A/N : Akhirnya jadi juga chapter 1 ini. Aku sudah merencakan dan mengetik ceritanya dari beberapa bulan yang lalu tapi entah kenapa ideku macet dan baru keluar saat aku mengetik di laptop (biasanya aku ngetik di hp) :P Cerita ini rencananya bakal ku buat 5 chapter. Tapi ga tau lagi kalau lebih cepat atau lebih panjang lagi.. hehehehe..
Ini fanfic keduaku dalam bahasa Indo. Dan kuharap kalian menyukainya.
Note : Taken place after "3 plans to make Natsume happy"
Note 2 : Di cerita ini, dangerous ability class sudah hancur dan sekolah sudah damai
Disclaimer : Even in my wildest dream, I never own it ;P
GRADUATION
Chapter 1 : Mikan's graduation
Tak terasa sudah berlalu 9 tahun sejak aku datang ke sekolah ini. Begitu banyak yang terjadi selama 9 tahun ini. Kalau diingat-ingat sungguh lucu rasanya, dulu aku datang ke sekolah ini hanya untuk bertemu seorang sahabat, dan tak pernah kusangka bahwa itu akan mengubah hidupku. Bayangkan hanya karena itu aku bisa mendapat banyak sahabat, dari hanya seorang yang ingin kutemui tapi banyak yang kudapat. Dan sekarang akhirnya aku harus menikmati hari terakhirku karena hari ini aku akan lulus.
Aku ingin melewatkan detik- detik terakhir ini dengan sesuatu yang menyenangkan, tapi aku tidak tau apa yang harus kulakukan. Aku memutuskan untuk melihat halamat tempat kelulusanku sambil memikirkan rencana selanjutnya.
"Mungkin saja aku bisa bertemu dengan teman-teman disana dan mengobrol dengan mereka"
Aku berjalan menuju ke halaman untuk upacara kelulusan. Ketika sedang asyik berjalan, kulihat sekelilingku dan pandanganku tertju pada sebuah bangunan yang tak lain adalah gedung sekolahku pada waktu SD. Entah ada yang membawaku, kakiku tergerak untuk memaasuki gedung itu. Kakiku terus menuju ke ruangan dimana kelas 5 dan 6 berada. Aku membuka pintu itu dan kosong, tidak ada satu orang muridpun 'Tentu saja, hari ini kan hari kelulusan artinya semua anak pasti berkumpul di halaman'
Aku terus melangkah memasuki kelas itu dan bayangan-bayangan kenangan datang ke kepalaku, Kenangan saat pertama aku datang memperkenalkan diri tanpa tau apa itu alice sehingga membuatku tidak diakui sebagai murid. Aku dikerjai habis-habisan hari itu. Bayangkan! Aku diterbangkan! Pikiranku dibaca! Padahal waktu itu aku benar-benar tidak tau kalau hal itu bisa terjadi!.
Aku terus berjalan menuju tempat dudukku di sebelah Natsume. Natsume, begitu mengingatnya, aku langsung sebal dan kukepalkan tangaku . Orang itu benar-benar menyebalkan waktu pertama kali bertemu. Kalau mengingat-ingat lagi sungguh kuingin untuk mencekiknya hidup-hidup (A/N : hehehehe :P).
'Tapi…' Wajahku menghangat 'Dia adalah orang yang special bagiku sejak dulu maupun sekarang'
Aku tersenyum. Dan kemudian aku keluar dari ruangan itu.
Sekarang aku tau apa yang harus kulakukan. Aku akan berjalan mengelilingi sekolah dan mengenang kembali semua kenangan yang kulalui. Setidaknya di saat terakhir ini aku ingin mengingat semuanya.
Dengan semangat aku menuju special ability class, tempat di mama aku bertemu dengan Kak Tsubasa, Kak Misaki, Kak Tono, mengingat mereka semua aku berpikir "Bagaimana ya kabar mereka? Mereka kan sudah lulus 5 tahun yang lalu?".
Hawa menyenangkan menyelimutiku semenjak aku memasukinya. Di sini merupakan tempat yang paling menyengkan. Dan kulihat lemari. Aku ingat dibalik lemari itu ada peta silsilah keluarga yang dibuat anak-anak special ability. Tanpa melihat di balik lemari itu, aku masih mengingat jelas silsilah itu.
Tunggu! Kalau tidak salah waktu itu…
Segera kugeser lemari itu. Dan ternyata benar waktu itu aku dipasangkan dengan Hotaru dan Ruka. Kukeluarkan spidol untuk menggantinya
Hotaru- Mikan / Ruka-Natsume
(A/N : Aku ga gambar semuanya karena susah buatnya :P Ini aja aku ga tau bakal muncul seperti yang kuketik atau tidak.)
Mukaku menjadi merah sendiri saat menuliskannya. Tapi aku ingin menggantinya sehingga jika suatu saat ada yang melihatnya, mereka akan tahu kebenarannya. Dia berharap bahwa dia akan bersama Natsume dan bersahabat selalu dengan Hotaru dan Ruka yang sekarang menjalin hubungan.
Kudorong kembali lemari itu ke tempat semula. Kemudian aku pergi menuju ke kamar lamaku waktu aku masih single star.
Kubuka pintunya dan aku masuk ke dalam. Isinya masih sama saat aku meninggalkan ruangan itu. Ruangan ini tidak ditempati lagi sejak aku meninggalkan dari ruangan ini menuju kamarku yang baru.
Aku berjalan menuju pojokan dekat jendela dan berhenti tepat di tempat Natsume memelukku untuk pertama kali. Kuakui itu merupakan kenangan yang menyakitkan tapi itu juga merupakan sebuah kenangan yang indah. Saat itu merupakan saat dimana Natsume menunjukan persaaannya untuk pertama kali secara terang-terangan walaupun tidak ada kata-kata yang menunjukannya.
Puas dengan kenangan itu, aku berjalan menuju tempat lain. Aneh memang, tapi aku ingin menuju ke kelas yang dulunya merupakan kelas dangerous ability class. Setelah menimbang beberapa saat, kuputuska untuk menuju ke sana.
Sesampainya di sana, aku hanya melihat sebuat ruangan yang kosong, maklum kelas ini sudah dikosongkan sejak dibubarkan 3 tahun lalu. Murid-murid baru tidak akan menyangka bahwa dulu ruangan ini merupakan tempat yang paling "mengerikan" di sekolah. Aku hanya pernah menginjak sekali di ruangan ini, dan kenangan itu tidak bisa dibilang kenangan yang menyenangkan, karena aku dipaksa memasukinya. Tapi aku juga bersyukur. Mengapa? Alasannya mudah saja, karena kejadian itu aku dapat mendengar kata "suka" dari mulut Natsume. Walaupun kami belum jadian saat itu.
Kulihat jam di tanganku "masih ada sedikit waktu sebelum acara" Pikirku "Sebenarnya masih banyak tempat lagi yang ingin kudatangi seperti central town, kamarku yang baru, kamar Natsume, Ruangan kelasku semasa SMP dan SMA tapi itu tidak mungkin kulakukan mengingat waktunya tidak akan cukup "Cuma ada 1 tempat yang pantas dikunjungi detik-detik terakhir ini adalah di tempat itu"
Aku memandang ke atas pohon itu. Di atas pohon itu merupakan tempat dimana Natsume menciumku untuk pertama kali dengan catatan ciuman "gigi" waktu kita berdansa tidak dihitung. Ciuman itu tidak bisa dibilang menyenangkan untuk sebuah first kiss tapi tetap saja itu mempunyai sebuah arti yang mendalam.
Tidak hanya itu, di atas sana juga tempat Natsume menembakku dan "melamarku" (A/N : baca 3 plans to make Natsume happy). Mukaku bersemu merah sambil kulihat jariku "Kapan saat itu akan tiba? Aku sungguh menantikannya"
Selesai bernostalgia aku menuju ke halaman tempat upacara kelulusan.
Saat aku sampai di sana, upacara sudah akan dimulai.
"Mikan!"
Kudengar seseorang memanggilku. Aku menoleh. Kulihat Hotaru dan kawan-kawan. Mereka menyuruhku untuk ke sana. Aku berjalan menghampiri mereka.
"Ke mana saja kamu, Mikan? Kami dari tadi mencarimu tapi tidak ketemu" Tanya Nonoko.
"Hanya jalan-jalan" Jawabku sambil tersenyum, tanpa menjelaskan lebih lanjut dan tampaknya mereka cukup puas dengan jawabanku hingga mereka tidak bertanya lebih lanjut.
Aku menolehkan kepalaku mencari seseorang di kerumunan murid-murid tapi orang yang kucari tidak ketemu.
"Mikan? Kamu mencari siapa" Tanya Sumire.
Belum sempat aku membuka mulut, Hotaru sudah menjawabnya dulu "Kami dari tadi tidak melihat Natsume. Mungkin dia akan datang tepat di saat upacara kelulusan dimulai"
"Yaaa…" Aku kecewa
"Sudahlah Mikan. Nanti juga ketemu. Lebih baik sekarang kita mengobrol bersama dulu. Dengan Natsume bisa kapan saja.' Sahut Anna.
"Benar! Benar! Nanti setelah melewati gerbang itu kita akan berpisah dan makin jarang bertemu" Kata Nonoko sedih.
Pengumuman bahwa upacara kelulusan akan dimulai terdengar. Kami tidak bisa mengobrol lebih lama lagi. Kami berbaris.
Pada saat upacara dimulai aku berpikir 'Benar juga ya. Mengapa aku tidak menyadarinya. Sebentar lagi aku akan berpisah dan makin jarang bertemu dengan semuanya. Semuanya akan menuju ke jalan mereka masing-masing. Dan aku.. Apa yang akan kulakukan setelah lulus?'
Aku menggelangkan kepalaku "Sudahlah jangan kupikirkan sekarang. Sekarang aku harus menikmati saat-saat terakhir ini"
"Kenapa Mikan? Kamu sakit? Tanya Anna di belakangku.
Aku menggelengkan kepalaku lagi "Tidak. Aku baik-baik saja."
Acara terus dimulai. Dan mataku mulai basah 'Loh.. Kenapa? Padahal tadi aku baik-baik saja.. Mungkin karena hari ini adalah hari terakhir dan aku harus meninggalkan sekolah ini . Makanya.. Ma..makanya.. ' Gumamanku semakin pecah dan akhirnya…
Air mataku menetes. Tapi kalau dipikir-pikir, tak ada satupun yang kusesali. Semua berjalan dengan indah, bahkan bisa dibilang lebih indah dari harapanku. Aku meneteskan lagi air mataku.. air mata kebahagiaan.
Akhirnya upacara kelulusan selesai. Air mataku juga sudah kering saat kelulusan. Aku berjalan menjauh dari kerumunan. Dan saat itu kulihat Natsume di depan sana.
Natsume juga melihat ke arahku..
*To be continued at chapter 2*
Itu akhir dari chapter 1. Semoga kalian menyukai dan menimatinya.
Akhir kata :
Review .. Review... Review.. Please xD
1 review sangat berarti
