Title: SS501 Story HyunMin Ver.
Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.
Part: 12 / 19.
Rated: T+ Hampir M.
Cast: Kim Hyun Joong & Park Jung Min
Genre: Romance, Drama.
Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, M-preg Don't Like Don't Read.
Summary: Hyun Joong stress berat akibat Jung Min yang terus-terusan mengejar-ngejar dirinya. Sampai-sampai ia harus menikahi namja manis satu itu karena sebuah kejadian fatal yang telah mereka berdua perbuat. HyunMin SS501 Couple, Yaoi, BL, rated M.
*** Chapter 12 ***
Author Pov…
"Hyung…." Teriak sebuah suara dari arah dapur. Suara yang berasal dari seorang namja manis bernama Park Jung Min. Hyun Joong namja yang di panggil Jung Min tadi menolehkan wajahnya kearah Jung Min.
"Wae?" Tanya Hyun Joong yang tengah duduk di ruang tamu.
"Kemari sebentar" pinta Jung Min.
"Aniya, kamu saja yang kemari. Hyung sedang asik menonton" tolak Hyun Joong yang kembali fokus pada layar TV di depannya. Jung Min sedikit kesal karena penolakan Hyun Joong tadi tapi akhirnya dia mengalah dan berjalan mendekati Hyun Joong.
"Hyung, eskrimnya habis" lapor Jung Min, Hyun Joong pun menatap umma dari calon anaknya tadi.
"Ya sudah nanti kita beli lagi. Tapi kemari dulu" kata Hyun Joong yang menarik tangan Jung Min agar namja manis tadi bergerak mendekatinya.
"Apa?" Tanya Jung Min manja, Kini namja manis tadi berdiri tepat di depan Hyun Joong.
"Bibirmu belepotan eskrim" kata Hyun Joongg sambil mengelap sudut bibir Jung Min dengan ibu jarinya. Setelah Hyun Joong mengelap sisi eskrim tadi Jung Min masih saja menjilati sudut-sudut bibirnya hingga membuat Hyun Joong tersenyum geli. "Sudah tak ada lagi kok" kata Hyun Joong.
"Hyung" manja Jung Min sambil menjatuhkan tubuhnya disamping Hyun Joong.
"Wae?" Tanya Hyun Joong sambil menatap Jung Min lembut.
"Peluk aku" pinta Jung Min manja, Hyun Joong tersenyum lagi dan menarik Jung Min kedalam pelukannya. Jung Min bersandar pada dada bidang Hyun Joong dan dipeluk hangat oleh namja tampan tadi juga.
"Manja sekali sih" goda Hyun Joong sambil mengecup kepala Jung Min.
"Bawaan baby hyung" jawab Jung Min santai. Hyun Joong tersenyum mendegar jawaban Jung Min sambil membelai lembut perut namja manisnya tadi. Jung Min sangat senang ketika Hyun Joong mencurahkan perhatiannya pada dirinya dan juga bayi yang dia kandung. Dan Jung Min juga sangat suka Hyun Joong yang mengelus-elus perutnya karena dia selalu merasa sangat hangat saat Hyun Joong melakukan hal tadi.
"Kenapa kamu masih menggunakan pakaian tidur sih, ini kan sudah siang. Lebih baik kamu ganti deh" kata Hyun Joong sambil menatap kearah paha Jung Min yang terekspos bebas karena kemeja yang Jung Min kenakan tak mampu menutupinya.
"Nggak mau, aku mau seperti ini saja" tolak Jung Min sambil semakin merapatkan tubuhnya pada Hyun Joong.
"Memangnya kamu nggak kedinginan apa?" Tanya Hyun Joong yang di jawab dengan sebuah gelengan kepala oleh Jung Min. "Tapi kasihan babynya nanti kedinginan lho" kata Hyun Joong lagi.
"Kan ada hyung yang bisa menghangatkannya lagi" jawab Jung Min santai membuat Hyun Joong tertawa pelan.
"Memang apa yang bisa aku lakukan untuk menghangatkan umma dan aegya, eoh?" Tanya Hyun Joong.
"Umma? Ah… malunya di panggil begitu" kata Jung Min sambil menutup wajahnya.
"Kenapa mesti malu, kamu kan memang umma dari anakku" kata Hyun Joong yang semakin membuat wajah Jung Min memerah bak tomat matang.
"Tuh kan hyung sukses menghangatkan aku. Wajah aku pasti merah sekarang" kata Jung Min yang menyembunyikan wajahnya di dada Hyun Joong.
"Masa? Mana, mau lihat dong" goda Hyun Joong sambil merusaha membuka tangan Jung Min yang menutup rapat wajahnya.
"Hyung Malu" manja Jung Min. Hyun Joong hanya tertawa pelan melihat reaksi Jung Min dan semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh namja manis tadi. "Hyung kira-kira baby-nya namja atau yeoja?" Tanya Jung Min sambil mengelus-elus perutnya yang masih terlihat rata.
"Entahlah, kan kita belum pernah memeriksakannya" kata Hyun Joong yang juga ikut-ikutan mengelus-elus perut Jung Min.
"Kemarin sebelum melakukan operasi baby sempat di periksa. Kata dokter baby-nya sehat tapi dokternya nggak ngasih tahu baby namja atau yeoja" lapor Jung Min.
"Mungkin baby-nya belum cukup besar jadi dokternya belum tahu apa baby kita namja atau yeoja. Tunggulah beberapa bulan lagi, nanti kita periksa bersama baby-nya namja atau yeoja" kata Hyun Joong santai.
"Ne.! Tapi hyung maunya punya baby namja atau yeoja?" Tanya Jung Min sambil menatap wajah Hyun Joong. Hyun Joong pun tampak berpikir saat mendapatkan pertanyaan seperti tadi dari Jung Min.
"Hem… sepertinya mau namja atau pun yeoja tak masalah. Asalkan baby dan umma-nya dalam keadaan sehat setelah melahirkan nanti" jawab Hyun Joong.
"Kalau aku maunya baby namja hyung" kata Jung Min yang terus membelai perutnya.
"Kenapa ingin namja, eoh?" Tanya Hyun Joong.
"Biar mirip hyung, kan kalau suatu saat nanti hyung pergi ninggalin aku sendiri seperti kemarin aku masih ada aegya yang nemenin dan ngeingetin aku sama Hyung. Jadinya aku nggak akan merasa kehilangan deh" jawab Jung Min santai.
"Aku nggak akam ningglin kamu lagi, aku akan sama-sama kamu dan aegya kita. Aku janji kita pasti selalu bertiga. Yah… bisa nambah sih kalau kamu mau hamil lagi" kata Hyun Joong mengoda Jung Min yang wajahnya langsung memerah padam.
"A… aku mau aja hyung ta… tapi kasih jarak yah antara anak pertama sama anak kedua" kata Jung Min gugup. Hyun Joong yang mengetahui kegugupan Jung Min semakin mengeratkan pelukanya.
"Iya, kita buat jarak. Setahun atau dia tahun cukup bukan. Kasihan dia kalau terlalu lama sendiri" kata Hyun Joong sambil membelai perut Jung Min.
"Terserah hyung saja, tapi lahirkan dulu yang ada didalam sini" kata Jung Min sambil mebelai perutnya yang tengah dibelai Hyun Joong. Namja tampan yang memeluk Jung Min intens hanya tersenyum mendengar kata-kata Jung Min yang terkesan sangat malu-malu tadi.
"Baby, cepat lahir ya. Appa dan umma sudah tak sabar ingin melihat wajah lucumu" kata Hyun Joong yang berbicara didepan perut Jung Min. Jung Min terkekeh geli melihat tingkah Hyun Joong.
"Dia kan ada didalam perutku hyung, memangnya dia bisa mengerti ya?" Tanya Jung Min polos.
"Tentu saja dia bisa mengerti semua apa yang kita bicarakan walau pun dia masih didalam kandungan, bayi itu peka juga tahu dengan lingkungannya dan emosi sang umma" kata Hyun Joong menjelaskan. "Jadi sering-seringlah memuji-muji kebaikan appanya oke, biar dia selalu mengingat semua kebaikanku" kata Hyun Joong.
"Aniya tak mau, aku bakal bilang pada baby kalau appanya itu jahat dan sudah meninggalkan kami" kata Jung Min yang dengan sengaja membuat wajahnya seperti orang yang sedang kesal.
"Aigo jangan dong, nanti dia bisa benci padaku" kata Hyun Joong.
"Biarkan saja" kata Jung Min santai.
"Baby, jangan pernah percaya apa yang umma katakan tentang appa yang jelek-jelek ya. Appa itu baik, umma mu saja yang sensian" kata Hyun Joong yang lagi-lagi bicara pada anak yang ada didalam perut Jung Min.
"Ani baby, appa itu jahat" kata Jung Min tak mau kalah.
"Sudah dong jangan jelek-jelekin aku terus nanti baby jadi benci padaku bagaimana" kata Hyun Joong cemberut dan itu sukses membuat Jung Min tertawa cukup keras. "Kenapa ketawa?" Tanya Hyun Joong sambil menatap Jung Min tajam.
"Ani hyung, wajah hyung lucu sekali" kata Jung Min yang masih meneruskan ketawanya dan membuat Hyun Joong semakin mengerutkan dahinya dan mengerucutkan bibirnya. "Ne hyung. Baby, jangan dengar kata umma tadi ne, umma Cuma bercanda. Appamu itu namja yang sangat… tampan sampai-sampai umma sangat tergila-gila padanya, dia itu namja yang sangat baik juga, dia itu seorang leader yang hebat umma saja terpesona karena kehebatanya itu, dia itu juga sangat mencintai kita bedua, dia itu…"
"Kamu sedang memujiku, eoh?" goda Hyun Joong yang memotong kata-kata Jung Min.
"Kalau iya kenapa? Aku kan sangat cinta pada hyung" kata Jung Min santai. "Tapi aku minta bayaran atas pujianku tadi" kata Jung Min tiba-tiba yang membuat mata Hyun Joong membulat seketika.
"Bayaran? Kamu muali matre ya" goda Hyun Joong.
"Bukan matre hyung tapi itu mengambil kesempatan yang ada" jawab Jung Min polos.
"Apa bedanya coba, memang mau dibayar pakai apa sih" Tanya Hyun Joong santai.
"Poppo" jawab Jung Min singkat, Hyun Joong tertawa pelan lalu mengecup bibir Jung Min kilat. "Yah… bentar banget, padahal ngarepin hot kiss tadi" kata Jung Min yang mendesah kecewa.
"Mau lagi? kemari" Hyun Joong menarik tengkuk Jung Min lalu menempelkan bibir keduanya dan mulai melumat bibir manis Jung Min dengan perlahan. Jung Min pun membalas luumatan bibir Hyun Joong keduanya cukup menikmati ciuman panas mereka selama beberapa menit sampai Jung Min mendorong tubuh Hyun Joong karena dia hampir kehabisan pasokan oksigen diparu-parunya. "Sudah cukup panas bukan" kata Hyun Joong sambil mengelap bibirnya yang penuh saliva keduanya yang menetes saat mereka berciuman tadi.
"Ne" jawab Jung Min malu-malu sambil menundukan wajahnya dan mengelap bibirnya yang juga penuh dengan saliva. Hyun Joong tersenyum melihat tingkah malu-malu Jung Min didepannya sambil mengacak-acak rambut Jung Min. setelahnya Hyun Joong pun kembali menarik Jung Min kedalam perlukanya. Jung Min pasrah dan menyandarkan kepalanya didada Hyun Joong.
"Hyung, apa hyung bakal nikahin aku?" Tanya Jung Min sambil memainkan jari telunjuk kirinya didada Hyun Joong.
"Tentu saja, bukan kah aku sudah mengatakannya semalam" kata Hyun Joong sambil meraih tangan kiri Jung Min dan mengecupi jari-jari Jung Min satu demi satu. "Kenapa kamu bertanya lagi?" Tanya Hyun Joong.
"Hanya memastikan saja" jawab Jung Min santai. "Hyung, kapan hyung mau menikahiku dan kapan juga hyung akan melamarku? Aku… aku belum mengatakan pada kedua orang tuaku kalau aku hamil" kata Jung Min sedih.
"Aku takut mereka marah dan memukuliku atau bahkan mereka memaksaku mengugurkan bayi kita dan mengusirku serta tak menganggap aku anak mereka lagi" takut Jung Min.
"Tenang saja Jung Min, aku yakin mereka tak akan setega itu padamu. kalau mereka memukulimu, aku akan melindungi kamu dan aegya. kalau mereka memaksa mengugurkan bayi kita, aku akan membawamu kabur dan menikahimu tanpa restu dari mereka. Kalau mereka mengusirmu, kamu akan tinggal bersamaku karena kamu adalah istriku. Dan kalau mereka tak menganggapmu anak lagi, masih ada aku yang menganggapmu sebagai istri serta umma dari anak-anakku" kata Hyun Joong membuat hati Jung Min sedikit lega.
"Janji ya hyung jangan telantarkan aku lagi" kata Jung Min dan Hyun Joong pun menganggukan kepalanya.
"Aku janji tak akan menelantarkan seorang Kim Jung Min" kata Hyun Joong tegas.
"Lalu kapan hyung akan melamar dan menikahiku?" Tanya Jung Min ulang.
"Besok kita temui kedua orang tua kita dan mengatakan tentang kehamilan mu pada mereka. Dan untuk urusan menikah, itu terserah kamu saja kalau kamu mau besok, kita menikah besok. Tapi yang jelas aku harus menyaiapkan Sembilan nyawa untuk besok. Karena pasti kedua orang tua kita akan sangat murka pada kita berdua terlebih padaku yang sudah menghamili kamu" kata Hyun Joong dengan nada bercanda.
"Jangan mati ya besok, nanti aku ngejanda sebelum nikah lagi" kata Jung Min yang juga ikut bercanta. Hyun Joong terkekeh pelan lalu membalai rambut Jung Min sayang.
"Aku usahakan" jawab Hyun Joong sambil mengecupi puncak kepala Jung Min beberapa kali.
"Hyung, hyung mau aku pakai tuxsedo atau gaun saat menikah nanti?" Tanya Jungg Min memulai to[ik pembicaraan baru. Jung Min menatap wajah Hyun Joong tajam menunggu jawaban dari yang ditanya.
"Terserah kamu saja, buat dirimu senyaman mungkin saat pernikahan kita" jawab Hyun Joong santai. Jung Min pun menganggukan kepalanya pelan sambil sedikit berpikir.
"Kalau begitu aku mau pakai gaun saja" kata Jung Min tiba-tiba membuat Hyun Joong mengernyitkan dahinya. Hyun Joong sedikit heran dengan keputusan Jung Min itu kan biasanya namja seperti Jung Min pasti lebih memilih tuxsedo dari pada gaun.
(Jadi inget parody SS501 – Hyunderella. Kan d sana Jung Min pakai gaun, dia cantik n sok sexy lagi. yah, walau pun lebih cantikan Young Saeng sih sebenarnya (*_*). Di sana juga HyunMin momentnya cukup banyak).
"Kenapa begitu?" Tanya Hyun Joong.
"Aku kan akan menjadi umma, aegya bisa heran nanti kalau melihat foto pernikahan kita berdua kalau di saat pernikahan itu aku menggunkan tuxsedo" jawab Jung Min santai, Hyun Joong pun menganggukan kepalanya mengerti.
"Ya sudah terserah kamu saja" kata Hyun Joong sambil mengeratkan pelukanya yang sempat sedikit mengendur.
"Kalau begitu kita nikahnya tunggu baby lahir saja ya" kata Jung Min yang lagi-lagi membuat Hyun Joong kaget dan tak percaya akan keputusannya. Biasanyakan kalau seseorang hamil di luar nikah pasti minta dinikahi secepatnya, tapi kenapa Jung Min berbeda.
"Kenapa nunggu baby lahir? Bukannya itu kelamaan?" Tanya Hyun Joong heran sambil menatap heran pada Jung Min.
"Aniya, aku sabar kok walau lama. Aku nggak mau pakai gaun disaat perutku tampak membesar. Malu hyung" jawab Jung Min santai.
"Kamu malu hamil anakku, eoh?" Tanya Hyun Joong.
"Nggak.. nggak sama sekali, aku malah sangat bangga bisa mengandung anak hyung. Bahkan aku berkeinginan mengandung semua anak hyung dan memberikan banyak anak untuk hyung" jawab Jung Min dengan segera takut Hyun Joong jadi salah paham dengan kata-katanya. Bisa-bisa Hyun Joong jadi membenci dirinya lalu meninggalkan dia lagi, pikir Jung Min dalam hati.
"Kamu sanggup memang?" Tanya Hyun Joong mengoda, wajah Jung Min pun memanas seketika.
"Sanggup" jawab Jung Min mantap.
"Aku nggak yakin kalau kamu terus ketakutan saat diranjang" goda Hyun Joong lagi yang semakin membuat raut wajah Jung Min memerah.
"Hyung berhenti menggodaku" kata Jung Min malu sambil mendorong Hyun Joong pelan tapi dia kembali menyandarkan kepalanya di dada Hyun Joong lagi. Namja tampan yang sukses mengoda Jung Min tadi tertawa senang.
"Aigo lucunya wajah istriku saat cemberut seperti sekarang ini" kata Hyun Joong sambil mencubit hidung Jung Min pelan. Jung Min pun memanyunkan bibirnya lucu membuat Hyun Joong semakin tertawa melihatnya. "Oh ya, nanti Kyu, Young Saeng dan Hyung Jun mau kesini" kata Hyun Joong sambil memeluki tubuh Jung Min dengan manja.
"Mereka mau ngapain kemari?" Tanya Jung Min heran.
"Menjenguk kamu lah, soalnya mereka kemarikan nggak sempat lihat kamu siuman. Mereka kahawatri lho sama kamu dan uri aegya" jelas Hyun Joong, Jung Min pun menganggukan kepalanya pelan.
"Hyung" panggil Jung Min manja.
"Wae, eoh?" Tanya Hyun Joong santai sambil menatap wajah Jung Min.
"Poppo" kata Jung Min malu-malu. Hyun Joong tersenyum sesaat lalu segera melumat bibir menggoda Jung Min. ciuman yang awalnya biasa saja pun lama kelamaan berubah menjadi ciuman panas. Jung Min dan Hyun Joong sudah mulai terbawa Suasana.
Jung Min dan Hyun Joong saling melumat bibir lewannya dan mencoba untuk mendominasi hingga saliva keduanya tercampur menjadi satu dan menetes disudut-sudut bibir mereka. Hyun Joong terus mendominasi permainan, dia membaringkan tubuh Jung Min dengan perlahan diatas sofa yang cukup lebar. Namja tampan tadi masih terus menikmati bibir mengoda namja cantiknya sambil membelai tubuh Jung Min dengan perlahan, dia merangsang tubuh namja cantik yang kini sudah berada dibawahnya.
Dengan perlahan Hyun Joong melepaskan tiga buah kancing kemeja teratas Jung Min tanpa melepaskan lumatan bibirnya hingga membuat dada namja cantik di bawahnya terbuka. Hyun Joong membelai dada Jung Min dan Jung Min pun menyusupkan tangannya kedalam baju Hyun Joong lalu membelai punggung namja tadi dengan perlahan. Hyun Joong memindahkan lumatan bibirnya pada leher Jung Min yang masih tampak banyak Kissmark menyebar disana. Hyun Joong pun menambah jumlah dan menerangkan kembali kissmark-kissmark tadi sambil membelai paha Jung Min yang tak tertutupi kain. Tangan Jung Min tak mau diam dengan perlahan tangan membuka gezper Hyun Joong.
Ting Tong… Ting Tong… Ting Tong…
Suara bel mengehntikan aksi dua namja tadi. Jung Min mengendus kesal lalu memanyunkan bibirnya sedangkan Hyun Joong hanya tertawa pelan lalu menggecup bibir Jung Min kilat.
"Mengganggu saja" keluh Jungg Min kesal, Hyun Joong bangkit dari atas tubuhnya dan kembali membenarkan gezperyang tadi dibuka Jung Min setelahnya dia membantu Jung Min untuk duduk.
*** TBC Ya ***
