Title: SS501 Story HyunMin Ver.

Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.

Part: 10 / ?

Rated: T+ hampir M.

Cast: Kim Hyun Joong & Park Jung Min

Genre: Romance, Drama.

Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, M-preg Don't Like Don't Read.

Summary: Hyun Joong stress berat akibat Jung Min yang terus-terusan mengejar-ngejar dirinya. Sampai-sampai ia harus menikahi namja manis satu itu karena sebuah kejadian fatal yang telah mereka berdua perbuat. HyunMin SS501 Couple, Yaoi, BL, rated M.

^_^ Sexy ^_^

Selang beberapa menit, Jung min pun menyelesaikan makan malamnya. Bahkan ia menghabiskan semangkok bubur yang di masak oleh Hyun Joong untuknya. Bagaimana Jung Min tak menghabiskan semua makanan tadi kalau Hyung Joong menyuapinya dengan cara unik seperti yang dilakukan Hyun Joong tadi.

"Selesai juga makannya" seru Hyun Joong sambil meletakkan mangkuk kosong di atas meja di samping tempat tidur. "Coba dari awal langsung makan nggak usah pakai acara nolak-nolak" seru Hyun Joong lagi sambil menatap Jung Min di depannya yang tengah bersandar di sandaran tempat tidur.

"Kalau tiap hari makannya disuapin seperti tadi sih aku pasti nggak akan nolak" seru Jung Min dengan wajah yang masih memerah. Dia masih bisa merasakan bibir Hyun Joong yang mendarat sempurna di atas bibirnya dan juga lidah Hyun Joong yang masuk ke dalam rongga mulutnya saat memindahkan bubur dari dalam mulut Hyun Joong menuju mulut Jung Min.

"Itu sih maunya kamu aja" kata Hyun Joong.

"Biarin yang penting aku suka, gomawo ya hyung" kata Jung Min yang langsung memeluk tubuh Hyun Joong. Namja tampan itu pun membalas pelukan namja manis yang tengah memeluknya itu.

"Gomawo buat apa, sih?" Tanya Hyun Joong heran. Jung Min pun melonggarkan pelukannya dan memandang wajah tampan Hyun Joong sepuasnya.

"Buat makanannya yang sudah hyung masak sendiri dan juga buat ciumannya tadi" seru Jung Min dengan rona wajah masih tetap merah bak kepiting rebus.

"Oh, Ne. Tapi kapan aku mencium kamu? Rasanya nggak ah" seru Hyun Joong sengaja mengoda Jung Min. Entah kenapa Hyun Joong merasa sedikit senang melihat raut wajah kesal Jung Min yang menurutnya sangat lucu karena itu lah dia mulai senang mengoda namja manis yang tengah mengandung anaknya itu.

"Hyung, kok gitu sih" kata Jung Min kesal sambil memasang raut wajah kecewanya. Hyun Joong tersenyum melihat tingkah Jung Min yang lucu. "Kalau begitu sekarang cium aku" seru Jung Min sambil merubah wajah kecewanya menjadi seimut mungkin. Hyun Joong hampir saja tertawa terbahak-bahak saat melihat perubahan wajah Jung Min yang bisa di katakan terlalu cepat berubah. Dasar ibu hamil mudah sekali mengotak-atik moodnya, pikir Hyun Joong.

"Hyung, kok diam aja sih. Ayo cepat cium aku" seru Jung Min lagi sambil menarik-narik lengan baju Hyun Joong.

"Nggak mau" kata Hyun Joong santai, wajah Jung Min kembali menunjukan rasa kekecewaannya.

"Kenapa nggak mau? Hyung, ayo lah cium aku. Aku ngidam pengen dicium hyung" kata Jung Min dengan wajah memelasnya.

"Nggak mau" kata Hyun Joong kekeh.

"Kok gitu sih, katanya hyung mau ngasih apa yang aku mau. Kenapa aku minta dicium aja nggak dikasih. Dari tadi apa yang aku minta pasti nggak dikasih, aku kesal" seru Jung Min dengan nada sedih. Wajahnya pun menunjukan tanda-tanda kesedihan itu.

"Aku nggak mau nyium kamu soalnya kamu bau. Udah sana lebih baik sekarang kamu mandi gih" suruh Hyun Joong sambil menarik kedua tangan Jung Min pelan agar namja manis itu segera turun dari atas tempat tidurnya.

"Tapi kalau aku sudah mandi hyung mau kan menciumku?" Tanya Jung Min dengan wajah sangat polos.

"Hem… Bagaimana ya… beri nggak ya…" Hyun Joong tampak berpikir.

"Ayolah hyung ku mohon" pinta Jung Min lagi dengan wajah memelas.

"Ne, baiklah. Kamu dapat ciuman selamat malam kalau sudah mandi dan wangi. Jadi sekarang cepat mandi sana" suruh Hyun Joong.

"Oke, tapi janji ya" kata Jung Min memastikan.

"Ne, aku janji" kata Hyun Joong sambil menganggukan kepalanya pelan.

"Awas lho kalau sampai hyung ingkar janji, aku do'ain tar anak hyung yang aku kandung bales perbuatan hyung ke aku" ancam Jung Min.

"Kok pakai ancem-ancem segala sih? Jangan dong…" rayu Hyun Joong.

"Bodo ah… pokoknya tar hyung dapat karma dari anak hyung yang aku kandung kalau hyung nyakiti aku" ancam Jung Min lagi.

"Aigo… umma anakku menyeramkan juga ya. Aku nggak akan nyakitin kamu kok aku janji. Jadi sekarang cepat mandi" seru Hyun Joong sambil menatap Jung Min tajam.

"Ne, aku mandi hyung. Tapi hyung jangan pergi kemana-mana tetap disini jadi setelah aku selesai mandi aku bisa langsung meminta jatahuku" kata Jung Min senang.

"Aku nggak akan kemana-mana kok, paling di dapur aja" kata Hyun Joong.

"Nggak boleh, hyung harus tetap disini nggak boleh pergi jauh-jauh" kata Jung Min sedikit kesal.

"Aku nggak kemana-mana Jung Min, aku Cuma di dapur aja aku janji deh. Aku kan harus membereskan kekacauan yang tadi ku buat saat memasakkan bubur untuk mu lalu setelah itu aku buatkan kamu susu. Tadi aku sudah beli susu untuk ibu hamil yang harus kamu minum setiap hari" kata Hyun Joong berharap Jung Min mau mengerti.

"Ya sudah kalau begitu. Tapi benar ya hyung nggak akan pergi kemana-mana" Tanya Jung Min meastikan.

"Janji" seru Hyun Joong sambil membuat tanda V dengan jari telunjuk dan tengahnya. "Sudah sana cepat mandi. Aku nggak mau baby dan umma dari babyku bau" kata Hyun Joong.

"Oke hyung aku mandi nih" kata Jung Min yang langsung bernajak menuju kamar mandi di dalam kamar tempat mereka berdua berada.

"Oh ya Jung Min" panggil Hyun Joong, Jung Min berhenti dan membalikan badanya menghadap Hyun Joong.

"Ne, waeyo?" Tanya Jung Min.

"Nanti setelah mandi pakailah bajuku yang muat dengan tubuhmu, pilih saja baju yang mau kamu pakai di dalam lemari. Tadi bajumu ketumpahan minuman Kyu jadi aku belum mencucinya dan lagi masak kamu mau tidur mengunakan baju sehari-hari" seru Hyun Joong menjelaskan.

"Ne, hyung" jawab Jung Min singkat.

"Ya sudah mandinya jangan lama-lama ya" kata Hyun Joong lagi lalu segera pergi keluar dari dalam kamar sambil membawa mangkok dan gelas bekas makanan untuk Jung Min tadi. Sepeningalan Hyun Joong, Jung Min langsung melangkahkan kakinya mendekati lemari Hyun Joong dan mulai memilih baju yang mau digunakannya nanti.

Setelah beberapa mencari-cari baju yang cocok dengan seleranya, Jung Min pun memutuskan mengunakan kemeja berwarna putih dan sedikit tipis milik Hyun Joong. Jung Min tersenyum melihat pakaian yang dipilihnya setelah itu dia langsung masuk ke dalam kamar mandi dan mulai membersihkan dirinya dari semua keringat yang bau yang menempel.

^_^ Sexy ^_^

Setengah jam berlalu, Jung Min keluar dari dalam kamar mandi dengan tubuh yang sudah bersih dan tampak segar. Rambutnya yang masih basah sibuk dikeringkannya dengan sebuah handuk berwarna putih. Selesai mengeringkan rambutnya Jung Min langsung keluar dari dalam kamar menemui Hyun Joong yang tampak sedang membuat segelas susu coklat di dapur.

"Hyung…" teriak Jung Min mengagertkan Hyun Joong. Hampir saja gelas yang tadi dipegang Hyun Joong jatuh ke lantai. Hyun Joong berdecak kesal lalu meletakkan gelas berisi susu coklat buatannya diatas meja dan berbalik menatap Jung Min yang ada dibelakangnya tadi. Hyun Joong diam tak percaya dengan apa yang saat ini tengah ia lihat.

"Hyung…" seru Jung Min lagi yang langsung memeluk Hyun Joong yang masih terdiam.

"Jung… Jung Min… Ke… Kenapa berpakaian seperti itu?" Tanya Hyun Joong gugup saat melihat penampilah Jung Min yang bisa dibilang terlalu… ehem… sexy. Namja manis tadi hanya mengunakan sebuah kemeja yang sedikit kebesaran dari bentuk tubuhnya, kemeja itu berwarna putih dan cukup tipis. Kemeja tadi hanya mampu menutupi bagian bawah tubuh Jung Min sebatas paha dan itu juga lima belas centimeter diatas lututnya. Dan lagi, karena kemeja tadi cukup tipis, Hyun Joong bisa melihat lekuk tubuh Jung Min dan sebuah celana terlalu pendek yang digunakan Jung Min. Kemeja yang di kenakan Jung Min tadi dua kancing bagian atasnya pun tak terpasang dengan baik dengan kata lain terbuka dan memperlihatkan leher hingga dada mulus Jung Min.

"Sexy kan hyung" ucap Jung Min dengan wajah tanpa dosa dan terlalu polos. Jung Min melepaskan pelukannya dengan perlahan menunggu komentar Hyun Joong tentang penampilannya.

"Kamu bisa masuk angin kalau berpakaian seperti ini" seru Hyun Joong sambil mengancingkan lagi dua buah kancing dikemeja yang dikenakan Jung Min.

"Hyung marah aku pakai baju seperti ini?" Tanya Jung Min sedih.

"Bukan, aku nggak marah kok. Aku Cuma kahawatir sama kamu dan bayi kita. Bisa-bisa kamu masuk angin kalau seperti ini. aku nggak mau kamu sakit Jung Min" jelas Hyun Joong sebelum Jung Min mengeluarkan air matanya karena beberapa detik yang lalu Hyun Joong sudah bisa melihat mata Jung Min yang mulai berkaca-kaca hendak mengeluarkan cairan Kristal bening dari dalam matanya.

"Sudah jangan sedih, aku nggak marah sama kamu kok. Sekarang minum susunya dulu ya" kata Hyun Joong sambil menyerahkan segelas susu coklat yang tadi dibuatnya pada Jung Min. Namja yang tengah berbadan dua itu pun menganggukan kepalanya lemah lalu mengambil segelas susu coklat yang diberikan Hyun Joong padanya. Jung Min pun mulai meminum susu buatan Hyun Joong tadi. Hyung Joong tersenyum senang melihat Jung Min meminum susu buatanya dengan senang hati.

"Ugh…" Baru seteguk susu coklat tadi masuk ke dalam mulut Jung Min, namja manis tadi sudah menghentikan minumnya dan membekap mulutnya sendiri dengan tangan kirinya.

"Waeyo, Jung Min?" Tanya Hyun Joong kahawatir melihat tingkah Jung Min yang tiba-tiba. Jung Min tak menjawab, dia hanya meletakkan gelas susu yang masih penuh tadi diatas meja lalu segera lari menunggalkan Hyun Joong yang mendadak jadi sangat bingung.

"Jung Min…" panggil Hyun Joong yang langsung berlalri mengejar Jung Min yang ternyata masuk ke dalam kamar mandi yang letaknya tak jauh dari dapur tempat mereka berdua berada sebelumnya.

"Hyung…. Ugh… Hoek.. Hoek…" Jung Min sibuk memuntahkan isi perutnya. Hyun Joong yang kahawatir langsung mendekati Jung Min dan mengurut-urut tengkuk Jung Min perlahan.

"Sudah merasa baikan?" Tanya Hyun Joong memastikan. Jung Min mengangguk lemah sambil membersihkan mulutnya di wastafel.

"Mual hyung, aku nggak suka rasa susunya" keluh Jung Min, Hyun Joong merangkul Jung Min lalu memeluknya dan menbelai rambut namja manis tadi dengan penuh kasih sayang.

"Tak apa, nanti juga terbiasa. Itu Cuma reaksi awal saja, tapi kamu harus tetap meminum susu tadi ya" saran Hyun Joong.

"Hyung… aku nggak mau, rasanya nggak enak dan itu menyiksaku" kelus Jung Min.

"Tapi, Jung Min…"

"HYUNG, AKU BILANG NGGAK MAU YA NGGAK MAU. KENAPA SIH HYUNG NGGAK BISA NGERTIIN AKU SEDIKIT PUN" teriak Jung Min kesal karena merasa Hyun Joong tak bisa jadi seperti apa yang dia inginkan. Dan Jung Min juga belum merasakan kalau Hyun Joong melakukan semua itu demi dirinya keculai demi nyawa yang ada di dalam tubuhnya.

"Maaf, Jung Min… maafkan aku" sesal Hyun Joong sambil menarik tubuh Jung Min ke dalam pelukannya. Jung Min berontak dan melepaskan pelukan Hyun Joong dari tubuhnya.

"Aku benci hyung, kenapa sih hyung nggak bisa melakukan semua itu demi aku bukan demi bayi yang sedangku kandung" kata Jung Min kesal sambil memukuli tubuh Hyun Joong dengan kedua tangannya.

"Mianhae… Jung Min mianhae. Aku tahu aku salah, maafkan aku" pinta Hyun Joong sambil mengengam kedua tangan Jung Min yang terus memukulinya sejak tadi.

"Aku benci hyung… benci… hyung selalu menyakitiku. Hyung jahat… Hiks… Hiks… Hiks…" tubuh Jung Min merosot ke bawah. Ia terduduk dilantai kamar mandi yang dingin. Hyun Joong berjongkok di depannya sambil terus meminta maaf. Air mata Jung Min terus mengalir membasahi wajahnya yang mulai memerah karena terus menangis.

"Jung Min mianhae, aku tahu aku salah maafkan aku" kata Hyun Joong, tak ada jawaban dari Jung Min. Namja berwajah manis itu masih terisak pelan. Hyun Jong menghela nafasnya dengan perlahan. Akhirnya ia putuskan mengendong tubuh Jung Min ala bride style dan membawanya ke dalam kamar.

Sesampainya di dalam kamar, Hyun Joong meletakkan tubuh Jung Min dengan perlahan diatas tempat tidur lalu memeluk namja manis tadi dengan cukup erat. Keduanya terdiam cukup lama, yang terdengar hanya suara isak tangis Jung Min yang perlahan semakin menghilang.

"Jung Min maafkan aku, ne" pinta Hyun Joong sambil mengecupi puncak kepala Jung Min berkali-kali, Jung Min menganggukkan kepalanya pelan di dalam dekapan hangat Hyun Joong.

"Hyung, ciuman selamat malanya mana?" tagih Jung Min, sebisa mungkin dia ingin mencoba mengontrol emosinya lagi dan melupakan perlakukan Hyun Joong tadi padanya. Hyun Joong tersenyum kecil mendengar kata-kata Jung Min. disentuhnya dagu Jung Min dan mulai melumat bibir Jung Min dengan perlahan. Ciuman tanpa nafsu itu berlangsung cukup lama, keduanya saling lumat dan melumat hingga membuat saliva keduanya bertukar dan bercampur menjadi satu.

"Hah… hah.. hah…" Jung Min tampak ngos-ngosan setelah sepuluh menit menikmati ciuman dari Hyun Joong tadi. "Hyung, please tandai aku" pinta Jung Min lagi.

"Maksudnya?" Tanya Hyun Joong tak mengerti.

"Beri beberapa kissmark ditubuhku, hyung" pinta Jung Min pelan.

"Ta… tapi Jung Min" gugup Hyun Joong.

"Hyung, aku hanya meminta hyung memberiku beberapa Kissmark saja bukan merasukiku seperti tadi tapi hyung tetap nggak mau. Ya sudah kalau begitu aku nggak akan memaksa dan nggak akan pernah meminta lagi pada hyung" kata Jung Min sedih lalu membalikan badanya membelakangi Hyun Joong. Hyun Joong terdiam, dia tahu dia membuat Jung Min kecewa untuk yang kesekian kalinya lagi.

"Mianhae Jung Min" ucap Hyun Joong pelan tapi cukup didengar oleh Jung Min, namja manis itu tetap diam tak membalas ia berusaha tak menangis lagi hanya karena hyungnya yang tak mencintainya itu. Hyun Joong menghembuskan nafanya untuk yang kesekian kalinya.

Setelah perpikir selama beberapa saat akhirnya Hyun Joong mengulurkan tangan kanannya pada tubuh Jung Min yang memungunginya. Tangan Hyun Joong tadi bergerak menyentuh kancing-kancing baju Jung Min dan mulai membuka empat buah kancing dari kemeja yang digunakan Jung Min. Jung Min Cuma diam, terserah Hyun Joong mau melakukan apa padanya sekarang. Dia tak akan pernah meminta lagi, cukup dia meminta dan ditolak sejak tadi.

Setelah keempat kancing kemeja yang digunakan Jung Min terlepas, Hyun Joong menyingkap baju yang menutupi bahu kanan Jung Min hingga kini Hyun Joong bisa melihat punggung mulus milik Jung Min. dengan perlahan Hyun Joong mengecupi punggung Jung Min, mengigitnya dengan perlahan lalu menghisapnya dengan cukup kuat hingga membuat bercak berwarna merah ditempat yang tadi di gigit dan dihisapnya.

Hyun Joong terus melakukann hal yang sama sebanyak beberapa kali dan ditempat yang berbeda-beda. Jung Min sendiri hanya menutup matanya dan mengerang nikmat merasakan setiap sentuhan Hyun Joong pada tubuhnya. Hyun Joong membalikan tubuh Jung Min dan menindihnya. Kedua mata mereka saling bertatapan. Hyun Joong pun mendekatkan wajahnya pada Jung Min, dia mencium bibir Jung Min lagi. Jung Min pun membalas permaninannya, permainan ringan yang semakin lama semakin memanas.

^_^ TBC Again… ^_^