetin fanfict saya,, T_T
"Chocolates"
Wah makasih ya buat review nya, saran nya juga…. XD XD XD
"ChaChulie247"
Kyaaa, adegan apa? #ditabok, makasih udah reciew ya Y_Y
