Title: SS501 Story HyunMin Ver.
Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.
Part: 11 / 19.
Rated: M.
Cast: Kim Hyun Joong & Park Jung Min
Genre: Romance, Drama.
Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, M-preg Don't Like Don't Read.
Summary: Hyun Joong stress berat akibat Jung Min yang terus-terusan mengejar-ngejar dirinya. Sampai-sampai ia harus menikahi namja manis satu itu karena sebuah kejadian fatal yang telah mereka berdua perbuat. HyunMin SS501 Couple, Yaoi, BL, rated M.
^_^ Hot Night ^_^
Author Pov…
Jung Min terbangun dari tidurnya dengan tiba-tiba hingga membuatnya sedikit susah bernafas. Namja manis tadi masih mencoba mengatur nafasnya yang tak beraturan. Dia baru saja memimpikan sebuah mimpi yang dia pun tak tahu apa itu mimpi indah atau malah buruk. Dia baru saja bermimpi melakukan hubungan intim dengan Hyun Joong.
Dengan cepat Jung Min pun mengecek penampilannya yang ternyata masih lengkap dengan kemeja putih kebesarannya. Mimpi… tadi itu benar-benar mimpi, pikir Jung Min. Tapi anehnya, walau pun semua itu hanya mimpi belaka Jung Min bisa merasakan semua sentuhan Hyun Joong padanya sangat nyata.
"Eugh… Kamu sudah bangun Jung Min?" Tanya sebuah suara dari seorang namja yang terbaring disamping Jung Min. Jung Min langsung menatap namja tadi yang tak lain adalah Hyun Joong, namja yang sudah masuk ke dalam mimpinya. Jung Min terus saja menatap ke arah Hyun Joong yang sedang membiasakan pandangannya dengan cahaya dalam ruangan tempat mereka berada.
"Kamu kenapa eoh? Tubuhmu berkeringat seperti ini" kata Hyun Joong yang sudah sadar sepenuhnya. Namja tampan tadi mengusap peluh yang membanjiri disekitar wajah Jung Min.
"Hy… Hyung… aku mau bertanya" kata Jung Min gugup.
"Mau Tanya apa, eoh?" Tanya Hyun Joong yang sudah duduk di depan Jung Min.
"Se.. semalam apa Kita… Kita…" entah kenapa Jung Min jadi ragu mengatakannya. Ia takut semua yang ia rasakan tadi hanya mimpi belaka. Dia bisa sangat malu pada Hyun Joong kalau ternyata tadi itu memang hanya mimpi saja. Hyun Joong yang tahu apa maksud dari kata-kata Jung Min pun hanya tersenyum sambil membelai wajah Jung Min dengan tangan kekarnya.
"Iya Jung Min, semalam kita melakukan semua itu" kata Hyun Joong apa adanya.
"Mwo… Benarkah" shock Jung Min mendengar pengakuan dari Hyun Joong. Jung Min menatap Hyun Joong tak percaya sedangkan Hyun Joong yang ditatap oleh namja manis tadi hanya tersenyum geli.
"Ne Jung Min, aku nggak bohong. Semalam aku benar-benar menyentuhmu dan melihat tubuh polosmu itu dengan kedua mataku ini dan kamu juga sudah melihat tubuh polosku" kata Hyun Joong santai membuat wajah Jung Min memanas dan memerah seketika.
"Ta… Tapi… Ke.. kenapa aku nggak merasakan rasa sakit sedikit pun. Padahal waktu pertama kali melakukannya aku sempat kesakitan dan tak bisa bergerak" kata Jung Min masih sedikit tak percaya dengan kata-kata Hyun Joong.
"Jelas saja kamu nggak merasakan sakit, karena semalam kita nggak sampai menyatu" kata Hyun Joong apa adanya.
"Maksud Hyung apa, aku nggak ngerti" kata Jung Min sambil menatap Hyun Joong tajam.
"Semalam kamu pingsan deluan saat aku baru saja mau merasuki kamu, dan karena hal itu aku harus bersolo karir deh semalam. Aku kan bukan namja brengsek yang tetap menikmati tubuh pasangannya walau pun dia tengah tak sadarkan diri" kata Hyun Joong santai.
"Jadi semalam aku pingsan ditengah-tengah permainan?" Tanya Jung Min yang dijawab dengan angukan kepala dari Hyun Joong.
"Ne, kamu semalam tampak seperti yeoja yang masih perawan dan hendak diperawani oleh suami barunya saja. Dasar aneh, kamu kan udah nggak virgin lagi. kita sudah pernah melakukannya tapi kenapa kamu bisa segugup semalam, eoh?" Tanya Hyun Joong pada Jung Min yang hanya menundukan kepalanya menyesal.
"Mianhae hyung, gara-gara aku pingsan hyung jadi nggak terpuaskan" sesal Jung Min.
"Aniya, Gwenchana" jawab Hyun Joong sambil menarik tubuh Jung Min ke dalam pelukannya. "Kamu semalam kenapa sih kok gugup sekali?" Tanya Hyun Joong.
"Aku juga nggak tahu hyung. Waktu pertama melakukannya sama hyung aku juga pingsan waktu hyung nyatuin tubuh kita berdua" kata Jung Min sambil menyadarkan kepalanya di dada Hyun Joong.
"Benarkah?" Tanya Hyun Joong yang langsung mendapat anggukan kepala dari Jung Min.
"Hyung… Semalamkan kita hamipr melakukannya. Ah… salah, sudah melakukannya tapi baru setengah. Berarti hyung sudah mencintai aku dong?" Tanya Jung Min sambil menatap wajah Hyun Joong menunggu jawaban dari Hyun Joong dengan dada yang terus berdebar-debar.
"Ah… Itu… Itu…" Hyun Joong tak tahu harus berkata apa. Dia belum yakin benar dengan perasaannya pada Jung Min. Jung Min yang melihat tingkah Hyun Joong hanya tersenyum kecil lalu mengecup bibir Hyun Joong kilat.
"Hyung nggak perlu menjawab pertanyaanku tadi, aku sudah tahu kok apa jawabannya. Tapi aku nggak akan sedih, karena aku tahu di dalam sini sudah ada aku walau hanya sedikit" kata Jung Min sambil menunjuk dada Hyun Joong.
"Jung Min mianhae…" sesal Hyun Joong karena belum bisa bersikap tegas dengan perasaanya sendiri.
"Nggak apa-apa hyung, nanti juga hyung bakal suka sama aku. Dan kita akan benar-benar melakukannya dengan perasaan saling suka" kata Jung Min yang lagi-lagi mengecup bibir Hyun Joong. "Ah… Jadi ngerasa beruntung semalam aku pingsan ditengah-tengah permainan" kata Jung Min sambil menyandarkan tubuhnya di dalam dekapan Hyun Joong.
"Eh, kenapa begitu?" Tanya Hyun Joong heran.
"Habis kalau semalam beneran ngelakuin pasti aku bakal sedih banget, habis hyung kan belum cinta sama aku" kata Jung Min sambil memainkan kancing kemejanya.
"Maafkan aku ya Jung Min" sesal Hyun Joong sambil mengecup puncak kepala Jung Min beberapa kali.
"Hyung nggak usah ngerasa menyesal begitu dong, kan aku udah bilang aku nggak apa-apa" kata Jung Min sambil menempelkan bibirnya di bibir Hyun Joong. Awalnya hanya saling menempel tapi lama-lama keduanya mulai saling melumat pelan. Beberapa menit setelahnya Hyun Joong baru melepaskan bibir Jung Min setelah namja berwajah manis tadi tampak kekurangan oksigen. Jung Min tersenyum manis pada Hyun Joong, Hyun Joong pun membalasnya dan semakin merapatkan tubuh Jung Min di dalam pelukannya.
"Aku penasaran dengan malam pertama kita sampai-sampai kita bisa punya baby di dalam sini" kata Hyun Joong sambil membelai perut Jung Min.
"Aniya, aku nggak mau mengingat-ingat malam itu, aku malu Hyung" kata Jung Min dengan wajah yang memerah.
"Tapi aku penasaran, ayo ceritakan padaku" pinta Hyun Joong.
"Aniya… Nggak mau, malu" kata Jung Min sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan.
"Ayolah ceritakan" pinta Hyun Joong lagi.
"Baiklah tapi aku Cuma cerita sekali saja, aku malu kalau harus meningat-ingatnya lagi" kata Jung Min yang langsung mendapat anggukan kepala dari Hyun Joong.
^_^ Hot Night ^_^
Flashback…
Author Pov…
Semua member SS501 tengah mengadakan sebuah pesta kecil-kecilan di apartement milik Hyun Joong dalam rangka memperingati hari kelahiran namja tampan yang merupakan leader SS501 tadi. Pesta kecil tadi sudah berlangsung selama tiga jam lebih hingga sekarang jam sudah menunjukan pukul sepuluh lewat empat puluh tiga menit. Mereka berlima cukup menikmati pesta yang sudah jarang mereka lakukan karena kegiatan masing-masing yang begitu padat hingga menyulitkan mereka untuk saling bertemu dan berumpul lengkap.
"Hyung, ini sudah malam. Aku pamit pulang dulu ya" kata sang maknae yang tak lain adalah Hyung Jun pada Hyun Joong.
"Kenapa cepat-cepat sih, sudahlah nggak usah pulang saja. Menginap disini biar kita bisa berpesta bersama lebih lama lagi" kata Hyun Joong mencegah.
"Aniya hyung, besok aku harus ke Pulau Jeju dan aku belum mempersiapkan segala sesuatu untuk keberangkatanku besok" kata Hyung Jun menjelaskan.
"Ya sudah kalau mau pulang, pulang saja sana" kata Hyun Joong sedikit ketus.
"Mianhae hyung, jangan marah ya" sesal Hyung Jun.
"Aniya, aku nggak marah kok. Aku tahu kesibukanmu itu dan aku cukup pengertian" kata Hyun Joong sambil memukul bahu Hyung Jun pelan.
"Gomawo hyung" kata Hyung Jun yang mendapat anggukan kepala dari Hyun Joong.
"Oh ya hyung, aku juga harus pulang nih, masih ada sedikit urusan yang harus ku lakukan" kata Young Saeng dengan nada sedikit menyesal.
"Ya, pergilah kalian kan memang orang-orang yang sibuk. Tapi gomawo karena kalian sudah mau merayakan ulang tahunku disini" kata Hyun Joong sedikit merasa lebih baikan.
"Hyung, kami pergi ya" kata Young Saeng yang ternyata akan pulang bersama Hyung Jun. Mungkin dia akan diantar sampai rumah sama si maknae satu itu. Hyun Joong pun melambaikan tangannya pada kedua dongsaengnya tadi sebelum mereka berdua menghilang dari pandangannya.
"Hyung" panggil Kyu Joon.
"Wae?" Tanya Hyun Joong datar.
"Aku juga pulang ya, ummaku tiba-tiba saja menelphone tadi. Mungkin ada sesuatu yang penting" kata Kyu dengan sedikit menyesal.
"Ne, pulanglah jangan buat ahjumma menunggu terlalu lama. Dia bisa marah padamu nanti" kata Hyun Joong pada Kyu yang langsung beranjak pergi setelah sebelumnya berpamitan sesaat. Kini tinggallah Hyun Joong bersama dengan Jung Min di dalam apartement itu.
Sepeninggalan ketiga dongsaengnya tadi Hyun Joong belum sadar kalau Jung Min masih saja setia ditempatnya duduk sambil memakan sepotong cake bagiannya. Hyun Joong yang tak sadar keberadaan Jung Min langsung beranjak ke dapur dan membuka kulkas lalu mengeluarkan beberapa botol soju lalu meminumnya dengan santai.
Tanpa sadar tiga botol soju sudah habis dikonsumsinya. Kesadarannya pun mulai sedikit hilang tapi dia masih cukup bisa mengendalaikan dirinya saat ini. kini Hyun Joong mulai membuka botol keempat dan membawanya menuju ruang tamu. Dan disaat itu lah dia baru sadar kalau Jung Min masih disana menatapnya tajam.
"Kamu masih disini?" Tanya Hyun Joong sambil menjatuhkan tubuhnya disamping Jung Min.
"Ne, memangnya kenapa?" Tanya Jung Min balik.
"Aniya, aku pikir kamu ikut pulang bersama yang lain?" jawab Hyun Joong sambil meneguk sojunya dengan perlahan.
"Hyung mengusirku, eoh?" Tanya Jung Min sambil berusaha merebut soju yang ada ditangan Hyun Joong.
"Aniya… Yack.! Jangan ambil punyaku, kalau kamu mau ambil sendiri sana" suruh Hyun Joong. Dengan malas Jung Min pun beranjak pergi menuju dapur dan mengambil sebotol soju dari dalam kulkas lalu membukanya. Baru saja Jung Min hendak meneguk soju-nya, tapi dia langsung membatalkan niatnya itu saat ia merasakan sebuah tangan melingkar dipinggannya. Jung Min membalikan tubuhnya dan menadapati sosok Hyun Joong berdiri tak jauh darinya.
"Aish… Hyung mengagetkanku saja" protes Jung Min sambil meneguk soju yang tadi ia ambil.
"Kenapa kamu masih disini, eoh?" Tanya Hyun Joong dan tak menghiraukan kata-kata protes dari Jung Min sebelumnya.
"Hyung mengusirku, eoh? Teganya" kata Jung Min yang mulai meluncurkan rayuan mautnya. Jung Min pun mengalungkan kedua tangannya dileher Hyun Joongg dan anehnya Hyun Joong tak menolak seperti biasanya, dia hanya diam dan itu membuat Jung Min sedikit bingung tapi dia tetap tak menghiraukannya sama sekali. "Padahal aku tahu Hyung kesepian, jadi aku ingin menemani hyung merayakan ulang tahun hyung ini lebih lama lagi" kata Jung Min dengan nada mengoda.
"Kenapa kamu mau melakukan semua itu?" Tanya Hyun Joong dengan tatapan tajam yang membuat Jung Min sedikit merinding ngeri.
"Tentu saja karena aku cinta sama Hyung" kata Jung Min merayu.
"Benarkah kamu mencintaiku, kalau begitu buktikan. Jadilah milikku malam ini" kata Hyun Joong yang langsung melumat bibir Jung Min dengan sedikit kasar. Jung Min yang sempat Shock mendengar kata-kata Hyun Joong tambah Shock saat namja tampan tadi meluumat bibirnya kasar. Ia tahu ada yang salah dengan Hyun Joongg hingga berprilaku aneh seperti sekarang ini.
"Hmmmppp… Hy… Mmmppp.. Hyung" erang Jung Min saat Hyun Joong melepaskan lumatan bibirnya. "Hyung… huh.. Huh… Hyung mabuk eoh?" Tanya Jung Min takut dengan tatapan mata Hyun Joong yang tampak seperti binatang yang tengah lapar dan siap memangsa dirinya.
Hyun Joong tak membalas perkataan Jung Min. Namja tampan tadi hanya diam menatap tajam pada Jung Min. Namun beberapa saat kemudian Hyun Joong mulai melancarkan aksinya lagi menciumi leher putih Jung Min dan meninggalkan jejak-jejak cinta disana.
"Hy… Hyung ja… jangan please…" Pinta Jung Min takut. Dia memang mencintai Hyun Joong tapi walau pun begitu dia tetap saja tak mau melakukan semua itu dengan keadaan Hyun Joong yang tak benar-benar sadar. Jung Min tahu Hyun Joong tengah dalam pengaruh alcohol saat ini.
"Aku menginginkanmu" ucap Hyun Joong yang langsung menarik tubuh Jung Min ke dalam kamarnya dan membantingnya dengan kasar keatas tempat tidur. Jung Min mulai ketakutan saat Hyun Joong mengunci kamarnya dan mulai mendekatinya dengan tatapan penuh nafsu.
"Hyung Jangan…" pinta Jung Min sambil menjauhi Hyun Joong, tapi dengan cepat namja tampan tadi mengejarnya lalu memberinya sebuah tamparan keras dipipi dan kembali menghempaskan tubuhnya diatas tempat tidur lalu menindihnya.
"Hyung jangan… Please…. Jangan dibuka" pinta Jung Min sambil mulai terisak saat Hyun Joong membuka dengan paksa baju yang dia gunakan dan melemparnya kesembarang arah. "Hyung Hiks… Hiks.. Hiks… jangan hyung jangan… aku tak mau hyung menyesal…" pinta Jung Min terus menerus tapi tak dihiraukan oleh Hyun Joong.
"Arrghhh… Hyung jangan" pekik Jung Min pelan saat Hyun Joong mengigit permukaan kulit lehernya lalu menghisapnya dengan kuat hingga berbekas kemerahan. "Hiks… Hiks… hiks… Hyung jangan" kata Jung Min ditengah isak tangisnya. Hyun Joong masih saja asik dengan aksi gigit dan hisap di daerah sekitar leher dan dada Jung Min hingga kini kulit putih Jung Min tampak memerah dengan bercak-bercak kissmark dimana-mana.
"Tenanglah sayang kamu pasti menyukai semua ini" kata Hyun Joong sambil membuka paksa celana Jung Min hingga kini tubuh namja manis tadi terekspos sempurna di depan matanya. Jung Min yang mengetahui kondisinya hanya bisa pasrah dan menagis karena sejak tadi bila dia melawan pasti sebuah tamparan mendarat di pipinya yang sudah tampak memerah dengan bekas jari-jari tangan yang jelas terlihat.
"Tubuhmu mengoda sekali sayang, membuatku benar-benar tegang dan tak tahan ingin langsung merasakan lubang sempitmu ini" kata Hyun Joong sambil meraba hole Jung Min. Jung Min yang tahu dalam keadaan bahaya pun mulai merontak lagi.
"Hyung Jangan please…" takut Jung Min, Hyun Joong tak menghiraukan kata-katanya. Namja tampan itu malah segera membuka seluruh pakaian yang melekat ditubuhnya hingga kini keduanya sama-sama naked. Jung Min menutup matanya tak sangup melihat tubuh polos Hyun Joong di depannya.
"Kita mulai ya sayang" kata Hyun Joong sambil mengarahkan juniornya yang ternyata sudah sangat tegang ke hole sempit Jung Min. Jung Min yang sadar akan hal itu pun mulai panik dan segera memandang Hyun Joong takut.
"Hyung please jangan…. Arrgghhh" erang Jung Min saat Hyung Joong mulai memasukan Juniornya ke dalam hole sempit Jung Min yang masih virgin. Jung Min mengerang kesakitan saat Hyun Joong terus memaksa tubuh mereka berdua untuk bersatu.
Jung Min terus menagis, rasa sakit dihatinya tak kalah sakit dengan rasa sakit dibagian bawah tubuhnya. hole Jung Min terasa panas saat Junior besar Hyun Joong membelah dirinya dengan sedikit kasar dan tanpa pemanasan terlebih dahulu. Ditambah lagi Hyun Joong langsung mengerakan tubuhnya tanpa membiarkan Jung Min terbiasa dengan beda asing di dalam dirinya tadi.
"Hiks… Hiks… Hyung sakit… arrgghhh… sakit hyung" pekik Jung Min tapi Hyun Joong malas semakin mempercepat sodokannya di dalam hole Jung Min. "Hyung… aku nggak tahan… sakit sekali… Hiks… hiks… Hyung jahat… arrggghhh… ughh.. egghh" Jung Min masih terus menangis selama beberpa menit permainan mereka. Tapi lama kelamaan tangisan Jung Min tak terdengar lagi. Namja manis tadi tak tahan dengan permainan kasar Hyun Joong hingga membuatnya tak sadarkan diri.
Hyun Joong tahu Jung Min pingsan tapi dia tetap melanjutkan aksinya hingga ia mengeluarkan semua hasratnya di dalam tubuh Jung Min. setelahnya Hyun Joong pun langsung memisahkan tubuh mereka, menyelimuti Jung Min dan mulai memejamkan matanya.
^_^ TBC Again… ^_^
