The Story of Teme and Dobe

Ringkasan dari Chapter 2

'Ternyata benar mereka berdua berpacaran, ternyata mustahil, sia sia, tidak mungkin, bahkan saat pertama kali aku suka padanya saja sudah tidak mungkin bahkan mustahil karena kita berdua itu bergender sama, apa aku harus melupakan nya,?' gumam Naruto dalam hati, seraya menundukan wajah nya.

'Sakiiit, kenapa dada ini begitu sakit, sungguh Sakit sekali….. aku tidak tahan tapi apa boleh buat semua nya sudah terjadi mereka berdua berpacaran.' Seru Naruto dalam hati.

'Ah, air ? tanpa di sadari naruto mengeluarkan air mata' dengan cepat Naruto mengusap air

Mata nya dia tak mau kaka nya melihat kalau Naruto menangis.

The Story of Teme and Dobe

CHAPTER 3

Pair : Sasuke x Naruto (Sasunaru)

Rate : Sebener nya sih "M" tapi sekarang "T" dulu :D

Disclaimer : Tuan Masashi Kishimoto

Typo, BL, YAOI, No Lemon Maybe Next, Cute Naru, Sasuke (Seme) Naruto (Uke).

"Selamat Menikmati"

"Ummm,, maaf senpai aku harus siap siap untuk Ospek besok, Ka Dei ayo pulang" Ajak Naruto ke kaka nya Deidara, sebenar nya Naruto pulang bukan karena ingin buru buru menyelesaikan perlengkapan ospek tapi sebenarnya dia ingin menghindar dari Sasuke.

"Kau tidak apa apa Naruto?" Tanya Deidara cemas

"Tidak apa apa ayo kita pulang" ajak Naruto ke kaka nya Deidara dengan wajah yang menunduk sengaja tidak mau melihat wajah pria di depan nya..

"Ehh, kok mau pulang sih? Ramen nya kan sedang dibuat bukan nya Naruto itu suka sekali dengan Ramen ya?" Jelas Karin pada Naruto dan Deidara sementara Sasuke hanya terdiam melihat pemandangan di kaca restaurant walaupun Sasuke terlihat acuh tak acuh tapi sebenar nya Sasuke didalam pikiran nya bertanya Tanya.

'Ada apa dengan si bodoh ini tiba tiba berkata seperti itu?' Tanya Sasuke bingung dalam hati.

"Ayo ka Dei kita pulang aku banyak urusan buat besok" Ajak Naruto pada Deidara terburu buru.

"Ummm, saya minta maaf ya Sasuke, Karin mungkin lain kali kita makan bersama lagi sekali lagi saya minta maaf" Jelas Deidara meminta maaf seraya membungkukan tubuh nya.

"Umm, baiklah tak apa apa, oh ya tak perlu bayar ya biar aku saja yang membayar nya" jelas Karin.

"Eh, tidak perlu Karin biar kita bayar sendiri" Jelas Deidara.

"Ah, sudah tidak apa apa anggap saja ini hadiah dari ku oke? Tak perlu sungkan ketua ketua kan sering mentlaktir kita makan di kampus" Jelas Karin menjelaskan agar Deidara tak perlu sungkan.

"Umm, baiklah kalau begitu maaf bila merepotkan sekali lagi saya minta maaf Sasuke, Karin" Seru Deidara pad Sasuke dan Karin.

"Ah, tidak perlu dipikirkan ketua" Jelas Karin.

"Kalau begitu kami pamit pulang ya Sasuke, Karin" Seru Deidara pamit seraya bersalaman dengan Sasuke dan Karin.

"Naruto ayo pamit" Perintah Deidara pada Naruto.

"Hmm" Gumam Naruto.

"Aku ijin pamit ya Senpai Karin, Senpai Sa…Sasuke" Seru Naruto pamit ke Karin dan Sasuke akan tetapi saat berpamitan dengan Sasuke Naruto rada ragu saat menyebut nama Sasuke.

"Hmmm, kalau begitu hati hati dijalan ya Ketua Deidara, Naruto juga hati hati ya" Seru Karin.

Naruto hanya mengangguk kecil sebagai tanda menjawab pertanyaan dari Karin, "Kalau begitu kita pulang dulu ya Sasuke Karin" seru deidara berpamitan.

Naruto dan Deidara sudah keluar dari restaurant ramen "Ayo pulang!" tegas Sasuke pada Karin.
Karin terheran dengan perkataan Sasuke yang tiba tiba saja mengajak nya [ulang padahal Ramen nya saja belum jadi sementara itu Sasuke langsung mengajak nya pulang. "E-Eh? Sasuke kita kan belum makan ramen nya, ramen nya bentar lagi pasti jadi kita tunggu ya?" Bujuk Karin pada Sasuke.

"Ayo pulang!" Tegas Sasuke

"Ayolah Sasuke ramen disini kan enak kau pasti suka, kita tunggu sebentar ya?" Bujuk Karin dengan nada memelas.

"Ya sudah kalau kau tak mau pulang aku pulang duluan" Tegas Sasuke pada Karin, Sasuke yang kesal pada Karin dengan acuh nya pergi ke luar Restauran.

"E-Eh tunggu aku Sasuke!" dengan cepat Karin mengeluarkan uang dari tas nya dan meyimpan uang diatas meja dan lalu bergeges mengejar Sasuke.

"Sasuke! Tunggu!" Teriak Karin pada Sasuke.

"Ada apa sih Sasuke? Kenapa tiba tiba mau pulang?" Tanya Karin pada Sasuke.

Sasuke tidak menjawab pertanyaan Karin, Sasuke hanya terdiam tak mempedulikan Karin.

"Apa karena waktu aku bilang ke ketua Dei dan Naruto kalau kita ini pacaran?" Tanya Karin.

Dan lagi Sasuke tidak menjawab pertanyaan Karin.

"Jadi gara gara itu ya? Kalau begitu aku minta maaf Sasuke karena aku telah seenak nya berbuat seperti itu aku hanya ingin minta penjelasan saja pada mu atas hubungan kita ini, aku harap pada saat aku berkata seperti itu kamu bakal kepancing bilang kalau kamu suka aku tapi ternyata gagal, sekali lagi aku minta maaf Sasuke" Seru Karin meminta maaf dengan nada memelas.

Lagi lagi Sasuke hanya terdiam.

"Sasuke Maafkan aku!" tegas Karin dengan nada memelas.
"Sasuke!"

"Berisik!" Sentak Sasuke, Karin yang mendengar nya terdiam termenung mendengar sentakan Sasuke.

"Apa kau memaafkan ku Sasuke?" Tanya Karin.

"Baiklah Karin aku akan menjawab pernyataan cinta mu padaku" Jelas Sasuke pada Karin.

"benarkah itu Sasuke?" Tanya Karin, Karin yang mendengar nya tersentak karena telah mendengar kata kata yang telah dilontarkan Sasuke tadi.

Karin penuh berharap kalau Sasuke akan menerima nya, seolah olah semua kesalahan Karin yang tadi ia perbuat telah terlupakan begitu saja dari memori Karin yang ada di otak nya hanya terima terima dan terima.

"Baiklah AKU TIDAK AKAN MENERIMA MU MENJADI KEKASIH KU! Mulai sekarang jangan pernah mendekati ku lagi, pergi lah kau dari kehidupan ku, jangan pernah memperlihatkan wajah mu pada diriku lagi!" Bentak Sasuke pada Karin, dengan cepat Sasuke menaiki motor nya dan meninggalkan Karin.

"Sa-Sasuke!" Teriak Karin.

Disamping kejaidan itu Naruto dan Deidara sedang menunggu Bus di Halte.

"Naruto sebenarnya ada apa sih?" Tanya Deidara penasaran.

"Tidak ada apa apa kok ka" Jelas Naruto dengan tersenyum kecil pada kaka nya.

"Baiklah jika kau tidak mau cerita, kalau ada apa apa kaka siap jadi tempat cerita kamu jangan sungkan" Jelas Deidara pada Naruto menjelaskan.

Naruto hanya mengangguk kecil arti mengiyakan penjelasan kaka nya.

"Wah itu bus nya, ayo Naruto" Ajak Deidara pada Naruto.

Didalam bus Naruto terus memikirkan Sasuke, kenapa kenapa dan kenapa? Hanya ada 1 kata yaitu bingung, Naruto bingung apa yang harus dilakukan nya, apakah Naruto akan terus menyukai Sasuke atau berhenti menyukai Sasuke, Naruto menyadari nya jika dia terus menyukai Sasuke egois nama nya.

'Huh sepertinya Senpai Sasuke udah punya pacar, apa boleh buat?' seru Naruto bergumam dalam hati.
"HUAH!" Tiba tiba saja naruto berteriak didalam bus, secara otmatis mengundang perhatian para penghuni bus termasuk kaka nya.

"Ada apa Naruto? Kenapa berteriak seperti itu?" Tanya Deidara dengan nada pelan.

"Ah tidak ada apa apa, aku hanya mengigau ka" Jelas Naruto pada kaka nya.

Setibanya dirumah Naruto langsung menuju kamar nya, dan langsung berpamitan pada se isi rumah bahwa akan segera tidur, sesampainya dikamar Naruto langsung merebahkan tubuh nya di atas kasur.

"Sepertinya untuk rencana balas dendam pada senior seakan akan meredup, apa karena Senpai Sasuke? Lebih baik aku sms pada teman teman" Naruto serasa tidak bersemangat untuk membalas dendam pada senior senior nya besok, dengan segera Naruto meraih ponsel nya di meja dan segera mengetik kata kata maaf pada teman nya.

To :

Chouji

Shikamaru

Gaara

Sakura

Etc…..

Hmmm, maaf teman teman soal rencana kita untuk balas dendam besok kita batalin aja yuk.

Sekali lagi maaf, entah kenapa aku jadi gak semangat, sekali lagi Naruto minta maaf.

From : Chouji

Haa ? Apa apaan? kau gak mau ikut Naru ? Kalau kau tidak mau ikut ya gak apa apa sih

Biar kita kita aja yang ngejalanin ini, Santai aja lagi :D

From : Shikamaru

?

To :

Chouji

Shikamaru

Gaara

Sakura

Etc…..

Sekali lagi maafkan aku ya, good luck semoga berhasil ^_^

Setelah selesai mengutak utik ponsel nya membalas kesana kemari pesen teman nya, yang diakhiri dengan Naruto yang tidak akan ikut rencana Chouji, dengan cepat nya naruto tertidur keesokan hari nya jam menunjukan jam 05.00 pagi.

"Naru barangkat" Teriak Naruto bersemangat seperti biasanya sebenarnya dia sedang bingung atas keputusan nya ini dia mencoba bersemangat seperti biasa agar Ibu nya tak menyadari kalau anak nya sedang ada masalah, dan sepertinya dia sudah memutuskan sesuatu, yaitu untuk berhenti menyukai Sasuke, sesampainya di kampus Naruto mengikuti Ospek dengan baik tanpa mengeluh sampai akhir nya tiba waktu istirahat siang waktu menunjukan Jam 12.00 Siang.

"Woyo teman teman ayo kita mulai rencana kita" Seru Chouji pada teman teman nya.

"YO!" Teriak semua anggota ospek kecuali Naruto.

Mungkin banyak yang gak tau rencana apa yang bakalan mereka semua perbuat pada senior senior mari kita lihat saja.

"Semua persiapan udah siap Chouji!" seru salah satu peserta ospek.

"Oke baiklah ayo kita mulai!" Teriak Chouji.

"Nyeh Hinata lihat itu senior Itachi sama senior Sasori, aku bakalan ambil senior Itachi oke?" Jelas Sakura pada Hinata, Hinata hanya menggaguk arti jawaban iya.

"K-Kalau begitu aku senior S-Sasori" Jelas Hinata rada gugup.

"Aku duluan, bye" Seru Sakura.

"U-Um maaf senpai boleh minta waktu nya sebentar gak?" Tanya Sakura pada Itachi.

"Ah, boleh boleh" Jawab Itachi.

"Wew, ditaksir sama junior, wahahahaha" Seru Sasori menjahili Itachi.

"A-Anu Senpai I-Ini" Sakura dengan sedikit gemetar memberikan coklat kepada Itachi.

"H-Ha? Buat ku?" Tanya Itachi heran.

"I-Iya dimakan ya senpai" Jelas Sakura.

Itachi dengan sigap mengambil coklat dari Sakura dan memakan coklat dari Sakura dengan lahap begitupun dengan Hinata dia melakukan hal yang sama pada Sasori, sebenarnya coklat nya itu udah dicampur sama obat pencuci perut siapa yang makan pasti bakal langsung mau pup, setelah selesai memakan coklat Itachi dan Sasori tiba tiba kebelet pup.

"M-Maaf saya ijin ke WC" jelas Itachi pada Sakura, dengan cepat Itachi berlari menuju WC begitu pula dengan Sasori.

"WUAHAHAHAHAHAHA" Tawa Sakura, sedangkan Hinata hanya tersenyum kecil.

"Yap rencana pertama berhasil selanjutnya kita lirik senior Deidara" Jelas Chouji.

Pada saat itu Deidara sedang ada di ruang presiden mahasiswa, Deidara yang pada saat itu sedang membereskan dokumen dokumen penting.

"Kunci duplikat nya mana?" Tanya Chouji pada Shikamaru.

"Ini" Jawab Shikamaru memberikan kunci duplikat ruangan presiden mahasiswa.

Dengan perlahan Chouji mengunci ruangan presiden mahasiswa, Deidara yang mendengar suara kuncian pintu langsung tersentak kaget dan segera berteriak.

"HEI! Buka Pintu Nya Berani Sekali Kalian!" Teriak Deidara

"Hahahahaha, jika pemimpin dan wakil nya sudah K.O rencana kita bakalan berjalan dengan lancar" tawa Chouji senanng karena rencana nya berjalan dengan lancar.

Semua peserta ospek menjalankan semua aksi nya, kampus serasa arena permainan, anak anak peserta ospek dan para senior ejar kejaran akan tetapi sepertinya keadaan dipimpin oleh para peserta ospek sudah jelas kalah jumlah, ada yang menyerang senior dengan balon air, ada yang menjahili senor dengan memberi makanan penccuci perut, ada yang adu tonjok, dll pokok nya serasa dipasar, sedangkan Naruto hanya terdiam dan termenung duduk di taman belakang kampus sambil memakan bekal nya.
"Huh, sepertinya mereka berhasil mengerjai para senior" Seru Naruto.

Secara tergesa gesa Sasuke berlari dari kejaran para peserta ospek wanita bukan nya mengerjai Sasuke para peserta ospek wanita tersebut malah mengejar Sasuke demgam tujuan minta foto, tanda tangan, dll. Sampai tiba dibelakang kampus Sasuke segera menuju taman dan langsung duduk di kursi yang dimana terdapat Naruto di kursi tersebut.

"S-Si-Sialan!" Gerutu Sasuka dengan nada terengah engah karena capek berlari, Naruto yang mendengar suara yang tak asing baginya tersentak kaget.

'Sa-Sasuke?' Kaget Naruto dalam hati, Naruto hanya terdiam kembali memakan bekal nya.

Sasuke pun terkaget karena ternyata ada orang disamping nya Sasuke tau karena melihat rambut pirang yang sangat contras di mata nya, dengan cepat Sasuke memalingkan wajah nya pada si rambut pirang.

"Na-Naruto!" Teriak Sasuke terkaget.

Naruto yang mendengar nama nya disebut tersentak kaget, dan memelingkan wajah nya pada arah suara yang memanggil nya.

"Ah, senior Sa-Su-Sasuke!" Jawab Naruto dengan nada sedikit gugup.

"Sedang apa kau ditempat sepi seperti ini? Oh ya apa kau gak ikut aksi teman teman mu itu?" Tanya Sasuke pada Naruto.

"U-Um, Cuman makan bekal, ah saya gak mood senpai ikut kayak gituan, O-Oh iya se-senpai ini u-untuk senpai" Jawab Naruto dan dengan ragu memberi Kado dengan motif tomat pada Sasuke, Naruto sebenarnya sadar sangat sadar bahwa diri nya memberi Sasuke Kado, akan tetapi maksud Naruto adalah memberi sesuatu yang ada didalam kado nya yaitu Jus karena kasihan melihat Sasuke yang capek.

"O-Oh Terimakasih" Sasuke hanya menjawab singkat pada penjelasan Naruto.

Sasuke langsung membuka hadiah dari Naruto.

"Jus Tomat?" Tanya Sasuke pada Naruto.

"Ha? A-Apa Senpai gak suka sama jus tomat?" Tanya Naruto pada Sasuke.

"Ah, Tidak saya suka malah, sekali lagi terimakasih ya" jelas Sasuke.

Naruto yang mendengar nya tiba tiba wajah nya memerah semerah tomat. Menit demi menit tak ada satu patah kata pun yang dilontarkan dari kedua manusia tersebut suasana sangat hening tanpa ada satu pun yang berbicara, Mulut Naruto sangat pegel ingin ngomong maka terlontar lah pertanyaan yang tak terduga.

"A-Anu Senpai apa senpai Karin itu bener pacar senpai?" Tanya Naruto pada Sasuke, Naruto menyadari perkataan nya dan segera menutup mulut nya., Sasuke yang mendengar pertanyaan Naruto dan pada saat itu Sasuke sedang meminum jus nya dengan kaget nya Sasuke menyemburkan jus nya karena terkaget akan pertanyaan Naruto.

"Uhuk" Sasuke tersedak.

"Ah, Ma-maaf senpai aku tak bermaksud" Jelas Naruto khawatir.

"Ah, hahahahaha tidak apa apa, sebenarnya saya gak pacaran sama Karin yang waktu itu Karin hanya bercanda kok" Jelas Sasuke pada Naruto menjelaskan akan tetapi entah mengapa tiba tiba saja Naruto melontarkan pertanyaan yang tak di duga.

"Lalu, Kenapa Senpai Jalan Berdua Dengan Senpai Karin, Dan Kenapa Senpai Karin Berkata Seperti Itu, Kenapa Juga Senpai Karin Memeluk Senpai Sasuke!" Tanya Naruto tegas tanpa basa basi, naruto pun langsung menutup mulut nya karena kata kata tersebut tiba tiba saja terlontar dari mulut nya.

"Fuh, Kau ini saya jelaskan sekali lagi saya jelaskan, saya ini tidak ada hubungan sama sekali dengan Karin, Jelas?" Jelas Sasuke pada Naruto.

"Ta-Tapi Kenapa Begitu Senpai?" Tanya Naruto penasaran.

"Saya jelaskan sekali lagi ya, Saya Ini Gak pacaran Sama Karin!" Seru Sasuke sedikit menaikan nada bicaranya.

"Tapi Senpai, apa kau tak kasihan pada senpai Karin?" Tanya Naruto lagi.

"Kenapa juga saya harus kasihan pada nya sekali lagi ya Naruto saya perjelas pada mu, SAYA INI TIDAK ADA HUBUNGAN APAPUN DENGAN KARIN SAYA SUDAH MEMPUNYAI ORANG YANG SAYA CINTAI! MENGERTI!" Sentak Sasuke dengan nada sangat tinggi, Naruto yang mendengarnya hanya terdiam, terpaku karena mendengar sentakan Sasuke.

'Senpai Sasuke sudah mempunyai pacar t, ternyata memang sia sia' seru Naruto dalam hati.

Akan tetapi Naruto sangat sangat penasaran sekali lagi Naruto benar benar keras kepala, Naruto membalikan tubuh nya pada Sasuke dan mulai bertanya kembali.

"Ta-Tap, Ngghh …" Omongan Naruto tiba tiba saja terpotong karena pada saat itu lelaki yang ada disebelah nya tiba tiba saja mencium bibir mungil Naruto dengan lembut, Naruto yang dicium Sasuke hanya terdiam kaget, Sasuke dengan lembut melepas ciuman nya dari bibir mungil Naruto.

"Kau tau Naruto seseorang yang kusuka itu adalah dirimu, Uzumaki Naruto!" Jelas Sasuke pada Naruto.

Naruto yang mendengar pernyataan Sasuke terkaget, karena mendengar pernyataan yang dikatakan Sasuke, Naruto hanya bisa membelalakan matanya karena terkaget.

'To Be Continued'

Nyah, Akhirnya saya Update lagi setelah lama gak update update, sebenernya ada niatan gak akan lanjutin lagi ini fanfict tapi gara gara ngeliat banyak temen yang pada bikin cerita tiba tiba Tama jadi mau ngelanjutin fanfict ini, tadinya malah mau bikin fanfict baru *plak . Author gelap cerita satu belom jadi udah mau bikin fanfict baru lagi..

Makasih yang udah mau review di chapter 2, makasih juga yang udah nge fav Tama sama Fanfict ini, Terima Kasih Banyak nyo :3

Sekarang Update, Makasih udah baca ditunggu juga review nya dari kk kk sekalian. ^_^